PENGUATAN LEMBAGA KELOMPOK PENGOLAH DAN PEMASAR (POKLAHSAR) PRODUK HASIL PERIKANAN DAN KELAUTAN DI KOTA TEGAL Muhammad Yusuf1. Putri Intan Vaza Septianingrum1. Agus Suyanto1. Ali Khamdi2. Yunan Kholifatuddin SyaAodi1 Program Studi Teknologi Pangan. Universitas Muhammadiyah Semarang Program Studi Agribisnis. Universitas Muhammadiyah Semarang corespondence author: m. yusuf@unimus. Kata kunci: POKLAHSAR, Abstrak: Kota Tegal memiliki potensi besar dalam sektor perikanan dan kelautan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber penghidupan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk mengoptimalkan potensi tersebut. Dinas Kelautan dan Perikanan. Pertanian, dan Pangan Kota Tegal melalui Bidang Perikanan melaksanakan program penguatan kelembagaan Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR). Pendampingan ini bertujuan mendeskripsikan proses pembentukan POKLAHSAR, pelaksanaan pelatihan pengolahan produk perikanan, pendampingan pengurusan perizinan usaha, serta pemberian fasilitas pendukung guna meningkatkan kapasitas dan kemandirian kelompok. Metode yang digunakan meliputi empat tahapan, yaitu pembentukan POKLAHSAR, pelatihan, pendampingan perizinan, dan pemberian fasilitas pendukung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembentukan POKLAHSAR dilakukan secara terstruktur melalui legalisasi kelompok, serta pengurusan badan hukum dan perizinan usaha. Kegiatan pelatihan pengolahan produk perikanan berhasil meningkatkan keterampilan anggota dalam menghasilkan produk olahan bernilai tambah, sementara pendampingan perizinan mempermudah kelompok memperoleh legalitas usaha dan izin edar produk. Pemberian fasilitas pendukung dapat meningkatkan efisiensi serta kualitas produk. Program penguatan POKLAHSAR di Kota Tegal dapat meningkatkan kapasitas kelompok dan memberikan dampak positif terhadap pengembangan ekonomi masyarakat berbasis sektor Panduan Sitasi (APPA 7th editio. Yusuf. Septianingrum. Suyanto. Khamdi. SyaAodi. Penguatan Lembaga Kelompok Pengolah Dan Pemasar (Poklahsa. Produk Hasil Perikanan Dan Kelautan Di Kota Tegal. Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia, 5. , 71-79. PENDAHULUAN Kota Tegal merupakan salah satu kota yang terletak di Provinsi Jawa Tengah dengan posisi geografis yang sangat strategis, yaitu berada di jalur pantai utara Pulau Jawa. Letak ini menjadikan Open access article under the CCAeBY-SA license. Copy rightA 2025. Yusuf et al. Kota Tegal sebagai penghubung penting jalur perekonomian lintas nasional dan regional, khususnya jalur dari Jakarta menuju Semarang dan Surabaya, serta jalur tengah dan selatan Pulau Jawa (Jakarta-Tegal-Purwokerto-Yogyakarta-Surabay. Secara administratif. Kota Tegal memiliki wilayah yang meliputi 4 kecamatan dan 27 kelurahan dengan garis pantai sepanjang sekitar 7,5 km yang menjadi basis utama kegiatan perikanan (Widyastuti et al. , 2006. AAoyunina & Wijayati, 2. Potensi Kota Tegal di sektor perikanan dan kelautan sangat besar, terutama di bidang perikanan tangkap, yang didukung oleh sumber daya laut yang melimpah dan infrastruktur pelabuhan perikanan pantai, seperti Pelabuhan Perikanan Pantai . Tegalsari yang menjadi salah satu pelabuhan perikanan terbesar di Jawa Tengah dengan aktivitas bongkar muat ikan yang signifikan setiap harinya (Jati, 2. Produksi perikanan tangkap Kota Tegal mencapai puluhan juta kilogram per tahun, menjadikan sektor ini sebagai salah satu penggerak utama ekonomi lokal (Alamsyah, 2. Potensi perikanan Kota Tegal memberikan peluang luas bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha pengolahan hasil laut menjadi produk bernilai tambah yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk mengoptimalkan pengelolaan potensi tersebut. Dinas Kelautan dan Perikanan. Pertanian, dan Pangan Kota Tegal melalui Bidang Perikanan membentuk Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (POKLAHSAR) di setiap wilayah. Kelompok ini terdiri dari masyarakat yang memiliki keterampilan dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk olahan bernilai jual tinggi, yang tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumsi lokal tetapi juga