Original Artikel FORMULATION OF A PEEL-OFF GEL MASK WITH ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L. ) PETAL EXTRACT AND HONEY Edy Sapada1,2*. Jamiludin1. Khairul Rizal1. Sarmudianta2. Lidrian Arifan Darma2 Program Studi S1 Farmasi STIK Siti Khadijah Palembang Fakultas Kedokteran Universitas Indo Global Mandiri. Palembang Email penulis corespondensi : edysapada@gmail. ABSTRAK Latar Belakang: Masker gel peel off merupakan masker dengan bahan yang bersifat jelly biasanya terbuat dari gum tragakan dan latex sehingga memiliki karakteristik transparan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak kelopak bunga rosella kombinasi madu dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan masker gel peel off dan untuk mengetahui konsentrasi mana yang paling disukai responden. Metode: Jenis penelitian eksperimental. Pada penelitian ini dibuat formulasi sediaan masker gel peel-off dengan konsentrasi ekstrak kelopak bunga rosella . %, 2% 3%) dan madu . ,5%, 1%, 1,5%). Hasil: Pada penelitian ini diperoleh hasil pada uji organoleptis tidak ada perubahan warna, tekstur, dan bau. Uji homogenitas keempat sediaan menunjukkan susunan yang homogen. Uji pH keempat sediaan sudah sesuai dengan ph kulit yaitu 4,5-8,00. Uji daya sebar keempat sediaan memenuhi syarat daya sebar yaitu 3-5 cm. Uji waktu kering keempat sediaan masker menunjukkan waktu mengering yang baik yaitu 15-30 menit. Uji kesukaan yang paling banyak disukai yaitu sediaan konsentrasi 1%. Uji daya lekat keempat sediaan memenuhi kriteria daya lekat. Uji viskositas keempat sediaan memenuhi syarat viskositas. Kesimpulan: dari penelitian ini adalah ekstrak kelopak bunga rosella kombinasi madu dapat diformulasikan kedalam masker gel peel-off dan sediaan konsentrasi 1% yang paling banyak disukai responden. Kata Kunci : Rosella. Madu. Masker Gel Peel-Off ABSTRACT Background: Peel-off gel masks are jelly-like masks, typically made from gum tragacanth and latex, resulting in a transparent finish. The purpose of this study was to determine whether roselle flower petal extract combined with honey can be formulated into a peel-off gel mask and to determine which concentration is most preferred by respondents. Method: This study was experimental study. In this study, peel-off gel mask formulations were created with roselle flower petal extract concentrations . %, 2%, 3%) and honey . 5%, 1%, and 5%). Results: In this study, organoleptic tests showed no changes in color, texture, or odor. Homogeneity tests for the four preparations showed a homogeneous composition. The pH test for all four preparations matched the skin's pH, which is 4. The spreadability test for all four preparations met the required spreadability of 3-5 cm. The drying time test for all four mask preparations showed a good drying time of 15-30 minutes. The 1% concentration was the most preferred. The adhesion test for all four preparations met the adhesion criteria. The viscosity test for all four preparations met the viscosity requirements. Conclusion: This study demonstrates that roselle petal extract combined with honey can be formulated into a peel-off gel mask, and the 1% concentration was the most preferred by Keywords: Roselle. Honey. Peel-Off Gel Mask PENDAHULUAN Kosmetik merupakan bahan atau sediaan yang digunakan untuk kulit bagian luar tubuh . pidermis, rambut, kuku, bibir, dan organ genital bagian lua. atau gigi dan mukosa