JURKAMI: Jurnal Pendidikan Ekonomi http://jurnal. id/jurnal/index. php/JPE JURKAMI Volume 6, no 2, 2021 PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA BIMA Mirna1. Muhammad BadarA Prodi Manajemen. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bima. Indonesia Corresponding Author: muhammadbadar. stiebima@gmail. Author Email: mirnaa17. stiebima@gmail. Article History : Received July 2020 Accepted October 2021 Published November 2021 Keywords: Individual Characteristics. Workload. Employee Performance Sejarah Artikel Diterima: Juli 2020 Direvisi: Oktober 2021 Diterbitkan: November Kata kunci: Karakteristik Individu. Beban Kerja. Kinerja Pegawai Abstract: This study aims to determine and analyze the effect of individual characteristics and workload on employee performance at the Department of Population and Civil Registration of Bima City. The type of research used is associative with a quantitative approach from primary data sources. The research instrument used a questionnaire with a Likert scale. The population in this study were all employees who were at the Department of Population and Civil Registration of the City of Bima as many as 71 employees, while the sample in this study used a saturated sampling Data collection techniques using observation, questionnaires, documentation and literature study. Data analysis techniques using The results showed that partially individual characteristics had a significant effect on employee performance at the Department of Population and Civil Registration of Bima City, while workload had no significant effect on employee performance at the Department of Population and Civil Registration of Bima City, simultaneously individual characteristics and workload had no significant effect. on the performance of employees at the Department of Population and Civil Registration of Bima City with a low relationship level of 6. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganisis pengaruh karakteristik individu dan beban kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bima. Jenis penelitian yang digunakan yaitu asosiatif dengan pendekatan kuantitatif dari sumber data primer. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala likert. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang berada pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bima sebanyak 71 orang pegawai, adapun sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner, dokumentasi dan studi pustaka. Teknik analisa data menggunakan statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial karakteristik individu berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bima sedangkan beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bima, secara simultan karakteristik individu dan beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bima dengan tingkat hubungan rendah yaitu sebesar 6,6% This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Copyright A2021 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 143 | JURKAMI:Jurnal Pendidikan Ekonomi http://jurnal. id/jurnal/index. php/JPE JURKAMI Volume 6. No 2, 2021 How to Cite: Haryana. Ismunandar. , . Pengaruh Karakteristik Individu dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bima. JURKAMI: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 6 . DOI : 10. 31932/jpe. PENDAHULUAN Pegawai merupakan salah satu aspek sangat penting bagi organisasi karena mereka mempunyai akal, pikiran, bakat, kreatifitas, dan tenaga yang dibutuhkan untuk mengerjakan semua organisasiguna mencapai tujuan organisasi. demikian pula sebaliknya, semakin rendah produktifitas individu pegawai akan Karena mengurus dan mengelolah kegiatan organisasi tersebut. Sehingga dalam hal ini pengelolaan sumber daya manusia yang efektif dan berdaya guna mendapatkan perhatian khusus dari pemilik organisasi (Sukaini, et. , 2. Setiap organisasi memiliki tugas dan tanggung jawab tertentu sebagai bentuk kontribusi pegawai dalam mencapai hasil kerja atau target organisasi. Menurut Mangkunegara . kinerja pegawai adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai melaksanakan tugasnya dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Sehingga dalam