AL-KHIDMAH Jurnal Pengabdian dan Pendampingan Masyarakat Volume 2 Nomor 2. November 2022 67-72 https://e-jurnal. id/index. Al-Khidmah/about/submisions Peran Guru Dalam Mengembangkan Minat Literasi Di Sd Negeri 21 Usaha Jaya Abd. Salam Institut Agama Islam Negeri Sorong salamabdul87@gmail. Muhammad Riski Gurium Institut Agama Islam Negeri Sorong arizjunior1357@gmail. Muh. Ikhsan Institut Agama Islam Negeri Sorong 88@gmail. ABTRACT : This study aims to analyze the role of teachers in developing literacy interest in Sekolah SD Negeri 21 Usaha Jaya. This research uses descriptive qualitative method with case study Data collection techniques are carried out by Interviews. Observations, and Documentation of principals, teachers, and The result of this study is to analyze the role of teachers in developing students' literacy interests, including the strategies and approaches used. It will provide a deep understanding of the role of teachers in developing and enhancing efforts in developing students' literacy interests in SD Negeri 21 Usaha Jaya. According to the results of the study, it can be reviewed that . literacy activities play a role in increasing students' interest in reading, . obstacles in carrying out literacy activities in schools include the lack of infrastructure, the role of parents, the methods applied are less varied and low discipline of students in the process of habituating literacy activities, and . the efforts made by the school in overcoming these 68 | AL-KHIDMAH. Volume 2. Nomor 2. November 2022 obstacles are by providing socialization about literacy activities, adding facilities and holding tutoring activities as a means of active participation of students. Keywords: elementary school students, literacy, reading interest. ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam mengembangkan minat literasi di Sekolah Dasar Negeri 21 Usaha Jaya. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan Wawancara. Observasi, dan Dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Hasil penelitian ini adalah menganalisis peran guru dalam mengembangkan minat literasi siswa, termasuk strategi dan pendekatan yang digunakan. Ini akan memberikan pemahaman yang mendalam tentang peran guru dalam mengembangkan dan meningkatkan upaya dalam mengembangkan minat literasi siswa di SD Negeri 21 Usaha Jaya. Sesuai hasil peneltian dapat ditinjau bahwa . kegiatan literasi berperan dalam meningkatkan minat membaca peserta didik, . kendala pada melaksanakan kegiatan literasi di sekolah antara lain adalah kurangnya saranaa prasarana, peran orang tua , metode yang diterapkan kurang variatif serta rendahnya kedisiplinan siswa dalam proses pembiasaan aktivitas literasi, dan . usaha yg dilakukan pihak sekolah dalam mengatasi kendala tersebut merupakan dengan memberikan sosialisasi tentang aktivitas literasi, menambah sarana serta mengadakan kegiatan bimbingan belajar menjadi sarana partisipasi aktif peserta didik. Kata Kunci: literasi, minat membaca, siswa sekolah dasar. LATAR BELAKANG Literasi adalah gerakan yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kebudayaan. Secara umum adalah istilah yang menggambarkan keterampilan dan kemampuan yang dibutuhkan seseorang untuk memahami, memproses, dan menggunakan informasi yang diterima dalam situasi yang berbeda. Untuk alasan ini, literasi AL-KHIDMAH. Volume 2. Nomor 2. November 2022 | 69 secara alami terkait erat dengan kehidupan siswa: di rumah, di sekolah, dan di masyarakat. Oleh karena itu, keterampilan melek huruf yang baik digunakan untuk mempromosikan karakter mulia. Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, literasi didefinisikan sebagai Kegiatan sosial. Implementasinya dipengaruhi oleh berbagai kondisi. Kegiatan pembelajaran meliputi kegiatan membaca, menulis, dan matematika yang bertujuan untuk merefleksikan, menyelidiki, mempertanyakan, dan mengkritik semua yang telah dipelajari. Menurut Herganhahn dan Olson, belajar merupakan suatu perubahan sikap yang timbul akibat interaksi individu dengan lingkungan, melibatkan pemahaman, pengetahuan, keterampilan, dan sikap, baik yang tampak maupun yang tidak. Proses belajar yang efektif dapat menghasilkan perubahan perilaku yang positif, yang terus-menerus didorong oleh motivasi, emosi, dan sikap. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa dalam proses pembelajaran, motivasi, terutama motivasi internal siswa, sangatlah penting. Tanpa adanya dorongan dari motivasi internal, proses belajar akan mengalami Motivasi yang berasal dari dalam diri siswa dapat memicu semangatnya untuk belajar, namun ketiadaan motivasi pada dirinya dapat menghambat proses pembelajaran, menyulitkan pencapaian tujuan pembelajaran. Pendidikan dapat diartikan sebagai bimbingan atau pertolongan yang diberikan oleh orang dewasa kepada perkembangan anak, bertujuan agar anak mampu menjalani tugas hidupnya sendiri tanpa bergantung pada bantuan orang lain. Dalam konteks dunia pendidikan, salah satu kewajiban peserta didik adalah membaca, karena kegiatan membaca akan lebih banyak terlibat dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat dan dilakukan secara lebih sering. Membaca bukan sekadar melihat rangkaian huruf yang Ahmad Syarqawi, et al. AuUpaya Peningkatan Minat Membaca Melalui rumah Baca Pada Anak di Desa Stabat LamaAy. Jurnal Pendidikan dan Konseling 4, no. : 2149 Fany Isti Fauzia Suryana, et al. AuPengelolaan Layanan Perpustakaan Sekolah Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa SDAy. Jurnal Kajian penelitian dan Pendidikan dan Pelajaran, 7, no. : 1311. 70 | AL-KHIDMAH. Volume 2. Nomor 2. November 2022 membentuk kata, kelompok kata, kalimat, paragraf, dan wacana, melainkan sebuah proses berfikir untuk memahami isi teks yang sedang dibaca. Proses membaca merupakan upaya kognitif untuk menemukan berbagai informasi yang terdapat dalam tulisan, di mana peserta membaca tidak hanya menjadi pengamat simbol-simbol tulisan, tetapi juga berusaha memahami dan menginterpretasikan makna dari lambang atau tanda tulisan tersebut. METODE Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian Menurut Bodgan dan Taylor, penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa katakata tertulis atau lisan dari orang-orang atau responden dan perilaku yang diamati. 4 Metode dalam sebuah penelitian yang dilakukan merupakan metode penelitian observasi yang dimana metode yang digunakan ini merupakan suatu teknik dalam sebuah pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengamati suatu bentuk keadaan Dengan ini peneliti mengamati tentang Peran Guru dalam Mengembangkan Minat Literasi di SD NEGERI 21 Usaha Jaya untuk mendapat suatu bentuk data secara observasi di lapangan. HASIL DAN PEMBAHASAN Pendidikan literasi merupakan hal penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Kemampuan literasi tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga melibatkan pemahaman, interprestasi, dan penilaian terhadap informasi yang Pada sekolah dasar guru memiliki peran yang sangat penting dalam mengembangkan minat literasi pada siswa. Dalam konteks SDN 21 Usaha Jaya peran guru dalam mengembangkan minat literasi namun sekolah ini terletak pada daerah yang memiliki tingkat literasi yang rendah. Neli Anggraini, et al. AuUpaya Guru Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas i Sekolah Dasar Negeri Gonda Kota BaubauAy. Penuh Asa: Jurnal Mahasiswa PGSD 1, no. : 2. Moleong dan Lexy J. Metode Penelitian Kualitatif (Bandung: PT. Remaja Rosadakarya, 2. , h. AL-KHIDMAH. Volume 2. Nomor 2. November 2022 | 71 Karena kurangnya minat literasi di kalangan anak sekolah dasar yang bertempat di kampung Usaha Jaya, di karenakan kurangnya waktu orang tua bersama anak yang mana orang-orang tua murid lebih sibuk bekerja dari pada melihat perkembangan minat baca tulis anak mereka karena hal itu maka guru-guru yang lebih bekerja ekstra untuk mengajarkan anak-anak murid membaca dan menulis. Maka dari itu kita menerapkan metode belajar dan bermain yang mana kita mengajarkan mereka bernyayi sambil menghafalkan hurufhufur, dan juga kita mengajarkan mereka cara menghitung dengan membaca contoh-contoh benda, seperti pensil, pena dan penghapus sebagai media agar mereka lebih cepat tangkap di bandingkan dengan belajar format tanpa adanya media-media tersebut. Gambar 1. Foto Bersama Anak-Anak Sdn 21 Usaha Jaya KESIMPULAN Meningkatkan minat baca menjadi tanggung jawab bersama baik dari pihak orang tua, sekolah, pemerintah serta teman-teman sebaya lingkungan sekitar. Siswa diberi dukungan agar minat baca muncul dari diri siswa itu sendiri. Hal tersebut minat baca sebaiknya lebih dikembangkan lagi supaya dalam kegiatan membaca siswa mendapatkan banyak manfaat membaca, mendapatkan pengetahuan yang baru dan mengetahui makna yang terkandung dalam isi dari teks 72 | AL-KHIDMAH. Volume 2. Nomor 2. November 2022 bacaan yang dibaca. Dalam lembaga pendidikan sebaiknya guru meningkatkan minat baca siswa, supaya dalam diri siswa ada juga keinginan dan kemauan. DAFTAR PUSTAKA