PROSIDING SEMINAR NASIONAL Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS) 2022 Vol. 5 No. Februari 2023 E- ISSN 2963-2110 P- ISSN 2615-0255 PERBANDINGAN HASIL PETA TOPOGRAFI MENGGUNAKAN SUMBER DATA DEMNAS DAN GOOGLE EART PADA IUP PT. WAHANA PETRA SEJAHTERA Idris Herkan Afandi, 2Firman, 3Rizky Setiawan 1,2,3 Politeknik Negeri Ketapang. Jalan Rangga Sentap Kel. Sukaharja Kab. Ketapang Email: idrisherkan@gmail. ABSTRAK Peta topografi merupakan peta yang menyajikan obyek-obyek dipermukaan bumi dengan ketinggian yang dihitung dari permukaan air laut dan digambarkan dalam bentuk garis-garis kontur, dimana untuk setiap satu garis kontur mewakili satu ketinggian. Penelitian dilakukan pada area PT. Wahana Petra Sejahtera Kecamatan Samalantan Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan ratarata ketinggian yang signifikan antara hasil peta topografi yang menggunakan sumber data dari DEMNAS dengan Google Eart, kedua sumberdata tersebut merupakan data yang bersifat open Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian komparatif atau perbandingan, objek yang dibandingkan adalah hasil peta topografi dari kedua sumber data dengan mengambil sampling pada koordinat yang sama dan dibandingkan nilai ketinggiannya. Selanjutnya data di olah menggunakan software SPSS untuk dilakukan uji t perbedaan rata-rata ketinggian topografi dari data DEMNAS dan Google Eart. Hasil penelitian menunjukan bahwa P-Value=0. =0. 05 Sehingga H0 diterima yaitu pada taraf signifikan 95% rata-rata kedua peta topografi tidak terdapat perbedaan ketinggian topografi, dengan kata lain antara data yang bersumber dari DEMNAS dengan Google Eart menghasilkan citra peta topografi yang sama. Kata kunci: DEMNAS. Google Eart. Topografi PENDAHULUAN Peta topografi menampilkan gambaran permukaan bumi yang dapat diidentifikasi, berupa obyek alami maupun buatan. Peta topografi menyajikan obyek-obyek dipermukaan bumi dengan ketinggian yang dihitung dari permukaan air laut dan digambarkan dalam bentuk garis-garis kontur, dengan setiap satu garis kontur mewakili satu ketinggian. Informasi terpenting yang dimiliki peta topografi adalah garis-garis konturnya dan angka-angka elevasi yang tertera pada Garis-garis kontur pada peta topografi menunjukan tempat-tempat yang mempunyai ketinggian dari permukaan laut. Dalam industri pertambangan, diperlukan beberapa tahap untuk mencapai suatu pemasaran. Tahaptahap dalam industri pertambangan terdiri dari survey geologi, penyelidikan umum, penyelidikan eksplorasi, pertambangan, pengolahaan, pengangkutan dan pemasaran. Untuk melakukan suatu penyelidikan eksplorasi, dibutuhkan peta utuk mengetahui ketinggian dan rendahnya suatu daerah yang akan ditambang tersebut. Peta yang dimaksud adalah peta topografi. Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mempengaruhi semua segi kehidupan dan telah mempermudah pekerjaan manusia. Teknologi digital pun telah memberikan andil yang cukup besar pada kegiatan pengolahan dan pemrosesan data. Dalam pembuatan peta Topografi secara digital terdapat beberapa sumber data yang bersifat open source yang dapat dimanfaatkan seperti yang telah disediakan oleh Web DEMNAS dan aplikasi Google Eart. SEHATIABDIMAS 2022 POLTESA PROSIDING SEMINAR NASIONAL Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS) 2022 Vol. 5 No. Februari 2023 E- ISSN 2963-2110 P- ISSN 2615-0255 PT. Wahana Petra Sejahtera merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan Bauksit, dalam kegiatan eksplorasi bauksit peta topografi sangat penting untuk mengetahui posisi endapan, dimana bauksit akan terbentuk pada topografi yang landai dan memiliki batuan induk yang kaya akan alumunium. Peta dasar yang digunakan sebagai acuan adalah peta topografi yang diporoleh dari data DEMNAS dan Google Eart. Dari uraian latar belakang diatas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian komparatif atau perbandingan untuk mengetahui apakah terdapat rata-rata yang signifikan antara hasil Peta topografi yang bersumber dari data DEMNAS dan Google Eart. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan secara kuantitatif dan jenis penelitian adalah metode Metode komperatif bertujuan untuk membandingan keberadaan suatu variable atau lebih, pada dua atau lebih sampel yang berbeda, atau pada waktu yang berbeda. Dalam penelitian ini metode komporatif digunakan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara hasil Peta topografi yang bersumber dari data DEMNAS dan Google Eart. Selanjutnya dilakukan sampling pada koordinat yang sama pada 32 titik dan di lakukan perbandingan nilai elevasinya. Selanjutnya data di olah menggunakan software SPSS untuk dilakukan uji t perbedaan rata-rata elevasi topografi dari data DEMNAS dan Google Eart. Uji t yang digunakan adalah uji beda dua sampel berpasangan (Uji T Paire. karena memiliki koordinat sample yang sama dan memiliki dua nilai elevasi yang berbeda. Hipotesi pengujian rata-rata dua sampel berpasangan yang digunakan adalah: H0 : Tidak ada perbedaan antara sampel 1 dan sampel 2 H1 : Ada perbedaan antara sampel 1 dan sampel 2 dengan kriteria pengambilan keputusan : P-Value > . maka H0 diterima HASIL DAN PEMBAHASAN Gambar 3. 1 memperlihatkan hasil peta topografi yang bersumber dari data DEMNAS, memperlihatkan pada daerah IUP merupakan perbukitan dengan elevasi dari 26 Ae 99 mdpl. Gambar 3. 2 memperlihatkan hasil peta topografi yang bersumber dari data Google Eart merupakan perbukitan bergelombang dengan elevasi 36 Ae 99 mdpl. Dari kenampakan visiual peta topografi yang bersumber dari data google eart memiliki elevasi lebih tinggi dibanding data dari DEMNAS. SEHATIABDIMAS 2022 POLTESA PROSIDING SEMINAR NASIONAL Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS) 2022 Vol. 5 No. Februari 2023 E- ISSN 2963-2110 P- ISSN 2615-0255 Gambar 3. 1 Hasil Peta Topografi dari data DEMNAS Gambar 3. 2 Hasil Peta Topografi dari data Google Eart Untuk mengetahui apakah kedua peta topografi ini memiliki ketinggian yang sama, dilakukan sampling ketinggian pada beberapa koordinat yang sama, hasil ketinggian elevasi ditunjukan pada SAMPLING TITIK ELEVASI PADA KOORDINAT YANG SAMA ELEVASI . Titik Sampling Google Eart DEMNAS Gambar 3. 3 Grafik Elevasi pada koordinat yang sama dari kedua peta topografi Gambar 3. 3 memperlihatkan bahwa terdapat perbedaan ketinggian elevasi dari kedua peta topografi, peta topografi yang bersumber dari data google eart dibeberapa tempat memiliki ketinggian lebih tinggi dibandingkan data dari DEMNAS. SEHATIABDIMAS 2022 POLTESA PROSIDING SEMINAR NASIONAL Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS) 2022 Vol. 5 No. Februari 2023 E- ISSN 2963-2110 P- ISSN 2615-0255 Tabel 3. 1 Hasil Uji Normalitas Selisih pada SPSS Sebelum dilakukan uji t pada kedua data sampel topografi terlebih dahulu dilakukan uji distribusi normal data. Uji normal dilakukan pada nilai selisih dua sampel, dengan bantuan software SPSS diperoleh P-value = 0. 171 > =0. 05 dengan kesimpulan H 0 diterima artinya kedua data sampel berdistribusi normal. Karena kedua data berdistribusi normal, uji beda dapat dilakukan menggunakan uji t. Tabel 3. 2 Hasil Uji t pada SPSS Dari hasil analisis ketinggian elevasi pada kedua peta yang dilakukan dengan uji statistik perbedaan rata-rata kedua sampel menunjukan hasil perhitungan uji t dengan menggunakan software SPSS, dengan taraf signifikan 95% diperoleh bahwa P-value = 0. 709 sehingga P-value lebih dari =0. Dengan demikian berdasarkan uji t tersebut hipotesis penelitian menerima H 0 dengan arti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara topografi yang bersumber dari data DEMNAS dan Google Eart. KESIMPULAN SEHATIABDIMAS 2022 POLTESA PROSIDING SEMINAR NASIONAL Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS) 2022 Vol. 5 No. Februari 2023 E- ISSN 2963-2110 P- ISSN 2615-0255 Adapun kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan ketinggian topografi antara data yang bersumber dari DEMNAS dengan Google Eart dengan kata lain kedua sumber data menghasilkan citra peta topografi yang sama. REFERENSI