E-ISSN : 2722-3612 Hal: 144-151 This article is licensed under Vol. 6 No. 2, 2025 https://doi. org/10. 46838/jbic. Article Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Petugas Aviation Security (AVSEC): Studi Pengaruh Disiplin Kerja. Pengawasan, dan Motivasi Bagus Hidayat Cahyo Ramadhan Hariyadi1A. Sundoro2 1,2 Politeknik Penerbangan Indonesia Curug. Politeknik Penerbangan Indonesia Curug 1 hidatayb498@gmail. com 2 sundoro@ppicurug. Coresponding Author: hidatayb498@gmail. ABSTRACT The performance of Aviation Security (AVSEC) personnel represents a critical element in ensuring flight safety within airport environments. This research aims to evaluate the extent to which Work Discipline. Supervision, and Work Motivation influence AVSEC Officer Performance. Employing a qualitative approach through literature review, the analysis examines literature from various scientific journals obtained through Google Scholar. Theoretically, research findings demonstrate that these three variables. Work Discipline. Supervision, and Work Motivation, exert positive and significant influence on AVSEC Officer Performance, both individually and collectively. These findings reinforce the importance of implementing comprehensive human resource management strategies, encompassing discipline enforcement, leadership strengthening, and creation of supportive work environments, to enhance overall AVSEC effectiveness and professionalism. Keywords: Performance. Aviation Security (AVSEC). Work Discipline. Supervision. Work Motivation Artikel Info Masuk Oktober 25, 2025 Revisi November 29, 2025 Diterima Desember 31, 2025 Terbit Januari 14, 2026 PENDAHULUAN Keselamatan penerbangan merupakan elemen utama dalam industri penerbangan global, di mana bandara berperan sebagai pintu masuk vital yang menuntut sistem keamanan berlapis tanpa toleransi terhadap kelalaian (Arifin & Meiliani, 2024. Supardi et al. , 2. Dalam sistem ini, petugas Aviation Security (AVSEC) menjadi ujung tombak dalam mencegah tindakan yang dapat mengancam keselamatan penerbangan. Mereka menjalankan berbagai tugas penting seperti pemeriksaan penumpang dan bagasi, pengawasan terhadap area steril, hingga patroli keamanan rutin di mana setiap keputusan dan tindakan yang diambil memiliki dampak langsung terhadap keselamatan ribuan penumpang setiap hari. Kualitas sistem keamanan bandara secara keseluruhan sangat ditentukan oleh kinerja petugas AVSEC di lapangan. Kinerja yang optimal ditandai dengan tingkat kewaspadaan tinggi, ketelitian dalam menjalankan tugas, serta kepatuhan terhadap prosedur akan menciptakan lingkungan bandara yang aman dan terlindungi. Sebaliknya, penurunan kinerja dapat membuka peluang terjadinya pelanggaran keamanan yang berpotensi membahayakan (Ramdani et al. , 2. Oleh karena itu, memastikan agar setiap petugas AVSEC mampu bekerja secara maksimal dan konsisten merupakan tanggung jawab utama manajemen bandara dan otoritas A 2025 The Authors Published by MAN Insan Cendekia Jambi Jurnal Bina Ilmu Cendekia https://jurnal. id/index. php/jbic/index Article Mengingat tingginya standar dan tekanan dalam profesi ini, menjadi penting untuk memahami faktor-faktor apa saja yang menjadi pendorong utama kinerja petugas AVSEC. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tiga faktor fundamental yang diduga kuat berpengaruh. Pertama, disiplin kerja sebagai cerminan ketaatan pada prosedur yang ketat. Kedua, efektivitas pengawasan dari atasan sebagai mekanisme kontrol kualitas dan pembinaan. Ketiga, motivasi kerja sebagai pendorong internal bagi petugas untuk tetap waspada dan berdedikasi dalam menjalankan tugasnya yang repetitif namun berisiko tinggi (Akbar & Ariebowo. Beberapa penelitian terdahulu telah mengkaji hubungan antara berbagai faktor organisasi dan kinerja karyawan. Susanti . dalam penelitiannya menemukan bahwa disiplin kerja, pengawasan, dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menunjukkan pentingnya ketiga variabel tersebut dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja di organisasi. Sejalan dengan temuan Susanti, penelitian Harianto . juga mengonfirmasi bahwa disiplin kerja dan pengawasan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja Kedua penelitian ini menunjukkan konsistensi pentingnya disiplin dan pengawasan sebagai faktor determinan kinerja. Dari perspektif motivasi. Sayudi. Muhammad Yusuf . menemukan bahwa motivasi intrinsik dan ekstrinsik berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini memperkuat argumen bahwa motivasi, baik yang berasal dari dalam diri maupun faktor eksternal, merupakan pendorong penting bagi peningkatan kinerja. Sementara itu. Irma . secara spesifik menemukan bahwa pengawasan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, menggarisbawahi peran pengawasan sebagai mekanisme kontrol yang efektif dalam organisasi. Tuntutan standar yang tinggi dan tekanan dalam profesi AVSEC membuat pemahaman terhadap faktor-faktor utama yang memengaruhi kinerja mereka menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tiga faktor utama yang diyakini berpengaruh besar. Pertama, disiplin kerja sebagai indikator kepatuhan terhadap prosedur yang ketat. Kedua, pengawasan atasan yang berfungsi sebagai sistem kontrol mutu dan pembinaan. Ketiga, motivasi kerja sebagai dorongan internal yang menjaga kewaspadaan dan dedikasi dalam melaksanakan tugas-tugas yang bersifat repetitif namun memiliki risiko tinggi. METODE PENELITIAN Artikel ini disusun dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi pustaka . ibrary researc. , yang menitikberatkan pada kajian terhadap berbagai sumber teori serta hasil-hasil penelitian terdahulu (Sugiyono, 2. Proses penelitian dilakukan dengan menelaah berbagai teori dan menganalisis hubungan antar variabel berdasarkan beragam sumber, seperti buku, jurnal cetak di perpustakaan, serta referensi daring yang diperoleh dari platform seperti Mendeley. Google Scholar, dan berbagai media online lainnya. Dalam penelitian kualitatif, kajian pustaka perlu disesuaikan dengan asumsi metodologis yang digunakan. Dengan kata lain, pendekatan yang diterapkan harus bersifat induktif, sehingga tidak membatasi ruang lingkup atau mengarahkan pertanyaan penelitian secara kaku, melainkan membiarkannya berkembang seiring Jurnal Bina Ilmu Cendekia https://jurnal. id/index. php/jbic/index Article dengan proses eksplorasi data. Penelitian kualitatif umumnya bersifat eksploratif, dan ini menjadi salah satu alasan utamanya digunakan dalam studi ini (Fauzi et al. , 2023. Putra, 2. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik analisis konten . ontent analysi. terhadap berbagai literatur yang relevan dengan topik penelitian. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Proses analisis dilakukan dengan mengidentifikasi pola, tema, dan konsep-konsep kunci yang muncul dari berbagai sumber literatur, kemudian mensintesiskan temuan-temuan tersebut untuk menjawab rumusan masalah penelitian. Validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber, yaitu dengan membandingkan dan mengkonfirmasi informasi dari berbagai referensi untuk memastikan keakuratan dan kredibilitas hasil Dengan merujuk pada rumusan masalah, telaah teori, serta hasil-hasil penelitian terdahulu yang relevan, ditambah dengan pembahasan mengenai keterkaitan antar