PEMBUATAN ALAT PEMBUKA BAN SEPEDA MOTOR Yudi Iswanto Politeknik Raflesia Iswantoyudi@yahoo. Abstrak Penambahan populasi kendaraan bermotor semakin meningkat setiap Kendaraan bermotor merupakan alat yang paling dibutuhkan sebagai media transportasi. Pesatnya kemajuan zaman, membuat kendaraan bermotor sangat dibutuhkan semua kalangan. Kepadatan aktivitas dijalan menuntut kenyamanan, untuk itu kendaraan yang dipakai harus dalam keadaan baik atau Kebutuhan service bagi sepeda motor menjadi kebutuhan rutin yang harus dilakukan oleh penggunanya. Kerusakan ban menjadi permasalahan penting bagi pengendara kendaraan, jika ban rusak pada saat kendaraan melaju dengan kencang maka bisa terjadi kecelakaan yang serius. WHO memperkirakan kecelakaan lalu lintas menempati urutan ke-3 penyebab utama kematian. Kerusakan ban mungkin terjadi akibat ban bocor atau pecah ban pada saat berkendara, hal ini tentu menghambat semua aktivitas, untuk itu perlu dilakukan perbaikan, dibengkel bengkel sederhana biasanya memang bisa mengganti ban dengan alat yang manual dan memakan waktu yang cukup lama dan tenaga yang lebih. Pada saat ini, segala hal yang dilakukan secara manual sudah semakin banyak yang beralih pada sistem yang serba otomatis. Oleh karena itu, terdapat suatu solusi yang di implementasikan alat pembuka ban semi otomatis yang proses pengerjaannya lebih simple mudah dan cepat. Kata Kunci : Anggaran. Alat. Ban Motor, semi otomatis PENDAHULUAN Latar Belakang Sebagian besar pengendara motor mungkin kurang memperhatikan hal yang satu ini, yaitu ban. Padahal sebenarnya ban sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan tentunya keamanan dalam berkendara. Ban adalah salah satu komponen yang paling penting, karena berhubungan langsung dengan aspal Hal ini penting manakalah kita akan mengganti ban kendaraan entah itu modifikasi atau karena aus. Di Indonesia khususnya di wilayah curup, banyak masyarakat mengganti ban dengan alat sederhana, yaitu sendok ban . Itu pun masih perlu waktu cukup lama untuk membuka ban atau memasang nya kembali. Dengan berkembang teknologi, juga tingkat pemikiran manusia yang semakin meningkat dan berkembang. Di dunia otomotif banyak alat yang menunjang cara dan system kerja yang mempermudah kerja mekanik seperti alat pembuka ban mekanik ini. Alat ini lebih efisien dibandingkan dengan menggunakan pencongkel, mempercepat dan mempermudah pekerjaan. Dalam proses anggaran biaya pembuatan Alat Pembuka Ban Mekanik. Terlebih dahulu diperlukan bahan bahan dan perhitungan dasar agar dapat mempermudah proses pembuatan alat pembuka ban mekanik agar lebih efisien dan memiliki manfaat yang maksimal. Tujuan dan Manfaat penelitian Tujuan penulisan ini untuk mengetahui manfaat alat pembuka ban sepeda motor hasil rancangan Desain Penelitian Dalam melengkapi data dan kebutuhan yang diperlukan dalam proses pembuatan alat pembuka ban mekanik, peneliti workshop politeknik raflesia curup serta melakukan wawancara dan melakukan pengamatan secara langsung di workshop politeknik raflesia curup guna mempermudah proses pembuatan alat pembuka ban mekanik TINJAUAN PUSTAKA Analisa Ekonomi Analisa Ekonomi merupakan salah satu dari pertimbangan dalam perencanaan pembuatan sebuah alat pembuka ban sepeda motor. Pertimbangan tersebut dipengaruhi oleh biaya-biaya yang dikeluarkan selama pembuatan alat pembuka ban sepeda motor. Biaya dalam termologi keuangan didefinisikan sebagai pengorbanan sumber-sumber daya yang diadakan untuk mendapatkan keuntungan atau untuk mencapai tujuan dimasa datang (Arman Hakim Nasution, 2. Pada sebuah manufaktur terdapat 3 elemen pokok biaya, kegiatan elemen pokok itu adalah : Material Cost ( biaya bahan baku ) Biaya