Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 1. Issue 2. November 2021 Page 44 - 51 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PENGUASAAN TIK (TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI) DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Nur Endah Retno Wuryandari1. Ari Apriani2. Cristina Catur Widayati3 Universitas Dian Nusantara. Jakarta Universitas Mercu Buana. Jakarta Corresponding author E-mail: ari. apriani@undira. Diterima : 16/12/2021 Direvisi : 16/01/2022 Dipublikasi : 17/01/2022 Abstract: The main problem faced by teachers at schools in Parung Regency is the lack of knowledge and skills in the use of information and communication technology (ICT). Because so far, many teachers only use WhatsApp group facilities to send homework to students in their class. There are still many teachers who have not used other learning aids, such as presentations or in the form of powerpoints, videos, google classes, zoom meetings, google meetings, etc. The solution to this problem is to train teachers in Parung Regency on how to make good use of ICT so that the teaching and learning process is more fun and increases student interest in learning. Keyword: Competence. ICT. Teacher Abstrak: Masalah utama yang dihadapi guru di sekolah Kabupaten Parung adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Karena selama ini banyak guru yang hanya menggunakan sarana grup WhatsApp untuk mengirimkan pekerjaan rumah kepada siswa di kelasnya. Masih banyak guru yang belum menggunakan alat bantu belajar lainnya, seperti presentasi atau dalam bentuk powerpoint, video, google class, zoom meeting, google meeting, dll. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan melatih guru-guru di Kabupaten Parung tentang bagaimana memanfaatkan TIK dengan baik agar proses belajar mengajar lebih menyenangkan dan meningkatkan minat belajar siswa. Kata Kunci: Kompetensi. TIK. Guru PENDAHULUAN Tahun lalu, dunia dihebohkan dengan merebaknya virus Covid-19. Ini adalah pandemi Covid-19 yang melanda hampir setiap negara di dunia, termasuk Indonesia, menyebabkan kepanikan yang sangat besar di seluruh masyarakat dan menghancurkan setiap Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 44 Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 1. Issue 2. November 2021 Page 44 - 51 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 aspek kehidupan. Pemerintah Indonesia juga telah menempuh kebijakan yang bertujuan untuk memutus mata rantai penularan pandemi Covid-19. Salah satunya adalah penerapan pedoman jarak sosial. Mengharuskan warga untuk melakukan segala aktivitas, termasuk bekerja, belajar, dll, termasuk beribadah di rumah . org, 25 November Selain berdampak pada sektor bisnis, sektor pendidikan juga terkena dampak yang cukup fatal. Kegiatan pendidikan dan pembelajaran harus dilakukan dari jarak jauh. Namun, banyak pemangku kepentingan yang belum siap untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh atau biasa disebut online . org, 25 November 2. Kehadiran tenaga kependidikan yang kompeten dan profesional merupakan prasyarat mutlak bagi sistem dan praktik pendidikan yang berkualitas. Hampir setiap negara di dunia terus mengembangkan pedoman untuk mempromosikan kehadiran guru yang berkualitas. Salah satu pedoman yang dikembangkan oleh pemerintah di banyak negara adalah untuk mempertimbangkan pendidikan sebagai bidang perhatian khusus dengan menyediakan perangkat keras dan perangkat lunak yang tepat. Selain itu, menjamin kesejahteraan pendidik merupakan aspek mendasar untuk menciptakan pendidik yang berkualitas, kompeten dan profesional (Mugara, 2. Media pembelajaran merupakan bagian dari sistem pendidikan yang mendukung berlangsungnya proses pembelajaran. Pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang didukung oleh media yang baik sehingga dapat membangkitkan minat siswa. Saat ini banyak sekali media pembelajaran yang memanfaatkan TIK, banyak sekolah yang sudah membuat sistem pembelajaran online ataupun bisa menggunakan media lainnya seperti google classroom, google meeting, zoom meeting, microsoft team, whatsapp group, dan aplikasi Selain pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), siswa akan lebih mudah mengeksplorasi bidang minat, dan karena ketersediaannya juga akan lebih mudah. guru untuk menyampaikan pengetahuan tentang fasilitas yang menuntut. Internet sudah ada di mana-mana dan ruang belajar tidak dibagi menjadi kelas, tetapi Anda dapat belajar dengan pembelajaran jarak jauh . istance educatio. dan belajar di mana saja (Mugara, 2. Program pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Informasi (TIK) era 21 untuk meningkatkan keterampilan pendidikan dalam penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan mendukung penciptaan model pembelajaran yang inovatif sesuai dengan kebutuhan era 21. Tema tahun ini adalah "Berbagi dan Berkolaborasi Pembelajaran Kolaborasi di Portal Rumah Belajar", dan PembaTIK tahun 2021 menargetkan 75. 