mulut. Kosmetik biasanya digunakan untuk membersihkan, mewangikan, mengubah penampilan, dan atau memperbaiki bau badan atau menjaga dan merawat kulit tubuh. Salah satu sediaan kosmetik untuk menjaga dan merawat kulit wajah adalah masker wajah (Muflihunna, 2. Masker yang banyak beredar dimasyarakat seperti masker bubuk, masker krim, masker gel dan maker kertas. Masker yang paling praktis digunakan yaitu masker yang berbentuk gel yang dimana setelah kering dapat langsung dikelupas biasanya disebut dengan masker gel peel off (Muliayawan dan Surianah, 2. Masker gel peel off merupakan masker dengan bahan yang bersifat jelly biasanya terbuat dari gum tragakan dan latex sehingga memiliki karakteristik transparan dan biasanya dikemas dalam wadah sediaan yang berbentuk tube (Putri, 2. Masker gel peel off mempunyai fungsi merelaksasi dan membersihkan wajah secara maksimal (Muflihunna, 2. Alasan pemilihan tipe masker gel peel off adalah karena masker dapat digunakan langsung pada kulit wajah dengan cara mengoleskannya secara merata dan dapat dibersihkan dengan cara melepaskan lapisan film sehingga lebih praktis (Alipha et al 2. Rosella (Hibiscus Sabdariffa L. ) merupakan tanaman yang memiliki zat aktif gossypetin, antosianin dan glukosida hibisi. Bunga rosella (Hibiscus Sabdariffa L. ) berwarna merah disebabkan oleh antosianin. Antosianin berfungsi sebagai antioksidan yang diyakini dapat menyembuhkan penyakit degeneratif. Antosianin juga memiliki sistem ikatan rangkap terkonjugasi yang mampu menjadikan antosianin sebagai antioksidan dengan mekanisme penangkalan radikal (Malinda dan Syakdani, 2. Madu (Mel depuratu. merupakan cairan kental yang memiliki rasa manis bergizi tinggi dan sangat berkhasiat untuk mengobati berbagai Madu banyak mengandung mineral, natrium, kalsium, magnesium, alumunium, besi, fosfor dan kalium. Vitamin yang terdapat dalam madu yaitu thiamin (B. , riboflavin (B. , asam ascorbat (C), piridoksin (B. , niasin, asam pantotenat, biotin, asam folat dan vitamin K. Khasiat vitamin C dalam madu sebagai antioksidan sehingga penggunaan madu tidak hanya sebatas sebagai bahan pangan tetapi dapat digunakan untuk tujuan lainnya. Madu telah digunakan sejak zaman dahulu sebagai obat tradisonal dan untuk kecantikan wajah serta kehalusan kulit. Untuk perawatan tubuh madu dapat dibuat dalam bentuk sediaan lotion, masker, sabun dan bahan untuk luluran (Tambunan, 2. Pada penelitian yang dilakukan oleh Dewi . menyatakan bahwa Formulasi dan Uji Efek Anti Aging Krim Ekstrak Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L. ) telah diteliti bahwa ekstrak kelopak bunga rosella mengandung anti aging. Ekstrak kelopak bunga rosella dengan konsentrasi 0,5%, 0,75%, 1%, hasil yang didapat dari dianalisis menggunakan analisis Tukey terdapat perbedaan yang signifikan . <0,. hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa krim ekstrak kelopak bunga rosella dengan konsentrasi 0,75% dan 1% mampu memberikan efek anti aging. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis konsentrasi mana yang paling disukai responden dalam sediaan masker gel peel off ekstrak kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa ) kombinasi madu (Mel depuratu. METODE Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan dari Bulan Oktorber 2021-Januri 2022 , bertempat di Laboratorium STIK Siti Khadijah Palembang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelopak bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L. ) dan Madu (Mel depuratu. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas yaitu formulasi masker gel peel off ekstrak kelopak bunga rosella kombinasi madu dengan konsentrasi 1%, 2%, 3% dan variabel terikat adalah hasil uji sediaan masker gel peel off meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji waktu mengering, uji kesukaan, uji daya lekat, dan uji viskositas. Alat dan Bahan Alat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu timbangan, alumunium foil, blender, kertas saring, erlenmeyer, batang pengaduk, gelas ukur, waterbath, lumpang dan alu, pot sediaan masker gel, pipet tetes, cawan porselin, toples kaca, dan corong. Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ekstrak kelopak bunga rosella, madu, polivinil alkohol. HPMC. TEA, propil paraben, metil paraben dan aquadest. Pembuatan Ekstrak Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L. Pembuatan ekstrak bunga rosella dilakukan dengan cara maserasi. Sebanyak 500gram kelopak bunga rosella dihaluskan dengan blender lalu dimasukkan kedalam bejana. Simplisia direndam dengan penyari etanol 70% sebanyak 3,75 liter. Biarkan selama 5 hari dan diaduk sehari Setelah 5 hari, serkai dan ampas diperas. Ampas ditambahkan cairan penyari secukupnya, dan diaduk serkai hingga keseluruhan sari yang diperoleh 5 liter (Ditjen POM, 1. Kemudian di rotary evaporator untuk menguapkan pelarut pada suhu tidak lebih dari 50oC hingga diperoleh ektrak rosella. Lalu ekstrak yang diperoleh ditimbang (Susana, 2. Formulasi Sediaan Masker Gel Pel Off Tabel. 1 Formulasi Sediaan Masker Gel Peel Off Ekstrak Kelopak Bunga Rosella Bahan FII Ekstrak kelopak bunga Madu 0,5% 1,5% Polivinil alkohol HPMC Gliserin TEA Metil paraben Propil paraben Aquadest Ad Keterangan : F0: Formula tanpa mengandung ekstrak kelopak bunga rosella. FI : Formula dengan ekstrak kelopak bunga rosella 1% dan madu 0,5% FII : Formula dengan ekstrak kelopak bunga rosella 2% dan madu 1% Fi : Formula dengan ekstrak kelopak bunga rosella 3% dan madu 1,5% Prosedur Pembuatan Masker Gel Peel Off Menyiapkan bahan baku (PVA. HPMC. Gliserin. TEA, metil paraben, propil paraben, aquades. dan bahan baku tambahan . kstrak kelopak bunga rosella dan mad. yang diperlukan untuk membuat masker gel peel off. Semua bahan yang akan digunakan ditimbang terlebih dahulu sesuai dengan takaran yang telah dihitung. Polivinil alkohol dimasukkan dalam cawan lalu ditambahkan dengan aquadest secukupnya, kemudian dipanaskan di atas penangas air pada suhu 80oC hingga mengembang sempurna, dan di aduk . assa I) (Septiani, 2. HPMC dikembangkan dalam cawan lainnya dengan ditambahkan aquadest panas hingga mengembang sempurna. Gliserin, metil paraben dan propil paraben dilarutkan dengan aquadest panas pada cawan lainnya . assa II). Dalam lumpang bersih masukkan massa 1 dan massa 2. HPMC serta TEA secara bertahap dan diaduk sampai homogen. Kemudian dimasukkan ekstrak kelopak bunga rosella yang telah dilarutkan dengan aquadest sedikit demi sedikit, dan madu lalu diaduk sampai homogen. Evaluasi Sediaan Masker Gel Peel Off Uji Organoleptis Pengujian dilakukan dengan mengamati sediaan secara langsung meliputi pemeriksaan warna, aroma dan bentuk sediaan (Muflihunna et al. Uji Homogenitas Pengujian dilakukan dengan cara meletakkan sampel pada dua kaca objek, sediaan yang homogen tidak menunjukkan adanya butiran kasar (Armadany