Fitri Jurnal Studi Tindakan Edukatif Volume 1. Number 2, 2025 Open Access: https://ojs. id/jste/ Pemanfaatan Podcast Literasi sebagai Media Ekspresi Diri dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas V di MIS DDI BaruBaru Tanga Nurwahida 1 1 MIS DDI Baru-Baru Tanga Correspondence: nurwahida02020@gmail. Article Info Article history: Received 02 Jan 2025 Revised 02 Feb 2025 Accepted 31 Mar 2025 Keyword: Podcast literacy, self-expression, speaking skills, creativity, fifthgrade students, mis ddi baru-baru tanga, communication skills. ABSTRACT This study explores the utilization of podcast literacy as a medium for selfexpression to enhance speaking skills among fifth-grade students at MIS DDI Baru-Baru Tanga. The aim of the research was to determine whether podcasts could serve as an effective tool for improving students' speaking abilities while fostering their creativity and self-expression. During the study, students were tasked with creating and recording podcasts on various topics, allowing them to practice articulation, pronunciation, and communication skills in a more relaxed and creative environment. The results indicated a significant improvement in students' speaking skills, as they became more confident in their ability to communicate effectively. Furthermore, students expressed greater enthusiasm for learning and were more motivated to participate in speaking activities. This study concludes that podcast literacy is an innovative and effective tool for enhancing students' speaking skills while encouraging them to explore their creativity and express themselves confidently. The findings suggest that podcasting can be a valuable resource in the development of communication skills, especially for young learners. A 2025 The Authors. Published by PT SYABAN MANDIRI BERKARYA. This is an open access article under the CC BY NC license . ttps://creativecommons. org/licenses/by/4. INTRODUCTION Pendidikan bahasa di Indonesia memiliki peranan yang sangat penting dalam pembentukan karakter dan keterampilan komunikasi peserta didik. Salah satu keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh siswa adalah keterampilan berbicara . Namun, keterampilan berbicara di kalangan siswa, terutama di tingkat sekolah dasar, sering kali masih mengalami kendala, baik dari segi kepercayaan diri, kemampuan mengungkapkan pendapat, maupun dalam menggunakan bahasa yang tepat dan efektif. Masalah ini sering kali disebabkan oleh kurangnya media yang dapat mendukung siswa dalam berlatih berbicara dengan cara yang menyenangkan dan tidak membosankan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pengajaran berbicara, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi yang dapat memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengekspresikan diri dengan lebih bebas dan kreatif. Salah satu media yang dapat dimanfaatkan dalam mengembangkan keterampilan berbicara siswa adalah Podcast merupakan media digital yang dapat diakses melalui berbagai perangkat, seperti komputer, tablet, atau smartphone, yang memungkinkan pengguna untuk mendengarkan atau bahkan membuat rekaman suara. Penggunaan podcast sebagai media pembelajaran di Indonesia semakin populer, terutama dengan perkembangan teknologi informasi yang pesat. Media ini memiliki potensi besar untuk digunakan dalam pengajaran berbicara, karena selain dapat membantu siswa untuk meningkatkan kemampuan berbicara mereka, podcast juga memungkinkan siswa untuk mengekspresikan diri dengan cara yang lebih kreatif dan pribadi. Hal ini sangat relevan dengan upaya untuk mengembangkan keterampilan komunikasi di kalangan siswa yang lebih beragam dan dinamis. Di tingkat sekolah dasar, penggunaan podcast dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Salah satu kelebihan utama dari podcast adalah kemampuannya untuk membuat siswa merasa lebih nyaman saat berbicara. Dibandingkan dengan presentasi di depan kelas Nurwahidah . Jurnal Studi Tindakan Edukatif Vol. 1 No. yang sering kali membuat siswa merasa cemas, podcast memberikan kebebasan bagi siswa untuk merekam suara mereka tanpa harus dihadapkan dengan audiens langsung. Hal ini akan membantu siswa mengatasi rasa takut berbicara di depan orang banyak dan meningkatkan rasa percaya diri mereka. Selain itu, podcast memungkinkan siswa untuk lebih mempersiapkan diri sebelum menyampaikan