PENGEMBANGAN NILAI JUAL GULA AREN TUHAHA KEC. SAPARUA KAB. MALUKU TENGAH Fransina Matakena1. Prapti Murwani2 1, 2Universitas Pattimura *Corresponding author Pilih penulis yang akan menjadi korespondensi author Email : sien. matakena@gmail. HP: 081266036814 Kata Kunci: Pengembangan nilai jual. Gula aren. Teknik pemasaran. Peningkatan kesejahteraan. Brand local. Keywords: Value development. Palm sugar. Marketing techniques. Welfare enhancement. Local brand. ABSTRAK Artikel ini mengulas tentang pengembangan nilai jual gula aren di Tuhaha. Kecamatan Saparua. Kabupaten Maluku Tengah. Masalah utama yang dibahas adalah proses pengolahan gula merah yang masih sederhana, di mana para pengrajin umumnya memproduksi gula dalam bentuk tempurung tanpa pengolahan atau pengemasan lebih lanjut. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat adalah memberikan motivasi dan pemahaman dasar kepada pengusaha gula aren dalam meningkatkan nilai jual produk mereka melalui inovasi kemasan yang menarik, serta memperkenalkan teknik pemasaran yang Artikel juga membahas pemahaman tentang hak paten bagi pembuat gula aren di Tuhaha serta dampak peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat yang terlibat dalam industri gula aren. Metode yang digunakan melibatkan pelatihan dan diskusi untuk meningkatkan pengembangan nilai jual gula aren. Hasil dari pengabdian ini mencakup peningkatan motivasi dan pemahaman dasar pengusaha gula aren, peningkatan teknik pemasaran, pemahaman tentang hak paten, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat yang terlibat dalam produksi gula aren. Meskipun pengolahan gula aren masih dilakukan secara tradisional, pengemasan produknya telah ditingkatkan untuk meningkatkan daya Selain itu, pengetahuan tentang pemasaran juga berkembang, dan gula aren dari Tuhaha mulai diakui sebagai brand lokal yang sebanding dengan gula aren dari Saparua. ABSTRACT This article discusses the development of the value of palm sugar in Tuhaha. Saparua District. Central Maluku Regency. The main issue addressed is the simplistic process of processing red sugar, where craftsmen typically produce sugar in coconut shell form without Submitted for possible open access publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC BY SA) license . ttps://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 4 April 2024 https://journal-mandiracendikia. com/index. php/pkm further processing or packaging. Community service aims to provide motivation and basic understanding to palm sugar entrepreneurs in enhancing the value of their products through attractive packaging innovations, as well as introducing effective marketing techniques. The article also discusses the understanding of patents for palm sugar makers in Tuhaha and the impact on the increased welfare of communities involved in the palm sugar The methods employed include training and discussions to enhance palm sugar entrepreneurs' understanding of developing the value of palm sugar The outcomes of this community service understanding among palm sugar entrepreneurs, improved marketing techniques, understanding of patents, and enhanced welfare of communities involved in palm sugar production. Although palm sugar processing is still done traditionally, product packaging has been enhanced to increase its attractiveness. Additionally, marketing knowledge is expanding, and palm sugar from Tuhaha is beginning to be recognized as a local brand comparable to that from Saparua. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 4 April 2024 https://journal-mandiracendikia. com/index. php/pkm PENDAHULUAN Maluku, terdiri dari ratusan pulau baik kecil maupun besar, adalah wilayah yang kaya akan dinamika pekerjaan yang variatif. Di tengah-tengah keragaman ini, petani dan pelaut menjadi pilar utama mata pencaharian bagi masyarakat lokal yang mendiami berbagai pulau di Maluku (Lattu, 2023. Rahman & Letlora, 2. Salah satu contoh nyata dari dinamika ini dapat ditemukan di Negeri Tuhaha, yang terletak di kecamatan Saparua. Kabupaten Maluku Tengah. Di sini, petani gula aren memegang peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Gula