Journal Global Tecnology Computer Vol 3. No. Desember 2023. Hal 28-33 ISSN: 2809-6118 (Online - Elektroni. DOI: 10. 47065/jogtc. Website https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/jogtc Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Parfume Menggunakan Metode Min-Max Ramayani Program Studi Teknik Informatika. Fakultas Ilmu Komputer & Teknologi Informasi. Universitas Budi Darma. Medan. Indonesia Jl. Sisingamangaraja No. Siti Rejo I. Kec. Medan Kota. Kota Medan. Sumatera Utara. Indonesia Email: ramasgr5@gmail. AbstrakOeUsaha parfume yang persediaan bahan baku merupakan elemen terpenting dalam produksi yang dilakukan oleh pemilik Persediaan dapat diartikan sebagai bahan bahan yang disimpan untuk digunakan pada masa priode yang akan datang. Persediaan merupakan salah satu masalah yang perlu diperhatikan dalam kaitannya dengan kegiatan proses produksi. Akan tetapi hendaknya kuantitas persediaan itu jangan terlalu besar agar modal yang tertanam dalam persediaan dan biaya-biaya yang ditimbulkannya tidak terlalu besar dan jangan pula terlalu kecil karena dapat memperlambat proses produksi. Oleh sebab itu perlu dilaksanakan perencanaan dan pengendalian bahan baku. Pertimbangan akan pentingnya ketersediaan bahan baku sesuai kuantitas produksinya ini menyebabkan bahan baku tersebut harus selalu siap sedia sebanyak kuantitasnya tiap periode produksi agar persediaan bahan baku ini selalu terpenuhi dengan biaya minimum. Metode pengendalian persediaan bahan baku yang digunakan pada penelitian ini adalah metode min-max Metode min-max stock adalah metode pengendalian bahan baku yang didasarkan atas asumsi bahwa persediaan bahan baku berada pada dua tingkat, yaitu tingkat maksimum dan tingkat minimum. Jika tingkat maksimum dan tingkat minimum sudah ditetapkan, maka pada saat persediaan sampai ke tingkat minimum pemesanan bahan baku harus dilakukan untuk menempatkan persediaan pada tingkat maksimum. Kata Kunci: Parfume. Persediaan. Metode. Min-Max. Bahan Baku. AbstractOeA perfume business where raw material supplies are the most important element in the production carried out by the business Inventory can be defined as materials stored for use in the future. Inventory is one of the issues that needs to be considered in relation to production process activities. However, the quantity of inventory should not be too large so that the capital invested in inventory and the costs it causes are not too large and also not too small because it can slow down the production process. Therefore, it is necessary to plan and control raw materials. Consideration of the importance of the availability of raw materials according to the production quantity means that these raw materials must always be ready in the same quantity each production period so that the supply of these raw materials is always met at a minimum cost. The raw material inventory control method used in this research is the min-max stock method. The min-max stock method is a raw material control method which is based on the assumption that raw material inventory is at two levels, namely the maximum level and the minimum level. If the maximum level and minimum level have been set, then when the inventory reaches the minimum level an order for raw materials must be made to place the inventory at the maximum Keywords: Perfume. Supplies. Method. Min-Max. Ingredients Raw. PENDAHULUAN Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin modern persaingan antar perusahaan sangat Adanya persaingan antar perusahaan yang sangat meningkat, tentunya mendorong perusahaan besar, menengah ataupun kecil untuk meningkatkan efesiensi secara tepat disegala bidang. Salah satu upaya dengan meningkatkan efesiensi adalah dengan pengendalian persediaan bahan baku. Dengan persediaan, perusahaan dapat memenuhi