Jurnal PEPADU e-ISSN: 2715-9574 Vol. 3 No. Oktober 2022 https://doi. org/10. 29303/pepadu. MENINGKATKAN KESADARAN DIRI MASYARAKAT DESA BATUYANG TENTANG PENTINGNYA MENJAGA KEBERSIHAN DIRI DAN LINGKUNGAN Muh. Zubair M. Pd. Pieter Umbu Resi Ndapamede. Pratiwi. Ramadhania Nur Fadhila. Muhammad DiaAoul Asfani. Novita Sintia Dewi. Muhammad Yazid Zidane Akbar. Mahraen. Aryndi Adrashaofy Flolya. Novia Anggraini, dan Muh. Faturahman. Universitas Mataram Jalan Pendidikan Nomor 37 Kota Mataram Korespondensi: pieterumbu26@gmail. ABSTRAK Karya tulis ini mengambil tema tentang kebersihan diri dan lingkungan. Penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi lapangan, dokumentasi dan studi pustaka yang diolah dan dianalisis sehingga pada akhirnya dapat ditarik kesimpulan. Kebersihan merupakan cara manusia untuk menjaga diri dan lingkungannya agar tercipta kehidupan yang nyaman dan sehat. Menjaga diri dan lingkungan tetap bersih akan memberikan dampak yang positif untuk ke depannya. Namun, masalah tentang kebersihan diri dan lingkungan tidak ada habisnya. Di Desa Batuyang, kesadaran masyarakat akan hal tersebut masih minim. Oleh karena itu. KKN-T Universitas Mataram berupaya untuk meningkatkan dan membentuk mindset pentingnya kebersihan diri dan lingkungan melalui sosialisasi kebersihan diri dan lingkungan di SDN 2 Batuyang, edukasi tentang kebersihan diri pada anak-anak, dan melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan sampah. Kata kunci: Batuyang. Kebersihan. Lingkungan PENDAHULUAN Kebersihan adalah cara manusia untuk menjaga diri dan lingkungannya dari berbagai hal yang kotor dan keji dalam menciptakan dan melestarikan kehidupan yang nyaman dan sehat (Nazaruddin, 2. Selanjutnya, sampah merupakan sebagian dari sesuatu yang tidak digunakan, tidak disenangi, atau sesuatu yang wajib dibuang, umumnya dihasilkan dari aktivitas yang dilakukan manusia. Aktivitas manusia yang menyebabkan pencemaran lingkungan dengan membuang sampah tidak pada tempatnya menyebabkan kebersihan lingkungan menjadi berkuang (Azwar, 1. Kebersihan lingkungan terutama pembuangan sampah merupakan salah satu permasalahan yang ada di Desa Batuyang. Berdasarkan hasil obervasi yang telah dilakukan, hal ini disebabkan fasilitas pembuangan dan pengolahan sampah yang kurang memadai, seperti kendaraan pengangkut sampah di wilayah desa yang sudah tidak berfungsi serta tidak adanya petugas yang mengangkut sampah. Lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang cukup jauh dan tidak adanya kendaraan yang membawa sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) juga merupakan salah satu penyebab sampah yang berada di Desa Batuyang . Jika ditinjau dari aspek ekonomi juga beberapa warga masih kesulitan dalam membayar iuran untuk pengangkutan sampah. Sehingga, masyarakat Desa Batuyang memilih membuang sampah di saluran air, sungai bahkan di pinggir jalan. Selain menjaga kebersihan lingkungan, menjaga kebersihan diri juga tidak kalah Menjaga kebersihan diri haruslah mulai ditanamkan sejak dini. berdasarkan hasil Jurnal PEPADU e-ISSN: 2715-9574 Vol. 3 No. Oktober 2022 https://doi. org/10. 29303/pepadu. pengamatan, rata-rata anak-anak di desa batuyang masih terbilang kurang dalam memahami pentingnya menjaga kebersihan diri sendiri. METODE PELAKSANAAN Adapun program kerja yang sudah dilakukan yaitu melakukan Sosialisasi Kebersihan Diri dan Lingkungan di SDN 2 Batuyang, gotong royong bersama masyarakat dan staf kantor desa serta melakukan edukasi kepada anak-anak pentingya menjaga kebersihan diri dan . Waktu dan Tempat Sosialiasi Kebersihan Diri dan Lingkungan Sosialisasi Kebersihan Diri dan Lingkungan dilaksanakan di SDN 2 Batuyang. Kecamatan Pringgabaya. Kabupaten Lombok Timur. Nusa Tenggara Barat pada tanggal 22 Juli 2022. Gotong royong bersama staf kantor desa dilakukan bersama mahasiswa KKN Desa Batuyang yang berlokasi di jembatan Dusun Batuyang Daya 2. Desa Batuyang. Kecamatan Pringgabaya. Kabupaten Lombok Timur. Nusa Tenggara Barat pada tanggal 24 Juni 2022 Gotong Royong bersama masyarakat Gotong royong