L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume VII Nomor 1 Mei 2024 Pendampingan Kemandirian Ekonomi Berbasis Keuangan Syariah Untuk Mewujudkan Kesetaraan Ekonomi Masyarakat Di Dusun Kwangenrejo Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur Hamdani Institut Agama Islam Ngawi Email: hamdanyt@gmail. ABSTRACT: This service activity aims to provide assistance and economic empowerment to the community in fulfilling sustainable economic improvement in Kwangenrejo Hamlet. Leran Village. District. Kalitidu District. Bojonegoro. East Java. carrying out community service, we use the Asset Based Community Development (ABCD) method, namely with five stages of discovery, dream, design, define and destiny. The results of this service activity were found to be . improving the community's economy, especially the livestock community, the majority of which are farmers and rice paddy cultivators with the rolling goat program. The provision of working capital loans by BMT Nurul Ummah Ngasem is an indicator of economic empowerment activities in improving the economy of village communities. Based on observations, there is economic improvement and economic equality between the Muslim community and the Catholic community after the empowerment of rolling goats and working capital. Keyword: Empowerment, economic, sustainable Pendahuluan Berawal dari sebuah Dusun Kwangenrejo. Desa Leran Kecamatan Kalitidu Bojonegoro. Jawa Timur, yang dihuni oleh 140 jiWat kepala keluarga, dan 60% beragama islam dan 40% beragama non muslim. 1 Dusun Kwangenrejo tersebut sudah ada sejak tahun 1946, bermula dari warga transmingrasi pinggir hutan yang diberi lahan oleh pemerintah saat itu untuk menghuni Kampung Kwangenrejo. Dari sisi Demografi. Kwangenrejo adalah Dusun pedukuhan dengan kesulitan akses air bersih, tanah subur namun akses jalan menuju kota Kecamatan sangat sulit, masih jalan setapak dan tidak beraspal. Penduduk Dusun Kwangenrejo berprofesi sebagai petani padi, petani jagung, dan sebagian pedagang. Uniknya Dusun 1 Dispenduk Data Desa Kwangenrejo. Kalitidu. Dispenduk. Bojonegoro, tahun 2021 2http:kalitidu-bjn. akses Februari 2022 Pendampingan Kemandirian Ekonomi Berbasis Keuangan Syariah Untuk Mewujudkan Kesetaraan Ekonomi Masyarakat Di Dusun Kwangenrejo Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur Hamdani L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume VII Nomor 1 Mei 2024 Kwangenrejo dikenal dengan Dusun kampung Pancasila, karena penduduk Dusun tersebut memiliki corak beragam dan keyakinan yang berbeda-beda. Ada tiga agama di Dusun Kwangenrejo yaitu Islam. Kristen Protestan dan Katolik. Mereka hidup berdampingan antar pemeluk agama dalam masa kurun waktu 50 tahun. 3 Dusun Kwangenrejo selalu menjadi obyek-sasaran lembaga amil zakat termasuk baitul maal Wat tamwil (BMT) dalam penyalurkan dana sosial syariah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan misionaris agama. Menurut catatan sejarah. Dusun Kwangenrejo Desa Leran. Kecamatan Klitidu. Bojonegoro, rumah agama Gereja Katolik Stasi, dibangun sekitar tahun 1951. Sementara masjid untuk umat islam belum ada, hanya musholla kecil yang berdiri untuk pengajaran agama dan shalat. Mushalla Darussalam yang dibangun tahun 1995. Selain ditempati shalat setiap hari. Mushalla Darus Salam juga sebagai pusat pembelajaran agama Islam untuk warga Dusun Kwangenrejo. Bapak Nurudin, tokoh muslim warga Kwangenrejo sekaligus guru gaji, mengatakan bahwa taraf hidup warga muslim Dusun Kwangenrejo sudah berangsur membaik sejak ditetapkannya kampung tersebut sebagai kampung toleransi dan kampung binaan binaan Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Nurul Ummah Ngasem. Anak-anak yang beragama Islam mulai mengenal Pendidikan Pendidikan AlQurAoan (TPQ), juga adanya pembinaan agama bagi muallaf dan anak-anak muslim di Dusun Kwangenrejo. Shalat lima waktu terlaksana dengan baik, meskipun belum ada rutin dan sempurna, bahkan kegiatan rutinan seperti yasinan setiap malam senin juga 5 Begitu juga dengan kegiatan agama Katolik dan Kristen Protestan. Setiap minggu mereka mengadakan kebaktian di Gereja Thasi yang berdiri kokoh sejak 3Wawancara dengan bapak Syarifudin, selaku tokoh muslim di Dusun Kwangenrejo,tgl 4 Juni Banyak lembaga amil zakat baik dari kalangan muslim dan non muslim yang selalu mengunjungi desa kwangenrejo untuk memberikan santunan kepada warga, terlebih warna non muslim. 