Hubungan Kecenderungan Perilaku . (Dhea Rita Sar. HUBUNGAN KECENDERUNGAN PERILAKU NARSISTIK DENGAN GAYA HIDUP HEDONIS PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 SRANDAKAN THE REATIONSHIP BETWEEN NARCISSISTIC BEHAVIOR AND HEDONISTIC LIFESTYLE IN CLASS XI STUDENT OF STATE SENIOR HIGH SCHOOL 1 SRANDAKAN Oleh: Dhea Rita Sari, universitas negeri yogyakarta, dhea. rita2016@student. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecenderungan perilaku narsistik dengan gaya hidup hedonis pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Srandakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Subyek penelitian melibatkan 136 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Srandakan. Pengumpulan data menggunakan skala perilaku narsistik dan skala gaya hidup hedonis. Uji Validitas dalam penelitian ini menggunakan uji validitas isi. Validitas isi merupakan validitas yang diestimasi melalui pengujian terhadap kelayakan atau relevansi isi instrumen melalui expert judgement. Pengujian reliabelitas dalam penelitian ini menggunakan rumus koefisien Alpha Cronbach. Perilaku narsistik memiliki koefisien reliabelitas 0,955 dan Gaya Hidup Hedonis memiliki koefisien reliabelitasnya yaitu 0,934. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji prasyarat analisis yang meliputi uji normalitas, uji linearitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan kecenderungan perilaku narsistik dengan gaya hidup hedonis pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Srandakan dengan p sebesar 0,00, nilai korelasi sebesar 0,681 dan sumbangan efektif sebesar 0,710. Kata kunci: kecenderungan perilaku narsistik, gaya hidup hedonis Abstract This study was conducted to analyze the relationship between narcissistic behavior and hedonistic lifestyle in grade XI students of State Senior High School 1 Srandakan. This study uses a correlational quantitative The subjects of this study were grade XI students of State Senior High School 1 Srandakan with a total of 136 students. Data collection using narcissistic behavior scale and hedonistic lifestyle scale. The validity of the instrument is tested using expert judgment method while the reliability of the instrument is tested using Alpha Cronbach, which obtained an alpha coefficient of 0. 955 on the narcissistic behavior instrument, and 0. 934 on the hedonistic lifestyle instrument. The data analysis technique used in this research is the analysis prerequisite test which includes the normality test, linearity test and hypothesis testing. The results showed that there was a positive relationship between narcissistic behavior and a hedonistic lifestyle in grade XI of State Senior High School 1 Srandakan with sig value of 0. 00, the correlation value of 0. 681, and the effective contribution of 71. Keywords: narcissistic behavior, hedonistic lifestyle. dan Hikmat: 2. Hal tersebut didukung oleh PENDAHULUAN Pada usia yang berada pada masa transisi. Aupendekatan psikodinamika dalam menangani minat-minat orang dengan perilaku narsis didasari oleh tertentu seperti minat pada penampilan diri. perspektif bahwa mereka kurang mengalami Remaja berusaha untuk dapat berpenampilan penghargaan pada masa kanak-kanak untuk perilaku positifAy (Halgin & Whitbourne, 2010 pengakuan serta daya Remaja :. Berdasarkan hasil observasi pada media penampilan diri secara berlebihan memiliki sosial whatsapp saat menjalankan PLP, terdapat kecenderungan narsis, dan biasanya memiliki beberapa perempuan di salah satu sekolah permasalahan dengan kepercayaan diri (Engkus menengah atas