The current issue and full text archive of this journal is available on Tarbawi at: https://doi. org/10. 62515/staf E-ISSN : 2828-318X Optimalisasi Penerapan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Berbasis Keterampilan Proses: Sebuah Perspektif Guru PAI Yayat Hidayat STITNU Al-Farabi Pangandaran. hidayatchenk@gmail. JSTAF : Siddiq. Tabligh. Amanah. Fathonah Vol 01 No 1 Januari 2022 Hal : 01-06 https://doi. org/10. 62515/staf. Received: 10 Januari 2022 Accepted: 20 Januari 2022 Published: 31 Januari 2022 PublisherAos Note: Publisher: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STITNU Al-Farabi Pangandaran. Indonesia stays neutral with regard to jurisdictional claims in published maps and institutional affiliations. Copyright: A 2023 by the authors. Submitted publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC BY) . ttps://creativecommons. org/licenses/by -sa/4. Abstract : Character education cannot be separated from the world of Schools as formal institutions in the education system can be the birthplace of student characters. This brings a moral message that teachers not only educate students by transferring their knowledge, but also pay attention to the development of their Education is the key in shaping the character of children from an early age, because the nature of education is not only limited to the transfer of knowledge but also the transfer of values, all of which is done to build the character of the nation's children with noble personalities and overcome children delinquency from various social deviations. This study aims to introduce the optimization of character education through the application of skills-based PAI teaching and learning Students in PAI classes will benefit from this application because students will be involved in the teaching and learning process intellectually, manually, and socially. If the individual character is based on religious values as the main foundation, a strong character will be born and become a strong nation. The main purpose of character education according to Islam is to shape the personality of students so that they have good ethics and a sense of culture and make it happen in everyday life. In addition, they can character values such as religious, honest, tolerant, disciplined, creative, independent, fair, curiosity, love to read, and responsibility. Character education that is influenced by PAI- based learning process skills can be the basis for developing optimal student character. Keywords: Character values. Optimization. Process skills Abstrak : Pendidikan karakter seseorang tidak dapat dipisahkan dari dunia pendidikan. Sekolah sebagai lembaga formal dalam sistem pendidikan dapat menjadi tempat lahirnya karakter- karakter Hal ini membawa pesan moral bahwa guru tidak hanya mendidik siswa dengan mentransfer ilmunya, tetapi juga memperhatikan pengembangan karakter mereka. Pendidikan merupakan kunci dalam membentuk karakter anak sejak dini, karena hakikat pendidikan tidak hanya sebatas transfer of knowledge akan tetapi juga transfer of values, semua itu dilakukan Vol 01 No 1 January 2022 | 1 Optimalisasi Penerapan Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar Berbasis Keterampilan Proses: Sebuah Perspektif Guru PAI Yayat Hidayat untuk membangun karakter anak bangsa berkepribadian mulia serta menanggulangi kenakalan remaja dari berbagai penyimpangan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan optimalisasi pendidikan karakter melalui penerapan proses belajar-mengajar PAI berbasis keterampilan. Siswa di kelas PAI akan diuntungkan dengan penerapan ini karena siswa akan terlibat dalam proses belajar mengajar secara intelektual, manual, dan sosial. Jika karakter individu didasari nilai-nilai agama sebagai pondasi utama maka akan lahir jiwa karakter yang kuat dan menjadi tunas bangsa yang kuat. Tujuan utama pendidikan karakter menurut Islam adalah membentuk kepribadian peserta didik sehingga memiliki etika, dan rasa berbudaya yang baik serta mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, mereka dapat mengembangkan nilai karakter seperti religius, jujur, toleransi, disiplin, kreatif, mandiri, adil, rasa ingin tahu, gemar membaca, dan tanggung jawab. Pendidikan karakter yang dipengaruhi oleh keterampilan proses berbasis belajar PAI dapat menjadi dasar untuk mengembangkan karakter siswa yang optimal. Kata kunci : Nilai karakter. Optimalisasi. Keterampilan