JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Profitabilitas Pada Perusahaan Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Anita De Grave1 Gita Rahmadina2 Program Studi Akuntansi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan Email : anita@stiebalikpapan. Abstract This research was created to provide empirical evidence about the effect of Liquidity. Solvency. Activity, and Company Size on Profitability in food and beverage companies listed on the IDX for the period 2015 Ae 2022. Liquidity is proxied by the Current Ratio. Solvency is proxied by the Debt to Equity Ratio. Activity is proxied by Total Assets Turnover. Company Size is measured using natural logarithm of total assets and profitability is proxied by Return on Assets. The type of research used is quantitative. The data analysis technique used in this study was multiple linear regression analysis assisted by the SPSS version 25 application. The population in this study were food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2015 - 2022 consisting of 41 companies. Determination of the sample using the purposive sampling method with a total sample of 48 from the 6 selected companies, but in this research there were limitations that is an extreme data. The results of this study indicate that liquidity has a negative and insignificant effect on profitability, solvency has negative and significant effect on profitability, activity has no positive and insignificant effect on profitability, and company size has a negative and significant effect on profitability. Keywords: profitability, liquidity, solvency, activity, company size Abstrak Penelitian ini dibuat untuk memberikan bukti empiris tentang pengaruh likuiditas, solvabilitas, aktivitas dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2015 Ae 2022. Likuiditas diproksikan menggunakan Current Ratio, solvabilitas diproksikan menggunakan Debt To Equity Ratio, aktivitas diproksikan menggunakan Total Assets Turnover. Ukuran Perusahaan diukur menggunakan logaritma-natural total aset dan profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda yang dibantu dengan aplikasi SPSS versi 25. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015 Ae 2022 yang terdiri dari 41 perusahaan. Penentuan sampel menggunakan metode puposive sampling dengan total sampel 48 dari 6 perusahaan yang terpilih, akan tetapi penelitian ini memiliki keterbatasan yaitu data ekstrem. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa likuiditas berpengaruh negatif dan tidak signifikan, solvabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 aktivitas tidak berpengaruh dengan arah positif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas, ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Kata Kunci: profitabilitas, likuiditas, solvabilitas, aktivitas, ukuran Pendahuluan Berbagai macam sektor industri yang memiliki peluang dalam meningkatkan Indonesia banyak ditemukan dalam Bursa Efek Indonesia (BEI), salah satunya adalah sektor manufaktur dengan subsektor perusahaan makanan dan Perusahaan makanan dan minuman merupakan industri yang selalu berkembang pesat di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya perusahaan makanan dan minuman yang semakin menjamur di berbagai daerah. Kementrian Perindustrian Kemenprin menilai prospek industri makanan dan minuman cukup cerah. Penilaian ini didasarkan oleh analisis jumlah populasi dan peningkatan pendapatan per kapita. Namun, adanya prospek pertumbuhan industri makanan dan minuman yang dinilai cukup tinggi tidak menjamin perusahaan makanan dan minuman tersebut dalam pertumbuhan labanya selalu meningkat mengingat adanya pandemi Covid-19. Selain itu, terdapat tantangan lain yang harus dihadapi perusahaan makanan dan minuman seperti keterbatasan modal, kelemahan manajemen dalam mengelola perusahaan dan juga persaingan dari pangsa pasar yang sejenis dengan produk yang lebih unggul. Tidak heran jika banyak perusahaan makanan dan minuman yang mengalami kerugian bahkan kebangkrutan karena penurunan manajamennya secara berkelanjutan. Hal ini mendorong terjadinya persaingan bisnis yang kuat dan membuat para pebisnis berlomba-lomba menjadi memperoleh keuntungan yang besar. Oleh karena itu, perusahaan