yang selalu memposting fotonya 551 Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Volume 7. Nomor 11. November 2021 di story whatsapp dan instagram hingga berulang tentunya dapat menjadi faktor pendukung untuk kali yang isinya hanya tentang dirinya dengan berbagai macam gaya foto. Tidak hanya hal tersebut, selain itu juga gaya hidup hedonis juga seperti itu namun ketika ia memiliki permasalahan dapat dikatakan perlu dan penting untuk mereka. dengan orang lain pun kerap dijadikan story untuk METODE PENELITIAN menyindir orang lain yang memiliki permasalahan Pendekatan dengannya dan membela dirinya sendiri serta pengakuan bahwa ia seorang yang tidak pernah Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 salah, hebat dan pantas untuk dihormati oleh Srandakan Bantul. Subjek penelitian ini yaitu orang lain. seluruh kelas XI SMA Negeri 1 Srandakan yang Aktivitas tersebut lakukan tak jarang ditunjukkan hanya terdiri dari kelas XI MIPA 1. XI MIPA 2. XI IPS untuk mendapatkan pujian dan pengakuan, 1 dan XI IPS 2. Penelitian ini adalah penelitian bahkan secara langsung remaja tersebut meminta populasi sehingga seluruh individu kelas XI di orang lain untuk menyukai atau mengomentari SMA Negeri 1 Srandakan tersebut akan menjadi foto yang telah diunggahnya untuk mendapatkan sumber data dalam penelitian ini. berjumlah 136 siswa. Seluruh kelas XI tersebut Teknik yang digunakan oleh peneliti hatinya sehingga apa yang ia lakukan layak untuk mendapatkan pujian dari orang lain. Perilaku menggunakan skala. Instrumen yang digunakan skala yaitu skala perilaku narsistik dan Perilaku narsis di kalangan remaja dalam skala tersebut disediakan jawaban yang cenderung meningkat saat ini. Mereka yang berbentuk skala kesesuaian dan ketidaksesuaian memiliki gangguan kepribadian narsistik selalu terhadap pernyataan. Terdapat 4 pilihan jawaban ingin mengerjakan sesuatu dengan cara mereka yaitu sangat tidak sesuai, tidak sesuai, sesuai dan sendiri dan sering kali ambisius untuk mencari sangat sesuai. Setiap pilihan jawaban memiliki ketenaran (Liftiah, 2013:. Hasil penelitian skor penilaian yang berbeda-beda mulai dari 1 menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat sampai dengan 4. kepercayaan diri dan penghargaan diri maka Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Srandakan Bantul. Pengambilan data pada tanggal 19 November 2020 - 9 Desember Subjek Penelitian skala gaya hidup hedonis. Pernyataan-pernyataan narsistik (Pratiwi, 2010:. Dari pernyataan tersebut dapat ditarik mendapatkan perhatian dari orang lain, individu tersebut akan berusaha keras untuk membuat dirinya semenarik mungkin agar dikagumi oleh orang lain. Gaya hidup hedonis yang mewah pun Subjek penelitian ini yaitu seluruh kelas Hubungan Kecenderungan Perilaku . (Dhea Rita Sar. 552 XI SMA Negeri 1 Srandakan yang berjumlah 136 Sebaliknya, apabila nilai signifikansinya Seluruh kelas XI tersebut terdiri dari kelas kurang dari 0,05, maka data tersebut tidak XI MIPA 1. XI MIPA 2. XI IPS 1 dan XI IPS 2. berdistribusi normal. Penelitian ini adalah penelitian populasi sehingga Uji linearitas dihitung dengan menggunakan sumber datanya yaitu seluruh individu kelas XI di Compare Mine dengan bantuan program SPSS SMA Negeri 1 Srandakan. Prosedur Instrumen yang digunakan yaitu skala perilaku narsistik dan skala gaya hidup hedonis. Windows. Berdasarkan mempunyai hubungan yang linear apabila nilai signifikansi (Sig. ) > 0,05. Pernyataan-pernyataan Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Uji Korelasi Kendalls Tau, yaitu untuk mengetahui hubungan