pendapat atau cerita mereka, karena mereka dapat mengulang rekaman beberapa kali sampai merasa puas dengan hasilnya. Di MIS DDI Baru-Baru Tanga, penerapan podcast literasi sebagai media ekspresi diri diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V. Sekolah ini menyadari pentingnya pengembangan keterampilan berbicara, yang merupakan salah satu kompetensi dasar dalam kurikulum bahasa Indonesia. Dengan menerapkan podcast, diharapkan siswa dapat mengembangkan keterampilan berbicara secara bertahap melalui latihan yang menyenangkan dan tidak menekan. Selain itu, podcast juga dapat meningkatkan minat siswa dalam belajar bahasa, karena mereka dapat berbicara tentang topik-topik yang menarik bagi mereka, seperti hobi, keluarga, atau topik-topik sosial yang relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka. Melalui pendekatan ini, diharapkan siswa dapat lebih berani berbicara dan lebih fasih dalam mengungkapkan pendapat mereka. Namun, meskipun potensi penggunaan podcast dalam pembelajaran berbicara sangat besar, ada beberapa tantangan yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah keterbatasan perangkat dan akses teknologi yang dapat menghalangi penerapan podcast di sekolah-sekolah dengan fasilitas terbatas. MIS DDI Baru-Baru Tanga, meskipun fasilitas teknologi telah cukup baik, masih ada kendala terkait dengan akses internet dan perangkat yang terbatas, yang dapat membatasi penerapan podcast di seluruh Oleh karena itu, diperlukan solusi yang kreatif agar semua siswa dapat mengakses dan memanfaatkan podcast sebagai media pembelajaran. Salah satunya adalah dengan menyediakan perangkat di sekolah yang dapat digunakan oleh seluruh siswa untuk kegiatan ini, atau dengan memanfaatkan perangkat yang sudah dimiliki siswa, seperti ponsel pribadi, untuk merekam dan mendengarkan podcast. Tantangan lain dalam penggunaan podcast sebagai media ekspresi diri adalah keterampilan guru dalam mengintegrasikan teknologi ini ke dalam pembelajaran. Banyak guru yang belum terbiasa menggunakan teknologi dalam pengajaran berbicara, dan mungkin merasa kesulitan dalam memfasilitasi penggunaan podcast secara efektif. Oleh karena itu, penting bagi guru untuk diberikan pelatihan mengenai cara menggunakan podcast sebagai media pembelajaran, serta cara memotivasi siswa untuk berbicara dengan percaya diri. Guru juga perlu memandu siswa dalam memilih topik yang tepat, serta memberikan umpan balik yang konstruktif setelah siswa menyelesaikan podcast mereka. Dengan demikian, pengajaran berbicara menggunakan podcast akan lebih efektif dan memberikan dampak positif terhadap perkembangan keterampilan berbicara siswa. Salah satu keuntungan lain dari penggunaan podcast dalam pengajaran berbicara adalah kemampuannya untuk menumbuhkan kreativitas siswa. Dengan membuat podcast, siswa dapat mengembangkan keterampilan mereka dalam merencanakan dan menyusun cerita, serta berbicara dengan alur yang jelas dan menarik. Podcast memberi kesempatan bagi siswa untuk belajar bagaimana menyampaikan informasi atau cerita dengan cara yang kreatif, termasuk dengan memilih gaya bahasa yang sesuai dengan audiens mereka. Selain itu, podcast juga memungkinkan siswa untuk mengekspresikan diri secara lebih bebas dan otentik, karena mereka tidak terikat oleh batasan waktu yang ketat atau tekanan untuk berbicara di depan kelas. Hal ini dapat mendorong siswa untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan berbicara, serta meningkatkan rasa percaya diri mereka. Siswa yang berlatih berbicara melalui podcast juga belajar untuk mengelola suara dan intonasi mereka, yang merupakan keterampilan penting dalam berbicara secara efektif. Dalam podcast, siswa dapat mencoba berbagai teknik suara, seperti menggunakan intonasi yang tepat, memperlambat atau mempercepat kecepatan bicara, serta menyesuaikan volume suara agar lebih mudah dipahami oleh Semua keterampilan ini penting dalam pengembangan keterampilan berbicara yang lebih baik dan dapat diterapkan dalam berbagai konteks komunikasi di kehidupan sehari-hari, baik itu dalam percakapan sehari-hari, presentasi, atau bahkan di media sosial. Selain itu, penggunaan podcast dalam pembelajaran berbicara dapat meningkatkan keterampilan mendengarkan siswa. Sebagai bagian dari kegiatan podcast, siswa tidak hanya belajar untuk berbicara, tetapi juga untuk mendengarkan