Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 247-258 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. ANALISIS TINGKAT KESUKARAN DAN DAYA PEMBEDA BUTIR SOAL ASESMEN MADRASAH MATA PELAJARAN FIKIH DI MI MAAoARIF PEJAGOAN TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Ika Rifa Rofifah. Imam Subarkah Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen e-mail: ikaarfrfh@gmail. com, barkah44@gmail. Abstract This research aims to determine the quality of Madrasah Assessment items for the Fiqh subject at MI Ma'arif Pejagoan. The research method used is quantitative descriptive techniques with data collection techniques through documentation. The data analysis technique used is calculating the level of difficulty test and the distinguishing power test. Data analysis was carried out using Microsoft Excel software. The data analyzed is in the form of results on the answer sheets of students who took part in the Madrasah Assessment for Jurisprudence subjects at MI Ma'arif Pejagoan. The results of the research showed that overall, of the 50 questions, there were 2 questions . %) in the difficult category, 35 questions in the moderate . category, and 13 . %) in the easy category. Meanwhile, in terms of discriminating power, the number of items that have poor discriminating power . egatively marke. is 9 items . %), the bad category is 13 items . %), the fair category is 10 items . %) , the good category is 17 questions . %), and the very good category is 1 question . %). Keywords: Analysis. Level of Difficulty. Differentiating Power Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas butir soal Asesmen Madrasah mata pelajaran Fikih di MI MaAoarif Pejagoan. Metode penelitian yang digunakan adalah teknik deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumetasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah penghitungan uji tingkat kesukaran dan uji daya pembeda. Analisis data dilakukan melalui software Microsoft Exel. Data yang dianalisis berupa hasil pada lembar jawab peserta didik yang mengikuti Asesmen Madrasah mata pelajaran Fikih di MI MaAoarif Pejagoan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan dari 50 butir soal yang memiliki tingkat kesukaran kategori sukar sebanyak 2 butir soal . %), kategori cukup . sebanyak 35 butir soal . %), dan kategori mudah sebanyak 13 . %). Sedangkan dari segi daya pembeda, jumlah butir soal yang memiliki daya pembeda kategori tidak baik . ertanda negati. sebanyak 9 butir soal . %), kategori buruk sebanyak 13 butir soal . %), kategori cukup sebanyak 10 butir soal . %), kategori baik sebanyak 17 butir soal . %), dan kategori baik sekali sebanyak 1 butir soal . %). Kata kunci: Analisis. Tingkat Kesukaran. Daya Pembeda Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 247-258 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan sebuah program yang melibatkan sejumlah komponen yang bekerja sama dalam proses untuk mencapai tujuan yang diprogramkan. 1 Dilihat dalam makna yang sempit, pendidikan identik dengan sekolah, yaitu pengajaran yang diselenggarakan di sekolah sebagai lembaga tempat proses pembelajaran. Berkaitan dengan makna tersebut, pendidikan dapat diartikan sebagai segala pengaruh yang diupayakan sekolah terhadap anak dan remaja . sia sekola. yang diserahkan kepadanya . guna memperoleh kemampuan kognitif dan kesiapan mental yang berkesadaran maju, untuk memberikan bekal saat terjun ke masyarakat, menjalin hubungan sosial, dan memikul tanggung jawab sebagai individu maupun sebagai makhluk sosial. Tercapainya suatu pendidikan dapat dilihat melalui kegiatan evaluasi. Lembaga Administrasi Negara mengemukakan batasan mengenai evaluasi pendidikan sebagai berikut: Evaluasi pendidikan merupakan proses untuk menentukan kemajuan pendidikan, dibandingkan dengan tujuan yang telah ditentukan. Evaluasi pendidikan merupakan usaha untuk memperoleh informasi berupa umpan baik bagi penyempurna pendidikan. 