PROCEEDING The Future is Now: Adaptation to the Al Ghazali Internasional WorldAos Emerging Technologies Conference e-issn. QASHASH AS MATERIAL AND METHOD IN ISLAMIC EDUCATION Muhammad Ainun Najih Romdzon1. Ayu Fitriyaningsih2. Ainul Yaqin3 STAI Islamic Centre Demak1. Universitas Sebelas Maret2. STAI Islamic Centre Demak3 najihromdhon14@gmail. Abstract This study aims to explore the materials and instructional methods embedded in the stories . of the QurAoan, which can be applied in Islamic religious education. Using a qualitative research approach and library research methods, this study examines the pedagogical values contained in the selected stories of the QurAoan. The findings show that QurAoanic stories have significant educational value and are frequently used in Islamic educational institutions to facilitate the teaching and learning Storytelling is considered an effective method due to its ease and engaging nature, which attracts students' interest. However, this study also highlights that not all subjects in Islamic education are suitable for delivery through this method. Educators must be able to select appropriate material so that the qisah method can be optimally applied and align with the learning objectives. Keywords : Qashash. Educational Content and Methods. Islamic Education Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendalami materi dan metode pembelajaran yang terkandung dalam kisah-kisah . dalam Al-QurAoan, yang dapat diterapkan dalam pendidikan Agama Islam. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan metode studi pustaka . ibrary researc. , penelitian ini mengkaji nilai-nilai pedagogis yang terkandung dalam kisah-kisah pilihan Al-QurAoan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisah-kisah Al-QurAoan memiliki nilai edukatif yang signifikan, sehingga sering digunakan dalam lembaga-lembaga pendidikan Islam untuk memfasilitasi proses belajar mengajar. Metode penyampaian melalui cerita ini dianggap efektif karena bersifat mudah dan ringan dalam penyampaiannya, serta mampu menarik minat peserta didik. Namun, penelitian ini juga menyoroti bahwa tidak semua materi dalam pendidikan Islam cocok disampaikan melalui metode Pendidik harus mampu memilih materi yang tepat agar metode qisah dapat diterapkan secara optimal dan sesuai dengan tujuan pembelajaran. Kata Kunci: Qashash. Materi dan Metode Pendidikan. Pendidikan Islam Pendahuluan Al QurAoan merupakan kitab suci yang diturunkan kepada NabiMuhammad SAW, melalui malaikat jibril, yang didalamnya terdapat kisahyang terjamin kebenarannya dan tidak pernah terkotori oleh karangan maupun rekayasa dusta, kisah-kisah dalam Al QurAoan merupakan kisah yang benar adanya, dan dalam kisah tersebut terdapat ibrah , sebagaicerminan dan contoh bagi kehidupan manusia sekarang dan yang akan datang (Umar Sidiq, 2. Allah memberitahukan dan menceritakan kisah kisah tersebut kepada kita agar kita berfikir danAllah memerintahkan kepada kita untuk menceritakan . kisah ini kepada umat manusia agara mereka berpikir. Sebagaimana Allah yang telah memberitahukan dan menceritakankepada kita kisah-kisah tersebut untuk memberi hiburan, ketabahan, keteguhan PROCEEDING Al Ghazali Internasional Conference Volume 1. Desember 2024 PROCEEDING The Future is Now: Adaptation to the Al Ghazali Internasional WorldAos Emerging Technologies Conference e-issn. hati, dan kesabaran untuk melakukan usaha dan perjuangan (Umar Sidiq, 2. Allah juga telah menetapkan bahwa di dalam kisah-kisah orang terdahulu, terdapat hikmah pelajaran yang dapat diambil bagi orang-orang yang berakal, yang mampu merenungi kisah-kisah itu, menemukan padanya hikmah dan nasihat, serta menggali pelajaran dan petunjuk hidup (Nugroho, 2. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran adalah performa guru dalam mengelola kelas dan improvisasinya dalam Juga dorongan atau motivasi guru pada siswa untuk menemukan keahlian maupun kemampuan dasar siswa yang mana akan menunjang proses pembelajaran (Amar. Selain performa guru, salah satu faktor yang harus diperhatikan padapembelajaran adalah metode merupakan salah satu penunjang atau sarana yang membantu pendidik menuntun peserta didik dalam mencapai tujuan pendidik (Darmawati et al. , 2. Salah satu metode yang terkenal dalam dunia pendidikanadalah metode cerita/kisah. Metode cerita/kisah ini sudah banyak digunakanoleh pendidik dari zaman dahulu. Tokoh di dalam ilmu pendidikan setuju bahwa metode cerita ini memiliki dampak yang cukup signifikan dalam pembelajaran. Metode cerita ini juga dapat berkembang seiring dengan perkembangan zaman (Ummah, 2. Allah menurunkan Al QurAoan senantiasa menjadi pedoman hidup bagi umat manusia. Termasuk metode-metode untuk pembelajaran. Allah menurunkan Al QurAoan untuk dijadikan tuntunan umat manusia agar mencapai kebahagiaan dunia akhirat. Adakalanya tuntunan tersebut disampaikan menggunakan kisah atau cerita. Bahkan ada beberapa surah yang dikhususkan hanya untuk menyampaikan kisah. Seperti surat Yusuf . Al Anbiya . Al qashash . , dan lainnya (Anshori, 2. Tujuan disusunnya penelitian ini adalah untuk memperdalam materi dan metode yang terdapat dalam kisah-kisah di Al QurAoan yang dapat diterapkan dalam pembelajaran pendidikan Agama Islam. Tinjauan Pustaka dan Pengembangan Hipotesis Pengertian Qashash Secara bahasa kisah berasal dari bahasa Arab qishshah yang berarti suatu cerita, hikayat, atau riwayat. Kata tersebut berasal dari al-qish yang berarti menelusuri atsar . (Susilawati, 2. Qhasah secara bahasa juga dapat diartikan sebagai A( EAmengikuti Al-Qhasas merupakan isim masdar, sebagaimana firman Allah AA EO IA PROCEEDING Al Ghazali Internasional Conference Volume 1. Desember 2024 PROCEEDING The Future is Now: Adaptation to the Al Ghazali Internasional WorldAos Emerging Technologies Conference e-issn. A(CaMaka Nabi Musa dan muridnya kembali kearah dari mana mereka datang, sambal mengikuti jejak. Al-Kahfi: . , dapat juga diartikan sebagai A( E IENAberita yang beruruta. sebagaimana firman Allah A( I N NEO ECAA ECAsesungguhnya ini adalah berita yang benar: ali-Imran:. Kisah menurut istilah adalah suatu media untuk menyalurkan tentang kehidupan atau suatu peristiwa atau sejumlah peristiwa yang satu dengan yang lain saling berkaitan, dan kisah harus memiliki pendahuluan dan bagian akhir. Hasby Ash Shidiqiy mendefinisikan kisah ialah pemberitaan masa lalu tentang umat, serta menerangkan jejak peninggalan kaum masa lalu (Ritonga et al. , 2. Berdasarkan berbagai pengetian di atas, maka pengertian Qashash al-QurAoan merupakan kejadian, cerita, atau kisah dalam al-QurAoanyang menceritakan halihwal umat-umat terdahulu dan nabi-nabi mereka dan juga berbagai peristiwa yang telah terjadi, yang sedang terjadi dan yangakan terjadi (Nur Ali Subhan, 2. Kisah dalam Al-QurAoan maupun peristiwa-peristiwa yang ada pada Al-QurAoan merupakan gambaran yang benar terjadi atau merupakan realita yang pernah terjadi, bukan merupakan fiktif atau karangan kejadian tanpa dialami