Journal of Administrative and Social Science Volume 6 Nomor 2. Juli 2025 e-ISSN : 2828-6340. P-ISSN: 2828-6359. Hal. DOI: https://doi. org/10. 55606/jass. Available online at: https://journal-stiayappimakassar. id/index. php/jass Implementasi Electronic Health Record di RSUD Loekmono Hadi Kudus Ahmad Farid 1*. Fadhila Nazwa Rahmania 2 Program Studi Administrasi Rumah Sakit. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Muhammadiyah Kudus. Indonesia Email : sinshefarid@gmail. com, 42023160001@std. Abstract This study explores the implementation process of the Electronic Health Record (EHR) system at RSUD Loekmono Hadi Kudus. The objective is to gain an in-depth understanding of the implementation phases, identify encountered challenges, and assess the systemAos impact on the efficiency of medical record management and quality of healthcare services. A qualitative methodology was employed, using in-depth interviews and direct field observations for data collection. The findings indicate that the EHR system facilitates easier access to patient data, accelerates service delivery, and improves the accuracy and reliability of medical information. Despite facing several challenges related to technical issues and human resources, training and adaptation efforts proved effective in overcoming these obstacles. The study recommends ongoing system enhancements and continuous training for staff to ensure more effective utilization of EHR in the future. Keywords: Electronic Health Record. System Implementation. RSUD Loekmono Hadi Kudus. Service Efficiency. Healthcare Quality Abstrak Penelitian ini mengkaji proses pelaksanaan sistem rekam medis elektronik (Electronic Health Record/EHR) di RSUD Loekmono Hadi Kudus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami tahapan implementasi, mengidentifikasi kendala yang muncul, serta mengevaluasi dampak sistem terhadap efisiensi pengelolaan rekam medis dan mutu pelayanan kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan EHR memberikan kemudahan dalam akses data pasien, mempercepat proses pelayanan, serta meningkatkan ketepatan dan keakuratan informasi medis. Meskipun terdapat berbagai tantangan, baik dari segi teknis maupun sumber daya manusia, upaya pelatihan dan penyesuaian yang dilakukan efektif dalam mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini juga menyarankan perlunya peningkatan berkelanjutan pada sistem dan pelatihan bagi petugas agar pemanfaatan EHR dapat berjalan lebih optimal ke depannya. Kata kunci: Rekam Medis Elektronik. Implementasi Sistem. RSUD Loekmono Hadi Kudus. Efisiensi Pelayanan. Kualitas Pelayanan Kesehatan. PENDAHULUAN Kemajuan teknologi informasi telah membawa dampak besar terhadap berbagai sektor, termasuk dalam bidang pelayanan kesehatan. Salah satu perkembangan penting adalah penggunaan sistem rekam medis elektronik atau Electronic Health Record (EHR), yang menggantikan cara pencatatan rekam medis konvensional berbasis kertas dengan sistem digital yang terintegrasi. Penerapan EHR diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan data pasien, mempercepat proses pelayanan, serta membantu pengambilan keputusan medis secara lebih tepat dan cepat (Alfiansyah et al. , 2. Di Indonesia, pemanfaatan teknologi informasi dalam manajemen pelayanan kesehatan menjadi kebutuhan yang semakin mendesak seiring dengan perubahan tuntutan terhadap kualitas layanan Kesehatan (Beno. Silen and Yanti, 2. RSUD Loekmono Hadi Kudus sebagai salah satu rumah sakit daerah yang memiliki peran penting dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat telah mulai menerapkan sistem EHR sebagai upaya Received: Mei 05, 2025. Revised: Mei 20, 2025. Accepted: Juni 14, 2025. Online Available: Juni 16, 2025 Implementasi Electronic Health Record di RSUD Loekmono Hadi Kudus meningkatkan mutu dan efisiensi pelayanan. Perubahan ini tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga menuntut penyesuaian dalam proses kerja serta pengelolaan data rekam medis secara menyeluruh. Meski demikian, implementasi sistem rekam medis elektronik tidak terlepas dari berbagai tantangan, baik terkait aspek teknologi, sumber daya manusia, maupun kebijakan Oleh karena itu, diperlukan pemahaman mendalam mengenai tahapan pelaksanaan sistem EHR, kendala yang dihadapi dalam proses tersebut, serta pengaruhnya terhadap kinerja rumah sakit, khususnya dalam hal efisiensi pengelolaan rekam medis dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara komprehensif bagaimana proses implementasi sistem rekam medis elektronik di RSUD Loekmono Hadi Kudus berlangsung, mengidentifikasi hambatan yang muncul selama pelaksanaan, serta mengevaluasi dampak sistem tersebut terhadap efisiensi dan mutu layanan kesehatan. Harapannya, hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan dan penyempurnaan sistem informasi rekam medis di masa mendatang agar dapat memberikan manfaat yang optimal. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode kualitatif di RSUD Loekmono Hadi Kudus untuk mengeksplorasi implementasi sistem rekam medis elektronik (EHR). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan manajemen dan staf rumah sakit, serta observasi langsung terhadap penerapan EHR. Hasil dari wawancara dan observasi dianalisis untuk mengidentifikasi tahapan implementasi, kendala yang dihadapi, dan dampak penggunaan EHR dalam pengelolaan rekam medis. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini berhasil mengidentifikasi beberapa tahapan dalam implementasi sistem rekam medis elektronik (EHR) di RSUD Loekmono Hadi Kudus. Proses implementasi dimulai dengan tahap perencanaan, di mana pihak manajemen rumah sakit melakukan analisis kebutuhan dan merumuskan tujuan yang ingin dicapai melalui penerapan EHR. Selanjutnya, dilakukan pemilihan vendor dan sistem yang sesuai dengan kebutuhan rumah sakit. Setelah itu, tahap pengembangan dan pengujian sistem dilakukan untuk memastikan bahwa EHR dapat berfungsi dengan baik sebelum diluncurkan secara resmi. Setelah sistem EHR diimplementasikan, dilakukan pelatihan bagi seluruh staf medis dan non-medis untuk memastikan mereka memahami cara menggunakan sistem baru ini. Journal of Administrative and Social Science - Volume 6 Nomor 2. Juli 2025 e-ISSN : 2828-6340. P-ISSN: 2828-6359. Hal. Pelatihan ini mencakup penggunaan perangkat lunak, pengelolaan data pasien, serta prosedur keamanan informasi. Hasil wawancara dengan staf menunjukkan bahwa pelatihan yang diberikan cukup efektif, meskipun ada beberapa kendala dalam hal adaptasi terhadap teknologi Dari segi dampak, penelitian ini menemukan bahwa penerapan EHR di RSUD Loekmono Hadi Kudus telah memberikan sejumlah manfaat. Pertama, akses data pasien menjadi lebih cepat dan mudah, yang berdampak positif pada waktu pelayanan. Kedua, akurasi dan keandalan informasi medis meningkat, sehingga mengurangi risiko kesalahan dalam Ketiga, sistem EHR memungkinkan pengelolaan data yang lebih efisien, sehingga mengurangi penggunaan kertas dan biaya operasional. Meskipun penerapan EHR di RSUD Loekmono Hadi Kudus menunjukkan hasil yang positif, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi selama proses Salah satu kendala utama adalah resistensi dari beberapa staf yang merasa kesulitan beradaptasi dengan sistem baru. Hal ini menunjukkan pentingnya pendekatan manajemen perubahan yang baik, di mana komunikasi yang efektif dan dukungan dari manajemen sangat diperlukan untuk mengatasi ketidakpastian dan kekhawatiran yang mungkin muncul di kalangan staf. Selain itu, tantangan teknis juga menjadi perhatian, terutama terkait dengan infrastruktur teknologi informasi yang ada. Beberapa perangkat keras yang digunakan tidak sepenuhnya kompatibel dengan sistem EHR yang baru, sehingga memerlukan investasi tambahan untuk memperbarui perangkat. Oleh karena itu, perencanaan yang matang dan evaluasi berkala terhadap infrastruktur TI sangat penting untuk memastikan kelancaran operasional sistem EHR. Dari segi kebijakan, penelitian ini menemukan bahwa dukungan dari pihak manajemen rumah sakit sangat berpengaruh terhadap keberhasilan implementasi EHR. Kebijakan yang jelas dan komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui teknologi informasi menjadi faktor kunci dalam mendorong adopsi sistem EHR. Oleh karena itu, penting bagi manajemen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap sistem yang ada, serta memberikan pelatihan berkelanjutan bagi staf agar mereka dapat memanfaatkan EHR secara Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi EHR di RSUD Loekmono Hadi Kudus telah memberikan dampak positif terhadap efisiensi pengelolaan rekam medis dan kualitas pelayanan kesehatan. Namun, untuk mencapai hasil yang lebih optimal, diperlukan upaya berkelanjutan dalam hal pelatihan, pengembangan Implementasi Electronic Health Record di RSUD Loekmono Hadi Kudus sistem, dan dukungan manajemen. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi rumah sakit lain yang ingin menerapkan sistem EHR, serta memberikan kontribusi terhadap pengembangan sistem informasi kesehatan di Indonesia. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa implementasi sistem rekam medis elektronik (EHR) di RSUD Loekmono Hadi Kudus telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap efisiensi pengelolaan rekam medis serta kualitas pelayanan kesehatan. Proses implementasi yang dimulai dari tahap perencanaan, pemilihan vendor, hingga pelatihan staf menunjukkan bahwa manajemen rumah sakit telah melakukan langkah-langkah yang tepat untuk memastikan keberhasilan sistem EHR. Penerapan EHR telah mempermudah akses data pasien, mempercepat proses pelayanan, dan meningkatkan akurasi informasi medis. Meskipun demikian, tantangan seperti resistensi dari staf dan masalah teknis terkait infrastruktur TI masih perlu diatasi. Dukungan manajemen yang kuat dan kebijakan yang jelas menjadi faktor kunci dalam keberhasilan implementasi sistem ini. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan pentingnya evaluasi berkelanjutan dan pelatihan bagi staf untuk memaksimalkan pemanfaatan EHR di masa SARAN Dari hasil penelitian ini, disarankan agar RSUD Loekmono Hadi Kudus terus meningkatkan pelatihan bagi staf dalam penggunaan sistem rekam medis elektronik (EHR) untuk mengurangi resistensi terhadap teknologi baru. Selain itu, evaluasi berkala terhadap sistem EHR perlu dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengatasi kendala yang ada. Manajemen juga harus memastikan bahwa infrastruktur teknologi informasi mendukung operasional sistem EHR dengan baik. Terakhir, penting untuk membangun komunikasi yang efektif antara manajemen dan staf agar semua pihak dapat berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan pemanfaatan EHR dapat lebih optimal dan memberikan manfaat yang signifikan bagi rumah sakit dan masyarakat. Journal of Administrative and Social Science - Volume 6 Nomor 2. Juli 2025 e-ISSN : 2828-6340. P-ISSN: 2828-6359. Hal. DAFTAR PUSTAKA