FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN ANEMI ADA IBU HAMIL DI PMB. MESRIDA. AM KEB KECAMATAN MEDAN DENAI KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2023 Srininta1,Mesrida Simarmata2. Sisca Suci Triana Ginting3 . Isyos Sembiring4 ,Sri Muliana Putri Bakkara5. Fazila Itawari5. Hafizah Pandiangan6 1STIKes Mitra Husada Medan email: mesridasimarmata@gmail. ABSTRAK Latar Belakang:Sekitar 30 % angka kejadian ibu hamil di dunia mengalami anemi dan 000 kematian ibu setiap tahunnya dengan penyebab 20-40% anemi. Anemi pada kehamilan adalah keadaan kadar haemoglobin ibu hamil di bawah 11%. Dampak yang bisa terjadi adalah perdarahan, partus macet, abortus. KJDK dan lainnya. Faktor resiko anemi : pengetahuan, umur, paritas, sosial ekonomi. Tujuan: Untyuk mengetahui faktor resiko terjadinya anemi pada ibu hamil . Metode Penelitian: Cross Sectional dengan populasi ibu hamil trimester i dengan anemi ,sampel seluruh populasi . otal populas. sebanyak 30 orang Tempat penelitian PMB Mesrida Simarmata. Amkeb. Hasil: kejadian anemi mayoritas anemi ringan sebanyak 27 orang . %) anemi sedang sebanyak 3 orang . %). Pengetahuan mayoritas kurang sebanyak 15 orang . % ) minoritas baik sebanyak 5 orang . %). Mayoritas multigravida sebanyak 16 orang . %) sosial ekonomi sebanyak 21 orang . %). Ada hubungan antara pengetahuan, paritas dan sosial ekonomi dengan kejadian anemi pada ibu hamil deng nilai p Value 0,001 <0,05. Kesimpulan: Faktor resiko terjadinya anemi pada ibu hamil : Pengetahuan, paritas dan sosial ekonomi dengan kejadian anemi pada ibu hamil. Saran: Perlu dilakukan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang anemi serta alternatif penanganan anemi dengan sosial ekonomi rendah, menggalakkan penggunaan KB . Kata Kunci: Faktor Resiko. Anemi kehamilan pada ibu, partus macet dan kematian janin dalam rahim (Sitepu et al. Kejadian anemi pada ibu hamil bervariasi dari segi usia gestasi. Anemi bisa terjadi pada trimester I. II dan i. setiap trimester ini akan menjadi bahaya jika terjadi anemi (Fitri et al. , 2. Faktor penyebab terjadinya anemi adalah umur, jarak kehamilan, paritas, status gizi, kunjungan ANC, konsumsi Fe (Samsinar & Dewi Susanti, 2. Selain dari itu ada lagi penyebab anemi yaitu penyakit kronik. Ibu hamil yang mengidap penyakit kronik cenderung akan mengalam,i anemi karena zat nutrisi ibu yang berada di sel darah merah fokus LATAR BELAKANG Anemi pada ibu hamil terjadi di dunia sekitar 30 %. Kematian ibu hamil 000 setiap tahunnya dengan penyebab anemi sekitar 20-40% (Sitepu et , 2. Di Indonesia angka anemi masih termasuk tinggi yaitu yaitu 40,5 %. Di Sumatera Utara Kabupaten Sialang Buah angka kejadian ibu hamil dengan anemi adalah sebanyak 40,6% (E. M Purba et al. , 2. Anemi adalah suatu keadaan kadar haemoglobin ibu hamil di bawah 11 gr %. Dampak yang dapat terjadi pada ibu hamil dalam keadaan anemi adalah perdarahan dalam mengganti sel yang mati sehingga tidak cukup lagi untuk memenuhi nutrisi untuk kebutuhan ibu dan tumbuh kembah janin yang dikandungnya. Menurut penelitian Fitri dkk tahun 2023 bahwa anami terjadi mayoritas pada usia gestasi II dan i (Fitri et al. , 2. Dari hasil survey yang dilakukan peneliti di BPM Mesrida Simarmata A. KEB bahwa dari 10 ibu hamil yang datang kunjungan ANC ternyata 5 diantaranya mengalami anemi. Berdasarkan belakang tersebut maka peneliti tertarik dalam meneliti AuFaktor Ae Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester i di BPM Mesrida Simarmata A. KEB Kecamatan Medan Denai Kota Medan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2023 Makanan yang mengandung zat besi terdiri dari sayuran hijau seperti bayam dan kangkung, kacang- kacangan (Sari et , 2. (Nabilla et al. , 2. Selain mengandung A SI adalah buah buahan. Banyak mengandung zat besi seperti buah bit dan buah lainnya. Banyak hal yang menjadi penyebab tidak terserapnya zat besi pada tubuh ibu hamil yaitu dengan konsumsi zat besi didampingi dengan vitamin C (Ayupir, 2. Selain faktor makanan sumber zat besi dan makanan pendukung penyerapan zat besi dalam tubuh ibu serta makanan yang menghambat penyerapan zat besi maka ada hal lain yang menjadikan ibu anemi yaitu pengtahuan baik dari sumber informasi , pendidikan ibu bahkan pekerjaan ibu. Menurut penelitian Asmin tahun 2021 bahwa ada pengaruh pengetahuan dalam kejadian anemi pada ibu hamil (Asmin et