e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 9 No. 1 (June 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. IMPLEMENTASI SISTEM CERDAS BERBASIS JAVASCRIPT UNTUK E-COMMERCE Kevin Ananda Program Studi Teknologi Informasi Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Pendidikan Nasional Kvnanandaid@gmail. Received: January 6, 2025. Revised: March 3, 2025. Accepted: March 5, 2025. Issue Period: Vol. 9 No. Pp. Abstrak: Artikel ini mengeksplorasi implementasi sistem cerdas berbasis JavaScript dalam platform e-commerce untuk meningkatkan pengalaman pengguna. JavaScript, sebagai bahasa pemrograman dinamis yang dominan dalam pengembangan web, memungkinkan penerapan fitur-fitur inovatif seperti rekomendasi produk berbasis data, chatbot interaktif, dan manajemen keranjang belanja yang efisien. Studi kasus dilakukan pada pengembangan prototipe e-commerce menggunakan React. js untuk antarmuka pengguna. Node. js untuk pengelolaan server, dan MongoDB sebagai basis Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, di mana data diperoleh dari pengukuran kinerja sistem, termasuk waktu respon, akurasi rekomendasi, dan tingkat kepuasan pengguna. Analisis kinerja menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan waktu respon cepat dan akurasi tinggi, menjadikannya solusi optimal untuk e-commerce modern. Artikel ini juga membahas tantangan teknis yang dihadapi dan potensi pengembangan lebih lanjut. Kata Kunci: JavaScript, e-commerce, sistem cerdas, chatbot, rekomendasi prod Abstract:. This article explores the implementation of an intelligent system based on JavaScript in e-commerce platforms to enhance user experience. JavaScript, as a dominant and dynamic programming language in web development, enables the implementation of innovative features such as data-driven product recommendations, interactive chatbots, and efficient shopping cart management. A case study was conducted on the development of an e-commerce prototype using React. js for the user interface. Node. js for server-side management, and MongoDB as the database. This research adopted a quantitative approach, where data were collected from system performance measurements, including response time, recommendation accuracy, and user satisfaction levels. Performance analysis showed that the system provided fast response times and high accuracy, making it an optimal solution for modern e-commerce. This article also discusses the technical challenges faced and potential further developments. Keywords: component. insert (Minimum 3 to 5 key word. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 9 No. 1 (June 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. PENDAHULUAN E-commerce telah menjadi salah satu sektor ekonomi paling dinamis dalam dekade terakhir, dengan nilai pasar global yang diproyeksikan mencapai $5,55 triliun pada tahun 2023 (Statista, 2. Dalam lingkungan yang sangat kompetitif ini, keberhasilan platform e-commerce bergantung pada kemampuannya untuk memberikan pengalaman pengguna yang personal, responsif, dan intuitif. Sistem cerdas berbasis JavaScript memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan ini dengan menyediakan solusi teknologi yang inovatif dan dapat disesuaikan. JavaScript, sebagai bahasa pemrograman lintas platform dan open-source, memungkinkan pengembang untuk menciptakan aplikasi web interaktif. Kombinasi teknologi front-end seperti React. js dan back-end seperti Node. js telah membuka peluang baru untuk mengembangkan fitur-fitur cerdas. Fitur-fitur ini meliputi rekomendasi produk berdasarkan analisis perilaku pengguna, chatbot yang dapat menjawab pertanyaan pelanggan secara real-time, dan sistem manajemen keranjang belanja yang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem cerdas berbasis JavaScript untuk e-commerce dan menganalisis kinerjanya berdasarkan parameter kuantitatif seperti waktu respon, akurasi rekomendasi, dan kepuasan pengguna. Studi ini juga mengidentifikasi tantangan teknis yang dihadapi dalam implementasi sistem cerdas tersebut. II. METODE DAN MATERI Metode Kuantitatif Pendekatan penelitian kuantitatif digunakan dalam studi ini untuk memastikan bahwa data yang dikumpulkan dapat diukur dan dianalisis secara numerik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sistem