JURNAL JIHAPENMAS Jurnal Hilirisasi Penelitian Masyarakat Vol. No. 1 - Februari 2024. Hal. DOI: x Strategi Pemasaran Dengan Media Sosial Marketing Pada Penjualan Produk Totebag Colour. Fun Hanggoro Purbo Kuncoro1. Diana Pujiyani2 . Devine Paramitha W3 . Desvita Uno Henvi4 . Octavia Yasmin Putri Pratiwi5. Mochamad Fatchurrohman6. Etin Puspita Sari7 1,2 Program Studi Manajemen. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mahardhika. Surabaya. Indonesia *e-mail: hanggoropurbokuncoro@gmail. com1,dianapujiyani123@gmail. com2, devineparamitha1302@gmail. 4Desvitavita@gmail. com4 oktaviayasmin25@gmail. com5, mochamad. rohman@stiemahardhika. puspitasari@stiemahardhika. Received: Revised: Accepted: Available online: Abstract: This study was conducted to explain the results of the effectiveness of using social media marketing in the tote bag and canvas business "Colour. Fun". This will make it easier for business owners to design strategies and make future decisions related to their business. This research uses qualitative methods with the subjects taken are Colour. Fun business owners, which are five fifthsemester students from STIE Mahardhika Surabaya. The object of this study is the product of tote bags and canvases "Colour. Fun". This research data was obtained from interviews, observations, and documentation using source triangulation techniques. Researchers found that Colour. Fun has implemented 3 marketing strategies, namely whatsapp, instagram, and events such as bazaars and Car Free Day. The results of this study show that marketing strategies using WhatsApp are the most effective strategies when compared to using Instagram and certain events. Keywords: Marketing. Marketing Strategy. Social Media Marketing Abstrak: Penelitian ini dilaksanakan untuk menjelaskan hasil keefektifan penggunaan media sosial marketing pada bisnis totebag dan kanvas AuColour. FunAy. Hal tersebut akan mempermudah pemilik bisnis untuk merancang strategi dan pengambilan keputusan ke depan terkait bisnisnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan subjek yang diambil adalah pemilik bisnis Colour. Fun, yang mana merupakan lima orang mahasiswa semester lima berasal dari STIE Mahardhika Surabaya. Objek penelitian ini adalah produk totebag dan kanvas AuColour. FunAy. Data penelitian ini didapatkan dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan teknik triangulasi sumber. Peneliti menemukan bahwa Colour. Fun telah menerapkan 3 strategi pemasaran, yaitu whatsapp, instagram, dan event-event seperti bazar dan Car Free Day. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran menggunakan WhatsApp merupakan strategi yang paling efektif jika dibandingkan dengan menggunakan Instagram maupun event-event tertentu. Kata kunci: Pemasaran. Strategi Pemasaran. Media Sosial Marketing E-ISSN: JURNAL JIHAPENMAS Jurnal Hilirisasi Penelitian Masyarakat Vol. No. 1 - Februari 2024. Hal. DOI: x PENDAHULUAN Indonesia saat ini mengalami peningkatan penggunaan smartphone. Kegiatan masyarakat sekarang ini bergantung pada penggunaan smartphone, seperti berkomunikasi, mencari informasi maupun berbelanja. Semakin berkembangnya zaman, trend dalam memasarkan produk atau jasa pemasaran beralih ke pemasaran online atau digital. Pelanggan di era modern sangat cerdas dalam Istilah dunia dalam genggaman semakin nyata, hal ini dikarenakan mereka dapat melakukan berbagai aktivitas hanya dengan melalui smartphone, khususnya dalam membeli apapun yang mereka inginkan. Teknologi digital diimplementasikan oleh Gen-Z untuk menjalankan strategi bisnis yang sesuai untuk kegiatan memasarkan produk, melakukan penjualan maupun memberikan pelayanan pelanggan (Wibowo, 2. Memasuki abad ke 21, aktivitas bisnis semakin cenderung kearah digital, termasuk cara berkomunikasi secara online dengan platform sosial media dan situs online yang digunakan. Manfaat yang didapatkan dalam aktivitas digital tersebut, suatu bisnis dapat menjalin berkomunikasi dengan pelanggan secara digital, menjangkau konsumen tanpa batasan waktu dan jarak. Bagi Perusahaan, memanfaatkan media sosial menjadi solusi dalam pencapaian untuk variasi