dilakukan bersama warga Dusun Batuyang Daya 1 di Musholla Salafiyah yang berlokasi di Dusun Batuyang Daya 1. Desa Batuyang. Kecamatan Pringgabaya. Kabupaten Lombok Timur. Nusa Tenggara Barat pada tanggal 29 Juni Edukasi kepada anak-anak mengenai kebersihan diri dan lingkungan Edukasi kepada anak-anak dilakukan di posko KKN Desa Batuyang yang berlokasi di Dusun Batuyang Daya 1. Desa Batuyang. Kecamatan Pringgabaya. Kabupaten Lombok Timur. Nusa Tenggara Barat selama berlangsungnya KKN. Kegiatan ini dilakukan sejak tanggal 20 Juni Ae 3 Agustus 2022. Alat dan Bahan Sosialiasi Kebersihan Diri dan Lingkungan Alat yang dibutuhkan dalam Sosialiasi Kebersihan Diri dan Lingkungan adalah banner, terpal, sound system, mikrofon, ember untuk menampung air, brosur. Sedangkan bahan yang dibutuhkan adalah air mengalir, sabun cuci tangan, tissu, sikat gigi, pasta gigi serta tempat sampah. Gotong Royong bersama staf Desa Batuyang dan masyarakat Alat yang digunakan untuk kegiatan ini adalah sapu lidi, sekop plastik, tempat sampah, celurit, cangkul Edukasi kepada anak-anak mengenai kebersihan diri dan lingkungan Alat yang digunakan untuk kegiatan ini adalah brosur, ember untuk menampung air, dan sabun cuci tangan . Bentuk Kegiatan Sosialiasi Kebersihan Diri dan Lingkungan Bentuk kegiatan dari Sosialiasi Kebersihan Diri dan Lingkungan adalah melakukan sosialiasi di SDN 2 Batuyang dengan mengundang narasumber dari Puskesmas Batuyang. Kegiatan tersebut terdiri dari beberapa rangkaian yaitu dari pengantaran surat permohonan pemateri, pembuatan banner dan poster, koordinasi dengan pihak SDN 2 Batuyang, pembelian alat dan bahan yang diperlukan untuk kebutuhan sosialisasi, pemateri menyampaikan materi terkait kebersihan diri dan lingkungan, melakukan praktek cara menjaga kebersihan diri, melakukan tanya jawab dengan anak-anak terkait Jurnal PEPADU e-ISSN: 2715-9574 Vol. 3 No. Oktober 2022 https://doi. org/10. 29303/pepadu. tentang kebersihan diri dan lingkungan dan penyerahan tempat sampah kepada pihak Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah agar anak-anak SDN 2 Batuyang lebih memahami bagaimana cara menjaga kebersihan diri. Gotong Royong bersama masyarakat dan staf desa Batuyang Bentuk kegiatan yang dilakukan selama gotong royong adalah seperti menyapu, membersihkan rerumputan, mengeruk sampah, mengumpulkan sampah dan menyiram supaya mengurangi debu. Hal ini dilakukan untuk menjaga agar lingkungan sekitar terlihat bersih dan tidak kumuh. Edukasi kapada anak-anak mengenai kebersihan diri dan lingkungan Kegiatan ini berfokus untuk mengajarkan anak-anak cara mencuci tangan yang baik dan benar dengan menggunakan sabun dan air bersih yang mengalir dan juga menanamkan sejak dini kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya. Metode Metode yang dilakukan untuk semua program kerja adalah metode deskriptif Dalam buku sugiyono . , metode ini adalah sebuah metode dengan didasarkan pada filsafat postpositivisme, dimana penelitian dilakukan pada saat kondisi objek alamiah dan bukan pada kondisi objek eksperimen. Dalam hal ini, peneliti yang menjadi kunci untuk melakukan pengumpulan data secara triangulasi . , analisis data memiliki sifat induktif/kualitatif serta penelitian yang dihasilkan menekankan pada makna dibandingkan dengan generalisasi. Sedangkan metode deskriptif kualitatif menurut I Made Winartha . adalah menganalisis, menggambarkan dan membuat ringkasan tentang banyak kondisi dan situasi dari data-data yang diperoleh dari hasil wawancara atau observasi tentang permasalahan yang sedang diteliti dilapangan. Primer dan skunder merupakan jenis data yang digunakan dengan cara pengumpulan data dengan pengamatan langsung dilapangan, wawancara termasuk juga dengan cara studi pustaka. Berbagai data yang sudah didapatkan kemudian di olah serta dilakukan analisis sampai pada akhirnya dapat ditarik suatu kesimpulan. HASIL DAN PEMBAHASAN Sosialisasi Kebersihan Diri dan Lingkungan. Sosialisasi kebersihan diri dan lingkungan merupakan salah-satu program kerja utama dari KKN-T Desa Batuyang 2022. Sosialisasi ini dilakukan di SDN 2 Batuyang. Desa Batuyang Kecamatan Pringgabaya. Kabupaten Lombok Timur. Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 22 Juli 2022, yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi SDN 2 Batuyang yang berjumlah sekitar 90 anak. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan dalam rangka mengajak dan menyadarkan tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan yang haruslah ditanamkan sejak usia dini. hal ini supaya menjadi suatu kebiasaan yang baik sehingga terjagalah kebersihan diri dan lingkungan itu sendiri. Rangkaian kegiatan yang dilakukan dimulai dari pengantaran surat permohonan pemateri, pembuatan banner dan poster, koordinasi dengan pihak SDN 2 Batuyang, pembelian alat dan bahan yang diperlukan untuk kebutuhan sosialisasi, pemateri menyampaikan materi terkait kebersihan diri dan lingkungan, melakukan praktek cara menjaga kebersihan diri, melakukan tanya jawab dengan anak-anak terkait tentang kebersihan diri dan lingkungan dan penyerahan tempat sampah kepada pihak sekolah. Jurnal PEPADU e-ISSN: 2715-9574 Vol. 3 No. Oktober 2022 https://doi. org/10. 29303/pepadu. Gambar 1. penyerahan tempat sampah kepada pihak SDN 2 Batuyang Persiapan sosialisasi dilakukan selama 1 hari, dimulai dari cetak benner, print poster, beli tempat sampah, sabun cuci tangan, pasta gigi serta sikat gigi, persiapan konsumsi pemateri dan pihak sekolah yang terkait, bersih-bersih tempat sosialisasi, pemasangan benner dan pengumpulan anak-anak. Kegiatan sosialisasi kebersihan diri dan lingkungan berjalan dengan lancar dengan mendapatkan respon positif baik dari pemateri, guru-guru sekolah, orang tua anak dan anak-anak SDN 2 Batuyang. Hal ini dikarenakan koordinasi yang baik dari semua pihak yang terkait. Pihak sekolah membantu dalam memfasilitasi kegiatan sosialisasi, pemateri tidak hanya sekedar menyampaikan teori akan tetapi juga disertai praktek yang menyenangkan bagi anak-anak dan Mahasiswa KKN-T memeriahkan kegiatan sosialisasi dengan cara melakukan tanya jawab tentang kebersihan diri dan lingkungan dan pemberian hadiah bagi yang dapat menjawab pertanyaan tersebut. Gambar 2 penyampaian materi sosialisasi dan praktek mencuci tangan menjaga kebersihan diri Tidak hanya disana, sosialisasi juga dilakukan dengan cara membagikan dan menempelkan poster tentang kebersihan diri dan lingkungan di sekitar sekolah dan juga lingkungan sekitar. Seperti gang dan rumah-rumah masyarakat. Hal ini tentu nya dilakukan supaya masyarakat senantiasa mengingat untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungannya sehingga masyarakat dapat hidup dengan cara yang bersih dan sehat sebagai dampak dari kebersihan diri dan lingkungan itu sendiri. Pada saat menempelkan poster poster tentang kebersihan diri dan lingkungan, tentu saja mahasiswa KKN-T terlebih dahulu meminta izin kepada masyarakat yang sebagai pemilik tempat . umah atau tembok-tembok gan. dan masyarakat sangat mendukung kegiatan tersebut karena dapat menjadi pengingat bagi mereka dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungannya. Jurnal PEPADU e-ISSN: 2715-9574 Vol. 3 No. Oktober 2022 https://doi. org/10. 29303/pepadu. Gambar 3. penempelan poster-poster tentang kebersihan diri dan lingkungan di sekolah dan lingkungan sekitar masyarakat Gotong Royong Bersama Staf Kantor Desa Batuyang dan Masyarakat Kegiatan gotong royong dilakukan untuk mendukung agar tercipta lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat Desa Batuyang. karena kebersihan lingkungan merupakan salah-satu cara untuk mencegah terjadinya stunting. Sehingga semua individu, baik masyarakat ataupun staf desa batuyang bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Kegiatan ini dilakukan dengan rangkaian yang dimulai dari mempersiapkan alatalat yang dapat digunakan untuk melakukan gotong royong. Seperti parang, celurit, cangkul, sapu lidi, tempat sampah dan sekop plastik. Kegiatan gotong royong pertama dilakukan pada tanggal 24 Juni 2022 bersama staf desa batuyang yang berlokasi di jembatan dusun batuyang daya 2. Desa