Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x - x Volume 1. No. Desember 2021 PERANCANGAN MUSEUM DI KOTA TOMOHON DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR POSTMODERN Johanis L. PaatAo1. Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado e-mail : johanisbzk@gmail. Freike E. Kawatu,2. Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado e-mail : eugenekawatu@gmail. Rulyanto G. Lasut2 Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado e-mail : Irio@Unima. ABSTRAK Sejarah masuknya Kristen di Minahasa tidak lepas dari orang-orang yang membawa serta menyebarkan Agama Kristen, mereka terdiri dari beberapa tokoh misionaris yang menyebarkan agama Kristen di Minahasa, serta mewariskan beberapa bangunan dan benda-benda peninggalan sejarah Namun disaat perkembangan kekristenan di Minahasa sudah semakin berkembang, edukasi tentang sejarah kekristenan di Minahasa belum nampak. Sejarah kekristenan hanya diedukasikan pada media cetak atau buku-buku yang di tulis oleh tokoh-tokoh budaya atau dengan menggunakan media elektronik oleh bebapa komunitas dengan sumber dari beberapa tokoh budaya. Bagi mansyarakat umum terlebih generasi saat ini sangatlah penting untuk mengenal, melestarikan mengedukasikan, serta mengembangkannya untuk tujuan pendidikan dan pariwisata. Namum permasalahan utama adalah belum tersedianya fasilitas berupa bangunan untuk mewadahi kebutuhan tersebut. Melalui penelitian ini, penulis merencanakan perancangan Museum kekristenan dengan menggunakan Pendekatan Arsitektur Postmodern. Hal ini dapat membuat pengunjung merasakan suasana religius saat berkunjung dengan menggunakan beberapa ornament Kristen , jadi selain pengunjung belajar tentang sejarah kekristenan di Minahasa, pengunjung dapat sekaligus merasakan kesan religius. Selain itu museum ini mampu untuk memenuhi kebutuhan untuk kegiatan kerohanian dan juga untuk para akademisi yang sedang meneliti tentang sejarah kekristenan di Minahasa. Kata kunci: Museum. Sejarah Kekristenan. Arsitektur Postmodern. Museum PENDAHULUAN Latar Belakang Agama Kristen merupakan salah satu agama resmi yang di anut oleh sebagian masyarakat di Indonesia. Di Sulawesi utara sendiri masyarakatnya merupakan mayoritas pemeluk agama Kristen. Hal ini dibuktikan dari data KANWIL KEMENAG Provinsi Sulawesi Utara tahun 2019 data masyarakat pemeluk agama Kristen Protestan di Sulawesi utara dengan jumlah1,712,387 umat. Mahasiswa Program Studi S1 Arsitektur Universitas Negeri Manado. Dosen Program Studi Arsitektur Universitas Negeri Manado (Pembimbing 1 & . Perancangan Museum Kekristenan di Kota Tomohon Dengan Pendekatan Arsitetur Postmodern Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x - x Volume 1. No. Desember 2021 Sejarah masuknya Kristen di Minahasa tidak lepas dari orang-orang yang membawa serta menyebarkan Agama Kristen, ada beberapa nama yang sudah sangat sering kita dengar dan beberapa kisahnya, contohnya seperti Ridel dan Schswarz yang merupakan penginjil yang dikirim dari (Nederlandsche Zendeling Genootscha. untuk melakukan misi penginjilan di minahasa, juga ada Josep Kamp yang merupakan penginjil pertama dari NZG yang mengunjungi Minahasa, yang terkenal dengan julukan (Rasul Maluk. pada tahun 1817, ada juga salah satu tokoh yang baru-baru ini namanya di nobatkan sebagai nama pasar tradisional dan sebuah Gereja di Tomohon, yakni N. Wilken. Bagi mansyarakat umum terlebih generasi saat ini sangatlah penting untuk mengenal, melestarikan mengedukasikan, serta mengembangkannya untuk tujuan Namum mengenal, melestarikan, mengedukasikan, serta mengembangkan peninggalan sejarah tersebut tidak tumbuh dengan begitu baik dalam paradigma masyarakat telebih