perilaku narsistik Siswa akan memilih jawaban yang dengan gaya hidup hedonis. Dasar pengambilan sesuai dengan keadaannya. Jawaban diisi dalam kisi-kisi membandingkan nilai p signifikansi (Si. , hasil Kisi-kisi variabel yang pertama analisis korelasi dengan probabilitas 0,05 dengan adalah variabel kecenderungan perilaku narsistik ketentuan hipotesis diterima jika signifikansi dan kisi-kisi variabel yang kedua yaitu variabel (Sig. ) < 0,05 dan hipotesis ditolak jika nilai gaya hidup hedonis. Terdapat 4 pilihan jawaban signifikansi (Sig. ) > 0,05. yaitu sangat tidak sesuai, tidak sesuai, sesuai dan Alat sangat sesuai. Setiap pilihan jawaban memiliki penelitian ini untuk memperoleh data adalah skor penilaian yang berbeda-beda mulai dari 1 skala perilaku narsistik dan skala gaya hidup sampai dengan 4. Kedua instrumen tersebut disusun Data. Intrumen, dan Teknik Pengumpulan Data Data yang diperoleh dalam penelitian ini berdasarkan indikator- indikator yang terdapat yaitu data uji reliabelitas, validitas, data uji prasyarat yang meliputi : uji normalitas dan uji linearitas, yang terakhir yaitu uji hipotesis. Data tersebut diperoleh dari jawaban siswa yang telah tersedia lalu diolah menggunakan software SPSS dan jumlah instrumen yang akan digunakan untuk penelitian akan tergantung pada jumlah variabel yang diteliti. Pengukuran perilaku narsistik dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa skala yang disusun menggunakan beberapa aspek meliputi Authority . eyakinan bahwa orang harus 0 for Windows. Uji dalam masing-masing aspek pada setiap variabel penggunaan taraf signifikansi 5% atau 0,05. Apabila nilai signifikansinya (Sig. ) lebih besar dari 0,05, maka data tersebut berdistribusi Exhibitionism . Exploitativeness . engeksploitasi orang lain untuk mencari keuntunga. Entitlement . ak atau harapan untuk mendapatkan pujian dari orang lai. Vanity . erilaku angkuh dan aroga. , 553 Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Volume 7. Nomor 11. November 2021 Superiority . einginan untuk selalu memimpin kekuasaanny. ,dan Self- HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ercaya diri serta keyakinan bahwa Perilaku Narsistik dirinya spesial dan uni. Dan pengukuran gaya Tabel 2. Deskripsi Data Variabel Perilaku hidup hedonis dalam penelitian ini menggunakan Mean Median Modus Min Max Sum Std. Deviation menggunakan beberapa aspek meliputi Activities . egiatan dalam menghabiskan waktu untuk bersenang-senan. Interests . etertarikan pada hal- hal dalam memeroleh kesenanga. , dan Opinions . endapat yang berkaitan dengan halhal untuk memeroleh kesenanga. Narsistik Sumber : data primer yang diolah Data kategori yaitu tinggi, sedang dan rendah. Tabel 3. Kategorisasi Perilaku Narsistik Teknik Analisis Data Teknik analisis data yang digunakan dalam No. Kriteria Frekuensi penelitian ini adalah analisis kuantitatif karena Persent . Kategori data yang diperoleh pada penelitian ini berwujud X < 64 Rendah angka . ata kuantitati. Analisis data mencakup 64 O Sedang Tinggi X < 96 seluruh kegiatan mendeskripsikan, menganalisis, dan menarik kesimpulan dari semua data kuantitatif yang terkumpul dalam penelitian ini. Tabel 1. Penentuan Kategorisasi No. Interval (AA-1,0E) Rendah O X 96 Jumlah Berdasarkan tabel tersebut dapat diketahui Kategori X Ou (AA-1,0E) Ou Sedang bahwa perilaku narsistik pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Srandakan sebagian besar berada pada kategori sedang. (AA 1,0E) (AA 1,0E) O X Tinggi Keterangan: = jumlah skor = mean = standar deviasi (Azwar, 2017: . Sesuai dengan