et al. Uji pH Pengujian dilakukan dengan cara pH meter dicelupkan ke dalam sediaan masker yang telah diencerkan dengan aquadest. Elektroda pH meter dibiarkan bergerak sampai menunjukkan posisi tetap, kemudian catat pH (Tambunan, 2. Uji Daya Sebar Pengujian dilakukan dengan meletakkan sediaan sebanyak 1 g pada kaca objek dan dibebani dengan meletakkan anak timbangan sehingga mencapai bobot 150 gram, pengukuran dilakukan hingga diameter penyebaran gel konstan (Zhelsiana et al. Uji Waktu Kering Pengujian dilakukan dengan mengoleskan sediaan masker pada punggung tangan. Kemudian catat waktu yang dibutuhkan sediaan untuk mengering dari mulai dioleskan hingga mengering membentuk lapisan (Rahmawanty et al. Uji Kesukaan Pengujian dilakukan untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap produk yang Uji kesukaan dilakukan secara visul kepada panelis sebanyak 10 orang mahasiswa STIK Siti Khadijah Palembang. Setiap panelis diminta umtuk memberikan pendapat tentang bentuk, warna dan aroma dari sediaan masker yang dibuat. Kemudian panelis memilih sediaan mana yang paling disukai dengan skala penilaian sebagai berikut:4. Sangat suka, 3. Suka, 2. Kurang suka dan 1. Tidak suka Uji Daya Lekat Uji daya lekat bertujuan untuk mengetahui perlekatan sediaan pada kulit, uji ini dilakukan dengan penambahan beban secara berkala mulai dari 1-80kg dengan mencatat waktu pelepasan kegiatan, daya lekat yang sesuai persyaratan yaitu 2-300 detik (Panji, 2. Uji Viskositas Uji viskositas bertujuan untuk menentukan nilai kekentalan suatu zat. Semakin kental suatu sediaan maka semakin kecil kecepatan alirannya. Nilai viskositas berbanding terbalik dengan daya sebar, artinya semakin tinggi viskositas maka semakin kecil daya sebarnya (Wulandari, et al. HASIL Tabel 1. Hasil Uji Maserasi Sampel Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus Sabdariffa L. Dikeringkan dan dihaluskan Etanol 70% Hasil evaporator Hasil waterbath Hasil 1,8 kg 500 gram 3 liter 1,5 liter 150 gram Tabel 2. Hasil Pemeriksaan Organoleptis Sediaan Masker Gel Peel-Off No Hari Formula Warna Bau Tekstur Ke-1 Bening Khas basis Semi padat Ke-7 Bening Khas basis Semi padat Ke-14 Bening Khas basis Semi padat Ke-1 Merah muda Khas rosella Semi padat Ke-7 Merah muda Khas rosella Semi padat Ke-14 Merah muda Khas rosella Semi padat Ke-1 Merah Khas rosella Semi padat Ke-7 Merah Khas rosella Semi padat Ke-14 Merah Khas rosella Semi padat Ke-1 Merah tua Khas rosella Semi padat Ke-7 Merah tua Khas rosella Semi padat Ke-14 Merah tua Khas rosella Semi padat Secara organoleptis F1,F2, dan F3 yang mengandung ekstrak berwarna merah kecoklatan. Sedangkan F0 yang tidak menggunakan ekstrak/madu tidak berwarna . Hal ini dikarenakan meningkatnya konsentrasi ekstrak rosella yang ditambahkan pada masker gel peeloff juga meningkatkan warna merah kecoklatan. Bau yang dihasilkan F1,F2, dan F3 menghasilkan bau khas bunga rosella, sedangkan F0 tidak memiliki bau khas rosella. Pada setiap sediaan memiliki bentuk gel yang sama. Tabel 3. Uji Homogenitas Hari keNo Sediaan Homogen Homogen Homogen Homogen Homogen Homogen Homogen Homogen Homogen Homogen Homogen Homogen Dari hasil pengujian masker gel peel-off ekstrak kelopak bunga rosella kombinasi madu yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa semua sediaan masker gel peel-off dinyatakan homogen karena tidak terlihat adanya butiran kasar dan memiliki warna yang merata. Tabel 