bahan baku menjadi dua elemen yaitu : Direct Material Cost yang mana merupakan biaya semua bahan secara fisik yang dapat didefinisikan sebagai bagian dari produk jadi yang biasanya merupakan bagian terbesar dari material pembentukan harga pokok produksi. Indirect Material Cost adalah segala biaya yang merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan dalam rangka sebagai biaya bahan penolong dalam pembentukan produk. Laba Cost . iaya tenaga kerj. Biaya tenaga kerja terbagi menjadi 2 elemen yaitu : Direct labor cost adalah semua biaya yang menyangkut gaji dan upah dari seluruh pekerjaan yang secara praktis dapat didefinisikan dengan kegiatan dari pengolahan bahan baku menjadi bahan produk jadi. Indirect labor cost adalah semua biaya ini dikeluarkan untuk upah dari para pekerja itu tidak secara langsung berhubungan pada pengolahan produk secara langsung. Indeirect manufacturing expense . iaya overhead usah. adalah semua biaya produksi selain dari ongkos atau biaya utama ( diren material cost dan direnct labor cos. yang bersifat menunjang atau memperlancar dari proses produksi. Biaya yang termasuk dalam indirect manufacturing expence (IME) antar lain adalah biaya bahan penolong, biaya tenaga kerja tidak langsung, biaya perawatan alat, dan peralatan lainnya. Anggaran Biaya Bahan Anggaran biaya bahan merupakan anggaran yang merencanakan secara lebih terperinci tentang biaya bahan yang akan dibuat dan diperlukan, yang di dalamnya meliputi rencana tentang jenis . bahan yang dipakai, jumlah . bahan yang digunakan. (Munandar 2000:. Tahap-tahap yang harus dilakukan untuk menyusun anggaran biaya adalah sebagai berikut : Melakukan pengumpulan data tentang jenis, harga serta kemampuan pasar menyediakan bahan / material pembuatan alat pembuka ban mekanik sepeda motor Melakukan perhitungan analisis bahan dengan menggunakan analisis yang diyakini baik oleh si pembuat anggaran. Melakukan perhitungan harga satuan bahan dengan memanfaatkan hasil analisa satuan Tabel 1. Perhitungan Harga satuan ahan No Uraian pekerjaan Satuan Harga satuan Total Konstruksi Landasan Awal/Meja Rp. 230,-/cm Rp. 290,C Besi Hollow 68 Rp. 190,-/cm Rp. 200,C Besi pipa 80 x 2 dan 60 x 2 Pembuatan Tuas Rp. 230,-/cm Rp. 880,C Besi hollow 56 Rp. 190,-/cm Rp. 600,C Besi pipa 40 Rp. 500,-/cm Rp. 000,C Besi strip 20 Pembuatan Mata Penekan Rp. 500,-/cm Rp. 500,C Besi Strip 7. 5 x 2 Konstruksi Landasan Kaki dan Dudukan Tuas Cm Penekan Rp. 190,-/cm Rp. 200,C Pipa 70 x 4 Rp. 230,-/cm Rp. 750,C Hollow 25 Konstruksi Trali Rp. 100,-/cm C Besi beton OI10 Rp. 200,352 Rp. 100,-/cm C Besi beton OI12 Rp. 800,358 Kajian Singkat Alat Pembuka Ban Sepeda Motor Alat pembuka ban mekanik ini adalah salah satu alat yang sangat mendukung proses pengerjaan mekanik. Alat ini mudah digunakan untuk mengganti ban, sehingga sangat memudahkan proses mengganti ban dan menjadi faktor pendukung kemajuan dan kinerja di dunia otomotif. Cara ini adalah cara yang baru digunakan untuk mengganti ban, hasil kerja yang sangat memuaskan dan efisien. Namun cara ini membutuhkan tenaga yang cukup untuk membuka ban. Pada kalangan UKM (Usaha Kecil Menenga. harga produk sangat berpengaruh besar yang diharapkan adalah dapat terjangkau dalam ekonomi menengah kebawah. Untuk itu dibutuhkan desain yang dapat memimalisasi konstruksi dari alat pembuka ban yang bertujuan untuk mengurangi harga dari produk, sehingga harga dari produk dapat dijangkau usaha kecil Akan tetapi tidak meninggalkan dari segi keamanan penggunanya dan kualitas dari alat tersebut. Gambaran Alat Pembuka Ban Sepeda Motor Gambar Teknik Gambar . Alat Pembuka Ban Sepeda Motor DESAIN PENELITIAN Konstruksi Landasan Awal Landasan awal atau pembuatan meja merupakan langkah pertama pembuatan alat pembuka ban ini. Pembuatan meja tersebut harus sesuai ukuran dan prosedur, karena berpengaruh besar dalam proses pembuatan alat pembuka ban ini. Memilih bahan dasar yang baik dan kokoh merupakan hal utama yang harus diperhatikan Landasan awal atau meja ini dibuat dengan menggunakan besi pipa berukuran 1Ay sebagai rangka awal pembuatan membentuk bingkai, dan besi hollow berukuran 1. 