JIMP Vol 5 . (Maret 2. hal: 29 Ae 42 e - ISSN 2775-9679 p - ISSN 2774-9525 e-jurnal : http://journal. id/index. php/JIMP/ PENGARUH CURRENT RATIO. DEBT TO ASSET RATIO. DAN RETURN ON ASSET TERHADAP NILAI PERUSAHAAN SUB SEKTOR MAKANAN MINUMAN PERIODE 2020-2023 Vanessa Novelia Untarno1. Irma Sari Permata2. Tia Ichwani3 1,2,3 Prodi S1 Manejemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Pancasila. Jakarta Selatan. Indonesia Email : tiaichwani@yahoo. Diterima 8 Maret 2025. Disetujui 17 Maret 2025 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh current ratio. Debt to Asset Ratio (DAR), dan Return On Asset (ROA) terhadap nilai perusahaan pada sub sektor perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi penelitian ini berjumlah 25 perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2020-2023. Pengambilan sampel dengan Teknik purposive sampling menghasilkan jumlah sampel 8 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan Eviews 12 dan SPSS 25. Hasil dari penelitian ini menunjukan secara parsial variabel Current Ratio dan Debt To Asset Ratio (DAR) tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sedangkan. Variabel Return On Asset (ROA) berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Secara simultan variabel Current Ratio. Debt to Asset Ratio (DAR), dan Return On Asset (ROA) berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Kata Kunci: Current Ratio. Debt to Asset Ratio (DAR). Return On Asset (ROA), dan Nilai Perusahaan. Abstract This research aims to determine the effect of current ratio. Debt to Asset Ratio (DAR), and Return On Asset (ROA) on firm value in the food and beverage company sub-sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The population of this study amounted to 25 food and beverage companies listed on the IDX for the period 2020-2023. Sampling with purposive sampling technique resulted in a sample size of 8 companies. The data analysis technique used in this research is multiple linear regression analysis using Eviews 12 and SPSS The results of this study indicate that partially the Current Ratio and Debt To Asset Ratio (DAR) variables have no effect on firm value. Meanwhile. Return On Asset (ROA) variable has a positive effect on firm value. Simultaneously the variables Current Ratio. Debt to Asset Ratio (DAR), and Return On Asset (ROA) have a significant effect on firm value. Keyword: Current Ratio. Debt to Asset Ratio (DAR). Return On Asset (ROA), and Firm Value JIMP Vol 5 . (Maret 2. : 29 - 42 PENDAHULUAN Sektor industri makanan dan minuman adalah salah satu sektor perusahaan yang akan terus mengalami pertumbuhan. Seiring dengan meningkatkan jumlah penduduk di Indonesia, maka volume akan kebutuhan makan dan minum terus meningkat. Oleh sebab itu persaingan antar perusahaan akan semakin kuat, yang kedepannya menuntut perusahaan untuk memperkokoh fundamental agar dapat dengan mudah bersaing dengan perusahaan lain yang sejenis. Jika perusahaan tidak mampu bersaing dengan perusahaan lain maka akan berpengaruh kepada nilai perusahaan tersebut. Gambar 1. Grafik Pertumbuhan PDP sektor makanan dan minuman 2011-2024 Sumber : Data industri research, 2024 Perusahaan industri makanan dan minuman mengalami fluktuasi PDB yang terendah pada tahun 2020 disebabkan oleh pandemi Covid-19 (Data industry Research, 2. Pada tahun 2021 pertumbuhan PDB mulai meningkat seiring dengan daya beli masyarakat terhadap konsumsi makanan dan minuman. Peningkatan konsumsi rumah tangga menjadi salah satu motor utama bagi perekonomian Indonesia. Industri makanan serta minuman menjadi salah satu sektor yang berkembang pesat. Pengolahan makanan dan minuman telah menjadi industri yang matang di Indonesia, di mana banyak bisnis bersaing untuk mendapatkan pangsa pasar. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), industri makanan dan minuman Indonesia pada tahun 2020 mengalami peningkatan sebesar 2,54 persen atau mencapai Rp775,1 triliun dalam Produk Domestik Bruto (PDB) industri makanan dan minuman. Bagian ini mencakup 38,05 persen dari industri pengolahan nonmigas atau sekitar 6,61 persen dari PDB nasional yang mencapai Rp16,97 kuadriliun pada tahun 2021. Selain dampak pandemi covid-19 yang sudah mulai meningkat di tahun 2021. Pada tahun 2022 yang menjadi penyebab meningkatnya nilai pertumbuhan sektor makanan dan minuman ini adalah dengan sektor impor maupun ekspor. Dirjen Industri Agro mengemukakan, pertumbuhan industri makanan dan minuman sebesar 3,75% pada triwulan I-2022 menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan triwulan I-2021 yang hanya mencapai 2,45% (Kompas. com, 2. Sektor ini merupakan salah satu prioritas pengembangan dalam peta jalan Making Indonesia 4. Peningkatan laju pertumbuhan tersebut memberikan kepercayaan kepada para investor untuk menanamkan modal di Vanessa dkk. Pengaruh Current Ratio. Debt To Asset Ratio. Dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub sektor ini. Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang pesat di sektor makanan dan minuman mendorong manajer keuangan untuk lebih mengoptimalkan kinerja keuangan dan meningkatkan nilai perusahaan. Gambar 2. Grafik Nilai Perusahaan TobinAos Q makanan dan minuman 2020-2023 Sumber: Data diolah peneliti dari IDX Dari data tersebut, nilai perusahaan yang diperoleh perusahaan dari saham yang beredar mengalami fluktuasi di setiap tahunya. Nilai perusahaan mencerminkan seberapa makmur saham yang beredar untuk setiap tahunnya. Berdasarkan grafik diatas, maka perusahaan yang mendapatkan rasio tertinggi adalah perusahaan PT Sari Primatirta Tbk dan perusahaan yang terendah rasio nilai perusahaannya adalah PT Diamond Food Indonesia Tbk. Penelitian Yuliana. Jocelyn, dan Alex Kurniawan . Sonya Diah Pradita dan Diah Agustina Prihastiwi . , mengatakan bahwa current ratio tidak memiliki pengaruh terhadap nilai Sedangkan dalam penelitian Bella Listyawardhani Putri dan Imam Hidayat . Ika Listyawati. Ida Kristiana . dan Airlangga Hafizh Kurniawan. Irma Sari Permata. Kurnia Heriansyah . mengatakan bahwa current ratio berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Penelitian Annisa dan Bara Zaretta . dan Liana Sofiani. Enda Mora Siregar . mengatakan bahwa debt to asset ratio (DAR) memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan. Sedangkan penelitian. Novianti Risqoh Fajrin dan Kurnia . mengatakan bahwa debt to asset ratio (DAR) tidak memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan. Dengan demikian dapat disusun Penelitian Wulan Riyadi . Airlangga Hafizh Kurniawan. Irma Sari Permata. Kurnia Heriansyah . , dan Dewi Cahyani Pangestuti . menyatakan bahwa return on asset (ROA) memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan. Dalam penelitian lain Fania Maulinda Dewi dan Ferikawita Magdalena Sembiring . menyatakan bahwa return on asset (ROA) tidak memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan. JIMP Vol 5 . (Maret 2. : 29 - 42 Berdasarkan dari latar belakang masalah yang telah dipaparkan diatas, maka penulis tertarik untuk mengambil judul penelitian AuAnalisis Pengaruh Current Ratio. Debt To Asset Ratio, dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Makanan Minuman Periode 2020-2023Ay. KAJIAN TEORI Saham Menurut Kasmir (Kasmir, 2019:. , saham adalah surat berharga yang mewakili kepemilikan. Dengan kata lain, semakin banyak saham yang dimiliki oleh suatu perusahaan dan semakin banyak pula saham yang dikuasai oleh pemegang saham, maka semakin besar pula kekuatan perusahaan tersebut. Nilai perusahaan Nilai perusahaan adalah ukuran yang mencerminkan keberhasilan suatu perusahaan, yang sering kali dikaitkan oleh investor dengan harga saham. Nilai perusahaan yang tinggi menunjukkan kinerja dan prospek masa depan yang