ANALISIS PROFITABILITAS DALAM MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PADA PT. TIMAH (PERSERO) TBK PERIODE TAHUN 2017Ae 2019 Dewi Astini1. Imam Nazarudin Latif2. EY. Suharyono3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda Email : dewi. astinii77@gmail. Keywords: performance, profitability, npm, roa, roe ABSTRACT This researcher uses the calculation of PT. Timah (PERSERO) financial performance in 2017-2019 in terms of the profitability ratio aspect, namely the net profit margin has decreased in 2017-2019. The profitability ratio, namely return on assets, decreased in 2017-2019. The profitability ratio, namely return on equity, increased in 2017-2019 Results of PT Timah (PERSERO) financial performance assessment for 20172019 in terms of the profitability ratio aspect, namely the net profit margin decreased in 2017-2019, due to the lower tin price in 2018 compared to the previous year as well as a combination of weaker refined tin prices, suppressing production costs and interest expense. The profitability ratio using return on assets 2017-2019 decreased due to the decline in net income and total assets from the 2017-2019 sales The profitability ratio using return on equity 2017-2019 decreased due to decreased net income and total equity. PENDAHULUAN Latar Belakang Perekonomian saat ini dipengaruhi perubahan kondisi sosial dan ekonomi serta persaingan yang ketat merupakan tantangan tersendiri yang tidak mungkin dapat dihindari oleh perusahaan, oleh karena itu suatu perusahaan harus mampu mengambil langkah-langkah strategis guna memenangkan pasar sebab perusahaan sebagai salah satu unit ekonomi biasanya bertujuan mengejar keuntungan yang maksimal dengan mengelola kegiatan dengan sebaikbaiknya. Menurut Harahap . Laporan keuangan perusahaan merupakan suatu deskripsi usaha yang dapat memberikan gambaran tentang keadaan keuangan perusahaan yang merupakan umpan balik atas segala apa yang telah dilakukan dan imbasnya terhadap perusahaan. Pimpinan perusahaan atau manajer sangat berkepentingan terhadap laporan keuangan. Setiap perusahaan tentu saja selalu melaporkan kinerja keuangan perusahaan dengan melaporkan laporan keuangan. Didalam laporan keuangan sendiri terdapat laporan neraca dan laba rugi yang di gunakan untuk menilai dan melihat kinerja suatu perusahaan. Selain itu juga dalam pelaporan terdapat informasi - informasi penting berkaitan tentang perusahaan. Analisis rasio keuangan sangat diperlukan bagi penilaian prestasi yang telah dilakukan oleh sebuah Penelitian ini lebih memfokuskan kepada rasio profitabilitas dengan menggunakan variable seperti NPM (Net Profit Margi. ROA (Return On Asset. , dan ROE (Retun On Equit. Teknik analisa yang peneliti gunakan dalam analisa laporan keuangan, yaitu metode dan teknik analisa dengan cara membandingkan laporan keuangan untuk dua periode atau lebih. Munawir . 2: . Menurut Irham Fahmi . profitabilitas adalah : AuRasio yang mengukur efektivitas manajemen secara keseluruhan yang ditunjukan oleh besar kecilnya tingkat keuntungan yang diperoleh dalam hubungannya dengan penjualan maupun investasiAy. Peneliti menggunakan rasio Profitabilitas yaitu rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan PT. Timah (PERSERO) Tbk dalam mencari keuntungan atau laba dengan menggunakan variabel serta tujuan sebagai berikut : Net Profit Margin (NPM) untuk mengukur laba bersih sesudah pajak lalu dibandingkan dengan volume penjualan. Return on Assets (ROA) untuk mengukur kemampuan perusahaan secara keseluruhan dalam menghasilkan keuntungan dengan jumlah keseluruhan aktiva yang tersedia didalam perusahaan. Return On Equity (ROE) untuk mengukur pengembalian atas ekuitas saham biasanya digunakan untuk mengukur tingkat laba yang dihasilkan dari investasi pemegang saham. Perusahaan PT. Timah persero Tbk perlu menganalisa kinerja keuangan agar bisa menilai dan melaksanakan tugas sesuai dengan tujuan yang ditetapkan terlebih dahulu Menurut annual report tahun 2017 AuPerseroan berhasil meningkatkan kinerja pada tahun 2017 dengan hasil memuaskan, yang ditandai dengan peningkatan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp502,42 miliar atau meningkat 99,40% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ay Menurut annual report tahun 2018 Kinerja keuangan PT. TIMAH tahun 2018 cukup baik dengan laba sebesar Rp531 miliar dan total aset sebesar Rp15. 