ISSN e-ISSN: - PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA UMKM DI DESA GEBANG KECAMATAN GEMUH Misbahun Nidhom1 misbahunnidhom@stik-kendal. Muhammad Alfian Rosyad2 muhammadotomo@gmail. Vilda Anggiani3 vildaangni@gmail. Sekolah Tinggi Islam Kendal Sekolah Tinggi Islam Kendal Sekolah Tinggi Islam Kendal Abstrak Pendampingan penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Desa Gebang. Kecamatan Gemuh, merupakan upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola keuangan secara sistematis dan transparan. UMKM sebagai salah satu pilar perekonomian desa seringkali menghadapi kendala dalam menyusun laporan keuangan yang akurat dan sesuai standar. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pencatatan keuangan. Melalui pendampingan ini, dilakukan pelatihan dan bimbingan teknis mengenai prinsip-prinsip akuntansi dasar, pencatatan transaksi, serta penyusunan laporan keuangan sederhana seperti laporan laba rugi, neraca, dan arus kas. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, workshop, dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan pelaku UMKM untuk menyusun laporan keuangan yang lebih terstruktur dan dapat dipertanggungjawabkan. Dampak positifnya adalah meningkatnya kepercayaan mitra bisnis dan lembaga keuangan, serta memudahkan akses Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan di Desa Gebang. Kata kunci: UMKM, laporan keuangan, pendampingan. Desa Gebang, keuangan usaha. Abstract Misbahun Nidhom. Mohammad Alfian R. Vilda Anggiani. Pendampingan PenyusunanA. Mentoring the preparation of financial reports for MSMEs in Gebang Village. Gemuh District, is an effort to enhance the understanding and capabilities of business owners in managing finances systematically and transparently. MSMEs, as one of the pillars of the village economy, often face challenges in preparing accurate and standardized financial reports. This is primarily due to a lack of knowledge and skills in financial record-keeping. Through this mentoring program, training and technical guidance were provided on basic accounting principles, transaction recording, and the preparation of simple financial reports such as income statements, balance sheets, and cash flow statements. The methods used included socialization, workshops, and direct mentoring for MSME actors. The results of this activity showed a significant improvement in the ability of MSME actors to prepare more structured and accountable financial reports. The positive impact included increased trust from business partners and financial institutions, as well as easier access to capital. This initiative is expected to be a starting point in promoting sustainable MSME growth in Gebang Village. Keywords: MSMEs, financial reports, mentoring. Gebang Village, business finance. PENDAHULUAN Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan instrumen yang digunakan oleh negara untuk memberdayakan masyarakat agar tetap produktif. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM), usaha mikro didefinisikan sebagai usaha produktif yang dimiliki oleh individu atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria tertentu. UMKM memegang peranan krusial dalam perekonomian nasional, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja, pemerataan hasil pembangunan, serta upaya pengentasan kemiskinan. Apabila dikelola dan dikembangkan secara optimal. UMKM dapat menjadi sektor yang tangguh dan mampu menjadi penopang utama perekonomian Indonesia. Keberhasilan UMKM dalam menjalankan usahanya sangat bergantung pada kemampuan mereka dalam mengelola dana. Manajemen keuangan menjadi salah satu tantangan utama yang sering dihadapi oleh UMKM. Salah satu persoalan yang kerap