aren dari Tuhaha terkenal di kalangan masyarakat Maluku karena citarasanya yang khas dan serbaguna, baik untuk penggunaan tradisional maupun modern dalam berbagai makanan dan kue yang dikonsumsi oleh Masyarakat (Laukoun, 2021. Sahusilawane & Pattiselanno, 2. Meskipun gula aren dari Tuhaha telah dikenal secara komersial, namun belum dipatenkan sebagai hasil usaha tani dari negeri Tuhaha. Selain itu, gula aren, atau yang lebih dikenal dengan sebutan gula merah Saparua, selama ini hanya diperjualbelikan melalui sistem pemasaran tradisional, di mana produk ini dijual secara langsung kepada konsumen oleh para penadah (Bartels, n. Toisuta et al. , 2. Proses pengemasan yang sederhana dan terlihat sangat tradisional menjadi ciri khas lokal yang perlu diperkenalkan kepada masyarakat lebih luas. Terkait dengan proses produksi, sebagian besar masyarakat di Tuhaha memiliki usaha "home industri" yang memberikan kenyamanan bagi mereka dalam berproduksi (Susilawati, 2022. Tang et al. , 2. Namun, sebagian besar bahan baku yang digunakan belum dibudidayakan, sehingga diperlukan waktu untuk proses Hal ini mempengaruhi kualitas dari gula aren yang dihasilkan, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan kualitas produk agar dapat lebih baik dikonsumsi oleh konsumen (Astuti & Astuti, 2023. Sastro & Rusdiana, 2. Di Tuhaha. Kecamatan Saparua. Kabupaten Maluku Tengah, proses pengolahan gula merah masih terbilang sangat sederhana. Mayoritas pengrajin gula aren di sana masih menggunakan metode tradisional dengan hanya memproduksi gula dalam bentuk tempurung kelapa, tanpa melalui proses pengolahan lanjutan seperti penyaringan dan pengemasan. Keterbatasan dalam teknik pengolahan ini tidak hanya menghambat peningkatan kualitas produk, tetapi juga membatasi daya tarik dan nilai jualnya di pasar yang semakin kompetitif (Toisuta et al. , 2022. Wattimena et al. , 2. Selain itu, di masyarakat Tuhaha, belum terbentuk kelompok-kelompok industri kecil yang dapat memberikan dukungan dan bantuan kepada para pengrajin gula Kekurangan ini membuat para pengrajin kesulitan untuk mendapatkan akses terhadap pelatihan, peralatan, dan bantuan finansial yang dapat meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk mereka. Sebagai akibatnya, potensi pengembangan industri gula aren di Tuhaha belum sepenuhnya terwujud. Selanjutnya, dalam konteks pemasaran, gula merah yang diproduksi di Tuhaha belum memiliki identitas yang kuat di pasaran. Masyarakat lebih mengenal gula merah dari Saparua sebagai produk yang lebih terkenal dan diakui. Hal ini membuat Tuhaha gagal untuk mengangkat citra dan reputasinya sebagai produsen gula merah yang Keterbatasan ini berpotensi mengurangi minat pembeli dan peluang pasar bagi gula aren Tuhaha. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 4 April 2024 https://journal-mandiracendikia. com/index. php/pkm Tujuan dari artikel ini adalah untuk menggambarkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat di negeri Tuhaha bertujuan memberikan motivasi dan pemahaman dasar kepada pengusaha gula aren dalam meningkatkan nilai jual produk mereka melalui inovasi kemasan yang menarik, serta memperkenalkan teknik pemasaran yang Dengan demikian, artikel ini dapat memberikan wawasan yang komprehensif tentang upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang ada dalam industri gula aren di Tuhaha. METODE PELAKSANAAN Metode pelaksanaan pengabdian dirancang dengan cermat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pendekatan pertama yang digunakan adalah metode pelatihan, di mana materi disampaikan oleh narasumber dari Politeknik Negeri Ambon dan mencakup aspek pemasaran produk serta proses hukum terkait hak paten bagi pengusaha gula aren. Para peserta diberi pemahaman mendalam tentang strategi pemasaran yang efektif serta pentingnya perlindungan hukum terhadap produkproduk mereka. Seiring dengan itu, kajian tentang kesejahteraan masyarakat juga diberikan untuk memahami kondisi sosial ekonomi para pengusaha. Sesuai dengan metode pelatihan, sesi tanya jawab terbuka dilakukan untuk memastikan pemahaman yang tepat dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk berbagi pandangan dan pengalaman mereka. Implementasi dari materi yang telah dipelajari akan dipantau secara cermat dalam periode dua bulan setelah pelatihan. Evaluasi dilakukan untuk mengukur dampak dari pemahaman dan penerapan materi pelatihan terhadap praktik bisnis dan kondisi sosial ekonomi para pengusaha gula aren. Dalam proses evaluasi ini, aspek perubahan sikap, sosial budaya, dan ekonomi masyarakat sasaran menjadi fokus Data yang dikumpulkan akan digunakan untuk mengevaluasi tingkat ketercapaian keberhasilan kegiatan pengabdian, dengan tujuan untuk memastikan bahwa upaya yang dilakukan memberikan manfaat yang nyata bagi para peserta dan masyarakat setempat secara keseluruhan. Dengan demikian, metode pelaksanaan pengabdian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan industri gula aren di Tuhaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. HASIL PEMBAHASAN Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat berlangsung selama 2 hari bertempat di Gedung pertemuan negeri Tuhaha Saparua, melibatkan 25 peserta pengrajin gula aren yang berada di negeri Tuhaha. Kegiatan di negeri Tuhaha dimulai dengan pendekatan lapangan pada tanggal 19 Agustus 2022. Tim pengabdian dan pemerintah setempat melakukan persiapan yang matang untuk menyelenggarakan acara tersebut. Persiapan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari teknis hingga logistik. Koordinasi yang intens dilakukan untuk memastikan semua aspek tersebut terpenuhi dengan baik. Salah satu fokus utama dari kegiatan tersebut adalah interaksi langsung antara tim peneliti dan para pengrajin gula aren. Tim peneliti berusaha memahami secara mendalam tantangan yang dihadapi oleh para pengrajin, serta kebutuhan yang perlu dipenuhi agar nilai jual produk mereka dapat ditingkatkan. Interaksi ini tidak hanya Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 4 April 2024 https://journal-mandiracendikia. com/index. php/pkm sekadar bertukar informasi, tetapi juga mencakup pembahasan solusi yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan kondisi para pengrajin gula aren. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menyelenggarakan acara, tetapi juga untuk memberikan manfaat konkret bagi masyarakat setempat, khususnya para pengrajin gula aren. Upaya ini merupakan bagian dari strategi pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat lokal. Diharapkan bahwa hasil dari interaksi ini akan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesejahteraan dan keberlanjutan ekonomi di negeri Tuhaha. Gambar 1. Proses kegiatan penyuluhan tentang pengembangan nilai jual gula aren Tuhaha Pada tanggal 20 Agustus 2022, dilakukan pengabdian kepada masyarakat dengan dihadiri oleh 25 peserta. Kegiatan ini dimulai dengan sesi pembukaan yang meriah, di mana sekretaris pemerintah negeri memberikan sambutan hangat dan memotivasi para peserta untuk aktif mengikuti kegiatan. Sesi selanjutnya adalah penyuluhan dan diskusi interaktif antara pembicara yang terdiri dari akademisi dari politeknik, pendamping lapangan, dan pakar dalam bidang pemasaran dan hukum. Materi penyuluhan disampaikan dengan rinci dan menggunakan contoh kasus yang relevan untuk memperkuat pemahaman peserta. Bapak Roy membahas strategi pemasaran yang efektif, termasuk cara mengembangkan pasar di luar Ambon, sementara Ibu Dr. Fransina Matakena dan Dr. Prapti Murwani memaparkan pentingnya perlindungan hukum dan modal sosial dalam meningkatkan daya saing produk gula aren Tuhaha. Diskusi interaktif setelah presentasi memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya, berbagi pengalaman, dan mendiskusikan ide-ide baru. Kegiatan ini merupakan langkah konkrit dalam mendukung pengrajin gula aren Tuhaha dalam meningkatkan kualitas produk mereka dan memperluas pangsa pasar. Penyuluhan dan diskusi yang terarah membantu peserta memahami secara mendalam tantangan yang dihadapi dalam industri gula aren serta solusi yang dapat Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat jaringan antar-peserta dan mempromosikan kolaborasi di antara mereka untuk mencapai tujuan