Bridging: Journal of Islamic Digital Economic and Management ISSN: 3025-9177 Vol. 3 No. 1 Desember 2025 Hal. Open Access: https://journal. id/index. php/bridging PENGARUH DAYA TARIK WISATA. FASILITAS DAN PENERAPAN PRINSIP SYARIAH TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE KOLAM RENANG MUSLIMAH (STUDI PADA THE FOREST ISLAND PURWOKERTO) Deska Setya Nurromadhona1. Dwi Kuswianto2. Cinanthya Yuwono3 Program Studi Ekonomi Syariah. STAI Tanbihul Ghofilin e-mail: deskasetya@staitangho. id1, dwikuswianto@staitangho. id2, cinanthyayuwono@staitangho. INFO ARTIKEL Sejarah Artikel: Diterima, 14 Desember 2025 Direvisi, 25 Desember 2025 Disetujui, 30 Desember 2025 KEYWORDS Sharia Tourism. Tourist Attraction. Facilities. Application of Sharia Principles. Muslimah Swimming Pool. ABSTRACT In the past, halal products were only known in the form of food, medicine, and cosmetics. However, this condition has now evolved to meet the demands of the times. Many businesses have begun to expand into halal products, considering that the majority of IndonesiaAos population is Muslim. At present, the Islamic economic sector has experienced significant growth, one of which is the sharia tourism Recently, sharia tourism has become a favorite among Muslims Tourism, as a rapidly growing industry, continues to make significant progress, ranging from conventional forms to becoming a lifestyle trend that encompasses travel, hospitality, recreation, and The trend of sharia tourism emerges to meet the lifestyle needs of Muslim communities and is expected to encourage tourism development to become more advanced and attractive. The tourism industry is one form of business investment that can improve community When developed with a sharia concept, tourism not only provides economic benefits but also supports the growth of businesses that comply with Islamic principles. Referring to the background above, the author then formulates several problems. First, does the attractiveness of tourism influence the interest in revisiting the Muslimah swimming pool? Second, do facilities influence the interest in revisiting the Muslimah swimming pool? Third, does the implementation of sharia principles influence the interest in revisiting the Muslimah swimming pool?. This research is a type of quantitative research aimed at studying a specific population and sample. Data collection was conducted using research instruments, and data analysis was quantitative or statistical in nature, with the purpose of testing the hypotheses that had been established. Thus, the research can provide evidence, test, and explain the influence of tourism attractiveness, facilities, and the implementation of sharia principles on the interest in revisiting the Muslimah Swimming Pool at The Forest Island Purwokerto. Research Results: The tourism attractiveness variable has Vol. No. Desember 2025 Halaman | 1 PENGARUH DAYA TARIK WISATA. FASILITAS DAN PENERAPAN PRINSIP SYARIAH TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE KOLAM RENANG MUSLIMAH (STUDI PADA THE FOREST ISLAND PURWOKERTO) a significant positive effect on the interest in revisiting the Muslimah Swimming Pool at The Forest Island Purwokerto, with a t-value of 622 compared to the t-table value of 1. 661 and a significance level of 010 < 0. This means that the better the tourism attractiveness at The Forest Island Purwokerto Muslimah Swimming Pool, the stronger its influence on the interest in revisiting. The facilities variable has a significant positive effect on the interest in revisiting the Muslimah Swimming Pool at The Forest Island Purwokerto, with a t-value of 126 compared to the t-table value of 1. 661 and a significance level of 00 < 0. This means that the better the facilities at The Forest Island Purwokerto Muslimah Swimming Pool, the stronger their influence on the interest in revisiting. And the implementation of sharia principles variable has a significant positive effect on the interest in revisiting the Muslimah Swimming Pool at The Forest Island Purwokerto, with a t-value of 4. 235 compared to the t-table value of 661 and a significance level of 0. 00 < 0. This means that the better the implementation of sharia principles at The Forest Island Purwokerto Muslimah Swimming Pool, the stronger its influence on the interest in revisiting. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. KATA KUNCI Pariwisata SyariAoah. Daya Tarik Wisata. Fasilitas. Penerapatan Prinsip Syariah. Kolam Renang Muslimah. CORRESPONDING AUTHOR Deska Setya Nurromadhona Program Studi Ekonomi Syariah. STAI Tanbihul Ghofilin deskasetya@staitangho. ABSTRAK Dahulu, produk halal hanya dikenal dengan produk makanan, obatobatan dan kosmetika saja. Namun kondisi tersebut saat ini seolah telah berevolusi demi terpenuhinya kebutuhan akan tuntutan zaman. Banyak usaha-usaha yang mulai merambah ke produk halal mengingat mayoritas penduduk Indonesia adalah beragama Islam. Pada saat ini, sektor ekonomi Islam telah mengalami pertumbuhan secara signifikan salah satunya adalah sektor pariwisata syariah. Di mana belakangan ini pariwisata syariah tengah menjadi primadona di kalangan umat muslim seluruh dunia. Pariwisata sebagai industri yang berkembang pesat terus mengalami kemajuan yang signifikan, mulai dari bentuk konvensional hingga menjadi tren gaya hidup yang mencakup perjalanan, perhotelan, rekreasi, dan perawatan kesehatan. Tren wisata syariah hadir untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup masyarakat Muslim dan diharapkan mampu mendorong perkembangan pariwisata agar semakin maju serta Industri pariwisata adalah salah satu bentuk investasi bisnis yang dapat meningkatkan kesejahteraan Masyarakat. Dan jika dikembangkan dengan konsep syariah, pariwisata tidak hanya memberi manfaat ekonomi, tetapi juga mendukung tumbuhnya bisnis yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Merujuk pada latar belakang diatas, maka penulis kemudian merumuskan beberapa masalah. Pertama, apakah daya tarik wisata berpengaruh terhadap minat berkunjung kembali ke kolam renang Muslimah. Kedua, apakah fasilitas berpengaruh terhadap minat berkunjung kembali ke kolam renang Muslimah. Ketiga, apakah penerapan prinsip syariah berpengaruh terhadap minat berkunjung kembali ke kolam renang Muslimah. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif . uantitative researc. yang bertujuan untuk meneliti populasi dan sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian. Vol. No. Desember 2025 Halaman | 2 PENGARUH DAYA TARIK WISATA. FASILITAS DAN PENERAPAN PRINSIP SYARIAH TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE KOLAM RENANG MUSLIMAH (STUDI PADA THE FOREST ISLAND PURWOKERTO) analisis data bersifat kuantitatif atau statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Sehingga. Penelitian dapat menunjukkan bukti, menguji dan menjelaskan pengaruh daya tarik wisata, fasilitas dan penerapan prinsip syariah terhadap minat berkunjung kembali ke Kolam Renang Muslimah The Forest Island Puwokerto. Hasil penelitian : Pertama, variabel daya tarik wisata berpengaruh positif signifikan terhadap minat berkunjung kembali ke kolam renang Muslimah The Forest Island Purwokerto dengan nilai t 622 dengan T tabel 1. 