Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 PENGARUH MEDIA PACKET TRACER TERHADAP KREATIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TIK Sukril Hadi. Ary Purmadi Fakultas Ilmu Pendidikan. IKIP Mataram sukrilelbarcaa@yahoo. id, arypurmadi@ikipmataram. ABSTRAK Permasalahan yang terjadi di lapangan yaitu media pembelajaran yang diterapkan oleh guru kurang bervariasi, yaitu hanya menggunakan media seperti LCD,media gambar, dan media berupa video yang monoton dan kurang mendukung dalam proses pembelajaran dalam mata pelajaran khususnya TIK guru juga kebanyakan hanya menjelaskan teori di dalam kelas dan kurang melakukan praktik sehingga menyebabkan siswa kurang mampu mengeksplorasikan kreativitasnya sehingga kreativitas belajar siswa kurang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket sebagai metode pokok sedangkan dokumentasi, observasi dan wawancara sebagai metode pelengkap. Teknik analisis data menggunakan analisis data statistik dengan rumus t-test. Hasil analisis diperoleh nilai t-hitungsebesar 15,768 dan nilai t-tabel pada taraf Signifikansi5% dengan db(N-. = 23-1=22 lebih besar daripada nilai t-tabel . ,768 > 1,. , berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berbunyi: AdaPengaruh Media Packet Tracer Terhadap Kreativitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran TIK Kelas IX di SMPN 2 Pujut Kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018, sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini AusignifikanAy. Kata Kunci: Media Packet Tracer. Kreativitas Belajar dan dipakai oleh guru dalam proses PENDAHULUAN Perkembangan mempengaruhi setiap bidang dan aspek memegang peran besar untuk mencapai kehidupan, termasuk bidang pendidikan. keberhasilan anak didik. Teknologi pendidikan dalam arti teknologi Seorang guru dalam melaksanakan adalah alat yang lebih menekankan pada kompetensi pendidikan dituntut untuk memiliki kemampuan secara metodologis dalam hal perancangan dan pelaksanaan Dengan Termasuk di dalamnya teknologi dalam dunia pendidikan maka penguasaan, pemanfaatan dan penciptaan berbagai bahan belajarpun telah dibuat media pembelajaran yang sesuai karena Halaman | 83 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 penggunaan media pembelajaran disadari merupakan Auperangkat lunak yang dapat digunakan untuk melakukan simulasi pembelajaran baik di dalam maupun di jaringanAy. luar kelas. Media yang beraneka ragam menyediakan alat bagi siswa dan berlatih menumbuhkan kreativitas peserta didik untuk dapat diterapkan sebelum membuat dalam proses pembelajaran serta mampu jaringan yang benar-benar nyata. Guru mendorong dan memotivasi peserta didik untuk lebih giat belajar dan membantu menguasai, serta mampu menggunakan alat-alat yang tersedia dalam mencapai Tujuan tujuan pembelajaran yang diharapkan. Dalam Untuk pembelajaran penentuan materi pelajaran, pengetahuan dan pemahaman yang cukup metode dan sumber belajar serta media tentang media pembelajaran, khususnya media pembelajaran packet tracer yang sehingga tercapainya tujuan pembelajaran akan diterapkan di SMPN 2 Pujut. Dengan yang diinginkan. Pembelajaran akan lebih bermakna manakala menarik minat siswa pembelajaran dapat dirancang sedemikian rupa agar tidak begitu rumit daripada yang memahami materi karena penyajiannya tampak di dunia nyata, sehingga siswa dengan dilengkapi media sebagai sarana bisa dengan mudah dan cepat menguasai skill yang tentu saja akan sangat sulit Sehubungan dengan hal tersebut, salah ketika mereka mencoba menguasainya di satu langkah agar seorang guru dapat dunia nyata. menciptakan suasana kelas yang kondusif. Berdasarkan hasil observasi di menyenangkan dan menarik minat siswa lapangan khususnya di kelas IX SMPN 2 Pujut mengembangkan media packet tracer. pembelajaran yang diterapkan oleh guru Mulyadi . 