ISSN: 3031-4208 Journal of Marketing Management and Innovative Business Review. Vol. No. Desember 2024 ANALISIS PENGARUH MEDIA PROMOSI ASURANSI JIWA TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH NASABAH PT. EQUITY LIFE INDONESIA CABANG MAKASSAR Eben Haezer Patandean1*. Andryanus Paridi2 Program Studi Manajemen. Universitas Kristen Indonesia Paulus. Makassar E-mail: ebenpatandean@gmail. Penulis korespondensi Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara media romosi asuransi jiwa terhadap peningkatan jumlah nasabah PT. Equity Life Indonesia secara regresi linear berganda, korelasi maupun Variabel yang digunakan adalah variabel independen yaitu media promosi Personal Selling ( X1 ), media promosi periklanan (X. dan variabel dependen peningkatan jumlah nasabah (Y). Hasil penelitian ini, untuk pengaruh media personal selling sebesar 0. 918 terhadap peningkatan jumlah nasabah dan pada media periklanan 923. Maka hipotesis yang menyatakan bahwa ada pengaruh media promosi personal selling dan periklanan terhadap peningkatan jumlah nasabah PT. Equity Life Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari r = 0. berarti hubungan antara media personal selling(X. dan periklanan(X. terhadap peningkatan jumalah nasabah (Y) sebesar 85,5% artinya ada hubungan yang kuat sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor faktor lain. Kata kunci: Personal selling. Periklanan. Peningkatan jumlah nasabah. Media Promosi. Asuransi Jiwa Abstract This study aims to determine whether there is an influence between life insurance promotion media on increasing the number of customers of PT. Equity Life Indonesia through multiple linear regression, correlation and The variables used are independent variables, namely Personal Selling promotion media (X. , advertising promotion media (X. and dependent variables increasing the number of customers (Y). The results of this study, for the influence of personal selling media of 0. 918 on increasing the number of customers and on advertising media of 0. 923, then the hypothesis states that there is an influence of personal selling and advertising promotion media on increasing the number of customers of PT. Equity Life Indonesia. This can be seen from r = 924 meaning the relationship between personal selling media (X. and advertising (X. on increasing the number of customers (Y) of 85. 5% meaning there is a strong relationship while the rest is influenced by other ing untuk sistem informasi. Abstract ditulis menggunakan Font Times New Roman. Italic. Keywords: Personal selling. Advertising. Increasing the number of customers. Promotional Media. Life Insurance PENDAHULUAN tahun 1987 adalah perusahaan yang bergerak dibidang asuransi jiwa individu dan kumpulan yang memiliki Visi menjadi perusahaan asuransi jiwa yang berfokus pada pelanggan dengan memberikan solusi berharga melalui berbagai jaringan distribusi dan produk-produk inovatif. PT. Equity Life Indonesia juga mampu bersaing dengan perusahaanperusahaan asuransi lainnya dengan menyajikan produk-produk modern (Unik Lin. , produk Tradisional dan Seiring dengan perkembangan teknologi dan pertumbuhan ekonomi, maka usaha pun mengalami perkembangan yang sangat begitu pesat dengan memunjukkan produk dan jasa guna memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Tidak terkecuali perusahaan yang bergerak dibidang asuransi. Salah satu perusahaan asuransi yaitu PT. Equity Life Indonesia yang berdiri sejak Patandean. H & Paridy. ANALISIS PENGARUH MEDIA PROMOSI ASURANSI JIWA TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH NASABAH PT. EQUITY LIFE INDONESIA CABANG MAKASSAR produk Hybrid . enggabungan produk modern dan tradisiona. Dengan menggunakan media promosi maka PT. Equity Life Indonesia mampu memasarkan produk unggulan mereka yaitu produk Tradisional yang saat ini sangat digemari Melalui model bisnis yang unik yaitu saluran distribusi multi-channel. PT