secara nyata. Maka kisah-kisah dalam Al-QurAoan selalu memberi makna, nilai, ibrah, pelajaran, bahkan dapat diterapkan dalam kehidupan sekarang. Dan kisah maupun peristiwa yang ada pada Al-QurAoan terjamin kebenaranya (Nur Ali Subhan, 2. Macam-macam Qashash Al-QurAoan Ditinjau dari segi waktu, menurut (Umar Sidiq, 2. Qhasa Al-QurAoan ada 3, yaitu : Kisah-kisah ghaib pada masa lalu Yaitu kisah yang menceritakan kejadian-kejadian ghaib yang tidak dapat ditangkap oleh panca indera dan terjadi pada masa lampau. Contohnya kisah Nabi Nuh. Musa dan Maryam, sebagaimana diterangkan dalam surat Ali Imron : 44. Kisah-kisah ghaib pada masa kini Yaitu kisah yang menerangkan hal-hal ghaib pada masa sekarang . eski ada sejak dulu dan akan tetap ada sampai masa yang akan datan. Contohnya kisah tentang Allah dan segala sifat-sifat-Nya, para malaikat, jin, seitan, berita hari kiamat, dan lain lain. Hal ini seperti diterangkan pada surat AlQariAoah ayat 1-6 -kisah yang menceritakan peristiwa mendatang yang belum terjadi pada waktu PROCEEDING Al Ghazali Internasional Conference Volume 1. Desember 2024 PROCEEDING The Future is Now: Adaptation to the Al Ghazali Internasional WorldAos Emerging Technologies Conference e-issn. turunnya l-QurAoan, kemudian kisah tersebut benar-benar terjadi, seperti jaminan Allah terhadap keselamatan Nabi Muhammad SAW dari penganiayaan orang kafir, hal ini terdapat pada surah Al-Maidah : 67 Ditinjau dari segi materi. Kisah nabi-nabi Al qurAoan mengandung cerita tentang dakwah Nabi dan mukjizat pada Rasul dan sikap umat- umat yang menentang, serta marhalah-marhalah dakwah dan perkembangan-perkembangannya. Kisah yang berpautan dengan peristiwa-peristiwa yang telah terjadi dan orang-orang yang tidak dapat dipastikan kenabiannya, seperti kisah Thalut dan Jalut, dua putra Adam. Ashabul Kahfi. Zulkarnain. Qarun, dan Ashabs Sabti. Maryam. Ashabul Ukhdud. Ashabul Fiil, dan lain- lain. Kisah yang berpautan dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa Rasul SAW, seperti peperangan Badar dan Uhud yang diterangkan dalam surat Ali Imran. Ditinjau dari Jenisnya Menurut M. Khulafaullah, dilihat dari segi jenisnya kisah-kisahAl-QurAoan dapat dibagi menjadi 3 bagian, yaitu: Kisah sejarah . l-Qishash Al-Tarikhiyya. Kisah perumpamaan (Al-Qisash al-Tamtsiliya. Kisah Asatir Ditinjau dari segi Panjang Pendeknya Kisah Ditinjau dari segi panjang pendeknya kisah Al-QurAoan dapat dibagi menjadi 3 . Kisah panjang. Misalanya kisah nabi Yusuf dalam Surah Yusuf yang hampir seluruh ayatnya mengungkapkan kehidupan Nabi Yusuf sejak masa kanak- kanak sampai dewasa dan kemudian memiliki kekuasaan. Kisah yang lebih pendek dari bagian yang pertama Misalnya kisah Maryam dalam surah Maryam, kisah Al-Ashab Al-Kahfi dalam surah al Kahfi, . Kisah yang jumlahnya kurang dari sepuluh ayat Misalnya kisah Nabi Luth dan Nabi Hud dalam surah Al-AAoraf. Manfaat Qashash Kisah-kisah yang terkandung dalam Al QurAoan memiliki banyak manfaat dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan, yaitu: Menjelaskan asas-asas dakwah dalam Islam dan mnjelaskan pokok- pokok syariAoat yang PROCEEDING Al Ghazali Internasional Conference Volume 1. Desember 2024 PROCEEDING The Future is Now: Adaptation to the Al Ghazali Internasional WorldAos Emerging Technologies Conference e-issn. dibawa oleh para Nabi. Meneguhkan hati Rasulullah SAW. dan hati ummat Muhammad atas agama Allah, memperkuat kepercayaan umat mukmin tentang menangnya kebenaran dan para pendukungnya, serta