generasi saat ini. Dalam hal ini peran museum sangatlah penting, terutama untuk melestarikan, dan mengedukasikan kepada masyarakat tentang sejarah kekristenan di Minahasa. Jika melihat sasaran pengunjung yakni masyarakat umum serta generasi saat ini perlu adanya suatu banguan yang mampu memenuhi kebutuhan pengunjung untuk mengenal, melestariakn, mempelajari, serta mengedukasikan, ataupun para akademisi yang melakukan penelitan atau pengembangan kurikulum maka diperlukan sebuah fasilitas yang dapat menarik masyarakat umum serta generasi saat ini maka perlu adanya sebuah museum yang dapat menarik masyarakat umu dan generasi saat ini serta membawa suasana religious, sakral, serta histroris pada bangunan. Untuk itu dengan mendesain sebuah bangunan modern dengan tetap membawa suasana religious, sakral, serta histroris Maka pemilihan Arsitektur postmodern sangat tepat dengan perancangan museum ini. Tujuan perancangan Museum Kekristenan di Kota Tomohon adalah untuk menciptakan desain Museum Sejarah Kekristenan di Kota Tomohon yang dapat memenuhi kebutuhan dalam memperkenalkan. Melestarikan, mengedukasikan serta menunjang kurikulum tentang sejarah kekristenan di Sulawesi Utara, dengan cara Mendesain sebuah fasilitas Museum yang dapat membawa kesan religius terhadap pengunjung, dan menerapkan pendekatan Arsitektur Postmodern dalam perancangan Museum Sejarah kekeristenan di Kota Tomohon. Pada tahun 2017 telah ada penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Eunike Fenita Macarau, dengan judul AuMuseum GMIM di Tomohon (BEHAVIORISME Sebagai Pendekatan Desai. Ay, museum dirancang untuk memfasilitasi serta mengakomodir peninggalan sejarah GMIM, juga sebagai tempat pariwisata Sulawesi utara, dengan bertemakan Behaviorisme sebagai pendekatan desain2. Berdasarkan penelitian sebelumnya, maka penulis merencanakan suatu perancangan arsitektur yang memiliki Perancangan Museum Kekristenan di Kota Tomohon Dengan Pendekatan Arsitetur Postmodern Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x - x Volume 1. No. Desember 2021 kesamaan tujuan namun dengan metode yang berbeda untuk menciptakan suatau nilai keterbaruan darai penelitian ini. Adapun judul perangan tersebut adalah Museum Kekristenann di Tomohon dengan Pendekatan Arsitektur Postmoedrn, dimana dalam museum ini tidak hanya berisi peninggalan GMIM namun juga Peninggalan Sejarah Kristen di Minahasa, dan dengan menggunakan Arsitektur Postmodern sebagai pendekatan KAJIAN LITERATUR Definisi Postmodern Pengertian postmodern di dalam kamus oxford English dictionaryAos (OED). Suplemen tahun 1982, yang dikutip oleh Rose, diartikan sebagai berikut: ost-mo. dern atau post-modern adalah sesuatu sesudah atau yang kemudian dari apa yang di sebut AomodernAo. Khususnya, di dalam bidang seni, terlebih arsitektur, istilah ini di berikan untuk sebuah gerakan yang bereaksi melawan apa-apa yang menendakan moder. Terhadap definisi postmodern di atas. Rose dan Jenks . memberikan dua Pertama, kata postmodern tidak selalu merupaka pemikiran sesudah modern, tetapi mungkin sama kontemporernya dengan modern, sebagaimana pendapat Lyotard. Kedua, postmodern di dalam arsitektur dilihat sebagai sebuah reaksi sederhana terhadap arsitektur modern, dihambarkan sebagai Audoble codingAy dari gaya modern dengan beberapa gaya atau AucodeAy. Venturt dan Arsitektur Posisi Venturi di Kompleksitas dan Kontradiksi dipengaruhi oleh Semiotika. Gestalt . Psikologi, dan dengan teori Literatur yang mengemukakan nilai puitis dari Dia juga menemukan dukungan untuk penekanannya pada kompleksitas teori evolusi dan psikologi. Venturi menemukan fokus makna Arsitektur dalam asosiasi yang terbentuk oleh keakraban dengan