Kegiatan Eco Print Pada Para Ibu-Ibu Kader Di Desa Sumber Sari Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang Ebik Aulia. Cindi Pratama . Kemas Rizki . Desma Rayani . Darmawansyah . Emi Febriani . Tuti Rohani . Danur Azissah . 1,2,3,4,5,6,7,. Universitas Dehasen Bengkulu Email: ebikaulia@gmail. Cindipratama07@gmail. rizkikemas17@gmail. unived@gmail. id 4 . desmarayani57@gmail. unived@gmail. 6 d. azissah@unived. ARTICLE HISTORY Received . Desember 2. Revised . Januari 2. Accepted . Januari 2. KEYWORDS Hypertension. Educatio. Health. This is an open access article under the CCAeBY-SA license ABSTRAK Pendahuluan : Kegiatan eco print yang diadakan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dehasen Bengkulu di Desa Sumber Sari. Kecamatan Kabawetan. Kabupaten Kepahiang, bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu kader desa melalui pelatihan kerajinan tangan berbasis tanaman organik. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan lingkungan dan pengembangan UMKM. Tujuan : Tujuan kegiatan ini adalah untuk melatih ibu-ibu kader desa dalam membuat kerajinan eco print, meningkatkan kreativitas mereka, serta memperkenalkan pemanfaatan sumber daya alam dan pengelolaan UMKM berbasis digital Metode : Pelatihan dilakukan pada 27 Januari 2025 di Posko 1 Dusun 3 Desa Sumber Sari dengan metode demonstrasi. Peserta diberi tas kanvas dan bahan tanaman untuk dicetak menggunakan teknik eco print, yang kemudian direndam dalam air tawas untuk memperkuat hasilnya. Hasil dan Pembahasan : Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu-ibu setempat dalam beberapa aspek penting. Pertama, mereka lebih memahami cara pengelolaan UMKM berbasis digital marketing sebagai sarana untuk mempromosikan produk kerajinan eco print. Kedua, ibu-ibu juga mengapresiasi eco print sebagai salah satu bentuk terapi aktivitas dan relaksasi, yang membantu mengurangi stres. Ketiga, mereka memperoleh pemahaman yang lebih dalam mengenai pemanfaatan sumber daya alam sebagai bahan baku kerajinan eco print. Terakhir, kemampuan dan kreativitas mereka dalam membuat kerajinan eco print meningkat, yang membuka peluang untuk pengembangan UMKM berbasis kreativitas lokal di Desa Sumber Sari. ABSTRACT Introduction : The eco print activity organized by students from the Faculty of Health Sciences. Universitas Dehasen Bengkulu, in Sumber Sari Village. Kabawetan District. Kepahiang Regency, aims to empower local mothers through training in handmade crafts using organic plants. This activity is part of the Community Service Program (KKN) and is expected to increase knowledge of environmental health and the development of small and medium-sized enterprises (SME. Objective : The objective of this activity is to train the village's mothers in creating eco print crafts, enhance their creativity, and introduce the utilization of natural resources and the management of SMEs with a focus on digital marketing. Method : The training was held on January 27, 2025, at Posko 1 Dusun 3. Sumber Sari Village, using a demonstration method. Participants were provided with canvas bags and plant materials to create eco print designs, which were then soaked in alum water to enhance the results. Results and Discussion : The results of the activity showed an increase in local mothers' knowledge in several key areas. First, they gained a better understanding of managing SMEs with digital marketing as a means of promoting eco print products. Second, the mothers appreciated eco print as a form of therapeutic activity and relaxation, helping to reduce stress. Third, they gained a deeper understanding of utilizing natural resources as raw materials for eco print crafts. Finally, their skills and creativity in making eco print crafts improved, opening opportunities for the development of locally-based creative SMEs in Sumber Sari Village. PENDAHULUAN Pemberdayaan masyarakat desa melalui kegiatan pelatihan keterampilan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial. Salah satu bentuk pemberdayaan yang efektif adalah melalui pelatihan berbasis keterampilan yang mengoptimalkan potensi lokal dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Desa Sumber Sari, yang terletak di Kecamatan Kabawetan. Kabupaten Kepahiang, merupakan salah satu desa yang memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, terutama tanaman-tanaman lokal yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku kerajinan Namun, pemanfaatan potensi alam ini masih terbatas, dan banyak ibu rumah tangga di desa tersebut yang belum memiliki keterampilan tambahan yang dapat meningkatkan pendapatan mereka. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepahiang, lebih dari 60% penduduk di daerah tersebut bekerja di sektor pertanian, dengan sebagian besar merupakan petani kecil yang masih bergantung pada hasil pertanian tradisional. Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 4 No. 1 Januari 2025 page: 143 Ae148 | 143 Sementara itu, upaya pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa-desa kabupaten Kepahiang masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal kreativitas produk dan pemasaran. Salah satu alternatif yang dapat dikembangkan adalah dengan mengintroduksi kerajinan tangan berbasis bahan alami, seperti teknik eco print. Eco print adalah salah satu teknik seni yang menggunakan daun, bunga, atau bahan tanaman lain untuk menghasilkan pola atau gambar pada media kain, seperti kanvas, yang kemudian dapat diolah menjadi berbagai produk kerajinan seperti tas, pakaian, atau aksesori. Menurut penelitian oleh Pradana et al. , eco print tidak hanya bermanfaat sebagai produk seni, tetapi juga memiliki nilai tambah sebagai bentuk terapi relaksasi bagi pengrajinnya. Kegiatan ini dapat meredakan stres dan memberikan manfaat psikologis bagi masyarakat yang terlibat dalam proses pembuatannya. Seiring dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi, salah satu tantangan yang dihadapi oleh masyarakat desa adalah terbatasnya akses dan pemahaman dalam hal pemasaran produk berbasis digital. Penelitian yang dilakukan oleh Santoso . menunjukkan bahwa pemanfaatan digital marketing untuk memasarkan produk kerajinan tangan sangat efektif dalam meningkatkan daya saing UMKM, namun masih banyak pelaku UMKM di desa yang belum terampil dalam memanfaatkan platform digital untuk promosi produk mereka. Melihat permasalahan ini, mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dehasen Bengkulu melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) menginisiasi kegiatan pelatihan eco print di Desa Sumber Sari pada tanggal 27 Januari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik eco print sebagai salah satu bentuk keterampilan yang dapat dikembangkan oleh ibu-ibu kader desa. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan UMKM berbasis digital marketing dan memanfaatkan tanaman organik sebagai bahan baku kerajinan tangan yang memiliki nilai jual tinggi. Pelatihan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kreativitas ibu-ibu setempat dan membuka peluang bagi mereka untuk mengembangkan usaha berbasis kerajinan tangan yang dapat dipasarkan melalui platform digital. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk pemberdayaan ekonomi, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di Desa Sumber Sari. Sebagai tambahan, penelitian oleh Wulandari . menunjukkan bahwa keterlibatan perempuan dalam kegiatan ekonomi berbasis kerajinan tangan memiliki dampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, pemberdayaan ibu-ibu kader desa Sumber Sari melalui pelatihan eco print diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan UMKM di desa tersebut, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan. METODE Kegiatan pelatihan eco print ini dilaksanakan di Dusun 3 Sumber Sari. Kecamatan Kabawetan. Kabupaten Kepahiang, pada tanggal 27 Januari 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa/i Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dehasen Bengkulu. Sasaran dari kegiatan ini adalah ibu-ibu kader desa Sumber Sari yang berjumlah 25 orang, yang dipilih berdasarkan kesediaan untuk mengikuti pelatihan dan potensi mereka dalam mengembangkan keterampilan kerajinan tangan. Proses pelaksanaan kegiatan dimulai dengan permohonan izin kepada Kepala Desa Sumber Sari. Kepala Dusun 3 Sumber Sari, serta kader-kader setempat. Setelah izin diperoleh, dilakukan pengkajian awal terhadap kondisi masyarakat setempat, terutama mengenai potensi pemanfaatan tanaman organik di sekitar mereka serta minat terhadap keterampilan kerajinan tangan. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa ibu-ibu setempat tertarik untuk mengembangkan keterampilan baru yang dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Pelatihan dimulai dengan sesi teori singkat mengenai eco print, manfaatnya untuk kesehatan mental dan relaksasi, serta potensi produk kerajinan yang dapat dihasilkan. Selanjutnya, dilakukan demonstrasi teknik eco print menggunakan bahan-bahan tanaman organik seperti daun dan bunga yang ditempelkan pada media tas kanvas. Teknik ini dilakukan dengan cara memukul-mukul bahan tanaman pada permukaan kanvas yang telah dilapisi plastik, kemudian didiamkan selama 5 menit dan direndam dalam air tawas selama 15 menit untuk memperkuat dan menjaga ketahanan hasil cetakan. Pelatihan ini dilaksanakan di Posko 1 Dusun 3. Sumber Sari, mulai pukul 09. 00 WIB hingga Selain pemberian teori dan demonstrasi langsung, peserta juga diberi kesempatan untuk berlatih dan membuat kerajinan eco print mereka sendiri. Setiap peserta diberi satu buah tas kanvas dan berbagai jenis bahan tanaman untuk eksperimen dan menghasilkan karya pribadi. Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pengelolaan UMKM berbasis digital marketing agar mereka dapat 144 | Ebik Aulia. Cindi Pratama. Kemas Rizki. Darmawansyah. Emi Febriani. Desma Rayani. Tuti Rohai. Danur Azissah . Kegiatan Eco Print Pada Para Ibu-Ibu. memasarkan produk yang dihasilkan melalui platform digital. Evaluasi kegiatan ini dilakukan secara kualitatif, dengan mengamati dan mencatat reaksi serta perkembangan peserta selama dan setelah pelatihan berlangsung. Beberapa poin evaluasi yang diperoleh selama pelaksanaan kegiatan adalah sebagai berikut: Pengalaman Peserta Sebagian besar peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap kegiatan ini. Mereka merasa tertarik dan termotivasi untuk belajar teknik eco print, yang dianggap sebagai keterampilan baru yang dapat dikembangkan. Beberapa peserta juga menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman positif dalam mengolah bahan alami menjadi produk yang bernilai ekonomi. Selain itu, para peserta merasakan manfaat dari kegiatan ini sebagai bentuk relaksasi, karena proses pembuatan eco print membantu mereka melepaskan stres dan merasa lebih tenang. Tingkat Kesulitan dalam Pembuatan Kerajinan Secara umum, para peserta mampu mengikuti instruksi dengan baik, meskipun ada beberapa kesulitan terkait teknik memukul tanaman pada permukaan kanvas. Beberapa peserta merasa kesulitan saat mengatur posisi bahan tanaman agar dapat mencetak dengan baik pada media Namun, setelah mendapatkan arahan tambahan, mereka dapat menyesuaikan dan menghasilkan karya yang memuaskan. Peningkatan Pengetahuan dan Kreativitas Sebagian besar peserta mengaku bahwa mereka mendapatkan pengetahuan baru mengenai pemanfaatan tanaman organik sebagai bahan baku kerajinan. Mereka juga merasa lebih kreatif dalam menciptakan desain eco print mereka sendiri setelah pelatihan. Beberapa peserta bahkan menyatakan keinginan untuk mengembangkan produk kerajinan eco print lebih lanjut dan mencoba memasarkan hasil karya mereka. Penerapan UMKM dan Digital Marketing Setelah diberikan pengetahuan mengenai pengelolaan UMKM dan digital marketing, sebagian besar peserta menyatakan ketertarikan untuk memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produk kerajinan mereka. Meskipun masih ada tantangan dalam hal pemahaman teknologi, mereka menunjukkan minat yang besar untuk belajar lebih lanjut tentang cara memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Berdasarkan observasi ini, kegiatan pelatihan eco print dapat dikatakan berhasil dalam meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kreativitas ibu-ibu kader desa Sumber Sari. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan mental mereka melalui aktivitas yang bersifat relaksasi dan kreatif. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang bagi ibu-ibu setempat untuk mengembangkan usaha berbasis kerajinan tangan, yang pada gilirannya akan mendukung pengembangan UMKM di desa tersebut. Mengisi Absensi Pengenalan kegiatan eco print . Demonstrasi dan praktik oleh peserta . Penjelasan singkat tentang pengelolaan UMKM . Diskusi dan tanya jawab . Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi dan diskusi. Mengarsipkan Hasil Gambar 1. Alur Aktivitas Kegiatan Eco Print Pada Para Ibu-Ibu Kader Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 4 No. 1 Januari 2025 page: 143 Ae148 | 145 Permohonan CI Puskesmas. Kepala Desa. Kepala Dusun, dan Kader pengkajian pada desa sumber sari Menentukan Masalah A Pengenalan kegiatan eco print . A Demonstrasi dan praktik oleh peserta . A Penjelasan singkat tentang UMKM . A Diskusi dan tanya jawab . Evaluasi secara kualitatif observasi dan A Mencatat hasil Gambar 2. Skema Kegiatan Eco Print Pada Para Ibu-Ibu Kader HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Kegiatan pelatihan eco print di Dusun 3 Sumber Sari. Kecamatan Kabawetan. Kabupaten Kepahiang, dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 25 ibu-ibu kader desa setempat dengan tujuan untuk memberikan pelatihan kerajinan tangan berbasis tanaman organik, meningkatkan kreativitas, serta memperkenalkan pemanfaatan sumber daya alam sebagai bahan baku untuk pengembangan UMKM. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi langsung selama pelatihan. Dari hasil observasi, mayoritas peserta menunjukkan ketertarikan dan antusiasme yang tinggi terhadap kegiatan ini. Selama pelatihan, sebagian besar peserta merasa tertarik untuk mempelajari teknik eco print dan melaporkan bahwa mereka merasa senang bisa menghasilkan karya kerajinan yang baru dan bernilai jual. Pada aspek keterampilan, mayoritas peserta berhasil mengikuti teknik eco print meskipun ada beberapa peserta yang merasa kesulitan dalam mengatur komposisi tanaman pada tas kanvas. Namun, kesulitan tersebut dapat diatasi setelah diberikan instruksi tambahan, dan mereka berhasil menghasilkan produk yang memuaskan. Dari sisi peningkatan pengetahuan, hampir seluruh peserta . ebih dari 90%) menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai pemanfaatan tanaman organik dan teknik eco print. Mereka juga mengapresiasi pengetahuan tentang pengelolaan UMKM berbasis digital marketing, dengan beberapa peserta menunjukkan minat untuk mencoba memasarkan kerajinan mereka melalui platform digital. Pembahasan Kegiatan pelatihan eco print ini berhasil mencapai tujuannya untuk meningkatkan kreativitas dan pengetahuan ibu-ibu kader desa Sumber Sari. Peningkatan keterampilan dalam membuat kerajinan tangan berbasis tanaman organik diharapkan dapat mendukung perekonomian masyarakat setempat, khususnya dalam pengembangan UMKM. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa teknik eco print bisa menjadi alternatif kegiatan yang menggabungkan aspek kreatif dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan temuan sebelumnya yang menyatakan bahwa kerajinan tangan berbasis bahan alami tidak hanya memberikan nilai tambah ekonomi, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan (Yuliana & Wijaya, 2. Selain itu, kegiatan ini memberikan manfaat psikologis 146 | Ebik Aulia. Cindi Pratama. Kemas Rizki. Darmawansyah. Emi Febriani. Desma Rayani. Tuti Rohai. Danur Azissah . Kegiatan Eco Print Pada Para Ibu-Ibu. bagi peserta, di mana proses pembuatan eco print memberikan kesempatan bagi mereka untuk beristirahat dari rutinitas sehari-hari, sehingga dapat berfungsi sebagai terapi relaksasi. Aktivitas ini juga memberikan rasa percaya diri kepada peserta karena mereka dapat menciptakan produk yang memiliki nilai jual. Pengenalan tentang digital marketing sebagai bagian dari pengelolaan UMKM juga diterima dengan baik oleh peserta. Namun, tantangan yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman teknologi digital pada beberapa peserta, yang membutuhkan waktu untuk belajar lebih lanjut. Oleh karena itu, perlu ada tindak lanjut berupa pelatihan lanjutan mengenai pemasaran produk melalui platform digital untuk memaksimalkan potensi pasar. Secara keseluruhan, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai langkah awal dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya alam di Desa Sumber Sari, yang diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi ibu-ibu setempat dan mendukung keberlanjutan UMKM di desa tersebut. Penyelesaian Masalah Tujuan utama dari kegiatan pelatihan eco print ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada ibu-ibu kader desa Sumber Sari dalam membuat kerajinan tangan berbasis tanaman organik. Pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai potensi sumber daya alam yang ada di sekitar mereka sebagai bahan baku kerajinan yang bernilai ekonomi. Selain itu, kegiatan ini memperkenalkan konsep pengelolaan UMKM berbasis digital marketing, sehingga diharapkan peserta dapat memasarkan produk mereka dengan lebih efektif. Melalui pelatihan ini, ibu-ibu kader desa diharapkan tidak hanya memperoleh keterampilan praktis dalam pembuatan kerajinan eco print, tetapi juga dapat mengembangkan kemampuan dalam mengelola dan memasarkan produk kerajinan mereka. Dengan demikian, mereka memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga dan masyarakat desa secara keseluruhan. Manfaat dari kegiatan ini juga mencakup peningkatan keterampilan kreatif ibu-ibu setempat, yang dapat menjadi alternatif sumber pendapatan. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap kesehatan mental mereka melalui aktivitas yang bersifat relaksasi dan mengurangi stres. Dengan adanya pelatihan lanjutan mengenai pemasaran digital, diharapkan peserta dapat lebih optimal dalam memanfaatkan teknologi untuk mempromosikan dan menjual produk mereka, yang pada gilirannya mendukung pengembangan UMKM berbasis kreativitas lokal di Desa Sumber Sari. Melalui penyelesaian masalah ini, kegiatan pelatihan eco print tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan keterampilan, tetapi juga untuk membuka peluang usaha yang dapat membantu perekonomian lokal dan memperkenalkan potensi kerajinan tradisional dalam pasar modern. Gambar 3. Aktivitas Kegiatan Eco Print Pada Para Ibu-Ibu Kader Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 4 No. 1 Januari 2025 page: 143 Ae148 | 147 KESIMPULAN DAN SARAN Kegiatan pelatihan eco print yang dilaksanakan di Dusun 3 Sumber Sari. Kecamatan Kabawetan. Kabupaten Kepahiang pada 27 Januari 2025 menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan observasi selama kegiatan, mayoritas peserta merasa senang dan termotivasi untuk mengikuti pelatihan ini. Mereka berhasil memperoleh keterampilan baru dalam membuat kerajinan eco print dan merasa puas dengan hasil yang mereka buat. Selain itu, mereka juga memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pemanfaatan tanaman organik sebagai bahan baku kerajinan dan pentingnya pengelolaan UMKM berbasis digital marketing. Meskipun sebagian kecil peserta merasa kesulitan dalam beberapa teknik, hal tersebut dapat diatasi dengan bantuan dan bimbingan langsung dari fasilitator. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memberikan dampak positif, baik dari sisi peningkatan keterampilan maupun kesehatan mental, karena memberikan kesempatan bagi peserta untuk berkreasi dan mengurangi stres. Adapun Saran yaitu : Program Pelatihan Lanjutan: Disarankan untuk melanjutkan pelatihan eco print ini secara berkala dan menjadikannya sebagai program rutin agar lebih banyak ibu-ibu desa yang dapat terlibat. Kegiatan ini dapat memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengembangkan usaha kreatif berbasis sumber daya alam lokal. Peningkatan Pemahaman Digital Marketing: Agar hasil kerajinan eco print dapat dipasarkan dengan lebih efektif, perlu adanya pelatihan lanjutan mengenai pengelolaan UMKM berbasis digital marketing. Hal ini akan membantu peserta dalam memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar produk Penyesuaian Metode Pelatihan: Beberapa peserta melaporkan kesulitan dalam mengikuti teknik eco print, terutama dalam hal mengatur bahan tanaman di tas kanvas. Disarankan agar teknik pelatihan disesuaikan dengan kemampuan peserta, memberikan instruksi yang lebih rinci dan memberikan lebih banyak waktu bagi peserta untuk berlatih. Kolaborasi dengan Pihak Terkait: Kerja sama dengan pemerintah desa, lembaga pemberdayaan masyarakat, dan pihak terkait lainnya sangat penting untuk mendukung kelangsungan dan keberlanjutan program ini. Dukungan dari pihak luar, seperti penyuluhan lebih lanjut atau fasilitas tambahan, akan memperkuat pengembangan UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. UCAPAN TERIMA KASIH Terlaksananya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tidak terlepas dari bantuan dan kerja sama banyak pihak, kami mengucapkan terima kasih ke pada pihak-pihak yang telah mendukung kegiatan pengabdian kepada masyarakat disampaikan kepada: Universitas Dehasen Bengkulu Khususnya Fakultas Ilmu Kesehatan Kepala Desa Pekik Nyaring atas izin untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat Mahasiswa yang telah membantu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. DAFTAR PUSTAKA