4 Hasil wawancara dengan bapak Nurudin, selaku ketua takmir mushala darus salam, sekaligus ketuka Muaalaf center Dusun Kwangenrejo. Desa Leran yang sudah 9 tahun mendampingi warga terutama para muallaf. 5 wawancara dengan bapak Sholihin, ketua baitul maal BMT Nurul Ummah Ngasem, tgl 12 Februari 2022 Pendampingan Kemandirian Ekonomi Berbasis Keuangan Syariah Untuk Mewujudkan Kesetaraan Ekonomi Masyarakat Di Dusun Kwangenrejo Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur Hamdani L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume VII Nomor 1 Mei 2024 Guru adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas, pendidikan. Betapa pun bagusnya sebuah kurikulum . , hasilnya sangat bergantung pada apa yang dilakukan guru di luar maupun di dalam kelas . Berangkat dari permasalahan tersebut maka profesionalisme ke-guru-an dalam mengajar sangat diperlukan. Guru sebagai pendidik professional mempunyai citra yang baik di masyarakat apabila dapat menunjukan kepada masyarakat bahwa ia layak menjadi panutan atau teladan masyarakat sekelilingnya. Masyarakat terutama akan melihat bagaimana sikap dan perbuatan guru itu sehari- hari, apakah memang ada yang patut diteladani atau tidak. Bagaimana guru meningkatkan pelayanannya, meningkatkan pengetahuannya, member arahan dan dorongan kepada anak didiknya, dan bagaimana cara guru berpakaian dan berbicara serta cara bergaul baik dengan siswa, teman-temannya serta anggota masyarakat, sering menjadi perhatian masyarakat. Jumlah warga non muslim sebanyak 55 Kartu keluarga yang masih aktif di Mereka mempunyai tokoh Panutan . , yang selama ini menjadi perekat diantara mereka. Pendeta inilah yang memberikan bimbingan keagamaan termasuk memberikan dana, mengelola sawah milik Gereja yang disewa oleh Warga Dusun Kwangenrejo. Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Nurul Ummah Ngasem Bojonegoro sebagai lembaga keuangan sosial syariah sejak tahun 2016 melakukan pendampingan dan pembinaan kepada warga Dusun Kwangenrejo Kec. Kalitidu. Pendampingan yang dilakukan berupa santunan muallaf dan pembinaan peningkatan ekonomi warga Kwangenrejo dengan cara bergabug menjadi anggota koperasi (BMT) Nurul Ummah serta memberikan pelatihan pembuatan jajan pasar untuk home industri. Pelatihan tersebut bertujuan agar warga Dusun Kwangenrejo tidak tergantung pada lahan pertanian milik Yayasan Gereja Tsasi yang selama ini disewakan kepada warga. Pendampingan tersebut lambat laun mendapatkan respon positif warga, terutama yang beragama islam. Warga mulai mengenal kerterampilan berbasis home industri rumah tangga, indutsri perdagangan dan peternakan. Lembaga keuangan syariah Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Nurul Ummah mulai mensosialisasikan Pendampingan Kemandirian Ekonomi Berbasis Keuangan Syariah Untuk Mewujudkan Kesetaraan Ekonomi Masyarakat Di Dusun Kwangenrejo Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur Hamdani L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume VII Nomor 1 Mei 2024 program-program kemandirian ekonomi umat melalui program-program sosial baitul maal dengan memberikan bantuan dana peningkatan sarana-prasarana ibadah, program kambing bergulir, program bedah rumah dhuafa dan penambahan buku iqra dan program lainnya. Program tersebut memberikan