Batuyang. Kecamatan Pringgabaya. Kabupaten Lombok timur Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan gotong royong tersebut berlangsung kurang lebih selama 2 jam. Dan selama gotong royong berlangsung mahasiswa KKN-T dan staf desa membersihkan lingkungan sekitar jembatan dengan cara mengumpulkan sampah pada satu tempat dan kemudian diangkut untuk di buang ke TPA. Gambar 4. Gotong royong bersama staf Desa Batuyang Kemudian pada tanggal 29 Juni 2022, gotong royong kembali dilakukan di mushalla salafiyah dan lingkungan sekitar yang dilakukan bersama masyarakat dusun batuyang daya 1. Kegiatan dilakukan dari mulai menyapu, membersihka rumput liar, mengeruk sampah, mengumpulkan sampah dan menyiram. Kegiatan ini memiliki dampak positif bagi semua pihak. Baik masyarakat ataupun staf desa sangat berantusias melakukannya. Mereka merasa terbantu untuk bersama-sama menjaga dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat serta tidak Jurnal PEPADU e-ISSN: 2715-9574 Vol. 3 No. Oktober 2022 https://doi. org/10. 29303/pepadu. Gambar 5. Kegiatan Gotong royong bersama masyarakat Dusun Batuyang Daya 1 Edukasi kepada anak-anak mengenai kebersihan diri dan lingkungan Edukasi tentang kebersihan diri dan lingkungan harus dilakukan sejak dini. Sehingga, ketika anak-anak beranjak dewasa mereka akan sudah terbiasa dalam menjaga kebersihan, baik itu kebersihan diri maupun kebersihan lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu. KKN-T Desa Batuyang mengedukasi dengan mengajarkan kepada anak-anak cara mencuci tangan yang baik dan benar serta mengajarkan untuk selalu membuang sampah pada tempatnya. Gambar 6. Mengajarkan cara mencuci tangan yang baik dan benar kepada anakanak Sebelum kegiatan ini dilakukan hal yang dipersiapkan adalah tempat untuk cuci tangan, sabun cuci tangan serta tempat sampah. Desa Batuyang memfasilitasi kegiatan ini dengan memberikan bak penampungan air untuk cuci tangan yang diletakkan di posko KKN-T Desa Batuyang yang berlokasi di Dusun Batuyang Daya 1. Kecamatan Pringgabaya. Kabupaten Lombok Timur. Nusa Tenggara Barat. Jurnal PEPADU e-ISSN: 2715-9574 Vol. 3 No. Oktober 2022 https://doi. org/10. 29303/pepadu. Gambar 7. Fasilitas penampung air dari Desa Batuyang Kegiatan ini berlangsung selama KKN-T yaitu dari tanggal 20 Juni Ae 3 Agustus Setiap anak-anak yang akan memasuki posko KKN-T harus terlebih dahulu mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan. Selain itu, apabila anak-anak membawa makanan atau minuman, maka diarahkan untuk membuang sampah dari makanan atau minuman tersebut ke tempat sampah yang ada di sekitar posko KKN-T. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan selama beberapa minggu. Hasil yang didapatkan cukup baik, anak-anak mulai memiliki inisiatif dan kesadaran diri untuk mencuci tangan dan membuang sampah pada tempatnya tanpa dihimbau terlebih dahulu, serta anak-anak juga saling mengingatkan apabila salah seorang temannya tidak mencuci tangan ataupun membuang sampah sembarangan. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hal-hal yang sudah dijelaskan diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa kebersihan merupakan suatu keadaan yang tampak bersih, sehat dan indah. Lingkungan yang bersih merupakan hak dasar setiap manusia dalam memperoleh kesehatan dalam Segala sesuatu yang terjadi di lingkungan akan berpengaruh terhadap keberlangsungan kehidupan dan kesejahteraan manusia dan makhluk hidup lainnya. Kebersihan tidak hanya sekedar tentang lingkungan saja, namun juga tentang kebersihan atas diri sendiri. Kesadaran masyarakat desa batuyang dirasa masih kurang dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungannya. Oleh karena itu mahasiswa KKN-T Desa Batuyang melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kesadaran tersebut dengan cara melakukan sosialisasi kebersihan diri dan lingkungan, mengajak masyarakat dan staf desa batuyang gotong royang dan menanamkan kesadaran untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan dari sejak dini, terkhusus bagi anak-anak Desa Batuyang. DAFTAR PUSTAKA