produk, penentuan harga, hingga menjalin komunikasi yang efektif dengan pelanggan. Era modern saat ini, internet dan sosial media digunakan sebagai alat pemasaran dalam pasar bisnis. Penggunaan alat pemasaran tersebut dinilai lebih praktis, lebih cepat dan dapat digunakan dengan mudah. Sehingga telah merevolusi sosial media yang digunakan sebagai alat komunikasi baik secara individu maupun bisnis (Faisal et al. , 2. Selain pelaku ekonomi, konsumen harus menerima perubahan lebih fleksibel dan dinamis dalam menerima perubahan baik dari cara berpikir maupun perilaku (Diandra & W. S, 2. Pelaku usaha saat ini lebih cenderung memasarkan melalui media sosial, cara ini dilakukan karena dinilai efektif untuk meningkatkan pemasaran digital, salah satu penggunaan media sosial yaitu aplikasi WhatsApp. Aplikasi WhatApp dapat diakses dengan gratis dengan jaringan internet serta dilengkapi fitur-fitur untuk bertukar informasi melalui pesan teks, video, gambar, lokasi, melakukan panggilan telpon dan video. Dalam pemasaran aplikasi ini dinilai mudah dalam penggunaannya. Perkembangan aplikasi ini telah dilakukan dengan menluncurkan WhatsApp bisnis . usiness accoun. yang di khususkan bagi pelaku bisnis dengan tujuan dapat memudahkan pemasaran produk. Per Juni 2021, data menunjukkan lebih dari 50 juta WhatsApp business telah digunakan. Indonesia termasuk pengguna WhatApp terbesar ketiga di dunia dengan 78 juta pengguna aktif. Jumlah tersebut diperkirakan akan naik pada tahun 2025 dengan total pencapai 83 juta pengguna. Fenomena penggunaan WhatsApp tersebut menjadikan peluang besar pelaku usaha untuk memasarkan produknya secara maksimal. Dalam pelaksanaannya. Colour. Fun menggunakan WhatsApp sebagai media untuk pemasaran dan memperluas jangkauan produk. Penyampaian awal informasi produk melalui WhatsApp, produk Colour. Fun mendapatkan respon positif yang di tandai dengan adanya komunikasi kepada konsumen dan ada beberapa yang memesan produk Colour. Fun. METODE Desain Penelitian Artikel penelitian yang berjudul Strategi Pemasaran Dengan Media Sosial Marketing Pada Penjualan Produk Totebag AuColour. FunAy ini, menggunakan metode kualitatif. Metode penelitian harus menjelaskan maksud dan tujuan penelitian yang dilakukan. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif secara deskriptif. Penelitian ini menjelaskan, dan memberikan informasi mengenai fenomena yang akan diteliti dengan berdasarkan kemungkinan peristiwa yang muncul. Melalui metode ini, peneliti E-ISSN: JURNAL JIHAPENMAS Jurnal Hilirisasi Penelitian Masyarakat Vol. No. 1 - Februari 2024. Hal. DOI: x secara langsung terlibat dalam kegiatan pemasaran produk, agar memahami kondisi dan peristiwa yang terjadi (Fadli, 2. Subjek, objek, dan tempat penelitian Sampel yang digunakan pada metode kualitatif dijadikan sebagai narasumber untuk pemenuhan data penelitian. Maka penelitian ini menggunakan subjek pemilik bisnis Colour. Fun, terdiri dari 5 orang mahasiswa semester 5 berasal dari STIE Mahardhika Surabaya. Pemilihan narasumber tersebut karena keterlibatan secara langsung dalam pelaksanaan bisnis Colour. Fun. Metode kualitatif membutuhkan pemahaman mendalam mengenai objek yang diteliti, sehingga diperlukan pengamatan yang mendalam. Harapan dari peniliti akan mendapatkan kesimpulan yang Objek penelitian ini adalah totebag dan kanvas lukis AuColour. FunAy. Produk ini dipilih karena sedang trennya penggunaan totebag di kalangan anak-anak bahkan dewasa. Sumber Data dan Data Penelitian Data diambil berdasarkan hasil wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi kepada Artikel penelitian yang berjudul Strategi Pemasaran Dengan Media Sosial Marketing Pada Penjualan Produk Totebag AuColour. FunAy ini akan memperoleh data penelitian dari ke-lima narasumber berdasarkan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik Pengumpulan Data Pengumpulan data dalam penelitian kualitatif, berdasarkan hasil wawancara, observasi, dan Analisis data pada penelitian ini menggunakan triangulasi, auditing, dan member Triangulasi merupakan teknik pengumpulan data dengan cara pengumpulan data beserta sumber data yang telah ada. Menurut (Laia & Hulu, 2. , ada dua macam triangulasi, yaitu : Triangulasi Teknik Pengumpulan data dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi berbeda-beda agar mendapatkan data penelitian yang sama. Triangulasi Sumber Sumber data yang dikumpulkan berbeda, tetapi cara yang digunakan melalui cara yang Berdasarkan pertimbangan tersebut, pengumpulan data dalam penelitian ini dengan triangulasi sumber. Dikarenakan narasumber berjumlah lebih dari satu. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh penilit dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan narasumber, hasil penerapan strategi pemasaran dengan melalui media sosial pada penjualan produk totebag AuColour. FunAy, sebagai berikut : Ringkasan hasil wawancara : Produk totebag Colour. Fun terbuat dari bahan yang ramah lingkungan, dan memiliki motif unik sehingga dapat digunakan dalam berbagai kegiatan sehari-hari. Penjualan dari produk ini melalui WhatsApp dan Instagram. Hal ini dilakukan pemiliki dengan memberikan informasi mengenai promo maupun motif terbaru yang disediakan. Penjualan secara langsung dilakukan saat mengukti kegiatan bazar maupun kegiatan mingguan Car Free Day di Taman Bungkul. Pemesanan produk dilakukan dengan system pre-order dan pemesanan langsung dari katalog yang disediakan. E-ISSN: JURNAL JIHAPENMAS Jurnal Hilirisasi Penelitian Masyarakat Vol. No. 1 - Februari 2024. Hal. DOI: x Observasi dan Hasil Temuan Tabel 1. Data Penjualan Colour. Fun Produk Colour. Fun terbuat dari bahan spunbond yang memiliki ketahanan lebih lama, tidak mudah sobek dan lebih kuat dibandingkan bahan kain pada umumnya. Produk Colour. Fun memiliki fungsi yang beragam, selain sebagai tempat penyimpanan barang, produk ini juga dapat digunakan sebagai sarana mengekspresikan kreatifitas. Dengan menggunakan strategi pemasaran AuMedia Sosial MarketingAy, kami melakukan pemasaran lebih luas untuk memasarkan dan mempromosikan produk. Dalam pelaksanaannya, kami memanfaatkan beberapa media sosial seperti WhatsApp dan Instagram serta mengikuti beberapa event seperti bazar dan car free day dalam proses pemasarannya. Jumlah penjualan melalui WhatsApp mendapatkan respon lebih positif dari konsumen. Dengan memanfaatkan fitur story dan dibagikan kepada kontak yang ada pada masing-masing smartphone, maka penyebaran produk menjadi lebih cepat diketahui. Dari penjualan bulan Oktober hingga Desember, diketahui penjualan produk Colour. Fun mencapai 262 pcs. Penjualan dan pemesanan melalui WhatsApp mencapai 135 pcs atau 51%. Artinya, penjualan melalui media WhatsApp telah mengantongi setengah lebih besar dari seluruh total penjualan produk. Berbanding terbalik dengan penjualan yang dilakukan melalui event bazar ataupun car free day yang hanya mendapatkan persentase penjualan sebesar 18%. Hal ini dikarenakan adanya pesaing, serta keterbatasan waktu dan tempat untuk melakukan penjualan. Berdasarkan seluruh penjualan yang dilakukan, pemesanan Totebag Non PO bergambar karakter animasi mendominasi dan rata-rata pembeli adalah remaja. Hal ini menunjukkan jika totebag yang bergambar karakter animasi mendapatkan respon positif dikalangan pembeli, serta ada beberapa pembeli yang melakukan transaksi berkelanjutan. Pemesanan terbanyak produk tersebut diperoleh dari WhatsApp yang mana mereka adalah kerabat maupun saudara dari pemilik usaha. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian. Analisa data, dan pembahasannya , kesimpulan umum dari artikel peneltian berjudul Strategi Pemasaran Dengan Media Sosial Marketing Pada Penjualan Produk Totebag AuColour. FunAy yaitu : strategi pemasaran metode Media Sosial Maketing merupakan strategi yang efektif dibandingkan dengan penjualan secara langsung. Hal ini dikarenakan jumlah penjualan melalui WhatsApp adalah yang paling tinggi. Namun, penggunaan strategi ini perlu dilakukan pembaruan berkala untuk melakukan update maupun variasi penyampaian informasi produknya. Hal ini sebagai salah satu proses penyesuaian strategi marketing di era modern saat ini, karena pengguna media sosial saat ini lebih tertarik dengan kreatifitas dan variasi penyampaian produk. DAFTAR PUSTAKA