efek ganda kepada warga Dusun Kwangenrejo yaitu tersyiarkannya agama islam dan meningkatkan kemandirian ekonomi warga terutama mereka yang muslim di Dusun Kwangenrejo. Desa Leran. Kec. Kalitidu Bojonegoro. Program-Program pentasyarufan Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) bersifat kontinew dan berkelanjutan . ustainabe goa. Kepada warga muslim Dusun Kwangenrejo Kec. Kalitidu Bojonegoro termasuk salah satu golongan yang berhak menerima dana zakat, infaq dan sedekah dari baitul maal (BMT) Nurul Ummah. Program keagamaan dan sosial menjadikan warga Dusun Kwangenrejo sebagai Desa binaan sekaligus ditetapkan sebagai Kampung zakat. Kampung moderasi beragama sesuai kriteria Kantor Kementrian Agama Republik Indonesia Kabupaten Bojonegoro. Kampung toleransi beragama atau kampung moderasi, menjadi sasaran target pemerintah, termasuk lembaga baitul maal (BMT) Nurul Ummah Ngasem selaku badan amil zakat dalam hal pembinaan keagamaan, pembiaan ekonomi dan pengurangan kemiskinan berbasis zakat. Misalnya. Baitul maal (BMT) Nurul ummah setiap bulan telah mentasyarufkan kurang lebih Rp. 5 juta untuk honor guru ngaji yang jumlahnya 9 orang. Selain bantuan program honor guru ngaji, juga ada program pemberdayaan ekonomi masyarakat berupa pemberian kambing bergulir untuk masyarakat, bantuan pembiayaan petani, bantuan pemberdayaan pelaku usaha bagi warga Dusun Kwangenrejo Desa Leran Kec. Kalitidu Bojo negoro. Program-program tersebut termasuk bantuan cuma-cuma alias gratis dengan system pemberdayaan ekonomi keumatan. Misalnya, program kambing bergulir, ternyata sangat diminati masyarakat, karena permintaan kambing sangat tinggi, 6Wawancara Bapak Nurudin tentang kemandirian ekonomi guru Ngaji, muallaf dengan program kambing Untuk tahap pertama, kambing bergulir sebanyak 20 ekor kambing yang dipelihara oleh Marjono, ketua RT. Program kambing bergulir dianggap paling tepat karena potensi pakan ternak sangat melimpah yakni pohon Aepohonan milik perhutani. Pendampingan Kemandirian Ekonomi Berbasis Keuangan Syariah Untuk Mewujudkan Kesetaraan Ekonomi Masyarakat Di Dusun Kwangenrejo Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur Hamdani L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume VII Nomor 1 Mei 2024 terutama untuk aqiqoh, hajatan manten bahkan orang meninggal dunia. Begitu juga bantuan pembiayaan petani untuk menunjang ekonomi guru ngaji. Artinya, penerima bantuan program kambing bergulir akan menjadi contoh pentasyarufan kemandirian ekonomi masyarakat. Program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan kewirausahaan sosial sangat dibutuhkan masyarakat dan solusi paling tepat dalam jangka waktu pendek, karena pengangguran, terutama mereka yang tinggal didaerah terpencil. Bantuan gerobaku, bantuan modal usaha Rp. 000, bagi pelaku usaha, pelatihan keterampilan bagi pemuda sangat positif dan memberikan kontribusi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat . esejahteraan masyaraka. Taqiyudin menetapkan enam kaidah dalam katagori pendistribusian dana sosial baitul maal sebagai lembaga amil zakat. 8 Antara . Harta yang mempunyai ciri khusus dalam baitul mal. Harta yang diberikan baitul maal untuk menanggulangi terjadinya kemiskinan dan kekurangan, serta untuk melaksanakan keWajiban jihad. Harta yang diberikan baitul maal sebagai suatu pengganti/kompensasi . Harta yang dikelola baitul maal yang bukan sebagai pengganti/kompensasi, tetapi untuk digunakan demi kemaslahatan umat. Harta yang diberikan baitul maal karena adanya kemaslahatan dan kemanfaatan, seperti membantu umat yang tertimpa musibah . Harta yang disalurkan baitul maal karena adanya unsure darurat . Lembaga keuangan syariah, yang bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat adalah solusi yang tepat Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Nurul Ummah Ngasem, tujuanya agar masyarakat yang selama ini pasif menjadi produktif, yang awalnya miskin bisa mandiri dan setara, serta mensyiar agama islam di Dusun 7http:w. BMT-NU Ngasem. akses Maret 2022 dan wawancara dengan bapak sholihin ketua baitul maal BMT NU Ngasem dalam mentasyarufkan dana sosial untuk kemandirian ekonomi dan kewirausahaan sosial. 