Jurnal Dimas Canthing Volume x No x Tahun 2023 P-ISSN: x-x E-ISSN: x-x Pelatihan Pembuatan Produk Ekonomi Kreatif Kriya Tekstil dengan Teknik Shibori bagi Ibu-Ibu PKK Desa Tunjungsari. Kecamatan Siwalan. Kabupaten Pekalongan Rozikin1, ilham Naufal Ramadhan2. Amat Sukani3. Danny Kurniawan4. Miskiyah Elis5. Ana Safitri6. Dewi Risqiyati7. Miftachul Azzahra8. Nurul Khasanah9 . Khoirul Fatah10. Nur Kholidah11 1,2,4,5,7, 11 Program Studi Ekonomi Syariah FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan 6 Program Studi Manajemen FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan 8,9,10 Program Studi Akuntansi FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan 3 Program Studi Informatika Fastikom. Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan Korespondensi : rozikin979@gmail. ABSTRAK Pengembangan ekonomi kreatif menjadi salah satu pilar perekonomian nasional yang potensial. Salah satu produk unggulan pada subsektor ekonomi kreatif di Indonesia adalah kriya, khususnya kriya tekstil. Produk kreatif kriya tekstil yang saat ini sedang diminati masyarakat, serta memiliki nilai jual dan estetika tinggi adalah teknik celup ikat Shibori. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat adalah Ibu-ibu PKK Rt 15 dan 16 Desa Tunjugsari. Metode pelatihan melibatkan pemberian penjelasan teori, demonstrasi teknik shibori, serta praktek langsung oleh peserta. Pelatihan Pembuatan Produk Ekonomi Kreatif Tote Bag dengan Teknik Shibori bagi Ibu-Ibu PKK Desa Tunjungsari. Kecamatan Siwalan. Kabupaten Pekalongan merupakan suatu upaya untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas ibu-ibu PKK dalam menciptakan tote bag yang unik dengan menerapkan teknik shibori. Kata Kunci : Pelatihan. Ekonomi Kreatif. Tote Bag. Teknik Shibori. Ibu-Ibu PKK. Kearifan Lokal. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi dan gaya hidup masyarakat yang semakin modern telah memicu munculnya berbagai macam produk fashion yang semakin berkembang. Teknik pencelupan kain yang meliputi jahitan, lilitan, ikatan, dijepit dan dibungkus adalah teknik yang lebih dikenal dengan Shibori merupakan teknik kerajinan konvensional dalam pencelupan kain yang berasal dari Jepang. Shibori juga dikenal di Indonesia dengan istilah jumputan, meski secara teknik masih dilakukan dengan cara-cara yang cukup sederhana. Teknik dasar yang dibutuhkan dalam pembuatan shibori adalah menggambar diatas kain dan mengikatkan simpul diatas kain dengan Dimas Canthing | 39 Jurnal Dimas Canthing Volume x No x Tahun 2023 P-ISSN: x-x E-ISSN: x-x ketat menggunakan benang, karet ataupun tali lainnya. Kemudian kain tersebut dicelupkan dalam satu atau beberapa warna. Pencelupan dilakukan beberapa kali berdasarkan warna yang digunakan dan motif yang Teknik Shibori memberikan variasi dan inovasi baru dalam produk, terlebih lagi teknik Shibori memiliki beberapa Teknik dasar yaitu arashi shibori, kumo shibori, dan itajime shibori. (Kautsar, 2. Shibori memiliki keistimewaan tersendiri berupa unsur warna dan motif yang tidak terduga dari proses pencelupan. Teknik shibori yang beragam memungkinkan setiap pembuatnya dapat menghasilkan berbagai macam model atau motif yang lebih variatif dan terkesan rumit. Dimana untuk menghadapi era globalisasi setiap produsen dituntut untuk membuat produk yang kreatif dan inovatif sehingga dapat bersaing (Trismaya, n. Pengaplikasian teknik shibori pada pembuatan tote bag menghadirkan peluang baru untuk mengembangkan produk kriya tekstil dengan nilai tambah ekonomi. Tote bag, sebagai produk fungsional yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, memiliki potensi untuk dijadikan media ekspresi seni dan kearifan lokal. Teknik shibori, yang telah dikenal sebagai teknik pewarnaan dan lipatan kain tradisional Jepang, akan diadaptasi dalam pembuatan tote bag. Teknik ini akan memberikan sentuhan estetika yang khas dan berbeda pada setiap tote bag yang dihasilkan, menciptakan produk bernilai tinggi dengan unsur keunikan. Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta, yaitu ibu-ibu PKK Rt 15 dan 16 Desa Tunjungsari, akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru dalam menghasilkan tote bag shibori yang menarik dan bermakna. Selain itu, kegiatan ini juga akan memberikan peluang bagi masyarakat untuk mendiversifikasi produk tekstil mereka, memasukkan sentuhan seni ke dalam produk fungsional sehari-hari, serta mengembangkan sumber pendapatan yang berkelanjutan (Saragih. , 2. METODE Metode yang diterapkan dalam Pelatihan Pembuatan Produk Ekonomi Kreatif Tote Bag dengan Teknik Shibori bagi Ibu-Ibu PKK Rt 15 dan 16 Desa Tunjungsari. Kecamatan Siwalan. Kabupaten Pekalongan, dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang komprehensif, melibatkan proses pembelajaran berjenjang dari teori hingga praktek langsung. Metode ini terdiri dari beberapa langkah sebagai berikut: Sesi Pengenalan Teori dan Teknik Shibori: Tahap awal pelatihan adalah memberikan peserta pemahaman mendalam tentang dasar-dasar teknik shibori dan konsep di baliknya. Ini mencakup sejarah teknik shibori, prinsip dasar pengikatan dan lipatan kain, serta variasi pola yang dapat dihasilkan. Penjelasan tentang berbagai teknik shibori, seperti "kanoko" . itik-titi. , "kumo" . ola laba-lab. Dimas Canthing | 40 Jurnal Dimas Canthing Volume x No x Tahun 2023 P-ISSN: x-x E-ISSN: x-x "itajime" . ipatan segitig. , dan lainnya, memberikan landasan bagi peserta sebelum mereka melakukan praktik langsung. Demonstrasi Langkah-langkah Teknik Shibori: Setelah pemahaman teori diperoleh, peserta akan menyaksikan demonstrasi dari instruktur tentang bagaimana menerapkan teknik shibori pada kain. Demonstrasi ini secara rinci menunjukkan langkah-langkah praktis, mulai dari pengikatan totebag dengan benang hingga pemilihan pewarna yang sesuai. Instruktur akan memperlihatkan setiap langkah dengan jelas, memungkinkan peserta untuk melihat teknik-teknik tersebut dalam aksi. Sesi Praktik Langsung: Tahap ini adalah inti dari pelatihan, di mana peserta akan terlibat secara langsung dalam pembuatan tote bag dengan teknik shibori. Setiap peserta akan mendapatkan kain kanvas dan panduan langkah demi langkah untuk mengaplikasikan teknik shibori yang telah dipelajari Peserta akan diarahkan untuk melakukan pengikatan dan lipatan kain sesuai dengan teknik yang diinginkan, dan kemudian menerapkan pewarna dengan teliti. Langkah ini memungkinkan peserta untuk merasakan secara praktis bagaimana teknik shibori berinteraksi dengan kain dan bagaimana pola-pola yang menarik tercipta. Diskusi dan Tanya Jawab: Setelah sesi praktik, waktu dialokasikan untuk diskusi kelompok. Peserta dapat berbagi pengalaman, tantangan yang mereka hadapi selama praktek, serta pertanyaan yang mungkin timbul. Diskusi ini memungkinkan peserta untuk saling belajar dari pengalaman satu sama lain, mendapatkan masukan dari instruktur, dan memperdalam pemahaman mereka tentang teknik shibori. Refleksi dan Evaluasi: Sesi akhir adalah refleksi dan evaluasi bersama tentang pelatihan. Peserta akan diminta untuk merenung tentang apa yang telah mereka pelajari, bagaimana pengalaman tersebut mempengaruhi pemahaman dan keterampilan mereka, serta memberikan umpan balik terhadap pelatihan secara keseluruhan. Proses refleksi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk menginternalisasi pembelajaran dan memberikan masukan berharga bagi perbaikan di masa depan. Dengan pendekatan bertahap dari teori hingga praktik langsung, metode ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang interaktif dan berpusat pada peserta, memastikan bahwa peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang teknik shibori serta keterampilan yang diperlukan dalam menciptakan tote bag yang unik dan bernilai ekonomi. Dimas Canthing | 41 Jurnal Dimas Canthing Volume x No x Tahun 2023 P-ISSN: x-x E-ISSN: x-x HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pelatihan dilaksanakan kepada Ibu-ibu PKK RT 15 AN 16 Dukuh Gempol Desa Tunjungsari Kecamatan Siwalan pada tanggal 11 Agustus 2023 di rumah Ibu Ripah salah satu anggota PKK. Praktik Pembuatan Produk dengan Teknik Shibori Pada praktik pembuatannya menggunakan teknik kumo shibori karena merupakan teknik yang bisa terbilang sesuai dengan bahan yang akan digunakan yaitu totebag. Pada umumnya teknik yang di gunakan ada 3, yaitu teknik itajime, kumo, dan arashi. Ibu -ibu PKK juga dapat mengeluarkan ide dan kreatifitas dalam pembuatan ikatan, serta dapat mengeluarkan ide dan kreatifitas pembuatan ikatan shibori. Gambar 1 Praktik pembuatan ikatan Shibori Setelah diikat, maka tahap selanjutnya peserta akan melakukan Pewarnaan yang digunakan pada pelatihan ini dengan teknik celup menggunakan pewarna Wantex yang menghasilkan warna Biru. Gambar 2 Proses