disiplin sejarah. Bagian dari kontribusi teoritisnya tentang kesadaran baru dan kesejarahan yang mendasari Arsitektur Postmodern dan membedakannya dari Arsitektur Modern. Berikut Postmodern dalam pandangan Robert Ventury: Lebih suka elemen yang hibrida daripada "murni", berkompromi daripada "bersih", terdistorsi daripada "langsung", ambigu daripada "diartikulasikan", sesat sekaligus impersonal. Perancangan Museum Kekristenan di Kota Tomohon Dengan Pendekatan Arsitetur Postmodern Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x - x Volume 1. No. Desember 2021 membosankan sekaligus "menarik", "konvensional" daripada "dirancang", mengakomodasi daripada mengecualikan, berlebihan daripada sederhana, vestiglal serta berinovasi, tidak konsisten dan tidak jelas daripada langsung dan jelas. vitalitas yang berantakan daripada kesatuan yang jelas. termasuk non-sequitor dan menyatakan dualitas. Definisi museum Museum adalah institusi permanen, nirlaba, melayani kebutuhan publik, dengan sifat terbuka, dengan cara melakukan melakukan usaha pengoleksian, mengkoservasi, meriset, mengomunikasikan, dan memamerkan benda nyata kepada masyarakat untuk kebutuhan studi, pendidikan, d an kesenangan. karena itu bisa menjadi bahan studi oleh kalangan akademis, dokumentasi dan pemikiran imajinatif pada masa depan. Berdasarkan peraturan pemerintah RI No. 19 Tahun 1995. Museum adalah lembaga, tempat peyimpanan,perawatan, pengamanan dan pemanfaatan benda-benda bukti materiil hasil budaya manusia serta alamdan lingkungannya guna menunjang upaya perlindungan dan pelestarian kekayaan budaya bangsa. METODE Tinjauan Lokasi Tapak berada di jln. Pasar beriman kel. Paslaten 1 Kec. Tomohon Timur Kota tomohon, kondisi tapak merupkan area berkontur dan sebagian tapak adalah area perkebunan batas utara dan barat jln. Terminal Beriman, batas tapak timur adalah toko bangunan. Hotel Leos dan, terminal Beriman sedangkan batas tapak selatan merupakan area lahan kosong jalan ke terminal dan monster gym. Perancangan Museum Kekristenan di Kota Tomohon Dengan Pendekatan Arsitetur Postmodern Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x - x Volume 1. No. Desember 2021 Gambar 1 : lokasi tapak Sumber : Google map View kedalam site Gambar 2 : lokasi tapak Sumber : analisa penulis HASIL DAN PEMBAHASAN ANALISIS SITE Analisis tapak Gambar 3 : existing site. dan ukuran site. Sumber : analisa penulis Perancangan Museum Kekristenan di Kota Tomohon Dengan Pendekatan Arsitetur Postmodern Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x - x Volume 1. No. Desember 2021 Analisis sirkulsi Gambar 4 : analisis sirkulasi . sirkulasi pejalan kaki . sirkulasi kendaraan . Sumber :analisa penulis View dan Matahari Gambar 5 : sirkulasi kendaraan Sumber : analisa penulis Perancangan Museum Kekristenan di Kota Tomohon Dengan Pendekatan Arsitetur Postmodern Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x - x Volume 1. No. Desember 2021 Analisis kebisisingan Kebisingan pada tapak berasal dari beberapa sumber yakni: Suara berasal dari sepanjang jln. Terminal beriman Tomohon, baik itu suara kendaran maupun audio dari dalam kendaraan umum Suara berasal dari kendaraan umum dan audio sistem juga aktifitas dari dalam terminal beriman tomohon Suara berasal dari aktifitas di dalam pasar Wilken Tomohon Dengan pengolahan kontur serta penambahan vegetasi bisa mereduksi kebisingan dari 3 sumber suara tersebut. Gambar 6 : analisis kebisingan Sumber : analisa penulis KONSEP PERANCANGAN Zoning Gambar 7 : zoning Sumber : penulis Perancangan Museum Kekristenan di Kota Tomohon Dengan Pendekatan Arsitetur Postmodern Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x - x Volume 1. No. Desember 