Equity Life Indonesia berkeinginanan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat Indonesia dari seluruh lapisan ekonomi dan sosial agar dapat memiliki asuransi dengan mudah dan cepat. Hal tersebut didukung oleh rangkaian teknologi terbaru dari information Technology (IT) yang mempermudah nasabah untuk mengakses layanan dan memiliki produk kami melalui berbagai perangkat teknologi dan digital. Adapun saluran distribusi multi-channel yang PT. Equity Life meliputi: A Individual Businnes / Agency A Group Business A Business Partnership A Retail Business A Communities Market Terkhusus PT. Equity Life Indonesia hanya melakukan saluran distribusi Individual Businnes atau yang sering diperkenalkan yaitu produk tradisional dimana produk tradisional hanya berfokus pada pelayanan asuransi jiwa. Kepercayaan nasabah adalah kunci untuk selalu mengembangkan layanan pelanggan yang informatif serta menjunjung tinggi ketepatan waktu, kemudahan, keakuratan, dan dekat dengan pelanggan sesuai dengan service value yang kami miliki kepada seluruh nasabah dan partner bisnis, khususnya kepada nasabah yang memiliki life time values. Kini PT. Equity Life Indonesia Memiliki banyak sekali nasabah yang bertambah setiap Pada tahun 2022 ada sebanyak 1366 jumlah nasabah pada bulan Januari seiring berjalannya waktu jumlah nasabah PT. Equity Life Indonesia meningkat pesat hingga akhir Desember 2022 jumlah nasabah 1637 jumlah Begitu juga pada tahun 2023 terjadi peningkatan jumlah nasabah karena asuransi jiwa yang di naungi oleh PT. Equity Life Indonesia sudah banyak dikenal oleh masyarat yang ingin menggunakan jasa Asuransi jiwa sebagai perlindungannya kelak. Pada bulan Januari ada sebanyak 1731 jumlah nasabah seiring berjalannya waktu kini PT. Equity Life Indonesia semakain banyak dikenali oleh banyak kalangan hingga pada akhir tahun 2023 tercatat sebanyak 2252 jumlah nasabah yang ikut bergabung kedalam asuransi jiwa. Pada tahun 2024 peneliti hanya mengambil data sebanyak enam bulan karena belum habis tahun 2024. Namun kita dapat melihat bahwa jumlah peningkatan nasabah PT. Equity Life Indonesia memang sangat begitu sangat pesat itu dibuktikan dengan meningkatnya nasabah tiap bualannya, kita dapat melihat peningkatan jumlah nasabah pada tahun 2024 sampai Juni 2024 ada sebanyak 2784 jumlah nasabah PT. Equity Life Indonesia. Untuk mengetahui lebih jelasnya dapat melihat table dibawah ini: Tabel 1. Jumlah nasabah PT Equty Life indonesia tahun 2022 Ae2024 Tahun Bulan Jumlah Nasabah Januari Maret Mei Juli September November Januari Maret Mei Juli September November Januari Februari Maret April Mei Juni Sumber: PT. Equity Life Indonesia, 2024 Dari pemaparan latar belakang diatas, penulis tertarik untuk meneliti dengan judul Penelitian: AuAnalisis Pengaruh Media Promosi Asuransi Jiwa terhadap Peningkatan Nasabah PT. Equity Life Indonesia di MakassarAy TINJAUAN LITERATUR Konsep-Konsep Pemasaran Konsep Produksi Konsep ini mengatur tentang bagimana caranya supaya konsumen bias menyukai produk yang banyak tersedia dipasaran dengan harga yang mudah (Kotler, 2. Konsep ini berorientasi pada produksi dengan cara mengerahkan segenap upaya untuk dapat biasa Patandean. H & Paridy. ANALISIS PENGARUH MEDIA PROMOSI ASURANSI JIWA TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH NASABAH PT. EQUITY LIFE INDONESIA CABANG MAKASSAR mencapi efisiensi produk yang tinggi serta distribusi yang luas. Tugas pengusaha disini ialah memproduksi barang sebanyak mungkin, karena para konsumen dianggap bias menerima produk yang tersedia secara luas dengan daya beli produk dan jasa perusahan, keinganan dan kebutuhan pelanggan serta kegiatan-kegiatan para pesaing, pemasaran jasa juga merupakan kegiatan pokok yang perlu dilakukan oleh perusahan jasa kelangsungan hidup usahanya. Konsep Produk. Konsep ini memberikan tugas pada perusahaan untuk memproduksi produkproduk mereka dengan kualitas setinggi