baik, sehingga menarik minat investor untuk berinvestasi. Dengan demikian, harga saham mencerminkan nilai perusahaan tersebut (Pradita & Prihastiwi, 2. TobinAos Q TobinAos Q adalah konsep dalam keuangan yang mengukur perbandingan antara nilai pasar saham perusahaan dan nilai buku ekuitasnya. Ketika nilai pasar dianggap setara dengan nilai aset perusahaan. TobinAos Q bernilai 1. Jika nilai TobinAos Q lebih dari 1, ini menandakan bahwa nilai pasar melebihi nilai aset yang tercatat, mencerminkan adanya nilai tambahan dari aset yang tidak terukur dalam pembukuan perusahaan. Tingginya nilai TobinAos Q mendorong perusahaan untuk meningkatkan investasi dalam bentuk penanaman modal (Pangestuti, 2. TobinAos Q = Rasio Keuangan Menurut Kariyoto . analisis laporan keuangan ialah suatu proses yang dengan penuh pertimbangan dalam rangka untuk membantu mengevaluasi posisi keuangan dan hasil aktivitas perusahaan pada masa sekarang dan masa lalu, dengan tujuan utama untuk menentukan perkiraan dan prediksi yang paling mungkin mengenai kondisi dan performance perusahaan pada masa yang akan datangBerikut beberapa klasifikasi rasio keuangan: Return On Asset (ROA) ROA (Return on Asset. adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih berdasarkan tingkat aset yang dimiliki. Rasio yang tinggi mencerminkan efisiensi dan efektivitas perusahaan dalam mengelola asetnya dengan baik. Return on Asset = Current Ratio Current Ratio adalah rasio yang membandingkan jumlah aktiva lancar yang dimiliki Vanessa dkk. Pengaruh Current Ratio. Debt To Asset Ratio. Dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub perusahaan dengan utang jangka pendeknya. Debt to Asset Ratio (DAR) Rasio hutang terhadap total aset (Debt to Asset Ratio/DAR) menggambarkan sejauh mana total aset perusahaan mampu menutupi kewajiban hutangnya (Hanafi, 2. Setiap kutipan dari buku beri kutipan di dalam teksnya, serta cantumkan sumbernya di daftar pustaka. Kutipan di dalam teks ditulis seperti ini: (Nama belakang penulis, tahun: atau (Nama belakang penulis, tahu. untuk sumber buku. Sedangkan kutipan untuk sumber online ditulis seperti ini: (Nama belakang penulis/ redaksi/ lembaga, tahun postin. Penulisan kutipan Mulyana . dalam Rafiqi . mohon dihindari. Tulis kutipan dari sumber yang langsung digunakan, menjadi Mulyana . alam Rafiqi, 2. Footnote hanya diperbolehkan untuk wawancara. METODE Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif karena pengolahan, teknik analisis dan pengumpulan data menggunakan angka. Sedangkan kategori penelitian berdasarkan fungsi penelitian dikelompokkan ke dalam penelitian asosiatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tiga variabel, yaitu menguji pengaruh rasio likuiditas, rasio leverange dan rasio provitabilitas terhadap kinerja keuangan. Dalam analisis data dan metode uji, peneliti menggunakan aplikasi Eviews 12 dan SPSS 25. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berbentuk laporan keuangan dari perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI pada periode 2020 sampai 2023. Populasi dan sampel: Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020 sampai 2023. Dengan, sampel sebanyak 8 perusahaan sub sektor makanan dan minuman ringan yang memenuhi kriteria peneltian. Teknik pengumpulan data berupa laporan keuangan perusahaanperusahaan yang menjadi sampel dalam penelitian ini diperoleh dari website resmi Bursa Efek Indonesia . Operasionalisasi Variabel Variabel dependen adalah nilai perusahaan (TobinsAoQ) adalah konsep dalam keuangan yang mengukur perbandingan antara nilai pasar saham perusahaan dan nilai buku ekuitasnya. Variabel independent adalah CR. DAR dan ROA. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Estimasi Model Regresi Uji Chow Uji chow dilakukan untuk menguji dalam menentukan uji estimasi yang terbaik melalui Common Effect Model (CEM) dan Fixed Effect Model (FEM). Dasar pengambilan keputusan sebagai berikut: JIMP Vol 5 . (Maret 2. : 29 - 42 Apabila nilai probabilitas dari Cross-section F dan Cross section Chi-square Ou 0,05 maka CEM lebih baik dibandingkan FEM. Apabila nilai probabilitas dari Cross-section F dan Cross- section Chi-square O 0,05 maka FEM lebih baik disbanding CEM. Table 1. Hasil Uji Chow Redundant Fixed Effects Tests Equation: Untitled Test cross -section fixed effects Effects Test Cross -section F Cross -section Chi-square Statistic . Prob. Sumber: Olah data, 2025 Dari hasil uji diatas menggunakan eviews. Nilai Cross-section F dan Cross- section Chisquare O 0,05 maka FEM lebih baik dibanding CEM. Uji Hausman Uji hausman dilakukan untuk menguji dalam menentukan uji estimasi yang terbaik melalui Random Effect Model (REM) dan Fixed Effect Model (FEM). Dasar pengambilan keputusan terhadap hipotesis diatas sebagai berikut: Apabila nilai probabilitas dari Cross-section random Ou 0,05 maka REM lebih baik dibandingkan FEM. Apabila nilai probabilitas dari Cross-section random O 0,05 maka FEM lebih baik dibandingkan REM. Table 2. Hasil Uji Hausman Correlated Random Effects - Haus man Test Equation: Untitled Tes t cros s -s ection random effects Test Summary Cross -section Random Chi-Sq. Statistic Chi-Sq. Prob. Sumber : Olah data, 2025 Dari hasil Uji eviews yang digunakan nilai probabilitas dari Cross-section random sebesar 0,7331 Ou 0,05 maka REM lebih baik dibandingkan FEM. Uji LM Lagrange Multiplier dapat digunakan untuk mengetahui Random Effect Model (REM) lebih baik dari fixed Effect Model (FEM). Uji signfikansi random effect dikembangkan Breuschpagan. Dasar pengambilan keputusan terhadap hipotesis diatas sebagai berikut: Apabila nilai probabilitas Breusch-pagan Ou 0,05 berarti menggunakan pendekatan fixed Effect Model (FEM). Apabila nilai probabilitas Breusch-pagan O 0,05 berarti menggunakan pendekatan Random Effect Model (REM). Vanessa dkk. Pengaruh Current Ratio. Debt To Asset Ratio. Dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub Table 3. Hasil Uji LM Lagrange Multiplier Tests for Random Effects Null hypotheses : No effects Alternative hypotheses : Two-sided (Breusch-Paga. and one-sided . ll others ) alternative Test Hypothesis Cross -section Time Both Breusch-Pagan . Honda . King-Wu . Standardized Honda . Standardized King-Wu . --18. Gourieroux, et al. Sumber: Olah data, 2025 Dari hasil uji eviews yang digunakan nilai probabilitas Breusch-pagan O 0,05 berarti menggunakan pendekatan Random Effect Model (REM). Berdasarkan 3 alat uji untuk penggunaan model regresi terbaik dihasil 2 kali REM yang terbaik , ini berarti model regrsi terbaik dapat dilaksanakan, sehingga tidak perlu lagi dilakukan uji asumsi klasik. Namun demikian tidak ada masalah kalaua dilanjutkan dengan uji asumsi klasik untuk memperkuat model regresi terbaik. Analisis Statistik Deskriptif Current ratio: Memiliki nilai rata-rata sebesar 3,859, nilai minum sebesar 1,206, nilai maksimum sebesar 13,309, dan standar deviasi sebesar 2,899. DAR : Memiliki nilai rata-rata sebesar 0,291. Nilai minum sebesar 0,108, nilai maksimum sebesar 0,557, dan standar deviasi sebesar 0,141. ROA : Memiliki nilai rata-rata sebesar 0,0476, nilai minum sebesar 0,033, nilai maksimum sebesar 0,212 dan standar deviasi sebesar 0,0476. Nilai Perusahaan : Memiliki nilai rata-rata sebesar 4,897, nilai minum sebesar 2,340, nilai maksimum sebesar 9,471, dan standar deviasi sebesar 1,786. JIMP Vol 5 . (Maret 2. : 29 - 42 Uji Asumsi Klasik Uji Multikolinearitas Model (Constan. DAR ROA Tabel 4. Hasil Uji Multikolinearitas Standardized Unstandardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta Sig. Collinearity Statistic Tolerance VIF Sumber : Olahdata, 2025 Hasil Uji Multikolinearitas diatas menunjukan bahwa nilai VIF dari masing-masong variabel bebas adalah < 10 dan tolerance Ou 0,10. Sehingga dapat