Menggali Potensi Usaha Kuliner Sebagai Peluang Peningkatan Keuangan Keluarga Suswati Nasution . Suwarni . Ida Anggrian. Ermy Wijaya . Dennis Rydarto Tambunan. 1,2,3,4,. Universitas Dehasen Bengkulu Email: 1 suswatinasution@unived. 2 suwarni@unived. 3 ida. anggriani26@gmail. tambunandennis376@gmail. 4 ermy. wijaya04@gmail. ARTICLE HISTORY Received . November 2. Revised . November 2. Accepted . Desember 2. KEYWORDS Potential, business. Culinary This is an open access article under the CCAeBY-SA license ABSTRAK Daya tarik usaha kuliner terletak pada produk makanan dan minuman yang memiliki keunikan, nilai dan daya jual yang tinggi, dengan keanekaragaman makanan, hasil buatan manusia yang menjadi objek yang menarik konsumen untuk membeli. Dan untuk membuatnya sekarang ini bukanlah suatu hal yang sulit, ada banyak resep dan contoh kuliner yang dapat di inovasi dan dikreasi menjadi hal baru yang menarik minat masyarakat untuk membelinya. Masyarakat Rt. Rw. 07 yang berada di jalan merawan sawah lebar Bengkulu, lokasinya sangat dekat dengan kampus Universitas Dehasen Bengkulu, juga dekat dengan beberapa sekolah Dasar dan lanjutan. Hal ini bisa dijadikan motivasi untuk membuka usaha, karena lokasi ramai dan akan lebih bagus jika bisa bekerjasama dengan pihak kampus ataupun sekolah sebagai penyuplay konsumsi berupa snack jika ada kegiatan sekolah maupun Untuk itu kami dari Tim Pengabdian Kampus terdiri dari Lima ( 5 ) kelompok pengabdian yang selama satu bulan penuh mengadakan pengabdian pada warga RT. 31 Rw. 07 jalan Merawan Kelurahan Sawah Lebar. Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu. Dimana salah satu bentuk pengabdian yang diberikan adalah pembelajaran tentang kewirausahaan mengenai penggalian potensi usaha kuliner yang sudah ada maupun yang baru akan memulai usaha, dengan tujuan menambah pengetahuan dan kesibukan yang bermanfaat yang berujung pada peningkatan keuangan keluarga. ABSTRACT The attractiveness of the culinary business lies in food and beverage products that have uniqueness, value and high selling power, with a variety of foods, man-made products which are objects that attract consumers to buy. And to make it now is not a difficult thing, there are many culinary recipes and examples that can be innovated and created into new things that attract people's interest to buy them. The community of Rt. Rw. 07 which is on Jalan Merawan Sawah Lebar Bengkulu, is located very close to the Dehasen University Bengkulu campus, also close to several elementary and advanced schools. This can be used as motivation to open a business, because the location is busy and it would be great if you could work with the campus or school as a supplier of consumption in the form of snacks if there were school or campus For this reason, we, the Campus Service Team, consist of five . service groups that for a full month held community service for the residents of RT. 31 Rw. Jalan Merawan. Sawah Lebar Village. Ratu Agung District. Bengkulu City. Where one form of service provided is learning about entrepreneurship regarding exploring the potential of culinary businesses that already exist or are just about to start a business, with the aim of increasing knowledge and useful activities that lead to an increase in family finances. PENDAHULUAN Menurut Suryana, 2008. Usaha adalah kegiatan dengan mengerahkan tenaga dan pikiran dalam mencapai suatu maksud, atau mencari keuntungan, berusaha dan bekerja dengan giat untuk mencapai Diartikan secara umum sebagai suatu kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk memperoleh pendapatan atau penghasilan dalam rangka memenuhi kebutuhan dan keinginan hidupnya dengan cara mengelola sumber daya yang ada secara efektif dan efisien. Dalam usaha terdapat dua kegiatan yaitu produksi dan pemasaran. Dimana produksi merupakan hasil usaha manusia