000 guru terdaftar setelah 70. 000 peserta berhasil berpartisipasi pada tahun sebelumnya . id, 15 April 2. Pandemi Covid-19 menunjukkan peran teknologi dalam memastikan bahwa siswa terus menerima pendidikan pelajar bahkan ketika pembelajaran tatap muka tidak Untuk itu. Mendikbud menambahkan, sekolah perlu siap menghadapi pembelajaran tatap muka terbatas, yang mewajibkan sekolah menyediakan layanan pendidikan baik offline maupun online . id, 15 April 2. Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 45 Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 1. Issue 2. November 2021 Page 44 - 51 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Permasalahan yang muncul dengan pemanfaatan TIK dalam pendidikan adalah faktor dalam penguasaan TIK oleh guru. Dalam pendidikan sekolah, diketahui bahwa guru merupakan motor penggerak terpenting dalam pelaksanaan pembelajaran. Dalam proses pembelajaran. TIK dapat digunakan sebagai alat untuk mendukung peran guru dalam meningkatkan proses belajar mengajar baik di dalam maupun di luar kelas. Oleh karena itu, untuk meningkatkan keahlian guru, penguasaan TIK guru sangat penting (Budiana, et. Untuk itu kami dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat bermaksud memberikan sosialisasi Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Penguasaan TIK (Teknologi Informasi Dan Komunikas. Di Tengah Pandemi Covid-19. Karena pembelajaran secara online dibutuhkan di era digital seperti ini, karena tidak hanya saat pandemi saja pembelajaran secara daring ini dilakukan, bahkan sebelum pandemi Covid-19 pembelajaran daring ini sudah banyak dilakukan. Oleh karena itu di situasi pandemi seperti ini para guru harus mampu meningkatkan kompetensi dalam penguasaan TIK. KAJIAN PUSTAKA Kompetensi Kompetensi merupakan perpaduan antara pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap yang tercermin dalam pemikiran dan perilaku masyarakat (Muyasa, 2. Kemampuan guru/pendidik adalah semua keterampilan . ersyaratan, sifat, kepribadian, dl. yang harus dimiliki guru/pendidik agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik (Muchtar, 2. Kemampuan pendidikan diartikan sebagai pemerolehan tugas . endidikan dan pendidika. , keterampilan, sikap, dan rasa syukur yang diperlukan untuk menunjang keberhasilan proses pendidikan yang dilakukan olehnya. Oleh karena itu, kompetensi tidak hanya mengacu pada kemampuan guru untuk menyajikan pelajaran di depan kelas, tetapi juga kemampuan guru untuk mengembangkan dan menyampaikan sikap yang baik terhadap Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ICT (Information and Communication Technolog. atau TIK (Teknologi Informasi dan Komunikas. saat ini mempengaruhi kehidupan manusia dalam banyak hal. Semakin tinggi kemampuan Anda untuk menggunakan TIK, semakin kompetitif hidup Anda. Teknologi komunikasi yang berkembang nantinya akan mempengaruhi pola komunikasi masyarakat (Sudarwan, 2. Lebih dikenal dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) atau ICT (Information and Communication Technolog. , menurut Dharmawan, adalah semua teknologi yang berkaitan dengan perolehan, perolehan, pemrosesan, penyimpanan, distribusi, dan penyajian informasi (Karlina, dkk. , 2. Teknologi komunikasi, di sisi lain, melibatkan penggunaan alat untuk memproses dan mentransfer dari satu perangkat ke perangkat lain (Sutopo, 2. Jenis TIK yang paling familiar dikenal secara umum antara lain komputer (PC), laptop, printer, proyektor LCD. Internet, dan intranet. Bahkan, perangkat TIK juga mencakup televisi, radio, dan telepon genggam. TIK terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak. Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 46 Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 1. Issue 2. November 2021 Page 44 - 51 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Hardware atau perangkat keras adalah bentuk fisik dari perangkat teknis yang dapat disentuh. Software, atau perangkat lunak, adalah sistem yang dapat dijalankan atau dijalankan pada perangkat keras. Perangkat lunak dapat berupa sistem operasi, aplikasi, atau konten (Sudirman, 2. METODE PELAKSANAAN Kerangka Pemecahan Masalah Dalam pengabdian masyarakat ini. Pengabdi berencana merancang kegiatan yang dapat bermanfaat bagi guru di sekolah-sekolah di Kabupaten Parung. Kabupaten Bogor. Kerangka pemecahan masalah yang akan dilaksanakan meliputi unsur-unsur berikut: Gambar 1. Kerangka Berpikir Pengabdian Masyarakat Berikut ini adalah deskripsi dari kerangka pemecahan masalah di atas: Pengumpulan data: Tim PkM mengumpulkan data guru di sekolah-sekolah di Kecamatan Parun Kabupaten Bogor. Sosialisasi guru di sekolah-sekolah di Kecamatan Parung Kabupaten Bogor: Kegiatan sosialisasi ini dilakukan sebagai wadah silaturahmi dan menyampaikan maksud dari kegiatan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam pembelajaran TIK. Kegiatan pengabdian: Memberikan pelatihan keterampilan dan penguasaan TIK kepada guru di sekolah-sekolah di Kecamatan Parun Kabupaten Bogor. Pelatihan dapat terdiri dari pembuatan PowerPoint atau video animasi untuk pembelajaran. Monitoring dan Evaluasi: Melalui monitoring dan evaluasi, pegawai dapat melihat bagaimana tujuan mereka telah tercapai dan mengidentifikasi faktor-faktor yang menentukan keberhasilan pelayanan. Metode Kegiatan Pengabdian Metode kegiatan yang digunakan pada kegiatan PkM meliputi: Konferensi Metode pengajaran telah dipilih untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang keterampilan dan kemampuan kecakapan TIK. Jika peserta diklat belum sepenuhnya memahami materi yang disampaikan oleh fasilitator, dapat langsung bertanya atau tidak perlu menunggu sesi tanya jawab. Penggunaan metode konferensi yang dipadukan dengan penggunaan aplikasi zoom meeting untuk menampilkan melakukan konferensi Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 47 Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 1. Issue 2. November 2021 Page 44 - 51 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 dengan menambahkan dokumen PowerPoint yang dilengkapi dengan gambar, termasuk penyajian video pembelajaran multimedia menggunakan ICT. Question and Answer (QnA) Metode ini dipilih untuk menunjukkan suatu proses yang dapat mempermudah penguasaan TIK oleh guru di sekolah. Pelatihan keterampilan dan kemahiran TIK Pelatihan akan diberikan kepada semua peserta, bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan keterampilan TIK peserta. TIK sudah diterapkan sejak lama, di masa pandemi seperti sekarang ini, seluruh sektor pendidikan harus siap dan mampu menggunakan TIK. Kelompok Sasaran Antara yang Strategis Dalam pengabdian ini kelompok sasaran yang dipilih adalah guru-guru sekolah yang berada di lingkungan Kecamatan. Parung. Kabupaten Bogor. Rancangan Evaluasi Dengan mengevaluasi hasil yang diperoleh dalam pengabdian ini, tim akan memantau guru-guru sekolah di kabupaten Parung yang berada di wilayah pemerintahan Bogor setelah melakukan pengabdian. Selain itu, tim pengabdian juga mengkonfirmasi kepada peserta PkM untuk kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan telah memanfaatkan TIK dan kompetensinya telah meningkat daripada sebelumnya. HASIL DAN PEMBAHASAN Masalah utama yang dihadapi guru di sekolah Kabupaten Parung adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Karena selama ini banyak guru yang hanya menggunakan sarana grup WhatsApp untuk mengirimkan pekerjaan rumah kepada siswa di kelasnya. Masih banyak guru yang belum menggunakan alat bantu belajar lainnya, seperti presentasi atau dalam bentuk powerpoint, video, google class, zoom meeting, google meeting, dll. Oleh karena itu, peran guru di sekolah ini sangat penting agar di masa pandemi seperti ini siswa tidak merasa bosan dalam belajar dan siswa memahami penyampaian materi yang disampaikan guru kepada siswa. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan melatih guru-guru di Kabupaten Parung tentang bagaimana memanfaatkan TIK dengan baik agar proses belajar mengajar lebih menyenangkan dan meningkatkan minat belajar siswa. Hal ini mendorong kami sebagai kelompok pengabdian masyarakat di Universitas Dian Nusantara untuk memberikan pelatihan upskilling guru bidang TIK (Teknologi Informasi dan Komunikas. , dan dalam kegiatan ini kami tidak hanya memberikan pelatihan tetapi juga tips agar pembelajaran menjadi menyenangkan untuk siswa. Alasan mengapa kami memilih untuk memperkuat keterampilan guru dalam penguasaan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikas. karena Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam meningkatkan keterampilan dalam TIK sangat mendukung model pembelajaran Inovatif yang sesuai dengan kebutuhan Abad 21 dan revolusi industri 4. Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 48 Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 1. Issue 2. November 2021 Page 44 - 51 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Kegiatan tindak lanjut yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan literasi TIK guru antara lain: Mengundang guru-guru dari sekolah-sekolah di Kabupaten Parung untuk mengikuti kegiatan webinar. Menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan sosialisasi kepada seluruh guru yang dilakukan secara online melalui zoom meeting. Mendorong para guru untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang pendidikan yang ditetapkan pemerintah untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan keterampilan TIK. Menyempurnakan berbagai media dan materi dapat mendorong peningkatan keterampilan TIK, memberikan tutorial powerpoint yang menarik atau video pembelajaran animasi menggunakan aplikasi Kinemaster, salah satunya. Mendorong guru untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan berbagai strategi dan metode e-learning, meskipun tidak semua sekolah dapat menerapkannya secara efektif. Sekolah perlu melakukan studi banding dengan sekolah lain yang dianggap lebih maju agar dapat menjadi acuan bagi guru sekolah. Realisasi Kegiatan Tahap persiapan Mengembangkan program kegiatan masyarakat yang dibutuhkan oleh guru sekolah di kabupaten Parung dan mengumpulkan materi webinar. Dalam mempersiapkan sarana dan prasarana webinar, tim membuat materi yang disesuaikan dengan kebutuhan guru untuk meningkatkan literasi TIK. Tahap implementasi Kegiatan webinar bertujuan untuk memperjelas tujuan dari layanan non profit yaitu memberikan sosialisasi untuk meningkatkan literasi TIK. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dian Nusantara, mahasiswa Universitas Dian Nusantara, dan para guru dari sekolah-sekolah di kabupaten Parung yang mengikuti program tersebut. Setelah kegiatan sosial yang berlangsung, juga diberikan tutorial penggunaan TIK, antara lain presentasi dance dan presentasi video yang menarik menggunakan software Kinemaster. Kegiatan ini dibimbing oleh tim Pengabdian kepada Masyarakat dan mahasiswa Universitas Dian Nusantara dalam melakukan kegiatan ini. Tahap monev Tahap monitoring dipusatkan oleh tim pelaksana untuk setiap kegiatan yang dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai rencana. Pada tahap evaluasi, satu minggu setelah observasi, guru yang mengikuti kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan kemampuannya dan secara bertahap menguasai TIK yang digunakan dalam proses pembelajaran. Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 49 Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 1. Issue 2. November 2021 Page 44 - 51 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Gambar 2. Kegiatan Sosialisasi Melalui Zoom Meeting Gambar 3. Peserta Guru Yang Mengikuti Kegiatan PkM Dukungan dan Masalah yang dihadapi Sekolah peserta mendukung penuh kelancaran kegiatan peningkatan literasi guru dalam kemampuan TIK di tengah pandemi Covid 19 yang mengharuskan guru belajar secara Antusiasme guru mengikuti kegiatan ini dan semangatnya mengikuti kegiatan ini selama acara berlangsung. Permasalahan yang terjadi adalah guru belum memahami penggunaan TIK, karena hanya menggunakan bantuan whatsapp untuk digunakan dalam proses pendidikan dan pembelajaran selama ini. PENUTUP Kesimpulan Secara keseluruhan, peserta peningkatan kemampuan TIK adalah guru sekolah di kabupaten Parung. Suasana ceria sangat semarak karena para peserta sangat antusias memahami pemanfaatan TIK dalam proses pendidikan dan pembelajaran. Secara keseluruhan, peserta mengatakan kegiatan sosial ini menarik, dan banyak yang merasa ini adalah keterampilan baru untuk membuat presentasi yang menarik dalam proses kelas bagi siswa. Kegiatan ini dapat dijadikan sebagai sarana komunikasi, silaturahmi dan sosialisasi dengan civitas Universitas Dian Nusantara dan sebagai bentuk tanggung jawab sosial. Saran