hipotesis pada penelitian ini yaitu mencari hubungan, maka diperlukan uji prasyarat analisis yang meliputi uji normalitas dan uji linearitas, serta dilakukan uji hipotesis. Gambar 1. Pie Chart Perilaku Narsistik Siswa Kelas XI SMA N 1 Srandakan. Hubungan Kecenderungan Perilaku . (Dhea Rita Sar. 554 Hasil Uji Prasyarat Analisis Gaya Hidup Hedonis Tabel. Deskripsi Data Variabel Gaya Hidup Uji Normalitas Hedonis Tabel 6. Hasil Uji Normalitas Mean Median Modus Min Max Sum Std. Dev One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Sumber: data primer yang diolah Data tersebut dikelompokkan menjadi tiga kategori yaitu tinggi, sedang dan rendah. X < 36 Rendah Sedang X < 54 O X 54 Jumlah Tinggi Hedonis Mean Std. Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Parametersa,b Deviation Most Extreme Narsistik No. Kriteria Frekuensi Persentase Kategori . Gaya Hidup Normal Tabel 5. Kategorisasi Gaya Hidup Hedonis Perilaku Differences Test distribution is Normal. Calculated from data. Berdasarkan tabel tersebut dapat diketahui bahwa Lilliefors Significance Correction. gaya hidup hedonis pada siswa kelas XI SMA This is a lower bound of the true significance Negeri 1 Srandakan sebagian besar berada pada kategori sedang. Berdasarkan tabel tersebut dapat diketahui bahwa data pada variabel perilaku narsistik dan gaya hidup hedonis telah memenuhi asumsi distribusi normal. Hal ini dapat dilihat dari nilai p atau Asymp. Sig, . -taile. > 0,05 yaitu 0,074 untuk perilaku narsistik dan 0,2 untuk gaya hidup Berdasarkan penelitian ini berdistribusi normal. Gambar 2. Pie Chart Gaya Hidup Hedonis Siswa Kelas XI SMA N 1 Srandakan 555 Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Volume 7. Nomor 11. November 2021 **. Correlation is significant at the 0. 01 level . -taile. Uji Linearitas Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui Tabel 7. Hasil Uji Linearitas bahwa nilai keeratan korelasi sebesar 0,681 adalah signifikan karena p = 0. Hasil ANOVA Table penelitian menunjukkan bahwa nilai korelasi < Mean Sum of Gaya Betwe (Combi Hidup Deviatio Narsisti n from Linearit diterima, jadi dapat Sig. disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif perilaku narsistik dengan gaya hidup hedonis. Perilaku 0,05. Maka hipotesis Squares Hedonis Group Linearit Squar Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menggunakan analisis korelasi Kendalls Tau menunjukkan bahwa nilai korelasi sebesar 0,681 sehingga terdapat hubungan positif variabel perilaku narsistik dengan gaya hidup hedonis. Within Groups Oleh karena itu, penelitian ini dapat membuktikan Total hipotesis yang menyatakan bahwa terdapat hubungan positif antara variabel perilaku narsistik Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa nilai signifikansi (Si. adalah 0,600. Nilai signifikansi 0,600 > 0,05 maka dapat dinyatakan variabel-variabel dengan gaya hidup hedonis pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Srandakan. Tingkat perilaku narsistik siswa yang menjadi responden dalam penelitian ini sebagian besar dalam kategori mempunyai hubungan yang linear. memiliki rasa penghargaan diri serta kepercayaan Hasil Uji Hipotesis diri yang tinggi. Tabel 8. Hasil Uji Hipotesis Pembahasan Correlations Gaya Kendall's Perilaku Correlation Narsistik Coefficient Sig. Perilaku Hidup Narsistik Hedonis Variabel bebas dalam penelitian ini adalah perilaku narsistik(X). Variabel terikat dalam penelitian ini yaitu gaya hidup hedonis(Y). Tingkat perilaku narsistik siswa yang Gaya Hidup Correlation Hedonis penghargaan diri serta kepercayaan diri