bersama dalam mengembangkan industri gula aren yang berkelanjutan. Selama diskusi, para peserta aktif berpartisipasi dengan bertanya dan berbagi pengalaman mereka. Diskusi terbuka ini menjadi ajang yang berharga untuk pertukaran ide dan pemahaman antara para peserta dan pembicara. Para peserta Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 4 April 2024 https://journal-mandiracendikia. com/index. php/pkm diberi kesempatan untuk mengevaluasi rencana tindak yang mereka susun, sekaligus menerima umpan balik yang konstruktif dari pembicara dan sesama peserta. Keterlibatan aktif para peserta dalam diskusi mencerminkan tingginya antusiasme dan komitmen mereka terhadap pengembangan industri gula aren di Tuhaha. Mereka tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan yang aktif dalam merumuskan solusi-solusi yang relevan dengan tantangan yang dihadapi. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membangun jejaring dan kerjasama antar sesama pengusaha gula aren di Tuhaha. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi dan inovasi baru dalam industri tersebut, serta memberikan dampak positif yang signifikan dalam pengembangan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Gambar 2. Kemasan . dan flyer product . gula aren Negeri Tuhaha KESIMPULAN Dalam kesimpulannya, pengabdian kepada masyarakat di Tuhaha. Kecamatan Saparua. Kabupaten Maluku Tengah telah membawa hasil yang signifikan dalam pengembangan industri gula aren. Dari analisis terhadap masalah awal yang terkait dengan proses pengolahan yang sederhana, hingga implementasi tujuan pengabdian yang meliputi motivasi dan pemahaman dasar bagi pengusaha gula aren, serta pengenalan teknik pemasaran yang efektif, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini telah berhasil mencapai tujuannya. Hasil dari pengabdian ini tidak hanya terbatas pada peningkatan motivasi dan pemahaman dasar para pengusaha gula aren, tetapi juga mencakup peningkatan keterampilan dalam pemasaran, pemahaman tentang hak paten, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang terlibat dalam produksi gula aren. Meskipun proses pengolahan masih menggunakan metode tradisional, upaya dalam meningkatkan pengemasan produk telah berhasil meningkatkan daya tariknya di pasar. Lebih lanjut, pengakuan gula aren dari Tuhaha sebagai brand lokal yang sebanding dengan gula Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 4 April 2024 https://journal-mandiracendikia. com/index. php/pkm aren dari Saparua menandai pencapaian signifikan dalam mengangkat citra industri gula aren dari daerah tersebut. Dengan kata lain, artikel ini menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat telah memberikan dampak yang positif dalam pengembangan industri gula aren di Tuhaha. Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam mendukung perkembangan ekonomi lokal. Dengan upaya yang berkelanjutan, diharapkan industri gula aren di Tuhaha terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat UCAPAN TERIMA KASIH Kami ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada Universitas Pattimura atas dukungan dan pendanaan yang telah diberikan untuk pengabdian ini, dengan nomor kontrak 2782/UN13. 2/KP/2022. Tanpa dukungan finansial dari Universitas Pattimura, kegiatan ini tidak akan menjadi kenyataan. Kami sangat menghargai komitmen Universitas Pattimura dalam mendukung pengembangan industri lokal dan pembangunan masyarakat. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada kelompok pengrajin gula Aren Negeri Tuhaha atas kerjasama, partisipasi, dan kontribusi mereka dalam kegiatan ini. Tanpa kolaborasi yang erat dan dukungan penuh dari kelompok pengrajin, pencapaian hasil yang positif dalam pengabdian ini tidak akan tercapai. Kami menghargai semangat kerja sama dan dedikasi mereka dalam memajukan industri gula aren di Tuhaha. Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah terlibat dan mendukung keberhasilan pengabdian ini. Semoga kerjasama dan kontribusi kita semua dapat terus memperkuat pembangunan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat di Tuhaha. Terima kasih. DAFTAR PUSTAKA