4. Data pengukuran pH pH . ari k. Sediaan Hasil pengujian yang dilakukan pada masker gel peel-off ekstrak kelopak bunga rosella kombinasi madu bahwa sediaan dengan berbagai variasi konsentrasi ekstrak memiliki nilai pH yang berbeda-beda yakni berkisar 5,0-5,8. Semakin tinggi penambahan ekstrak kelopak bunga rosella maka pH semakin rendah. Hal tersebut disebabkan tingginya kandungan asam pada ekstrak bunga rosella yang berasal dari vitamin C. Nilai pH pada setiap sediaan memenuhi syarat sehingga sediaan masker gel peel-off ekstrak kelopak bunga rosella aman digunakan. Tabel 5. Pemeriksaan Daya Sebar Daya Sebar . Sediaan Hasil yang peroleh pada uji daya sebar masker gel peel-off ekstrak kelopak bunga rosella kombinasi madu keempat sediaan memiliki daya sebar yang berbeda-beda pada setiap sediaan yakni 3-4,5 cm. Dari hasil uji dapat diketahui bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak maka daya sebar akan semakin kecil. Hal ini disebabkan karena penambahan ekstrak akan menambah kekentalan dan kadar air semakin sedikit sehingga nilai daya sebar semakin kecil. Nilai daya sebar pada setiap sediaan memenuhi syarat karena berada pada rentang syarat yaitu 3-4,5cm. Tabel 6. Pemeriksaan Waktu Kering Waktu Kering . No Sediaan Berdasarkan hasil uji yang dilakukan pada uji waktu mengering pada sediaan masker gel peel-off kelopak bunga rosella kombinasi madu berkisar antara 18-26 menit. Sediaan tanpa penambahan ekstrak . memiliki waktu kering yang lebih cepat dibandingkan dengan ketiga sediaan lainnya yang ditambah dengan ekstrak. Hal ini disebabkan karena sediaan yang ditambah ektrak lebih banyak mengandung air dibandingkan dengan sediaan tanpa penambahan ekstrak . Hasil yang didapatkan keempat sediaan masker menunjukkan waktu mengering yang baik yaitu 15-30 menit. Tabel 7. Data Hasil Uji Kesukaan Skala Kesukaan No Formula Sangat suka Suka Kurang suka Tidak suka Uji kesukaan masker yang dilakukan meliputi tekstur masker, aroma dan warna masker. Skala penetapan ada 4 yaitu sangat suka, suka, kurang suka, dan tidak suka. Pada uji kesukaan masker gel peel-off kelopak bunga rosella kombinasi madu yang paling banyak disukai yaitu sediaan dengan konsentrasi 1% karena tekstur, warna dan aromanya lebih menarik. Tabel 8. Pemeriksaan Daya Lekat Daya Lekat . No Sediaan Hasil uji daya lekat yang didapat pada masker gel peel-off kelopak bunga rosella kombinasi madu, memiliki nilai daya lekat yang berbeda-beda pada setiap sediaan. Keempat sediaan masker memenuhi syarat daya lekat yang baik yaitu lebih dari 4 detik. Tabel 9. Pengujian Viskositas Sediaan Nilai Sediaan Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan pada masker gel peel-off kelopak bunga rosella kombinasi madu, terlihat bahwa sediaan dengan penambahan konsentrasi ekstrak maka nilai viskositasnya juga bertambah. Hal ini disebabkan karena penambahan ekstrak yang semakin besar dapat meningkatkan kekentalan zat tersebut. Meskipun mengalami kenaikan nilai viskositas pada setiap sediaan tetapi masih memenuhi syarat viskositas yaitu 1000-100. 000 Cps. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis penelitian maka disimpulkan bahwa kelopak bunga rosella kombinasi madu dapat diformulasikan menjadi sediaan masker gel peel-off. Setelah dilakukan uji kesukaan maka yang disukai responden yakni masker gel pee-off dengan konsentrasi 1%. Disarankan untuk dilakukan penelitian uji in vivo. DAFTAR PUSTAKA