3: . menyatakan bahwa menggunakan media seperti LCD, media Halaman | 84 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 gambar, dan media berupa video yang Packet monoton dan kurang mendukung dalam Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran TIK proses pembelajaran sehingga kreativitas Kelas IX di SMPN 2 Pujut Kabupaten Lombok 2017/2018Ay. Dalam TIK kebanyakan hanya menjelaskan materi di Tracer Terhadap Tengah Kreativitas Tahun Pelajaran Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya Pengaruh praktek serta penggunaan LAB komputer Media Packet tracer Terhadap Kreativitas tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran TIK dalam proses pembelajaran. Sehingga Kelas IX di SMPN 2 Pujut Kabupaten Lombok mengeksplorasikan kreativitasnya. Dalam Tengah Tahun Pelajaran Kreativitas 2017/2018. hasil dari proses interaksi antara individu dan lingkungan yang tercermin dalam semangat siswa untuk secara aktif ikut terlibat dalam pengalaman belajarnya. Barron dan Harrington . alam Pemilihan Maya, 2017: . menyatakan bahwa packet tracer ini diharapkan mampu kreativitas belajar adalah Aukemampuan meningkatkan kreativitas belajar siswa untuk menciptakan sesuatu yang baru, pada mata pelajaran TIK, karena media pembelajaran packet tracer tidak hanya Sedangkan Elisa . 6: . menyatakan membuat siswa aktif dalam mengikuti bahwa kreativitas belajar adalah Ausuatu proses belajar mengajar, tetapi media kondisi, sikap, kemampuan, dan proses packet tracer ini juga dapat memberikan perubahan tingkah laku seseorang untuk manusiaAy. meningkatkan inisiatif dan partisipasi mencari pemecahan masalah yang lebih siswa dalam proses pembelajaran. Oleh efisien dan unik dalam proses belajarAy. sebab itu, maka peneliti mengadakan AuPengaruh Media Halaman | 85 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 Dari uraian diatas maka dapat packet tracer merupakan suatu perangkat disimpulkan bahwa kreativitas belajar lunak . yang digunakan untuk melatih siswa membuat simulasi jaringan menciptakan sesuatu yang baru atau untuk meningkatkan pemahaman serta mengembangkan keterampilan. pemecahan masalah. METODE PENELITIAN Kreativitas belajar berhubungan Pada penelitian ini menggunakan dengan penemuan sesuatu, mengenai hal yang menghasilkan yang baru dengan pendekatan eksperimen one group pretest menggunakan sesuatu yang telah ada. posttest design. Dengan cara ini, hasil Sesuatu yang baru itu mungkin berupa perlakuan dapat diketahui lebih akurat karena dapat membandingkan dengan sebelum diberi perlakuan dan sesudah kesastraan dan lain-lain. diberi perlakuan. Agar penelitian ini Mufadhol . 2: . terencana dengan baik sesuai langkah- packet tracer merupakan Ausuatu software langkah yang telah di ambil mengenai gambaran proses yang detail tentang komputer, dengan menggunakan paket penelitian, maka diperlukannya sebuah aplikasi ini administrator jaringan dapat Terkait mengetahui secara pasti sistem jaringan yang adaAy. Sedangkan Dian dan Onno . 6: . menyatakan bahwa media packet tracer adalah Ausoftware simulator Adapun jaringan yang diluncurkan oleh cisco menggunakan dua variabel yang saling system yang difungsikan sebagai media berkaitan, yaitu dengan penggunaan media packet tracer sebagai variabel X . ariabel penelitian simulasi jaringan komputerAy. Dari beba. , terhadap kreativitas belajar siswa sebagai variabel Y . ariabel terika. Pada disimpulkan bahwa media pembelajaran penelitian ini dilakukan perlakuan yang Halaman | 86 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 berbeda untuk hasil yang didapat pada subyek penelitian. Adapun yang menjadi pretest dan posttest. Dengan kemajuan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX di SMPN 2 Pujut disimpulkan bahwa media packet tracer yang berjumlah 101 siswa yang terdiri dari tersebut mempengaruhi kreativitas belajar 4 kelas. Data yang diperlukan berupa dan karakteristik yang dimiliki oleh dengan menggunakan media packet tracer populasi, maka penentuan obyek dari dalam proses pembelajaran yang diperoleh peneltian ini diambil dari jumlah populasi melalui angket sebagai metode pokok, yang ada agar penelitian ini tidak bersifat Sampel adalah sebagian dari jumlah metode pelengkap. Sugiyono menyatakan bahwa Ausampel adalah bagian penelitian, perlu adanya sasaran atau dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki subyek penelitian sehingga ruang lingkup dalam penelitian tepat dan terarah sesuai Suharsimi . 