PENGARUH PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP KOMPETENSI SOSIAL PADA SISWA KELAS V DAN VI DI SD NEGERI 003 ANGGANA Prima Mahalia Novia1. Evi Kurniasari Purwaningrum2. Diana Imawati3. Meyritha Trifina Sari4 Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda primamahalia@gmail. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan smartphone terhadap kompetensi sosial pada siswa kelas 5 dan 6 di SD Negeri 003 Anggana. Penelitian ini melibatkan 117 sampel siswa. Penetapan sampel penelitian ini menggunakan tekhnik purposive sampling yaitu teknik penetapan sampel sesuai dengan pengetahuan peneliti terhadap penelitian berdasarkan tujuan atau masalah dari penelitian. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala penggunaan smartphone dan skala kompetensi sosial. Hasil analisis diketahui bahwa hasil hitung dari penelitian bahwa F hitung sebesar 8,432 dengan nilai p = 0,004. Jika nilai p dibandingkan dengan = 0,05 maka dapat disimpulkan p < . Pada penelitian ini ditemukan bahwasanya penggunaan smartphone dapat mempengaruhi kompetensi sosial pada siswa sekolah dasar sebesar 6,8%. Kata Kunci: Penggunaan Smartphone. Kompetensi Sosial. Siswa Sekolah Dasar ABSTRACT This research was conducted with the aim of knowing the effect of smartphone use on social competence in grades 5 and 6 at SD Negeri 003 Anggana. This study involved 117 student samples. Determination of the research sample using a purposive sampling technique, namely the technique of determining the sample in accordance with the knowledge of researchers towards research based on the objectives or problems of the The data collection method in this study uses a scale of smartphone use and a scale of social competence. The results of the analysis show that the calculated results from the research show that the F count is 8. 432 with a p value = 0. If the p value is compared with = 0. 05, it can be concluded that p < . In this study it was found that the use of smartphones can affect social competence in elementary school students Keywords: Smartphone use, social competence, elementary school students PENDAHULUAN Saat ini, perkembangan dan kemajuan di bidang teknologi dan ilmu pengetahuan sangatlah pesat. Berkat perkembangan iptek yang sangat pesat manusia bisa menciptakan alat serta perlengkapan yang amat sangat canggih untuk membantu pekerjaan manusia apapun pekerjaannya, misal menyapu lantai menjadi lebih ringan jika dibantu oleh teknologi zaman sekarang, dan membuat kegiatannya lebih memanfaatkan waktu dan lebih efektif. Seiring arus globalisasi dengan tuntunan kebutuhan pertukaran informasi yang cepat, peranan teknologi komunikasi menjadi sangat penting bagi seluruh manusia dan pastinya akan memberikan berbagai dampak baik itu positif maupun negatif. Salah satu dampak negatif yang ditimbulkan oleh penggunaan smartphone adalah penggunaan smartphone dapat mempengaruhi kemampuan interaksi sosial pada siswa SD, dimana semakin panjang durasi penggunaan smartphone maka anak dapat berkembang cenderung menjadi pribadi yang antisosial (Sianturi, 2. Penguasaan kompetensi sosial, memungkinkan individu dapat bersikap tenang dan seimbang dalam berbagai situasi sosial. Melalui kompetensi sosial yang dimiliki, individu akan mampu dan terampil dalam menciptakan relasi, membangun relasi dan mempertahankan relasi sosialnya. Selain itu dengan kompetensi sosial yang baik, individu dapat memperlakukan semua orang dengan nilai yang sama, dan memupuk persahabatan melalui keinginan menerima dan memberi yang seimbang. Kemampuan untuk memahami pikiran, perasaan, dan keinginan orang lain akan menjadikan individu relatif berhasil dalam menjalani proses sosialisasinya (Walker, 2. Di sisi lain, tanpa adanya kompetensi sosial yang baik, individu akan sulit memasuki dunia pergaulan yang lebih luas. Kegagalan dalam menguasai kompetensi sosial, akan menyebabkan individu kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan sosialnya, cenderung menghadapi konflik dengan individu lain, tidak mampu menjalin hubungan yang hangat dengan teman, dan tidak bisa memahami bagaimana cara memecahkan konflik interpersonal dengan lingkungan sekitarnya. Penggunaan smartphone yang terlalu lama dan berlebihan dapat berpengaruh negatif dengan hasil belajar, kompetensi sosial, dan kehidupan sosial siswa, contohnya hasil belajar siswa akan menurun, kurangnya sosialisasi terhadap teman dan lingkungan masyarakat, dan sikap acuh atau tidak peduli yang timbul dalam diri invidu. Pada hakikatnya semua yang berlebihan tidak akan berdampak baik terhadap diri individu. Tetapi jika individu dapat menyesuaikan penggunaannya maka gadget juga memiliki berpengaruh yang positif terhadap kompetensi sosial dan lainnya (Harahap, 2. Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan adanya fenomena permasalahan kompetensi sosial pada anak, terutama pada siswa sekolah dasar. Wijayarto dan Haryanto . menemukan bahwa pada siswa sekolah dasar konvensional lebih rendah dibandingkan siswa sekolah dasar homeschooling. Menurut Suharni, dkk . muncul permasalahan kompetensi sosial terutama dalam masa pandemi COVID-19 yang membuat siswa kehilangan mobilitas sosial dimana guru sekolah menemukan adanya permasalahan pada siswa seperti kurang mandiri dalam kegiatan non akademik, tidak perduli dengan teman sebayanya, kemampuan anak untuk berinteraksi dengan lingkungan yang rendah, dan ketidakstabilan aspek kemampuan dalam perkembangan. Peneliti melakukan studi pendahuluan terkait kompetensi sosial pada tanggal 11 Oktober 2022 terhadap guru dan siswa yang berada di SD negeri 003 Anggana dengan menggunakan media wawancara pada guru dan kuisioner pada siswa kelas 5 SD. Hasil studi menunjukkan bahwa kompetensi sosial pada siswa disana berada pada tahap rendah. Banyak diantara siswa merasa kurang simpatik dan kurang dapat bekerja sama terhadap teman sebayanya di sekolah. Pada sampel kuisioner siswa tidak terlalu dapat mengontrol emosinya pada teman yang lain. Sering kali mereka merasa bisa melakukannya seorang diri tanpa melibatkan siswa yang lain. Siswa yang memiliki kompetensi sosial yang baik akan dapat memilih dan menggunakan perilaku secara efektif dalam interaksi dan hubungan dengan teman sebayanya. Berdasarkan kajian secara teoritis merujuk pada penelitian-penelitian terdahulu yang telah dijelaskan sebelumnya, dan belum adanya penelitian dengan variabel serupa pada siswa di Sekolah Dasar Negeri 003 di Anggana menjadi dasar pertimbangan bagi peneliti untuk dilakukannya penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh penggunaan smartphone terhadap kompetensi sosial pada siswa kelas V dan kelas VI di Sekolah Dasar Negeri 003 di Anggana. METODE Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Menurut Sugiyono . penelitian kuantitatif adalah metode yang digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu dengan menggunakan instrumen penelitian dan analisis data yang bersifat kuantitatif atau statistik dengan tujuan menguji hipotesis yang telah ditentukan diawal penelitian. Penelitian ini merupakan tipe penelitian yang melihat pengaruh antar variabel. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat pengaruh antara variabel penggunaan smartphone terhadap variabel kompetensi Populasi dalam penelitian ini adalah siswa yang berumur 10 Ae 12 tahun yang berada di SD Negeri 003 Anggana. Sugiyono . menyebutkan sampel merupakan bagian dari jumlah karateristik yang dimiliki populasi maka dapat disimpulkan sampel merupakan bagian dari populasi yang ada. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling yaitu teknik penetapan sampel sesuai dengan pengetahuan peneliti terhadap penelitian berdasarkan tujuan atau masalah dari penelitian. Sampel yang dipilih karena dianggap sesuai untuk penelitian dan dapat memberikan informasi yang Adapun subjek penelitian yang didapatkan berjumlah 117 siswa yang dilakukan secara offline atau langsung di sekolah tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner yang berisi tentang skala penggunaan smartphone yang dikembangkan oleh Walsh, dkk . sebanyak 8 aitem dan skala kompetensi sosial yang dikembangkan oleh Nunez . sebanyak 12 Untuk pengisian skala akan menggunakan skala Likert dengan 4 pilihan alternatif jawaban dengan skor 1 Ae 4. Dengan alasan peneliti tidak menginginkan jawaban netral, agar responden dapat memiih salah satu antara cenderung pro atau kontra dengan pernyataan yang diberikan. HASIL Pada penelitian ini, tingkat penggunaan smartphone dan kompetensi sosial diklasifikasikan ke dalam tiga tingkatan yaitu rendah, sedang dan tinggi. Adapun sebaran frekuensi dan persentase data untuk skala penggunaan smartphone adalah sebagai berikut: Tabel 1. Kategorisasi Penggunaan Smartphone Interval Kecenderungan X < M - 1SD M - 1SD O X < M M 1SD O X Skor Kategori Frekuensi Persentase < 40 Rendah 16,2% Sedang 64,1% > 66 Tinggi 19,7% Total Berdasarkan tabel diatas, terdapat 19 responden . ,2%) yang memiliki tingkat pengunaan smartphone yang rendah. 