3 Berdasarkan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab 1 Pasal 1 ayat 21 menyatakan bahwa evaluasi pendidikan adalah kegiatan pengendalian, penjaminan, dan penetapan mutu pendidikan terhadap berbagai komponen pendidikan pada setiap jalur, penyelenggaraan pendidikan. Berdasarkan peraturan tersebut, maka sudah jelas bahwa penguasaan teknik evaluasi menjadi salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang pendidik agar dapat melakukan penilaian dengan benar terhadap proses dan hasil belajar mengajarnya. Secara umum, evaluasi dalam pembelajaran dibedakan menjadi dua, yaitu evaluasi hasil belajar atau evaluasi prestasi, dan evaluasi program pembelajaran. 5 Kegiatan evaluasi belajar dapat 1Purwanto. Evaluasi Hasil Belajar, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2. , 1. 2 Nurani Soyomukti. Teori-Teori Pendidikan, (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2. , 30. 3 Anas Sudijono. Pengantar Evaluasi Pendidikan, (Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2. , 2. 4 Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, diakses 25 Agustus 2024, https://peraturan. id/ Details/43920/uu-no-20-tahun-2003 5 Suharsimi Arikunto. Pengembangan Instrumen Penelitian dan Penilaian Program, (Yogyakarta: Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 247-258 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. dilakukan melalui tes/asesmen. Asesmen Madrasah merupakan penilaian sumatif yang dilaksanakan pada akhir jenjang pendidikan madrasah untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang telah ditetapkan. 6 Nilai tes sumatif tersebut dijadikan sebagai catatan kemajuan belajar peserta didik dan penentu seorang peserta didik sudah menguasai materi pembelajaran atau belum. 7 Asesmen Madrasah meliputi seluruh mata pelajaran yang diajarkan pada kelas akhir di satuan pendidikan, baik kelompok mata pelajaran wajib, maupun kelompok mata pelajaran muatan lokal. Mata pelajaran Fikih sebagai rumpun Pendidikan Agama Islam merupakan salah satu mata pelajaran wajib yang diujikan dalam Asesmen Madrasah di MI MaAoarif Pejagoan. Berdasarkan hasil wawancara dengan Ibu Umi Nur Muharomah. Pd. I, dikatakan bahwa naskah soal Asesmen Madrasah yang digunakan merupakan naskah yang dikembangkan oleh tim penyusun soal dari KKMI Kabupaten Kebumen. Madrasah diperkenankan untuk langsung menggunakan soal tersebut atau merubahnnya sesuai dengan kebijakan madrasah dan kemampuan peserta didiknya. Namun, di MI MaAoarif Pejagoan langsung menggunakan naskah soal tersebut tanpa dirubah dan tanpa melakukan uji terhadap instrument soal guna menjaga kerahasiaan setiap butir soal. Mengingat AM merupakan evaluasi pendidikan yang berkaitan dengan penilaian oleh pemerintah, maka dalam menyusun naskah soal perlu diperhatikan kualitas butir soal AM. Dengan kata lain, tes yang digunakan harus terjamin kualitasnya. Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang analisis butir soal secara kuantitatif untuk mengetahui kualitas butir soal tersebut, dengan judul AuAnalisis Tingkat Kesukaran dan Daya Pembeda Butir Soal Asesmen Madrasah Mata Pelajaran Fikih di MI MaAoarif Pejagoan Tahun Pelajaran 2023/2024Ay, yang ditinjau dari tingkat kesukaran dan daya pembeda. Pustaka Pelajar, 2. , 9. Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Islam Nomor 901 Tahun 2023 tentang Standar Operasional Prosedur Penyelenggaraan Asesmen Madrasah Tahun Pelajaran 2022/2023. Ina Magdalena. AuAnalisis Validitas. Reliabilitas. Tingkat Kesulitan dan Daya Beda Butir Soal Ujian Akhir Semester Tema 7 Kelas i SDN Karet 1 Sepatan,Ay Bintang: Jurnal Pendidikan dan Sains 3, no 2 . 201, https://ejournal. id/index. php/bintang. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 247-258 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data dokumentasi. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif karena pengambilan data berupa dokumen soal, yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji tingkat kesukaran dan daya pembeda. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara perhitungan melalui software Microsoft Exel. Subjek penelitian meliputi peserta didik kelas VI MI MaAoarif Pejagoan, yang mengerjakan soal Asesmen Madrasah mata pelajaran Fikih di MI MaAoarif Pejagoan Tahun pelajaran 2023/2024. Sedangkan objek penelitian ini adalah 50 butir soal Asesmen Madrasah mata pelajaran Fikih di MI MaAoarif Pejagoan, yang terdiri dari 25 soal pilihan ganda biasa, 5 soal pilihan ganda kompleks, 10 soal pilihan benar salah, dan 10 soal menjodohkan dengan bobot soal pada masing-masing jenis soal adalah 1 point. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil data yang diperoleh berupa naskah soal Asesmen Madrasah mata pelajaran Fikih, kunci jawaban, serta lembar kerja peserta didik yang berjumlah 12. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan aplikasi Microsoft Office Exel. Penelitian ini menyajikan dan menjabarkan hasil perhitungan tingkat kesukaran dan daya pembeda. Adapun hasilnya sebagai berikut: Tingkat Kesukaran Uji tingkat kesukaran merupakan uji butir soal untuk mengkaji butir soal dari segi kesulitannya, sehingga dapat diperoleh butir soal yang memiliki kategori sukar, sedang, dan mudah. 8 Butir soal yang dapat dikatakan baik adalah butir soal yang tidak terlalu sukar dan tidak terlalu mudah. 9 Analisis butir soal Asesmen Madrasah dilakukan menggunakan Microsoft Exel, selanjutnya hasil analisis diinterpretasikan ke dalam tiga kriteria penafsiran tingkat kesukaran item menurut Witherington, yaitu: < 0,25 kriteria sukar, 0,25 Ae 0,75 kriteria sedang, dan apabila >0,75 kriteria mudah. 10 Berikut hasil analisis tingkat kesukaran butir soal Asesmen Madrasah mata pelajaran Fikih di MI 8 Ina Magdalena. Op. Cit. , 203. 9Suharsimi Arikunto. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2. , 222. Anas Sudijono. Op. Cit. , 373. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 247-258 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. MaAoarif Pejagoan Tahun Pelajaran 2023/2024 berdasarkan jenis soalnya: Tabel 1. Hasil Uji Tingkat Kesukaran Butir Soal Pilihan Ganda Biasa No. Soal Indeks Kesukaran Item 0,75 0,583 0,666 0,666 0,833 0,583 0,75 0,666 0,666 0,583 0,75 0,666 0,833 0,583 0,75 0,75 0,75 0,833 0,583 0,666 Interpretasi Sedang Sedang Sedang Sedang Mudah Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Mudah Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Mudah Sedang Sedang Berdasarkan tabel di atas, didapatkan informasi bahwa butir soal jenis pilihan ganda biasa yang memiliki kriteria sukar sebanyak 0 soal atau 0%, butir soal dengan kriteria sedang sebanyak 22 soal atau 88%, dan butir soal dengan kriteria mudah sebanyak 3 soal atau 12 %. Sehingga dapat disimpulkan bahwa butir soal jenis pilihan ganda biasa sudah memilliki tingkat kesukaran yang baik. Dikatakan demikian karena jumlah butir soal dengan kategori sedang lebih banyak dibandingkan dengan butir soal dengan kategori sukar dan mudah. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 247-258 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Tabel 2. Hasil Uji Tingkat Kesukaran Butir Soal Pilihan Ganda Kompleks No. Soal Indeks Kesukaran Item 0,583 0,583 0,166 0,583 0,416 Interpretasi Sedang Sedang Sukar Sedang Sedang Berdasarkan tabel di atas, didapatkan informasi bahwa butir soal jenis pilihan ganda kompleks yang memiliki kriteria sukar sebanyak 1 soal atau 20%, kriteria sedang sebanyak 4 soal atau 80%, dan kriteria sukar sebanyak 0 soal atau 0%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa butir soal jenis pilihan ganda biasa sudah memilliki tingkat kesukaran yang baik. Dikatakan demikian karena jumlah butir soal dengan kategori sedang lebih banyak dibandingkan dengan butir soal dengan kategori sukar dan mudah. Tabel 3. Hasil Uji Tingkat Kesukaran Butir Soal Benar Salah No. Soal Indeks Kesukaran Item 0,833 0,666 0,75 0,583 0,833 0,666 0,166 0,833 0,833 0,916 Interpretasi Mudah Sedang Sedang Sedang Mudah Sedang Sukar Mudah Mudah Mudah Berdasarkan tabel di atas, didapatkan informasi bahwa butir soal jenis benar salah yang memiliki kriteria sukar sebanyak 1 soal atau 10%, kriteria sedang sebanyak 4 soal atau 40%, dan kriteria sukar sebanyak 5 soal atau 50%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa butir soal jenis pilihan ganda biasa sudah memilliki tingkat kesukaran tidak baik. Dikatakan demikian karena jumlah butir soal dengan kategori sedang lebih sedikit dibandingkan dengan butir soal dengan kategori sukar dan mudah. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 247-258 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Tabel 4. Hasil Uji Tingkat Kesukaran Butir Soal Menjodohkan No. Soal Indeks Kesukaran Item 0,75 0,916 0,666 0,666 0,833 0,833 0,75 0,916 0,916 0,25 Interpretasi Sedang Mudah Sedang Sedang Mudah Mudah Sedang Mudah Mudah Sedang Berdasarkan tabel di atas, didapatkan informasi bahwa butir soal jenis menjodohkan yang memiliki kriteria sukar sebanyak 0 soal atau 0%, kriteria sedang sebanyak 5 soal atau 50%, dan kriteria sukar sebanyak 5 soal atau 50%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa butir soal jenis pilihan ganda biasa sudah memilliki tingkat kesukaran cukup baik. Dikatakan demikian karena jumlah butir soal dengan kategori sedang sama dengan butir soal dengan kategori sukar dan mudah. Tabel 5. Distribusi Butir Soal Berdasarkan Tingkat Kesukaran Kategori No. Soal Jumlah Persentase 1 Kurang dari 0,25 28 dan 37 (Suka. 0,25-0,75 1, 2, 3, 4, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, (Sedan. 13, 14, 15, 16, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 29, 30, 32, 33, 34, 36, 41, 43, 44, dan 47 3 Lebih dari 0,75 5, 17, 23, 31, 35, 38, 39, 40, 42, (Muda. 45, 46, 48, dan 49 Mengacu pada hasil tersebut, maka secara keseluruhan soal Asesmen Madrasah mata pelajaran Fikih Tahun pelajaran 2023/2024 pada analisis tingkat kesukaran adalah Hal ini dikarenakan butir soal yang berinterpretasi sedang lebih banyak dibandingkan dengan butir soal yang berinterpretasi sukar dan mudah. Daya Pembeda Daya pembeda item soal merupakan kemampuan suatu butir soal untuk dapat membedakan antara peserta didik yang berkemampuan tinggi dengan peserta didik yang Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 247-258 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. berkemampuan rendah. 11 Item butir soal asesmen madrasah dapat dikatakan memiliki daya pembeda yang baik apabila daya pembeda butir soal dapat menunjukkan kemampuannya dalam membedakan antara testee yang termasuk dalam kategori kelompok atas dengan testee yang termasuk dalam kelompok bawah. Analisis butir soal Asesmen Madrasah dilakukan menggunakan Microsoft Exel, selanjutnya hasil analisis diinterpretasikan ke dalam lima kriteria penafsiran tingkat daya pembeda, yaitu: . indeks daya pembeda kurang dari 0,20 kategori poor, butir item yang bersangkutan daya pembedanya lemah sekali (Buru. , dianggap tidak memiliki daya pembeda yang baik. indeks daya pembeda 0,20-0,40 kategori satisfactory, butir item yang bersangkutan telah memiliki daya pembeda yang cukup. indeks daya pembeda 0,40 Ae 0,70 kategori good, butir item yang bersangkutan telah memiliki daya pembeda yang baik. indeks daya pembeda 0,70-1,00 kategori exellent, butir item yang bersangkutan telah memiliki daya pembeda yang baik sekali. indeks daya pembeda bertanda negatif, butir item yang bersangkutan daya pembedanya negative . uruk sekal. Berikut hasil analisis daya pembeda butir soal Asesmen Madrasah mata pelajaran Fikih di MI MaAoarif Pejagoan Tahun Pelajaran 2023/2024 berdasarkan jenis soalnya: Tabel 6. Hasil Uji Daya Pembeda Butir Soal Pilihan Ganda Biasa No. Soal Indeks Daya Pembeda 0,833 0,333 0,333 -0,166 -0,333 0,666 0,666 -0,5 0,666 -0,5 0,666 Interpretasi Baik Baik sekali Cukup Buruk Cukup Baik Buruk sekali Buruk sekali Baik Buruk Baik Buruk sekali Buruk Baik Buruk sekali Baik 11 Suharsimi Arikunto. Op. Cit. , 226. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 247-258 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. No. Soal Indeks Daya Pembeda 0,333 -0,333 0,166 0,333 -0,166 Interpretasi Cukup Baik Buruk sekali Buruk Baik Baik Buruk Buruk sekali Buruk Berdasarkan tabel di atas, didapatkan hasil bahwa butir soal dengan kategori baik sekali sebanyak 1 soal . %), baik sebanyak 9 soal . %), cukup sebanyak 4 soal . %), buruk sebanyak 5 soal . %), dan buruk sekali sebanyak 6 soal . %). Jadi, dapat disimpulkan bahwa butir soal pilihan ganda biasa memiliki daya pembeda yang buruk, karena butir soal yang berinterpretasi buruk sekali, buruk, dan cukup lebih banyak dari keseluruhan butir soal pilihan ganda biasa. Tabel 