hancurnya kebathilan dan para pembelanya. Membenarkan para nabi terdahulu, menghidupkan kenangan terhadap mereka serta mengabadikan jejak dan peninggalannya baik berupa benda maupun berupa syariAoatnya, seperti jejak dan syariAoat nabi Ibrahim tentang Qurban. Menampakan kebenaran Muhammad SAW. dalam dakwahnya dengan apa yang diberitakan, tentang hal ihwal, orang-orang terdahulu di sepanjang kurun dan generasi. Menyimak kebohongan ahli kitab dengan hujjah yang membeberkan keterangan dan petunjuk yang mereka sembunyikan. Dan menentang mereka dengan sisi kitab mereka sendiri sebelum kitab itu dirubah dandiganti Kisah termasuk salah satu bentuk dari sastra yang menarik perhatian banyak pendengar dan banyak mengandung pelajaran guna memantapkan pesan-pesan yang dikandungnya ke dalam jiwa. Pengembangan Hipotesis Qahsash yang digunakan sebagai salah satu materi dan media pembelajaran pendidikan Islam, dapat meningkatkan pemahaman dan nilai-nilai moral pada diri peserta didik, serta dapat meningkatkan dan menguatkan nilai karakter dan pemahaman materi pada diri siswa. Hipoteis dalam penelitian ini memperkirakan bahwa penggunaan qashash sebagai materi dan media pendidikan Islam tidak hanya dijadikan sebatas sumber cerita dan informasi, tetapi dianggap sebagai salah satu metode pembelajaran yang efektif untuk memahami secara mendalam nilai-nilai agama dan karakter melalui cerita-cerita yang memiliki nilai moral dan Metodologi Penelitian Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan metode penelitian library research dimana peneliti bertindak sebagai instrumen inti yang dibantu dengan alat insidental untuk melakukan kajian dan analisis secara mendalam dari berbagai literatur ilmiah berupa buku-buku, artikel, jurnal ilmiah ataupun berbagai karya tulis ilmiah (Zed, 2. Dari berbagai bahan pustakan tersebut kemudian dilakukan analisis secara kritis dan mendalam agar dapat mendukung orientasi pembahasan yang akan diangkat dalam topik penelitian. PROCEEDING Al Ghazali Internasional Conference Volume 1. Desember 2024 PROCEEDING The Future is Now: Adaptation to the Al Ghazali Internasional WorldAos Emerging Technologies Conference e-issn. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi, dengan cara mencari data yang terkait dengan konsep, jenis pendekatan yang digunakan, prosedur serta data analisis yang dipakai terkait dengan penelitian libraray research baik yang bersumber dari data primer maupun skunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode content analysis yang merupakan jenis pendekatan ilmiah untuk menganalisis isi pesan Dalam hal ini, peneliti melakukan analisis yang mendalam dari berbagai sumber data penelitian yang relevan untuk digunakan dalam penelitian kepustakaan (Adlini et al. , 2. Pembahasan Qashash sebagai Materi Pendidikan Islam Al QurAoan merupakan seperangkat pengetahuan yang dibutuhkan oleh umat manusia untuk mendukung tercapainya kesuksesan dan kebahagiaan hidup baik masa sekarang maupun masa nanti, baik secara lahiriah maupun batiniah. Hal ini berbeda dengan makna materi Pendidikan konvensional. Dimana materi pendidikan dipahami dari dua hal, yaitusumber belajar dan bahan ajar yang secara kategoris meliputi konsep, fakta,prinsip, dan prosedur (Subur, 2. Al-QurAoan banyak berisi tentang sejarah, kisah, maupun peristiwa yang telah terjadi di masa lampau, masa sekarang, dan masa yang akan terjadi dimasa depan. Dan kisah-kisah tersebut benar adanya, bukan karangan manusia. Kontribusi kisah dalam