yang Coefficient Sig. menjadi responden dalam penelitian ini sebagian Hubungan Kecenderungan Perilaku . (Dhea Rita Sar. 556 Beberapa utama untuk seorang pelajar. Aspek yang paling kecenderungan perilaku narsistik yang dilakukan menonjol dari gaya hidup hedonis pada siswa siswa yaitu, siswa sangat menyukai dan yaitu, menghabiskan banyak waktu di luar rumah merasa pantas ketika menjadi pusat perhatian untuk bersenang- senang hingga mengabaikan sehingga tidak ingin orang lain lebih darinya, tugas sekolah, tertarik dengan barang mewah dan selalu mengharapkan banyak pujian dari orang trend meskipun berharga mahal, menganggap lain, suka memamerkan kelebihannya, pura-pura belanja adalah hal yang penting dibandingkan dengan mengerjakan tugas sekolah, mudah didekatnya/kurang memiliki rasa empati terhadap tertarik dengan tawaran produk yang belum tentu orang lain, menganggap dirinya spesial, unik dan bermanfat, dan terobsesi akan ketenaran. lebih dari orang lain, merasa kecewa dan marah ketika orang lain tidak berkomentar sesuai dengan keinginannya. SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Tingkat gaya hidup hedonis siswa yang Berdasarkan menjadi responden dalam penelitian ini sebagian pembahasan yang telah dipaparkan sebelumnya, besar dalam kategori sedang. Tingkat gaya hidup maka hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat hedonis yang sebagian besar berkategori sedang hubungan yang positif yang signifikan antara tersebut menunjukkan bahwa individu melakukan perilaku narsistik dengan gaya hidup hedonis aktivitas untuk mencapai kesenangan, kenikmatan pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Srandakan, hidup, sebagian besar perhatiannya ditujukan ke dengan koefisien korelasi sebesar 0,681, dengan p luar rumah yaitu ke mall, ke tempat yang trend , = 0,00. Sumbangan efektif perilaku narsistik wisata mahal terpopuler,dsb. dengan gaya hidup hedonis sebesar 71,0% dan Beberapa hal yang menonjol dari gaya sisanya sebesar 29,0% dipengaruhi oleh faktor hidup hedonis siswa yaitu menghabiskan uang yang lain. Artinya semakin tinggi perilaku hampir 500 ribu dalam waktu 1 bulan hanya narsistik, semakin tinggi pula gaya hidup hedonis untuk membeli perlengkapan make up, uang pada siswa. tersebut yang seharusnya lebih baik digunakan untuk memenuhi kebutuhan sekolahnya. Selain itu juga pembelian barang mewah oleh para siswa Saran Adapun saran yang dapat diberikan adalah untuk mengikuti trend. Orangtua siswa pun sudah sebagai berikut: menyampaikan bahwa pemberian uang dari Siswa orangtuanya harus digunakan untuk perlengkapan Siswa dapat meningkatkan kontrol diri. sekolah, misalnya membayar uang sekolah. Saran Hal ini bertujuan untuk menciptakan pola prinsip hidup yang kuat dan berpendirian agar tidak dihamburkan untuk membeli perlengkapan make up yang seharusnya belum menjadi hal yang berperilaku narsistik dan gaya hidup hedonis. Bagi orang tua 557 Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Volume 7. Nomor 11. November 2021 Orangtua dapat memberikan peran aktif dalam mengarahkannya dalam kegiatan yang positif. Selain itu, mendampingi anak dalam belajar dan menyelesaikan tugas sekolah agar pendidikannya tidak terabaikan oleh hal-hal lain apalagi pada saat kondisi seperti ini yang menjadikan anak belajar/sekolah dirumah. Jadi, peran orangtua sangat penting didalamnya. Guru BK Guru BK dapat memberikan pelayanan BK khususnya pada bidang Pribadi dan Sosial agar siswa dapat terkontrol serta banyak pengetahuan mengenai perilaku narsistik dan gaya hidup hedonis tersebut. DAFTAR PUSTAKA