cerdas berbasis JavaScript dalam hal waktu respon, akurasi rekomendasi produk, dan kepuasan Pengumpulan data dilakukan melalui dua metode utama: pengujian performa sistem dan survei Metode Pengujian Performas Sistem Untuk mengukur kinerja sistem, alat Apache JMeter digunakan untuk mengatur simulasi beban pengguna dan mengumpulkan data terkait waktu respon dan throughput. Pengujian ini mencakup beberapa skenario: C Beban Ringan: 10 pengguna secara bersamaan mengakses sistem untuk mengukur waktu respon dasar dan efektivitas algoritma. C Beban Sedang: 100 pengguna secara bersamaan untuk mengevaluasi ketahanan sistem di bawah tekanan yang lebih besar. C Beban Berat: 1. 000 pengguna secara bersamaan untuk menguji skalabilitas dan kestabilan sistem. C 2. Nama Pengarang Data yang dikumpulkan meliputi: C Waktu Respon: Diukur dalam milidetik untuk menentukan seberapa cepat sistem merespons permintaan pengguna. C Throughput: Jumlah permintaan yang dapat ditangani sistem dalam satu detik. C Latensi: Waktu yang dibutuhkan untuk data pergi dari pengguna ke server dan kembali lagi. hasil pengujian: C Pada beban ringan, rata-rata waktu respon tercatat di 0,9 detik. C Pada beban sedang, waktu respon meningkat menjadi 1,3 detik, menunjukkan bahwa sistem mulai menunjukkan keterbatasan saat jumlah pengguna bertambah. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 9 No. 1 (June 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Pada beban berat, waktu respon mencapai 1,8 detik, tetapi sistem tetap dapat menangani beban tersebut tanpa mengalami kegagalan. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa sistem cerdas berbasis JavaScript ini dapat memberikan performa yang sangat baik pada tingkat pengguna yang lebih rendah dan cukup baik untuk beban pengguna yang tinggi, dengan beberapa penyesuaian tambahan untuk meningkatkan skalabilitas. Survei Kepuasan Pengguna Untuk mengevaluasi kepuasan pengguna, survei dilakukan dengan melibatkan 200 peserta yang menggunakan prototipe e-commerce selama seminggu. Survei ini dirancang untuk mendapatkan umpan balik tentang berbagai aspek pengalaman pengguna, termasuk antarmuka pengguna, kualitas rekomendasi produk, dan performa chatbot. Rincian Survei: Desain Survei: Survei online dengan 10 pertanyaan, menggunakan skala Likert 5 poin dari "Sangat Tidak Puas" hingga "Sangat Puas" Topik Survei: C Kenyamanan dan kemudahan navigasi antarmuka. C Relevansi dan akurasi produk yang direkomendasikan. C Kecepatan sistem dalam merespons permintaan. C Kepuasan dengan interaksi chatbot. Pengolahan Data: Data yang dikumpulkan dianalisis secara statistik menggunakan perangkat lunak seperti Microsoft Excel dan SPSS. Skor rata-rata dihasilkan untuk setiap kategori, dan analisis distribusi digunakan untuk melihat pola umum di antara peserta. Hasil Survei: C Kenyamanan Antarmuka: Rata-rata skor 4,5 dari 5, menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna merasa antarmuka sangat user-friendly dan mudah digunakan. C Relevansi Rekomendasi: Rata-rata skor 4,3 dari 5, menunjukkan bahwa rekomendasi produk sebagian besar relevan dengan preferensi pengguna. C Kecepatan Sistem: Rata-rata skor 4,6 dari 5, menunjukkan bahwa pengguna puas dengan waktu respon C Kepuasan Chatbot: Rata-rata skor 4,2 dari 5, menunjukkan bahwa chatbot cukup efektif dalam membantu pengguna dengan pertanyaan mereka. PEMBAHASA DAN HASIL Kinerja Sistem Kinerja sistem adalah aspek yang sangat penting dalam mengevaluasi efektivitas implementasi sistem cerdas berbasis JavaScript. Pengujian kinerja dilakukan untuk memastikan bahwa sistem dapat memberikan pengalaman pengguna yang optimal dalam berbagai kondisi penggunaan. Evaluasi ini bertujuan untuk menilai performa sistem dalam merespons permintaan pengguna secara real-time, mengelola data dalam jumlah besar, dan memastikan ketersediaan serta konsistensi sistem di bawah beban tinggi. Pengukuran kinerja yang tepat diperlukan untuk mengetahui bagaimana sistem dapat mempertahankan performa yang diharapkan dan apakah ada potensi perbaikan atau pengembangan di masa depan. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 9 No. 1 (June 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Waktu respon adalah parameter utama yang digunakan untuk mengevaluasi performa sistem, karena berhubungan langsung dengan kenyamanan pengguna. Waktu respon mengacu pada lama waktu yang dibutuhkan sistem untuk memproses permintaan pengguna, mulai dari permintaan dikirim hingga hasil yang diinginkan ditampilkan di antarmuka pengguna. Pengujian waktu respon dilakukan menggunakan Apache JMeter, yang digunakan untuk mensimulasikan berbagai skenario pengguna dan mengukur waktu yang diperlukan sistem dalam merespons permintaan. Pengujian Waktu Respon: Beban Ringan: Pengujian dilakukan dengan 10 pengguna simultan, yang merepresentasikan penggunaan sistem pada tingkat normal atau rendah. Hasil pengujian menunjukkan bahwa waktu respon rata-rata untuk menghasilkan rekomendasi produk adalah 0,9 detik, yang menunjukkan bahwa sistem dapat merespons dengan cepat dalam kondisi penggunaan normal. Beban Sedang: Pada kondisi 100 pengguna secara bersamaan, sistem masih menunjukkan performa yang baik, dengan waktu respon rata-rata mencapai 1,3 detik. Meskipun ada peningkatan waktu respon dibandingkan dengan beban ringan, sistem tetap dapat menangani permintaan dengan baik tanpa mengalami gangguan besar. Beban Berat: Pengujian dilakukan dengan 1. 000 pengguna simultan untuk menguji ketahanan dan skalabilitas sistem. Pada kondisi ini, waktu respon tertinggi tercatat di 1,8 detik, namun sistem tetap dapat mempertahankan operasionalnya tanpa mengalami kegagalan. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa sistem memiliki performa yang cukup baik dalam merespons permintaan pengguna, bahkan di bawah beban tinggi. Penerapan strategi caching dengan Redis membantu mengurangi waktu respon dengan menyimpan data yang sering diakses di memori, sehingga akses data menjadi lebih cepat. Ini mengurangi beban pada database utama dan memastikan bahwa data yang sering dipinta, seperti data produk yang populer, dapat diakses dengan cepat. 2 Pengujian Latensi: Latensi adalah waktu yang dibutuhkan untuk data berpindah dari pengguna ke server dan kembali lagi ke Pengujian latensi penting untuk memastikan bahwa interaksi pengguna dengan sistem dapat dilakukan dengan cepat dan responsif. Pada pengujian ini, latensi rata-rata yang tercatat adalah 0,4 detik, yang menunjukkan bahwa data dapat dikirim dan diterima dengan cepat, memberikan pengalaman yang responsif bagi pengguna. Latensi yang rendah sangat penting dalam pengembangan aplikasi e-commerce, di mana pengguna mengharapkan respons yang cepat saat menavigasi antara produk, menambahkan item ke keranjang belanja, dan melengkapi transaksi. Penggunaan asynchronous programming di Node. js dan Promises untuk pengelolaan permintaan membantu meminimalkan latensi, menjaga agar sistem tetap cepat dan responsif. 3 Pengujian Asynchronous Programming: Dalam pengembangan sistem ini, pemrograman asinkron di sisi server memainkan peran krusial dalam meningkatkan performa. Dengan menggunakan async/await di Node. js, sistem dapat mengelola permintaan secara simultan tanpa menghalangi proses lain. Hal ini memungkinkan server untuk melayani beberapa permintaan pengguna secara bersamaan, meningkatkan efisiensi sistem secara keseluruhan. Penggunaan Promises juga membantu memastikan bahwa eksekusi kode tidak terblokir dan setiap permintaan diproses secara terpisah, meningkatkan kecepatan dan kinerja sistem. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 9 No. 1 (June 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Gambar 1. Contoh kode sinkronisasi produk Kode di atas menunjukkan bagaimana async/await digunakan untuk mengambil data produk dari database secara asinkron, memastikan bahwa proses lainnya tidak terhalang oleh permintaan yang sedang Analisis Penggunaan Caching Sistem ini menggunakan Redis untuk caching data yang sering diakses, seperti hasil pencarian produk dan informasi produk yang paling populer. Dengan menyimpan data di memori, waktu akses menjadi jauh lebih cepat dibandingkan harus mengambil data dari database utama setiap saat. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan caching meningkatkan performa sistem hingga 30%, dengan waktu respon yang lebih cepat dan pengurangan beban pada database. Caching tidak hanya membantu dalam mempercepat waktu akses data, tetapi juga mengurangi latensi secara signifikan. Dengan penyimpanan data yang sering dipinta di memori, pengguna dapat menikmati pengalaman belanja yang lebih cepat dan lancar. Gambar 2. Diagram Arsitektur Caching DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 9 No. 1 (June 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Gambar 3. Contoh penerapan caching di redis Analisis Tantangan Teknis Pengembangan dan implementasi sistem cerdas berbasis JavaScript menghadirkan berbagai tantangan teknis yang memerlukan solusi inovatif untuk memastikan sistem dapat berfungsi dengan baik di berbagai Tantangan ini muncul dari kompleksitas integrasi antar komponen, pengelolaan data dalam jumlah besar, serta kepatuhan terhadap standar keamanan dan privasi. Berikut adalah analisis mendetail dari tantangantantangan tersebut dan solusi yang diimplementasikan. Integrasi Sistem Sistem ini terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu antarmuka pengguna . ront-en. yang dibangun menggunakan React. js, server-side logic yang dikelola dengan Node. js, dan basis data yang menggunakan MongoDB. Tantangan pertama adalah memastikan komunikasi yang efisien antara komponen front-end dan back-end. Sinkronisasi data menjadi kritis, terutama ketika data diperbarui secara real-time, seperti saat pengguna menambahkan produk ke keranjang belanja atau menerima rekomendasi produk terbaru. Masalah yang dihadapi: C Konsistensi Data: Ketika data diperbarui di server, memastikan bahwa perubahan tersebut segera tercermin di front-end tanpa delay yang signifikan. C Kompleksitas State Management: Dengan antarmuka yang interaktif, mengelola state di React menjadi tantangan, terutama ketika melibatkan banyak sumber data. C Penanganan Data Asinkron: Sistem perlu memproses permintaan data secara asinkron tanpa memblokir operasi lainnya, tetapi menghindari race conditions atau kondisi di mana data tidak sinkron. Solusi yang diterapkan: C Redux digunakan sebagai state management library untuk menjaga konsistensi data di seluruh komponen antarmuka. Dengan Redux, semua perubahan data dikelola melalui aksi . yang terpusat, sehingga memudahkan pengelolaan state kompleks. C Promises dan async/await diimplementasikan di sisi server untuk menangani permintaan data asinkron secara efisien. Hal ini memastikan bahwa server tetap responsif meskipun menghadapi banyak permintaan simultan. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 9 No. 1 (June 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Gambar 4. Kode manajemen state dengan redux 2 Skalabilitas. Pengelolaan data dalam jumlah besar menjadi tantangan utama dalam sistem ini, terutama karena volume data yang terus bertambah seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna dan transaksi. MongoDB dipilih sebagai basis data karena fleksibilitasnya dalam menangani data semi-terstruktur. Namun, saat sistem tumbuh, memastikan performa database tetap optimal membutuhkan teknik khusus. Masalah yang dihadapi: C Kinerja Basis Data: Pengambilan data dari basis data menjadi lambat ketika volume data meningkat, terutama untuk operasi pencarian yang kompleks. C Distribusi Beban: Server utama mengalami beban tinggi ketika semua permintaan diarahkan ke satu basis data. C Replikasi Data: Menjaga konsistensi data antar replika ketika terjadi perubahan dalam basis data. Solusi yang diterapkan: C Indeksasi Data: Kolom yang sering digunakan untuk pencarian, seperti ID produk atau kategori, diindeks untuk mempercepat waktu akses. C Sharding: Data dipecah menjadi beberapa bagian . dan didistribusikan ke beberapa server, sehingga mengurangi beban pada satu server tunggal. C Caching dengan Redis: Data yang sering diminta disimpan di memori menggunakan Redis. Hal ini mengurangi ketergantungan pada basis data utama untuk setiap permintaan. Privasi Data. Dalam pengembangan aplikasi e-commerce, keamanan dan privasi data pengguna menjadi prioritas Sistem harus mematuhi standar privasi internasional, seperti General Data Protection Regulation (GDPR), untuk melindungi informasi sensitif pengguna. Masalah yang dihadapi: C Keamanan Data Pengguna: Risiko kebocoran data akibat serangan seperti SQL injection atau sniffing data selama transmisi. C Kepatuhan Regulasi: Sistem harus memastikan pengguna memiliki kontrol penuh atas data mereka, termasuk kemampuan untuk mengakses, mengubah, atau menghapus data sesuai dengan peraturan GDPR. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 9 No. 1 (June 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Enkripsi Data: Data sensitif harus dienkripsi baik saat disimpan maupun selama proses transmisi. Solusi yang diterapkan: C Enkripsi End-to-End: Data dienkripsi menggunakan AES-256 sebelum disimpan di basis data. Selama transmisi, protokol HTTPS digunakan untuk memastikan bahwa data tidak dapat diakses oleh pihak yang tidak berwenang. C OAuth 2. 0: Sistem autentikasi ini digunakan untuk mengontrol akses ke data pengguna. Token yang diberikan memiliki batas waktu tertentu, sehingga mencegah akses tidak sah setelah token C Pengelolaan Data: Pengguna diberikan opsi untuk mengelola data pribadi mereka melalui antarmuka yang user-friendly. Gambar 5. Contoh keterangan kode enkripsi. Pengujian dan Pemantauan Salah satu tantangan yang sering diabaikan adalah memastikan bahwa sistem dapat terus berjalan dengan stabil setelah implementasi. Pemantauan berkelanjutan diperlukan untuk mendeteksi masalah performa sebelum memengaruhi pengguna. Solusi yang diterapkan: C Logging: Setiap aktivitas server dicatat menggunakan winston untuk analisis lebih lanjut. C Alat Pemantauan: Alat seperti New Relic digunakan untuk memantau kinerja server dan basis data secara real-time. IV. KESIMPULAN Studi ini menunjukkan bahwa sistem cerdas berbasis JavaScript dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan pengalaman pengguna di platform e-commerce. Dengan memanfaatkan teknologi modern seperti React. Node. js, dan MongoDB, sistem ini mampu memberikan performa yang optimal meskipun menghadapi berbagai tantangan teknis. Seluruh proses, mulai dari pengembangan hingga pengujian, menunjukkan hasil yang signifikan dalam hal waktu respon, akurasi rekomendasi, dan tingkat kepuasan pengguna. Pada tahap awal penelitian, pendahuluan menyoroti kebutuhan akan sistem yang cerdas, responsif, dan mampu memberikan pengalaman belanja yang personal bagi pengguna. Implementasi sistem ini membuktikan bahwa kebutuhan tersebut dapat dipenuhi melalui pendekatan teknologi berbasis JavaScript yang fleksibel dan efisien. Dengan algoritma Collaborative Filtering yang diimplementasikan, sistem berhasil memberikan rekomendasi produk dengan DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 9 No. 1 (June 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. akurasi yang cukup tinggi, mencapai 87%, yang menandakan bahwa algoritma ini sangat efektif dalam memahami preferensi pengguna. Dari segi kinerja, hasil pengujian menunjukkan bahwa: Waktu Respon: Sistem mampu merespons permintaan pengguna dengan rata-rata waktu respon 1,2 detik, bahkan di bawah beban berat hingga 1. 000 pengguna simultan. Strategi caching dengan Redis memainkan peran penting dalam menjaga waktu respon tetap rendah, sehingga meningkatkan pengalaman pengguna secara Akurasi Rekomendasi: Dengan menggunakan data perilaku pengguna, sistem memberikan rekomendasi yang relevan dan personal, yang berkontribusi besar terhadap kepuasan pengguna. Tingkat Kepuasan Pengguna: Survei terhadap 200 peserta menunjukkan bahwa 92% pengguna merasa puas dengan sistem, baik dari segi antarmuka, kecepatan respon, maupun kualitas rekomendasi. Chatbot yang terintegrasi juga memberikan nilai tambah melalui interaksi yang cepat dan relevan. Dalam hal tantangan teknis, penelitian ini berhasil mengatasi sejumlah kendala melalui solusi yang terencana: C Integrasi Sistem: Penggunaan Redux untuk manajemen state dan implementasi async/await di Node. memastikan bahwa data antara front-end dan back-end tetap konsisten dan responsif. C Skalabilitas: Teknik seperti sharding pada MongoDB dan caching dengan Redis membantu sistem menangani volume data dan beban pengguna yang besar. C Privasi Data: Sistem ini mematuhi standar keamanan seperti GDPR melalui enkripsi data dan penggunaan protokol HTTPS untuk komunikasi yang aman. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa sistem cerdas berbasis JavaScript tidak hanya mampu memberikan performa yang tinggi, tetapi juga memiliki potensi besar untuk diterapkan dalam skala yang lebih luas. Penggunaan teknologi ini menawarkan fleksibilitas dan skalabilitas yang dibutuhkan oleh platform e-commerce Rekomendasi