pembelajaran tentu sangat membantu guru dalam menjelaskan atau menjabarkan sebuah materi, dan memudahkan dalam memahami sebuah ilmu pendidikan dan tentu menambah wawasan siswa (Imamuddin, 2. Kisah-kisah yang ada pada Al QurAoan bukanlah dongeng yang penuh dengan muatan fiksi, ia bukanlah legenda yang berbau mitos. Kisah-kisah yang ada pada Al-QurAoan benar adanya dan benar-benar terjadi dan dapat dibuktikan kebenarannya, seperti kaAobah dan sumur zam-zam dalam kisah nabi Ismail, jasad FirAoaun dan Spinx dalam kisah nabi Musa, waduk Ratu Bilqis di Yaman, dan sebagainya. Dalam qishah yang ada pada Al-QurAoan, terdapat materi yang dapat dipelajari atau nilai pendidikan yang terkandung didalamnya, antara lain Pendidikan tauhid. Pendidikan intelektual. Pendidikan Akhlak. Pendidikan seksual. Pendidikan spiritual, dan Pendidikan demokrasi (Nugroho, 2. Qhashash sebagai Metode Pendidikan Islam Metode bercerita (Qishas. adalah cara penyampaian atau penyajian materi pembelajaran secara lisan dalam bentuk cerita dari guru kepada anak didik. Dalam kegiatan pendidikan ini, metode qishash bertujuan untuk memberikan keterangan, penjelasan mengenai hal-hal baru dalam PROCEEDING Al Ghazali Internasional Conference Volume 1. Desember 2024 PROCEEDING The Future is Now: Adaptation to the Al Ghazali Internasional WorldAos Emerging Technologies Conference e-issn. menyampaikan pembelajaran yang dapat mengembangkan berbagai kompetensi dasar (Romsari. Sholeh Abdul Aziz menjelaskan bahwa qisah dapat dijadikan metode pembelajaran karena mampu menyampaikan informasi dan data-data dengan cara yang mudah dan dapat dipercaya, pendidikan anak merupakan pendidikan yang mendidik perilaku secara benar, yaitu memberi contoh didepan mereka dan membimbing kecenderungan mereka untuk mengikuti, mengerakan dua sisis keinginan mereka . asmani dan rohan. , serta menyebarkan semangat kehidupan dan kreativitas yang stagnan dan baku . Metode Qashash dalam Pendidikan Islam ini memiliki beberapa manfaat atau kelebihan, diantaranya dapat memberikan pengetahuan sosial, nilai-nilai moral, dan keagamaan, dapat memberikan pengalaman belajar untuk berlatih mendengarkan sehingga peserta didik mendaptkan informasi tetang pengetahuan, nilai dan sikap untuk dihayati dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. , memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik, serta memungkinkan pengembangan dimensi perasaan anak (Moeslihatun. Dalam pendidikan, metode ini banyak digunakan dalam lembaga- lembaga pendidikan Islam dalam penyampaian materi atau dalam proses belajar mengajar. Metode cerita ini dianggap metode yang paling mudah dan ringan saat penyampaiannya sehingga materi akan mudah dipahami dandiserap oleh peserta didik. Kesimpulan Allah telah berfirman bahwa di dalam Al QurAoan terdapat banyak kisah-kisah yang di dalamnya terdapat pengajaran. Kedua ayat tersebut, dapat dilihat bahwa Al-QurAoan merupakan kisah-kisah pilihan yang terkandung nilai pedagogis. Dalam pendidikan, metode ini banyak digunakan dalam lembaga-lembaga pendidikan Islam dalam penyampaian materi atau dalam proses belajar mengajar. Metode cerita ini dianggap metode yang paling mudah dan ringan saat Namun, tidak semua materi pendidikan dapat disampaikan dengan metode ini. Tentu pendidik harus dapat menentukan materi mana saja yang cocok dan tepat untuk bisa menerapkan matode qisah ini. Daftar Pustaka Adlini. Dinda. Yulinda. Chotimah. , & Merliyana. Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka.