JAIM: Jurnal Akuntansi Manado. Vol. 1 No. Hal 25-29, 2020 ANALISIS PENERAPAN SAK ETAP PADA KOPERASI DI KABUPATEN MINAHASA Sendi Sendow1. James Manengkey2. Anita Kambey3 Jurusan Akuntansi1. Fakultas Ekonomi2. Universitas Negeri Manado3. Tondano Sendisendow22@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan SAK ETAP dalam penyusunan laporan keuangan di Kabupaten Minahasa. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan metode deskripif kualitatif dan hanya menguraikan hasil dari wawancara yang dilakukan saat di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan . atas berbagai transaksi yang dilakukan pada koperasi di Minahasa sesuai dengan SAK ETAP. Koperasi Karya Citra Abadi. Koperasi Setia Karya dan Koperasi Jivent Matuari menggunakan jurnal memorial untuk peringkasan dan neraca percobaan untuk pengikhtisaran sehingga sudah sesuai dengan SAK ETAP. Penyajian laporan keuangan dalam dua jenis yaitu neraca dan laporan laba rugi yang paling umum digunakan sedangkan menurut SAK ETAP ada lima jenis yaitu neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Kata Kunci: SAK ETAP. Laporan Keuangan ABSTRACT This study aims to determine the application of SAK ETAP in the preparation of financial reports in Minahasa Regency. The data analysis technique in this research is descriptive qualitative method and only describes the results of interviews conducted in the field. Based on the research results, it shows that the recording . of various transactions carried out in cooperatives in Minahasa is in accordance with the SAK ETAP. Koperasi Karya Citra Abadi. Koperasi Setia Karya and Koperasi Jivent Matuari using a memorial journal for summary and trial balance for summarizing so that it is in accordance with SAK ETAP. The presentation of financial statements is in two types, namely balance sheet and income statement which are the most commonly used while according to SAK ETAP there are five types, namely balance sheet, income statement, statement of changes in equity, cash flow statement, and notes on financial statements. Keywords: SAK ETAP. Financial Statements JAIM: Jurnal Akuntansi Manado . JAIM: Jurnal Akuntansi Manado. Vol. 1 No. Hal 25-29, 2020 PENDAHULUAN Koperasi adalah lembaga di mana orang-orang yang memiliki kepentingan yang relatif homogen berkumpul untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Dengan kata lain, koperasi adalah bentuk bisnis yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Saat ini koperasi di Indonesia masih berkembang menuju tahap yang lebih baik. Setiap perusahaan pada akhir periode harus menyiapkan laporan keuangan untuk melihat posisi keuangan dan keuntungan yang dihasilkan. Raja Adri . 2: . mengungkapkan bahwa tujuan laporan keuangan adalah untuk memberikan informasi yang berkaitan dengan posisi keuangan, kinerja, dan perubahan posisi keuangan suatu perusahaan untuk pengambilan keputusan ekonomi. Dalam menganalisa dan menguraikan laporan keuangan, seorang analis harus mempunyai pemahaman yang mendalam mengenai bentuk-bentuk maupun prinsip-prinsip penyajian laporan keuangan serta masalah-masalah yang timbul dalam penyusunan laporan keuangan tersebut. Laporan keuangan pada dasarnya adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk berkomuikasi antara data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan data atau aktivitas perusahaan tersebut (Munawir, 2. Laporan keuangan disusun dan di artikan untuk kepentingan manajemen dan pihak lain yang menaruh prhatian atau mempunyai kepentingan dengan data keuangan perusahaan. Jadi laporan keuangan akan dapat dinilai kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban, strukur modal perusahaan, distribusi aktiva, keefektifan penggunaan aktiva, hasil usaha atau pendapatan yang telah dicapai, bebanbeban tetap yang harus dibayar, serta nilai-nilai buku tiap lembar saham perusahaan yang Laporan keuangan adalah bagian dari laporan pertanggungjawaban manajemen selama periode akuntansi yang dapat digunakan sebagai bahan untuk menilai hasil kerja manajemen koperasi. Laporan keuangan koperasi sektor riil harus bermanfaat bagi anggotanya, sehingga anggota dapat menilai manfaat ekonomi yang diberikan oleh koperasi dan juga berguna untuk mengetahui pencapaian unit kegiatan koperasi yang secara khusus ditugaskan untuk memberikan layanan kepada para anggotanya selama periode akuntansi Pencapaian unit kegiatan koperasi yang secara khusus dimaksudkan untuk tujuan bisnis dengan non-anggota dalam periode akuntansi tertentu. Informasi penting lainnya yang mempengaruhi kondisi keuangan jangka pendek dan jangka panjang koperasi. Pemerintah telah memberikan pedoman tentang bagaimana menyiapkan laporan keuangan untuk koperasi, sehingga banyak koperasi telah menerapkan "SAK-ETAP" ketika menyiapkan laporan keuangan. Standar akuntansi adalah merupakan masalah penting dalam profesi dan semua pemakai laporan keuangan. Oleh karena itu, mekanisme penyusunan standar akuntansi harus diatur sedemikian rupa sehingga dapat memberikan kepuasan kepada semua pihak yang berkepentingan. Standar akuntansi akan terus berubah dan berkembang sesuai dengan perkembangan dan tuntutan masyarakat. Standar akuntansi secara umum diterima sebagai aturan baku, yang didukung oleh sanksi-sanksi untuk setiap ketidakpatuhan (Belkaoui, 2. Pada bulan Juli 2009. Dewan Standar Akuntansi Internasional Ay(International Accounting Standards Board /IASB)Ay menerbitkan Standar Pelaporan Keuangan Internasional (IFRS) untuk usaha kecil dan menengah . mall and medium entities / SME. yang menjadi efektif segera setelah penerbitannya. Standar Pelaporan SAK ETAP IFRS untuk usaha kecil dan menenga. mempunyai suatu naskah sederhana dan berisi beberapa pengungkapan yang sunstansial dibandingkan dengan Standar Pelaporan Keuangan Internasional yang lengkap. Sandar tersebut juga menyediakan suatu kerangka akuntansi untuk entitas yang tidak memiliki ukuran atau sumber daya untuk mengadopsi Standar Pelaporan Keuangan Internasional keseluruhan. Dibandingkan dengan Standar AuPelaporan Keuangan InternasionalAy keseluruhan, pilihan kebijakan akuntansi, prinsip pengakuan dan prinsip pengukuran untuk asset. liabilitas, pendapatan, dan beban telah disederhanakan pada banyak bagian didalam standar ini (Ankarath, 2015:. Standar AuAkuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas PublikAy merupakan standar akuntansi keuangan yang JAIM: Jurnal Akuntansi Manado . JAIM: Jurnal Akuntansi Manado. Vol. 1 No. Hal 25-29, 2020 diperuntukan bagi entitas tanpa akuntabilitas publik. SAK ETAP hadir sebagai jawaban akan kebutuhan standar akuntansi keuangan. Menurut AuUndang-undang Nomor 17 tahun 2012Ay koperasi adalah suatu badan hukum yang didirikan oleh perseorangan atau badan hukum koperasi, dengan pemisahan kekayaan para anggotanya sebagai modal untuk menjalankan suatu usaha, yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan bersama, di bidang ekonomi, sosial, dan kebudayaan yang sesuai dengan nilai dan prinsip koperasi. AuUndang-undang Nomor 17 tahun 2012Ay menjelaskan bahwa tujuan koperasi meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, sekaligus sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari tatanan perekonomian nasional yang demokratis dan berkeadilan. Penelitian ini mengambil objek dalam "Koperasi