8Annahbani. Taqyuddin, system Ekonomi Islam. Mesir. Al-Azhar Press, 2009, hal 56 Pendampingan Kemandirian Ekonomi Berbasis Keuangan Syariah Untuk Mewujudkan Kesetaraan Ekonomi Masyarakat Di Dusun Kwangenrejo Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur Hamdani L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume VII Nomor 1 Mei 2024 Kwagenrejo. Kalitidu. Bojonegoro. Program sosial syariah yang dijalankan oleh Baitul Maal Wat Tamwil . impan pinjam mikro syaria. dilakukan dengan cara memberikan pemberdayaan ekonomi kepada pedagang kecil. UMKM, kredit ultra mikro, kambing ternak bergulir dan penanaman sayur untuk petani. Dalam menjalankan pemberdayaan ekonomi masyarakat BMT menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan komersil. Attamwil dengan produk simpam pinjam dan tabungan komersil berbasis syariah. Baitul Maal dengan produk keuangan sosial syariah seperti, bantuan fakir, bantuan miskin- dhuafa. Metode Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD). ABCD dibangun berdasarkan prinsip-prinsip yang dikemukakan oleh John McKnight dan Jody Kretzmann yang juga pendiri dari The Asset-Based Community Development (ABCD) Institute. Pendekatan berbasis aset membantu komunitas, melihat kenyataan kondisi internal dan kemungkinan perubahan yang dapat dilakukan oleh lembaga atau perseorangan. Pendekatan ini mengarahkan pada perubahan, fokus pada apa yang ingin dicapai oleh komunitas, serta membantu komunitas dalam mewujudkan visi mereka. McKnight dan Kretzmann . mengemukakan ada 6 . prinsip yang perlu dipegang oleh para local enabler . emberdaya masayarakat loka. demi terciptanya pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan, yakni . apresiasi, . partisipasi, . psikologi positif, . deviasi positif, . pembangunan dari dalam, dan . hipotesis heliotropik. Keenam prinsip ini harus diwujudkan dalam tahapan kegiatan pengabdian oleh para local enabler. Pendekatan ini mengacu kepada 3 . , periode kehidupan masyarakat lokal, yakni masa lalu, masa sekarang, dan masa Aset yang dimaksud dalam hal ini adalah aset ekonomi, aset lingkugan, aset fisik, aset non fisik, dan aset sosial. 9Buku outlok dokumen Visi dan Misi BMT NU, tahun 2021 Pendampingan Kemandirian Ekonomi Berbasis Keuangan Syariah Untuk Mewujudkan Kesetaraan Ekonomi Masyarakat Di Dusun Kwangenrejo Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur Hamdani L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume VII Nomor 1 Mei 2024 Dengan pemberdayaan masyarakat tersebut, makna pemilikan aset dalam hal ini sangat luas, tidak terbatas pada kepemilikan aset fisik seperti halnya kepemilikan tanah dan gedung yang dimiliki masyarakat. Tetapi, tradisi dan semangat velue yang berharga, bernilai sebagai kekayaan atau perbendaharaan, dalam implementasi metode ABCD, kedatangan fasilitator pada komunitas mereka tidak hanya sekedar sebagai pengamat yang melihat keseharian komunitas, akan tetapi ikut berperan penting dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain model ABCD, pengabdian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Creswell menyatakan, penelitian kualitatif merupakan pendekatan atau penelusuran eksploratif dan memahami suatu gejala sentral. Untuk mengetahi gejala sentral tersebut peneliti melakukan wawancarai peserta penelitian atau partisipan dengan mengajukan pertanyaan yang umum dan agak luas. Penelitian kualitatif memiki karakteristik . sumber data diperoleh dari data alami . peneliti adalah instrumen inti . laporannya sangat diskriptif . analisisnya