661 dan tingkat signifikasi 0. 010 < 0. Artinya. Semakin baik daya tarik wisata yang ada pada Kolam Renang Muslimah The Forest Island Purwokerto maka semakin tinggi pengaruhnya terhadap minat berkunjung kembali. Kedua, variabel fasilitas berpengaruh positif signifikan terhadap minat berkunjung kembali ke Kolam Renang Muslimah The Forest Island Purwokerto dengan nilai t hitung 5. 126 dengan T tabel 1. 661 dan tingkat signifikasi 00 < 0. Artinya, semakin baik fasilitas yang ada pada kolam renang muslimah The Forest Island Purwokerto, maka semakin tinggi pengaruhnya terhadap minat berkunjung kembali. Ketiga, variabel penerapan prinsip syariah berpengaruh positif signifikan terhadap minat berkunjung kembali ke kolam renang Muslimah The Forest Island Purwokerto dengan nilai t hitung 4. 235 dengan T tabel 1. 661 dan tingkat signifikasi 0. 00 < 0. Artinya. Semakin baik penerapan prinsip syariah yang di terapkan pada Kolam Renang Muslimah The Forest Island Purwokerto semakin tinggi pengaruhnya terhadap minat berkunjung kembali ke Kolam Renang Muslimah The Forest Island Purwokerto. PENDAHULUAN Beberapa tahun terakhir, seringkali kita mendengar perbincangan tentang ekonomi Islam. Jika tidak membahas tentang Perbankan Syariah maka yang dibahas adalah tentang bisnis Islam. Hal ini dikarenakan sektor ekonomi berbasis Islam belakangan ini memang sedang menjadi primadona di Indonesia. Setidaknya ada beberapa sektor ekonomi Islam yang perkembangannya meningkat secara signifikan, antara lain yaitu kuliner, keuangan Islam, fashion, kosmetik, farmasi, hiburan, dan pariwisata. Dari ketujuh sektor tersebut secara keseluruhan tentunya membawa konsep halal dalam setiap produknya. Pada awalnya, masyarakat hanya mengenal produk halal dalam bentuk makanan, obatobatan, dan kosmetik. Padahal, produk halal adalah segala jenis produk yang bebas dari bahan yang diharamkan dalam Islam serta harus sesuai dengan prinsip prinsip syariah. Selama ini pariwisata syariah lebih dikenal sebagai wisata religi, yaitu wisata yang kegiatannya berupa kunjungan ke tempat-tempat ibadah, baik tempat untuk berziarah maupun tempat-tempat ibadah lainnya. 2 Padahal, wisata syariah tidak dapat diartikan seperti itu, melainkan wisata yang di dalamnya berasal dari alam, budaya, ataupun buatan yang dibingkai dengan nilai-nilai Islam. 3 Pariwisata Syariah dipandang sebagai cara baru untuk mengembangkan pariwisata di Indonesia dengan mengedepankan nilai-nilai Islami dalam setiap kegiatannya. Di beberapa negara di dunia. Laporan Akhir Kajian Pengembangan Wisata Syariah, (Jakarta: Asisten Deputi Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Kepariwisataan Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Kementrian Parwisata, 2. , hlm. Haidar Tsani Alim, dkk. AuAnalisis Potensi Pariwisata Syariah Dengan mengoptimalkan Industri Kreatif di Jawa Tengah dan YogyakartaAy, (Semarang: Universitas Diponegoro, 2. Hanik Fitriani. AuProyeksi Potensi Pengembangan Pariwisata Perhoten Dengan Konsep SyariahAy. Jurnal Muslim Heritage. Vol. No. 1,Mei 201. Vol. No. Desember 2025 Halaman | 3 PENGARUH DAYA TARIK WISATA. FASILITAS DAN PENERAPAN PRINSIP SYARIAH TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE KOLAM RENANG MUSLIMAH (STUDI PADA THE FOREST ISLAND PURWOKERTO) terminologi wisata syariah menggunakan istilah beragam, diantaranya Islamic Tourism (Pariwisata Isla. Halal Friendly Tourism Destination (Destinasi Wisata Hala. Halal Travel (Perjalanan Hala. Muslim-Friendly Travel Destinations (Destinasi Perjalanan Ramah Musli. Halal Lifestyle (Gaya Hidup Hala. , dan lain-lain. Sebagai industri yang berkembang pesat, pariwisata terus mengalami kemajuan yang signifikan, mulai dari bentuk konvensional hingga menjadi tren gaya hidup yang mencakup perjalanan, perhotelan, rekreasi, dan perawatan kesehatan. Kini, tren wisata syariah hadir untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup masyarakat muslim dan diharapkan mampu mendorong perkembangan pariwisata agar semakin maju serta diminati. Industri pariwisata adalah salah satu bentuk investasi bisnis yang dapat meningkatkan kesejahteraan Dan jika dikembangkan dengan konsep syariah, pariwisata tidak hanya memberi manfaat ekonomi, tetapi juga mendukung tumbuhnya bisnis yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Oleh karena itu, perlu adanya beberapa inovasi agar bisnis parwisata syariah semakin digemari oleh masyarakat dunia, terutama di Indonesia. Sebagai salah satu negara dengan penduduk mayoritas beragama Islam terbanyak di dunia, menjadikan Indonesia sebagai pasar potensial yang sangat menjanjikan, terutama bagi perkembangan dan keuntungan industri halal. Salah satu bentuknya adalah wisata syariah, yaitu kolam renang Muslimah. Kolam renang muslimah merupakan kolam renang yang dikhususkan bagi para muslimah dengan mengedepankan nilai-nilai keislaman dalam setiap kegiatan operasionalnya. Menurut Elnour. Bashir-Ali, dan Kahan kolam renang muslimah haruslah memiliki pertimbangan dan penyesuaian terkait syariah Islam, seperti cara berpakaian khususnya untuk muslimah, bangunan gedung yang tidak terbuka serta kontak fisik yang harus diminimalkan antara pria dan wanita. Kolam renang muslimah merupakan buah dari peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan namun masih dalam batas dan sesuai dengan prinsip Islam. Kesadaran untuk menjaga kesehatan dapat diwujudkan melalui olahraga yang dianjurkan dalam syariat Islam, salah satunya adalah berenang, sebagaimana disebutkan oleh Imam An-NasaAoI No. 8890 dalam Sunan-nya: ac AEa aOIA A eIA ac aA eA ac A e aA s Aa e a aIa aI a caIa e aI aO eNA a UAOA a A acaaIaOA: A Ca aEAU AEa aOIA a A eI a aOA a U aAEa aIA a UAOA a A eI aI a caI a aeIA ac AE eN aA ac A eE a ca aIA a AA a a aNA a aA aaOea aa a eIA: A Ca aEAU AA a A AaCa aE a aaNa aI aEAU AIA a A aO aa a eIa a aIO se E a eIAU a acA e a caEEA a a a aAOcaO aeI Oa eIa OA s a aeI aaO aA ac ac a a A Ay E caEA: AE aI OaCO aEA a A aIEA: A uaE ea aAU UA Aa aN aO E aN UO aOEaAU a acAe AaO aN aE a caEEA a a acAAEO caEEA a AE eO aN aOA a : a a acAIa ea aaO aE caEEA a A eOs EOA aAca aA AIA AaOA AEA AOA AeIA AOA a AA AEA AOA ANA AOA AIA AOA ANA a AEA AEA a AA AOA ANA AIA AEA AEA aAeIA ac AE a aE aEA aOA ac a e a a a a a e a a ac a a a a a a ac Muhammad bin Wahb Al Harrani mengabarkan kepadaku, dari Muhammad bin Salamah, dari Abu Abdirrahim, ia berkata: Abdurrahim Az Zuhri menuturkan kepadaku, dari AoAtha bin Abi Rabbah, ia berkata: aku melihat Jabir bin