JURNAL SAINS PEMASARAN INDONESIA Volume XIX. No. Mei 2020, halaman 43-50 PENGARUH DAYA TARIK WISATA. KEPEKAAN LINGKUNGAN. DAN KEPUASAAN LAYANAN TERHADAP KETERIKATAN TEMPAT SERTA IMPLIKASINYA PADA SIKAP BERPRILAKU BERTANGGUNG JAWAB LINGKUNGAN Sunanda1* Magister Manajemen. Universitas Mercubuana anandaahmad04@gmail. Mirza2 Magister Manajemen. Universitas Mercubuana piscesmir@yahoo. *Korespondensi: anandaahmad04@gmail. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor faktor apa saja yang mempengaruhi minat seseorang untuk menggunakan kartu kredit. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menyebar quisioner kepada 240 orang pengguna kartu kredit diluar Bank Mega di Jabodetabek. Hasil quisioner di analisis dan diolah menggunakan SPSS 25. Hasil analisis menunjukan variabel Motivasi memiliki pengaruh paling besar terhadap minat menggunakan kartu kredit, adapun besar pengaruhnya sebesar 33,7%, disusul variabel personal selling yang memiliki pengaruh terhadap minat menggunakan kartu kredit sebesar 11,4%, sedangkan untuk variabel promosi memiliki pengaruh terhadap minat menggunakan kartu kredit sebesar 10,1%, namun untuk varibel gaya hidup tidak memiliki pengaruh secara signifikan terhadap minat menggunakan kartu kredit dikarenakan hanya memiliki pengaruh 1,3%. Hasil analisis akan sangat berguna bagi manajemen Bank Mega dalam hal membuat kebijakan dan strategi untuk meningkatkan jumlah minat calon debitur untuk menggunakan kartu kredit Bank Mega. Kata Kunci: Motivasi. Promosi. Personal Selling. Minat. Kartu Kredit PENDAHULUAN Berdasarkan data dari Liputan 6, tahun 2018 bahwa kartu kredit banyak diminati oleh masyarakat perkotaan, khusunya di wilayah DKI Jakarta. Hal ini di karenakan kartu kredit memiliki manfaat cukup besar dari sisi calon debitur yaitu: . Kepraktisan, dimana calon debitur tidak perlu membawa uang cash dalam jumlah banyak karena . Penghemanatan pengeluaran, dimana calon debitur akan memperoleh banyak keuntungan dalam hal diskon. Pembayaran dengan system cicilan , dimana konsumen memperoleh kemudahan dalam hal pembayaran secara Jurnal Sains Pemasaran Indonesia SUNANDA & MIRZA ulanan, tahuna. sehingga tidak terlalu memberatkan pembayaran secara jumlah besar bagi calon debitur. Mendapatkan point reward, calon debitur lebih di untungkan dengan perolehan point reward untuk setiap transaksi pembelian. Yang pada akhirnya point ini akan dapat di manfaatkan kembali pada transaksi berikutnya. Dana cadangan, artinya calon debitur dapat lebih mudah melakukan pembayaran secara besar maupun secara mendadak (Rumah Sakit. Pendidikan dl. Penjelasan di atas dapat di artikan bahwa tingginya permintaan akan penggunaan kartu kredit bagi masyarakan perkotaan sehingga memberikan keuntungan bagi perbankan dalam hal inovasi produk (Kartu Kredi. Ada banyak pemain yang memiliki produk kartu kredit di perbankan khususnya di DKI Jakarta. Berdasarkan data Cermati. com tahun 2019, ada 5 Bank terbesar yang memiliki produk kartu kredit seperti yang terlihat pada Tabel 1. Tabel 1. Data Market Share Kartu Kredit Presentase Jumlah Suku Nama Bank Jumlah Iuran Tahunan Kartu Bunga Bank BCA 3,7 Juta 21,42% 2,75% Rp 125,000 CIMB Niaga 2,6 Juta 15,05% 2,95% Rp 250,000 Bank Mandiri 2,0 Juta 11,58% 2,95% Rp 180,000 Bank BRI 1,9 Juta 11,00% 2,95% Rp 250,000 Bank BNI 1,85 Juta 10,71% 2,95% Rp 240,000 Bank Mega 1,75 Juta 10,13% 2,95% Rp 400,000 Sumber: Annual Report dari Beberapa Bank . Berdasarkan tabel 1, ada dua bank pemain terbesar dalam hal pengguna kartu kredit yaitu Bank BCA sebesar 21,42%. Bank CIMB Niaga sebesar 15,05%, sedangkan Bank Mega berada di posisi ke enam yaitu 10,13%. Artinya Bank Mega bukan menjadi target pilihan utama bagi calon debitur dalam memilih pengambilankartu kredit. Hal ini di perkuat dengan tingkat suku bunga kartu kredit Bank