variabel, maka kerangka berpikir dalam artikel ini dapat dirumuskan sebagaimana dijelaskan pada bagian berikut: Disiplin Kerja Pengawasan Motivasi Kerja Kinerja Petugas AVSEC Gambar 1. Kerangka Konseptual HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan landasan teori dan berbagai penelitian sebelumnya yang relevan, artikel literature review ini memfokuskan pembahasannya pada analisis mendalam mengenai keterkaitan antar variabel yang diteliti, temuan yang konsisten maupun berbeda, serta implikasi teoritis dan praktis yang dapat ditarik dari hasil-hasil studi Pengaruh Disiplin Kerja terhadap Kinerja Petugas AVSEC Disiplin Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Petugas AVSEC, di mana indikator disiplin seperti ketaatan pada prosedur pemeriksaan (SOP) dan konsistensi dalam menjalankan aturan berpengaruh langsung pada menurunnya angka kesalahan deteksi dan terciptanya standardisasi keamanan yang tinggi (Arifin & Meiliani, 2024. Ramdani et al. , 2. Untuk meningkatkan Kinerja dengan memperhatikan Disiplin Kerja, maka yang harus dilakukan oleh manajemen adalah menerapkan sistem penghargaan dan sanksi . eward and punishmen. yang jelas dan konsisten, di mana tujuannya adalah untuk menegakkan budaya taat aturan tanpa kompromi (Febriansyah, 2. Disiplin kerja memberikan dampak langsung terhadap kinerja petugas. Tingkat disiplin yang tinggi akan meningkatkan keandalan serta prediktabilitas dalam Jurnal Bina Ilmu Cendekia https://jurnal. id/index. php/jbic/index Article pelaksanaan tugas, yang pada akhirnya memperkuat keseluruhan sistem keamanan bandara (Praptama & Dharasta, 2. Pengaruh Disiplin Kerja terhadap Kinerja ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Supardi et al. , 2. Pengaruh Pengawasan terhadap Kinerja Petugas AVSEC Pengawasan berpengaruh terhadap Kinerja Petugas AVSEC, di mana indikator pengawasan seperti pemberian arahan yang jelas dan pemantauan rutin oleh supervisor berpengaruh pada minimnya penyimpangan prosedur dan terjaganya standar kewaspadaan petugas (Praptama & Dharasta, 2023. Ramdani et al. , 2. Dalam upaya meningkatkan kinerja melalui aspek pengawasan, pihak manajemen perlu mengambil langkah strategis dengan memberikan pelatihan kepemimpinan . eadership trainin. kepada para supervisor AVSEC. Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan mereka dalam membimbing, membina, dan mengarahkan tim secara efektif, sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan terarah (Arifin & Meiliani, 2024. Supardi et al. , 2. Pengawasan berpengaruh terhadap Kinerja. apabila pengawasan berjalan efektif, maka hal ini akan dapat mempercepat identifikasi dan koreksi kesalahan di lapangan sebelum menjadi masalah besar (Akbar & Ariebowo, 2. Pengaruh pengawasan terhadap kinerja selaras dengan temuan dalam penelitian yang dilakukan oleh (Arifin & Meiliani, 2024. Ramdani et al. , 2022. Supardi et al. , 2. , yang menunjukkan bahwa pengawasan yang efektif mampu meningkatkan kualitas kerja serta akurasi dalam pelaksanaan tugas. Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kinerja Petugas AVSEC Motivasi kerja berperan penting dalam memengaruhi kinerja Petugas AVSEC. Indikator seperti antusiasme dan rasa tanggung jawab memiliki dampak langsung terhadap tingkat kewaspadaan dan ketelitian petugas dalam mendeteksi potensi anomali dalam sistem keamanan. (Supardi et al. , 2. Dalam rangka meningkatkan kinerja dengan memperhatikan aspek motivasi kerja, manajemen perlu menciptakan lingkungan kerja yang suportif, menyediakan jalur pengembangan karier, serta memberikan pengakuan atas pencapaian karyawan. Langkah ini bertujuan untuk menjaga semangat kerja, khususnya dalam menghadapi tugas-tugas yang bersifat monoton namun memiliki tingkat kepentingan yang tinggi (Frisnawati & Gerosi, 2. Motivasi Kerja berpengaruh terhadap Kinerja. apabila motivasi petugas tinggi, maka mereka akan cenderung bekerja secara proaktif untuk mencari potensi ancaman, bukan hanya reaktif (Pratiwi, 2. Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kinerja ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh: (Pratiwi, 2021. Supardi et , 2. Tabel 1. Hasil Analisis Pengaruh Variabel terhadap Kinerja Petugas AVSEC Variabel Hasil Dampak terhadap Rekomendasi Manajemen Pengaruh Kinerja Disiplin Berpengaruh - Menurunnya angka Menerapkan sistem reward Kerja deteksi and punishment yang jelas Terciptanya dan Jurnal Bina Ilmu Cendekia Pengawasan Berpengaruh Motivasi Kerja Berpengaruh https://jurnal. id/index. php/jbic/index Meningkatkan Memperkuat keseluruhan sistem keamanan bandara Minimnya - Terjaganya standar Mempercepat koreksi kesalahan di Meningkatkan tingkat kewaspadaan dan ketelitian dalam mendeteksi potensi - Petugas cenderung hanya reaktif Article menegakkan budaya taat aturan tanpa kompromi Memberikan training kepada supervisor AVSEC kemampuan membimbing, membina, dan mengarahkan tim secara efektif Menciptakan pengembangan karier, serta memberikan pengakuan atas pencapaian karyawan Mengacu pada tabel di atas, variabel Disiplin Kerja. Pengawasan, dan Motivasi Kerja diketahui memiliki pengaruh terhadap Kinerja Petugas AVSEC. Namun demikian, selain ketiga variabel eksogen tersebut, terdapat pula sejumlah variabel lain yang dapat memengaruhi kinerja petugas AVSEC, di antaranya adalah: Stress Kerja: (Frisnawati & Gerosi, 2. Lingkungan Kerja: (Pratiwi, 2. Pelatihan: (Arifin & Meiliani, 2. Kompensasi: (Krismanto & Tamara, 2. Teknologi Keamanan: (Aryatama et al. , 2. KESIMPULAN Berdasarkan teori, artikel yang relevan, serta hasil pembahasan, dapat dirumuskan beberapa kesimpulan yang sekaligus menjadi hipotesis untuk penelitian Disiplin kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Petugas AVSEC, di mana ketaatan pada prosedur dan konsistensi dalam menjalankan aturan mampu menurunkan angka kesalahan deteksi serta meningkatkan standardisasi keamanan. Pengawasan yang efektif juga terbukti Jurnal Bina Ilmu Cendekia https://jurnal. id/index. php/jbic/index Article berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Petugas AVSEC, dengan pemberian arahan yang jelas dan pemantauan rutin oleh supervisor yang dapat meminimalkan penyimpangan prosedur serta mempercepat identifikasi dan koreksi kesalahan di lapangan. Motivasi kerja turut terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Petugas AVSEC, karena antusiasme dan rasa tanggung jawab yang tinggi mendorong petugas untuk bekerja secara proaktif dalam mendeteksi potensi ancaman keamanan. Berdasarkan temuan ini, disarankan bagi manajemen bandara untuk menerapkan pendekatan terintegrasi dalam mengelola personel AVSEC dengan fokus pada penegakan disiplin kerja melalui aturan yang jelas dan sistem reward and punishment yang konsisten, peningkatan kualitas supervisor melalui pelatihan kepemimpinan, serta pemeliharaan motivasi kerja melalui lingkungan kerja yang positif dan jalur karier yang jelas. Sementara itu, bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk mengkaji pengaruh variabel lain seperti stres kerja, lingkungan kerja, pelatihan, kompensasi, dan teknologi keamanan, melakukan studi komparatif antar bandara, atau menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami persepsi petugas secara lebih mendalam guna memperkaya khazanah penelitian tentang kinerja Petugas AVSEC di Indonesia. REFERENSI