Abdillah Al Anshari dan Jabir bin Umairah Al Anshari sedang latihan melempar. Salah seorang dari mereka berkata kepada yang lainnya: aku mendengar Rasulullah ShallallahuAoalaihi Wasallam bersabda: AuSetiap hal yang tidak ada dzikir kepada Allah adalah lahwun . esia-siaa. dan permainan belaka, kecuali empat: candaan suami kepada istrinya, seorang lelaki yang melatih kudanya, latihan memanah, dan mengajarkan renangAy. (HR. An Ae Laporan Akhir, hlm. Ade Ela Pratiwi,Analisis Pasar. Vol. No. Desember 2025 Halaman | 4 PENGARUH DAYA TARIK WISATA. FASILITAS DAN PENERAPAN PRINSIP SYARIAH TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE KOLAM RENANG MUSLIMAH (STUDI PADA THE FOREST ISLAND PURWOKERTO) NasaAoI No. Al Albani menyatakan bahwa hadits itu shahih ( Shahih al-Jami'h Ash- Shaghir No. Keadaan tersebut seharusnya dibarengi dengan pertumbuhan fasilitas olahraga khususnya yang mendukung seorang muslim ataupun muslimah untuk beraktivitas fisik. Kolam renang yang ada di Indonesia saat ini tidak membedakan antara pengunjung pria dan wanita. Fasilitas kolam renang tersebut hampir kesemuanya dapat digunakan secara bersama-sama. Maka dari itu, adanya kolam renang muslimah dapat menjadi sebuah solusi yang diharapkan mampu membuat aktivitas olahraga berenang terutama bagi muslimah menjadi lebih maksimal. Fasilitas pendukungnya akan membuat pengunjung muslimah nyaman dan membuat kesehatan dan aurat mereka terjaga. Saat ini, wisata kolam renang muslimah dapat kita temui di berbagai daerah di Indonesia. salah satunya kolam renang muslimah The Forest Island Purwokerto. Yang berkomitmen memfasilitasi kolam renang khusus muslimah demi menjaga kesesuaiannya dengan syariat Islam. Di kolam renang muslimah The Forest Island terdapat sejumlah ketentuan terkait cara berpakaian, konsep bangunan gedung yang dibuat tertutup, hingga menempatkan petugas wanita untuk menghindari kontak fisik antara pria dan wanita bukan hanya dengan sesama pengunjung, namun juga dengan petugas. Hal ini tentunya menarik dan mengundang para wisatawan untuk mengunjungi kolam renang muslimah di The Forest Island Purwokerto ini. Berdasarkan data pengunjung The Forest Island Purwokerto pada tahun 2020 hingga 2022, jumlah pengunjung The Forest Island Purwokerto adalah sebagai berikut : Tabel 1. Data Pengunjung The Forest Island Tahun Jumlah Sumber: hasil observasi dan wawancara Tabel data kunjungan wisatawan ke The Forest Island Purwokerto menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dari tahun ke tahun. Pada tahun 2020, jumlah kunjungan relatif rendah, 111 orang. Kondisi ini dapat dikaitkan dengan pandemi COVID-19 yang membatasi mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata. Memasuki tahun 2021, angka kunjungan meningkat signifikan menjadi 21. 021 orang, hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan adanya pemulihan sektor pariwisata setelah pelonggaran kebijakan perjalanan pasca pandemi. Selanjutnya, pada tahun 2022 jumlah kunjungan kembali melonjak tajam hingga mencapai 41. 033 orang. Imam As-Suyuthi. Berenang. Memanah, dan Berkuda. Permainan Ketangkasan Kaum B (Solo: Zamzam,2. Vol. No. Desember 2025 Halaman | 5 PENGARUH DAYA TARIK WISATA. FASILITAS DAN PENERAPAN PRINSIP SYARIAH TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE KOLAM RENANG MUSLIMAH (STUDI PADA THE FOREST ISLAND PURWOKERTO) Gambar 1. Grafik Data Pengunjung The Forest Island Purwokerto tahun 2020-2022 Grafik diatas menunjukkan tren kunjungan wisatawan yang terus meningkat dari tahun ke Pada tahun 2020 jumlah kunjungan tercatat sebanyak 12. 111 orang, kemudian naik signifikan pada tahun 2021 menjadi 21. 021 orang. Peningkatan yang lebih tajam terjadi pada tahun 2022, dengan jumlah kunjungan mencapai 41. 033 orang. Pola ini memperlihatkan adanya pertumbuhan eksponensial, di mana laju kenaikan semakin besar setiap tahunnya, dengan rata-rata peningkatan kunjungan mencapai lebih dari 70% per tahun. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa The Forest Island semakin dikenal luas, baik melalui promosi maupun rekomendasi wisatawan. Selain itu, peningkatan fasilitas dan daya tarik wisata turut menjadikan destinasi ini semakin kompetitif di kawasan Purwokerto. Dalam dunia kepariwisataan, minat berkunjung kembali wisatawan yang berkunjung ke sebuah destinasi merupakan sarana untuk menjaga keberlanjutan suatu destinasi. Wisatawan yang merasa puas dengan pengalaman berwisatanya akan mempunyai kecendurungan untuk kembali berkunjung atau revisit ke destinasi wisata tersebut. Oleh karena itu, untuk memberikan kepuasan kepada wisatawan, pengelola hendaknya dapat memaksimalkan daya tarik wisata yang ada. Menurut mantan Dirjen Pariwisata Andi Mappi Sammeng daya tarik wisata adalah segala sesuatu yang memiliki ciri khas, baik dari segi keindahan, keaslian, dan nilai yang dapat mendorong wisatawan untuk mengunjunginya. 7 Selain itu daya tarik wisata juga dapat berbentuk, barang - barang mati, atau statis, baik yang dibuat oleh manusia sebagai hasil seni dan budaya maupun yang berupa gejala gejala alam yang mempunyai daya tarik kepada wisatawan untuk mengunjungi, menyaksikan, mengagumi, ataupun menikmatinya, sehingga terpenuhi rasa kepuasan wisatawan itu sendiri sesuai dengan tujuan berkunjungnya wisatawan ke sebuah destinasi obyek pariwisata. Tersedianya fasilitas . juga menjadi hal yang perlu diperhatikan, karena fasilitas juga menjadi perihal penting untuk mengembangkan suatu obyek pariwisata. Wisatawan yang berkunjung ke suatu tempat, daerah ataupun suatu negara, tidak jarang karena mereka tertarik dengan fasilitas atau kemudahan yang bisa didapat dari fasilitas yang disediakan. Oleh karena itu Andi Mappi Sammeng. AuCakrawala PariwisataAy, (Penerbit Balai Pustaka. Jakarta, 2. Hlm. I Kadek Hariyana, dkk. AuPersepsi Masyarakat Terhadap Pengembangan Kawasan Goa Peteng Sebagai Daya Tarik Wisata Di Desa Jimbaran Kuta Selatan Kabupaten BadungAy Jurnal Destinasi Pariwisata. Volume, 3. Nomor 01. Tahun 2015, hlm. Vol. No. Desember 2025 Halaman | 6 PENGARUH DAYA TARIK WISATA. FASILITAS DAN PENERAPAN PRINSIP SYARIAH TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE KOLAM RENANG MUSLIMAH (STUDI PADA THE FOREST ISLAND PURWOKERTO) suatu destinasi pariwisata yang baik harus dapat menyediakan fasilitas wisata yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan guna memberikan kemudahan dan memenuhi kebutuhan wisatawan selama berkunjung ke suatu obyek wisata. Hal ini juga dapat mendorong calon wisatawan untuk mengunjungi dan menikmati obyek wisata dengan waktu yang lebih lama. 9 Selain itu dengan memberikan inovasi produk wisata seperti penerapan kebijakan prinsip syariah pada kolam renang muslimah The Foest Island Purwokerto diharapkan dapat menjadi sebuah batu loncatan untuk menuju destinasi wisata yang banyak diminati masyarakat. Dengan diterapkannya prinsip-prinsip