5Ay sebagai landasan tengah bingkai dan dibuat seperti tanda Untuk pembuatan landasan awal/meja ini memerlukan besi hollow sepanjang 68 cm dan 55 cmdi bagian sisi dalam, dan besi pipa sepanjang 80 cm dan 60 untuk bagian sisi luar. Tuas Penekan Pembuatan tuas penekan ini berfungsi sebagai tuas untuk menekan ban yang masih menempel pada dinding velg sepeda motor. Dan bahan yang digunakan dalam pembuatan tuas adalah besi hollow dan besi pipa. pembuatan tuas tersebut harus semidikian panjang guna untuk mempermudah menekan dan tenaga yang dikeluarkan sedikit. Untuk Pembuatan Tuas penekan ini diperlukan besi hollow sepanjang 56 cm, besi pipa 40 cm, dan besi strip 10 cm x 2 Mata Penekan Mata pembuka ini menggunakan besi strip/plat strip berukuran 3Ay bertujuan sebagai mata pada tuas penekan. Dan tambahan engsel dan mur berfungsi menggerakkan mata penekan. Pada bagian atas mata penekan diberi besi hollow untuk memindahkan posisi yang diinginkan mata penekan tersebut. Besi yang digunakan pun yaitu besi strip berukuran 7. 5 cm x 2 Konstruksi Landasan Kaki dan Dudukan Tuas Penekan Pembuatan landasan kaki ini menggunakan besi pipa 1. 5Ay bertujuan agar para teknisi atau mekanik tidak kesulitan dalam mengoperasikan alat tersebut. Dan untuk tiang dudukan tuas penekan itu sendiri menggunakan besi hollow 1. 5Ay Konstruksi Tuas Alat Pembuka Ban Tuas yang digunakan berupa besi pipa berketebalan 1Ay dan mata penekan menggunakan besi strip berketebalan 3Ay. Pembentukan mata pembuka pun harus sesuai dengan daun pelek. Untuk pembuatan tuas penekan tersebut membutuhka besi pipa sepanjang 64 cm, besi strip 6 cm untuk pembuatan bagian mata pembuka PEMBAHASAN Biaya Pembelian Bahan Pembuatan Konstruksi Landasan Awal/Meja Dalam pembuatan landasan awal ini membutuhkan 2 batang besi pipa 1Ay dengan harga perbatang nya Rp. 000, dan besi hollow 1 batang 1. 5Ay dengan harga perbatangnya Rp. 000, akan tetapi dalam pembuatan konstruksi ini membutuhkan bahan besi pipa sepanjang 280 cm atau 2. 8 m,dan besi hollow sepanjang 123 cm atau 1. 23 m. sehingga biaya total yang dibutuhkan untuk pembelian besi pipa dan hollow adalah Rp. 500,B. Biaya Pembelian Bahan Pembuatan Tuas Penekan Untuk pembuatan tuas penekan ini membutuhkan bahan besi hollow sepanjang 56 cm, besi pipa 40 cm. dan besi strip sepanjang 10 cm x 2 buah. Harga besi strip itu sendiri berkisar Rp. 000,- per meternya. untuk itu biaya yang dibutuhkan dalam proses pembuatan tuas penekan sebesar Rp. 480,C. Biaya Pembelian Bahan Pembuatan Mata Penekan Pembuatan mata penekan ini memerlukan bahan besi strip berukuran 75 cm x 2 buah. Besi strip tersebut berketebalan 3Ay. Maka biaya pembelian bahan besi strip tersebut seharga Rp. 7500,D. Biaya Pembelian Pembuatan Konstruksi Landasan Kaki Dan Dudukan Tuas Penekan Pembuatan kaki pada alat pembuka ban ini menggunakan besi pipa 1. 5Ay dengan panjang 70 cm x 4 buah. Untuk pembuatan dudukan tuas penekan diperlukan bahan besi hollow sepanjang 25 cm. maka biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan kaki dan dudukan seharga Rp. 950,E. Biaya Pembelian Bahan Pembuatan Konstruksi Trali Untuk pembuatan trali ini memerlukan besi behel diameter 10 dan 12. Harga besi behel 10 dan 12 tesebut seharga Rp. 000,- per batang. rincian di atas, total pembelian yang dikeluarkan sebesar Rp. 000,F. Biaya Pembelian Alat Pendukung Nama Barang Jumlah Harga Pembelian Pencungkil Ban Rp. Mata Gergaji Rp. Batu Gerinda Rp. Cat Warna 1 kaleng Rp. Elektroda diameter 2. 