118 miliar. Pencapaian laba ini lebih baik dibandingkan dengan tahun 2017 meskipun rata-rata harga timah tahun 2018 lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sementara itu, kinerja keuangan Perseroan tahun 2018 juga tercatat lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2018 Perseroan mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 19,88% menjadi Rp11. 050 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp9. 217 miliar Menurut annual report tahun 2019 dengan kerja keras Direksi dan seluruh jajaran, total aset Tahun 2019 meningkat 33,77% dibandingkan Tahun 2018 dari Rp15,22 triliun menjadi Rp20,36 triliun. Pendapatan usaha juga meningkat sebesar 75,21%, dari Rp11,02 triliun menjadi Rp. 19,30 triliun. Dari sisi operasional, pangsa pasar Tahun 2019 meningkat menjadi 19,74% dibandingkan Tahun 2018 sebesar 9,46%. Volume produksi bijih timah, produksi logam timah dan penjualan logam timah Tahun 2019 meningkat berturutturut sebesar 85,24%, 128,41%, dan 100,20% dibandingkan Tahun 2018. Namun demikian kerja keras yang dilakukan tersebut belum dapat membukukan kinerja keuangan yang menggembirakan, karena pada Tahun 2019 Perseroan membukukan kerugian bersih sebesar Rp611,28 miliar. Sumber. http://w. com/v3/ina/laporan-laporan-tahunan/ Rumusan Masalah Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan pada latar belakang, maka yang menjadi rumusan masalah dalam penilitian ini adalah Apakah Kinerja Keuangan PT. Timah (PERSERO) Tbk periode tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 ditinjau dari Net Profit Margin mengalami peningkatan ? Apakah Kinerja Keuangan PT. Timah (PERSERO) Tbk periode tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 ditinjau dari Return On Assets mengalami peningkatan ? Apakah Kinerja Keuangan PT. Timah (PERSERO) Tbk periode tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 ditinjau dari Return On Equity mengalami peningkatan ? Hipotesis Berdasarkan latar belakang, perumusan masalah, tujuan penelitian, dan dasar teori, maka rumusan hipotesis adalah sebagai berikut : H1 : Kinerja Keuangan PT. Timah (PERSERO) Tbk periode tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 ditinjau dari Net Profit Margin mengalami peningkatan. H2 : Kinerja Keuangan PT. Timah (PERSERO) Tbk periode tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 ditinjau dari Return On Assets mengalami peningkatan. H3 : Kinerja Keuangan PT. Timah (PERSERO) Tbk periode tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 ditinjau dari Return On Equity mengalami peningkatan. METODE Definisi Operasional Profitabilitas yaitu rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan PT. Timah . Tbk dalam mencari keuntungan atau laba. Return on Assets (ROA) merupakan pengukuran kemampuan perusahaan secara keseluruhan dalam menghasilkan keuntungan dengan jumlah keseluruhan aktiva yang tersedia didalam perusahaan. Return n Equity (ROE) merupakan pengembalian atas ekuitas saham biasanya digunakan untuk mengukur tingkat laba yang dihasilkan dari investasi pemegang saham. Net Profit Margin (NPM) yang digunakan untuk mengukur laba bersih sesudah pajak lalu dibandingkan dengan volume penjualan. Teknik pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti untuk mendapatkan data sekunder dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan . ibrary researc. yang berupa dokumen. Dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen bisa berbentuk tulisan, gambar atau karya-karya. Dalam metode ini data yang diperoleh yaitu berupa laporan keuangan perusahaan periode 2017-2019, yang diunduh dari situs Bursa Efek Indonesia. Alat Analisis Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif berdasarkan analisis profitabilitas. Analisis profitabilitas ditinjau dari Return on Assets (ROA) Return n Equity (ROE) dan Net Profit Margin (NPM) Perhitungan net profit margin (NPM) dengan menggunakan rumus : EAT x 100% Penjualan Perhitungan return on assets (ROA) dengan menggunakan rumus : EBIT x 100% Total Aktiva Perhitungan return