syariah dalam kolam renang muslimah tentunya akan menjamin kenyamanan pengunjung dalam beraktivitas, kenyamanan untuk tetap berolahraga dan beribadah, dan lain sebagainya. Dari penjelasan di atas, penulis merasa perlu ada penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh daya tarik wisata, fasilitas, dan penerapan prinsip Syariah terhadap minat berkunjung kembali ke kolam renang muslimah The Forest Island Purwokerto. Maka dari itu, penulis akan membuat suatu penelitian ilmiah dengan judul AuPengaruh Daya Tarik Wisata. Fasilitas. Dan Penerapan Prinsip Syariah Terhadap Minat Berkunjung Kembali Ke Kolam Renang Muslimah (Studi Pada The Forest Island Purwokert. Ay. KAJIAN TEORI Daya Tarik Wisata "Tourist attractionAy atau daya tarik wisata dapat diartikan sebagai sesuatu yang menjadi daya tarik serta penggerak utama dalam menarik wisatawan untuk mengunjungi suatu destinasi wisata. Daya tarik wisata yang unggul dan berkualitas merupakan faktor kunci yang dapat membuat wisatawan tetarik untuk berwisata, serta sebagai alasan fundamental yang menjadi pertimbangan mengapa seseorang memilih suatu destinasi. 10 Andi Mappi Sammeng menjelaskan bahwa daya tarik wisata adalah segala sesuatu yang memiliki keunikan, keindahan, keaslian, dan nilai yang menjadi motivasi wisatawan untuk mengunjunginya, daya tarik wisata juga merupakan sesuatu yang harus ada, karena daya tarik merupakan unsur utama produk pariwisata. Daya Tarik daerah untuk tujuan wisata berpotensi menarik wisatawan untuk mengunjunginya apabila memenuhi syarat-syarat untuk pengembangan daerahnya. Syarat-syarat tersebut menurut maryani adalah sbagai berikut: Daya Tarik Yang Dapat Dilihat (What to Se. Daya Tarik yang dapat dilihat diartikan sebagai dengan daerah yang harus ada memiliki daya tarik wisata atau daya tarik khusus dan atraksi budaya yang bisa dijadikan sebagai hiburan bagi Andi Mappi Sammeng. AuCakrawala PariwisataA Hlm. Erlangga Brahmanto, dkk. AuStrategi Pengembangan Kampung Batu Malakasari Sebagai Daya Tarik Wisata Minat KhususAy Jurnal Media Wisata. Volume 15. Nomor 2. Tahun 2017, hlm. Andi Mappi Sammeng. AuCakrawala PariwisataAy, (Jakarta: Balai Pustaka, 2. , hlm. Vol. No. Desember 2025 Halaman | 7 PENGARUH DAYA TARIK WISATA. FASILITAS DAN PENERAPAN PRINSIP SYARIAH TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE KOLAM RENANG MUSLIMAH (STUDI PADA THE FOREST ISLAND PURWOKERTO) Dalam hal ini contohnya adalah pemandangan alam, kesenian, atraksi budaya, dan Aktivitas Wisata yang Dapat Dilakukan (What to D. Aktivitas wisata yang dapat dilakukukan maksudnya ialah selain dapat menyaksikan sesuatu yang menarik, wisatawan juga disediakan fasilitas rekreasi yang dapat dimanfaatkan oleh wisatawan sehingga mereka akan merasa betah untuk tinggal lebih lama di tempat wisata Sesuatu yang Dapat Dibeli (What to Bu. Sesuatu yang dapat dibeli maksudnya adalah destinasi wisata harusnya menyediakan beberapa fasilitas penunjang untuk berbelanja, terutama barang berupa Souvenir dan kerajinan warga sekitar yang bisa berfungsi sebagai oleh oleh yang dapat dibawa pulang ke tempat asal. Alat Transportasi (What to Arriv. Maksud dari What to Arrive atau alat transportasi adalah bagaimana wisatawan dapat mengunjungi daya Tarik wisata tersebut. Seperti, kendaraan apa yang digunakan,berapa lama wisatawan tiba ke tempat wisata yang dituju, dan lain sebagainya. Penginapan (Where to Sta. Maksud dari Where to Stay adalah dimana wisatawan tinggal sementara apabila berkunjung ke lokasi wisata yang dituju tersebut. Maka dari itu,daerah tujuan wisata tentunya perlu untuk mempersiapkan penginapan untuk wisatawan. Fasilitas Untuk mengembangkan pariwisata, hal penting yang harus ada menurut Andi Mappi Sammeng salah satunya yaitu dengan menyediakan fasilitas . Tidak jarang wisatawan berkunjung ke suatu tempat, daerah atau negara, karena tertarik oleh kemudahan-kemudahan yang bisa diperoleh melalui fasilitas tersebut. Oleh karena itu suatu destinasi wisata yang baik harus mampu menyediakan fasilitas wisata yang sesuai dengan kebutuhan pengunjung untuk memberikan kemudahan dan memenuhi kebutuhan mereka selama berkunjung. Hal ini juga dapat mendorong calon wisatawan untuk berkunjung dan menikmati oyjek wisata dengan waktu yang relatif lama. Ada beberapa pengertian mengenai fasilitas, antara lain: Dr. James J. Spillane. SJ. Fasilitas diartikan sebagai sarana dan prasarana yang mendukung operasional objek wisata untuk mengakomodasi segala kebutuhan wisatawan, tidak secara langsung mendorong pertumbuhan tetapi berkembang pada saat yang sama atau sesudah atraksi berkembang13 Oka A. Yoeti Fasilitas wisata adalah segala sesuatu yang fungsinya memenuhi kebutuhan wisatawan yang tinggal untuk sementara waktu di daerah tujuan wisata yang dikunjunginya, dimana mereka Andi Mappi Sammeng. AuCakrawala PariwisataA Hlm. Rosita, dkk. AuPengaruh Fasilitas Wisata, dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pengunjung di Taman Margasatwa Ragunan. JakartaAy Jurnal Manajemen Resort dan Leisure. Universitas Pendidikan Indonesia, volume. No. Tahun 2016. Vol. No. Desember 2025 Halaman | 8 PENGARUH DAYA TARIK WISATA. FASILITAS DAN PENERAPAN PRINSIP SYARIAH TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE KOLAM RENANG MUSLIMAH (STUDI PADA THE FOREST ISLAND PURWOKERTO) dapat bersantai dan berpartisipasi dalam kegiatan yang tersedia di daerah tujuan wisata Fandy Tjiptono Fasilitas adalah sumber daya fisik yang harus ada sebelum jasa ditawarkan kepada konsumen. Fasilitas merupakan hal yang sangat penting dalam usaha jasa, oleh karena itu fasilitas yang ada yaitu harus diperhatikan kondisinya, kelengkapan desain interior dan eksteriornya serta kebersihan fasilitas harus dipertimbangkan terutama yang berkaitan erat dengan apa yang dirasakan konsumen secara langsung. Menurut Oka A. Yoeti indikator-indikator fasilitas meliputi: Fasilitas AuMain tourism superstructureAy atau pokok kepariwisataan, adalah fasilitas yang menyediakan sarana pokok untuk memberikan pelayanan pada wisatawan. Fasilitas AuReceptive tourist plantAy yang dimaksudkan adalah perusahaanAeperusahaan yang mempersiapkan perjalanan bagi wisatawan, seperti transports at the destination . ourist bus, taxi, coach bus, rent-a-car, dan sebagainy. Fasilitas AuResidential tourist plantAy yaitu perusahaan-perusahaan yang memberikan pelayanan untuk menginap, menyediakan makanan dan minuman didaerah tujuan wisata, misalnya hotel, restoran, kedai kopi dan cathering establishments. Fasilitas AuSupplementing tourism superstructureAy atau pelengkap kepariwisataan adalah sarana-sarana yang dapat melengkapi sarana pokok sedemikian rupa, sehingga fungsinya dapat membuat wisatawan lebih lama tinggal di tempat atau di daerah wisata yang dikunjunginya. Yang terdiri dari fasilitas rekreasi dan olah raga dengan segala perlengkapannya. Fasilitas AuSupporting