berpotensi dipasarkan ke wilayah yang lebih luas (Alamsyah, 2. Peran Dinas Kelautan dan Perikanan. Pertanian, dan Pangan Kota Tegal sangat penting sebagai fasilitator, pendamping, dan pembina agar kegiatan POKLAHSAR dapat berjalan efektif dan berkembang, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat. Pengelolaan yang terencana dan berkelanjutan diperlukan agar potensi perikanan dan kelautan ini dapat memberikan manfaat optimal dan menjaga kelestarian sumber daya laut di Kota Tegal. Sehingga. Kota Tegal memiliki potensi besar di sektor perikanan dan kelautan yang jika dikelola dengan baik akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat. POKLAHSAR merupakan bagian dari kelompok Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan sangat penting dalam menggerakan ekonomi masyarakat, bahkan dengan tren tumbuh dan berkembang perannya signifikan dengan pertumbuhan ekonomi negara. (Febriani and Harmain. Tujuan kegiatan adalah untuk melihat gambaran POKLAHSAR dan melakukan pendampingan kegiatan dari awal pembentukan, proses pengolahan, perijinan, fasilitasi pendukung dan pemasaran Open access article under the CCAeBY-SA license. Copy rightA 2025. Yusuf et al. METODE PELAKSANAAN Pendampingan ini menggunakan metode pendekatan partisipatif dengan melibatkan secara aktif kelompok sasaran, bahkan memerankan kelompok sasaran sebagai subyek. Kegiatan penguatan lembaga POKLAHSAR dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu pembentukan POKLAHSAR, pelatihan, pendampingan perizinan dan fasilitas pendukung. Kegiatan ini melibatkan POKLAHSAR serta pengurus POKLAHSAR di Bidang Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan. Pertanian dan Pangan Kota Tegal. Program ini difokuskan pada pembentukan kelompok, pelatihan pengolahan produk perikanan, pendampingan perizinan usaha dan pemberian fasilitas pendukung guna meningkatkan kapasitas serta kemandirian kelompok. Diagram alir penguatan lembaga POKLAHSAR Kota Tegal dapat dilihat pada Gambar 1. Gambar 1. Diagram alir penguatan lembaga POKLAHSAR di Kota Tegal HASIL DAN PEMBAHASAN POKLAHSAR dibentuk berdasarkan beberapa pertimbangan, salah satunya adalah keinginan masyarakat untuk memiliki usaha di bidang perikanan, baik dalam bentuk produk segar maupun Oleh karena itu, masyarakat setempat membentuk kelompok-kelompok yang memiliki tujuan serupa untuk mengelola usaha pengolahan ikan. Pada Bidang Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan. Pertanian, dan Pangan Kota Tegal, terdapat ketentuan bahwa suatu kelompok dapat ditetapkan sebagai kelompok binaan apabila memiliki anggota sekurang-kurangnya 10 orang. Oleh sebab itu, pada tahap awal, masyarakat membentuk kelompok dengan jumlah anggota minimal 10 orang dan selanjutnya mengajukan permohonan pengukuhan kepada kelurahan setempat. Open access article under the CCAeBY-SA license. Copy rightA 2025. Yusuf et al. Gambar 2. Kunjungan ke POKLAHSAR Kota Tegal Alur terbentuknya POKLAHSAR, yaitu pembentukan POKLAHSAR dengan jumlah anggota minimal 10 orang. legalisasi kelompok melalui pengukuhan oleh pihak kelurahan setempat. pembinaan oleh Bidang Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan. Pertanian dan Pangan Kota Tegal, pembuatan badan hukum melalui notaris, pembuatan Kartu Pelaku Usaha Perikanan (KUSUKA). serta pengurusan izin usaha dan izin edar produk. Gambar 2 adalah kunjungan kepada POKLAHSAR Kota Tegal. Tujuan utama dibentuknya Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR) adalah untuk meningkatkan kondisi perekonomian masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan. Keberadaan POKLAHSAR diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat dalam mengelola potensi sumber daya perikanan, baik dalam bentuk produk segar maupun produk olahan. Ikan, selain dapat diperdagangkan secara langsung, juga memiliki potensi besar untuk diolah menjadi berbagai produk inovatif yang mampu meningkatkan nilai tambah serta daya saing produk perikanan di pasaran. Upaya peningkatan nilai jual produk perikanan tersebut merupakan langkah strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat. Gambar 3. Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan Bidang Perikanan pada Dinas Kelautan dan Perikanan. Pertanian, dan Pangan Kota Tegal melaksanakan kegiatan pembinaan dan pendampingan terhadap POKLAHSAR. Salah Open access article under the CCAeBY-SA license. Copy rightA 2025. Yusuf et al. satu bentuk kegiatan yang dilaksanakan adalah penyelenggaraan pelatihan mengenai teknik dan metode pengolahan produk perikanan (Gambar . Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas anggota POKLAHSAR dalam menghasilkan produk olahan perikanan yang berkualitas, higienis, serta memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan POKLAHSAR mampu berperan lebih optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis sektor perikanan di Kota Tegal. Pelatihan menggunakan media dan praktek langsung berupa demo memasak. Penggunaan media sangat penting untuk menyampaikan informasi agar dapat diterima sasaran dengan jelas (Notoatmodjo 2. Dampak dari kegiatan pelatihan diharapkan diikuti oleh perubahan sikap pada peserta pelatihan dan mereka dapat berwirausaha bidang pengolahan hasil perikanan (Moses, 2. Menurut Puspitorini et al. , . sikap atau attitude merupakan perilaku yang ditunjukkan sehari-hari dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Berikut Tabel 1 daftar pelatihan pengolahan produk perikanan Kota Tegal. Tabel 1. Pelatihan Pengolahan Produk Perikanan Tempat Tujuan Pelatihan Kel. Pesurungan Lor. Menambah wawasan dan meningkatkan pengetahuan serta Kota Tegal keterampilan peserta pelatihan tentang cara membuat makanan berbahan dasar ikan berupa olahan pempek, tekwan, dan samosa Kec. Tegal Timur. Kota Menambah wawasan dan meningkatkan pengetahuan serta Tegal keterampilan peserta pelatihan tentang cara membuat makanan berbahan dasar ikan berupa olahan pempek, rolade, keong mas, dan wonton. Kec Tegal Timur. Kota Menambah wawasan dan meningkatkan pengetahuan serta Tegal keterampilan peserta pelatihan tentang cara membuat makanan berbahan dasar ikan berupa olahan pempek, bakso ikan, keong mas dan empuk-empuk. Balai Pelatihan dan Menambah wawasan dan meningkatkan pengetahuan serta Penyuluhan Perikanan keterampilan peserta pelatihan tentang cara membuat makanan (B. Kota Tegal berbahan dasar ikan berupa olahan pempek, rolade dan wonton. Balai Pelatihan dan Menambah wawasan dan meningkatkan pengetahuan serta Penyuluhan Perikanan keterampilan peserta pelatihan tentang cara membuat makanan (B. Kota Tegal berbahan dasar ikan berupa olahan samosa, lumpia, tekwan dan Peran penting Bidang Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan. Pertanian, dan Pangan Kota Tegal adalah mendampingi produk-produk olahan yang dihasilkan oleh Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR) agar dapat memperoleh izin usaha dan izin edar produk (Gambar . Open access article under the CCAeBY-SA license. Copy rightA 2025. Yusuf et al. Pendampingan ini meliputi penjelasan mengenai pentingnya legalitas, bantuan dalam melengkapi dokumen persyaratan, serta penghubung dengan instansi terkait yang berwenang mengeluarkan izin. Proses perizinan sering kali menjadi tantangan bagi pelaku usaha kecil karena melibatkan berbagai aspek administratif dan teknis, sehingga kehadiran dinas sangat membantu agar POKLAHSAR dapat memenuhi ketentuan yang berlaku dengan lebih mudah. Menurut Budiwitjaksono et al. Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) sangat memerlukan legalitas usaha untuk keberlangsungan usahanya. Perizinan akan memudahkan berbagai kegiatan usaha disamping juga perlindungan hukum terhadap usahanya. Perijinan dasar bagi usaha adalah pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) yang dapat dilakukan secara online pada laman https://oss. Perijinan lanjutan seperti P. IRT disesuaikan dengan tingkat risikonya yang telah ditetapkan oleh kantor dan lembaga terkait dan dapat dilakukan melalui laman yang sama dengan memiliki menu PB UMKU (Perijinan Berusaha Untuk Menunjung Kegiatan Usah. Menurut Clariza et al. , . Online Single Submission (OSS) adalah suatu sistem perizinan berbasis risiko secara online yang menggabungkan proses perizinan di tingkat lokal dan Pengembangan sistem