proses Pendahuluan Pendidikan karakter masih menjadi isu utama dalam dunia pendidikan, selain menjadi bagian dari proses pembentukan akhlak anak bangsa, pendidikan karakter diharapkan mampu menjadi pondasi utama dalam meningkatkan derajat dan martabat bangsa Indonesia. Kurikulum berkarakter bangsa yang pernah digagas dan diberlakukan di semua institusi pendidikan di negeri ini, merupakan salah satu wujud perhatian pemerintah kita dalam menyiapkan karakter bangsa yang kokoh dan unggul di masa yang akan datang, termasuk dalam hal ini mengantisipasi generasi penerus bangsa agar terhindar dari tindakan-tindakan yang bersifat negatif terlebih dalam menghadapi tantangan dan kondisi masyarakat yang semakin mengkhawatirkan, maka disinilah perlu adanya pendidikan karakter dalam pembentukan insan yang berkepribadian baik dan religi. Para pakar pendidikan bersepakat bahwa pembentukan karakter menjadi tujuan utama pendidikan, yang bersumber dari nilai-nilai karakter budaya bangsa diasumsikan dapat mengatasi berbagai persoalan bangsa, terutama melalui jalur pendidikan dalam rangka membentuk kepribadian dan watak bangsa asli Indonesia dan menjadi perekat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Mayoritas penduduk Indonesia adalah Untuk itu, perlu kiranya pendidikan karakter bagi muslim di Indonesia, diberikan selaras dengan nilai-nilai agama Islam yang bersumber dari kitab sucinya yaitu Al-Quran dan Hadist. Untuk itu, penelitian ini menjadi penting untuk dilakukan dalam rangka untuk mengetahui AuOptimalisasi Penerapan Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar Berbasis Keterampilan Proses: Sebuah Perspektif Guru PaiAy. Sehingga para siswa diharapkan dapat mengoptimalkan penerapan pendidikan karakter dengan 2 | Vol 01 No 1 January 2022 Optimalisasi Penerapan Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar Berbasis Keterampilan Proses: Sebuah Perspektif Guru PAI Yayat Hidayat berbagai keterampilan yang di perolehnya dalam mata pelajaran PAI yang dibimbing langsung oleh Guru PAI di sekolahnya. Bahan dan Metode Penelitian ini diarahkan untuk mengeksplorasi dan menerapkan nilai-nilai karakter siswa di Sekolah Dasar berbasis keterampilan proses dari sebuah perspektif 3 Optimalisasi Penerapan Pendidikan Karakter Guru PAI. Oleh karena itu, metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 4 Pangandaran yang terletak di Kecamatan Pangandaran. Kabupaten Pangandaran. Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini berlangsung pada bulan Januari hingga Juni 2021. Pengumpulan data dengan memberikan pembelajaran secara langsung tatap muka maupun via online kelas untuk siswa kelas 1 hingga kelas 6 SD yang berjumlah 144 siswa, yang dilaksanakan selama 4 jam per seminggu per kelas, dengan pembelajaran diberikan langsung oleh Guru PAI. Pembelajaran yang diberikan kepada siswa dengan model keteladanan nabi seperti animasi dongeng, hafalan AlQurAoan. Hadist dan praktek ibadah lainnya sesuai dengan ajaran Agama Islam. Prosedur yang ditempuh dalam proses penelitian ini sebagai berikut: . Studi kepustakaan untuk mempelajari landasan teoritis tentang topik dan subjek yang akan . Pengambilan data nilai- nilai karakter siswa berbasis keterampilan proses dalam pembelajaran PAI. Kegiatan dilakukan sebanyak 1 kali dalam satu minggu dan dikhususkan 1 nilai karakter dalam 1 minggu. Pengolahan data penelitian dengan menganalisis nilai karakter siswa seperti religius, jujur, toleransi, disiplin, kreatif, mandiri, adil, rasa ingin tahu, gemar membaca, dan tanggung jawab. serta pemberian evaluasi berupa penilaian diri sendiri, penilaian teman sejawat dan penilaian Guru PAI. Diskusi/Pembahasan Penerapan Pendidikan Karakter dalam PAI Dalam pendidikan karakter sangat penting dikembangkan sesuai dengan ajaran Agama. Nilai-nilai karakter adalah nilai-nilai kebaikan yang akan ditanamkan dan dikembangkan pada diri anak. Karakter yang baik terdiri dari mengetahui hal yang baik, menginginkan hal yang baik, yang akan menjadi kebiasaan dalam cara berpikir, kebiasaan dalam hati dan kebiasaan dalam tindakan (Lickona, 2. Penerapan nilai karakter ini dapat mulai disikapi dan dikembangkan oleh para siswa-siswi di sekolah Vol 01 No 1 January 2022 | 3 Optimalisasi Penerapan Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar Berbasis Keterampilan Proses: Sebuah Perspektif Guru PAI Yayat Hidayat melalui pendidikan karakter dalam mata pelajaran PAI. Pendidikan karakter