Mega 2,95% lebih tinggi dari Bank BCA Sebesar 2,75%, selain itu jumlah iuran yang mesti di bayarkan oleh calon debitur kartu kredit untuk Bank Mega Rp 400,000 lebih tinggi. Berdasarkan gambar 1, dimana terjadinya fluktuasi total jumlah pengguna kartu kredit Bank Mega. Pada tahun 2016 sampai tahun 2018 terjadi penurunan jumlah total pengguna kartu kredit Bank Mega di DKI. Di samping itu berdasarkan laporan bulanan dari manajemen internal Bank Mega seperti yang terlihat pada tabel 2 di bawah ini bahwa, terjadi gap antara target dan realisasi perolehan jumlah pengguna kartu kredit baru Bank Mega, baik di seluruh wilayah DKI maupun di kantor pusat Bank Mega. Pada tahun 2019, bahwa realisasi pencapaian jumlah pengguna kartu kredit Bank Mega yang baru . engguna bar. belum mencapai target yang sudah di tentukan oleh manajemen Bank Mega, baik di seluruh wilayah DKI maupun untuk wilayah kantor pusat sendiri. Hal ini dapat di simpulkan bahwa calon debitur kartu kredit bank Mega belum tertarik untuk Jurnal Sains Pemasaran Indonesia SUNANDA & MIRZA menggunakan kartu kredit Bank Mega, sehingga peneliti dan manajemen Bank Mega perlu mengkaji lebih dalam tentang faktor faktor apa saja yang mampu mempengaruhi calon debitur untuk mengajukan penggunaan kartu kredit bank Mega. Gambar 1. Jumlah Pengguna Total Kartu Kredit Bank Mega di DKI Jakarta Tahun Sumber: Data Manajemen Internal Bank Mega Tahun 2020 Tabel 2. Target Perolehan Jumlah Pengguna Kartu Kredit Baru Bank Mega di DKI pada Bulan Januari sampai September 2019 Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Target Perolehan Jumlah Pengguna Kartu Krdit Baru di DKI Realisasi pencapaian Perolehan Jumlah Jumlah Pengguna Pengguna Kartu Krdit Kartu Baru di kantor pusat Kredit bari di DKI Realisasi pencapaian Jumlah Pengguna Kartu Kredit bari di kantor Sumber: Data Manajemen Internal Bank Mega Tahun 2020 Namun berdasarkan hasil wawancara terhadap debitur pengguna kartu kredit Bank lain sebanyak 30 responden seperti yang terlihat pada gambar 2 di bawah ini dimana ada 4 faktor utama yang menyebabkan responden melakukanpengajuan kartu kredit Bank Mega yaitu . Banyak program diskon yaitu sejumlah 23 responden, . Untuk kebutuhan darurat (Motivasi penggunaan kredi. sejumlah 19 responden, . Untuk Jurnal Sains Pemasaran Indonesia SUNANDA & MIRZA transaksi online sejumlah . aya hidu. 17 responden, . Team Sales (Personal Sellin. sejumlah 12 respopnden. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi minat calon debitur untuk menggunakan kartu kredit Bank Mega, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat calon debitur untuk menggunakan kartu kredit Bank Mega, dan memberikan alternatif rekomendasi strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan minat calon debitur untuk menggunakan kartu kredit Bank Mega. Gambar 2. Hasil Focus Group Discussion Sumber: Hasil Focus Group Discussion dan Survei Kuesioner METODE PENELITIAN Pengambilan sampel dilakukan dengan metode non probabilistic sampling yaitu purposive sampling. Adapun kriteria khusus dari responden, tujuan dan informasi yang ingin digali dalam penelitian, diantaranya yaitu beromisili atau tempat tinggal responden di wilayah JABODETABEK, nasabah yang sudah memiliki kartu kredit di luar kartu kredit Bank Mega. Jumlah populasi dalam penelitian ini tidak diketahui jumlahnya sehingga apabila populasi tidak diketahui, menurut Hair dkk dalam Prawira . merekomendasikan jumlah sampel minimal adalah 5 kali dari jumlah item pertanyaan yang terdapat dikuesioner. Total pertanyaan dalam penelitian ini adalah 48 pertanyaan, sehingga minimal ukuran sampel penelitian ini adalah 48 x 5 = 240 Jadi jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 240 responden. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dengan regresi linier berganda Jurnal Sains Pemasaran Indonesia SUNANDA & MIRZA menggunakan tool SPSS. Istilah regresi linier berganda dapat disebut juga dengan istilah multiple regression (Riadi, 2. Model regresi linier berganda dijelaskan dengan persamaan sebagai berikut: Y = 1 X1 2 X2 n Xn e Keterangan: Y = Variabel terikat. X = Variabel bebas. = Konstanta. = Slope atau Koefisien estimasi. Gambar 3. Model Penelitian HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Karakteristik Responden Karakteristik responden menunjukan bahwa mayoritas pengguna kartu kredit adalah wanita . %), dengan rentang usia mayoritas di atas 20 tahun sebesar 79%, memiliki jenis pekerjaan sebagai pegawai swasta dan PNS/BUMN . %), serta status adalah menikah . %). Artinya bahwa pengguna atau calon pengguna kartu kredit adalah wanita dewasa yang memiliki penghasilan di atas 5 juta rupiah. Dan pemakaian kartu kredit di dominasi oleh wanita dewasa yang sudah bekerja dimana jenis kartu kredit Jurnal Sains Pemasaran Indonesia SUNANDA & MIRZA bank lain yang sering di gunakan adalah kartu kredit BCA . %) dan kartu kredit Bank Mandiri . %). Adapun frekuensi penggunaan kartu kredit tersebut mayoritas di lakukan sekali dalam sebulan . %), dan penggunaan kartu kredit tersebut adalah untuk pembayaran belanja online dan pembayaran transaksi belanja di luar negri sebesar . %), dengan rata rata jumlah pemakaiannya senilai di bawah 5 juta perbulan . ,8%). Uji Signifikansi Uji Siginifikansi untuk menginterpretasi variabel independen, memiliki pengaruh atau tidak terhadap variabel dependen. Di samping itu uji signifikansi ini mengetahui besar engaruh masing masing pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Berdasarkan tabel 3 di bawah ini dimana ada satu variabel yang tidak memiliki pengaruh terhadap pengaruh minat menggunakan kartu kredit yaitu variabel gaya hidup . dikarenakan nilainya lebih besar dari alfa . Sedangkan variabel yang lainnya memiliki pengaruh terhadap minat menggunakan kartu kredit yaitu Promosi . Motivasi . dan personal selling . dikarenakan nilainya lebih kecil dari alfa . Tabel 3. Hasil Uji Individual (Uji Statistik T) Model Unstandardized Coefficients Std. Error (Constan. promosi motivasi gaya hidup personal selling Standardize d Coefficients Sig. Beta Berdasarkan Tabel 3, diketahui persamaan regresi yang dihasilkan yaitu Y= 4,052 0,102 X1 0,337 X2 0,013 X3 0,114 X4 yang dapat diinterprestasikan sebagai Konstanta sebesar a = 4,052. Apabila promosi (X. , motivasi (X. , gaya hidup (X. dan personal selling (X. dianggap nol . idak ad. maka minat menggunakan kartu kredit Bank Mega (Y) bernilai 4,052 satuan. Berdasarkan syarat penerimaan hipotesis yaitu jika t hitung > t tabel atau nilai sig< 0,05, sehingga diperoleh semua hipotesis diterima. Adapun nilai koefisien positif memiliki arti jika nilai X naik maka nilai Y juga akan naik, sebaliknya nilai koefisien negatif memiliki arti jika nilai X naik maka nilai Y akan turun. Variabel promosi (X. memiliki t hitung = 2,060>t tabel =1,645 dan sigt= 0,04< = 0,05 maka pengaruh antara variabel X1 terhadap variabel Y signifikan. Nilai koefisien 1 positif = 0,050 yang menunjukkan bahwa arahhubungan antara Jurnal Sains Pemasaran Indonesia SUNANDA & MIRZA promosi (X. dengan minat menggunakan kartu kredit adalah positif. Apabila motivasi (X. , gaya hidup (X. , dan personal selling (X. dianggap nol . idak ada atau tidak dilakuka. maka variabel promosi (X. akan mempengaruhi minat menggunakan kartu kredit(Y) sebesar 0,102 . ,2%) Variabel motivasi (X. , memiliki t hitung = 7,942>t tabel = 1,645 dan sigt = 0,000 < = 0,05 maka pengaruh antara variabel X2 terhadap variabel Y signifikan. Nilai koefisien 2 positif = 0,337yang menunjukkan bahwa arah hubungan antara motivasi (X. dengan minat menggunakan kartu kredit adalah positif. Apabila promosi (X. , gaya hidup (X. dan personal selling (X. dianggap nol . idak ada atau tidak dilakuka. maka variabel motivasi (X. , akan mempengaruhi minat menggunakan kartu kredit (Y) sebesar 0,337 kali . ,7 %). Gaya hidup (X. memiliki t hitung = 0,238< tabel = 1,645 dan sigt = 0,812 > = 0,05 maka pengaruh antara variabel X3 terhadap variabel Y tidak signifikan. Nilai koefisien 3 positif = 0,013 yang menunjukkan bahwa arah hubungan antara gaya hidup (X. dengan minat menggunakan kartu kredit adalah positif. Apabila promosi (X. , motivasi (X. , personal selling (X. dianggap nol . idak ada atau tidak dilakuka. maka variabel gaya hidup (X. akan mempengaruhi minat menggunakan kartu kredit (Y) sebesar 0,013 kali . ,3 %). Variabel personal selling (X. memiliki t hitung = 2,013 >t tabel = 1,645 dan sigt = 0,045 < = 0,05 maka pengaruh antara variabel X4 terhadap variabel Y signifikan. Nilai koefisien 4 positif = 0,114yang menunjukkan bahwa arahhubungan antara personal selling (X. dengan minat menggunakan kartu kredit adalah positif. Apabila promosi (X. , motivasi (X. , dan gaya hidup (X. dianggap nol . idak ada atau tidak dilakuka. maka variabel personal selling (X. akan mempengaruhi minat menggunakan kartu kredit (Y) sebesar 0,114 kali . ,4 %). KESIMPULAN DAN IMPLIKASI Kesimpulan Promosi berpengaruh signifikan danpositif terhadap minat menggunakan kartu kredit Bank Mega. Adapun besar pengaruhnya 10,1%. Artinya jika manajemen melakukan promosi secara agresif maka dapat meningkatkan minat calon pengguna kartu kredit Motivasi berpengaruh signifikan danpositif terhadap minat menggunakan kartu kredit Bank Mega. Adapun besar pengaruhnya 33,7%. Artinya jika manajemen melakukan sosialisasi mengenai manfaat menggunakan kartu kredit bagi calon debitur maka bedampak pada peningkatan motivasi calon debitur untuk menggunakan kartu kredit. Gaya hidup tidak berpengaruh secara signifikan dan positif terhadapminat menggunakan kartu kredit Bank Mega. Dikarenakan hanya memiliki pengaruh sangat kecil serta mayoritas responden mempersepsikan bahwa kartu kredit Bank Mega belum mampu meningkatkan gengsi dan prestise bagi calon debitur. Jurnal Sains Pemasaran Indonesia SUNANDA & MIRZA Personal Selling berpengaruh signifikan dan positif terhadapminat menggunakan kartu kredit Bank Mega. Adapun besar pengaruhnya 11,4%. Artinya jika manajemen melakukan pelatihan kepada tenaga sales kartu kredit berupa pelatihan pengetahuan dan skill komunikasi dan interaksi dengan calon debitur secara intensif, maka akan berdampak pada perubahan perilaku dan pengetahuan tenaga sales kartu kredit Bank Mega yang pada akhirnya dapat mempengaruhi calon debitur untuk menggunakan kartu kredit. Terdapat pegaruh Promosi, motivasi, gaya hidup, personal selling secara bersama sama pengaruh terhadap minat menggunakan kartu kredit. Adapun variabel yang memiliki pengaruh paling besar adalah motivasi dan personal selling. Implikasi Penelitian ini fokus pada minat menggunakan kartu kredit Bank Mega di area Jabodetabek dimana merupakan wilayah dengan intensitas layanan perbankan yang lebih tinggi dan merata, sedangkan di luar Jabodetabek juga memiliki intensitas pemakaian kartu kredit yang tinggi. Sehingga bagi peneliti selanjutnya yang tertarik membahas tentang minat menggunakan kartu kredit Bank Mega bisa mengambil populasi penelitiani di luar Jabodetabek. Berdasarkan hasil tabel model summary dimana nilai R square penelitian ini 0,368. Artinya masih ada variabel variabel lain yang mempengaruhi minat menggunakan kartu kredit selain variabel variabel yang di teliti pada penelitian ini. Sehingga bagi peneliti selanjutnya hendaknya meneliti faktor faktor lain dilluar variabel variabel pada penelitian ini. Yaitu Sikap, kondisi demografi, kondisi ekonomi, politik, sosial dan budaya serta pengaruh keluarga dan teman REFERENSI