on equity (ROE) dengan menggunakan rumus : EAT x 100% Modal Sendiri HASIL DAN PEMBAHASAN Perhitungan Analisis Rasio Profitabilitas pada PT Timah (PERSERO) Tbk Perhitungan rasio profitabilitas menggunakan rasio NPM. ROA. ROE Net Profit Margin Berdasarkan hasil penelitian pada bab sebelumnya maka dapat dihitung nilai Net Profit Margin guna untuk mengukur kinerja keuangan selama tahun 2017-2019 sebagai berikut : yayaycN ycu 100% Penjualan Rp. NPM Tahun 2017 = x 100% Rp 9. = 5,45% NPM tahun 2017 adalah 5,45%. Hal ini menunjukkan bahwa pada setiap Rp. 1,penjualan, akan memperoleh keuntungan sebesar Rp. 0,0545. Rp. NPM Tahun 2018 = x 100% Rp. = 4,81% NPM tahun 2018 adalah 4,81%. Hal ini menunjukkan bahwa pada setiap Rp. 1,penjualan, akan memperoleh keuntungan sebesar Rp. 0,0481. Rp . NPM Tahun 2019 = x 100% Rp 19. = -3,17% NPM tahun 2019 adalah -3,17%. Hal ini menunjukkan bahwa pada setiap Rp. 1,penjualan, akan memperoleh keuntungan sebesar Rp. -0,0317. Return On Assets (ROA) Berdasarkan hasil penelitian pada bab sebelumnya maka dapat dihitung nilai Return On Assets guna untuk mengukur kinerja keuangan selama tahun 2017-2019 sebagai berikut EBIT x 100% Total Aktiva Rp. ROA Tahun 2017 = x 100% Rp . 1,876. = 6,03% ROA tahun 2017 adalah 6,03%. Hal ini menunjukkan bahwa setiap Rp. 1,- total aktiva yang digunakan, perusahaan memperoleh pengembalian sebesar Rp. 0,0603. Rp. ROA Tahun 2018 = x 100% Rp 15. = 5,07% ROA tahun 2018 adalah 5,07%. Hal ini menunjukkan bahwa setiap Rp. 1,- total aktiva yang digunakan, perusahaan memperoleh pengembalian sebesar Rp. 0,0507. Rp. ROA Tahun 2019 = x 100% Rp 20. = -3,54% ROA tahun 2019 adalah -3,54%. Hal ini menunjukkan bahwa setiap Rp. 1,- total aktiva yang digunakan, perusahaan memperoleh pengembalian sebesar Rp. -0,0354. Return On Equity (ROE) Berdasarkan hasil penelitian pada bab sebelumnya maka dapat dihitung nilai Return On Equity guna untuk mengukur kinerja keuangan selama tahun 2017-2019 sebagai berikut : Rp 502. ROE Tahun 2017 = x 100% Rp 6. = 8,28% ROE Tahun 2017 adalah 8,28% Hal ini menunjukan bahwa tiap Rp. 1,- dari ekuitas, perusahaan memperoleh laba bersih Rp. Rp 531. ROE Tahun 2018 = x 100% Rp 6. = 8,15% ROE Tahun 2018 adalah 8,15% Hal ini menunjukan bahwa tiap Rp. 1,- dari ekuitas, perusahaan memperoleh laba bersih Rp. Rp . ROE Tahun 2019 = x 100% Rp 5. = -11,62% ROE Tahun 2019 adalah -11,62% Hal ini menunjukan bahwa tiap Rp. 1,- dari ekuitas, perusahaan memperoleh laba bersih Rp. - 0. PEMBAHASAN Hasil analisis rasio Profitabilitas dapat mengambarkan dan menunjukan mengenai menurun atau meningkat PT. Timah (PERSERO) Tbk selama periode tahun 2017 sampai 2019 sebagai berikut : Tabel 1. Perhitungan dan rata rata rasio profitabilitas periode 2017-2019 Profitabilitas 2017 NPM 5,45% ROA 6,03% ROE 8,28% Tahun 4,81% 5,07% 8,15% -3,17% -3,54% -11,62% Rata-rata 2,36% 2,52% 1,60% Menurun Menurun Menurun (Sumber : Data Diolah oleh Peneliti 2. Net Profit Margin Net Profit Margin atau margin laba bersih adalah merupakan keuntungan penjualan setelah menghitung biaya/beban bunga dan pajak penghasilan. Semakin tinggi Net Profit Margin, semakin baik operasi suatu perusahaan. Net Profit Margin Pada tahun 2017 diketahui 5,45%. Net Profit Margin Pada tahun 2018 diketahui 4,81%. Terjadi penurunan NPM dari tahun 2017 sampai 2018, penurunan disebabkan harga timah tahun 2018 lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Meskipun begitu laba tahun berjalan dan penjualan bersih meningkat dari tahun 2017 sampai Net Profit Margin Pada tahun 2018 diketahui 4,81%. Net Profit Margin Pada tahun 2019 diketahui -3,17%. Terjadi penurunan NPM dari tahun 2018 sampai 2019, penurunan disebabkan laba tahun berjalan dan penjualan bersih meningkat dari tahun 2018 Namun demikian perseroan belum dapat membukukan kinerja keuangan yang menggembirakan, karena pada Tahun 2019 Perseroan membukukan kerugian bersih sebesar Rp611,28 miliar, ini disebabkan kombinasi dari pelemahan harga logam timah, penekanan beban produksi dan beban bunga mempengaruhi kinerja keuangan perseroan selama periode 2019. Rata-rata (Net Profit Margi. NPM periode 2017 sampai 2019 sebesar 2,36% sehingga mengalami penurunan. Penurunan terjadi pada (Net