podcast teman-teman mereka. Dengan mendengarkan rekaman podcast, siswa dapat belajar untuk lebih memperhatikan cara berbicara orang lain, serta memperhatikan cara orang menyampaikan pesan mereka. Ini akan memperkaya pengalaman belajar mereka dan Nurwahidah . Jurnal Studi Tindakan Edukatif Vol. 1 No. membantu mereka menjadi pendengar yang lebih baik. Keterampilan mendengarkan ini sangat penting dalam komunikasi efektif dan dapat memperbaiki cara siswa berinteraksi dengan orang lain. Penerapan podcast literasi di MIS DDI Baru-Baru Tanga diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pengembangan keterampilan berbicara siswa. Dengan memanfaatkan podcast sebagai media ekspresi diri, siswa tidak hanya meningkatkan keterampilan berbicara mereka, tetapi juga dapat mengembangkan keterampilan teknologi, kreativitas, dan kerjasama. Penggunaan teknologi yang relevan dalam pembelajaran juga memberikan siswa pengalaman belajar yang lebih dinamis dan sesuai dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, penting bagi sekolah-sekolah di Indonesia untuk mempertimbangkan penggunaan podcast sebagai metode pembelajaran yang inovatif dan efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara dan komunikasi siswa di era digital ini. RESEARCH METHODS Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian tindakan kelas (PTK) yang diterapkan pada siswa kelas V di MIS DDI Baru-Baru Tanga, dengan melibatkan 31 siswa. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada setiap siklus, podcast literasi digunakan sebagai media ekspresi diri untuk melatih keterampilan berbicara siswa. Siswa diberikan tugas untuk membuat podcast yang mengangkat topik-topik yang relevan dengan kehidupan mereka, dan mereka diberi kesempatan untuk merekam serta mempresentasikan podcast tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap proses pembuatan dan presentasi podcast oleh siswa, serta wawancara dengan guru dan siswa untuk mengevaluasi dampak penggunaan podcast terhadap keterampilan berbicara. Peneliti juga menggunakan catatan lapangan untuk mencatat perkembangan keterampilan berbicara siswa dan motivasi mereka selama proses pembelajaran. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif untuk menilai apakah podcast literasi efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara dan mendorong ekspresi diri siswa di MIS DDI Baru-Baru Tanga. RESULTS AND DISCUSSION Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan podcast literasi sebagai media ekspresi diri berhasil meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V di MIS DDI Baru-Baru Tanga. Pada siklus pertama, siswa yang menggunakan podcast sebagai media pembelajaran menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan berbicara mereka. Mereka lebih percaya diri dalam mengungkapkan pendapat dan berdiskusi dengan teman-temannya setelah terbiasa merekam podcast mereka. Hal ini mendukung temuan bahwa podcast dapat meningkatkan rasa percaya diri dalam berbicara (Suryani. Selain itu, penggunaan podcast juga meningkatkan kualitas komunikasi siswa. Siswa mulai lebih terampil dalam mengorganisir pikiran mereka sebelum berbicara. Mereka belajar untuk menyusun ide secara sistematis agar pesan yang disampaikan dalam podcast lebih jelas dan mudah dipahami. Peningkatan keterampilan berbicara ini sesuai dengan penelitian yang menunjukkan bahwa penggunaan media digital seperti podcast dapat meningkatkan keterampilan komunikasi siswa (Zahra, 2. Siswa juga menunjukkan peningkatan dalam pengucapan dan intonasi setelah melakukan latihan berbicara menggunakan podcast. Mereka dapat lebih fokus pada cara pengucapan kata-kata dengan benar serta menyesuaikan intonasi suara mereka agar lebih ekspresif. Ini sejalan dengan temuan yang menunjukkan bahwa latihan berbicara melalui media seperti podcast dapat membantu siswa untuk lebih memperhatikan pengucapan dan intonasi mereka dalam berbicara (Fatimah, 2. Di sisi lain, penggunaan podcast sebagai media ekspresi diri juga memberikan dampak positif terhadap kreativitas siswa. Mereka tidak hanya berbicara tentang topik yang diberikan, tetapi juga dapat mengekspresikan ide dan pemikiran mereka dengan cara yang kreatif. Pembuatan podcast memberi kesempatan bagi siswa untuk menggali topik yang mereka minati, sehingga membuat mereka lebih tertarik untuk berbicara. Hal ini sesuai dengan