makanan dan minuman ini harus memiliki cara untuk menanggulangi penurunan kinerja agar perusahaan tersebut dapat terus bertahan demi kelangsungan hidupnya . oing concer. dengan meningkatkan laba. Upaya peningkatkan laba dalam perusahaan tentunya perlu adanya alat ukur guna menilai kinerja keuangannya dan mengetahui seberapa sehat kondisi Dengan mengukur kinerja perusahaan, para pemilik dan investor pun dapat melakukan pengawasan terhadap keberlanjutan perusahaan di masa depan. Menurut (Spence, 1. , teori sinyal . ignalling theor. merupakan teori yang menjelaskan bahwa pihak pengirim . emilik informas. memberikan suatu isyarat atau sinyal berupa informasi yang mencerminkan kondisi suatu perusahaan yang bermanfaat bagi pihak penerima . Perusahaan memerlukan suatu alat ukur, salah satunya yaitu profitabilitas. Menurut Hutabarat . 3, p. , profitabilitas pengembalian atas total aset setelah bunga pajak. Jika pengembalian yang diperoleh cukup besar maka akan memberikan keuntungan dan berdampak pada kelangsungan hidup perusahaan serta memberikan sebuah ukuran tingkat efektivitas manajemen dalam suatu perusahaan melalui hasil pengembalian Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 yang diperoleh dari penjualan dan investasi yang ada. Pada penelitian ini profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Hery . 7, p. , mengatakan Return on Assets adalah rasio yang . penggunaan aset perusahaan dalam menciptakan laba. Semakin besar nilai Return on Assets maka semakin baik pula perusahaan makanan dan minuman tersebut mengelola asetnya sehingga berpengaruh pada laba yang semakin Adapun faktor-faktor penelitian ini menggunakan beberapa analisis rasio keuangan seperti, likuiditas diproksikan dengan Current Ratio, solvabilitas diproksikan dengan Debt to Equity Ratio, dan aktivitas diproksikan dengan Total Assets Turnover. Selain itu, faktor lain yang dapat mempengaruhi profitabilitas adalah ukuran perusahaan. Menurut Hani . 4, p. likuiditas adalah kemampuan suatu perusahaan dalam memenuhi semua kewajiban keuangan yang segera dapat dicairkan atau yang sudah jatuh tempo. Likuiditas diproksikan dengan Current Ratio. Kasmir . 8, p. Current Ratio atau rasio lancar merupakan rasio yang mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek atau utang yang segera jatuh tempo pada saat ditagih secara keseluruhan. Perusahaan dikatakan baik jika memiliki aset lancar yang dapat memenuhi utang jangka Jika nilai Current Ratio terlalu tinggi maka mengindikasikan bahwa perusahaan tidak dapat mengelola asetnya dengan baik dimana banyak aset perusahaan tertimbun dan mengakibatkan tidak terjadinya perputaran kas yang nantinya akan menimbulkan biaya dan menurunkan profit atau laba perusahaan. e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 Rasio lain yang dapat mengukur Return on Assets (ROA) perusahaan adalah dengan menggunakan solvabilitas. Menurut Sugiono & Untung . 6, p. , solvabilitas merupakan rasio yang mengukur sejauh mana pembelanjaan dilakukan oleh hutang yang dibandingkan dengan modal, dan kemampuan untuk membayar bunga dan beban tetap lain. Dalam diproksikan dengan Debt to Equity Ratio. Menurut Harahap . 8, p. Debt to Equity Ratio merupakan rasio yang menggambarkan sampai sejauh mana modal pemilik dapat menutupi utang-utang kepada pihak luar. Semakin kecil rasio ini maka semakin baik. Jika Debt to Equity Ratio yang dihasilkan perusahaan rendah, maka profitabilitas akan meningkat karena perusahaan menggunakan dana pinjamannya untuk kegiatan ekspansi sehingga menghasilkan laba bagi perusahaan tersebut. Namun, jika Debt to Equity Ratio tinggi, maka semakin sedikit modal yang tersedia untuk membiayai utang yang ada dan timbul beban bunga yang meningkat sehingga menghambat perusahaan untuk menghasilkan laba. Selanjutnya, rasio keuangan dalam penelitian ini yang dapat mengukur Return on Assets (ROA) perusahaan yaitu dengan menggunakan aktivitas. Kasmir . 8, p. , menjelaskan bahwa aktivitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur efektivitas perusahaan Dalam penelitian ini rasio aktivitas diproksikan dengan Total Assets Turnover. Prihadi . 