disimpulkan bahwa data yang digunakan untuk model regresi tidak terjadi multikolinearitas. Uji Heterokedasitas Gambar 3. Hasil Uji Multikolinearitas Sumber : Olahdata, 2025 Hasil uji Heterokedasitas diatas menunjukan tidak berpola pada titik- titik di grafik maka heterokedasitas tidak terpenuhi dan homokedasitas terpenuhi. Artinya, data yang digunakan dalan penelitian ini bersifat homogen. Uji Hipotesis Regresi Linier Berganda Y= 3,304 Ae 0,208X1 1,993X2 17,470X3 e Dari persamaan model regresi tersebut menjelaskan bahwa: Konstanta Diperoleh nilai konstanta 3,304 yang artinya jika nilai Current Ratio. DAR dan ROA bernilai 0 maka nilai perusahaan memiliki nilai 3,304. Koefisien Regresi Current Ratio (X. Vanessa dkk. Pengaruh Current Ratio. Debt To Asset Ratio. Dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub Diperoleh nilai regresi Current Ratio sebersar -0,208 artinya jika ada kenaikan 1 satuan variabel current ratio, maka akan menurunkan nilai perusahaan sebesar 0,208 satuan dengan asumsi variabel DAR dan ROA sama dengan 0. Nilai koefisien yang negatif maka pengaruh yang berbanding terbalik antara current ratio Dengan nilai perusahaan. Koefisien Regresi Debt to Asset Ratio (DAR) (X. Diperoleh nilai regresi DAR sebersar 1,993 artinya jika ada peningkatan 1 satuan pada variabel DAR maka akan meningkatkan nilai perusahaan sebesar 1,993 satuan dengan asumsi Current Ratio dan ROA sama dengan 0. Dengan nilai DAR yang positif maka pengaruh yang searah antara DAR dengan nilai perusahaan. Koefisien Regresi Return On Asset (ROA) (X. Diperoleh nilai regresi ROA sebersar 17,470 artinya jika ada peningkatan 1 satuan pada variabel ROA maka akan meningkatkan nilai perusahaan sebesar 17,470 satuan dengan asumsi Current Raatio dan DAR sama dengan 0. Dengan Nilai ROA yang positif maka pengaruh terhadap nilai perusahaan akan seara antar ROA dengan nilai perusahaan. Koefisien Korelasi . Pearson Correlation Sig. -taile. Tabel 5. Hasil Uji Koefisien Korelasi . DAR DAR ROA DAR ROA DAR ROA ROA Sumber : Olahdata, 2025 Nilai perusahaan dengan Current Ratio Nilai perusahaan dengan current ratio sebesar -0,468 korelasinya negarif sedang. Artinya jika current ratio meningkat maka nilai perusahaan cenderung menurun atau sebaliknya. Nilai Peruhahaan dengan Debt To Asset Ratio (DAR) Nilai perusahaan dengan DAR sebesar 0,305 korelasinya positif lemah. Artinya jika DAR meningkat maka nilai perusahaan cenderung meningkat. Nilai Peruhahaan dengan Return On Asset (ROA). Nilai perusahaan dengan ROA sebesar -0,460 korelasinya positif sedang. Artinya jika ROA meningkat maka nilai perusahaan cenderung meningkat. JIMP Vol 5 . (Maret 2. : 29 - 42 Koefisien Determinasi (R. Tabel 6. Hasil Uji Koefisien Korelasi . Adusted R Std Error of R Square Square the Estimate 1,429946 Model DurinWatson Sumber : Olahdata, 2025 Perolehan nilai Adjusted R-Squere pada tabel 4. 10 sebesar 35,8%. Artinya variasi variabel indepen dapat menjelaskan variasi variabel dependen sebesar 35,8%, sehingga sisanya sebesar 64,2% dipengaruhi variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini. Uji Parsial (Uji . Pengujian Current Ratio Terhadap Nilai Perusahaan Berdasarkan hasil olah data, menunjukan bahwa nilai signifikasi sebesar 0,095> 0,05. Artinya Ha1 ditolak dan H01 diterima dapat disimpulkan bahwa current ratio tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Pengujian Debt to Asset Ratio (DAR) Terhadap Nilai Perusahan Berdasarkan hasil olah data, menunjukan bahwa nilai signifikasi sebesar 0,443> 0,05. Artinya Ha2 ditolak dan H02 diterima dapat disimpulkan bahwa DAR tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Pengujian Return On Asset (ROA) Terhadap Nilai Perusahaan. Berdasarkan hasil olah data, menunjukan bahwa nilai signifikasi sebesar 0,004< 0,05. Artinya H03 ditolak dan Ha3 diterima dapat disimpulkan bahwa ROA pengaruh terhadap nilai