7. Hasil Uji Daya Pembeda Butir Soal Pilihan Ganda Kompleks No. Soal Indeks Daya Pembeda 0,666 0,666 0,666 Interpretasi Baik Baik Buruk Baik Baik Berdasarkan tabel di atas, didapatkan hasil bahwa butir soal dengan kategori baik sekali sebanyak 0 soal . %), baik sebanyak 4 soal . %%), cukup sebanyak 0 soal . %), buruk sebanyak 1 soal . %), dan buruk sekali sebanyak 0 soal . %). Jadi, dapat disimpulkan bahwa butir soal pilihan ganda kompleks memiliki daya pembeda yang baik, karena butir soal yang berinterpretasi baik lebih banyak dari keseluruhan butir soal pilihan ganda kompleks. Tabel 8. Hasil Uji Daya Pembeda Butir Soal Pilihan Benar Salah No. Soal Indeks Daya Pembeda 0,166 Interpretasi Buruk Buruk Buruk Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 247-258 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. No. Soal Indeks Daya Pembeda 0,166 0,333 0,333 0,333 0,333 0,166 Interpretasi Buruk Cukup Cukup Cukup Buruk Cukup Buruk Berdasarkan tabel di atas, didapatkan hasil bahwa butir soal dengan kategori baik sekali sebanyak 0 soal . %), baik sebanyak 0 soal . %), cukup sebanyak 4 soal . %), buruk sebanyak 6 soal . %), dan buruk sekali sebanyak 0 soal (%). Jadi, dapat disimpulkan bahwa butir soal pilihan ganda biasa memiliki daya pembeda yang buruk, karena butir soal yang berinterpretasi buruk sekali, buruk, dan cukup lebih banyak dari keseluruhan butir soal benar salah. Tabel 9. Hasil Uji Daya Pembeda Butir Soal Menjodohkan No. Soal Indeks Daya Pembeda -0,166 0,333 0,666 0,333 -0,166 -0,166 Interpretasi Baik Buruk sekali Cukup Baik Buruk Cukup Baik Buruk sekali Buruk sekali Baik Berdasarkan tabel di atas, didapatkan hasil bahwa butir soal dengan kategori baik sekali sebanyak 0 soal . %), baik sebanyak 4 soal . %), cukup sebanyak 2 soal . %), buruk sebanyak 1 soal . %), dan buruk sekali sebanyak 3 soal . %). Jadi, dapat disimpulkan bahwa butir soal pilihan ganda biasa memiliki daya pembeda yang buruk, karena butir soal yang berinterpretasi buruk sekali, buruk, dan cukup lebih banyak dari keseluruhan butir soal pilihan ganda biasa. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 247-258 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Tabel 10. Distribusi Keseluruhan Butir Soal Berdasarkan Daya Pembeda Daya Pembeda Kurang dari 0,2 (Buru. 0,20-0,40 . 0,40-0,70 . 0,70-1,00 . aik Bertanda negatif (Buruk Sekal. No. Butir Soal 4, 10, 13, 20, 25, 28, 31, 32, 33, 34, 38, 40, dan 45 3, 5, 17, 23, 35, 36, 37, 39, 43, dan 46 1, 6, 9, 11, 14, 16, 18, 21, 22, 26, 27, 29, 30, 41, 44, 47, dan 50 7, 8, 12, 15, 19, 24, 42, 48, 49 Jumlah Persentase Mengacu pada hasil tersebut, maka secara keseluruhan soal Asesmen Madrasah mata pelajaran Fikih Tahun pelajaran 2023/2024 pada analisis indeks daya pembedanya adalah buruk. Hal ini dikarenakan butir soal yang berinterpretasi buruk sekali, buruk, dan cukup lebih banyak . %) dibandingkan dengan butir soal yang berinterpretasi baik dan baik sekali. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis butir soal yang meliputi Tingkat Kesukaran dan Daya Pembeda terhadap butir soal Asesmen Madrasah Mata Pelajaran Fikih di MI MaAoarif Pejagoan Tahun pelajaran 2023/2024, dapat disimpulkan bahwa: Ditinjau dari Tingkat Kesukaran, soal Asesmen Madrasah Mata Pelajaran Fikih yang diujikan di MI MaAoarif Pejagoan Tahun pelajaran 2023/2024 termasuk pada soal yang Dilihat dari hasil analisis butir soal yang termasuk kategori terlalu sukar berjumlah 2 butir soal . %), kategori cukup/sedang berjumlah 35 butir soal . %), dan kategori terlalu mudah berjumlah 13 butir soal . %). Ditinjau dari Daya Pembeda, soal Asesmen Madrasah Mata Pelajaran Fikih yang diujikan di MI MaAoarif Pejagoan Tahun pelajaran 2023/2024 memiliki daya pembeda yang buruk. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis soal yang termasuk dalam kategori tidak baik atau bertanda negative sebanyak 9 butir soal . %), 13 butir soal kategori buruk . %%), 10 Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 247-258 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. butir soal kategori cukup . %), 17 butir soal baik . %), dan 1 butir soal baik sekali . %). DAFTAR PUSTAKA