9, p. Total Assets Turnover merupakan ukuran keseluruhan perputaran seluruh aset. Total Assets Turnover penjualan dengan seluruh total aset. Jika perusahaan mampu mengelola seluruh asetnya secara efisien maka semakin cepat pula perputaran total aset tersebut. Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 Perusahaan yang menghasilkan volume mempengaruhi tingkat Faktor terakhir yang mempengaruhi profitabilitas adalah ukuran perusahaan. Menurut Jaya . , ukuran perusahaan merupakan suatu skala yang digunakan untuk menentukan besar kecilnya perusahaan dengan mengukur total aset, penjualan, dan kapitalisasi Namun, dalam penelitian ini ukuran perusahaan diproksikan dengan total aset. Ukuran perusahaan dapat dikatakan semakin besar karena dapat Perusahaan yang mengelola sumber dayanya dengan baik berarti menunjukkan kinerja perusahaan yang baik pula karena memanfaatkan aset yang ada dengan menyesuaikan produktivitas perusahaan semakin besar dengan menghasilkan laba. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut Apakah Current Ratio secara parsial terhadap Return on Assets pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia? Apakah Debt to Equity Ratio secara terhadap Return on Assets pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia? Apakah Total Assets Turnover secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Return on Assets pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia? Apakah Ukuran Perusahaan secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Return on Assets pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia? Apakah Current Ratio. Debt to Equity Ratio. Total Assets Turnover dan Ukuran Perusahaan secara simultan Return on Assets pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia? Kajian Literatur Penelitian Terdahulu (Janatalia, 2. Fakultas Ekonomi Program Studi Akuntansi. STIE Widya Dharma. Pontianak. Melakukan penelitian yang berjudul AuPengaruh Ukuran Perusahaan. Current Ratio. Debt to Total Assets Ratio dan Perputaran Persediaan terhadap Return on Assets pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek IndonesiaAy. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2010-2015 dengan teknik pengumpulan data dengan data sekunder berupa laporan keuangan setiap perusahaan dari Hasil penelitian ini adalah secara parsial ukuran perusahaan tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Return on Assets. Current Ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Assets. Debt to Total Assets Ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Assets, dan perputaran persediaan tidak berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Return on Assets Ukuran Perusahaan. Current Ratio. Debt to Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 Total Assets Ratio, dan Perputaran Persediaan berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets. (Gunawan, 2. Fakultas Ekonomi Program Studi Akuntansi. STIE Widya Dharma. Pontianak. Melakukan penelitian yang berjudul AuPengaruh Current Ratio. Debt to Equity Ratio, dan Total Assets Turnover terhadap Return on Assets pada Sub Sektor Makanan dan Minuman di Bursa Efek IndonesiaAy. Objek penelitian ini berfokus pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011-2015. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi berupa data sekunder, yaitu laporan keuangan setiap perusahaan dari tahun 20112015. Hasil dari penelitian ini mengatakan bahwa secara parsial Current Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Assets. Debt to Equity Ratio dan Total Assets Turnover tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Return on Assets, dan secara simultan Current Ratio. Debt to Equity Ratio. Total Assets Turnover berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets. (Pranadhani & Saryadi, 2. Fakultas Ilmu Administrasi Bisnis. Universitas Diponegoro. Semarang. Melakukan penelitian dengan judul penelitian AuPengaruh Perputaran Modal Kerja. Perputaran Piutang dan Ukuran Perusahaan Profitabilitas (Studi Pada Perusahaan Sub Sektor Food and Beverage di Bursa Efek Indonesia Periode 20132. Ay. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Sampel yang diambil berjumlah 12 sampel dari 16 perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 Indonesia. Metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini adalah Perputaran Modal Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Assets. Begitu pula untuk Perputaran Piutang dan Ukuran Perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Assets dan secara simultan Perputaran Modal kerja. Perputaran Piutang dan Ukuran Perusahaan berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets. (Susianti. Hartati & Khoir, 2. Universitas Tangerang Raya. Melakukan penelitian dengan judul AuPengaruh Current Ratio dan Debt to Equity Ratio terhadap Return on Assets (ROA) Industri Makanan Olahan dan Minuman terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)Ay. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman tahun 2016-2020. Jenis data menggunakan data sekunder yang didapat melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan laporan keuangan tahunan periode 2016-2020. Sampel berjumlah 9 perusahaan yang ditentukan dengan metode purposive Hasil dari penelitian ini adalah secara parsial Current Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Assets, sementara Debt to Equity Ratio berpengaruh positif signifikan terhadap Return on Assets dan secara simultan Current Ratio dan Debt to Equity Ratio berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets. (Saragih, 2. Fakultas Ekonomi Program Studi Akuntansi. Universitas Katolik Santo Thomas. Melakukan penelitian dengan judul AuPengaruh Current Ratio. Total Asset Turnover dan Debt To Asset Ratio Terhadap Return On Assets (ROA) pada Perusahaan Makanan dan Minuman Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 yang Terdaftar di Bursa EfekAy. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2016 dengan menggunakan studi dokumenter. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Current Ratio berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Return on Assets. Total Assets Turnover berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Assets. Debt to Total Assets Ratio berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Return on Assets, dan secara simultan Current Ratio. Total Assets Turnover, dan Debt to Total Assets Ratio berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets. (Kusumadewi, 2. Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis. Universitas Majalengka. Melakukan penelitian dengan judul AuPengaruh Pertumbuhan Penjualan. Leverage dan Ukuran Perusahaan Terhadap Profitabilitas Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek IndonesiaAy. Objek penelitian berfokus pada perusahaan industri makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 20172019. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey dengan menggunakan pendekatan analisis deskriptif dan Jenis data yaitu data Hasil penelitian ini mengatakan bahwa secara parsial Pertumbuhan Penjualan berpengaruh positif dan tidak signifikan. Debt to Equity Ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Assets, dan Ukuran Perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Assets dan secara simultan Pertumbuhan Penjualan. Debt to Equity Ratio dan Ukuran Perusahaan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets. Landasan Teori Teori Sinyal Teori sinyal (Signalling Theor. yang dikemukakan oleh (Spence, 1. , merupakan teori yang menjelaskan bahwa pihak pengirim . emilik informas. memberikan suatu isyarat atau sinyal berupa informasi yang mencerminkan . Menurut Brigham & Houston . 9, teori sinyal adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh manajemen perusahaan yang dapat memberikan petunjuk kepada investor tentang prospek perusahaan. Akuntansi Menurut Ikatan Akuntan Indonesia akuntansi adalah melaporkan informasi ekonomi untuk penilaianpenilaian dan keputusan yang jelas serta tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut. Akuntansi Keuangan Menurut Wenur . 3, p. akuntansi keuangan ialah suatu bidang yang berkaitan dengan dengan proses pengukuran, pencatatan, pelaporan, dan analisis transaksi keuangan suatu entitas atau perusahaan. Menurut Giri . 7, p. , akuntansi keuangan didefinisikan sebagai proses yang berfokus pada penyiapan dan bagaimana suatu laporan keuangan dalam perusahaan digunakan oleh pihak internal dan eksternal. Laporan Keuangan Menurut PSAK No. , laporan keuangan adalah penyajian terstruktur Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas. Menurut Thian . 