Uji Simultan (Uji F) Model Regression Residual Total Tabel 7. Hasil Uji Koefisien Korelasi . Sum of Squares Mean Square Sig. Sumber : Olahdata, 2025 Berdasarkan hasil uji F (Anov. menunjukan bahwa nilai signifikasi 0,001 A 0,05 munujukan bahwa H04 ditolak dan Ha4 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Current Ratio. Debt to Asset Ratio (DAR). Return On Asset (ROA) secara bersama-sama memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Vanessa dkk. Pengaruh Current Ratio. Debt To Asset Ratio. Dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub Pembahasan Pengaruh Current Ratio Terhadap Nilai Perusahaan Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan menunjukan current ratio berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hal ini menunjukan bahwa struktur current ratio lebih banyak aset lancarnya dibanding dengan kewajiban jangka pendeknya, sehingga tidak berdampak pada nilai perusahaan. Dalam penelitian ini hasil current ratio tidak mempengaruhi nilai perusahaan karena current ratio yang tinggi mencerminkan bahwa asset lancar yang ada tidak dioperasikan dengan baik, sehingga membuatnya tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan. Investor cenderung akan melihat current ratio yang tinggi karena mencerminkan bahwa perusahaan melakukan operasional serta dapat membayar kewajiban jangka pendeknya dengan Namun, current ratio tidak dapat menjadi acuan untuk investor dalam menentukan keputusan investasi, karena tidak menguntungkan antara pemilik dan investor. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Yuliana. Jocelyn, dan Alex Kurniawan . dan Sonyah Diah Pradipta dan Diah Agustina Prihastiwi . menyatakan bahwa ccurrent ratio tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sedangkan bertentangan dengan penelitian Bella Listyawardhani Putri dan Imam Hidayat . Ika listyawati dan Ida Kristiani . dan Airlangga Hafizh Kurniawan. Irma Sari Permata dan Kurnia Heriansyah . yang menyatakan bahwa current ratio berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Pengaruh Debt to Asset Ratio (DAR) Terhadap Nilai Perusahaan Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa DAR tidak memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan karena DAR yang tinggi menunjukan bahwa perusahaan lebih banyak menggunakan hutang dalam mengoprasionalkan asetnya. DAR yang tinggi ini menandakan bahwa kinerja manajemen tidak optimal dalam menghasilkan aset dan laba untuk perusahaan sehingga hasilnya tidak signifikan untuk meningkatkan nilai perusahaan. Dengan DAR yang tinggi investor akan lebih berhati-hati untuk berinvestasi karena dapat berdampak pada imbal balik dari saham dan investasi yang telah dilakukan. Hasil dari penelitian ini sejalan dengan Novianti Risqoh Fajrin dan Kurnia . menyatakan bahwa DAR tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sedangkan bertentangan dengan penelitian Annisa dan Bara Zaretta . , dan Liana Sofiani. Enda Mora Siregar . menyatakan bahwa DAR berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Pengaruh Return On Asset (ROA) Terhadap Nilai Perusahaan Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan menunjukan bahwa ROA berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Artinya variabel ROA berpengaruh terhadap nilai perusahaan yang pada seharusnya perusahaan dapat menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba bersuh yang besar berdampak pada tertariknya minat dan kepercayaan investor kepada perusahaan. Hasil penelitian ini adalah ROA berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan yang menandakan bahwa perusahaan makanan dan minuman efisien dan efektif terhadap JIMP Vol 5 . (Maret 2. : 29 - 42 pengelolaan aset dan manajemennya. Dapat disimpulkan perusahaan harus dapat menjaga dan mengembangkan dalam pengelolaan aset dan manajemen, agar laba dapat bertambah dan menjadi sinyal positif