ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 74-84 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN ANGGOTA ADMI (ASOSIASI DOSEN MUDA INDONESIA) SECARA DARING Ibnu Haris Nasution1. Tommy Kuncara2 Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial. Prodi Manajemen. Universitas Dian Nusantara. Jakarta Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial. Prodi Akuntansi. Universitas Dian Nusantara. Jakarta Corresponding author E-mail: ibnu. nasution@undira. Diterima : 1 April 2021 Direvisi : 15 April 2021 Dipublikasi : 6 Mei 2021 Abstrak: Kegiatan wirausaha yang dilakukan sebagian besar oleh anggota ADMI masih bercorak manajemen keluarga yang hanya berorientasi sekedar memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sikap hidup boros dan kurang produktif. Tidak berorientasi kepada bisnis. Masih kurangnya kemandirian masyarakat dan Belum mampu mengelola teknologi Pelatihan Kewirausahaan adalah suatu kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk memperbaiki dan mengembangkan sikap, tingkah laku, ketrampilan, dan pengetahuan kepada peserta pelatihan. Dimana didalam pelatihan itu dapat meningkatkan keahlian-keahlian, pengetahuan pengalaman atau perubahan sikap seseorang untuk dapat mandiri dalam berwirausaha untuk dapat diaplikasikan dikemudian hari. Dan Kemandirian dalam Berwirausaha adalah suatu sikap/prilaku seseorang yang mandiri dalam berwirausaha, dimana orang yang berwirausaha harus memiliki sikap mandiri dalam memenuhi kegiatan usahanya. Kata Kunci: Mandiri. Kewirausahaan PENDAHULUAN Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu elemen penting dalam Dunia Pendidikan yang merupakan elemen yang bisa mengasah kita sebagai pengajar untuk melakukan sebuah pengabdian kepada Negara di luar kita sebagai Pendidik di suatu Universitas. Sangat banyak sekali Sekolah. Organisasi yang membutuhkan event-event seperti ini di karenakan tenaga Pengajar yang tidak memadai ataupun kesibukan masing-masing. Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 74 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 74-84 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Pengabdian Masyarakat merupakan bentuk pengabdian kami sebagai Dosen untuk Negara dan untuk Masyarakat yang mungkin sangat membutuhkan kami baik dalam pemberian update ilmu terbaru, seminar, workshop, kursus, dan sebagainya. Maka dari itu kami sebagai salah satu sebagai salah satu Civitas dari Universitas Dian Nusantara harus dan wajib melakukan pengabdian masyarakat guna mensharing ilmu kami agar pemahaman dari anggota di organisasi yang kami kunjungi dapat bertambah pengetahuannya dan berguna kelak untuk merekanantinya. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis merumuskan masalah penelitian sebagai berikut : Bagaimana kesadaran anggota organisasi terhadap kewirausahaan? . Bagaimana tingkat pemahaman pentingnya kewirausahaan? . Bagaimanakah penerapan kewirasahaan dalam kehidupan sehari- sehari di organisasi Tujuan dan Manfaat Pengabdian Sesuai rumusan masalah di atas maka tujuan pelaksanakaan pengabdian masyarakat ini adalah sebagai berikut: Menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran organisasi akan jiwa kewirausahaan terhadap organisasi ADMI. Meningkatkan pengetahuan dalam dunia kewirausahaan. Menumbuhkan suasana kewirausahaan dalam ADMI. Manfaat dari kegiatan ini adalah meningkatkan dan menghidupkan kesadaran diri anggota ADMI sehingga mereka memiliki semangat berwirausaha sehingga bisa belajar mandiri dan pantang menyerah, di harapkan bisa membuka lapangan pekerjaan SOLUSI DAN TARGET Sesuai judul, pengabdian ini dilakukan dalam bentuk pelatihan berbasis daring. Peserta pelatihan adalah anggota ADMI. Sebagai tenaga pelatih . adalah 1 Dosen dari Universitas Dian Nusantara yang akan dibantu oleh dosen dari universitas gunadarma berjumlah 1 orang. Pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari secara online via group whatsapp dengan 1 kali pertemuan via Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 75 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 74-84 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Jika berdasarkan hasil evaluasi pelatihan ini bisa berhasil maka ini akan menjadi pertimbangan untuk melaksanakan pengabdian lanjutan dalam rangka meningkatkan kemampuan kewirausahaan menjadi lebih baik. Proses pembelajaran dalam pelatihan ini akan menggunakan pendekatan