permintaan pelanggan dengan tepat waktu sehingga perusahaan tetap eksis dalam mencapai tujuannya. Menyimpan persediaan bahan baku dalam jumlah banyak juga bertujuan untuk mengantisipasi apabila ke depannya harga bahan baku meningkat. Sehingga usaha tidak perlu menaikkan harga barang yang diproduksi. Selain itu persediaan juga berfungsi sebagai tindakan antisipasi bagi produsen apabila jumlah permintaan barang dari konsumen meningkat, maka konsumen tidak akan beralih kepada produsen lain yang berarti produsen tidak akan kehilangan Pengendalian tingkat persediaan bahan baku bertujuan mencapai efisiensi dan efektivitas optimal dalam penyediaan bahan baku sehingga disatu pihak kebutuhan operasi dapat dipenuhi pada waktunya dan di lain pihak investasi persediaan bahan baku dapat ditekan secara optimal. Dalam penelitian mengenai metode pengendalian persediaan yang dilakukan, peneliti memilih usaha tokoh usaha Parfume dengan sebagai obyek penelitian. Dimana proses produksi dilakukan apabila stok parfume telah habis, berarti tidak diketahui berapa besar kebutuhan bahan baku perbulan atau perminggu dan bahkan perhari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah jumlah persediaan bahan baku pada istana parfume tersebut sudah efisien jika dibandingkan dengan hasil perhitungan dengan menggunakan metode min-max stock. Metode minmax stock adalah metode pengendalian bahan baku yang didasarkan atas asumsi bahwa persediaan bahan baku berada pada dua tingkat, yaitu tingkat maksimum dan tingkat minimum. Jika tingkat maksimum dan tingkat minimum sudah ditetapkan, maka pada saat persediaan sampai ketingkat minimum pemesanan bahan baku harus dilakukan untuk menempatkan persediaan pada tingkat maksimum. Hal ini untuk menghindari jumlah persediaan yang terlalu besar atau terlalu kecil. Dengan begitu pemilik usaha akan terhindar dari berlebihnya persediaan yang mengakibatkan pemborosan dan persediaan bahan baku yang terlalu kecil dapat menghambat kelancaran proses produksi. Ramayani. JoGTC | Page 28 Journal Global Tecnology Computer Vol 3. No. Desember 2023. Hal 28-33 ISSN: 2809-6118 (Online - Elektroni. DOI: 10. 47065/jogtc. Website https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/jogtc METODOLOGI PENELITIAN 1 Tahapan Penelitian. Penelitian ini menerapkan beberapa tahapan sebagai berikut: Studi Literatur. Pada tahap ini akan dipelajari sejumlah literatur mengenai konsep dan teknologi yang akan digunakan. Literatur yang digunakan meliputi buku, referensi, dan dokumentasi internet. Analisis Masalah. Pada tahap ini, membahas menganai analisis permasalahan yang terkait dengan kasus yang diangkat sebagai Perancangan. Berdasarkan hasil analisis masalah yang telah diangkat, maka dibangun rancangan sistem meliputi arsitektur aplikasi. Implementasi. Merupakan langkah penerapan yang telah dibuat ke dalam perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah kecenderungan penyelesaian studi, dengan menggunakan metode Min Max. Pengujian. Tahap selanjutnya adalah melakukan uji coba terhadap program yang dibangun untuk mengetahui sejauh mana kinerja system dan kekurangan metode yang diterapkan sehingga mampu menghasilkan informasi sesuai yang diharapkan. Dokumentasi. Pada tahap ini, dilakukan penyususan laporan yang menjelaskan dasar teori dan metode yang digunakan dalam penelitian serta hasil dan implementasi aplikasi perangkat lunak yang telah dibuat. 