tersebut harus dimulai sejak dini seperti di masa Sekolah Dasar (SD) menjadi hal yang sangat penting dalam mendukung proses penerapan pendidikan karakter secara optimal. Mata pelajaran PAI menjadi pondasi utama dalam mengajarkan dan menerapkan nilai-nilai karakter bagi siswa-siswi dengan berbagai soft skill yang diajarkan dari mulai hafalan Al-QurAoan dan hadist, sifat-sifat keteladanan Nabi dan Rasul, praktik ibadah yang dilaksanakan disekolah dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh para Sehingga mata pelajaran PAI sebagai media pembelajaran yang sangat mendukung yang efektif bagi para siswa-siswi dalam mengoptimalkan penerapan pendidikan karakter sebagai proses pembelajaran dan pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari(Abdullah, 2. Pendekatan Proses dan Hubungannya dengan Karakter Siswa Menurut Oemar Hamalik pendekatan keterampilan proses adalah pendekatan pembelajaran yang bertujuan mengembangkan sejumlah kemampuan fisik dan mental sebagai dasar untuk mengembangkan kemampuan yang lebih tinggi pada diri siswa. Pendekatan menekankan pada proses belajar, aktivitas dan kreativitas peserta didik dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan, nilai, dan sikap, serta menerapkannya pada kehidupan sehari-hari termasuk siantaranya keterlibatan fisik mental dan sosial siswasiswi dalam proses pembelajaran, untu mencapai suatu tujuan(Hafid, 2. Penerapan pendidikan karakter siswa-siswi di Sekolah Dasar dipengaruhi oleh proses belajar yang ditempuhnya. Proses belajar akan terbentuk berdasarkan pandangan dan pemahaman tentang karakteristik siswa-siswi dalam proses Pembelajaran PAI berbasis keterampilan proses dapat dikembangkan dengan nilai-nilai karakter seperti religius, jujur, toleransi, disiplin, kreatif, mandiri, adil, rasa ingin tahu, gemar membaca, dan tanggung jawab. Hal tersebut merupakan penerapan yang utama dalam membangun karakter yang kuat pada siswa-siswi di Sekolah Dasar dalam menempuh pendidikan berkarakter yang optimal. Peran Guru PAI dalam Pendidikan Karakter Peran Guru PAI dalam kegiatan belajar mengajar secara efektif, yaitu sebagai pembimbing, fasilitator, narasumber dan pemberi informasi secara langsung mengajari, mencontohkan dan berkomitmen untuk menerapkan karakter siswa-siswi berdasarkan nilai-nilai karakter yang utama dalam bentuk perilaku yang dapat diterapkan dalam 4 | Vol 01 No 1 January 2022 Optimalisasi Penerapan Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar Berbasis Keterampilan Proses: Sebuah Perspektif Guru PAI Yayat Hidayat kehidupan sehari-hari. Beberapa hambatan terjadi dalam melaksanakan pendidikan karakter di sekolah, seperti Guru lebih memfokuskan kepada hard skill dibandingkan soft skill, yang berarti Guru lebih mengedepankan nilai akademis dibandingkan nilai Beberapa solusi mulai diberikan seperti halnya kemunculan kurikulum 2013 yang lebih memfokuskan kepada karakter siswa. Pada umumnya, pendidikan karakter menekankan pada keteladanan, penciptaan lingkungan, dan pembiasaan, melalui tugas keilmuan dan kegiatan kondusif (Mulyasa. , 2. Dengan demikian apa yang dilihat, didengar, dirasakan dan dikerjakan oleh siswa dapat membentuk karakter mereka. Dengan begitu, pendidikan karakter dapat diterapkan pada standar proses pendidikan yang dapat dikembangkan oleh para siswasiswi di Sekolah, keluarga dan lingkungan masyarakat(Majid. , & Andayani, 2. Kesimpulan Penanaman nilai karakter dengan optimalisasi penerapan pendidikan karakter sejak usia SD menjadi pondasi penting yang utama. Hal ini dikarenakan pada usia 7-12 tahun, anak mulai mengembangkan operasi berfikir, sehingga sangat penting pengembangan dan penerapan nilai karakter diusia siswa-siswi SD. Penerapan nilai karakter yang diberikan dalam pembelajaran oleh Guru PAI di Sekolah Dasar kepada siswa-siswi kelas 1 hingga 6 di SD Negeri 4 Pangandaran didasarkan pada temuan utama penelitian yaitu terdapat sepuluh nilai karakter yang muncul pada penelitian ini. Setelah kemunculan sepuluh nilai karakter, diharapkan terus dilakukan pembiasaan agar nilai karakter tersebut benar-benar melekat pada siswa-siswi. Dengan pembiasaan yang diberlakukan setiap harinya sehingga terjadinya pengulangan sebagai optimalisasi penerapan karakter siswa yang dilakukan, selanjutnya membiasakan hal-hal yang baik sehingga menjadi akhlak baik dan perilaku baik dalam menjalani kehidupan di keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat. Referensi