2, p. , laporan keuangan pada dasarnya adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk mengkomunikasikan data keuangan atau aktivitas perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Analisis Laporan Keuangan Menurut PSAK No. , laporan keuangan adalah penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas. Menurut Novitasari. Jefri & Sari . 2, p. , analisis laporan keuangan adalah suatu hal yang dilakukan dengan mempelajari laporan keuangan dan unsurunsurnya mengevaluasi dan memprediksi kondisi Analisis Rasio Keuangan Menurut Septiana . 9, p. analisis rasio keuangan merupakan alat analisis keuangan perusahaan untuk menilai kinerja berdasarkan perbandingan data keuangan yang terdapat pada pos laporan keuangan. Menurut Hutabarat . 0, p. perhitungan rasio dengan menggunakan laporan keuangan yang mempunyai fungsi menjadi alat ukur dalam menilai kondisi keuangan dan kinerja perusahaan. Profitabilitas Menurut Hutabarat . 3, p. profitabilitas adalah alat untuk mengukur pengembalian atas total aset setelah bunga pajak. Dalam penelitian ini, profitabilitas diukur menggunakan Return on Assets. Menurut Hery . 7, p. Return on Assets adalah rasio yang menunjukkan hasil . atas penggunaan aset perusahaan dalam menciptakan laba. Semakin besar nilai Return on Assets maka semakin baik pula perusahaan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 mengelola asetnya sehingga berpengaruh pada laba yang semakin tinggi. Rumus yang digunakan untuk menghitung Return on Assets adalah: Likuiditas Menurut Hani . 4, p. likuiditas adalah kemampuan suatu perusahaan dalam memenuhi semua kewajiban keuangan yang segera dapat dicairkan atau yang sudah jatuh tempo. Dalam penelitian ini, likuiditas diukur menggunakan Current Ratio. Menurut Kasmir . 8, p. Current Ratio atau rasio lancar merupakan rasio kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek atau utang yang segera jatuh tempo pada saat ditagih Rumus digunakan untuk menghitung Current Ratio adalah: Solvabilitas Menurut Sugiono & Untung . 6, p. , solvabilitas merupakan rasio yang mengukur sejauh mana pembelanjaan dilakukan oleh hutang yang dibandingkan dengan modal, dan kemampuan untuk membayar bunga dan beban tetap lain. Dalam penelitian ini, solvabilitas diukur menggunakan Debt to Equity Ratio. Menurut Harahap . 8, p. Debt to Equity Ratio merupakan rasio yang menggambarkan sampai sejauh mana modal pemilik dapat menutupi utang-utang kepada pihak luar. Rumus yang digunakan untuk menghitung Rumus menghitung Debt to Equity Ratio adalah: Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 Aktivitas Menurut Kasmir . 8, p. menjelaskan bahwa aktivitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur menggunakan aset yang dimilikinya. Dalam penelitian ini, aktivitas diukur menggunakan Total Assets Turnover. Menurut Prihadi . 9, p. Total Assets Turnover merupakan ukuran keseluruhan perputaran seluruh aset. Total Assets Turnover berguna untuk mengukur seberapa efektif perputaran aset melalui kegiatan penjualan dalam Rumus yang digunakan untuk menghitung Total Assets Turnover: Ukuran Perusahaan Menurut Jaya . 0, p. , ukuran perusahaan merupakan suatu skala yang digunakan untuk menentukan besar kecilnya perusahaan dengan mengukur total aset, penjualan, dan kapitalisasi Namun, dalam penelitian ini ukuran perusahaan diproksikan dengan total aset. Rumus yang digunakan untuk menghitung ukuran perusahaan adalah: Kerangka Pemikiran Kerangka pemikiran ini adalah salah satu metode yang akan dibuat untuk mempermudah dan memperjelaskan dalam mengidentifikasi suatu masalah yang diteliti. Kerangka pemikiran dari penelitian ini dapat dilihat dalam gambar dibawah ini sebagai berikut: Hipotesis Hipotesis sementara terhadap rumusan masalah Maka hipotesis yang diajukan adalah sebagai berikut: H1:Current Ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Assets pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. H2: Debt to Equity Ratio secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. H3: Total Assets Turnover secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Assets pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. H4:Ukuran Perusahaan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Assets pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 H5: Current Ratio. Debt to Equity Ratio. Total Assets Turnover dan Ukuran Perusahaan berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode Penelitian Jenis penelitian dilakukan adalah survey dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan analisis deskriptif Analisis Regresi Linier Berganda. Populasi penelitian ini meliputi 41 perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2022. Jumlah sampel penelitian yaitu 6 perusahaan dengan 8 tahun penelitian sehingga didapat 48 data sampel Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sumber dan Jenis Data Menurut Bahri . 0, p. , data merupakan sekumpulan informasi yang berasal dari pengalaman, dapat berupa angka, lambing, atau sifat. Cara perolehan data ada dua, yaitu melalui data primer dan data sekunder. Namun, dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari data laporan keuangan perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2022. Metode Pengumpulan Data Dokumentansi Menurut Sudaryono . 8, p. dokumentasi adalah ditujukan untuk memperoleh data langsung dari tempat penelitian, meliputi buku-buku, film dokumenter, data penelitian yang relevan. Pada penelitin ini dokumentasi dilakukan dengan mengumpulkan, menganalisis dan mengelola data laporan keuangan yang sudah ada. Studi Kepustakaan Menurut Sholihah . 0, p. , studi kepustakaan merupakan suatu tahapan yang penting dalam rangkaian kegiatan penelitian untuk mengetahui sampai sejauh mana ilmu yang berhubungan dengan penelitian yang akan dilakukan itu telah berkembang, dan sampai di mana penelitian Ae penelitian yang berkaitan dengan itu telah dilakukan Dalam penelitian ini studi kepustakaan yang digunakan yaitu membaca sumber pustaka yang berkaitan dengan penelitian. Selain itu, penulis mengulas kembali materi yang diberikan selama di bangku kuliah yang berhubungan dengan penelitian. Hasil dan Pembahasan Pembahasan yang digunakan dalam penelitian ini sesuai dengan data yang telah diambil dari hasil perhitungan 48 data sampel perusahaan makanan dan Perhitungan regresi linier berganda dengan menggunakan program Software Statiscal Package For Sosial Sciensis (SPSS) Versi 25. Adapun rangkuman dari hasil pengelolaan data yang dilihat pada tabel sebagai berikut: Tabel 1 Hasil Analisis Regresi Linier Berganda Sumber: Data diolah, 2024 Berdasarkan hasil uji regresi berganda pada tabel 1 diatas dengan menggunakan program SPSS, maka persamaan regresi dalam penelitian ini adalah sebagai = - yu 1ycU1 - yu 2ycU2 yu 3ycU3 - yu4ycU4 e ROA = 6,492 -1,580CR -1,567DER 0,234TATO -2,691FIRM e Dari persamaan regresi, diketahui bahwa: Konstanta . sebesar 6,492 artinya apabila variabel Current Ratio. Debt to Equity Ratio. Total Assets Turnover Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 dan Ukuran Perusahaan diasumsikan konstan maka Return on Assets bernilai 6,492. Nilai koefisien regresi dari variabel likuiditas yang diindikator keuangan Current Ratio / CR (X. adalah sebesar -1,580 dengan arah negatif. Artinya apabila Current Ratio meningkat sebesar 1 . maka Return on Assets akan mengalami penurunan sebesar -1,580 dengan asumsi bahwa Debt to Equity Ratio. Total Assets Turnover dan Ukuran Perusahaan bernilai nol atau tetap . ateris Nilai koefisien regresi dari variabel solvabilitas yang diindikator keuangan Debt to Equity Ratio / DER (X. adalah sebesar -1,567 dengan arah Artinya apabila Debt to Equity Ratio meningkat sebesar 1 . maka Return on Assets akan mengalami penurunan sebesar -1,567 dengan asumsi bahwa Current Ratio. Total Assets Turnover dan Ukuran Perusahaan bernilai nol atau tetap . ateris paribu. Nilai koefisien regresi dari variabel aktivitas yang diindikator keuangan Total Assets Turnover / TATO (X. adalah sebesar 0,234 dengan arah Artinya apabila Total Assets Turnover meningkat sebesar 1 . maka Return on Assets akan mengalami kenaikan sebesar 0,234 dengan asumsi bahwa Current Ratio. Debt to Equity Ratio dan Ukuran Perusahaan bernilai nol atau tetap . ateris paribu. Nilai koefisien regresi dari variabel Ukuran Perusahaan yang diindikator logaritma-natural total aset / FIRM (X. adalah sebesar -2,691 dengan arah negatif. Artinya apabila