AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 9 Oktober . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1162-1169 Transformasi Digital Desa : Peningkatan Akses Pelayanan Masyarakat Melalui Pelatihan Aplikasi Di Desa Kali Deres Martanto1*. Fadhil Muhammad Bsysyar2. Agus Bahtiar3 1Program Studi Manajemen Informatika. STMIK IKMI Cirebon. Kota Cirebon. Indonesia. 2Program Studi Sistem Informasi. STMIK IKMI Cirebon. Kota Cirebon. Indonesia. 3Program Studi Komputerisasi Akuntansi. STMIK IKMI Cirebon. Kota Cirebon. Indonesia. Email: 1*martanto@gmail. com, 2fadhilmuhamadbsyayar@gmail. com, 3agusbahtiar@yahoo. Abstrak Ae Desa Kali Deres merupakan salah satu desa di wilayah kita yang memiliki potensi besar untuk Meskipun memiliki potensi, ada beberapa tantangan yang perlu diatasi, termasuk akses yang kurang efisien ke pelayanan publik bagi masyarakat. Oleh karena itu, proyek ini bertujuan untuk membangun dan mengimplementasikan sebuah aplikasi pelayanan masyarakat yang akan meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas layanan bagi warga desa. Desa Kali Deres mungkin memiliki keterbatasan dalam infrastruktur komunikasi seperti jaringan internet yang lambat atau tidak stabil. Hal ini dapat menghambat aksesibilitas dan penggunaan aplikasi. Warga desa mungkin tidak memiliki pengetahuan atau keterampilan teknologi yang cukup untuk menggunakan aplikasi dengan efektif. Dibutuhkan pelatihan yang memadai untuk memastikan penggunaan yang benar. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini Peserta pelatihan dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang sistem informasi desa, termasuk penggunaan perangkat lunak dan teknologi terkait. Peserta dapat mengembangkan atau memperbarui sistem informasi desa mereka sendiri dengan memanfaatkan Dengan memanfaatkan sistem informasi desa yang tepat, proses operasional dapat menjadi lebih efisien dan efektif serta Sistem informasi desa yang baik dapat memungkinkan penyediaan layanan publik yang lebih baik dan lebih cepat kepada warga. Kata Kunci : Kalideres. Aplikasi Desa. Sistem Informasi Desa. Abstract - Kali Deres Village is one of the villages in our region that has great potential for development. Despite its potential, there are several challenges that need to be overcome, including less efficient access to public services for the community. Therefore, this project aims to build and implement a community service application that will increase the efficiency and accessibility of services for village residents. Kali Deres Village may have limitations in communication infrastructure such as slow or unstable internet networks. This can hinder the accessibility and use of the app. Villagers may not have enough technological knowledge or skills to use the app effectively. Adequate training is required to ensure correct use. As a result of this community service, training participants can increase their understanding of village information systems, including the use of related software and technology. Participants can develop or update their own village information systems by utilizing the training. By utilizing an appropriate village information system, operational processes can become more efficient and effective and a good village information system can enable the provision of better and faster public services to residents. Keywords: Kalideres. Village Application. Village Information System. PENDAHULUAN Desa Kali Deres merupakan salah satu desa di wilayah kita yang memiliki potensi besar untuk Meskipun memiliki potensi, ada beberapa tantangan yang perlu diatasi, termasuk akses yang kurang efisien ke pelayanan publik bagi masyarakat. Oleh karena itu, proyek ini bertujuan untuk membangun dan mengimplementasikan sebuah aplikasi pelayanan masyarakat yang akan meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas layanan bagi warga desa. Martanto | https://journal. id/index. php/amma | Page 1162 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 9 Oktober . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1162-1169 Gambar 1. Observasi Pengabdian Masyarakat Desa Kalideres merupakan desa yang berada di ujung timur Kecamatan Kaliwedi yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Gegesik dan Kecamatan Arjawinangun, walau sangat dekat dengan Kecamatan Gegesik, secara administrasi Desa Kalideres masuk ke dalam Kecamatan Kaliwedi Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat. Untuk luas wilayah. Desa Kalideres memiliki luas total wilayah 284,33 ha/m2 dengan luas pemukiman 46,96 ha/m2, wilayah persawahan dan perkebunan seluas 221,399 ha/m2, dan luas wilayah lainnya seperti luas kuburan, luas pekarangan, perkantoran serta luas prasarana umum lainnya seluas 15,971 ha/m2, artinya lebih dari 50% luas wilayah Desa Kalideres masih berbentuk persawahan yang sangat luas, tak heran jika mata pencaharian utama masyarakat Desa Kalideres ialah sebagai petani. Memiliki 3 dusun yang terdiri dari 9 Rukun Warga (RW) dan 27 Rukun Tetangga (RT). Dengan jumlah Penduduk berjumlah 4. 