6 mm 2 kg Rp. Baut dan Mur 17 mm 1 pcs Rp. Dempul Besi 1 kaleng Rp. Semen 1 kg Rp. Amplas 1 lembar Rp. 000,55 Alat Tekanan Angin 1 pcs Rp. Cat Hitam 1 kaleng Rp. Jumlah pembelian barang Rp. Total Pembelian Bahan Keseluruhan Untuk menentukan total keseluruhan bahan yang diperlukan dalam pembuatan alat pembuka ban ini, maka dapat dihitung melalui tabel pembelian bahan keseluruhan dibawah ini: Nama barang Jumlah Bahan pembuatan konstruksi 403 cm Landasan Awal/Meja Rp. Bahan pembuatan tuas penekan 116 cm Rp. Bahan pembuatan landasan kaki 305 cm dan dudukan tuas penekan Rp. Bahan Pembuatan trali Rp. Total Pembelian Pendukung 710 cm Alat 11 macam Jumlah biaya pembelian bahan pendukung Harga pembelian Rp. 000,Rp. Sehingga diperoleh biaya keseluruhan yang dibutuhkan untuk pembelian bahan dasar sebesar dalam pembuatan alat pembuka ban sepeda motor sebesar Rp. 930,- atau dibulatkan menjadi Rp. 000,-. Biaya Upah Pembuatan Keseluruhan Dalam pembuatan alat pembuka ban ini memerlukan tenaga pekerja untuk menyelesaikan pembuatan alat tersebut. Sehingga biaya pembuatan alat pembuka ban dapat ditentukan dengan cara: Biaya pembuatan = jumlah pembelian bahan keseluruhan x 25% Biaya pembuatan = Rp. 000,- x 100 Biaya pembuata = Rp. Dengan demikian biaya pembuatan yang diperlukan untuk tenaga kerja dalam pengerjaan alat pembuka ban sepeda motor sebesar Rp. 000,-. Harga Jual Harga jual alat pembuka ban sepeda motor ini agar dapat diterima di bengkel-bengkel menengah dan kecil khususnya di rejang lebong. Nilai jual alat pembuka ban ini agar dapat dijangkau oleh konsumen/pembeli haruslah memiliki nilai jual yang tidak terlalu tinggi, sehingga dengan mudah dapa diterima oleh masyarakat. Untuk menentukan harga jual alat pembuka ban ini dapat ditentukan dangan cara: Jumlah Biaya Pembelian Bahan Keseluruhan = Rp. Biaya Pembuatan = Rp. Harga Jual = Rp. Sehingga diperoleh nilai jual alat pembuka ban sepeda motor ini sebesar Rp. 000,- per unit nya. Data Spesifikasi Alat Pembuka Ban Sepeda Motor Dari hasil perencanan alat pembuka ban sepeda motor, maka penulis dapat membuat data spesifikasi dari alat pembuka ban sepeda motor ini agar para pengguna alat dapat mengetahui spesifikasi alat tersebut. Nama alat : Alat Pembuka Ban Sepeda Motor Gambar 30. spesifikasi alat pembuka ban Sumber : Foto lapangan Ukuran/dimensi Tinggi Lebar Panjang Berat = 98 cm = 60 cm = 80 cm = A 60 kg KESIMPULAN . Alat pembuka ban mekanik ini adalah salah satu alat yang sangat mendukung proses pengerjaan mekanik. Alat in imudah digunakan untuk mengganti ban, sehingga sangat memudahkan proses mengganti ban dan menja difaktor pendukung kemajuan dan kinerja di dunia otomotif. Alat pembuka ban sepeda motor ini memiliki kelebihan dari segi alat bantunya, yaitu proses pengoperasiannya yang menggunakan komponen alat bantu yang berupa tuas pembuka ban dan tuas penekan sehingga dapat memudah kan dalam waktu pembukaan ban itu sendiri . Biasanya membantu bagi mahasiswa untuk tahu tentang caranya dalam pengoperasian dan pembuatan alat pembuka ban sepeda motor. Dalam pembuatan alat pembuka ban sepeda motor perlu juga dipertimbangkan mengenai biaya pengerjaan mulai dari awal hingga akhir atau alat pembuka ban sepeda motor siap pakai oleh pengguna. Pembuatan alat pembuka ban ini diperlukan biaya pembelian sebesar Rp. 000,-, biaya upah pengerjaan alat pembuka ban ini sebesar Rp. 000,-,dan harga jual alat pembuka ban sepeda motor ini ke konsumen sebesar Rp. 000,DAFTAR PUSTAKA