Mulyani. AuFaktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Laporan Keuangan Pada Umkm Di Kabupaten Kudus KataAy (J. Din. Ekon. Bisnis, vol. 11, no. 2, pp. 137Ae150, 2. DimaSTIKa Vol. No. 2, 2024 diabaikan oleh pelaku bisnis UMKM adalah pengelolaan keuangan yang efektif dan Pengelolaan keuangan dapat diwujudkan melalui manajemen keuangan, yang merupakan proses terstruktur untuk menghasilkan informasi keuangan yang berguna dalam proses pengambilan keputusan. Pengelolaan keuangan UMKM yang praktis dan efisien dapat dilakukan dengan menerapkan sistem akuntansi sederhana, sehingga UMKM dapat memantau arus kas . dan perkembangan usahanya. Pembukuan sederhana merupakan pengetahuan dasar yang harus dikuasai oleh pelaku UMKM. Keberhasilan usaha sangat dipengaruhi oleh ketersediaan informasi keuangan yang akurat. Informasi akuntansi berperan penting dalam pengambilan keputusan ekonomi untuk mengelola usaha, seperti pengembangan pasar, penentuan harga, pencarian modal atau mitra bisnis, serta keputusan strategis Hasil identifikasi di Bintan Buyu mengungkapkan bahwa tingkat pengetahuan pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan sederhana masih rendah. Sebagian besar UMKM, terutama yang tergolong dalam usaha mikro, belum melakukan pencatatan dan pelaporan keuangan. Kerumitan proses akuntansi membuat banyak pelaku UMKM menganggap bahwa laporan keuangan bukanlah hal yang penting. Variabel efektivitas dan efisiensi memiliki pengaruh dalam penyusunan laporan keuangan UMKM. 5 Laporan keuangan seringkali tidak disusun karena kurangnya pengetahuan yang dimiliki. Selain itu. Utomo. AuKecurangan Dalam Laporan Keuangan AoMenguji Teori Froud TriangleAy (J. Akunt. dan Pajak, vol. 19, no. 1, p. 77, 2. Ria. AuAnalisis Penerapan Aplikasi Keuangan Berbasis Android Pada Laporan Keuangan UMKM Mekarsari DepokAy (Sosio e-kons, vol. 10, no. 3, p. 207, 2. Ningtiyas. AuEnyusunan Laporan Keuangan UMKM Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. Kecil Dan Menengah (SAK-EMKM) (Study Kasus Di UMKM Bintang Malam PekalonganAy (Ris. Akunt. , vol. 2, no. 1, pp. 11Ae17, 2. Agustina S. Ningsih and H. Mulyati. AuElatihan Penyusunan Laporan Keuangan Dengan Menggunakan Aplikasi SI APIK Pada UMKMAy (Interv. Komunitas, vol. 2, no. 2, pp. 134Ae145, 2. Misbahun Nidhom. Mohammad Alfian R. Vilda Anggiani. Pendampingan PenyusunanA. hasil penelitian lain menunjukkan bahwa tidak adanya laporan keuangan disebabkan oleh usaha yang dijalankan merupakan usaha perseorangan. Kendala utama dalam penyusunan laporan keuangan adalah kurangnya sosialisasi dan rendahnya tingkat pengetahuan yang dimiliki oleh pengelola UMKM. Desain UMKM mempertimbangkan analisis kebutuhan dan tingkat pemahaman mereka. Penerapan buku kas sederhana oleh UMKM dapat memudahkan pengelola dalam memantau perubahan saldo perusahaan. Materi dan model akuntansi sederhana sangat cocok karena mudah Metode pembelajaran yang efektif bagi pelaku UMKM adalah metode bimbingan . Berdasarkan hasil pengamatan dan observasi di Desa Gebang. Kecamatan Gemuh, diketahui bahwa pelaku UMKM belum menyusun laporan keuangan, sehingga mereka tidak dapat memantau perkembangan usaha mereka. Pentingnya pengelolaan keuangan di sektor UMKM menjadi fokus utama dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini. Tujuannya adalah untuk menganalisis kendala yang dihadapi dan memberikan solusi dalam penerapan pembukuan sederhana bagi UMKM. Melalui kegiatan pengabdian ini, diharapkan dapat mengatasi berbagai kendala yang dialami oleh pelaku UMKM di Desa Gebang. Kecamatan Gemuh. Oleh karena itu, pendampingan dalam penyusunan laporan keuangan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Desa Gebang. Melalui pendampingan ini, diharapkan pelaku UMKM dapat memahami prinsip-prinsip