Communicative Language Teaching (CLT) yang mengedepankan penguasaan bahasa sebagai alat komunikasi baik secara lisan maupun tulis. Dengan demikian pembelajar mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan semua kemampuan atau skill berbahasa yang meliputi kemampuan berbicara, mendengar, menulis dan membaca. Ciri khas dari penggunaan pendekatan ini adalah pembelajar mendapatkan kesempatan sebesar-besarnya untuk mempraktekkan bahasa yang dipelajarinya. Hal ini bisa dilakukan dengan mengkondisikan pembelajar untuk bekerjasama dalam bentuk berpasangan ataupun berkelompok sehingga kesempatan untuk menggunakan bahasa yang dipelajarinya menjadi lebih banyak. Target dari kegiatan ini adalah upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada ADMI dalam menghadapi era digitalisasi dan globalisasi melalui pelatihan wirausaha adalah sebagai . Meningkatkan keterampilan Wirausaha. Meningkatkan keterampilan dan pengetahuan Wirausaha. METODE Kegiatan pelatihan Kewirausahaan ini dilaksanakan dengan tahapan-tahapan berikut: Diskusi Analisis Kebutuhan Kegiatan ini diawali dengan diskusi dengan ketua ADMI. Tujuan dari diskusi ini adalah untuk mengumpulkan informasi berkaitan dengan tersedia dan tidaknya pelatihan wirausaha secara online bagi anggota organisasi di tempat ini. Karakteristik dan tingkat pengetahuan peserta yang dalam hal ini adalah anggota ADMI dalam pelatihan wirausaha, metode dan media dan materi pelatihan yang tersedia dan digunakan di ADMI, serta materi bahan ajar dan media yang dibutuhkan oleh para anggota ADMI. Diskusi ini juga dilakukan sebagai media untuk Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 76 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 74-84 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 menyamakan persepsi dalam menentukan metode sebagai penguat landasan pelatihan wirausaha yang komunikatif. Penentuan Materi dan Metode Setelah mengetahui permasalahan di lapangan, tim pengabdian menawarkan solusi dengan cara berperan aktif dalam memberikan pelatihan wirausaha komunikatif secara online bagi anggota ADMI. Pelatihan wirausaha komunikatif yang disertai dengan metode dan materinya yang lebih Sehingga pelatihan wirausaha tercapai maksimal. Adapun langkah yang ditempuh untuk solusi permasalah tersebut adalah : Pelatihan Mengenal produk yang ramai pembeli di era pandemi Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk meningkatkan keterampilan berwirausaha adalah dengan mengenal produk apa yang mau kita jual ke konsumen dan bagaimana produk itu bisa laku di pasaran di era pandemi seperti ini. Pada era pandemic semua laju wirausaha berubah secara total yang tadinya masih bisa mengandalkan toko offline sekarang harus beralih menuju toko online, dan yang paling merasakan efek kenaikan permintaan produk adalah makanan yang serba instan, bukan hanya mie saja bahkan menu-menu di restoran pun bisa di buat instan dengan sampai di rumah lalu di panaskan kembali dan itu menjadi salah satu primadona pada saat era pandemi seperti ini. Pelatihan wirausaha berbasis e-commerce dan strateginya Pada era pandemi yang kita tidak tau sampai kapan akan berakhir kami menawarkan solusi untuk cara berujualan di tokopedia, shopee, dan bukalapak, serta cara kami untuk mempromosikan produk yang sudah di buat dengan strategi ala milenial. Pemanfaatan Multimedia Agar kegiatan pelatihan menjadi lebih menarik dan materi pelatihan kewirauasahaan lebih mudah dipahami, kami memanfaatkan multimedia dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Multimedia yang dimaksud di sini adalah penggabungan beberapa macam media yang diterapkan dalam pelatihan kewirausahaan. Media secara harfiah merupakan bentuk jamak dari medium yang berarti pengantar atau perantara. Media dalam proses pembelajaran diartikan oleh Miarso . sebagai segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan pesan serta dapat Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 77 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 74-84 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar yang disengaja, bertujuan dan terkendali. Sedangkan multimedia menurut Reiser dan Dempsey . merupakan kombinasi dari dua atau lebih media untuk menyampaikan suatu pesan yang koheren. Adapun fungsi media menurut Siregar dan Sudirdjo . dikelompokkan ke dalam dua fungsi yaitu fungsi audiovisual aids/teaching aids dan fungsi komunikasi. Sebagai