Perwarnaan Hasil Produk Kreatifitas dengan Teknik Shibori Setelah pewarnaan selesai, maka ikatan Shibori dapat dibuka, dan produk dapat dilihat langsung hasilnya. Hasil ikatan Shibori akan Dimas Canthing | 42 Jurnal Dimas Canthing Volume x No x Tahun 2023 P-ISSN: x-x E-ISSN: x-x memberikan pola indah pada Totebag. Togebag yang kemudian dapat dijemur dan digunakan untuk bermacam kegunaan yang memiliki nilai estetika an nilai jual. Gambar 3 Produk dengan teknik shibori Pelaksanaan Pelatihan Pembuatan Produk Ekonomi Kreatif Tote Bag dengan Teknik Shibori bagi Ibu-Ibu PKK Desa Tunjungsari mungkin menghadapi beberapa kendala. Pertama, keterbatasan sumber daya seperti bahan baku, peralatan kriya, dan fasilitas pelatihan dapat mempengaruhi kelancaran pelaksanaan. Kedua, variasi dalam tingkat keterampilan awal peserta dalam kriya tekstil dan teknik shibori dapat mengharuskan pendekatan yang disesuaikan dalam penyampaian materi. Ketiga, waktu pelatihan yang terbatas mungkin menjadi tantangan dalam mendalamkan pemahaman peserta tentang teknik shibori dan praktik pembuatan tote bag. Keempat, keterlibatan aktif peserta dalam sesi praktik mungkin memerlukan waktu lebih lama dan upaya tambahan untuk memastikan bahwa setiap peserta mendapatkan panduan yang memadai. Terakhir, menjaga penerapan berkelanjutan dari keterampilan yang diperoleh setelah pelatihan dapat menjadi tantangan, mengharuskan langkahlangkah dukungan dan akses ke sumber daya yang tepat. Meskipun demikian, dengan strategi adaptasi dan dukungan yang tepat, kendalakendala ini dapat diatasi, memungkinkan pelatihan ini untuk mencapai hasil yang diharapkan dan memberikan dampak positif bagi peserta dan komunitas Desa Tunjungsari dalam jangka panjang. KESIMPULAN Berdasarkan hasil pembahasan dan pelaksanaan pelatihan pembuatan tote bag shibori ini menambah pengetahuan dan keterampilan para keder PKK Desa Gempol Rt 15 dan 16. Diharapkan dari hasil pelatihan ini para kader PKK dapat mempraktekkan keterampilan di rumah masing-masing atau menjadi usaha, sehingga dapat menghasilkan tambahan penghasilan. Pelatihan Pembuatan Produk Ekonomi Kreatif Tote Bag dengan Teknik Shibori bagi Ibu-Ibu PKK Desa Tunjungsari telah berhasil mencapai tujuan Dimas Canthing | 43 Jurnal Dimas Canthing Volume x No x Tahun 2023 P-ISSN: x-x E-ISSN: x-x yang ditetapkan. Melalui pengenalan konsep teknik shibori, demonstrasi praktis, dan pelatihan langsung dalam pembuatan tote bag shibori, peserta berhasil meningkatkan pemahaman tentang teknik ini dan mengembangkan keterampilan praktis yang diperlukan. Hasil dari pelatihan ini tidak hanya terbatas pada pembuatan produk tote bag yang unik dan bernilai ekonomi, tetapi juga memperkuat identitas budaya lokal dan mendorong kolaborasi dalam komunitas. Dengan demikian, pelatihan ini telah membuka pintu peluang ekonomi kreatif baru sambil melestarikan kearifan lokal, mengilhami pertumbuhan individu dan komunitas secara bersamaan. SARAN Antusiasme peserta dalam pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan adanya keseriusan para ibu rumah tangga untuk dapat berpenghasilan dari Namun demikian, dalam pelaksanaan program ini hanya menggunakan satu jenis bahan dan pewarna. Sehingga tidak dapat memberikan gambaran perbedaan kualitas jika menggunakan jenis bahan yang berbeda atau membandingkan kualitas warna jika menggunakan pewarna sintetis dan pewarna alami. Selain itu, keterbatasan pengetahuan tentang bisnis membuat mereka masih membutuhkan pendampingan dalam menjalankan usaha. Oleh karena itu, program pengabdian selanjutnya dapat memberikan pelatihan pewarnaan kain Teknik Shibori dengan variasi bahan yang lebih beragam, atau melanjutkan kegiatan pengabdian dengan memberikan pelatihan pengembangan usaha, seperti pemasaran dan pengelolaan usaha. UCAPAN TERIMAKASIH Puji syukur kami ucapkan kepada Tuhan yang Maha Esa atas berkat dan karunia-Nya dari hari lepas hari yang tak kunjung ada habisnya. Ucapan terima kasih juga kami ucapkan kepada Bapak Kepala Desa beserta jajarannya yang telah mengizinkan dan memfasilitasi kami dalam kegiatan ini, serta kepada Kelompok PKK Rt 15 dan 16 Desa Tunjungsari Kecamatan Siwalan atas kerjasama yang sangat baik dengan tim kkn kelompok 4 Desa Tunjungsari. Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Dimas Canthing | 44 Jurnal Dimas Canthing Volume x No x Tahun 2023 P-ISSN: x-x E-ISSN: x-x REFERENSI