bagi investor untuk berinvestasi. Dengan banyaknya investasi maka akan membuat harga saham menjadi lebih tinggi dan mencerminkan nilai perusahaan yang baik bagi perusahaan. Hasil penelitian ini sejalan dengan Wulan Riyandi . Airlangga Hafizh Kurniawan. Irma Sari Permata, dan Kurnia Heriansyah . dan Dewi Cahyadi Pangestuti . yang ROA terhadap nilai perusahaa. Namun bertentangan dengan penelitian yang dilakukan oleh Fania Maulinda Dewi dan Ferikawita Magdalena Sembiring . yang menyatakan bahwa ROA tidak memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan. Pengaruh Current Ratio. DAR dan ROA Terhadap Nilai Perusahaan Variabel Current Ratio. DAR dan ROA mempengaruhi nilai perusahaan. Apabila ROA tinggi akan menambah nilai perusahaan dan bila Current Ratio dan DAR rendah akan meningkatkan nilai perusahaan. Penggunakan hutang dan aset yang tidak optimal akan menyebabkan menurunnya nilai perushaan. Maka untuk mencegah atau mengurangi perusahaan harus memperbaiki penggunaan hutang dan aset yang dimiliki. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Liani Sofiani dan Enda Mora Siregar . yang menyatakan bahwa Current Ratio. DAR dan ROA berpengaruh simultan positif terhadap nilai perusahaan. Namun, bertentangan dengan penelitian Andita Novia Harfani dan Dian Hakip Nurdiansyah . yang menyatakan bahwa Current Ratio. DAR dan ROA tidak berpengaruh terhadap nilai perushaan. SIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan temuan-temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini, maka dapat menarik kesimpulan sebagai berikut: Current Ratio tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Artinya perusahaan makanan dan minuman tidak efisien dalan mengelola utang jangka pendek terhadap aset lancar yang menyebabkan ada dana aset yang tidak terpakai dengan maksimal mengakibatkan ketidakmampuan dalam meningkatkan nilai perusahaan. DAR tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Artinya modal ada indikasi tingkat ketergantungan perusahaan terhadap utang tinggi dalam pengelolaan aset secara keseluruhan ROA berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Artinya perusahaan lebih banyak menghasilkan laba bersih dengan aset yang dimilikinya. Jadi oerusahaan banyak menggunakan asetnya untuk dapat menghasilkan laba bersih yang optimal. Saran Berdasarkan hasil temuan studi ini penulis memberikan saran sebagai berikut: Vanessa dkk. Pengaruh Current Ratio. Debt To Asset Ratio. Dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub Saran Praktisi Bagi perusahaan diharapkan lebih memperhatian kemampuan perusahaan dalam menghasilkan nilai perusahaan dengan cara mengelola dan mengatur manajemen keuangan dimasa yang akan Peneliti berharap agar hasil penelitian ini dapat digunakan untuk membantu pihak perusahaan dalam membuat keputusan terkait current ratio. DAR. ROA dan nilai perusahaan, yaitu dengan memanfaatkan aset, utang sefektif dan efisien agar laba dan nilai perusahaan dapat meningkat untuk menarik perhatian investor kepada perusahaan tersebut. Bagi investor atau calon investor disarankan melakukan analisis rasio keuangan sebelum memutuskan investasi pada perusahaan yang diteliti terutama pada rasio keuangan yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan. Saran Teoritis Peneliti berharap dapat memberikan pengetahuan tambahan tentang Current Ratio. Debt to Asset Ratio (DAR) dan Return On Asset (ROA) sebagai sumber informasi dan sebagai sumbangan pemikiran dalam mengembangkan nilai perusahaan. Bagi peneliti berharap menjadi referensi bagi mahasiswa sebagai peneliti selanjutnya yang menggunakan topik pembahasan yang sama. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperpanjang periode pengamatan, menambahkan kategori perusahaan yang dijadikan sampel penelitian, serta menambah variabel baru yang diduga dapat dapat mempengaruhi nilai perusahaan DAFTAR PUSTAKA