bersifat induktif . verifikasi data dilakukan dengan cara triagulasi, partisipan dilakukan secara sejajar. Hasil Dan Diskusi Pemberdayaan . ekonomi masyarakat melalui indikator keuangan syariah masih rendah, perlu sosialisasi dan pemahaman masyarakat untuk beralih menggunakan lembaga keuangan syariah sebagai intrumen pembiayaan dan kerjasama ekonomi. Keuangan syariah selain berfungsi memberikan pembiayaan, juga berfungsi mengelola zakat, infaq dan sedekah masyarakat yang kemudian di salurkan untuk mengurangi kemiskinan. Jo Marie Griser dan Berhand G Gunter, sebagaimana dikutip Mubyarto menyatakan bahwa pemberdayaan adalah upaya untuk membangun daya . dengan mendorong, memotivasi dan membangkitkan kesadaran akan 10 Well. John. Research Design. Fifth Edition. Qualitatative. Quantitative, and mixed Methods Approaches. Sage. Pendampingan Kemandirian Ekonomi Berbasis Keuangan Syariah Untuk Mewujudkan Kesetaraan Ekonomi Masyarakat Di Dusun Kwangenrejo Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur Hamdani L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume VII Nomor 1 Mei 2024 potensi yang dimilikinya serta berupaya untuk mengembangkannya. 11 Mengacu kepada pemberdayaan tersebut, maka kesinambungan ekonomi masyarakat indikator keuangan syariah adalah untuk membangun ekonomi dengan mendorong, memotivasi dan membangkitkan kesadaran akan potensi kewirausahaan masyarakat dan berupaya untuk mengembangkannya menjadi ekonomi kerakyatan. Keuangan berbasis syariah merupakan instrument dari keuangan public islam. Keuangan syariah dalam menjalanlan pembiayaan menganut Undang-Undang No 1 tahun 2013 tentang lembaga keuangan mikro (LKM) atas status hukum baitul maal wa tamwil (BMT). Kehadiran BMT sebagai lembaga keuangan mikro syariah mempunyai misi khusus yakni pemberdayaan masyarakat sektor ekonomi lemah dan menghindarkan masyarakat dari pembiayaan ribawi, sehingga kehadirannya benarbenar bermanfaat untuk masyarakat yang beroreintasi ekonomi kerakyatan. 13 Selain itu, pemberdayaan, edukasi kepada pedagang kecil sebagai mitra keuangan mikro syariah BMT menjadi sasaran yang patut di berikan pembinaan, penyuluhan dan Tujuanya agar mereka bias mandiri secara ekonomi, mandiri dalam mengelola dan mandiri dalam pembiayaan. Keuangan syariah bertujuan mewujudkan kehidupan keluarga dan masyarakat di sekitar BMT agar selamat, damai, sejahtera. Visi dan misi keuangan syariah adalah mewujudkan kualitas masyarakat di lingkungan agar tetap maju dan sejahtera. Berikut adalah tahapan pengabdian masyarakat dengan metode ABCD yang tertuang dalam lima langkah pendampingan yaitu tu discovery . , dream . , design . , define . , dan destiny . Discovery . Pada tahap ini dilakukan identifikasi aset berupa lahan ternak. Sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki masyarakat Dusun Kwangenrejo. Desa Leran Kec. Kalitidu Kab. Ngawi dalam menjalankan aktivitas ekonomi berkelanjutan yaitu 11 Jo Marie Griser, crisis ekonomi, 12 Mubyarto. Membangun sistem ekonomi. Jogjakarta, 2000,hal 263 13 Nurul Huda. Keuangan Publik Islam. Pendekatan teori dan sejarah. Jakarta : Kencana, 2016, hal 284 Pendampingan Kemandirian Ekonomi Berbasis Keuangan Syariah Untuk Mewujudkan Kesetaraan Ekonomi Masyarakat Di Dusun Kwangenrejo Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur Hamdani L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume VII Nomor 1 Mei 2024 kemandirian ekonomi warga masyarakat. Indikator yang telah ditetapkan menjadi pedoman dalam menjalankan program-program kemandirian ekonomi, melalui tahapan pendalaman masalah . , wawancara dan dokumentasi data. Dalam hal ini peneliti menemukan antara lain: Ketersediaan bahan pangan kambing yang melimpah di Dusun Kwangenrejo Desa Leran, karena Dusun tersebut merupakan dusun panggir hutan milik perhutani. Dimana kebun perhutani ditanami pohonpohon sengon