al. , 2. Selain penyebab anemi yaitu usia gestasi. Tabel Variabel Umur Anemi Metode Peenelitian Metode Penelitian: Cross Sectional. Tempat PMB Mesrida Simarmata. Am Keb. Populasi ibu hamil trimester i anemi sebanyak 30 orang HASIL Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti mengenai Faktor Resiko Terjadinya Anemi Pada Ibu Hamil Di PMB Mesrida Simarmata. Am Keb Kecamatan Medan Denai Kota Medan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2023 Sebagai berikut: Distribusi Faktor Resiko Terjadinya Anemi Pada Ibu Hamil Di PMB Mesrida Simarmata. Am Keb Kecamatan Medan Denai Kota Medan Provinsi Sumatera Utara Tahun Pengetahua Gravida Kategori Jumla Persentas e (%) 20-35 tahun 22 >35 tahun Ringan Sedang Pendapa Baik Cukup Kurang Total Primigravid 14 Multigravid Total UMR Total Tabel 2 Anemia Pengeta Ringan Sedang Total Nilai p Kurang Cukup Baik Total Tabel 3 Anemia Gravida Ringan Sedang Total Primigravi Multigravi Total Nilai Tabel 4 Anemia Gravida Ringan Sedang Total Primigrav Multigrav Total Nilai p Analisis Univariat Berdasarkan tabel. 1 menyatakan bahwa dari 30 responden, mengalami anemi ringan sebanyak 27 orang ( 90%) dan minoritas Anemi sedang sebanyak 3 orang . %). Berdasarkan pengetahuan ibu hamil yang mengalami anemi mayoritas kurang sebanyak 15 orang ( 50%) dan minoritas berpengetahuan yang baik sebanyak 5 orang . %). Berdasarkan umur responden mayoritas responden berumur 20-35 tahun sebanyak 22 orang . %) dan minoritas umur >35 tahun sebanyak 8 . %). Berdasarkan multigravida sebanyan 16 orang . %) dan minoritas primigravida sebanyak 14 orang . %). Berdasarkan pendapatan mayoritas >UMR sebanyak 21 orang . %) dan minoritas 0,. yang artinya bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Pengetahuan sangat berpengaruh pada kejadian anemi karena ibu hamil yang tidak mengetahui makanan yang mengandung zat besi maka tidak akan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Ibu yang tidak tahu makanan yang dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh maka tidak akan menhindari minum teh manis setelah konsumsi zat besi atau makanan yang mengandung zat besi. Ibu yang tidak mengetahui makanan yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi maka tidak akan melakukan minum jus buah saat konsumsi zat besi atau makanan yang mengandung zat besi (Asmin et al. , 2. Asumsi mayoritas mengalami anemi karena pengetahuan yang kurang. Walaupun ada pengetahuan yang baik mengalami anemi namun hanya anemi ringan yang dapat dipengaruhi hal lain seperti gravida yang Analisis Bivariat Hubungan Pengetahuan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Berdasarkan tabel 2 menyatakan bahwa pengetahuan yang kurang maoritas mengalami anemi yang ringan sebanyak 13 orang . %) dengan kejadian anemi sedang sebanyak 2 orang . %), sedangkan pengetahuan baik mayoritas anemi ringan juga sebanyak 4 orang . %) namun dengan anemi sedang hanya 1 orang ( 3%). Hasil uji analisis dengan menggunakan chi square didapati nilai p= 0,001 . >0,. yang artinya bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Hubungan Gravida dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Berdasarkan tabel 3 menyatakan bahwa sosial ekonomi > UMR mayoritas mengalami anemi ringan sebanyak 20 orang . %) dan social ekonomi 0,. yang artinya bahwa ada hubungan yang signifikan antara gravida dengan kejadian anemia pada ibu hamil Gravida ibu hamil mempengaruhi terjadinya anemi pada kehamilan karena semakin seringnya ibu bersalin memberikan kemungkinan bahwa cadangan nutrisi ibu telah berkurang akibat kehamilannya terdahulu dan ada juga faktor pembuluh darah yang rusak akibat dari kehamilan Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian sebelumnya bahwa ada hubungan paritas dengan kejadian anemi pada ibu hamil (Desi Haryani Aulia & Purwati, 2. Asumsi Peneliti bahwa mayoritas responden mengalami anemi pada multipara karena seiring keadaan tubuh responden yang sudah sering hamil sehingga meningkatkan resiko terjadinya anemi dan ditambah lagi dengan multi gravida sehingga butuh pembagian pada anggota keluarga yang lain dalam membagi zat gizi maka cenderung ibu multi gravida mengalami anemi Hubungan kejadian anemi dengan status Berdasarkan tabel 4 menyatakan bahwa sosial ekonomi > UMR mayoritas mengalami anemi ringan sebanyak 20 orang . %) dan social ekonomi UMR sebanyak 21 orang . %) dan minoritas