p-ISSN: 2089-2551 e-ISSN: 2615-143X https://journal. Volume 15. Nomor 3. Agustus 2025 PENGARUH EDUKASI TEKNIK HEMLICH MANUVER TERHADAP PENGETAHUAN PERTOLONGAN PERTAMA TERSEDAK PADA ANAK DI POSYANDU Endah Tri Wulandari1*. Wawan Febri Ramdhani2 Program Studi Keperawatan Anestesiologi Program Sarjana Terapan/Fakultas Ilmu Kesehatan,Universitas Aisyiyah Yogyakarta Program Studi Ilmu Keperawatan/Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Aisyiyah Yogyakarta Alamat Korespondensi: endahtriwulandari@unisayogya. ABSTRAK Latar belakang: Tersedak sebagai kondisi yang membahayakan karena menyebabkan hipoksia general banyak terjadi pada anak-anak. Data dari United States didapatkan 255 anak mengalami kematian akibat tersedak makanan dan benda asing. Helmich manuver merupakan bantuan hidup dasar yang mudah dan cepat untuk bisa menangani kasus tersedak. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi teknik hemlich manuver terhadap pengetahuan pertolongan pertama tersedak pada anak di posyandu anak Temuwuh Lor. Gamping. Sleman. Metode: Penelitian yang akan dilaksanakan peneliti menggunakan desain pre-experimental dengan desain One Group Pre-test-post-test Design. Sampel penelitian berjumlah 30 orang tua atau wali balita. Sampel akan diukur pretest tentang pengetahuan pertolongan pertama tersedak selanjutnya diberikan intervensi dan setelah intervensi, responden diberikan posttest dengan menggunakan kuisoner pengetahuan pertolongan pertama tersedak. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang pertolongan pertama tersedak pada anak sebelum diberikan edukasi hemlich maneuver menunjukkan sebanyak 29 responden . ,6%) memiliki pengetahuan yang baik, hanya terdapat 1 responden . ,4%) yang memiliki pengetahuan Setelah diberikan edukasi, tingkat pengetahuan sebanyak 30 responden . %) memiliki pengetahuan baik. Kesimpulan: Hasil perhitungan Wilcoxon Test diperoleh hasil p value = 0,001 . value < 0,. , sehingga hal tersebut menunjukkan hasil terdapat pengaruh pemberian edukasi heimlich maneuver dalam menangani kejadian tersedak pada anak. Kata Kunci: Anak. Hemlich Maneuver. Tersedak PENDAHULUAN Tersedak . tau penyumbatan saluran nafas oleh benda asin. merupakan fenomena yang tersebar luas dengan konsekuensi morbiditas dan mortalitas serius. Tersedak yang sering juga disebut sebagai mati lemas disebabkan oleh makanan atau benda yang tidak dapat dimakan dan menyebabkan sesak nafas dalam berbagai tingkat atau kekurangan oksigen dalam aliran darah (Saccomanno et al. Tersedak sebagai kondisi yang membahayakan karena menyebabkan hipoksia general banyak terjadi pada anak-anak (Triwidiyantari, 2. Kondisi tersedak pada anak banyak terjadi pada kisaran usia 3 tahun atau lebih muda (American Academy of Pediatrics, 2. Tersedak pada anak 1-3 tahun sering disebabkan karena keingintahuan yang tinggi (Triwidiyantari, 2. Selain itu, kejadian tersedak pada anak usia <3 tahun disebabkan karena ukuran saluran pernafasan yang masih kecil dan belum dapat mengunyah dengan baik ditenggorokan dan menyebabkan tersedak (Abdullat et al. , 2. Karakteristik tertentu, termasuk bentuk, ukuran, dan konsistensi, mainan dan makanan tertentu meningkatkan Jurnal Mitrasehat Volume 15 Nomor 3. Agustus 2025 potensinya menyebabkan tersedak pada anakanak tersebut (Saccomanno et al. , 2. Menurut Alajjuri et al. di United States didapatkan data 255 anak mengalami kematian akibat tersedak makanan dan benda Kematian akibat tersedak pada anak juga terjadi di Indonesia. Menurut data dari (Siahaan, 2. diperoleh informasi dari Yayasan Ambulan Gawat Darurat 118 bahwa terdapat 90% kematian pada anak kurang dari 5 tahun disebabkan karena tersedak oleh benda Pertolongan pertama kasus tersedak pada anak menjadi hal yang penting untuk mencegah kematian pada anak. Salah satu upaya yang pertolongan pertama adalah hemlich manuver. Hemlich manuver dilakukan dengan cara menekan dada dan perut dengan tujuan mengeluarkan benda asing / makanan yang menyumbat jalan nafas (Nuraidah and Novianty, 2. Helmich manuver merupakan bantuan hidup dasar yang mudah dan cepat untuk bisa menangani kasus tersedak. Pengetahuan pertama tersedak pada anak menjadi hal yang perlu dimiliki oleh