mungkin, karena pada konsep ini konsumen dianggap akan selalu mengutamakan kualitas produk dan banyaknya manfaat yang dapat diperoleh (Kotler & Keller, 2. Promosi. Dalam kegiatan pemasaran modern sekarang ini, kebijakan perusahaan yang terkait dengan sebuah perencanaan dan pengembangan produk lebih baik, penentuan harga yang menarik dan penetapan saluran distribusi yang mudah terjangkau, oleh karena itu konsumen sararan merupakan kegiatan pemasaran yang dilakukan didalam lingkungan perusahaan atau diantranya perusahaan dan rekannya dalam peasaran. Promosi juga merupakan komunikasi yang persuasive, mengajak, mendesak, membujuk serta (Tamara et al. , 2. mengemukakan bahwa promosi ialah semua kegiatan yang mengkomunikasikan suatu produk kepada pasar sasaran untuk memberikan informasi tentang keistimewaan, kegunaan dan yang paling penting ialah tentang keberadaannya, untuk mengubah sikap ataupun mendorong orang untuk bertindak dalam membeli suatu produk. (Tjiptono, 2. mengemukakan promosi ialah elemen dari bauran pemasaran yang berfokus pada uapaya menginformasikan, membuju, dan mengembalikan konsumen akan merek dan produk perusahaan. Sedangkan menurut (Yosevina Purba et al. , 2. , promosi ialah salah satu unsur dalam bauran pemasaran memberitahukan, membujuk, dan mengingatkan tentang produk perusahaan. Berdasarkan penjelasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa promosi merupakan kegiatan yang sangat penting dalam memasarkan produk atau jasa sehingga menarik untuk membeli produk Kegiatan promosi harus dilakukan dan dirancang semenarik mungkin untuk fapat disampaikan agar mudah dimengerti oleh masyarat agar orang yang membacanya dapat tertarik dan mudah dimengerti. Konsep penjualan. Konsep ini memberikan pandangan bahwa konsumen hanya akan membeli produk bila perusahaan melakukan promosi besar-besaran, dengan begitu maka konsep ini akan mendorong perusahaan untuk focus dalam intensitas promosi penjualan yang tinggi (Kotler & Armstrong, 2. Konsep Pemasaran. Konsep ini mendorong perusahaan untuk memiliki persepsi bahwa kosumen ialah raja, dengan begitu perusahaan akan lebih focus dalam memenuhi kebutuhan konsumen sesuai dengan apa yang konsumen inginkan karena perusahaan ingin konsumennya merasa istimewa dan konsep ini mendorong terciptanya loyalitas antarKoa konsumen dengan perusahaan (Kotler, 2. Konsep Pemasaran Sosial. Konsep ini memberikan tambahan tujuan bagi perusahaan, selain menyerahterakan lingkungannya. Dengan begitu perusahaan akan memiliki tempat khusus di dalam bebak konsumen dan lingkungan karena hubungan positif yang tercipta didalam pihak tersebut (Kotler et al. , 2. Pemasaran Jasa. Menurut (Halik et al. , 2. pemasaran jasa ialah merupakan suatu proses mempersepsikan, memahami, mestimulasi dan memenuhi kebutuhan pasar sasaran yang dipilih secara khusus dengan menyalurkan sumbersumber sebuah organisasi untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa pemasaran jasa merupakan proses penyelarasan sumber-sember pada sebuah sebuah organisasi terhadap kebutuhan pasar. Pemasaran memberikan perhatikan pada hubungan timbal balik yang dinamis antara Jenis-jenis Promosi. Meskipun secara umum bentuk-bentuk promosi memiliki fungsi yang sama, tetapi bentuk-bentuk tersebut dapat dibedakan berdasarkan tugas-tugas terebut dan Patandean. H & Paridy. ANALISIS PENGARUH MEDIA PROMOSI ASURANSI JIWA TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH NASABAH PT. EQUITY LIFE INDONESIA CABANG MAKASSAR dapat juga dibedakan berdasarkan tugas-tugas Bentuk-bentuk promosi menurut tugas khusus yaitu (Kotler, 2. A Personal selling A Mass selling, terdiri atas periklanan dan A Promosi penjualan A Public relations . ubungan masyaraka. A Direct marketing tujuan dari penjualan dari suatu perusahaan langsung menemui nasabah untuk menawarkan produk. Promosi Penjualan . ales Promotio. (Tamara et al. , 2. mengemukakan bahwa promosi penjualan ialah