259 jiwa dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 1. 377 KK sensus pada tahun 2022. Tabel 1. Batas Desa Kali Deres Batas Wilayah Desa Kalideres Bata Bar Desa Keca Praja Wetan Kali Selatan Tim Bay alangu Lor Kidul Tegalg Geg Arjawi Dengan potensi wilayah yang dimiliki yaitu berupa Waduk Kirota yang berada di sisi selatan Desa Kalideres serta area persawahan yang masih sangat luas tidak diimbangi dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di dalam bidang teknologi, akibatnya masyarakat menjadi gaptek dan tidak memahami akan pentingnya teknologi. Oleh sebab itu, pentingnya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dari STMIK IKMI CIREBON yang diselenggarakan di Desa Kalideres ini, dengan diadakan kegiatan ini diharapkan masyarakat memahami tentang teknologi serta mengetahui informasi desa melalui pembuatan aplikasi berbasis android yang efisien serta mudah dipahami tetapi tidak menghilangkan nilai-nilai estetik dan data-datayang di peroleh dari berbagai sumber nantinya(Abdur Rosid & Odi Nurdiawan, 2022. Rafly et al. , 2. Martanto | https://journal. id/index. php/amma | Page 1163 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 9 Oktober . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1162-1169 Desa Kali Deres mungkin memiliki keterbatasan dalam infrastruktur komunikasi seperti jaringan internet yang lambat atau tidak stabil. Hal ini dapat menghambat aksesibilitas dan penggunaan aplikasi. Warga desa mungkin tidak memiliki pengetahuan atau keterampilan teknologi yang cukup untuk menggunakan aplikasi dengan efektif. Dibutuhkan pelatihan yang memadai untuk memastikan penggunaan yang benar. Sosial dan budaya Desa Kali Deres memainkan peran penting dalam dinamika pelayanan Komunitas ini memiliki nilai-nilai tradisional yang kuat dan pola interaksi sosial yang Namun, dalam beberapa kasus, budaya ini juga dapat menjadi penghalang dalam mengadopsi Sebagai contoh, resistensi terhadap teknologi baru seringkali muncul karena pertimbangan budaya yang berakar kuat. Oleh karena itu, pemahaman yang dalam tentang budaya lokal menjadi penting dalam merancang pelatihan yang efektif. Pelatihan ini akan berfokus pada beberapa permasalahan khusus yang dihadapi oleh Desa Kali Deres. Pertama-tama, akses terbatas terhadap informasi dan layanan pemerintah menjadi masalah utama. Masyarakat desa seringkali sulit untuk mendapatkan informasi terkini tentang program-program pemerintah, kebijakan baru, atau even-even penting(Lestari & Safitri, 2022. Rahmanti et al. , 2022. Setiawan, 2. Selain itu, komunikasi antarwarga dan dengan pihak pemerintah juga dapat menjadi lambat dan tidak efisien, menghambat pertukaran ide dan koordinasi. Permasalahan birokrasi lokal juga sering kali memperlambat proses pelayanan publik. Untuk mengatasi permasalahan yang diidentifikasi, pelatihan ini akan menggunakan pendekatan yang komprehensif. Pertama, akan dilakukan identifikasi kebutuhan masyarakat Desa Kali Deres melalui survei dan wawancara(Syakila et al. , 2. Selanjutnya, akan dikembangkan aplikasi pelayanan masyarakat yang mudah digunakan, dengan pertimbangan khusus terhadap karakteristik budaya dan sosial desa. Pelatihan intensif akan diberikan kepada masyarakat tentang cara menggunakan aplikasi ini(Nurdiawan et al. , 2022. Nurrohmat et al. , 2022. SyafiAoi & Odi Nurdiawan, 2. Hasil dari pelatihan ini akan memiliki dampak yang signifikan terhadap Desa Kali Deres. Pertama-tama, diharapkan bahwa akses masyarakat terhadap informasi dan layanan pemerintah akan meningkat secara drastis(Dewi et al. , 2022. Husen et al. , 2. Hal ini akan membantu masyarakat dalam membuat keputusan yang lebih baik dan memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara lebih efektif. Selain itu, komunikasi antarwarga dan dengan pihak pemerintah akan menjadi lebih lancar, memungkinkan kolaborasi yang lebih baik dalam pengembangan desa(Amarda et al. , 2022. Nur Syarief Abdullah & Odi Nurdiawan, 2. Secara keseluruhan, pelatihan ini akan membantu Desa Kali Deres bergerak menuju masyarakat yang lebih terhubung dan inklusif dalam era digital. Selain itu, pengalaman ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Indonesia yang menghadapi tantangan serupa. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya memberikan manfaat lokal, tetapi juga memiliki dampak yang lebih luas dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat di daerah pedesaan(Nurdiawan et al. , 2022. SyafiAoi & Odi Nurdiawan, 2. METODE PELAKSANAAN Tim pengabdian kepada masyarakat menyampaikan pada pihak desa telah merencanakan pengembangan Pelatihan aplikasi desa terutama untuk mendukung pengembangan sektor pelayanan publik, sektor kesehatan dan ekonomi. Pelatihan aplikasi desa merupakan salah satu bentuk untuk penerapan e-gov di Desa kalideres yang saat ini muncul dalam sebuah website maka diharapkan masyarakat dapat mengakses berbagai informasi, jenis layanan maupun penganggaran dana desa setiap saat dengan membuka Pelatihan aplikasi desa yang dikembangkan dan jelas tujuan tim pengabdian kepada masyarakat memberikan pelatihan kepada Aparatur Desa yang memiliki kendali sebagai Admin aplikasi desa. Persiapan Tim berkoordinasi dengan Kepala Desa kali deres dalam hal pelatihan pengembangan aplikasidesa untuk Desa kalideres yang terlibat adalah 9 orang. Dari hasil koordinasi, maka tim Martanto | https://journal. id/index. php/amma | Page 1164 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 9 Oktober . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1162-1169 dan bantuan dari segenap aparatur desa menyusun berbagai persiapan fisik untuk pelatihan pengembangan sistem informasi desa Pelaksanaan Melaksanakan pelatihan kepada perangkat desa yang berkaitan dengan topik pengelolaan server, sistem informasi desa menuju E-Government dan system informasi surat menyurat serta melakukan pendokumentasian setiap kegiatan melalui foto. Evaluasi Melakukan evaluasi terhadap pengetahun dan keterampilan perangkat desa melalui uji praktek yang dilakukan. HASIL DAN PEMBAHASAN Kali deres apk. Adapun isi dan tampilan dari aplikasi desa berbasis android sebagai berikut : Ikon Aplikasi Ikon aplikasi desa berbasis android bergambar seorang pria yang memakai jas kantor rapi lengkap dengan dasi dengan wajah yang di hilangkan, yang kemudian aplikasi desa ini diberi nama AuKalideres MajuBersamaAy. Gambar 3. Ikon Aplikasi AuKalideres MajuBersamaAy Tampilan Awal Aplikasi Bila ikon aplikasi di klik tampilan awal aplikasi akan muncul, yang berisikan nama aplikasi, nama desa, slogan desa dan animasi loading di bawahnya. Gambar 4. Tampilan Awal Aplikasi AuKalideres MajubersamaAy Martanto | https://journal. id/index. php/amma | Page 1165 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 9 Oktober . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1162-1169 Tampilan Menu Utama Menu utama di Aplikasi berbasis android yakni aplikasi AuKalideres MajuBersamaAy yang terdiri dari Statistik. Galeri. Organisasi. Sejarah. Tentang Kami, dan Scan and Location Gambar 5. Tampilan Menu Utama di Aplikasi AuKalideres MajuBersamaAy Tampilan menu Galeri Di menu galeri ini yang berisi kumpulan keindahan foto Waduk Kirota yang di potret oleh penulis. Gambar 6. Kumpulan foto Waduk Kirota di Menu Galeri di Aplikasi Desa Tampilan menu Organisasi Menu organisasi di dalam aplikasi AuKalideres MajuBersamaAy yang kemudian terdapat menu pilihan yakni organisasi desa dan organisasi waduk, organisasi desa yang terdiri dari struktur pemerintah Desa Kalideres, struktur BPD, struktur LPMD, dan struktur TP-PKK Desa Kalideres. Martanto | https://journal. id/index. php/amma | Page 1166 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 9 Oktober . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1162-1169 Gambar 7. Tampilan Menu Organisasi Di Aplikasi Kalideres MajuBersama Tampilan menu Scan and Location Di aplikasi AuKalideres MajuBersamaAy yang berbasis android terdapat menu lokasi Desa Kalideres dan Lokasi Waduk Kirota serta menu Scan QR Gambar 8. Tampilan menu lokasi dan scan QR Hasil respon dari perangkat desa beserta perangkat-perangkata jajaran desa setelah kegiatan pelatihan dalam pengabdian masyarakat ini, sangat antusias dan memuaskan, karena hasil tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini telah berhasil diterapkan pada kantor desa kalideres. Terlihat dari gambar dibawah ini. Ketua Pengabdian sedang melakukan penyampaian pemaparan materi berkaitan dengan topik yang diangkat dalam pengabdian masyarakat tersebut. Martanto | https://journal. id/index. php/amma | Page 1167 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 9 Oktober . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1162-1169 Gambar 9. Pemaparan Materi dan Praktik KESIMPULAN Kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat ini Peserta pelatihan dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang sistem informasi desa, termasuk penggunaan perangkat lunak dan teknologi terkait. Peserta dapat mengembangkan atau memperbarui sistem informasi desa mereka sendiri dengan memanfaatkan pelatihan. Dengan memanfaatkan sistem informasi desa yang tepat, proses operasional dapat menjadi lebih efisien dan efektif serta Sistem informasi desa yang baik dapat memungkinkan penyediaan layanan publik yang lebih baik dan lebih cepat kepada warga. UCAPAN TERIMAKASIH Ucapan terimakasih disampaikan pada LPPM STMIK IKMI Cirebon yang telah mendanai pelaksanaan kegiatan pengabdian dan Kuwu Desa Kalideres Kabupaten Cirebon yang telah memberikan izin serta membantu menyediakan tempat pelaksanaan kegiatan. Selain itu, disampaikan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu sehingga kegiatan pengabdian ini dapat berjalan dengan baik. REFERENCES