orang tua yang memiliki Kematian pada anak salah satunya berhubungan dengan kurangnya pengetahuan orang tua tentang pertolongan pertama tersedak (Nuraidah and Novianty, 2. Berdasarkan hasil penelitian Siahaan . didapatkan data bahwa 74% orang tua memiliki pengetahuan yang kurang tentang pertolongan pertama pada anak tersedak, bahkan orang tua masih banyak yang memberikan pertolongan pertama dengan memberikan minum jika anak mengalami Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) helmich manuver merupakan pertolongan pertama tersedak yang efektif digunakan pada anak usia di atas 1 tahun (IDAI. Orang tua dengan anak balita penting diajarkan tentang tehnik hemlich manuver. Keterampilan terhadap pertolongan pertama pada anak merupakan langkah selanjutnya yang harus dilakukan oleh orang tua nya atau pengasuh nya, karena keterampilan yang cepat dari orang tua atau pengasuh sangat berpengaruh terhadap keselamatan anak (Nuraidah and Novianty, 2. Berdasarkan pemaparan di atas, dapat ditetapkan rumusan masalah penelitian yaitu AuApakah Terdapat Pengaruh Edukasi Teknik Hemlich Manuver Terhadap Pengetahuan Pertolongan Pertama Tersedak Pada Anak di Posyandu Anak Temuwuh Lor. Gamping. Sleman?Ay METODE Penelitian yang akan dilaksanakan peneliti menggunakan desain pre-experimental dengan desain One Group Pre-test-post-test Design. Populasi dalam penelitian ini adalah wali dari balita yang ada di Posyandu Anak Temuwuh Lor. Gamping. Sleman. Pemilihan Posyandu Anak Temuwuh Lor dikarenakan banyaknya orang tua/ wali yang memiliki anak dengan rentang usia 1-5 tahun dimana anak dengan usia tersebut rentang tersedak dikarenakan sikap keingintahuan yang tinggi. Jumlah orang tua atau wali yang memiliki anak usia 1-5 tahun sebanyak 30 orang. Sample yang digunakan dalam penelitian ini orang tua atau wali anak yang berjumlah 30 orang. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Sebelum dilakukannya penelitian, penulis melakukan pengurusan ethical clearance. Sampel akan diukur pre-test tentang pengetahuan pertolongan pertama tersedak selanjutnya diberikan intervensi berupa media edukasi hemlich manuver berbasis digital dengan mensimulasikan hemlich manuver selama 15 menit. Setelah diberikan intervensi, responden diberikan posttest dengan menggunakan kuisoner pengetahuan pertolongan pertama tersedak. Intervensi dilakukan dengan menggunakan Jurnal Mitrasehat Volume 15 Nomor 3. Agustus 2025 video edukasi berbasis digital tentang hemlich manuver yang nantinya akan dibuat oleh tim peneliti dan dilakukan uji pakar sebelum Uji pakar media edukasi dilakukan dengan pakar dari keilmuan kegawatdaruratan dan juga pakar pendidikan kesehatan untuk melakukan uji pakar tentang media edukasi yang akan digunakan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Beda Wilcoxon. HASIL Analisis Univariate Demografi Sample Penelitian Berdasarkan tabel 1. Data Demografi didapatkan data bawah mayoritas usia responden penelitian ini berusia 25 Ae 35 tahun berjumlah 24 responden . %). Responden yang berusia rentang 36 Ae 45 tahun sebanyak 6 responden . %), dan tidak ada responden yang memiliki umur dalam usia lebih dari >45 tahun. Berdasarkan pendidikan mayoritas responden memiliki latar belakang pendidikan SMA yaitu 19 responden . ,3%), sedangkan minoritas pendidikan responden dengan latar belakang SMP dan D3 yang masing Ae masih sebanyak 1 responden . ,3%). Selanjutnya berdasarkan status pekerjaan mayoritas responden sebagai ibu rumah tangga (IRT) sebanyak 19 . ,3%) minoritas responden bekerja sebagai guru sebanyak 3 responden . %). Pengaruh Edukasi Teknik Hemlich Manuver Terhadap Pengetahuan Pertolongan Pertama Tersedak Pada Anak di Posyandu Anak Temuwuh Lor. Gamping. Sleman Berdasarkan tabel 2 menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang pertolongan pertama tersedak pada anak sebelum diberikan edukasi heimlich maneuver menunjukkan sebanyak 29 responden . ,6%) memiliki pengetahuan yang baik, hanya terdapat 1 responden . ,4%) yang memiliki pengetahuan Setelah diberikan edukasi mengenai edukasi teknik hemlich maneuver dalam memberikan pertolongan pertama tersedak pada anak menunjukkan tingkat pengetahuan sebanyak 30 responden . %) memiliki