tourism superstructureAy atau Penunjang kepariwisataan adalah fasilitas yang diperlukan wisatawan . hususnya business touris. yang berfungsi untuk melengkapi sarana pokok dan sarana pelengkap, tetapi fungsinya lebih penting agar wisatawan lebih banyak membelanjakan uangnya ditempat yang di kunjunginya. Contohnya yaitu: souvenir shop, bioskop, dan lain sebagainya. Fasilitas umum, terdiri dari jaringan jalan raya . embatan, transportasi laut, darat, dan udar. serta prasarana lain yang terdiri dari sistem penyediaan air bersih . amar mand. , pembangkit tenaga listrik, fasilitas telekomunikasi, dan lain sebagainya. Fasilits Other service atau pelayanan lainnya meliputi tourist police . olisi wisat. atau security . Rezki Teguh Sulistiyana, dkk. AuPengaruh Fasilitas Wisata Dan Harga Terhadap Kepuasan Konsumen (Studi Pada Museum Satw. Ay Jurnal Administrasi Bisnis, (JAB) Universitas Brawijaya Malang. Volume 25. No. Tahun 2015. Hlm. Fandy Tjiptono. Manajemen Jasa, (Yogyakarta: Andi Offset, 2. Rezki Teguh Sulistiyana, dkk. AuPengaruh FasilitasA. Hlm. Vol. No. Desember 2025 Halaman | 9 PENGARUH DAYA TARIK WISATA. FASILITAS DAN PENERAPAN PRINSIP SYARIAH TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE KOLAM RENANG MUSLIMAH (STUDI PADA THE FOREST ISLAND PURWOKERTO) Penerapan Prinsip Syariah Penerapan diartikan sebagai kegiatan menerapkan, ataupun kegiatan untuk mengimplementasikan suatu teori, metode, dan hal lain untuk memenuhi tujuan tertentu dan juga untuk suatu kepentingan. 17 Sedangkan prinsip dapat diartikan sebagai suatu pernyataan fundamental atau suatu kebenaran umum ataupun individu yang dapat dijadikan oleh seorang atau kelompok menjadi sebuah pedoman untuk berpikir ataupun bertindak sesuatu. Dalam Kamus lengkap Bahasa Indonesia prinsip diartikan sebagai dasar, asas maupun kebenaran yang menjadi pokok ataupun dasar dari sebuah pemikiran. 18 sedangkan syariah berasal dari kata syaraAoa yang menurut bahasa dimaknai sebagai jalan menuju pusat air, ini dapat pula dimaknai sebagai jalan ke arah sumber pokok 19 Syariah Islam mengajarkan setiap kemuliaan dan melarang segala perihal mendatangkan kehinaan kepada hambanya. Syariah juga berlaku dalam berbagai aspek kehidupan Seiring dengan semakin berkembangnya ekonomi Syariah di Indonesia, saat ini banyak lembaga yang menerapkan prinsip syariah dalam menjalankan kegiatan operasional bisnisnya. Menurut Chookaew, setidakya ada delapan faktor untuk mengukur standar pariwisata syariah atau pariwisata yang menerapkan prinsip-prinsip syariah dari segi administrasi dan pengelolaannya untuk semua wisatawan. Hal tersebut dapat menjadi suatu karakteristik tersendiri, antara lain: Pelayanan kepada wisatawan harus sesuai dengan prinsip muslim. Pemandu dan staf harus memiliki disiplin dan menghormati prinsip-prinsip Islam. Mengatur semua kegiatan agar tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam. Bangunan harus sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Restoran harus mengikuti standar internasional pelayanan halal. Layanan transportasi harus memiliki keamanan sistem proteksi. Ada tempat-tempat yang disediakan untuk semua wisatawan muslim melakukan kegiatan dan bepergian ke tempat-tempat yang tidak bertentangan dengan prinsip Islam. Minat Berkunjung Kembali Minat berkunjung kembali atau dapat juga disebut minat pembelian ulang yaitu suatu keinginan dan perilaku konsumen untuk membeli ulang suatu produk, hal ini terjadi dikarenakan adanya kepuasan yang diperoleh sesuai dengan keinginan dari suatu produk. Menurut Yudrik Jahja minat adalah segala dorongan yang menjadikan tertariknya perhatian individu pada objek tertentu seperti pada suatu pekerjaan, pelajaran, benda maupun orang. Minat berhubungan dengan aspek kognitif, afektif dan motorik ini merupakan sumber pendorong untuk melakukan kegiatan yang Peter Salim dan Yenny Salim. AuKamus Bahasa Indonesia Kontemporer. Modern English PerssAy, (Jakarta:2. , hlm. EM Zul Fajri dan Ratu Aprilia Senja. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Edisi Revisi. Semarang: Difa Publisher, 2008. Ke-3, hlm. Totok Jumantoro. Samsul Munir Amin. Kamus Ilmu Ushul Fikih. Jakarta: Penerbit Amzah, 2005, cet. I, hlm. Shofia Tidjani dan Patmi Pawianti. AuAnalisis Persepsi Jamaah Umrah Dalam Penerapan Prinsip Syariat Islam Pada Pelayanan Di PT. Cahaya Azami Wisata JakartaAy Jurnal Islaminomic. Vol. 6 No. Agustus 2015, hlm. Sureerat Chookaew, et al. AuIncreasing Halal Tourism Potential at Andaman Gulf in Thailand for Muslim CountryAy. Journal of Economics. Business and Management. Vol. No. July 2015, hlm. Yudrik Jahja. Psikologi Perkembangan, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2. , hlm. Vol. No. Desember 2025 Halaman | 10 PENGARUH DAYA TARIK WISATA. FASILITAS DAN PENERAPAN PRINSIP SYARIAH TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE KOLAM RENANG MUSLIMAH (STUDI PADA THE FOREST ISLAND PURWOKERTO) Menurut Parasuraman. Zeitami dan Berry dalam penelitian yang dilakukan oleh Fue Zeng. Zuohao Hu. Rong Chen dan Zhilin Yang menjelaskan bahwa Behavior Intention dibagi menjadi tiga indikator utama, yaitu: Recommendation merupakan suatu niat berprilaku yang mendorong wisatawan tersebut untuk merekomendasikan daya tarik wisata baik secara langsung atau tidak langsung kepada masyarakat luas. Repurchase Intention merupakan suatu niat berprilaku yang mendorong wisatawan untuk melakukan kunjungan ulang ke suatu destinasi wisata dalam periode waktu tertentu. Pay More yaitu suatu niat berprilaku yang mendorong wisatawan untuk mengunjungi kembali destinasi wisata meskipun harga yang ditawarkan relatif mahal, dan wisatawan berani untuk membayar lebih untuk menikmati daya tarik suatu destinasi wisata . METODE Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang berlandaskan positivisme dan bertujuan menguji pengaruh Daya Tarik Wisata. Fasilitas, serta Penerapan Prinsip Syariah terhadap minat berkunjung kembali ke Kolam Renang Muslimah The Forest Island Purwokerto, dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner wisatawan dan data sekunder dari buku, jurnal, skripsi, serta arsip Populasi penelitian adalah seluruh pengunjung kolam renang muslimah pada tahun 2022 033 orang, dan sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10% sehingga diperoleh 100 responden melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis skala Likert, wawancara, serta dokumentasi berupa catatan dan arsip terkait objek penelitian untuk mendukung analisis dan pemahaman fenomena secara komprehensif. HASIL PENELITIAN Analisis Data dan Interprestasi Data Uji Validitas Uji validitas adalah bukti bahwa instrumen, teknik atau proses yang digunakan untuk mengukur sebuah konsep benar-benar mengukur konsep yang dimaksud. Uji validitas ini bertujuan untuk mengukur valid atau tidaknya suatu item pertanyaan. Apabila nstrumen valid berarti alat ukur yang digunakan untuk mendapatkan data . itu valid. Valid berarti instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang hendak diukur. Uji Validitas sebaiknya dilakukan pada setiap butir pertanyaan di uji validitasnya. Hasil r hitung kita bandingkan dengan r tabel di mana df = n-2 dengan sig 5%. Jika r tabel < r hitung maka Jadi besarnya df=100-2 = 98 dengan signifikansi 0,05 maka didapat nilai r-tabel sebesar 0,165. Dengan kriteria pengujian dengan taraf signifikan 0,05 adalah sebagai berikut: Jika r-hitung Ou r-tabel . engan sig. , maka instrumen atau item-item pertanyaan berkorelasi signifikan terhadap skor total . inyatakan vali. Jika r-hitung < r-tabel . engan sig. , maka instrumen atau item-item pertanyaan tidak berkorelasi signifikan terhadap skor total . inyatakan tidak vali. Didapat dari kuesioner sebanyak 100 responden pengunjung kolam renang muslimah. Hasil olah data uji validitas menggunakan aplikasi SPSS 16. 