hal ini pemilik atau pemimpin organisasi harus bisa mengarahkan pegawainnya agar bisa memiliki kinerja yang baik (Hasibuan, 2. Peningkatan kinerja pegawai itu sendiri akan mendorong peningkatan kinerja dan faktor-faktor lain dari seluruh kinerja organisasi. Sedangkan kinerja pegawai dalam aktifitas proses produksi dipengaruhi oleh faktor-faktor antara lain: karakteristik individu, beban kerja. Pengukuran kinerja digunakan sebagai sarana manajemen untuk menganalisis dan mendorong efisiensi (Hidayat dan Cavorina, 2. Karakteristik Individu pada dasarnya merupakan keseluruhan kelakuan dan kemampuan yang ada pada individu Karakteristik individu dapat diukur dengan sikap, minat, dan Individu membawa nilai yang melekat dalam diri yang terbentuk oleh lingkungan di mana ia tinggal, nilai Ae nilai tersebutlah yang nantinya dibawa dalam situasi kerja (Arya, et. , 2. Oleh karena itu, nilai Ae nilai dari setiap individu yang berlainan harus diketahui oleh organisasi agar dapat digunakan untuk menilai pegawai yang potensial dan menetapkan apakah nilai Ae nilai mereka Sedarmayati . menyatakan bahwa variabel di tingkat individu meliputi karakteristik biografis, kemampuan kepribadian dan pembelajaran. Karakteristik biografis meliputi usia, jenis kelamin, status perkawinan, banyak nya tanggungan, dan masakerja dengan suatu organisasi dari pegawai itu. Sedangkan yang termasuk kemampuan adalah kemampuan fisik dan mental. Selanjutnya apabila dihubungkan dengan beban kerja maka dapat melihat pandangan pegawai mengenai besarnya target kerja yang diberikan, dimana selama ini organisasi menetapkan target yang terlalu tinggi sehingga pegawai merasakan adanya beban tugas yang terlalu berat (Fatawa, 2. Beban kerja yang ditetapkan juga ditunjukkan dengan This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Copyright A2021 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 144 | Nur Haryana. Ismunandar. Analisis Pelayanan Jasa Pengiriman Paket Pada PT. Pos (Perser. Cabang Bima penetapan standar kerja yang terlalu tinggi sehingga aktivitas para pegawai tidak dapat berjalan sesuai dengan ketentuan (Asriani, , 2. Untuk mencari solusi dari perbedaan tersebut dilakukan penelitian yang berkaitan dengan karakteristik individu yang memiliki perbedaan terkait dengan nilai, sikap, dan minat dalam bekerja diorganisasi. Dari perbedaan tersebut menjadi tolak ukur dalam bekerja sehingga kinerja setiap individu yang berbeda pada akhirnya memberikan nilai tersediri bagi setiap pegawai. Berdasarkan dilakukan di dukcapil kota bima permasalahan yang mempengaruhi kinerja antara lain yaitu: karakteristik individu dimana beberapa pegawai terdapat ketidak sepahaman dan berbeda pendapat dalam mengerjakan sesuatu. Selain itu faktor umum, diatas pendidikan dan pengalaman kerja yang terkadang belum mampu memahami tupoksi . ugas pokok dan dikarenakan faktor tersebut, serta masih terdapat pegawai yang tidak menempatkan mencampur adukan dengan Selain itu faktor beban kerja yang terkadang sulit dan banyak serta tidak sesuai dengan kemampuan, pendidikan dan pengalaman kerja beberapa pegawai sehingga kinerja pegawai tidak maksimal. Masalah kinerja pada disdukcapil kota bima belum sepenuhnya optimal terutama dari sisi pelayanannya. maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul AuPengaruh Karakteristik Individu dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota BimaAy. METODE PENELITIAN Penelitian ini berjenis asosiatif dengan menggunkan pendekatan kuantitatif dari sumber data primer. Intrumen penelitian menggunakn kuesioner/angket yang berskala likert. Populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri dari objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang diterapkan oleh penelitian untuk mempelajarin dan (Sugiyono, 2. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang berada pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bima sebanyak 71 orang pegawai yang terdiri dari ASN sebanyak 36 orang PNS, dan Honorer Daerah sebanyak 18 orang pegawai dan pegawai tidak tetap sebanyak 17 orang pegawai, adapun jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 71 orang pegawai pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bimadengan menggunakan teknik sampling jenuh, dimana seluh Penelitian ini dilakukan pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bima, yang beralamat di Jl. Soekarno Hatta No. 02 Kacamatan Raba. Teknik dokumentasi dan studi pustaka. Teknik analisa data menggunkan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik . ji normalitas, uji heterokedastisitas, uji multikolinearitas dan uji autokorelas. , analisis regresi linear berganda, koefisien korelasi berganda, uji determinasi, uji t dan uji f. HASIL DAN PEMBAHASAN This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Copyright A2021 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 145 | JURKAMI:Jurnal Pendidikan Ekonomi http://jurnal. id/jurnal/index. php/JPE JURKAMI Volume 6. No 2, 2021 Pengujian validitas seluruh item pernyataan pada instrumen penelitian dengan bantuan program SPSS v. 20 dan di dapat nilai N-2 = 71-2 = 69 dengan standar nilai r tabel sebesar 0,300. Hasil r hitung untuk setiap pernyataan menunjukan nilaai lebih dari 0, 300 sehingga dapat dikatakan karakteristik individu, beban kerja dan variabel kinerja pegawai adalah valid. Hasil membandingkan nilai CronbachAos Alpha dengan Nilai standar reliabilitas, dan untuk nilai standar reliabilitas pada penelitian ini sebesar 0,600. Setelah dilakukan analisis menunjukan bahwa nilai CronbachAos Alpha sudah melebihi standar (>0,. , sehingga dapat dikatakan reliabel. Gambar 1. Grafik P-P Plot Data penelitian ini berdistribusi Ditinjau normal dapat dilihat seperti grafik normal multikolinearitas dengan menggunakan P-P plot of regression Standardized metode VIF terlihat bahwa nilai tolerance Residual diatas, terlihat bahwa titik-titik sebesar 0,996 > 0,01 dan nilai VIF sebesar menyebar disekitar garis diagonal, serta 004 < 10,00 maka dapat disimpulkan menyebrang mengikuti arah garis diagonal bahwa data penelitian ini tidak terjadi . embentuk garis luru. Gambar 2. Grafik Scatterplot Dari grafik Scatterplot diatas dapat Autokorelasi yang telah dilakukan disimpulkan bahwa data penelitian ini diperoleh nilai asymp. -taile. sebesar tidak terjadi residual, dikarenakan 0,012 > 0. 05, maka tidak terdapat gejala penyebaran residualnya tidak teratur dan atau masalah autokorelasi. tidak membentuk pola. Berdasarkan Uji This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Copyright A2021 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 146 | Nur Haryana. Ismunandar. Analisis Pelayanan Jasa Pengiriman Paket Pada PT. Pos (Perser. Cabang Bima Setelha pengujian prasyarat dapat terpenuhi data dapat dilanjutkan ke tahap analisis data. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Regresi Linear Berganda adalah model regresi linear dengan melibatkan lebih dari satu variabel bebas atau predictor. Table 1. Hasil Uji Regresi Linear Berganda Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Std. Error Beta 1 (Constan. Karakteristik Individu Beban Kerja Dependent Variable: Kinerja Pegawai Sumber: data primer diolah, 2021 Dari tabel analisis regresi linear variabel bebas karakteristik individu (X. berganda diatas di dapat persamaan regeresi satu satuan, maka akan mengakibatkan Y = 23,380 0,255 X1 - 0,008 X2. kenaikan variabel terikat kinerja pegawai Konstanta 23,380, berarti tanpa di (Y) sebesar 0,255 satuan. X2 = Variabel pengaruhi oleh variabel karakteristik beban kerja (X. sebesar -0,008 yang individu dan beban kerja, maka nilai dari berarti setiap penurunan variabel bebas kinerja pegawai adalah sebesar 23,380. beban kerja (X. satu satuan, maka akan = Variabel karakteristik individu sebesar mengakibatkan penurunan pada variabel 0,255, yang berarti dari setiap kenaikan bebas kinerja pegawai (Y) sebesar -0,008. Table 2. Hasil Uji Koefisien Korelasi dan Uji Determinasi Model Summaryb Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constan. Beban Kerja. Karakteristik Individu Dependent Variable: Kinerja Pegawai Sumber: data primer diolah, 2021 Dari tabel 4 diatas, dapat diketahui bahwa nilai koefisien korelasi (R) yang diperoleh untuk data penelitian ini sebesar 0,257. Hal ini menunjukkan hubungan yang rendah serta positif antara variabel karakteristik individu dan beban kerja sebesar 