insentif jangka pendek untuk meningkatkan pembelian atau penjualan suatu barang atau jasa dimana pembelian diharapkan dilakukan sekaranng juga. Kegiatan promosi yang termasuk dalam promosi penjualan ini misalnya pemberian kupon, obral, kontes, pameran dan lain-lainnya. Hubungan Masyarakat (Public Relation and Publicit. (ANASTASIA et al. , 2. mengemukakan hubungan masyarakat berfungi menumbuhkan hubungan baik antar segenap komponen pada suatu lembaga dalam rangka memberikan pengertian, menumbuhkan motivasi dan partisipasi. Semua ini bertujuan untuk menumbuhkan dan kemampuan baik publiknya serta memperbolehkan opini lain yang Hubungan masyarakat ialah berbagai program yang dirancang untuk mempromiskan dan melindungi citra perusahaan atau individual. Pemasaran Langsung (Direct Marketin. (Kotler et al. , 2. langsung merupakan hubungan langsung dengan konsumen secara individual yang bertujuan untuk mendapatkan tanggapan langsung dan menumbuhkan hubungan pelanggan yang langgung. Dalam pemasaran langsung, pihak perusahaan konsumen untuk menawarkan produk atau jasa mereka. Bauran Promosi (Promotional Mi. Bauran promosi ialah merupakan sebuah alat komunikasi antara perusahaan dengan konsumen atau calon (Kotler & Armstrong, 2. mengemukanan bahwa bauran promosi ialah perpanduan spesifik iklan promosi penjualan, hubungan masyarakat, penjualan personal, dan sasaran pemasaran langsung yang digunakan oleh perusahaan untuk mengkomunikasikan nilai pelanggan secara persuasif dan membangun hubungan pelanggan, gabungan dari alat-alat promosi yang dirancang untuk mencapi tujuan serta memberikan informasi yang mengarahkan konsumen untuk bertujuan melakukan pembelian. Berdasarkan (Kotler Armstrong, 2. diatas maka dapat dijelaskan beberapa dimensi dari bauran pemasaran sebagai Periklanan (Advertisin. (Kotler, 2. mengemukakan periklanan ialah bentuk presentasi dan promosi nonpribadi tetntang ide barang dan jasa yang dibayar oleh sponsor tertentu, yaitu tidak hanya perusahaan saja tetapi juga lembagalembaga non laba . eperti lembaga pemerintahan, perguruan tinggi dan sebagainy. dan individu-individu. Iklan ialah media promosi berupa pesan yang disampaikan kepada khalayak luas dengan tujuan untuk menawarkan suatu produk atau jasa melalui sebuah media yang dapat membujuk untuk membeli. Penjualan Perseorangan (Personal Sellin. (Kotler, 2. mengemukakan merupakan presentasi lisan dalam suatu percakapan dengan satau atau lebih calon pembeli dengan bertujuan untuk Penjualan perseorangan merupakan sebuah media promosi yang tepat untuk perusahaan dalam menjalin hubungan yang baik dengan para konsumennya. Salah satu Berdasarkan penjelasan diatas, maka dapat dijelaskan bahwa bauran promosi merupakan program komunikasi pemasaran total sebuah perusahaan yang terdiri dari periklanan, penjualan perseorangan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, dan pemasaran langsung yang dipergunakan perusahaan untuk mencapai Kegiatan promosi dilakukan sejalan dengan rencana pemasaran secara keseluruhan serta direncanakan akan diarahkan dan dikendalikan dengan baik dan diharapkan dapat berperan secara berarti dalam meningkatkan Patandean. H & Paridy. ANALISIS PENGARUH MEDIA PROMOSI ASURANSI JIWA TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH NASABAH PT. EQUITY LIFE INDONESIA CABANG MAKASSAR penjualan dan share pasar. Kegiatan promosi tersebut merupakan penggunaan kombinasi yang terdapat dari unsur-unsur atau peralatan promosi yang mencerminkan pelaksanaan kebijakan promosi dari perusahaan tersebut. Menurut (Tamara et al. , 2. Penjualan ialah suatu proses pertukaran barang atau jasa antara penjual dan pembeli. Penjualan juga mempunyai tujuan sebagai berikut: Mencapai Volume Penjualan tertentu Mencapai laba tertentu Menunjang pertumbuhan perusahaan Usaha-usaha untuk mencapai ketiga tujuan tersebut tidak sepenuhnya hanya dilakukan oleh pelaksana penjualan ataupun para tenaga