penelitian yang menemukan bahwa media digital dapat merangsang kreativitas siswa dalam menyampaikan ide (Yuliana, 2. Meskipun ada peningkatan yang signifikan, tantangan dalam penelitian ini adalah kurangnya keterampilan teknis siswa dalam menggunakan perangkat untuk merekam podcast. Beberapa siswa merasa kesulitan dengan penggunaan perangkat lunak perekaman atau pengeditan audio. Namun, setelah diberikan pelatihan singkat tentang cara menggunakan perangkat dan aplikasi perekaman, siswa Nurwahidah . Jurnal Studi Tindakan Edukatif Vol. 1 No. mulai merasa lebih nyaman dan terampil. Ini menunjukkan pentingnya dukungan teknis dalam penerapan media berbasis digital (Mulyani, 2. Siswa juga menunjukkan peningkatan motivasi dalam kegiatan berbicara setelah menggunakan podcast. Sebelum penerapan podcast, sebagian siswa merasa canggung atau tidak tertarik untuk berbicara di depan kelas. Namun, setelah mereka dapat merekam dan mendengarkan hasil rekaman mereka, mereka menjadi lebih termotivasi untuk berbicara lagi. Pembelajaran berbasis podcast ini berhasil memotivasi siswa untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan berbicara di kelas (Zainal, 2. Dalam hal pengembangan keterampilan sosial, podcast juga membantu siswa untuk lebih terbuka dalam berbagi ide dengan teman-teman mereka. Setelah mendengarkan podcast teman-teman mereka, siswa mulai saling memberikan masukan dan berbagi pengalaman, yang meningkatkan keterampilan sosial Pembelajaran berbasis podcast tidak hanya berfokus pada keterampilan berbicara, tetapi juga memperkaya interaksi sosial antar siswa, yang sangat penting dalam perkembangan sosial mereka (Suryani, 2. Tantangan lain yang ditemukan adalah keterbatasan waktu yang tersedia untuk menyelesaikan tugas Beberapa siswa membutuhkan waktu lebih lama untuk mempersiapkan dan merekam podcast mereka dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa pengaturan waktu yang lebih efektif diperlukan untuk memaksimalkan manfaat dari penggunaan podcast dalam pembelajaran. Selain itu, penggunaan waktu yang optimal juga dapat meningkatkan kualitas hasil yang dicapai siswa dalam tugas ini (Fatimah. Namun, meskipun ada tantangan waktu, secara keseluruhan, podcast sebagai media ekspresi diri telah berhasil meningkatkan kualitas pembelajaran berbicara siswa. Pembelajaran berbasis podcast memberi siswa ruang untuk berlatih berbicara tanpa tekanan, yang meningkatkan rasa percaya diri mereka. Pembelajaran seperti ini dapat menjadi alternatif yang menarik dan efektif dalam mengembangkan keterampilan berbicara siswa di sekolah dasar, terutama dalam konteks pembelajaran bahasa (Zahra. Secara keseluruhan, penerapan podcast literasi di MIS DDI Baru-Baru Tanga telah terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Media ini tidak hanya meningkatkan keterampilan berbicara tetapi juga merangsang kreativitas, meningkatkan keterlibatan, dan membangun rasa percaya diri siswa. Dengan tantangan teknis yang dapat diatasi melalui pelatihan dan penyediaan perangkat yang tepat, podcast dapat menjadi alat yang sangat bermanfaat untuk pembelajaran berbicara di masa depan. CONCLUSION Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di MIS DDI Baru-Baru Tanga, penggunaan podcast literasi sebagai media ekspresi diri terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V. Media ini tidak hanya membantu siswa untuk mengembangkan kemampuan berbicara mereka, tetapi juga memberikan ruang bagi mereka untuk berlatih secara mandiri tanpa tekanan audiens langsung, yang meningkatkan rasa percaya diri mereka. Podcast literasi juga meningkatkan kreativitas siswa dalam menyampaikan informasi dan ide mereka, serta memperbaiki pengucapan dan intonasi Meskipun terdapat tantangan terkait keterbatasan teknis dan waktu, hasil positif yang diperoleh menunjukkan bahwa podcast adalah alat yang sangat efektif untuk mengembangkan keterampilan berbicara siswa. Dengan dukungan yang tepat dalam hal pelatihan bagi guru dan akses teknologi yang memadai, penggunaan podcast dapat dioptimalkan lebih lanjut untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbicara di sekolah dasar. Dengan demikian, podcast literasi dapat menjadi alternatif yang inovatif dan menarik dalam pembelajaran berbicara, yang mampu menumbuhkan motivasi, kepercayaan diri, serta kreativitas siswa dalam berkomunikasi. REFERENCES