Profit Margi. NPM periode 2017 sampai 2019 dikarenakan harga timah tahun 2018 lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya serta kombinasi dari pelemahan harga logam timah, penekanan beban produksi dan beban bunga. Return On Assets (ROA) Return on Assets merupakan salah satu rasio profitabilitas yang dapat mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari aktiva yang digunakan. Semakin tinggi ROA, semakin besar pula tigkat keuntungan yang dicapai oleh perushaan tersebut dan semakin baik pula posisi perusahaan tersebut dari segi penggunaan asset. Return On Assets Pada tahun 2017 diketahui 6,03%. Return On Assets Pada tahun 2018 diketahui 5,07%. Terjadi penurunan ROA dari tahun 2017 sampai 2018, disebabkan pada laporan posisi keuangan yaitu kas dan setara kas mengalami penurunan pada asset lancar, piutang lain lain mengalami penurunan pada asset tidak lancar, dan pada posisi laporan laba rugi yaitu beban umum dan administrasi, beban penjualan, serta beban keuangan mengalami Return On Assets Pada tahun 2018 diketahui 5,07%. Return On Assets Pada tahun 2019 diketahui -3,54%. Terjadi penurunan ROA dari tahun 2018 sampai 2019, disebabkan karena laba bersih menurun dari tahun 2017 sampai 2019. Total aktiva meningkat dari tahun 2018 Rata-rata Return On Asset (ROA) periode 2017 sampai 2019 sebesar 2,52% sehingga mengalami penurunan. Penurunan terjadi pada Return On Asset (ROA) periode 2017 sampai 2019 disebabkan karena laba bersih dan total aktiva menurun dari tahun 2017 sampai 2019. Return On Equity (ROE) Return On Equity (ROE) yaitu pembagian laba bersih setelah pajak dengan modal sendiri. ROE yang tinggi berarti para pemegang saham akan memperoleh dividen yang tinggi pula dan kenaikan ROE akan menyebabkan kenaikan saham Return On Equity Pada tahun 2017 diketahui 8,28%. Return On Equity Pada tahun 2017 diketahui 8,15%. Terjadi penurunan ROE dari tahun 2017 sampai 2018, disebabkan karena laba bersih menurun dari tahun 2017 sampai 2018. Total Ekuitas meningkat dari tahun 2017 Return On Equity Pada tahun 2018 diketahui 8,15%. Return On Equity Pada tahun 2019 diketahui -11,62%. Terjadi penurunan ROE dari tahun 2018 sampai 2019, disebabkan karena laba bersih menurun dari tahun 2018 sampai 2019. Total Ekuitas menurun dari tahun 2018 Rata-rata Return On Equity (ROE) periode 2017 sampai 2019 sebesar 1,60% sehingga mengalami penurunan. Penurunan terjadi pada Return On Equity (ROE) periode 2017 sampai 2019 dikarenakan laba bersih dan total Ekuitas menurun. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan analisis diatas maka peneliti dapat menyimpulkan sebagai berikut: Kinerja keuangan perusahaan PT. Timah (PERSERO) Tbk ditinjau dari rasio Profitabilitas (Net Profit Margi. selama periode 2017 sampai dengan 2019 menurun, dikarenakan laba tahun berjalan dan penjualan menurun. Kinerja keuangan perusahaan PT. Timah (PERSERO) Tbk ditinjau dari rasio Profitabilitas Return On Asset (ROA) selama periode 2017 sampai dengan 2019 menurun, disebabkan karena laba bersih dan total aktiva menurun. Kinerja keuangan perusahaan PT. Timah (PERSERO) Tbk ditinjau dari rasio Profitabilitas Return On Equity (ROE) selama periode 2017 sampai dengan 2019 menurun, disebabkan karena laba bersih dan total ekuitas menurun. Saran Beberapa saran yang dapat peneliti sampaikan berdasarkan penelitian yang telah dilakukan adalah: Perusahaan Perusahaan diharapkan agar lebih meningkatkan efektivitas dan efisiensi pada perusahaan, jika kinerja keuangan di dalam perusahaan baik maka akan memberikan kontribusi yang baik juga, sebaliknya jika kinerja keuangan di dalam perusahaan buruk maka akan sangat beresiko bagi perusahaan. Investor Investor sebaiknya melakukan pertimbangan dan menyikapi segala hal yang berkaitan dengan kinerja keuangan di dalam perusahaan ini, karena kinerja keuangan di dalam suatu perusahaan sangat berperan penting dalam kelangsungan hidup suatu perusahaan. Penelitian Selanjutnya Peneliti selanjutnya yang menggunakan penelitian yang sama disarankan untuk menambah variabel-variabel lainnya juga dan memperpanjang tahun periode yang pengamatan penelitian, sehingga data yang diolah lebih mewakilkan hasil dari kinerja keuangan suatu REFERENCE