OSS ini dilakukan sebagai implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 yang berkaitan dengan pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Gambar 4. Pendampingan perizinan produk POKLAHSAR Perizinan produk memiliki fungsi vital sebagai bukti bahwa produk aman, legal, dan memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan. Produk yang memiliki izin edar cenderung lebih dipercaya konsumen, sehingga dapat meningkatkan angka penjualan dan memperluas pasar, baik secara lokal, regional, hingga nasional. Selain itu, izin edar mempermudah distribusi produk ke Open access article under the CCAeBY-SA license. Copy rightA 2025. Yusuf et al. berbagai wilayah serta memberikan perlindungan hukum terhadap usaha dan produk yang dihasilkan (Redi, 2. Dengan demikian, legalitas tidak hanya melindungi konsumen tetapi juga menjadi salah satu kunci keberhasilan pengembangan usaha olahan perikanan di Kota Tegal. Dengan adanya fasilitas pendukung untuk kegiatan produksi. POKLAHSAR diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja serta kualitas produk olahan yang dihasilkan. Fasilitas tersebut mencakup berbagai peralatan dan sarana produksi, seperti mesin penggiling ikan, alat pengemas produk, freezer untuk penyimpanan bahan baku dan produk jadi, serta peralatan penunjang lainnya yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok. Selain mendukung kelancaran proses produksi, fasilitas ini juga membantu POKLAHSAR dalam menjaga standar kebersihan, higienitas, serta keamanan pangan produk yang dihasilkan, sehingga memiliki daya saing lebih tinggi di pasar. Bidang Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan. Pertanian, dan Pangan Kota Tegal berperan aktif mendampingi POKLAHSAR dalam proses pengajuan hibah kepada pihak-pihak terkait, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun lembaga swasta. Pendampingan ini mencakup penyusunan proposal permohonan bantuan, melengkapi persyaratan administrasi, hingga koordinasi dengan instansi pemberi hibah. Berikut pada Tabel 2 adalah fasilitas yang diberikan pada tahun 2024. Tabel 2. Fasilitas pendukung yang diberikan POKLAHSAR POKLAHSAR Sari Layur Asal Hibah Bank Jateng (CSR) Hibah yang Diterima 3 Unit freezer 200 L, 2 Cool box Marvel Etong Sari Mulya Bank Jateng (CSR) 5 Unit freezer 200 L Etong Sari Bersama Bank Jateng (CSR) 4 Unit freezer 200 L Sari Tengiri Bank Jateng (CSR) 3 Unit freezer 150 L Melati Muda Bank Jateng (CSR) 4 Unit freezer 150 L Sumber Jaya Bank Jateng (CSR) 4 Unit freezer 200 L, 3 Unit frezeer 100 L, 3 Cool box Marvel cooler Puteri Bahari PT. Pegadaian Tegal 4 Unit freezer 200 L Manunggal (CSR) Sari Laut PT. Pegadaian Tegal 12 Unit Cool box (CSR) Ulam Kiss PT. Pegadaian Tegal 1 Unit kompor dua tungku, 1 vaccum (CSR) sealer, 1 dandang lanseng, 1 blender dan 3 baskom stainless 36' Ulam Puspa Sari PT. Pegadaian Tegal 10 Unit Chopper (CSR) Seruni Ulam Ayu PT. Pegadaian Tegal 10 Unit Chopper (CSR) Mina Jaya Kraton PT. Pegadaian Tegal 10 Unit Chopper (CSR) Anugerah Sumber PT. Pegadaian Tegal 10 Unit Chopper Rejeki (CSR) Sari Ulam PT. Pegadaian Tegal 5 Unit panci, 20 baskom stainless (CSR) Open access article under the CCAeBY-SA license. Copy rightA 2025. Yusuf et al. KESIMPULAN Program penguatan lembaga Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR) pada produk hasil perikanan dan kelautan di Kota Tegal efektif dapat: meningkatkan perekonomian masyarakat di bidang perikanan. meningkatkan pengetahuan mengenai tata cara pengolahan produk perikanan dengan baik dan kualitas produk POKLAHSAR dapat meningkat dengan adanya pemberian fasilitas membantu untuk pengurusan perizinan baik izin usaha maupun izin edar produk, sehingga cukup banyak POKLAHSAR yang sudah memiliki izin usaha dan izin edar produk perikanan. Ucapan terimakasih kepada Dinas Kelautan dan Perikanan. Pertanian, dan Pangan (DK. Kota Tegal. Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR) Kota Tegal, dan masyarakat sekitar yang sudah membantu dalam terlaksananya kegiatan pengabdian masyarakat ini. Kegiatan dilaksanakan bersama mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan UNIMUS. DAFTAR PUSTAKA