2 Pengendalian . Pengendalian merupakan salah satu bagian dari manajemen,pengendalian dilakukan dengan tujuan supaya apa yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dengan baik sehingga dapat mencapai target maupun tujuan yang ingin dicapai. Pengendalian merupakan salah satu tugas dari manager. Pengendalian . adalah salah satu fungsi manajerial seperti perencanaan, pengorganisasian, pengaturan staff, dan mengarahkan. Mengendalikan merupakan fungsi penting karena membantu untuk memeriksa kesalahan dan mengambil tindakan korektif sehingga meminimalkan penyimpangan dari standar dan mengatakan bahwa tujuan organisasi telah tercapai dengan cara yang baik. Aktivas pengendalian adalah kebijakan prosedur yang dibuat untuk memastikan bahwa petunjuk yang dibuat oleh manajemen telah dilaksanakan. Beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa pengendalian adalah suatu aktivas yang dilakukan oleh pihak manajemen untuk memastikan bahwa kebijakan dan prosedur yang dibuat telah dilaksanakan supaya tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai . 3 Bahan Baku. Bahan baku adalah bahan yang digunakan dalam pembuatan produk dimana bahan sepenuhnya terlihat dalam produk jadi atau merupakan bagian terbesar dari bentuk barang . pengertian secara umum bahan baku adalah dasar untuk pembuatan suatu produk dimana bahan dikonversi menjadi bentuk melalui proses tertentu . bahan baku juga salah satu elemen yang paling efektif dari perusahaan secara terus menerus diperoleh, dimodifikasi dan dijual kembali. Jenis- jenis bahan baku terbagi menjadi dua, antara lain bahan baku langsung dan bahan baku tidak langsung. Bahan baku langsung atau direct material adalah semua bahan baku yang merupakan bagian dari barang jadi yang dihasilkan. Biaya yang dikeluarkan untuk membeli bahan baku langsung ini merupakan hubungan yang erat dan sebanding dengan jumlah barang jadi yang Bahan baku tidak langsung atau disebut juga dengan indirect material , adalah bahan baku yang ikut berperan dalam proses produksi tetapi tidak secara langsung tampak pada barang jadi yang dihasilkan. 4 Parfum. Pengertian Parfum atau minyak wangi adalah campuran minyak esensial dan senyawa aroma, fiksatif, dan pelarut yang digunakan untuk memberikan bau wangi untuk tubuh manusia, objek, atau ruangan. Jumlah dan tipe pelarut yang bercampur dengan minyak wangi menentukan apakah suatu parfum dianggap sebagai ekstrak parfum. Eau de parfum. Eau de toilette, atau Eau de Cologne. Perbedaan antara Eau de parfum. Eau de toilettedan Eau de Cologneakan dijelaskan dibawah ini: Eau de Perfume (EDP). Jenis golongan ini memiliki wewangian yang memiliki kadar alkohol sedikit, dengan konsentrat bahan wewangian sebanyak 8-16%. Sehingga wanginya akan cukup tahan lama hingga 4-6 jam. Jenis Eau de Perfume sangat cocok untuk yang bekerja atau beraktifitas seharian. Aromanya sama memikat seperti parfum, harganya juga lebih Eau de Toilette (EDT). Jenis wewangian dengan aroma yang ringan, dengan waktu tahan lama 3-4 jam. Memiliki kadar alkohol yang tinggi dengan konsentrat bahan wewangian berkisar 4-8%. Wewangian ini pada umumnya hadir dalam bentuk spray. Harganya terjangkau untuk anda yang memang ingin selalu tampil wangi. Jenis ini cocok digunakan untuk segala Ramayani. JoGTC | Page 29 Journal Global Tecnology Computer Vol 3. No. Desember 2023. Hal 28-33 ISSN: 2809-6118 (Online - Elektroni. DOI: 10. 47065/jogtc. Website https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/jogtc suasana yang tidak membutuhkan waktu yang lama seperti pergi ke acara pesta atau hanya untuk nongkrong di cafy atau bioskop. Eau de Cologne (EDC). Merupakan jenis wewangian yang paling ringan dengan wangi yang hanya bertahan sekitar 2-3 jam. Mengandung 24% konsentrat bahan wewangian dan kadar alkohol yang paling tinggi dibanding keempat golongan lainnya. EDC dipasaran biasa dikenal sebagai Body Mist. Body Spray atau Body Splash. 