yang menciptakan barang yang tidak ada menjadi ada, atau disebut juga dengan mengadakan perubahan bentuk atau mengembangkan bahan-bahan alam sehingga akhirnya memiliki sifat yang dapat memenuhi kebutuhan hidup manusia. Untuk memulai suatu usaha diperlukan niat dan tekad yang kuat, usaha yang dirintis harus memiliki peluang untuk bisa dipasarkan, memiliki prospek yang cerah untuk dikembangkan. Keberhasilan suatu usaha tergantung dari faktor-faktor pengusaha itu sendiri, baik dari dalam maupun dari luar. Faktor dari dalam seperti pengelolaan, tenaga kerja, modal, tingkat tekhnologi, dan lain sebagainya. Sedangkan faktor dari luar seperti tersedianya sarana transportasi dan komunikasi, serta ada pasar atau market tempat usaha dijalankan. Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 2 No. 1 Januari 2023 page: 41Ae. ISSN: 2809-8854 e-ISSN : 2809-8684 Usaha makanan ( kuliner ) dewasa ini begitu marak, beraneka jenis makanan tradisional, dan modern menjadi daya tarik tersendiri bagi dunia usaha dan konsumen itu sendiri, memulai bisnis di bidang ini tidak ada mengenal istilah terlambat. Baik dalam skala kecil, sedang hingga besar, dimana salah satu faktor yang mendorong berkembangnya bisnis ini adalah tingginya permintaan konsumen, tentu ini disebabkan oleh faktor gaya hidup dan naiknya pendapatan masyarakat. Dari sini Warga RT. Rw. 07 Jalan Merawan Sawah Lebar Bengkulu diharapkan dapat menangkap peluang yang ada dan mengembangkan keterampilan memasak untuk mencoba memulai menjadikan hobi memasak aneka kuliner menjadi sebuah bisnis yang dapat membantu bahkan dapat meningkatkan keuangan keluarga. Perlunya upaya pendampingan bagi warga untuk mendapatkan ilmu penggalian potensi usaha, salah satunya dengan metode pelatihan. Berangkat dari pemikiran tersebut perangkat RT perlu mengadakan pelatihan yang bekerjasama dengan instansi terkait atau dapat juga bekerjasama dengan organisasi ataupun tempat kursus terkait. Dapat juga mengusulkan kepada universitas yang berada diwilayah yang sama untuk mengadakan pelatihan tentang keuangan. Diwilayah Kelurahan Sawah Lebar, kecamatan Ratu Agung, ada Fakultas Ekonomi Universitas Dehasen Bengkulu yang dapat memfasilitasi untuk membantu nmenyelesaikan permasalahan tersebut melalui kegiatan yang dinamakan pengabdian masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diusulkan dengan solusi berupa pelatihan mengenai penggalian potensi usah kuliner yang ada dilingkungan RT. RW. 07 untuk dikembangkan, di inovasi dan di kreasi menjadi usaha kuliner yang menjadi ciri khas masyarakat setempat, dengan merek yang didaftarkan, sehingga masyarakat tahu bahwa yang memproduksi kuliner tersebut adalah Warga RT. RW. 07 Jalan Merawan Sawah Lebar Bengkulu. METODE Dari uraian diatas, maka kegiatan pengabdian masyarakat yang kami tawarkan memberikan pencerahan mengenai penggalian potensi usaha kuliner seperti apa yang bisa dikembangkan bagi ibuibu rumah tangga. Pelatihan yang diberikan kepada warga masyarakat RT. 31 RW. 07 Jalan Merawan Kelurahan Sawah Lebar kecamatan Ratu agung Kota Bengkulu, sasarannya meliputi seluruh warga yang menjadi anggota arisan RT. 31 Sawah Lebar. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini menggunakan cara pelatihan yang bertemakan penggalian potensi usaha kuliner dengan memberikan pengetahuan berupa: Bekal AuplusAy apa yang sebaiknya dimiliki Warga? Bekal yang dianggap paling baik saat ini adalah : kemampuan inovatif/kreatif melihat peluang bisnis yang ada. Dengan kemampuan ini. Warga akan mampu melihat berbagai macam Warga akan cepat menangkap kebutuhan pasar atau apa yg menjadi tren/viral sehingga bisa menangkap peluang dan menciptakan pendapatan. Untuk itu Tim pengabdian mencoba melihat, kemudian menggali peluang bisnis kuliner apa yang ada dilingkungan RT. 31 yang dapat dikembangkan. Langkah -langkah yang harus di