penjualan, akan tetapi dalam hal ini perlu diperhatikan yaitu adanya kerja sama dari beberapa puhak untuk diantaranya adalahnya fungsionaris dalam sebuah perusahaan. Pengertian Asuransi. Asuransi ialah sebuah perjanjian antara dua orang atau lebih dimana iuran/kontribsi/premi penggantian atas resiko kerugian, kerusakan, atau kehilangan yang dapat terjadi akibat peristiwa yang tidak terduga (Caroline et al. , 2. Asuransi tidak dapat menghilangkan resiko terjadinya periswa tidak terduga, tetapi asuransi dapat mengurangi dampak kerugiaan yang muncull dari peristiwa tersebut, baik dalam skala kecil ataupun besar. Kini asuransi pun menjadi bagian perencanaan keuangan bagi sebagian orang untuk jangka panjang. Jenis- jenis Asuransi. Asuransi Kesehatan. Asuransi perlindungan dengan jaminan biaya kesehatan dan perawatan bagi pihak tertanggung jika mengalami kecelakaan atau jatuh sakit. Jenis asuransi ini banyak diberikab oleh perusahaan atau instansi tempat seseorang bekerja. Asuransi Jiwa Asuransi Jiwa menanggung atas kematian keuntungan finansial pada tertanggung Ketika tertanggung meninggal dunia, pemegang polis akan menerima uang pertanggung dari asuransi jiwa. Asuransi Pendidikan Asuransi pendidikan daapat dikatakan sebagai tabungan untuk masa depan demi pemegang polis. Asuransi ini menjadi popular karena semakin tingginya biaya pendidikan dari tahun ketahun sehingga tidak jarang orang tua yang kini memiliki asuransi pendidikan. Asuransi Umum. Asuransi umum ialah perlindungan terhadap resiko kerugian dan kehilangan yang dialami oleh pemegang polis. Salah satu asuransi umum yang terkenal adalah asuransi kendaraan bermotor. Jaminan asuransi jenis ini biasanya bersifak jangka Kerangka Pikir Penelitian Kerangka berpikir ilah sintesa dari serangkaian teori yang tertuang dalam sebuah tinjauan pustaka yang pada dasarnya merupakan sebuah gambaran yang sistematis dari kinerja teori dalam memberikan solusi atau alternative solusi serangkaian masalah yang ditetapkan (Arikunto, 2. Pemikiran ini mengacu berdasarkan kerangka pemikiran bahwa pilihan terhadap peningkatan jumlah nasabah dipengaruh oleh media promosi personal selling dan Oleh mengambarkan dalam skema kerangka teori berdasarkan pembahasan dalam tinjauan pustaka yaitu sebagai berikut: Gambar 1. Kerangka Pikir Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan pada latar belakang masalah serta berpihak pada landasan teori maka penulis membuat hipotesis sebagai berikut: H1: Diduga ada pengaruh media promosi personal selling terhadap peningkatan jumlah nasabah PT. Equity Life Indonesia Patandean. H & Paridy. ANALISIS PENGARUH MEDIA PROMOSI ASURANSI JIWA TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH NASABAH PT. EQUITY LIFE INDONESIA CABANG MAKASSAR H2: Diduga ada pengaruh media promosi periklanan Terhadap peningkatan jumlah nasabah PT. Equity Life Indonesia. H3: Diduga ada pengaruh media promosi personal selling dan media promosi periklanan terhadap peningkatan jumlah nasabah PT. Equity Life Indonesia. terlebih dahulu untuk memastikan data tersebut layak digunakan dalam sebuah penelitian. Koefisien korelasi Korelasi ini dikemukakan oleh Karl Pearson tahun 1990. Kegunaan analisis ini yakni untuk mengetahui derajat hubungan antara variabel satu dengan variabel lain dan untuk mengetahui besar kecilnya sumbangan . oefisien determinan atau koefisien penentu = rAx100%) antara variabel dinyatakan dengan persen. METODOLOGI Penelitian ini dilaksanakan pada PT. Equity Life Indonesia No. Makassar. Mangkura. Ujung Pandang. Sulawesi Selatan 90132. Waktu penelitian berlangsung selama kurang lebih 4 bulan dari bulan Juli hingga Oktober 2024. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, kuesioner dan wawancara. Pengolahan data digunakan dalam mentransformasikan data yang menjadi informasi lebih berarti. Proses pengolahan data yang dilakukan menggukan SPSS versi 26. Informasi mengenai kegiatan promosi dianalisis secara kualikatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Sedangkan pengkuran biaya promosi terhadap volume penjualan akan dilakukan secara kuantitatif melalui analisis regresi linier berganda. Analisis regresi memiliki tujuan untuk menjelaskan atau memodelkan hubungan antarvariabel independent terhadap variable Analisis regeresi tidak hanya menunjukan arah hubungan antar variable, namun juga memprediksi seberapa besar pengaruh hubungan tersebut (Kurniawan dan Yudiarto Analisis regresi linear sendiri merupakan suatu model yang diasumsikan untuk mengikuti bentuk linear atau garis lurus hubungan antar dua variable yang disebut sebagai dependent variable dan variable predictor (Ghozali, 2. Analisis regresi berganda menggunakan lebih dari satu variable independent untuk diukur keterkaitan dan hubungannya dengan variable dependennya. Koefisien Determinasi (R) Koefisien determinasi adalah kuadrat dari koefisien (R2 ) koefisien ini disebut juga sebagai koefisien penentu, karena varians yang terjadi pada variabel dependen dapat dijelaskan melalui yang terjadi pada varians independen. Koefisien determinasi (R2 ) digunakan untuk mengetahui presentase perubahan variabel tidak bebas (Y) yang disebabkan oleh variabel bebas (X). Tujuannya adalah untuk menghitung besarnya pengaruh variabel independen terhadap variabel Semakin tinggi nilai R2 maka semakin besar proporsi dari total variasi variabel dependen yang dapat dijelaskan oleh variabel independent (Ghozali, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Perusahaan PT. Equity Life Indonesia berdiri pada tanggal 16 September 1987 di Jakarta dan telah berdiri selama 32 tahun sebagai perusahaan ansuransi lokal yang memberikan solusi asuransi jiwa dan layanana total bagi seluruh nasabahnya yang sangat begitu unik yaitu saluran multichannel. PT. Equity Life Indonesia memiliki keinginan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat Indonesia dari seluruh lapisan ekonomi dan sosial agar mampu neniliki asuransi dengan tepat waktu, mudah, akurat, informatif, dan dekat dengan pelanggannya. PT. Equity Life Indonesia adalah perusahaan yang bergerak dibidang industry asuransi jiwa dan Kesehatan kepada nasabah individu dan kumpulan di 22 kota yang tersebar diseluruh Indonesia. PT. Equity Life Indonesia juga memiliki rangkaian produk yang lengkap mencakup asuransi jiwa. Kesehatan, hingga dana Selain itu perusahaan juga berfokus pada sebuah inovasi dan teknologi melalui jalur multi distribusi seperti agensi, bisnis kelompok. Y=a b1 X2 b2 X2 e Dimana: Y: Volume Penjualan Produk a dan b: Koefisien X1: Media Promosi Personal Selling X2 : Media Promosi periklanan Data biaya promosi dan penjualan yang menggunakan software SPSS sesuai dengan formulasi yang diatas. Data diuji kelayakannya Patandean. H & Paridy. ANALISIS PENGARUH MEDIA PROMOSI ASURANSI JIWA TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH NASABAH PT. EQUITY LIFE INDONESIA CABANG MAKASSAR telemarketing dan pemasaran langsung dan PT. Equity Life Indonesia juga mempunyai lisensi dari keputusan Menteri keuangan RI no. KEP 085/KM II/1987 pada tanggal 15 September 1987. Selain itu PT. Equity Life Indonesia juga mempunyai nilai perusahaan kreaktivitas, dan bekerja dengan sepenuh hati. Nilai bisnis dari PT. Equity Life Indonesia ini berkelanjutan, pertumbuhan bisnis, dan kontribusi bermanfaat bagi komunitas yang berkembang. PT. Equity Life Indonesia juga memiliki rekanan dengan Bank Kustodian yaitu Bank Mandiri. Maybank. CIMB Niaga kemudian rekanan auditor EY Building a better working world, untuk keamanan dam penyebaran resiko asuransi PT. Equity Life Indonesia juga bekerja sama dengan beberapa reansuransi local dan internasional, antara lain sebagai berikut. GenRa Jerman. Toa Re Jepang. Scor Vi Perancis. Swiss Re Swiss. ReINDO Indonesia. PT. Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. Indonesia. PT. Tugu Jasatama Reasuransi Indonesia, dan yang terakhir PT. Reasuransi Nasional Indonesia. Kemudian Rumah sakit yang bekerja sama denagan PT. Equity Life Indonesia adalah Siloam Hospitals. Mayapada Hospital. Rumah sakit Pondok indah Group. Rumah Sakit Sari Asih. RS. Premier Bintaro. Rumah Sakit Pusat pertamina (RSPP), dan yang terakhir Hermina Hospitas Group. Visi Perusahaan yaitu melayani hal yang sama paling bermakna bagi pelanggan dan mitra yang berharga sedangkan Misinya adalah Lakukan hal yang paling bermakna bagi pemangku Hasil Penelitian Promosi yang Dilakukan Perusahaan Kegiatan pemasaran saat ini merupakan hal yang sangat begitu penting bagi perusahaan Makin ketatnya sebuah persaingan antara perusahaan sejenis mendorong perusahaan untuk membuat promosi yang menarik dalam membuat keputusan tetang produk jasa yang akan ditawakan oleh para nasabahnya. Dengan makin ketaknya sebuah persaingan, persoalan yang mengemuka sekarang ialah bagimana dan apa cara yang dapat digunakan perusahaan agar masyarakat sebagai nasabah dari pengguna jasa mengetahui jenis, mutuh dan kualitas produk jasa Sesuai dengan fokus pada penelitian ini maka salah satu cara yang dapat ditempuh ialah dengan melakukan sebuah promosi. Promosi yang dilakukan oleh perusahaan tersebut harus dapat mempengaruh nasabah secara rasional dan emosional, khususnya bagi nasabah yang menjadi sasaran perusahaan. Agar nasabah berminat untuk menggunakan sekali mencintai dan menyukai suatu produk atau jasa, maka nasabah sebelum membeli harus mengetahui apa, kapan dan dimana serta bagaimana produk itu. Untuk itu perusahaan memberitahukan keistimewaan, keunikan serta kelebihan dari produk yang ditawarkan. Dalam kegiatan promosi ada empat bentuk promosi yang dapat digunakan untuk mengetahui calon pembeli dalam menggunakan produk dan Keempat bentuk promosi tersebut ialah periklanan, personal selling, sales promotion. Promosi yang dilakukan oleh PT. Equity Life Indonesia dalam memasarkan produk dan jasa yang dihasilkan lebih banyak menggunakan personal selling dan periklanan sebagai alat promosinya. Penentuan atau pemilihan media promosi untuk menyampaikan pesan kepada nasabah dapat membantu perusahaan dalam mengambil keputusan dalam pengambilan keputusan promosi yang akan digunakan perusahaan. Dalam pemilihan media promosi yang akan digunakan, pada umumnya PT. Equity Life Indonesia mempertimbangkan beberapa faktor: anggaran biaya promosi, kedudukan produk dalam Produk Life Cycle, keadaan persaingan di pasar, target promosi dan sifat produk yang hendak ditawarkan. Setelah melihat faktor-faktor dalam pemilihan media tersebut maka promosi yang digunakan oleh PT. Equity Life Indonesia dalam melakukan kegiatan dibidang promosi terutama periklanan melalui media sosial dan dengan bantuan agency. Dari hasil penelitian diketahui hasil penjualan dan biaya promosi penjualan, biaya Personal Selling dan periklanan pada periode bulan Januari 2022 sampai dengan Juni 2024 dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 2. PT. Equity Life Indonesia Biaya Promosi Penjualan Periode Januari 2022 Ae Juni Tahun Bulan Penjualan Januari Februari Maret April Personal Selling Periklanan Patandean. H & Paridy. ANALISIS PENGARUH MEDIA PROMOSI ASURANSI JIWA TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH NASABAH PT. EQUITY LIFE INDONESIA CABANG MAKASSAR Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Januari Februari Maret April Mei Juni Jumlah Hal ini berarti bahwa variabel promosi peningkatan jumlah nasabah sebesar 131 atau berpengaruh secara negative yang artinya jika variabel promosi personal selling meningkat maka akan jumlah nasabah sebesar 1. b2: 36. Hal ini berarti variabel periklanan mempengaruhi peningkatan jumalah nasabah sebesar 36. 