0: . menyatakan bahwa dengan permasalahan yang akan dieliti. Ausampel adalah sebagian atau wakil dari Sugiyono . 5: . mengatakan bahwa Aupopulasi adalah wilayah generalisasi penelitianAy. Dalam tersebutAy. Sedangkan yang terdiri atas obyek atau subyek yang Untuk menentukan sampel yang mempunyai kualitas dan karakteristik akan digunakan dalam penelitian ini tertentu yang ditetapkan oleh peneliti adalah dengan secara acak sehingga pengambilan sampel ini disebut random kesimpulannyaAy. Sedangkan Suharsimi Sehubungan dengan besarnya . 0: . menyatakan bahwa Aupopulasi populasi dari keseluruhan siswa yang penelitianAy. penelitian ini besar sampel adalah 20 % Berdasarkan pendapat diatas dapat dari jumlah populasi 101 siswa, dengan jumlah sampel yang diambil 23 siswa keseluruhan individu yang akan menjadi Halaman | 87 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 kelas IX A dari jumlah keseluruhan populasi tersebut. Teknik merupakan cara yang digunakan untuk Dalam sebuah penelitian dibutuhkan mendapatkan data, metode menunjukkan beberapa instrumen yang dapat menunjang suatu cara sehingga dapat diperlihatkan dapat berlangsung, agar penelitian yang wawancara, pengamatan, tes, dokumentasi dilakukan dapat berjalan sesuai dengan dan sebagainya. yang diharapkan. Sugiyono . 5: . Analisis instrumen penelitian adalah Ausuatu alat yang digunakan mengukur fenomena alam sehingga karakteristik data tersebut bisa maupun sosial yang diamatiAy. Sedangkan dipahami dan dimanfaatkan untuk solusi Suharsimi permasalahan terutama masalah yang penelitian adalah Aualat yang digunakan berkaitan dengan penelitian. Analisis data merupakan kegiatan setelah data dari menggunakan metodeAy. Hulfian . seluruh responden atau sumber data lain . instrumen penelitian merupakan Aualat Dalam penelitian kuantitatif, yang digunakan dalam pengambilan data teknik analisis data yang digunakan sudah pada proses penelitian baik itu alat pakai jelas, yaitu untuk menjawab rumusan atau alat berupa pelaksanaan tesAy. masalah dalam penelitian atau menguji . Adapun format tabel skala Likert hipotesis yang telah dirumuskan dalam yang digunakan sebagai berikut: Tabel 1. Skala Likert kuantitatif, maka teknik analisis data Jawaban Skor Sangat Setuju (SS) Setuju (S) Kurang Setuju (KS) Tidak Setuju (TS) Sangat Tidak Setuju (STS) Karena menggunakan metode statistik yang telah tersedia (Sugiyono, 2014: . Untuk menganalisa data, peneliti mengumpulkan dan mengolah data secara kuantitatif dari format observasi dan format penilaian . njuk kerj. dari setiap Sugiyono . 9: . Halaman | 88 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 Sehubungan dengan penelitian ini, maka Tabel 2. Tabel Kerja Pengujian Hipotesis Kode Subyek Pretest Postest ANP 6,347 yang digunakan dalam penelitian ini AINP -3,306 adalah analisis data statistik dengan rumus ASNP 7,347 -17,653 -311,62 t-test. 11,347 128,75 -0,635 -0,426 FBR 11,347 128,75 sesuai dengan gejala yang diteliti yaitu pengaruh media packet tracer terhadap kreativitas belajar siswa. Maka rumus HASIL DAN PEMBAHASAN -M. Ocx2d 40,284 9,347 87,366 GAL 7,347 53,978 AuAda -13,653 -186,40 -32,653 -1,066,21 Pengaruh Media Packet Tracer Terhadap INT -1,653 -2,732 Kreativitas Belajar Siswa Pada Mata -9,653 -93,180 LTBA -11,653 -137,79 Pada bab II diajukan hipotesis (H. Pelajaran TIK Kelas IX di SMPN 2 Pujut -27,653 -764,68 Tahun 11,347 128,75 Pelajaran 2017/2018. Maka perlu diubah MCY 10,347 107,060 -9,653 -93,180 1,347 1,814 Kabupaten Lombok Tengah terlebih dahulu ke dalam hipotesis nol (H0 ) sehingga berbunyi AuTidak Ada Pengaruh Media Packet Tracer Terhadap Kreativitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran TIK Kelas IX di SMPN 2 Pujut Kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018. Setelah SLA 9,347 87,366 WGP -19,653 386,240 5,347 28,590 -0,653 -0,426 kreativitas belajar dari