laut untuk pakan ternak warga. Warga muslim Dusun Kwangenrejo merupakan warga minorita yang membutuhkan perlindungan. Kendati demikian, warga muslim cukup aktif dan solidaritas yang tinggi untuk membangun peradaban dan ekonomi warga dengan cara-cara keuangan syariah. Warga Dusun Kwangenrejo terutama muslim telah menjalin kerjasama aktif dengan lembaga keuangan syariah yaitu BMT Nurul Ummah Ngasem Kalitidu Bojonegoro pemberdayaan ideologi masyarakat. Warga muslim tergabung dalam satu komunitas muallaf Kwangenrejo untuk mempelajari ajaran-jaran islam yang rahmatan lil alamin serta keinginan untuk merdeka dari jeratan sewa sawah milik warga Katolik. Dari tahapan discovery tersebut dilakukan identifikasi khusus berkaitan dengan ketersediaan aset lahan dan kandang untuk peternakan kambing bergulir untuk meningkatkan ekonomi dan kemandirian ekonomi warga. Untuk mendapatkan informasi tersebut kami melakukan wawancara secara mendalam dengan pengurus dan staf BMT Nurul Ummah Ngasem Bojonegoro. Dari hasil wawancara kami dihasilkan sebagai berikut: BMT Nurul Ummah telah melakukan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat dusun Kwangenrejo melalui pembinaan muallaf dan pembinaan agama masyarakat terutama hal aqidah. Pendampingan Kemandirian Ekonomi Berbasis Keuangan Syariah Untuk Mewujudkan Kesetaraan Ekonomi Masyarakat Di Dusun Kwangenrejo Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur Hamdani L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume VII Nomor 1 Mei 2024 . Mikanisme pemberdayaan dan pendampingan BMT Nurul Ummah adalah mengajak masyarakat yang tergabung dalam monitas muslim untuk mengikuti pelatihan, pengajian dan keagenan produk air minum. Juga mengajak masyarakat untuk tetap menggunakan lahan pekarangan untuk beternak kambing bergulir. BMT Nurul Ummah berkelanjutan dengan tujuan kesetaraan ekonomi dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui program modal kerja, kambing bergulir dan peminjaman grobak bagi pedagang. Pada tahap ini dilakukan perumusan target-target yang akan dicapai,dengan pemenuhan target-target yang ingin dilakukan tindakan untuk pendampingan pengabdian masyarakat. Dream . Pada tahap ini pengabdian dilakukan perumusan target-target yang akan dicapai untuk peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat dengan tahapantahapan pemberdayaan program kambing bergulir, program modal kerja, program grobak untuk usaha mikro masyarakat dalam rangkat peningkatan ekonomi. Dari hasil diskusi dan wawancara dengan masyarakat melalui indikator program yang bergulir bersama BMT Nurul Ummah Ngasem dihasilkan sebagai berikut : Program kambing bergulir di ikuti oleh tiga kelompok masyarakat yang mana satu kelompok terdiri dari 5 kepala keluarga untuk beternak kambing. Mikanisme penyaluran program kambing bergulir dilakukan BMT Nurul Ummah Ngasem dengan diawali akad-akad keuangan secara syariah. Akad tersebut sebagai tanggung jawab peternak kepada BMT sekaligus pemasaran kambing untuk keberlanjutan ekonomi keluarga. Capaian peternak selama ini bisa memanfaatkan lahan pekarangan dan melimpah pakan ternak untuk pemanfaatan. Capaian tersebut diperoleh Pendampingan Kemandirian Ekonomi Berbasis Keuangan Syariah Untuk Mewujudkan Kesetaraan Ekonomi Masyarakat Di Dusun Kwangenrejo Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur Hamdani L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume VII Nomor 1 Mei 2024 setiap kambing bergulir masyarakat mendapatkan keuntungan ekonomis sebesar Rp. 000-Rp. 000 pertiga bulan. Dari modal kerja, masyarakat mendapatkan bimbingan dagang dan tabahan modal kerja secara syariah dimana kemudahan prosedur dan minimnya margin dari masyarakat. Margin tersebut memberikan keuntungan ekonomi bagi masyarakat. Design (Merancan. Setelah dilakukan identifikasi aset-aset serta perumusan rencana strategi, tahap