Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 ANALISIS GEOMETRIK DAN PERLANGKAPAN JALAN TERHADAP KECELAKAAN DI RUAS JALAN RAYA BOJONEGORO-BABAT ( STA 25 000 sd 26 000 ) Muhammad Deby Setyawan 1. Yulis Widhiastuti 2. Alfia Nur Rahmawati 3 1,2,3 Program Studi Teknik Sipil. Universitas Bojonegoro. Jl. Lettu Suyitno No. Glendeng. Kalirejo Kec. Bojonegoro Kab. Bojonegoro. setiawandeby033@gmail. ABSTRAK Kecelakaan lalu lintas merupakan peringkat ketiga penyumbang korban meninggal dunia di Indonesia dan perlu dilakukan peninjauan terhadap perencanaan jalan untuk mengetahui penyebabnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan geometrik jalan dan perlengkapan jalan terhadap kecelakaan lalu lintas dan menganalisa kelengkapan rambu lalu lintas dan volume lalu lintas harian rata-rata yang ada di Ruas Jalan Raya BojonegoroAeBabat (STA 25 000 s/d 26 . Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain penelitian korelasional untuk mengetahui hubungan antara dua variabel. Hasil Penelitian Terdapat 1 segmen jalan yang melebihi kelandaian maksimum dengan kecepatan rencana 80 km/jam yaitu Segmen 5 dengan kelandaian 5,59 % . Untuk Panjang kritis kelandaian dengan kecepatan awal tanjakan 80 km/jam kelandaian maksimum 5% adalah 460 m. Sedangkan panjang kelandaian di lapangan adalah 300 m. lebar bahu jalan belum memenuhi standar perencanaan dan fasilitas pelengkap jalan berupa lampu penerangan jalan pada waktu malam hari yang kurang. Penelitian ini menyarankan kepada pemerintah untuk melakukan perbaikan terhadap aspek-aspek geometrik yang tidak memenuhi syarat dalam tata perencanaan geometri jalan antar kota, serta perlu pemeliharaan secara rutin terhadap bangunan struktur jalan, rambu-rambu lalu lintas, dan sarana pelengkap jalan lainnya. Kata Kunci : Kecelakaan lalu lintas. Geometrik jalan. Volume Lalu lintas Harian Rata-rata ABSTRACT Traffic accidents are the third leading cause of death in Indonesia and a review of road design is necessary to determine the cause. The purpose of this study was to determine the relationship between road geometrics and road equipment to traffic accidents and to analyze the completeness of traffic signs and the average daily traffic volume on the Bojonegoro-Babat Highway (STA 25 000 to 26 . This research is quantitative with a correlational research design to determine the relationship between the two variables. Research Results There is 1 road segment that exceeds the maximum gradient with a design speed of 80 km/hour, namely Segment 5 with a grade of 5. For the critical length of the slope with an initial incline speed of 80 km/h the maximum grade of 5% is 460 m. While the length of the slope in the field is 300 m. The width of the road shoulder does not meet planning standards and road complementary facilities in the form of street lighting at night are lacking. This study suggests the government to make improvements to the geometric aspects that do not meet the requirements in the geometric planning of inter-city roads, as well as the need for routine maintenance of road structures, traffic signs, and other road complementary facilities. Keywords : Traffic Accidents. Road Geometric. Average Daily Traffic Volume PENDAHULUAN Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukan bagi lalu lintas dan Jalan arteri merupakan jalan yang didesain dengan kecepatan rencana yang tinggi serta memiliki Received: 25 September 2023. Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 perencanaan geometrik yang baik sehingga pengguna jalan dapat dengan cepat, aman, dan nyaman sampai ke daerah tujuan. Kondisi jalan nasional yang baik dapat memicu pertumbuhan suatu wilayah karena dipengaruhi oleh aksesibilitas transportasi yang tinggi. Geometrik jalan adalah bagian dari salah satu perencanaan jalan yang difokuskan pada bentuk fisik suatu jalan, sehingga dapat mememenuhi fungsi dasar jalan yaitu memberikan sarana dan prasarana yang optimum bagi pengguna jalan. Secara umum kondisi lalu lintas dan geometrik jalan juga mempengaruhi tingkat kecelakaan. Kecelakaan lalu lintas merupakan peristiwa yang terjadi pada pergerakan lalu lintas yang berpotensi mengakibatkan resiko kecelakaan, sehingga dapat mempengaruhi manusia sebagai Kecelakaan Lalu Lintas dapat diartikan sebagai suatu peristiwa di jalan yang tidak diduga dan tidak disengaja, melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain yang mengakibatkan korban manusia dan/atau kerugian harta benda (UU No. 22 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan, 2. Kecelakaan lalu lintas tentunya merupakan hal yang selalu ingin dihindari oleh setiap pengguna jalan. Akan tetapi, terkadang kecelakaan lalu lintas dapat terjadi secara tiba-tiba baik itu karena prasarana jalan yang buruk, maupun karena kelalaian dari pengguna jalan itu sendiri (Prastya dkk. , 2. Kejadian kecelakaan pada ruas Jalan raya Bojonegoro-Babat (STA 25 000 s/d 26 . tersebut sering terjadi dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Diantaranya Tahun 2020 sebanyak 14 kasus kecelakaan. Tahun 2021 sebanyak 7 kasus kecelakaan. Tahun 2022 sebanyak 7 kasus kecelakaan (Sumber : Satuan Lalu lintas Kabupaten Bojonegor. METODE PENELITIAN Metodologi penelitian yang digunakan adalah berupa observasi langsung pada objek lapangan yang akan diteliti. Untuk mendapatkan data yang akurat dan sesuai dengan kondisi lapangan yang sebenarnya dengan menggunakan peralatan penunjang yang akan Data primer berupa data geometrik jalan, data perlengkapan jalan dan data kecepatan kendaraan. Data sekunder berupa data kecelakan lalu lintas dan data volume lalu lintas harian rata-rata. Penelitian ini dilakukan di Ruas Jalan Bojonegoro-Babat (Sta 25 000 s/d 26 . dengan waktu penelitian selama 7 hari (Kamis sampai Rab. Alat yang digunakan dalam penelitian yaitu : Alat untuk pengukuran : meteran gulung untuk mengukur panjang jalan dan lebar badan jalan, bahu jalan dan juga lokasi penelitian. Kamera foto untuk pengambilan gambar dan lokasi laluAelintas di lokasi penelitian Pulpen dan kertas untuk mencatat hasil survey. Stopwatch untuk survey kecepatan sesaat HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Data Geometrik Jalan Data geometrik ini merupakan data primer yang didapatkan dari survei kondisi geometrik jalan secara langsung dilapangan. Berikut merupakan hasil survey data geometrik jalan Received: 25 September 2023. Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 dilapangan dapat dilihat di tabel 1 Tabel 1. Geometrik Jalan Geometrik Jalan Tipe Jalan Panjang Segmen Jalan Lebar Jalur Lebar Bahu Median Tipe Medan Marka Jalan Trotoar Selokan Kemiringan Jalan Hasil 2/2 UD Tidak ada Perbukitan Ada Tidak ada Sumber : Data Analisis, . 2 Analisa Kelandaian Jalan Pengambilan data kelandaian suatu jalan didapat dengan menggunakan bantuan alat Setelah dilakukan pengambilan data dilokasi penelitian didapatkan beda tinggi elevasi dari ruas jalan tersebut dan dengan diketahuinya beda tinggi elevasi itu dapat diketahui pula berapa persen kelandaian dari medan atau jalan tersebut. Hasil analisa kelandaian jalan dapat dilihat di tabel 2 Tabel 2. Elevasi Muka Jalan No. STA Elevasi . 18,68 18,68 19,67 18,77 22,87 23,67 29,26 29,26 29,26 31,35 32,25 Sumber : Data Analisis, . 3 Perhitungan Kelandaian Jalan Kelandaian pada ruas jalan Bojonegoro-Babat dibagi menjadi 10 segmen berdasarkan kelandaian yang sama yaitu: - Perhitungan kelandaian segmen I : Segmen I : Sta 25 000 s/d Sta 25 100 Received: 25 September 2023. Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 Elevasi pada Sta 25 000 Elevasi pada Sta 25 100 Jarak = 18,68 m = 18,68 m = 100 m Kelandaian jalan yaAyceyccyca yceycoyceycycaycycn ycoyceyccycyca ycycnycycnyco yaycaycycayco 18,68 Ae 18,68 x 100% . x 100% =0% Tabel 3. Kelandaian Jalan Segmen i VII STA 25 000 s/d 25 100 25 100 s/d 25 200 25 200 s/d 25 300 25 300 s/d 25 400 25 400 s/d 25 500 25 500 s/d 25 600 25 600 s/d 25 700 25 700 s/d 25 800 25 800 s/d 25 900 25 900 s/d 26 000 Kelandaian (%) 0,99 - 0,9 5,59 2,09 Jarak . Sumber : Data Analisa, . 4 Evaluasi Alinemen Vertikal Berdasarkan Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota No. 038/TBM/1997 Departemen Pekerjaan Umum. Direktorat Bina Marga tahun 1997, jalan Proklamasi dengan kriteria jalan arteri dan jalan kelas I maka : Dengan kecepatan rencana 80 km/jam, kelandaian maksimum 5% maka terdapat 1 segmen jalan yang melebihi kelandaian maksimum yaitu : Segmen 5 dengan kelandaian 5,59 % Dengan kecepatan rencana 60 km/jam, kelandaian maksimum yang diizinkan adalah 8%, data analisa dilapangan menunjukkan bahwa tidak terdapat segmen jalan yang melebihi kelandaian maksimum 8%. Panjang kritis kelandaian dengan kecepatan awal tanjakan 80 km/jam, kelandaian maksimum 8% maka panjang kritis 110 m dan dengan kelandaian maksimum 5% maka panjang kritis kelandaian adalah 460 m. Sedangkan panjang kelandaian di lapangan adalah 300 m. 5 Data Kecelakaan Berdasarkan data yang diperoleh kejadian kecelakaan yang terjadi dari tahun 2020- 2022 tercatat 28 jumlah kecelakaan dengan rinciannya dapat dilihat pada Tabel 4. Received: 25 September 2023. Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 Tabel 4. Data Kejadian Kecelakaan di Ruas Jalan Raya Sraturejo Tahun Jumlah Kecelakaan Persentase Jumlah Kecelakaan Jumlah Sumber : Satuan Lalu lintas Kabupaten Bojonegoro, . 6 Tingkat Keparahan Untuk tingkat keparahan korban kecelakaan dapat dibedakan menurut keparahan yang diderita korban, seperti Meninggal Dunia (MD). Luka Berat (LB) dan Luka Ringan (LR), untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 5 Tabel 5. Tingkat Keparahan Korban Kecelakaan Tahun Jumlah Kecelakaan Jumlah Korban Persentase Jumlah Kecelakaan Sumber : Satuan Lalulintas Kabupaten Bojonegoro, . 7 Jenis Tabrakan dan Posisi Kecelakaan Berdasarkan jenis tabrakan yang terjadi, diklasifikasikan atas beberapa tabrakan, yaitu Tabrak Belakang. Samping. Depan. Lari. Beruntun. Samping Depan. Samping Belakang. Manusia. Sendiri. untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 6 dibawah ini Tabel 6. Jumlah Kecelakaan Menurut Jenis Tabrakan Jenis Kecelakaan Tabrak Belakang . uka,belakan. Tabrak Samping . Tabrak Depan . uka,muk. Tabrak Samping Belakang . Tabrak Manusia Tabrak Beruntun Tabrak Samping Depan . Tabrakan Tunggal Dll Total Jumlah Kecelakaan Total Sumber : Satuan Lalulintas Polres Bojonegoro, . Received: 25 September 2023. Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 8 Data Volume Lalulintas Data Volume lalu lintas merupakan data sekunder yang diperoleh dalam survey langsung Perhitungan Puncak Volume Lalu lintas Harian Rata-rata dalam seminggu (VLHR) untuk lebih jelasnya dapat dilihat dalam tabel dibawah ini: Tabel 7. Data Volume Lalu lintas Harian Rata-rata Tanggal 1 Juni 2023 Waktu Survey Jumlah Kendaraan Total Smp 00 Ae 16. Sepeda Motor (SM) Kendaraan Ringan (KR) Kendaraan Berat (KB) 15 Ae 16. 30 Ae 16. 45 Ae 17. Total Sumber : Data Analisis, . Tabel 8. Data Volume Lalu lintas Harian Rata-rata Tanggal 2 Juni 2023 Waktu Survey 00 Ae 16. 15 Ae 16. 30 Ae 16. 