Karya Citra Abadi". Setya Karya. Jivent Matuari, karena tiga koperasi di Kabupaten Minahasa adalah koperasi yang selalu aktif berpartisipasi dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh Koperasi dan UKM terkait SAKETAP. Selain itu, ketiga koperasi belum menerapkan Laporan Keuangan berdasarkan SAKETAP, beberapa koperasi telah menerapkan Laporan Keuangan berdasarkan SAK-ETAP. Ini adalah latar belakang penelitian tentang sejauh mana penerapan SAK-ETAP di Koperasi Karya Citra Abadi. Setya Karya. Jivent Matuari di Kabupaten Minahasa. Dengan penerapan standar ini, koperasi diharapkan dapat menerapkan dan menyesuaikan apa yang ditetapkan di dalamnya, sehingga tercapainya transparansi laporan keuangan untuk mendorong koperasi yang lebih baik. Berdasarkan latar belakang di atas, penelitian ini mengambil judul "Analisis Penerapan SAK ETAP pada Koperasi di Kabupaten Minahasa". Penulis ingin mengetahui bagaimana penerapan AuSAK ETAP di Kabupaten MinahasaAy. Setelah mengetahui rumusan masalah di atas, maka tujuan yang akan dicapai dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan AuSAK ETAP pada Koperasi di Kabupaten MinahasaAy Metode Penelitian Menurut (Sugiyono 2. yang dimaksud metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Penelitian yang dilakukan oleh penulis merupakan suatu studi deskriptif . escriptive stud. , dan fenomonologi . enomonology stud. Menurut AuAgustine dalam Lutfiaazahra, 2015Aystudi deskriptif yaitu suatu penelitian kualitatif yang hanya menggambarkan satu parameter tertentu tanpa mempersalahkan apa, bagaimana, dan mengapa hal tersebut terjadi. Jadi penelitian ini hanya memotret fakta apa adanya, kemudian disajikan sebagai sebuah laporan penelitian yang memakai prosedur dan standar keilmuan tertentu. Sedangkan studi fenomonologi yaitu pencarian data dan interpretasi data dari sejumlah informan yang menjadi sumber wawancara yang mengalami secara rill tentang fenomena yang sedang terjadi. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu: Penerapan AuSAKAy (Standar Akutansi Keuanga. yaitu merupakan suatu kerangka atau rancangan akuntansi untuk entitas yang tidak memiliki ukuran atau sumber daya untuk Standar Pelaporan Keuangan Internasional keseluruhan. Laporan Keuangan yaitu, laporan keuangan adalah merupakan ringkasan dari suatu proses pencatatan, merupakan suatu ringkasan dari transaksi keuangan yang terjadi selama tahun buku yang bersangkutan. Teknik pengumpulan data merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan kegunaan dan tujuan tertentu (Sugiyono, 2. Penelitian ini menggunakan beberapa teknik pengumpulan data yaitu. Wawancara dan Dokumentasi. Analisis data merupakan kegiatan yang sangat penting dalam penelitian. Bahkan penelitian sendiri adalah bagian dari kerja analisis yang dilakukan oleh seorang ilmuan. Dalam penelitian kualitatif, pekerjaan analisis sama sekali tidak dapat dipisahkan dengan penelitian itu sendiri. Menurut (Ibrahim 2. analisis data dalam penelitian adalah kegiatan yang terkait dengan upaya memahami, menjelaskan, menafsirkan dan mencari hubungan diantara data-data yang diperoleh. Analisis data kualitatif adalah suatu proses mengatur urutan data, mengorganisasikannya ke dalam suatu pola, kategori, dan satuan uraian dasar, hingga proses penafsiran (Patton dalam Ibrahim, 2. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data model interaktif. Analisis data model interaktif merupakan teknik analisis data yang paling sederhana dan banyak digunakan oleh JAIM: Jurnal Akuntansi Manado . JAIM: Jurnal Akuntansi Manado. Vol. 1 No. Hal 25-29, 2020 penelitian kualitatif. Au(Menurut Miles dalam Ibrahim,2. analisis data terdiri dari kegiatan reduksi data . ata reductio. , penyajian data . ata displa. , dan penarikan serta pengujian kesimpulan . rawing and verifying conclusio. Ay Pembahasan Berdasarkan hasil penelitian di atas pada 3 cabang koperasi yang menyajikan laporan keuangan sesuai dengan ketentuan dalam SAK ETAP, yaitu "Koperasi Karya Citra Abadi Koperasi Setia Karya dan Koperasi Jivent Matuari". Nilai yang tertera pada aset lancar sesuai dengan ketentuan (SAK ETAP) yang sama dengan nilai nominal. Aset tetap mereka termasuk nilainya dengan beragam, ada yang menggunakan nilai akuisisi tanpa mengurangi depresiasi, ada yang menggunakan nilai pasar, dan ada juga yang melakukan depresiasi pada kurs yang Tiga koperasi termasuk utang dari distribusi hasil operasi yang tersisa. Laporan keuangan dalam bentuk laporan residual pada hasil operasi dinilai oleh peneliti untuk dilaksanakan dengan baik, karena semua koperasi dianggap memiliki laporan residual pada hasil operasi. Untuk akun pendapatan, tidak semua koperasi dipandu oleh (SAK ETAP), karena pendapatan dalam bentuk bunga bank tidak termasuk dalam pendapatan atau pendapatan lain meskipun mereka memiliki rekening bank. Biaya operasional non-operasional seperti biaya penyusutan dianggap tidak mencukupi dan tidak diterapkan, ini karena biaya penyusutan aset tidak tercantum dalam laporan sisa hasil operasi dan terdaftar tetapi tidak sesuai dengan perubahan nilai akumulasi di neraca. Bagian laba . atau kerugian . dari investasi yang menggunakan metode ekuitas tidak dan tidak diterapkan. Ini karena investasi yang dilakukan tidak pernah mencatat kerugian laba, dan tidak semua merupakan investasi dari sisa hasil bisnis yang mereka dapat atau dapatkan. Laporan keuangan lainnya seperti laporan arus kas dan laporan perubahan modal, koperasi tidak menerapkannya. Ini karena kurangnya pemahaman mereka dalam menyiapkan laporan dan ada juga koperasi yang menganggap laporan itu tidak berguna. Berdasarkan pembahasan di atas dapat diketahui bahwa koperasi dalam penyajian laporan keuangan masih terdapat beberapa perbedaan dengan aturan penyajian laporan keuangan sesuai dengan (SAK ETAP). Dalam menyajikan laporan keuangan, mereka belum terbiasa dengan (SAK ETAP) itu sendiri. "Pedoman yang mereka gunakan dalam menyusun laporan keuangan adalah pedoman pelaksanaan . edoman operasiona. , sistem dan prosedur . yang terkandung dalam koperasi". KESIMPULAN Bentuk penyajian-penyajian laporan keuangan pada koperasi telah menyajikan laporan keuangan perbandingan dengan tahun sebelumnya, sebagian telah secara konsisten menyajikan laporan keuangan tiap periode. Hal ini menunjukkan adanya langkah-langkah untuk meningkatkan pemahaman dan implementasi SAK ETAP . eperti pelatihan dan pendampingan dalam penyusunan laporan keuangan berbasis sebagai upaya untuk penyajian laporan keuangan koperasi yang komparabel dan dapat diandalkan. Untuk itu dari pihak koperasi telah memakai laporan Keuangan berbasis SAK ETAP agar sesuai standar UMKM guna juga sebagai bentuk PSAK yang lebih sederhana dibandingkan dengan PSAK Umum yang lebih rumit. Terkait mengenai upaya memastikan koperasi karyawan yang ada di Minahasa dapat menyajikan laporan keuangannya berdasarkan SAK ETAP. Hal ini tentunya dapat membantu pengurus koperasi itu sendiri dalam pengambilan keputusan, memberikan informasi yang dapat dibandingkan, memberikan informasi yang mampu memprediksi di masa yang akan datang, sehingga koperasi tersebut dapat tertib, akurat, akuntabel dan transparan. Koperasi harus lebih aktif mengikuti pelatihan-pelatihan akuntansi agar dapat menyusun laporan keuangannya dengan mudah. Daftar Pustaka