audiovisual aids/teaching aids, media berfungsi untuk memberikan pengalaman yang konkrit kepada peserta didik. Dalam hal ini,media berfungsi sebagai alat bantu agar dapat memperjelas . embuat lebih konkri. apa yang disampaikan oleh pendidik. Sedangkan fungsi media yang kedua adalah sebagai sarana komunikasi dan interaksi antara peserta didik dengan media tersebut. Dalam hal ini media merupakan sumber belajar yang sangat penting bagi peserta didik. Dalam kegiatan pelatihan Pelaksanaan Pelatihan Kegiatan pelatihan kewirausahaan Komunikatif bagi siswa ini direncakan selama 3 hari . Kegiatan pelatihan akan dilaksanakan pada jumat, sabtu dan Minggu pagi pukul 09. 00 Ae 11. Dimana untuk aktivitas pada hari jumat dan minggu pelatihan dilakukan menggunakan group Whatsapp sedangkan untuk hari sabtu dilakukan pelatihan mengunakan aplikasi zoom. Metode yang digunakan adalah pembelajaran yang berpusat pada pebelajar dan pembelajaran yang bersifat aktif. Dengan menggunakan kedua metode tersebut, diharapkan siswa dapat menguasai materi yang disampaikan dengan baik. Partisipasi siswa dalam kegiatan ini berupa : memberikan informasi yang diperlukan, . menyediakan tempat dan membantu tim mempersiapkan kelas untuk pelatihan . mengkoordinir peserta untuk mengikuti pelatihan sesuai jadwal Gambaran jadwal kegiatan pelatihan dapat dilihat pada Tabel Tabel 1. Gambaran Jadwal Kegiatan Pelatihan Hari Media Aktivitas Jumat Group WA Pre Test Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 78 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 74-84 Sabtu Zoom E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Pelatihan: - Produk - Pangsa Pasar - Market Place - Keuangan Minggu Group WA Presentansi Produk Yang di hasilkan Evaluasi Hasil Pelatihan Selama pelatihan berlangsung, evaluasi akan dilakukan untuk melihat ketercapaian target dan luaran yang diharapkan. Terdapat dua jenis evaluasi yang akan dilakukan. Pertama, evaluasi terhadap pemahaman mengenai Materi yang diberikan. Kedua, evaluasi terhadap kegiatan pelatihan dalam mengerjakan soal untuk pretest dan presentansi produk yang di hasilkan dalam pelatihan Kewirausahaan. Data yang diperoleh akan dianalisa secara kuantitatif untuk melihat peningkatan pemahaman dan keterampilan berdasarkan apa yang telah mereka peroleh selama kegiatan pelatihan. Dari hasil analisa data, tim pengusul akan mengevaluasi keberlanjutan program dan mengidentifikasi kebutuhan mitra yang lainnya guna peningkatan kualitas sumber daya mitra dan peningkatan keterampilan berwirausaha mitra untuk tahun berikutnya. HASIL DAN PEMBAHASAN Teknik yang digunakan dalam menyampaikan materi pelatihan adalah workshop dengan menggunakan alat bantu multimedia berupa laptop. LCD, alat peraga, post test dan pretest melalui aplikasi daring. semua anggota dapat menanyakan hal-hal yang belum di mengerti tentang kewirausahaan, di samping itu kami memberikan materi dasar tentang kewirausahaan yang berkonsep teknologi komputer, terlebih sekarang ini persaingan Dunia usaha semakin ketat, hampir semua perusahaan berskala kecil dan perusahaan skala besar memanfaatkan media teknologi informasi yang berbasis komputer dalam media pemasaran pada calon Struktur prioritas kewiraswastaan terdiri dari 4 . Lapisan terdalam merupakan inti . , sedangkan 3 lapisan berikutnya merupakan pendukung yang ideal untuk mencapai Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 79 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 74-84 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 kesempurnaan prestasi. Struktur ini berlaku universal, tidak hanya bagi mereka yang berkarir dijalur wiraswasta. Para pejabat, karyawan, buruh, kaum-kaum profesional, dan siapapun seyogyanya memiliki pola dasar ini. Struktur nilai kewiraswastaan dimaksud terdiri dari elemen-elemen : Sikap Mental . Kepemimpinan atau kepeloporan . Ketatalaksanaan . Keterampilan . kill terutama bidang teknologi kompute. Kami juga memberikan materi mengenai peluang Usaha serta resiko usaha kepada anggota assosiasi dosen muda indonesia. Peluang dan Resiko Usaha Untuk menggali dan memanfaatkan peluang usaha atau bisnis, seorang wirausahawan berpikir secara positif dan kreatif, diantaranya : Harus percaya diri dan yakin bahwa usaha ini dapat dilaksanakan Harus menerima gagasan baru Harus bertanya kepada diri sendiri Harus mendengarkan saran-saran orang lain. Harus mempunyai etos kerja yang