2021 Di dalam bangunan terbagi menjadi empat zona yakni: zona privat . , meliputi gudang koleksi dan perawatan. zona semi publik . , meliputi ruang pengelolah. ketiga zona public. , meliputi ruang pameran perpustakaan, ruang serbaguna, dan food core. zona service . , meliputi lavatory, pantry, dan toilet Studi Bentuk A A Bentuk pertama adalah bentuk segitiga, yang merupakan bentuk dasar dari bentuk bangunan, segitiga juga di jadikan sebagai konsep Tritunggal (Allah Bapa. Allah anak. Allah Rohkudu. Bentuk yang kedua adalah persegi, bentuk ini di adopsi dari simbol altar, altar di simbolkan sebagai tempat tuhan yesus dan murid-muridnya mengadakan Betuk diolah dengan beberapa tahap Pertama. Kedua bentuk tersebut di modifikasi dengan teknik reduksi yakni pengurangan pada bentuk. Kedua bentuk yang sudah di modifikasi di lakukan penggabungan. Terakhir menambahakan ornamen salib dan dekorasi alfa omega pada bentuk Gambar 8 : studi bentuk Sumber : penulis Perancangan Museum Kekristenan di Kota Tomohon Dengan Pendekatan Arsitetur Postmodern Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x - x Volume 1. No. Desember 2021 Site Plan Gambar 9 : site plan . Blok plan. Sumber : penulis Hasil Perancangan Gambar 10 : Denah Sumber : analisa penulis Perancangan Museum Kekristenan di Kota Tomohon Dengan Pendekatan Arsitetur Postmodern Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x - x Volume 1. No. Desember 2021 Gambar 11 : Potongan Sumber : analisa penulis Gambar 12 : Tampak Sumber : penulis Gambar 13 : Isometri Struktur Sumber : analisa penulis Perancangan Museum Kekristenan di Kota Tomohon Dengan Pendekatan Arsitetur Postmodern Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x - x Volume 1. No. Desember 2021 Gambar 14: Perspektif mata manusia Sumber :analisa penulis Gambar 15 : perspektif mata burung Sumber :analisa penulis Gambar 16 : Interior Sumber : analisa penulis Penerapan Ambigu pada denah ruang pameran Gambar 17 : denah sirkulasi ruang pameran Sumber : analisa penulis Perancangan Museum Kekristenan di Kota Tomohon Dengan Pendekatan Arsitetur Postmodern Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x - x Volume 1. No. Desember 2021 PENUTUP Kesimpulan Skripsi dengan judul Auperancangan museum kekristenan di kota Tomohon dengan pendekatan Arsitektur PostmodernAy yang berlokasi di kelurahan paslaten 1 kecamatan Tomohon timur Kota Tomohon, kota Tomohon ini merupakan salah satu kota dengan mayoritas masyarakat beragama Kristen, kota ini juga terhubung dengan beberapa kota Museum ini di desain dengan pendekatan arsitektur Postmodern, selain untuk menjaga, mengedukasikan sejarah, juga dapat menimbulkan kesan religius kepada setiap pengunjung dengan menggunakan beberapa simbol kristen Dengan adanya sarana ini dapat menjadi sarana tambahan untuk umat Kristen untuk menjaga, melestarikan serta mengedukasikannya, serta sebagai sarana pengembangan kurikulum dalam akademik, dan tentunya dapat memfasilitasi untuk kegiatan keagamaan Penerapan arsitektur postmodern pada perancangan museum ini dapat memberi kesan religious serta historis dari sejarah kekristenan . Saran Dengan adanya jejak sejarah kekristenan di Minahasa tentu di perlukannya fasilitas untuk melestarikan sejarah tersebut dan mengedukasikannya, namun di kota tomohon sendiri atau bahkan di Sulawesi Utara belum tersedianya fasilitas untuk mejaga serta mengedukasikan sejarah kekeristenan di Minahasa. Maka dari itu dengan adanya fasilitas museum ini kiranya dapat melestarikan serta mengedukasikan sejarah kekristenan di Minahasa yang tentunya di tunjang dengan fasilitas untuk akademisi dalam pengembangan kurikulum serta kegiatan keagamaan. DAFTAR PUSTAKA