dasar akuntansi, mampu menyusun laporan keuangan secara mandiri, dan akhirnya dapat mengelola usaha mereka dengan lebih profesional. Selain itu, pendampingan ini juga Herawati. Au806-109-1796-1-10-20190723Ay (Pentingnya Lap. Keuang. Untuk Menilai Kinerja Keuang. Perusah. , vol. 2, no. 1, pp. 16Ae25, 2. Orniati. AuAporan Keuangan Sebagai Alat Untuk Menilai Kinerja KeuanganAy (J. Ekon. Bisnis, pp. 206Ae213, 2. DimaSTIKa Vol. No. 2, 2024 bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan usaha, sehingga dapat mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan UMKM di Desa Gebang. METODE PENELITIAN Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dari tanggal 22 Januari 2025 hingga 25 Februari 2025 di Desa Gebang Kecamatan Gemuh. Penulis mengumpulkan data mengenai kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha UMKM dengan menggunakan beberapa metode, yaitu: Observasi Wawancara Penulis melakukan observasi terhadap 2 UMKM di Desa Gebang Kecamatan Gemuh. Observasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala yang dialami pelaku usaha dalam menjalankan bisnis mereka. Sosialisasi Memberikan pemahaman dan informasi kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya pembukuan keuangan untuk mendukung keberlangsungan usaha mereka di masa depan. Pendampingan Memberikan Buku Pedoman kepada para pelaku UMKM untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang pembukuan keuangan sederhana. HASIL DAN PEMBAHAS Berdasarkan hasil survei dan wawancara, diperoleh informasi bahwa pelaku UMKM yang bergerak dalam produksi kacang goreng pasir dan mie ayam belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai pencatatan laporan keuangan. Mereka menghadapi Misbahun Nidhom. Mohammad Alfian R. Vilda Anggiani. Pendampingan PenyusunanA. masalah dalam kegiatan pencatatan akuntansi yang masih dilakukan secara konvensional. Selain itu, pelaku UMKM kesulitan membedakan antara aktivitas bisnis dan aktivitas pribadi, sehingga mereka mengalami kesulitan dalam memantau perkembangan usaha Gambar 1 menunjukkan hasil survei terkait pencatatan laporan keuangan. DimaSTIKa Vol. No. 2, 2024 1 Hasil Pendampingan Pendampingan penyusunan laporan keuangan yang dilakukan pada UMKM yang dilaksanakan dari tanggal 22 Januari 2025 hingga 25 Februari 2025 di Desa Gebang Kecamatan Gemuh, menghasilkan beberapa temuan dan capaian sebagai Peningkatan Pemahaman Pelaku UMKM Setelah dilakukan sosialisasi dan pelatihan, pelaku UMKM mulai memahami pentingnya menyusun laporan keuangan untuk mengelola usaha mereka. Mereka menyadari bahwa pembukuan yang baik dapat membantu dalam pengambilan keputusan bisnis dan memudahkan akses ke permodalan. Adopsi Pembukuan Sederhana Pelaku UMKM mulai menggunakan format pembukuan sederhana yang diajarkan, seperti pencatatan pemasukan, pengeluaran, dan inventaris barang. Beberapa UMKM bahkan telah mencoba menggunakan aplikasi pembukuan berbasis digital untuk memudahkan proses pencatatan. Identifikasi Kendala Dihadapi Selama pendampingan, ditemukan beberapa kendala yang dihadapi pelaku UMKM, antara lain: Kurangnya pengetahuan dasar tentang akuntansi dan pembukuan. Misbahun Nidhom. Mohammad Alfian R. Vilda Anggiani. Pendampingan PenyusunanA. Kesulitan dalam membagi waktu antara mengelola usaha dan melakukan pencatatan keuangan. Keterbatasan akses terhadap teknologi dan alat pembukuan yang Penyusunan Laporan Keuangan UMKM yang didampingi berhasil menyusun laporan keuangan sederhana, termasuk laporan laba rugi dan catatan arus kas. Laporan ini menjadi dasar untuk mengevaluasi kinerja usaha dan merencanakan strategi bisnis ke 2 Pembahasan Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat dibahas beberapa poin penting: Pentingnya Sosialisasi Edukasi