kuesioner, maka pengolahan data yang telah dikumpulkan dengan metode angket guna menguji Setelah data yang terdapat dalam tabel diatas, selanjutnya dianalisis dengan t-test Halaman | 89 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 OcyeI besar dari nilai t-tabel . ,768 > 1,. = 23 = 12. ycA Md = yc= karena t-hitung lebih besar dari t-tabel, maka penelitian ini signifikan. Hal ini Oc ycu2ycc OoN. Oe. berarti bahwa hipotesis nihil (H0 ) yang 12,347 diajukan ditolak dan sebaliknya hipotesis 190,766 Oo 23. alternatif yang diajukan diterima, maka 12,347 dapat ditarik kesimpulan bahwa: Ada 190,766 Pengaruh Media Packet Tracer Terhadap Oo Kreativitas Belajar Siswa Pada Mata 12,347 = Oo0. Pelajaran TIK Kelas IX di SMPN 2 Pujut 12,347 Kabupaten 0,783 Pelajaran 2017/2018. = 15,768 Lombok Tengah Tahun Hal tersebut terbukti dengan nilai rata-rata PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian yang penerapan media pembelajaran packet dilakukan di SMPN 2 Pujut, maka tracer dibandingkan dengan nilai rata-rata berdasarkan hasil data yang diperoleh dan setelah dianalisis menggunakan rumus t- packet tracer. Media pembelajaran packet test dapat diketahui nilai frekuensi tracer digunakan untuk meningkatkan observasi . re-tes. adalah 2097 dan 2381 kreativitas belajar dan minat belajar siswa adalah nilai frekuensi harapan . ost- supaya siswa tidak lambat dalam berfikir ycyceycy. Setelah semua nilai telah diketahui maka dari hasil uji t-test menunjukan nilai tidak bosan dalam menerima t-hitung sebesar 15,768 maka berdasarkan Berdasarkan hal tersebut maka dapat taraf signifikansi 5% dan db = 22 ternyata dinyatakan bahwa media packet tracer ini besarnya angka batas penolakan hipotesis layak untuk dikembangkan oleh guru sebagai pedoman dalam meningkatkan (H0 ) t-tabel 1,717 menunjukan bahwa nilai t-hitung lebih berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan menggunakan media packet tracer Halaman | 90 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 akan memberikan efek yang baik pada memiliki keterampilan dan kreativitas proses dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran TIK kelas IX di SMPN 2 Pujut sehingga tercapailah tujuan pendidikan kabupaten Lombok tengah tahun pelajaran yang diharapkan oleh sekolah sebagai 2017/2018 dengan menggunakan media lembaga pendidikan formal. packet tracer. Bagi Guru Media KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan dari hasil analisis digarapkan dapat digunakan sebagai data pembahasan pada bab IV, maka dapat pedoman untuk melakukan proses AuAda Pengaruh Media Packet Tracer Terhadap Kreativitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran TIK Kelas IX di SMPN 2 Pujut Kabupaten meningkatkan kreativitas belajar siswa Lombok khususnya pada mata pelajaran TIK di Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018Ay. Hal ini dapat dilihat dari hasil kelas IX. penelitian yaitu nilai t-hitung sebesar Bagi Siswa 15,768 dan nilai t-tabel pada taraf Dapat signifikansi 5% dengan db (N-. = 22, t-tabel kreativitas belajar serta meningkatkan keterampilan kognitif dan psikomotor Dengan pembelajaran yang . ,768>1,. , . menarik, materi akan mudah diingat Berdasarkan dari kesimpulan yang Pembelajaran diperoleh dari hasil penelitian ini maka menarik, dapat memancing rasa ingin dapat disarankan sebagai berikut: tahu yang lebih besar sehingga dapat Bagi Kepala Sekolah Diharapkan berbagai bidang yang berhubungan untuk membantu sekolahdalam upaya dengan mata pelajaran TIK maupun meningkatkan lulusan dan kredibilitas mata pelajaran lainnya. sekolah dengan adanya guru yang Halaman | 91 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 Untuk Para Peneliti Lainnya IKIP Penelitian ini dapat dijadikan salah satu Mataram. Pedoman Pembimbingan Penulisan Karya Ilmiah. Mataram. penelitian yang lebih luas dengan Margono. Metodologi Penelitian aspek-aspek yang belum terungkap Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta. pada penelitian ini. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta. DAFTAR PUSTAKA