46 atau berpengaruh secara positif yang artinya jika variabel promosi periklanan meningkat maka akan jumlah nasabah sebesar 36. Koefisien Korelasi Tabel 4. Hasil Koefisien Korelasi Sumber: Data Keuangan PT. Equity Life Indonesia Cab. Makassar . Analisis Regresi Linear Berganda Analisis ini digunakan untuk mengetahui atau meramalkan besar suatu pengaruh biaya promosi yaitu meliputi personal selling dan periklanan terhadap sesuatu penjualan. Hasil pengelolahan data dengan bantuan computer program SPSS didapatkan persamaan Regresi: Sumber: Data diolah dengan SPSS . Berdasarkan Tabel menginterprestasikan bahwa besarnya koefisien korelasi variabel X1. X2 dengan Y . X1y dan rX2. Hubungan korelasi antara Personal Selling dan Peningkatan Jumlah Nasabah sebesar 0. Hubungan korelasi antara periklanan dan peningkatan Jumlah Nasabah sebesar 0. Hubungan korelasi antara personl selling dan periklanan terhadap jumlah nasabah sebesar Tabel 3. Hasil Analisis Linear Berganda Sumber: Data diolah dengan SPSS . Y = 957. 131X1 36. Analisis Determinasi Koefisien determinasi pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model menerangkan variasi variable terikat. Nilai dari determinasi ialah berkisar 0-1 . % - 100%). Semakin mendekati nilai 0 maka variable indenpenden dianggap hanya memiliki pengaruh simultan yang kecil terhadap variable dependen, sedangkan semakin mendekati nilai 1 maka variable indenpenden dianggap memiliki pengaruh yang besar terhadap variable dependen. Analisi ini bertujunan untuk mengetahui seberapa Hasil Analisis Regresi Linear Berganda yang masih berbentuk angka dapat djelaskan dalam Bahasa yang mudah dipahami sebagai mana berikut ini: a: 957. Besaran nilai konstanta menunjukkan bahwa variabel-variabel independen diasumsikan bernilai nol, maka variabel dependen akan bernilai 957. b1: 1. Patandean. H & Paridy. ANALISIS PENGARUH MEDIA PROMOSI ASURANSI JIWA TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH NASABAH PT. EQUITY LIFE INDONESIA CABANG MAKASSAR banyak pengaruh dari variabel independen dalam hal ini media promosi personal selling dan media promosi periklanan asuransi jiwa terhadap peningkat dari jumlah nasabah PT. Equity Life Indonesia. Hasil dari uji koefisien determinasi ditujukkan pada tabel dibawah ini: Tabel 5. Hasil Koefisien Determinasi Sumber: Data diolah dengan SPSS . Berdasarkan table diatas maka dapat dilihat pengaruh bauran promosi yang terdiri dari personal selling (X. dan periklanan (X. terhadap penjualan (Y) menghasilkan koefisien kolerasi (R) sebesar 0. Nilai koefisien determinasi (R. sebesar 0,855, berarti seluruh variable bebas dalam hal ini bauran promosi yang terdiri dari personal selling dan periklanan mempunyai kontribusi secara bersama sebesar 85,5% , sisanya dijelaskan oleh variabel lain diluar model regresi penelitian ini. KESIMPULAN Berdasarkan hasil pengertian mengenai pengaruh promosi personal selling dan periklanan terhadap peningkatan jumlah nasabah PT. Equity Life Indonesia dapat ditarik kesimpulan sebagai Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diatas menunjukkan bahwa media promosi personal selling berpengaruh terhadap meningkatan jumlah nasabah pada PT. Equity Life Indonesia sebesar 0. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diatas menunjukan bahwa merdia promosi peningkatan jumlah nasabah pada PT. Equity Life Indonesia sebesar 0. Besarnya pengaruh media promosi personal selling dan Perikalan sebesar 0. 924 dan R2 855 atau 85,5 % dan sisanya 14,5% dipengaruhi oleh variabel lain. SARAN Berdasarkan kesimpulan yang telah diperoleh dari hasil penelitian ini, maka ada beberapa saran yang penulis berikan berhubungan dengan produk jasa, tarif jasa, tempat, promosi, orang dan sarana fisik, serta proses, yaitu antara Kepada pihak PT. Equity Life Indonesia, untuk selalu melakukan evaluasi dan elemen-elemen pemenuh kebutuhan dan peningkatan jumlah nasabah berkaitan dengan promosi personal selling dan periklanan serta proses yang telah diimplementasikan didalam kegiatan operasionalnya. Bagi mengembangkan model dengan lebih baik lagi, menambah variabel. DAFTAR PUSTAKA