berikutnya merancang dan mendesign program yang akan dilakukan. Dalam tahap ini kembali dilaksanakan diskusi antara BMT nurul ummah dan masyarakat yang berupa kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat. Berikut kegiatan yang . Memastikan masyarakat warga Kwangenrejo tergabung dalam komunitas peternak dan modal kerja agar terlibat secara langsung dalam kemandirian ekonomi melalui program kambing bergulir, penyediaan modal kerja dan pemberian Grobak untuk keadilan ekonomi warga. Program tersebut dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat. BMT Nurul Ummah Ngasem sebagai lembaga keuangan syariah melakukan pendampingan kemandirian ekonomi melalui program kemasyarakatan kambing bergulir dan modal kerja. Berkaitan dengan indikator mendapingi dan memberikan motivasi dan menyusun rencana pelaksanaan pendampingan pengabdian masyarakat untuk kemandirian ekonomi. Define (Menentuka. Merancang tahapan-tahapan yang akan dilaksanakan untuk mencapai tujuan, tahap berikutnya adalah menentukan detail pelaksanaan berkaitan masing-masing Pendampingan dan pengabdian ini dilakukan selama 4 bulan pendampingan di mulai bulan September-Desember. Pendampingan Kemandirian Ekonomi Berbasis Keuangan Syariah Untuk Mewujudkan Kesetaraan Ekonomi Masyarakat Di Dusun Kwangenrejo Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur Hamdani L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume VII Nomor 1 Mei 2024 . Destiny (Lakuka. Tahapan pemenuhan target. Pada tahap dream, pendampingan dilakukan selama tahun Untuk melaksanakan harus pembinaan dan pemberdayaan melalui tahapan, salah satunya memastikan bahwa masyawakat kwangenrejo mendapatkan bimbingan dan penyelesaian dalam peningkatan ekonomi. Pelaksanaan pemberdayaan BMT Nurul Ummah sebagai lembaga Keuangan syariah melakukan pendekatan dengan tokoh-tokoh agama dalam hal ini adalah para ustad, guru mengaji, dan aparat pemerintahan dusun untuk memberikan sosialisasi dan penyadaran akan pentingnya lembaga keuangan sebagai donor /psonsor untuk pemberdayaan masyarakat. Setelah memahami maksud dan tujuan sosialisasi pemberdayaan, maka BMT Nurul Ummah bersama masyarakat melakukan design perencanaan pemberdayaan. Mekanisme pelaksanaan Tahap ini BMT memastikan bahwa pelaksanakan pendampingan berjalan denga baik, kepada warga masyarakat atau kelompok tentang kemandirian ekonomi melalui program kambing bergulir dan modal kerja. Selanjutnya BMT melakukan pendataan kepada warga, mana saja komunitas yang siap untuk melanjutkan kegiatan pemberdayaan. Di lihat hasil pendapatan, rata-rata warga sangat antusias dengan pendampingan tetrutama peternak dan petani yang selama ini masih serba kekurangan terutama soal kambing. Simpulan . Pengabdian masyarakat dalam mendampingi Pendampingan Pengabdian Kemandirian Ekonomi Masyarakat berbasis keuangan sosial syariah di Kampung Pancasila Dusun Kwangenrejo Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro Jawa TimurAy dilaksanakan selama 4 bulan dengan tahapan discovery, dream, design, define, dan destiny. Kelima tahapan tersebut dilaksanakan oleh peneliti dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat sehingga masyarakat Pendampingan Kemandirian Ekonomi Berbasis Keuangan Syariah Untuk Mewujudkan Kesetaraan Ekonomi Masyarakat Di Dusun Kwangenrejo Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur Hamdani L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume VII Nomor 1 Mei 2024 betul-betul mandiri secara ekonomi dan punya penghasilan harian. Kegiatan pengabdian dan pendampingan masyarakat di Dusun Kwangenrejo Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro menghasilkan perbaikan dalam pemenuhan 2 indikator utama yakni pemenuhan kebutuhan hidup bagi peternak/petani melalui kambing bergulir dan pemenuhan modal kerja bagi pedagang kecil . untuk menopang kebutuhan keluarga. Referensi