45 Ae 17. Total Sepeda Motor (SM) Jumlah Kendaraan Kendaraan Kendaraan Berat Ringan (KR) (KB) Total Smp Sumber : Data Analisis, . Tabel 9. Data Volume Lalu lintas Harian Rata-rata Tanggal 3 Juni 2023 Waktu Survey Sepeda Motor (SM) 00 Ae 16. 15 Ae 16. 30 Ae 16. 45 Ae 17. Total Jumlah Kendaraan Kendaraan Kendaraan Berat Ringan (KR) (KB) Total Smp Sumber : Data Analisis, . Tabel 10. Data Volume Lalu lintas Harian Rata-rata Tanggal 4 Juni 2023 Waktu Survey Sepeda Motor (SM) Jumlah Kendaraan Kendaraan Kendaraan Berat Ringan (KR) (KB) Total Smp Received: 25 September 2023. Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 00 Ae 16. 15 Ae 16. 30 Ae 16. 45 Ae 17. Total Sumber : Data Analisis, . Tabel 11. Data Volume Lalu lintas Harian Rata-rata Tanggal 5 Juni 2023 Waktu Survey 00 Ae 16. 15 Ae 16. 30 Ae 16. 45 Ae 17. Total Sepeda Motor (SM) Jumlah Kendaraan Kendaraan Kendaraan Berat Ringan (KR) (KB) Total Smp Sumber : Data Analisis, . Tabel 12. Data Volume Lalu lintas Harian Rata-rata Tanggal 6 Juni 2023 Waktu Survey Sepeda Motor (SM) 00 Ae 16. 15 Ae 16. 30 Ae 16. 45 Ae 17. Total Jumlah Kendaraan Kendaraan Kendaraan Berat Ringan (KR) (KB) Total Smp Sumber : Data Analisis, . Tabel 13. Data Volume Lalu lintas Harian Rata-rata Tanggal 7 Juni 2023 Waktu Survey 00 Ae 16. 15 Ae 16. 30 Ae 16. 45 Ae 17. Total Sepeda Motor (SM) Jumlah Kendaraan Kendaraan Kendaraan Berat Ringan (KR) (KB) Total Smp Sumber : Data Analisis, . Penentuan kapasitas jalan pada jalan luar kota dapat dihitung dengan rumus, yaitu: C = Co x FCw x FCsp x FCsf = 3000 x 1 x 1 x 0,88 = 2. 640 smp/jam Received: 25 September 2023. Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 Analisis V/C Rasio / Derajat Kejenuhan Untuk memperoleh nilai v/c rasio, maka volume lalu lintas dikalikan nilai emp sesuai jenis Faktor emp yang diguakan untuk kendaraan Ae kendaraan berat menengah (MHV), bus besar (LB), truk besar (LT) dan sepeda motor (MC) adalah masing-masing 1. 5, 2. 0, 0. sedangkan nilai k sebagai volume jam perenanaan diguakan 9 % dari LHRT mengacu pada MKJI 1997. V/C = Volume/Kapasitas . = 1. 548/ 2. = 0,58 Dari rincian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa hubungan V/C rasio rendahAo dengan kata lain tidak ada pengaruh signifikan dengan tingkat kecelakaan yang terjadi. 9 Pengamatan Perlengkapan jalan Hasil pengamatan mengenai perlengkapan jalan yang sudah dilakukan pada ruas Jalan Bojonegoro Ae Babat (Sta 25 000 s/d 26 . terdapat rambu Ae rambu yang terpasang sudah sesuai dengan kebutuhan dan sesuai dengan keadaan medan yang ada. Namun ada beberapa bagian yang dirasa kurang lengkap pada area tertentu perlu ditambah supaya para penggemudi kendaraan lebih waspada dengan keadaan medan yang akan dilalui. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat dalam tabel 14 dibawah ini Tabel 14. Perlengkapan Jalan Raya Jenis Perlengkapan Keterangan Rambu Ae Rambu Lalu lintas Kelengkapan Rambu-Rambu Lalu lintas yang sudah terpasang jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah rambu yang belum terpasang Marka Jalan Terdapat 2 marka jalan yaitu marka jalan membujur garis utuh dan garis putus Ae putus Alat Pemberi Isyarat Lampu Terdapat dibeberapa titik ruas jalan, yaitu di depan Lalu lintas Timbangan Baureno, di depan Pom Bensin, di pertigaan jalan arah Desa Banjaran, didepan Kantor Balaidesa dan di depan Pabrik Rokok Alat Pengendali dan Alat Tidak terdapat alat pengendali dan alat pengaman pemakai Pengaman Pemakai Jalan Alat Penerangan Jalan Penerangan jalan malam hari sudah cukup tetapi terdapat dibeberapa titik lampu penerangan pada malam hari yang mati dan terdapat halangan berupa daun pohon yang lebat sehingga mengganggu penerangan jalannya Received: 25 September 2023. Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 Fasilitas Pendukung Tidak terdapat fasilitas pendukung kegiatan lalu lintas dan Kegiatan Lalu Lintas dan angkutan jalan yang berada di jalan dan di luar jalan Angkutan Jalan Yang Berada Di Jalan Maupun Di Luar Jalan Sumber : Data Analisis, . 10 Analisa Kecepatan Kendaraan Berdasarkan hasil survey data primer kecepatan aktual kendaraan pada Ruas Jalan Raya Bojonegoro Ae Babat tepatnya pada Sta 25 900-25 950 diambil 15 sampel yang diamati. Berikut adalah perhitungan kecepatan :Turunan dan Tanjakan Diketahui: Jarak . = 50 meter Waktu tempuh . = 5 detik Kecepatan = ycOycaycoycyc ycNyceycoycyycEa = 5 = 10 m/detik Tabel hasil perhitungannya secara lengkap ada dibawah tabel dibawah ini : Tabel 15. Kecepatan Rata-Rata Kendaraan Sepeda Motor Jarak . Waktu Tempuh ( Detik ) Rata-Rata Sepeda Motor Kecepatan Kendaraan . Kecepatan Kendaraan . m/ja. Sumber : Data Analisis, . Tabel 16. Kecepatan Rata-Rata Kendaraan Ringan Jarak . Rata-Rata Waktu Tempuh ( Detik ) Kendaraan Ringan Kecepatan Kendaraan . Kecepatan Kendaraan . m/ja. Sumber : Data Analisis, . Tabel 17. Kecepatan Rata-Rata Kendaraan Berat Kendaraan Berat Received: 25 September 2023. Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 Jarak . Waktu Tempuh ( Detik ) Rata-Rata Kecepatan Kendaraan . Kecepatan Kendaraan . m/ja. Sumber : Data Analisis, . Tabel 18. Perbandingan Kecepatan Rencana dan Kecepatan Aktual Sta Jenis Kendaraan 25 900 Ae 25 950 Sepeda Motor Kendaraan Ringan Kendaraan Berat Kecepatan Rencana Bina Marga . m/ja. 60 Ae 80 60 Ae 80 60 Ae 80 Kecepatan Aktual di Lapangan . m/ja. Sumber : Data Analisis, . KESIMPULAN Dalam penelitian adakah hubungan pengaruh geometrik dan perlengkapan jalan terhadap tingkat kecelakaan pada Ruas Jalan Bojonegoro Ae Babat ( Sta 25 000 Ae 26 000 ) sepanjang 1 km dapat diambil kesimpulan yaitu Pada hasil analisis perhitungan alinyemen vertikal pada Sta 25 000 sampai 26 000, menunjukan bahwa terdapat kondisi alinyemen vertikal yang tidak memenuhi standar perencanaan. Terdapat 1 segmen jalan yang melebihi kelandaian maksimum dengan kecepatan rencana 80 km/jam yaitu Segmen 5 dengan kelandaian 5,59 Berdasarkan Tata cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota (TPGJAK) No. 038/T1997 kecepatan rencana 80 km/jam kelandaian maksimum adalah sebesar 5%. Untuk Panjang kritis kelandaian dengan kecepatan awal tanjakan 80 km/jam kelandaian maksimum 5% adalah 460 m. Sedangkan panjang kelandaian di lapangan adalah 400 m. Berdasarkan hasil penelitian bahwa lebar bahu jalan belum memenuhi Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota (TPGJAK) No. 038/T1997 karena menurut standar perencanaan jika lebar jalan minimum 7 m maka lebar bahu jalan harus 2 m, sedangkan dilapangan terdapat beberapa titik lebar bahu jalan < 1 m. Fasilitas pelengkap jalan berupa lampu penerangan jalan pada waktu malam hari. Karena di beberapa titik jalan lampu peneranganya mati. Apabila terjadi hujan pada malam hari akan sangat berpotensi terjadi kecelakaan karena penerangan pada lampu kendaraanpun akan kabur dan rambu-rambu jalan tidak terlihat jelas. Sehingga dapat mempersempit jarak pandang pengguna jalan Dalam penelitian kelengkapan rambu lalu lintas dan volume lalu lintas harian rata-rata dapat diambil kesimpulan yaitu untuk kelengkapan rambu lalu lintas sudah banyak yang terpasang dibandingkan dengan rambu lalu lintas yang belum terpasang. Untuk volume lalu lintas didapatkan hasil kapasitas jalan yaitu 2. 640 smp/jam dan untuk V/C Rasio / Derajat Kejenuhan yaitu 0,58 Received: 25 September 2023. Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 DAFTAR PUSTAKA