25,7% terhadap kinerja pegawai. Sedangkan sisanya 74,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dari data tabel 4 diatas, diketahui bahwa koefisien determinasi (R Squar. yang diperoleh untuk data penelitian yaitu sebesar 0,066. Hal ini menunjukkan bahwa variabel karakteristik individu dan beban kerja hanya mempengaruhi sebesar 6,6% terhadap kinerja pegawai, sedangkan untuk sisanya 93,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Copyright A2021 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 147 | JURKAMI:Jurnal Pendidikan Ekonomi http://jurnal. id/jurnal/index. php/JPE JURKAMI Volume 6. No 2, 2021 penelitian ini seperti kompensasi, budaya organisasi, stres kerja dan lain sebagainya. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji t dan uji f. uji F digunakan dalam penelitian ini digunakan untuk melihat apakah model secara keseluruhan layak atau tidak. Uji t adalah untuk menguji apakah satu variabel bebas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat atau tidak. Pada penelitian ini hasil uji hipotesis peneliti tampilkan pada tabel 3 dan tabel 4 berikut: Tabel 3. Hasil Uji t Coefficientsa Model Sig. Kompensasi Non Finansial Lingkungan Kerja Dependent Variable: Kinerja Pegawai Sumber: data primer diolah, 2021 Dari data tabel output SPSS di atas di yang menyatakan bahwa karateristik peroleh thitung untuk karakteristik individu individu berpengaruh signifikan terhadap (X. sebesar 2,189 sedangkan untuk beban kinerja pegawai Politeknik Kotabaru. kerja (X. yaitu sebesar -0,061. Untuk Variabel beban kerja (X. memiliki nilai menentukan ttabel dapat dilihat dalam thitung sebesar -0,061 < ttabel 1,995, yang artinya hipotesis kedua (H. yang menggunakan taraf 0,025 dengan . n-k-1 AuBeban Kerja atau 71-2-1 = 68 dan diperoleh ttabel sebesar berpengaruh signifikan terhadap kinerja 1,995. Variabel karakteristik individu (X. pegawai pada Dinas Kependudukan Dan memiliki nilai thitung sebesar 2,189 > ttabel Pencatatan Sipil Kota BimaAy ditolak. 1,995 yang artinya hipotesis alternatif Hasil ini sejalan dengan penelitian pertama (H. bahwa AuKarakteristik yang dilakukan oleh Iskandar . yang individu berpengaruh secara signifikan menyatakan bahwa beban kerja tidak terhadap kinerja pegawai pada Dinas berpengaruh signifikan terhadap kinerja Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota pegawai pada Kantor Inspektorat Daerah BimaAy dapat diterima. Provinsi Sulawesi Tengah. Hasil ini sejalan dengan penelitian Uji f yang dilakukan oleh Hajati, et. , . Tabel 4. Uji f ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Sig. Regression Residual Total Dependent Variable: Kinerja Pegawai Predictors: (Constan. Beban Kerja. Karakteristik Individu This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Copyright A2021 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 148 | Nur Haryana. Ismunandar. Analisis Pelayanan Jasa Pengiriman Paket Pada PT. Pos (Perser. Cabang Bima Sumber: data primer diolah, 2021 Dari tabel uji f diatas, diperoleh F hitung untuk data penelitian ini yaitu sebesar 2,399. Untuk menentukan Ftabel dengan menggunakan = 5%. Nilai df1 . umlah variabel Ae . atau 3 - 1 = 2 dan df2 . -k-. atau 71-2-1 = 68. Maka diperoleh f tabel sebesar 3,13. Hal ini berarti menunjukan bahwa nilai fhitung < ftabel yaitu 2,399 > 3,13 sehingga hipotesis ketiga (H. AuKarakteristik individu dan beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota BimaAy ditolak. Hasil ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Iskandar . yang menyatakan bahwa karakteristik individu dan beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah. PENUTUP Berdasarkan hasil analisa data, peneliti menarik kesimpulan bahwa secara parsial karakteristik individu berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bima sedangkan beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bima, secara simultan karakteristik individu dan beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bima dengan tingkat hubungan rendah yaitu sebesar 6,6% sedangkan untuk sisanya 93,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam ini seperti kompensasi, budaya organisasi, stres kerja dan lain sebagainya. DAFTAR PUSTAKA