baik Pandai berkomunikasi. Mengikuti perkembangan teknologi yang ada sesuai dengan prinsip penggunaan komputer dalam bisnis Dengan tersedianyainformasi intern dan ekstern, maka wirausahawan dapat mengetahui : Di mana ada peluang . Apa saja yang akan mengancam dunia . Adakah kekuatan . yang mendukung usaha Adakah kelemahan . yang membatasi atau menghambat kemampuan. Ada beberapa resiko yang mungkin terjadi dalam usaha, diantaranya : Perubahan permintaan . Perubahan konjungtor Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 80 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 74-84 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Persaingan . Akibat lain Faktor-Faktor Keberhasilan dan Kegagalan Usaha Keberhasilan Usaha Keberhasilan usaha yang dipengaruhi oleh beberapa hal : Percaya dan yakin bahwa usaha dapat dilaksanakan . Menerima gagasan baru di dalam dunia usaha . Instropeksi diri . Mendengarkan sran-saran orang lain . Bersemangat dan bergaul. Tabel 2. Keberhasilan Usaha Karakteristik Profil Percaya diri Ciri Wirausahawan Sukses yang Menonjol Mengendalikan tingkat percaya dirinya tinggi dalam mencapai sukses Cepat mengenali dan memecahkan masalah yang Pemecahan masalah dapat menghalangi kemampuan tujuannya Bekerja keras dan bekerja sama dengan para ahli untuk meperoleh prestasi Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 81 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 74-84 Berprestasi tinggi Pengambilan resiko E-ISSN : x-x P-ISSN : x-x Tidak takut mengambil resiko, tetapi menghindari resiko tinggi jika dimungkinkan Tidak akan memperbolehkan hubungan emosional yang menggangu suksesnya usaha Tidak akan memperboilehkan hubungan emosional Ikatan emosi yang mengganggu misi suksesnya usahanya Berdedikasi tinggi dan bekerja tanpa berhitung waktu untuk membangun usahanya Pencari status Tingkat energi tinggi Kegagalan Usaha Karakteristik Kegagalan Dedikasi Ciri Kegagalan Kewirausahaan Meremehkan memulai usaha Gagal mengendalikan aspek utama usaha atau Pengendalian usaha atau bisnis Pemahaman umum terhadap disiplin manajemen Pengamatan manajemen rata-rata kurang Menimbulkan masalah arus kas buruk mereka dengan kurangnya perhatian akan piutang Pengelolaan piutang Memulai perluasan usaha yang belum siap Meremehkan kebutuhan usaha Memperluas usaha berlebihan Lokasi yang buruk Perencanaan keuangan Menimbulkan pengeluaran awal yang tinggi Lokasi usaha Pembelanjaan besar Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 82 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 74-84 E-ISSN : x-x P-ISSN : x-x Pemanfaatan Peluang Secara Kreatif dan Inovatif Terdapat beberapa peluang usaha yang bisa dimanfaatkan secara kreatif dan mampu menghasilkan nilai tambah, antara lain sebagai berikut : Memanfaatkan barang bekas . Memanfaatkan barang yang tersedia atau disediakan oleh alam . Memanfaatkan kejadian atau peristiwa yang ada disekitar Dalam proses penerapan kemampuan berinovasi, menurut Kuratko . ada empat jenisinovasi yang bisa dikembangkan, yaitu sebagai berikut : Invensi . Ekstensi . Duplikasi . Sintetis Pengembangan Ide Kreatif dan Inovatif Kreatif merupakan cara berpikir yang mwnghasilkan metode baru, konsep baru, pengertianbaru, perencanaan baru dan seni baru. Ciri orang kreatif diantaranya : Fleksibel dan tidak kaku . Tidak konvensional . Eksentrik . Bersemangat . Bebas dari aturan tertentu . Berpusat pada diri sendiri . Bekerja keras . Berdedikasi tinggi . Intelegen Setelah pemebrian materi selesai, acara selanjutnya adalah sesi Tanya jawab, bagi siswa yang bisa menjawab pertanyaan kami maka akan mendapatkan hadiah souvenir, berikut foto dokumentasinya. Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 83 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 74-84 E-ISSN : x-x P-ISSN : x-x Hasil dan Evaluasi Kegiatan Hasil dari kegiatan ini adalah bisa membuka wirausaha dan menciptakan lapangan pekerjaan Pelaksanaan yang kami lakukanberupa workshop kepada anggota assosiasi dosen muda indonesia dengan judul AuEntrepreneurshipAy dan acara pun berjalan sangat lancar, warga desa sangat antusias dengan materi yang di sampaikan. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Kesimpulan yang bisa kami ambil dari kegiatan AuEntrepreneurshipAy adalah keantusiasan Mereka ingin mengetahui sebuah ilmu baru sangatlah membuat kami merasa berhasil sebagai pembuat acara karena acara berjalan 2 arah. Saran