pengetahuan baik. Hasil perhitungan Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh hasil p value = 0,001 . value < 0,. , sehingga hal tersebut pemberian edukasi heimlich maneuver dalam menangani kejadian tersedak pada anak. PEMBAHASAN Berdasarkan pengetahuan ibu tentang pertolongan pertama tersedak pada anak 96,6 % sudah berada pada tingkat pengetahuan baik meskipun belum mendapatkan edukasi tentang hemlich Salah satu faktor yang menyebabkan sudah tingginya pengetahuan dalam kategori baik pada sampel penelitian adalah kesadaran Kesadaran yang tinggi pada ibu tentang pentingnya pertolongan pertama tersedak pada anak sehingga mereka mencari Ae cari informasi yang saat ini mudah sekali diakses melewati berbagai macam platform sosial media. Seperti pernyataan yang disampaikan oleh Kumbaran . bahwa salah satu unsur seseorang dapat memiliki pengetahuan adalah ketika seseorang tersebut memiliki kesadaran tentang hal yang ingin diketahui sehingga membuat seseorang tersebut berkeinginan untuk mengetahui tentang objek tertentu. Selain disebabkan karena tingkat kesadaran yang tinggi pada sample penelitian, faktor eksternal lain yang dapat mempengaruhi tingginya pengetahuan tentang hemlich manuver adalah pengalaman mendapatkan edukasi sebelumnya. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan hasil bahwa mayoritas orang tua atau wali anak sebelumnya sudah pernah mendapatkan edukasi tentang hemlich manuver ditempat lain seperti di TK. PAUD. Jurnal Mitrasehat Volume 15 Nomor 3. Agustus 2025 atau di Tempat Penitipan Anak (TPA). Jika seorang ibu telah mendapatkan edukasi tentang bagaimana pertolongan tersedak pada anak usia dini, maka pengetahuan ibu tentang pertolongan pertama tersedak juga akan baik (Kumbaran, 2. Pengalaman juga dapat dipengaruhi oleh tingkat pendidikan yaitu semakin tinggi tingkat pendidikan maka diharapkan semakin luas juga pengetahuannya. Namun, menurut Singam . bahwa pengetahuan tidak selalu didapatkan dari pendidikan formal akan tetapi juga dapat diperoleh dari pendidikan non formal. Adanya pengaruh pengaruh edukasi hemlich manuver terhadap pengetahuan pertolongan pertama tersedak pada anak di Posyandu Anak Temuwuh Lor. Gamping. Sleman ini salah satunya adalah dari media Media pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah video berbasis internet. Intervensi meningkatkan pengetahuan orang tua tentang pertolongan pertama pada tersedak (Bentivegna et al. , 2. Selain menggunakan video berbasis internet, proses edukasi pada penelitian ini juga dilengkapi dengan demonstrasi langsung bagaimana cara melakukan hemlich manuver. Bahkan metode demonstrasi langsung disarankan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua tentang pertolongan tersedak pada anak (Alshehri et al. Hasil posttest menunjukkan 100% pengetahuan responden berada pada rentang Hal ini menunjukkan bahwa edukasi atau pelatihan praktis pertolongan pertama pada tersedak mampu meningkatkan pengetahuan orang tua dan harus dilaksanakan dengan sistematis terutama pada anak usia pra-sekolah dan perlu dilakukan secara berkelanjutan (Karyu et al. , 2. Edukasi kepada orang tua atau wali anak usia pra-sekolah sangatlah penting, karena toodler masih dibawah pengasuhan orang tua sehingga orang tua perlu mendapatkan edukasi tentang hemlich manuver dan upaya peningkatan pengetahuan hemlich manuver ini masih menjadi tanggung jawab dari tenaga kesehatan (Adinegara & Razi. Peningkatan pengetahuan pada ibu yang memiliki anak usia 1-5 tahun dikarenakan intervensi yang efektif dapat meningkatkan pengetahuan serta pola pikir dalam penanganan tersedakn pada anak, maka akan meningkatkan kemampuan ibu dalam pengawasan dan membimbing anak untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. KESIMPULAN Hasil perhitungan Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan hasil terdapat pengaruh pemberian edukasi heimlich maneuver dalam menangani kejadian tersedak pada anak. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan tidak hanya melibatkan orang tua balita yang ada di Posyandu, tetapi melibatkan ibu pemberdayaan kesejahteraan keluarga sebagai kelompok lini pertama dalam meningkatkan kesehatan balita. DAFTAR PUSTAKA