miliki antara lain sebagai berikut: Memahami cara membuat kuliner yang enak, menentukan jenis kuliner, dan mencoba membuatnya. Mencoba melakukan inovasi terhadap kuliner yang sudah ada dengan memunculkan kreatifitas baru, tampilan baru sehingga membuatnya berbeda dari yang sudah ada. Memahami cara pemasaran yang efektif Menerapkan sikap positif yang bisa mendorong kreatifitas. Bisa bekerjasama secara TIM Adapun yang menjadi narasumber pada kegiatan ini adalah anggota Tim pengabdian dengan kepakaran di bidang kewirausahaan, pemasaran dan manajemen keuangan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan pemikiran terbuka dan semangat pembelajaran yang aktif oleh seluruh komponen yang terlibat, terutama peserta yang berasal dari kelompok ibu-ibu arisan yang menjadi mitra dalam kegiatan ini. Para ibu berkumpul di tempat yang telah disepakati sesuai kebiasaan rutin mereka dalam kelompok arisan bulanan. Adapun jadwal pelatihan di atur sebulan sebanyak empat kali dimulai pada tanggal 10 September dan berakhir pada tanggal 09 Oktober 2022, dengan membagi kelompok menjadi empat kelompok pelatihan yang bergantian dilatih tiap minggunya. Pembagian kelompok ini bertujuan agar peserta dapat fokus belajar. Dan yang belum mengerti dapat hadir kembali di minggu berikutnya. Pelatihan ini juga memilih 4 orang leader yang dianggap cepat memahami materi, tanggap dan mampu mentransfer ilmu. 42 | Suswati Nasution. Suwarni. Ida Anggrian. Ermy Wijaya. Dennis Rydarto Tambunan. Menggali Potensi Usaha. Skema Kegiatan Kegiatan Pembukaan Pelatihan Penentuan ketua pembagian schedule kerja kelompok Kegiatan Pelatihan Penutupan Kegiatan Gambar 1. Skema Kegiatan Pelatihan Keterangan Gambar : Kegiatan Pelatihan diawali dengan pembukaan yang dihadiri oleh Tim Pengabdian. Perwakilan perangkat RT dan seluruh anggota arisan. Pembagian Kelompok pelatihan menjadi 4 kelompok, masing-masing kelompok beranggotakan 20 orang Ibu-ibu arisan, penentuan ketua kelompok dan pembuatan schedule kerja. Kegiatan pelatihan, berupa latihan dan praktek pembuatan kuliner berupa makanan Khas Bengkulu. Penutupan kegiatan yang dihadiri seluruh anggota Tim Pengabdian. Aktifitas Kegiatan Pelatihan Minggu ke 1 C Mempelajari Teori C Menumbuhkan C Mendata peserta yang sudah memiliki usaha Minggu ke 2 C Mempraktekkan makanan cepat saji dengan berbagai kreasi sambal yang Minggu ke 3 C Membuat berbagai jenis olahan makanan dari ubi dan daging ayam. C Belajar mengemas sajian makanan dengan kemasan bersih, cantik dan terjangkau harganya. Minggu ke 4 C Mempelajari cara pemasaran produk. C Membuat media social untuk C Penutupan kegiatan Gambar 2. Alur aktivitas Kegiatan Pelatihan HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Aktivitas Hasil dari kegiatan pelatihan penggalian potensi usaha kuliner pada warga RT. RW. 07 Jalan Merawan kelurahan Sawah lebar Kota Bengkulu dapat dikatakan sukses, hal ini karena Ibu-ibu anggota arisan telah terbiasa membuat kreasi kuliner, hanya saja sebagian kecil yang memasarkannya, itupun dititipkan pada warung-warung yang ada di sekitar lokasi, pengembangannya belum ada, dan mereka belum mencoba memasarkan lewat media sosial, juga belum pernah menawarkan kerjasama dengan instansi, kampus maupun sekolah yang ada di sekitar lokasi. Kegiatan yang sudah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan lancar. yang menghasilkan bertambahnya wawasan para peserta yang keseluruhannya adalah ibu-ibu. Para ibu dalam kegiatan tersebut menjadi bertambah ilmunya terutama tentang pemasaran produk, dan pemanfaatan keahlian memasak untuk pemasukan keuangan keluarga, dan dapat memanfaatkan waktu luang yang ada untuk kegiatan yang lebih bernilai guna. Penyelesaian Masalah Tidak ada masalah yang berarti pada pelatihan ini. Jika ada permasalahan lebih disebabkan pada: Perbedaan antara apa yang disampaikan dengan yang diterima, menyangkut teori, dimana Ibu-ibu menginginkan hal-hal yang simple saja, tidak memberatkan pemikiran. Tim menanggapi dengan bijak dan menyesuaikan dengan keinginan peserta. Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 2 No. 1 Januari 2023 page: 41Ae. ISSN: 2809-8854 e-ISSN : 2809-8684 Pemahaman bahwa ada sesuatu yang lebih baik dibanding keadaan yang ada saat ini membuat peserta merasa tidak mampu untuk mengikuti, tetapi setelah mempelajari cara mengatasinya mereka jadi bersemangat. Motivasi yang kurang, untuk hal ini Tim menerangkan manfaat yang didapat jika berani mengambil resiko untuk memulai usaha. Sikap optimis ditanamkan pada peserta bahwa AuOrang yang berhasil/sukses seringkali merupakan pencari dan penemu masalah yang baik, yang menjadikan masalah sebagai tantangan dan kesempatan untuk memperbaikinya. Target pelatihan ini tercapai dengan sempurna, mencakup: Tercapainya kegiatan ini sampai puncak acara Keterampilan dalam menginovasi aneka makanan berhasil Aneka Kuliner dari RT. 31 RW. 07 ikut memeriahkan acara One Day Entrepreneur di Kampus Universitas Dehasen Bengkulu. Kemungkinan kerjasama penyediaan makanan untuk kegiatan kampus telah terbuka, tinggal peserta bisa menangkap peluang ini atau tidak. Gambar 1. Penyerahan Cinderamata kepada perwakilan kelompok Pengabdian. Gambar 2. Poto bersama dengan anggota kelompok yang mendapatkan Doorprise, diserahkan langsung oleh Ibu Ida Anggriani. M, didampingi Oleh Ibu Suswati Nasution,M. Si dan Bapak Dennis Rydarto Tambunan. 44 | Suswati Nasution. Suwarni. Ida Anggrian. Ermy Wijaya. Dennis Rydarto Tambunan. Menggali Potensi Usaha. Gambar 3. Ibu Dr. Suwarni,MM ketua kelompok pengabdian, menekankan betapa pentingnya menjalin kerjasama dengan mitra dalam kegiatan One Day Entrepreuner Di Kampus Utama Universitas Dehasen Bengkulu 15 Desember 2022. Gambar 4. Anggota kelompok: Ibu Suswati Nasution,M. Si, berpoto bersama mahasiswa yang menjual aneka kuliner, salah satunya berasal dari anggota kelompok pengabdian RT. RW. 07 Jalan Merawan Kelurahan Sawah Lebar Bengkulu. KESIMPULAN DAN SARAN Dengan kegiatan pengabdian masyarakat ini kami dari bagian TIM Pengabdian Fakultas Ekonomi Universitas Dehasen Bengkulu menjadwalkan untuk secara berkesinambungan berinteraksi dengan warga, dimana kegiatan pengabdian bisa terus berjalan. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan nilai positif bagi warga masyarakat dimana sebelumnya dilakukan kepada para Ibu anggota arisan RT. 29, berlanjut kepada para Ibu warga RT. 31 Kelurahan Sawah Lebar Bengkulu. Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 2 No. 1 Januari 2023 page: 41Ae. ISSN: 2809-8854 e-ISSN : 2809-8684 Melalui proses berkelanjutan, belajar, bertumbuh dan bertindak diharapkan warga mendapatkan nilai plus berupa ilmu, keterampilan, relasi dan tentunya menambah pemasukan keuangan keluarga. Warga terutama untuk rukun tetangga yang sudah dibina, disarankan untuk berlatih komunikasi yang baik, aktif menggunakan media sosial untuk memasarkan produk sehingga menjangkau konsumen yang lebih luas. Dengan memiliki akses yang luas, komunikasi yang baik bukan suatu yang mustahil untuk meraih kesuksesan. UCAPAN TERIMA KASIH Tim Pelaksana Pengabdian Fakultas Ekonomi Universitas Dehasen Bengkulu mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah banyak membantu dan mendukung kegiatan ini. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini tidak dapat terlaksana dengan baik tanpa bantuan dan dukungan berbagai pihak, di antaranya: Universitas Dehasen Bengkulu Khususnya Fakultas Ekonomi. Ketua RT. 31 dan Ketua RW. 07 Kelurahan Sawah Lebar Kota Bengkulu Para Ibu Anggota Arisan RT. RW. 07 Kelurahan Sawah Lebar Kota Bengkulu Pihak-pihak yang telah membantu pendanaan kegiatan ini. Mahasiswa yang telah membantu kegiatan pengabdian masyarakat ini. DAFTAR PUSTAKA