00 adalah sebagai berikut: Ajeng Fitri Nurlestari. AuPengaruh Daya Tarik Wisata Terhadap Niat Kunjungan Ulang Wisatawan Dengan Kepuasan Wisatawan Sebagai Variable Intervening Pada Taman Safari Indonesia Cisarua BogorAy Jurnal Pariwisata. Tahun 2016, hlm. Vol. No. Desember 2025 Halaman | 11 PENGARUH DAYA TARIK WISATA. FASILITAS DAN PENERAPAN PRINSIP SYARIAH TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE KOLAM RENANG MUSLIMAH (STUDI PADA THE FOREST ISLAND PURWOKERTO) Variabel Daya tarik Fasilitas Penerapan Minat Kembali Tabel 2. Uji Validitas Pernyataan R-hitung Daya tarik wisata 1 0,165 Daya tarik wisata 2 0,165 Daya tarik wisata 3 0,165 Daya tarik wisata 4 0,165 Daya tarik wisata 5 0,165 Fasilitas 1 0,165 Fasilitas 2 0,165 Fasilitas 3 0,165 Fasilitas 4 0,165 Fasilitas 5 0,165 Fasilitas 6 0,165 Fasilitas 7 0,165 Penerapan prinsip syariah 1 0,165 Penerapan prinsip syariah 2 0,165 Penerapan prinsip syariah 3 0,165 Penerapan prinsip syariah 4 0,165 Penerapan prinsip syariah 5 0,165 Penerapan prinsip syariah 6 0,165 Penerapan prinsip syariah 7 0,165 Minat berkunjung kembali 1 0,165 Minat berkunjung kembali 2 0,165 Minat berkunjung kembali 3 0,165 R-tabel 0,695 0,659 0,685 0,700 0,640 0,636 0,673 0,611 0,707 0,743 0,727 0,644 0,526 0,571 0,757 0,739 0,700 0,670 0,598 0,721 0,821 0,728 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa dari variabel Daya Tarik Wisata. Fasilitas. Penerapan Prinsip Syariah dan Minat Berkunjung Kembali. Nilai r-hitung lebih besar dari nilai r-tabel sehingga pada taraf signifikansi 0,05 dapat disimpulkan bahwa semua item pertanyaan adalah valid. Uji Reliabilitas Uji reliabilitas menunjukan akurasi, ketepatan dan konsistensi kuesioner dalam mengukur Suatu kuesioner dikatakan reliabel atau handal apabila jawaban responden terhadap pertanyann adalah konsisten atau indikator-indikator konstruk yang telah melalui pengujian validitas, dan menguji reliabilitas yaitu dengan menggunakan uji statistik Cronbach Alpha. Yaitu suatu konstruk atau variabel dinyatakan reliabel jika menghasilkan nilai Cronbach Alpha> 0. Variabel Daya tarik wisata Fasilitas Penerapan Prinsip SyariAoah Minat berkunjung kembali Tabel 3. Uji Realiabitas Cronbach's Alpha 0,698 0,803 0,772 0,617 N of Items Keterangan Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel Dari tabel di atas nilai cronbach alpha masing-masing variabel Daya Tarik Wisata. Fasilitas, dan Penerapan Prinsip SyariAoah lebih besar dari 0,60, maka dapat disimpulkan bahwa dari setiap butir pernyataan masing-masing variabel adalah reliabel untuk mengukur minat berkunjung kembali pada wisatawan yang berkunjung ke kolam renang muslimah The Forest Island Purwokerto. Vol. No. Desember 2025 Halaman | 12 PENGARUH DAYA TARIK WISATA. FASILITAS DAN PENERAPAN PRINSIP SYARIAH TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE KOLAM RENANG MUSLIMAH (STUDI PADA THE FOREST ISLAND PURWOKERTO) Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Dalam penelitian ini Uji Normalitas menggunakan metode Normal Probability Plot, yaitu uji yang berbentuk grafik yang digunakan untuk mengetahui apakah dalam sebuah model regresi, nilai regresi residual terdistribusi dengan normal atau tidak. Karena model regresi yang baik haus terdistribusi regresi residual normal atau mendekati normal. Pengambilan keputusan dalam metode ini adalah jika data menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti arah diagonal, maka model regresi pada penelitian ini memenuhi asumsi normalitas. Sedangkan jika data menyebar jauh dari garis diagonal dan tidak mengikuti arah diagonal. maka model regresi tidak memenuhi asumsi Berikut hasil Uji Normalitas yang diolah menggunakan SPSS. Gambar 2. Grafik Uji Normalitas P-Plot Grafik pada gambar diatas dapat diketahui bahwa data menyebar di sekitar garis diagonal sertaari mengikuti arah dgaris diagonal yang ada pada grafik tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa data terdistribusi dengan normal dan model regresi pengaruh daya tarik wisata, fasilitas dan dan penerapan prinsip syariAoah terhadap minat kunjung ulang telah memenuhi asumsi normalitas. Guna memperkuat hasil pengujian pada penelitian ini juga digunakan Uji Normalitas dengan menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov, dasar pengambilan keputusan dalam uji normalitas yakni : apabila nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 maka data tersebut berdistribusi normal. Sebaliknya, jika nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 maka data tersebut tidak berdistribusi normal. Tabel 4. Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov (One-Sampl. Vol. No. Desember 2025 Halaman | 13 PENGARUH DAYA TARIK WISATA. FASILITAS DAN PENERAPAN PRINSIP SYARIAH TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE KOLAM RENANG MUSLIMAH (STUDI PADA THE FOREST ISLAND PURWOKERTO) Unstandardized Residual Normal Parametersa Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Berdasarkan output di atas, diketahui bahwa nilai Asymp. Sig. -taile. Unstandardizad Residual sebesar 0,934 lebih besar dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa pada data regresi di penelitian ini berdistribusi normal. Uji Multikolinieritas Uji multikolonieritas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas . Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi diantara variabel independen. Model regresi yang baik tidak terjadi korelasi diantara variabel Berdasarkan kriteria pengujian: H0 diterima apabila nilai tolerance < 0,1 dan nilai VIF > 10 Ha diterima apabila nilai tolerance > 0,1 dan nilai VIF < 10 Tabel 5. Uji Multikolinieritas (Koefisie. Unstandardized Coefficients Std. Error (Constan. Daya Tarik Wisata Fasilitas Penerapan Prinsip Syariah Model Standardized Coefficients Beta Collinearity Statistics Sig. Tolerance VIF Dependent Variable: Minat Berkunjung Kembali Dari tabel diatas hasil pengujian multikolonieritas diketahui nilai tolerance lebih besar dari 0,1 yang artinya variabel independen atau variabel bebas yaitu Daya Tarik Wisata. Fasilitas, dan Penerapan Prinsip SyariAoah tidak terjadi multikolonieritas antar variabel independen. Hasil perhitungan VIF untuk variabel independen atau variabel bebas meliputi: Daya Tarik Wisata. Fasilitas, dan Penerapan Prinsip SyariAoah lebih kecil dari 10. Jadi dapat disimpulkan tidak ada multikolonieritas antar variabel independen dalam regresi. Uji Heteroskedastisitas Vol. No. Desember 2025 Halaman | 14 PENGARUH DAYA TARIK WISATA. FASILITAS DAN PENERAPAN PRINSIP SYARIAH TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE KOLAM RENANG MUSLIMAH (STUDI PADA THE FOREST ISLAND PURWOKERTO) Uji Heteroskedastisitas merupakan uji yang bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan varian. Pada penelitian ini untuk mendeteksi problem heteroskedastisitas pada model regresi yaitu dengan melakukan uji glejser, atau dengan mentransformasi nilai residual menjadi absolut residual dan meregresnya dengan variabel independen dalam model. Jika diperoleh nilai signifikansi untuk variabel independen > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat problem heteroskedastisitas. Tabel 6. Uji Heteroskedastisitas (Koefisie. Unstandardized Coefficients Model Std. Error (Constan. Daya Tarik Wisata Fasilitas Penerapan Prinsip Syariah Standardized Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: glejser Dari tabel di atas hasil uji glejser diperoleh nilai signifikansi untuk semua variabel baik Daya Tarik Wisata. Fasilitas, dan Penerapan Prinsip Syariah >0,05. Oleh karena itu nilai signifikansi di atas 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data pada penelitian ini memenuhi asumsi klasik Analisis Regresi Berganda Uji Regresi Linier Berganda Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menentukan persamaan regresi yang terbentuk dalam penelitian ini maka dapat diketahui dengan melihat hasil uji statistik di bawah ini: Model 1 (Constan. Daya Tarik Wisata Fasilitas Penerapan Prinsip Syariah Tabel 7. Uji Regresi Linier Berganda Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta Sig. Dependent Variable: Minat Berkunjung Kembali Berdasarkan pada tabel 7 diatas maka persamaan regresi yang terbentuk adalah: Y = - 3. 162X1 0. 241X2 0. Dari persamaan diatas, dapat dijelaskan sebagai berikut: Nilai Konstan sebesar -3. Artinya jika variabel daya tarik wisata, fasilitas, dan penerapan prinsip syariAoah tidak dimasukkan dalam penelitian ini, maka minat berkunjung kembali diprediksi sebesar -3. Hal ini dikarenakan adanya pengaruh dari variabel lain selain daya tarik wisata, fasilitas, dan penerapan prinsip syariAoah. Koefisien regresi pada variabel daya tarik wisata (X. 162 adalah positif. Hal ini menunjukkan semakin baik daya tarik yang ada pada kolam renang muslimah The Forest Island Vol. No. Desember 2025 Halaman | 15 PENGARUH DAYA TARIK WISATA. FASILITAS DAN PENERAPAN PRINSIP SYARIAH TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE KOLAM RENANG MUSLIMAH (STUDI PADA THE FOREST ISLAND PURWOKERTO) Purwokerto, maka minat berkunjung kembali akan semakin meningkat. Artinya, jika variabel daya tarik wisata naik 1 satuan maka minat berkunjung kembali wisatawan akan naik sebesar 0,162 dengan asumsi variabel yang lainya konstan. Koefisien regresi pada variabel fasilitas (X. 241 adalah positif. Hal ini menunjukkan semakin baik fasilitas yang ada pada kolam renang muslimah The Forest Island Purwokerto, maka minat berkunjung kembali akan semakin meningkat. Artinya, jika variabel fasilitas naik 1 satuan maka minat berkunjung kembali wisatawan akan naik sebesar 0,241 dengan asumsi variabel yang lainya konstan. Koefisien regresi pada variabel penerapan prinsip syariah (X. 205 adalah positif. Hal ini menunjukkan semakin baik penerapan prisip syariah yang ada pada kolam renang muslimah The Forest Island Purwokerto, maka minat berkunjung kembali akan semakin Artinya, jika variabel penerapan prinsip syariah naik 1 satuan maka minat berkunjung wisatawan akan naik sebesar 0,205 dengan asumsi variabel yang lainya konstan. Uji Hipotesis Uji Koefisien Determinan . cya ) Koefisien determinasi . cI2 ) pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menjelaskan variasi variabel dependen. Nilai koefisien determinasi yaitu antara nol dan satu. Nilai yang kecil berarti kemampuan variabel-variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen sangat terbatas. Nilai yang mendekati satu berarti variabel-variabel independen memberikan hampir seluruh informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel Namun, jika menggunakan memiliki kelemahan yaitu bias akan jumlah variabel independen atau variabel bebas yang dimasukkan ke dalam model. Setiap tambahan satu variabel independen atau variabel bebas, maka pasti meningkat tidak peduli apakah variabel tersebut berpengaruh secara signifikat terhadap variabel dependen. Oleh karena itu banyak peneliti menganjurkan untuk menggunakan nilai Adjusted, pada saat mengevaluasi mana model regresi Karena nilai Adjusted dapat naik atau turun apabila satu variabel independen ditambahkan ke dalam model. Hasil koefisien determinasi dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 8. Uji Koefisien Determinan . cI2 ) Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constan. ,Penerapan Prinsip Syariah,Daya Tarik Wisata. Fasilitas Hasil analisis data pada variabel minat berkunjung kembali terlihat bahwa nilai Adjusted R2 = 0. 400= 40 %. Hal ini menunjukkan bahwa variabel independen pada penelitian ini yaitu daya tarik wisata, fasilitas dan penerapan prinsip syariAoah mampu menjelaskan variabel dependen yaitu minat berkunjung kembali sebesar 40 %, sisanya 60% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ada atau tidak diperhitungkan dalam analisis penelitian. Uji F ( Uji Simulta. Uji statistik F pada dasarnya adalah uji untuk menunjukkan apakah semua variabel bebas atau variabel independen yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara simultan atau bersma-sama terhadap variabel terikat atau variabel dependen. Jika nilai signifikansi yang dihasilkan uji F P <0. 05, maka dapat disimpulkan bahwa semua variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Beberapa cara lain untuk menguji signifikansi uji F adalah dengan membandingkan F statistik dengan F tabel. Jika F statistik >F tabel, maka dapat disimpulkan bahwa semua variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Vol. No. Desember 2025 Halaman | 16 PENGARUH DAYA TARIK WISATA. FASILITAS DAN PENERAPAN PRINSIP SYARIAH TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE KOLAM RENANG MUSLIMAH (STUDI PADA THE FOREST ISLAND PURWOKERTO) Model 1 Regression Tabel 9. Uji F ( Uji Simulta. Sum of Squares Mean Square Sig. Residual Total Predictors: (Constan. Penerapan Prinsip Syariah,Daya Tarik Wisata. Fasilitas Dependent Variable: Minat Berkunjung Kembali Berdasarkan hasil tabel diatas dapat dilihat bahwa nilai F hitung lebih besar dari nilai F tabel . 