5 Metode Min-Max. Metode Min Max merupakan suatu metode yang digunakan untuk menentukan jumlah persediaan maksimum dan minimum agar tidak terjadi kekurangan dan kelebihan. Suatu persediaan bahan baku yang memiliki nilai yang paling besar merupakan persediaan maksimum. Sedangkan, persediaan bahan baku memiliki persediaan yang paling kecil merupakan persediaan minimum maka perlunya pemesanan kembali agar tidak mengalami kekurangan dan kekosongan di gudang. Suatu kekurangan bahan baku dapat disebabkan karna adanya pemakaian bahan baku dengan jumlah besar. Sehinga dibutuhkan stock pengaman untuk mengantisipasi kekurangan tersebut . Konsep Min-Max suatu persediaan jika sudah mencapai tingkat minimumm maka dapat dilakukan pemesan kembali . Pengendalian persediaan menggunakan metode Min-Max Stock meliputi beberapa tahapan yaitu: Menentukan Persediaan Pengaman (Safety Stoc. Safety stock atau persediaan pengaman adalah persediaan ekstra yang perlu ditambah untuk menjaga sewaktuwaktu ada tambahan kebutuhan atau keterlambatan kedatangan barang. Menentukan Persediaan Minimum (Minimum Inventor. Minimum Stock adalah saat atau titik dimana pemesanan kembali harus diadakan sehingga kedatangan atau penerimaan bahan tepat pada waktunya dimana jumlah persediaan sama dengan safety stock. Dalam metode persediaan yang lain, minimum stok biasanya disebut dengan Re Order Point. Menentukan Persediaan Maksimum (Maximum Inventor. Maximum Stock adalah jumlah maksimum yang diperbolehkan untuk disimpan dalam persediaan. Perhitungan yang digunakan dalam metode Min-Max Stock adalah sebagai berikut: Persediaan Pengaman (Safety Stoc. Safety Stock = (Pemakaian Maksimum Ae T) x C Keterangan: T = Pemakaian barang rata-rata per periode . tn/sak/kg/. C = Lead Time . Persediaan Minimum (Minimum Inventor. Minimum Inventory = (T x C) R Keterangan: T= Pemakaian barang rata-rata per periode . tn/sak/kg/. C = Lead Time . R = Safety Stock . tn/sak/kg/. Persediaan Maksimum (Maximum Inventor. Maximum Inventory = 2(T x C) Keterangan: T= Pemakaian barang rata-rata per periode . tn/sak/kg/. C = Lead Time . Tingkat Pemesanan Persediaan Kembali Q = Max Ae Min Keterangan: Q = Tingkat pemesanan persediaan kembali . tn/sak/kg/. Max. = Persediaan Maksimum . tn/sak/kg/. Min. = Persediaan Minimum . tn/sak/kg/. HASIL DAN PEMBAHASAN Berikut ini adalah data pembelian bahan baku parfume selama 1 tahun dimulai bulan januari sampai pada bulan september 2020 di peroleh dari penjual parfum, dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 1. Data Bahan Baku Parfume Pada Istana Parfume Bahan Baku . Tahun Januari Februari Maret April Aiger Blue Engelha Sjp Ralp L P Pum Trusaldi Gold Signo Britney Spearsf Ramayani. JoGTC | Page 30 Journal Global Tecnology Computer Vol 3. No. Desember 2023. Hal 28-33 ISSN: 2809-6118 (Online - Elektroni. DOI: 10. 47065/jogtc. Website https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/jogtc Bahan Baku . Tahun Mei Juni July Agustus Septemb Total Rata-Rata Aiger Blue Engelha Sjp Ralp L P Pum Trusaldi Gold Signo Britney Spearsf 1 Penerapan Metode Min-Max Stock. Dari hasil pengumpulan data bahan baku diperusahaan Di penjual parfume, maka dapat dihitung hasil pengukuran sebagai Perhitungan Persediaan Bahan Baku Parfume Tahun 2020. Dari tabel berikut dapat dilihat data pembelian Aiger Blue Emotion pada toko istana parfume sebagai berikut: Tabel 2. Pembelian Bahan Baku Aiger blue emotion Tahun 2020 Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni July Agustus September Total Bahan Baku . Aiger Blue emotion Dari tabel diatas dapat dijelaskan, bahwasanya pembelian bahan baku pada penjual parfume paling besar terdapat pada bulan januari dan bulan maret 300 ml. Adapun data pemakaian bahan baku Aiger Blue emotion tahun 2020 dapat dilihat pada tabel 3. Tabel 3. Pemakaian Bahan Baku Aiger Blue emotion Tahun 2020 Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni July Agustus September Total Rata-Rata Bahan Baku. Aiger Blue emotion Keterangan Pemakaian Maksimal Diketahui: Lead time = 1 Bulan Stock (C) Stock Awal Tahun 2020 = 300 ml Pemakaian maksimum 2020 = 300 ml Pemakaian Rata-rata 2020 = 320 ml (T) Safety Stock = R !" %&&'(&&'(&&')&&'(&&'(&&'(&&')&&')&& T = #$ : ) && T= 320 Perhitungan data dengan metode min-max stock tahun 2020 Safety Stock R= (Pemakaian Maksimum Ae T) x C R = . ml/bulan Ae 320 ml/bula. x 1 bulan R = 20 ml x 1 Bulan R = 20 ml Ramayani. JoGTC | Page 31 Journal Global Tecnology Computer Vol 3. No. Desember 2023. Hal 28-33 ISSN: 2809-6118 (Online - Elektroni. DOI: 10. 47065/jogtc. Website https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/jogtc Persediaan Minimum Minimum Inventory = (T x C) R = . ml /bulan x 1 bula. 20 ml = 320 ml 20 ml = 340 ml Persediaan Maximum Maximum Inventory = 2 (T x C) = 2 . ml /bulan x 1 bula. = 640 ml Tingkat Pemesanan Kembali Q = Maximum Ae Minimum = 640 ml - 340 ml = 300 ml Perhitungan Persediaan Bahan Baku Engelhart Tahun 2020. Dari tabel berikut dapat dilihat data pembelian bahan baku Engelhart sebagai berikut: Tabel 4. Pembelian Bahan Baku Engelhart Tahun 2020 Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni July Agustus September Total Bahan Baku . Engelhart Dari tabel diatas dapat dijelaskan, bahwasanya pembelian bahan baku Engelhart pada Istana parfume paling besar dibulan februari 300 ml. Adapun data pemakaian bahan baku Engelhart tahun 2020 dapat dilihat pada tabel 5. Tabel 5. Pemakaian Bahan Baku Engelhart Tahun 2020 Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni July Agustus September Total Rata-Rata Bahan Baku. Engelhart Keterangan Pemakaian Maksimal Diketahui: Lead time = 1 Bulan Stock (C) Stock Awal Tahun 2020 = 200 ml Pemakaian maksimum 2020 = 300 ml Pemakaian Rata-rata 2020 = 280 (T) Safety Stock = R !" (&&'%&&')&&')&&'(&&')&&'(&&')&&')&& T = #$ : ),&& T= 280 Perhitungan data dengan metode min-max stock tahun 2020 Safety Stock R= (Pemakaian Maksimum Ae T) x C R = . ml /bulan Ae 280 ml/bula. x 1 bulan R = 20 ml/bulan x 1 bulan R = 20 ml Persediaan Minimum Ramayani. JoGTC | Page 32 Journal Global Tecnology Computer Vol 3. No. Desember 2023. Hal 28-33 ISSN: 2809-6118 (Online - Elektroni. DOI: 10. 47065/jogtc. Website https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/jogtc Minimum Inventory = (T x C) R = . ml/bulan x 1 bula. 20 ml = 280 ml 20 ml = 300 ml Persediaan Maximum Maximum Inventory = 2 (T x C) = 2 . ml/bulan x 1 bula. = 560 ml Tingkat Pemesanan Kembali Q = Maximum Ae Minimum = 560 ml - 300 ml = 260 ml Untuk total hasil evaluasi setiap bahan baku yang lain kerjakan sesuai dengan Langkah di atas, sehinga didapat hasil akhir seperti tabel 6 dibawah ini: Tabel 6. Total Hasil Evaluasi Bahan Baku Aiger Blue Emotion Engelhart Sjp Lovely Ralp L P Black B Legend Puma Trusaldi Gold Signo Rina Britney Spearsf Bulgari Exteme Safety StockA 20 ml 20 ml 20 ml 20 ml 20 ml 40 ml 20 ml 40 ml 20 ml 40 ml Hasil Evaluasi Persediaan Min Persediaan Max 340 ml 640 ml 300 ml 560 ml 340 ml 640 ml 340 ml 640 ml 300 ml 560 ml 380 ml 680 ml 340 ml 640 ml 300 ml 520 ml 300 ml 560 ml 300 ml 520 ml Pemesanan Kembali (Q) 300 ml 260 ml 300 ml 200 ml 260 ml 300 ml 300 ml 220 ml 260 ml 220 ml KESIMPULAN Berdasarkan dari pembahasan sebelumnya, maka penulis dapat memberikan kesimpulan bahwa perhitungan Persediaan bahan baku Parfume pada penjual parfume belum efektif dan efesien, dikarenakan belum adanya metode khusus yang mendukung keberhasilan dari proses perhitungan sistem Persediaan dengan masih dilakukannya perhitungan manual. Melakukan perhitungan sistem Pengendaliaan berdasarkan data pembelian dan pemakaian pada penjual Parfume. Metode min max stock dimulai dengan mencari nilai pemakaian tertinggi pada suatu bulan, lalu mencari nilai safety stock, kemudian menentukan persediaan minimun dan maksimum serta mencari nilai pemesanan kembali. Sehingga mendapatkan hasil dari perhitungan metode min max stock. REFERENCES