75 responden . ,1%) yang memiliki tingkat pengunaan smartphone yang sedang. Serta 23 responden . ,7%) yang memiliki tingkat pengunaan smartphone yang tinggi. Hal ini dapat disimpulkan tingkat pengunaan smartphone pada siswa sekolah dasar tergolong sedang. Adapun sebaran frekuensi dan persentase data untuk skala kompetensi sosial adalah sebagai berikut: Tabel 2. Kategorisasi Kompetensi Sosial Interval Kecenderungan X < M - 1SD M - 1SD O X < M M 1SD O X Skor Kategori Frekuensi Persentase < 40 Rendah 6,8% Sedang 33,3% > 66 Tinggi 59,8% Total Berdasarkan table diatas terdapat 8 responden . ,8%) yang memiliki tingkat kompetensi sosial yang rendah. 39 responden . ,3%) yang memiliki tingkat kompetensi sosial yang sedang, serta 70 responden . ,8%) yang memiliki tingkat kompetensi sosial yang tinggi. Hal ini dapat disimpulkan tingkat kompetensi sosial pada siswa sekolah dasar tergolong tinggi. Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui distribusi data dalam variabel Pada penelitian ini perhitungan uji normalitas menggunakan One Sample Kolmogorov-Smirnov Test, dengan menghitung nilai residual pada kedua variabel kompetensi sosial dan penggunaan smartphone. Data berdistribusi normal jika nilai signifikansi > ( = 0,. atau nilai sig . > 0,05. Berdasarkan uji normalitas yang telah dilakukan diperoleh kedua variabel memiliki sig . -valu. lebih besar dari taraf signifikansi ( = 0,. yaitu sebesar 0,200. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kompetensi sosial dan penggunaan smartphone berdistribusi normal atau penyebaran data tergolong normal. Berdasarkan uji linearitas, dapat diketahui bahwa nilai p . deviation from linearit. = 0,004 yang artinya nilai p lebih kecil dari nilai = 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa variabel kompetensi sosial dengan penggunaan smartphone memiliki hubungan Berdasarkan hasil analisis regresi pada tabel 10 diketahui bahwa F hitung sebesar 8,432 dengan nilai p = 0,004. Jika nilai p dibandingkan dengan = 0,05 maka dapat disimpulkan p < yang berarti variabel penggunaan smartphone memiliki pengaruh terhadap variabel kompetensi sosial. Berdasarkan hasil korelasi atau model summary, diketahui bahwa terdapat pengaruh antara penggunaan smartphone terhadap kompetensi sosial. Dengan hasil nilai korelasi R antara variabel penggunaan smartphone dan kompetensi sosial yaitu sebesar 0,261. Dari output tersebut diperoleh koefisien determinasi (R Squar. sebesar 0,68 yang mengandung pengertian bahwa pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat adalah sebesar 6,8%. Terdapat Pengaruh antara penggunaan smartphone dengan kompetensi KESIMPULAN Kesimpulan Berdasarkan hasil pengujian statistik dengan uji analisis regresi linier sederhana dan berdasarkan permasalah penelitian yang diangkat yakni tentang pengaruh penggunaan smartphone terhadap kompetensi sosial pada siswa sekolah dasar di SD Negeri 003 Anggana maka dapat ditarik kesimpulan, bahwa: Terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan smartphone terhadap kompetensi sosial pada siswa sekolah dasar di SD Negeri 003 Anggana. Berdasarkan hasil hitung dari penelitian bahwa F hitung sebesar 8,432 dengan nilai p = 0,004. Jika nilai p dibandingkan dengan = 0,05 maka dapat disimpulkan p < . Hal ini menunjukkan hipotesis diterima. Semakin tinggi penggunaan smartphone yang digunakan pada siswa sekolah dasar dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pada kompetensi sosial sebesar 6,8% , disisi lain masih banyak faktor-faktor yang lain yang dapat mempengaruhi siswa sekolah dasar pada penggunaan smartphone. DAFTAR PUSTAKA