Sosialisasi dan pelatihan yang diberikan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran pelaku UMKM tentang pentingnya pembukuan keuangan. Namun, masih diperlukan pendampingan berkelanjutan untuk memastikan pemahaman yang lebih mendalam dan penerapan yang konsisten. Penerapan Pembukuan Sederhana Penggunaan format pembukuan sederhana dan alat bantu seperti aplikasi digital membantu pelaku UMKM dalam memulai proses pencatatan keuangan. Meskipun masih dalam tahap awal, langkah ini merupakan kemajuan yang signifikan bagi UMKM yang sebelumnya tidak melakukan pembukuan sama DimaSTIKa Vol. No. 2, 2024 Tantangan Dihadapi Kendala utama yang dihadapi pelaku UMKM, seperti kurangnya pengetahuan dan keterbatasan waktu, menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih fleksibel dalam pendampingan. Misalnya, dengan menyediakan materi pelatihan yang dapat diakses secara online atau memberikan contoh praktis yang mudah Dampak Pengelolaan Usaha Dengan adanya laporan keuangan, pelaku UMKM dapat lebih mudah memantau kesehatan keuangan usaha mereka. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki, seperti pengurangan biaya operasional atau peningkatan penjualan. Gambar 2 pendampingan mengenai pencatatan laporan keuangan. Misbahun Nidhom. Mohammad Alfian R. Vilda Anggiani. Pendampingan PenyusunanA. SIMPULAN Pendampingan penyusunan laporan keuangan yang dilakukan pada UMKM di Desa Gebang. Kecamatan Gemuh, dari tanggal 22 Januari 2025 hingga 25 Februari 2025, telah memberikan beberapa hasil positif. Pertama, terjadi peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya pembukuan keuangan untuk pengelolaan usaha dan pengambilan keputusan bisnis. Kedua, pelaku UMKM mulai mengadopsi pembukuan sederhana, termasuk penggunaan aplikasi digital, meskipun masih dalam tahap awal. Ketiga, beberapa kendala seperti kurangnya pengetahuan dasar akuntansi, kesulitan membagi waktu, dan keterbatasan akses teknologi masih menjadi tantangan yang perlu Keempat. UMKM yang didampingi berhasil menyusun laporan keuangan sederhana, seperti laporan laba rugi dan arus kas, yang membantu mereka mengevaluasi kinerja usaha dan merencanakan strategi bisnis ke depan. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan pentingnya sosialisasi, edukasi, dan pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usaha. Meskipun masih ada tantangan, langkah-langkah yang telah diambil merupakan kemajuan signifikan dalam mendorong UMKM untuk lebih teratur dan profesional dalam pembukuan keuangan. SARAN UMKM perlu menyusun laporan keuangan secara berkala guna memonitor arus kas, pendapatan, serta pengeluaran. Hal ini akan memudahkan UMKM dalam memahami DimaSTIKa Vol. No. 2, 2024 kondisi keuangan mereka dan mengidentifikasi serta memperbaiki kekurangan yang ada. Selain itu. UMKM dapat memanfaatkan aplikasi pembukuan untuk menyederhanakan proses penyusunan laporan keuangan. Penggunaan aplikasi pembukuan tidak hanya menghemat waktu tetapi juga mengurangi risiko kesalahan dalam pembuatan laporan Laporan keuangan tersebut dapat mencerminkan kinerja keuangan UMKM dalam periode tertentu, sehingga mereka dapat mengevaluasi apakah target keuangan yang telah ditetapkan telah tercapai atau belum. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini. Tim menyarankan agar kedua pelaku UMKM dapat membagikan pengetahuan dan pemahaman mereka tentang penyusunan laporan keuangan kepada pelaku UMKM lainnya di Desa Gebang Kecamatan Gemuh. Beberapa rekomendasi terkait pentingnya laporan keuangan bagi UMKM juga Harapannya, saran-saran ini dapat membantu UMKM dalam meningkatkan kinerja keuangan mereka di Desa Gebang Kecamatan Gemuh. Misbahun Nidhom. Mohammad Alfian R. Vilda Anggiani. Pendampingan PenyusunanA. Daftar Pustaka