Ukuran Perusahaan meningkat sebesar 1 . maka Return on Assets akan mengalami penurunan sebesar -2,691 dengan asumsi bahwa Current Ratio, e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 Debt to Equity Ratio dan Total Assets Turnover bernilai nol atau tetap . ateris paribu. Koefisien Korelasi Parsial . Hasil dari uji koefisien determinasi parsial, diketahui besarnya r2 pada variabel Current Ratio (CR) sebesar 65,61% yang diperoleh dari koefisien determinasi parsial untuk variabel Current Ratio yaitu sebesar (-0,. Besarnya pengaruh variabel Debt to Equity Ratio (DER) sebesar 89,11% yang diperoleh dari koefisien determinasi parsial untuk variabel Debt to Equity Ratio yaitu sebesar (-0,. Besarnya pengaruh variabel Total Assets Turnover (TATO) sebesar 16,32% yang diperoleh dari koefisien determinasi parsial untuk variabel Total Assets Turnover yaitu sebesar . Besarnya pengaruh variabel Ukuran Perusahaan (FIRM) sebesar 79,74% yang diperoleh dari koefisien determinasi parsial untuk variabel Ukuran Perusahaan yaitu sebesar (-0,. Dapat presentase paling rendah sebesar 16,32% variabel Total Assets Turnover secara parsial tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Return on Assets (ROA). Hal ini dapat menjadikan variabel lain atau menambah variabel yang lebih mendukung terhadap pengaruh Return on Assets (ROA). Koefisien Determinasi Ganda (R. Berdasarkan hasil analisis data pada 15, menginterprestasikan bahwa nilai koefisien determinasi ganda (Adjusted R. sebesar 0,841. Dapat disimpulkan bahwa Return on Assets (ROA) pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI pada tahun 2015 Ae 2022 dapat dikaitkan dengan variabel Current Ratio. Debt to Equity Ratio. Total Assets Turnover dan Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 Ukuran Perusahaan sebesar 84,1%. Sisanya sebesar 15,9% dikaitkan dengan variabel lain di luar model yang tidak dimasukkan dalam penelitian. Pengujian Hipotesis Uji t (Parsia. Uji t digunakan untuk mengetahui apakah variabel independent yaitu Current Ratio (X. Debt to Equity Ratio (X. Total Assets Turnover (X. dan Ukuran Perusahaan (X. secara parsial berpengaruh terhadap variabel dependent Return on Assets (Y). Uji t pada membandingkan tingkat signifikansi t sebesar 0,05. Uji t atau uji secara parsial menunjukkan bahwa t hitung Current Ratio (X. = -2,758 dengan nilai sig 0,051, t hitung Debt to Equity Ratio (X. = -5,741 dengan nilai sig 0,005, t hitung Total Assets Turnover (X. = 0,882 dengan nilai sig 0,428 dan t hitung Ukuran Perusahaan (X. = -3,978 dengan nilai sig 0,016. Sedangkan nilai t tabel berdasarkan tabel t didapat sebesar 2,01669. Uji F (Simulta. Uji F ini digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel independent yaitu Current Ratio (X. Debt to Equity Ratio (X. Total Assets Turnover (X. dan Ukuran Perusahaan (X. secara simultan berpengaruh terhadap variabel dependent Return on Assets (Y). Nilai Fhitung 11,588 > Ftabel 2,58 yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima dan nilai signifikansi 0,018 > 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa Current Ratio. Debt to Equity Ratio. Total Assets Turnover dan Ukuran Perusahaan secara simultan berpengaruh dan signifikan terhadap profitabilitas yang diukur dengan Return on Assets pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 Pembahasan Pengaruh Current Ratio terhadap Return on Assets Current Ratio berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Return on Assets. Hasil uji parsial menunjukkan nilai t hitung sebesar -2,758 > t tabel 2,01669 dengan nilai signifikansi 0,051 > 0,05. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa hipotesis pertama dalam penelitian ini ditolak. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh (Saragih, 2. yang mengatakan bahwa Current Ratio berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Return on Assets. Pengaruh Debt to Equity Ratio terhadap Return on Assets Debt to Equity Ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Assets. Hasil uji parsial menunjukkan nilai t hitung sebesar -5,741 > t tabel 2,01669 dengan nilai signifikansi 0,005 < 0,05. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa hipotesis kedua dalam penelitian ini diterima. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh (Kusumadewi, 2. yang mengatakan bahwa Debt to Equity Ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Assets. Pengaruh Total Assets Turnover terhadap Return on Assets Total Assets Turnover berpengaruh dengan arah positif dan tidak signifikan terhadap Return on Assets. Hasil uji parsial menunjukkan nilai t hitung sebesar 0,882 < t tabel -2,01669 dengan nilai sig 0,428 > 0,05. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa hipotesis ketiga dalam penelitian ini Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh (Gunawan, 2. yang mengatakan bahwa Total Assets Turnover tidak berpengaruh dengan arah positif dan Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 tidak signifikan terhadap Return on Assets. Pengaruh Ukuran Perusahaan terhadap Return on Assets Ukuran Perusahaan berpengaruh dengan negatif dan signifikan terhadap Return on Assets. Hasil uji parsial menunjukkan nilai t hitung sebesar -3,978 > t tabel -2,01669 dengan nilai sig dengan nilai sig 0,016 < 0,05. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa hipotesis keempat dalam penelitian ini ditolak. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh (Kusumadewi, 2. yang mengatakan bahwa Ukuran Perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Assets. Pengaruh Current Ratio. Debt to Equity Ratio. Total Assets Turnover dan Ukuran Perusahaan terhadap Return on Assets. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji F yang menunjukkan Fhitung 11,588 > Ftabel 2,58 yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima dan nilai signifikansi 0,018 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa variabel independent yaitu. Current Ratio. Debt to Equity Ratio. Total Assets Turnover, dan Ukuran Perusahaan secara bersama Ae sama berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2015 Ae 2022. Simpulan Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa secara parsial Current Ratio berpengaruh dengan arah negatif dan profitabilitas yang diukur dengan Return on Assets (ROA). Hubungan negatif antara Current Ratio dan Return on Assets mengindikasi bahwa perusahaan tidak dapat melalui pengelolaan aset yang dimilikinya terutama atas aset lancar yang berasal dari kas, pengumpulan piutang, dan persediaan yang ada sehingga perusahaan tidak mampu membayar utang yang segera jatuh tempo sehingga menurunkan profit atau laba perusahaan. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa secara parsial Debt to Equity Ratio berpengaruh dengan arah negatif dan signifikan terhadap profitabilitas yang diukur dengan Return on Assets (ROA). Hubungan negatif antara Debt to Equity Ratio Return Assets mengindikasikan bahwa perusahaan kekurangan modal yang dimilikinya, sementara utang bernilai tinggi dan membuat perusahaan tersebut tidak mampu membayar kewajibannya yang diikuti oleh meningkatnya beban bunga sehingga profit/laba Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa secara parsial Total Assets Turnover tidak berpengaruh dengan arah positif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas yang diukur dengan Return on Assets (ROA). Hubungan positif antara Total Assets Turnover dengan Return on Assets mengindikasi bahwa perusahaan memiliki nilai Total Assets Turnover perputaran asetnya dalam hal dengan kata lain aset perusahaan makanan dan minuman cepat berputar dan meraih laba dalam satu Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa secara parsial Ukuran Perusahaan berpengaruh dengan arah Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 negatif dan signifikan terhadap profitabilitas yang diukur dengan Return on Assets (ROA). Hubungan negatif antara Ukuran Perusahaan Return Assets mengindikasi bahwa perusahaan yang besar tidak menjamin labanya meningkat dikarenakan perusahaan tersebut didominasi oleh utang yang tinggi menyebabkan perusahaan menjalankan kegiatan operasional perusahaannya yang pada akhirnya menurunkan laba yang diperoleh perusahaan tersebut. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan secara simultan membuktikan bahwa Current Ratio. Debt to Equity Ratio. Total Assets Turnover dan Ukuran Perusahaan secara bersama Ae sama berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2015 Ae 2022. Saran