984 >3. dengan tingkat signifikan di bawah <0,05 yaitu 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel daya tarik wisata, fasilitas dan penerapan prinsip syariah jika diuji secara serempak . berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung kembali ke kolam renang muslimah The Forest Island Purwokerto. Uji statistik F pada dasarnya menunjukkan apakah semua variabel bebas yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel Jika nilai signifikansi yang dihasilkan uji F P <0. 05, maka dapat disimpulkan bahwa semua variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Cara lain untuk menguji signifikansi uji F adalah dengan membandingkan F statistik dengan F tabel. Jika F statistik >F tabel, maka dapat disimpulkan bahwa semua variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Uji Signifikasi Individual (Uji T) Uji t yaitu uji yang bertujuan untuk mengetahui secara individual pengaruh satu variabel independen terhadap variabel dependen. Dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui secara individual pengaruh variabel independen yaitu : Daya tarik wisata, fasilitas, dan penerapan prinsip syariAoah secara parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen minat berkunjung kembali. Diketahui bahwa t tabel untuk df = n-k yaitu df =100-3 = 97 dengan signifikasi 5% adalah 1. Adapun hasil uji t adalah sebagai berikut: Tabel 10. Uji Signifikasi Individual (Uji T) Unstandardized Coefficients Model Standardized Coefficients Std. Error Beta Sig. (Constan. Daya Tarik Wisata Fasilitas Penerapan Prinsip Syariah Dependent Variable: Minat Berkunjung Kembali Berdasarkan tabel diatas maka hasil analisis data pada uji t adalah: Hipotesis 1 : Daya Tarik Wisata berpengaruh positif terhadap minat berkunjung kembali ke kolam renang muslimah The Forest Island Purwokerto. Dari tabel tersebut, diketahui bahwa nilai t hitung dari adalah 2,622 sedangkan nilai tabel adalah 1. 661 dengan nilai sig 0,010 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa t hitung lebih besar dari pada t tabel dan dapat dinyatakan signifikan, maka hipotesis yang diajukan diterima. Yang artinya menyatakan bahwa terdapat Vol. No. Desember 2025 Halaman | 17 PENGARUH DAYA TARIK WISATA. FASILITAS DAN PENERAPAN PRINSIP SYARIAH TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE KOLAM RENANG MUSLIMAH (STUDI PADA THE FOREST ISLAND PURWOKERTO) pengaruh positif signifikan antara variabel Daya Tarik Wisata (X. terhadap variabel Minat Berkunjung Kembali (Y). Hipotesis 2 : Fasilitas berpengaruh positif terhadap minat berkunjung kembali ke kolam renang muslimah The Forest Island Purwokerto. Dari tabel tersebut, diketahui bahwa nilai t hitung dari adalah 5. 126 sedangkan nilai tabel adalah 1. 661 dengan nilai sig 0,00 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa t hitung lebih besar dari pada t tabel dan dinyatakan signifikan, maka hipotesis yang diajukan diterima. Yang artinya menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan antara variabel Fasilitas (X. terhadap variabel Minat Berkunjung Kembali (Y). Hipotesis 3 : Penerapan Prinsip SyariAoah berpengaruh positif terhadap minat berkunjung kembali ke kolam renang muslimah The Forest Island Purwokerto. Dari tabel tersebut, diketahui bahwa nilai t hitung dari adalah 4. 235 sedangkan nilai tabel adalah 1. 661 dengan nilai sig 0,00 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa t hitung lebih besar dari pada t tabel dan dinyatakan signifikan, maka hipotesis yang diajukan diterima. Yang artinya menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan antara variabel Penerapan Prinsip SyariAoah (X. terhadap variabel Minat Berkunjung Kembali (Y). SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan dalam rangka pembahasan skripsi yang berjudul AuPengaruh Daya Tarik Wisata. Fasilitas. Dan Penerapan Prinsip Syariah Terhadap Daya Tarik Wisat. Ay maka secara garis besar dapat disimpulkan sebagai berikut: Variabel Daya Tarik Wisata berpengaruh positif signifikan terhadap minat berkunjung kembali ke kolam renang muslimah. Dengan nilai t hitung dari adalah 2,622 sedangkan nilai tabel 661 dengan nilai sig 0,010 < 0,05. Artinya. Semakin baik daya tarik wisata yang ada pada kolam renang muslimah The Forest Island Purwokerto maka semakin tinggi pengaruhnya terhadap Minat Berkunjung Kembali ke Kolam Renang Muslimah (Studi pada The Forest Island Purwokert. Variabel fasilitas berpengaruh positif signifikan terhadap minat berkunjung kembali ke kolam renang muslimah nilai t hitung dari adalah 5. 126 sedangkan nilai tabel adalah 1. 661 dengan nilai sig 0,00 < 0,05. Artinya. Semakin baik fasilitas yang ada pada kolam renang muslimah The Forest Island Purwokerto maka semakin tinggi pengaruhnya terhadap Minat Berkunjung Kembali ke Kolam Renang Muslimah (Studi pada The Forest Island Purwokert. Variabel penerapan prinsip syariah berpengaruh positif signifikan terhadap minat berkunjung kembali ke kolam renang muslimah bahwa nilai t hitung dari adalah 4. 235 sedangkan nilai tabel adalah 1. 661 dengan nilai sig 0,00 < 0,05. Artinya. Semakin baik penerapan prinsip syariah yang di terapkan pada kolam renang muslimah The Forest Island Purwokerto maka semakin tinggi pengaruhnya terhadap Minat Berkunjung Kembali ke Kolam Renang Muslimah (Studi pada The Forest Island Purwokert. Saran Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah disajikan, penulis memberikan saransaran yang kiranya dapat bermanfaat kepada semua pihak yang terkait dalam penelitian ini. Adapun saran-saran yang dapat disampaikan adalah sebagai berikut: Bagi The Forest Island Purwokerto Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukan bahwa daya tarik wisata, fasilitas, dan penerapan prinsip syariah berpengaruh positif terhadap minat berkunjung kembali ke kolam renang muslimah The Forest Island Purwokerto, maka pihak The Forest Island Purwokerto harus lebih kreatif dalam mengelola daya tarik wisata, melengkapi segala fasilitas yang di Vol. No. Desember 2025 Halaman | 18 PENGARUH DAYA TARIK WISATA. FASILITAS DAN PENERAPAN PRINSIP SYARIAH TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE KOLAM RENANG MUSLIMAH (STUDI PADA THE FOREST ISLAND PURWOKERTO) butuhkan oleh pengunjung, serta mempertahankan ataupun memperbaiki setiap kebijakan terkait penerapan prinsip syariah di The Forest Island Purwokerto. Bagi Peneliti Selanjutnya Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menjadikan penelitian ini sebagai bahan referensi penelitian dan melakukan penelitian yang sama dengan penelitian ini dengan menambah variabel variabel lain yang mempengaruhi minat berkunjung kembali dan tidak diteliti dalam penelitian ini. REFERENSI