AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 2. Agustus 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Pendampingan Kegiatan Ramadhan di TPQ Al Munawwaroh Kecamatan Cakung Jakarta Timur Budianto,1 Itsna Latifatun Nafisah,2 Jihan Fitri Syahrani3 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. STIT Hidayatunnajah Bekasi Email:1info@stithidayatunnajah. id, 2budianto@stithidayatunnajah. jihanfsyahrani@gmail. Received: 5 April 2024 Accepted: 26 April 2024 Published: 1 Agustus 2024 Abstrak: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membantu kegiatan TPQ Al Munawwaroh dan berbagi ilmu Al QurAoan dan juga ilmu agama kepada masyarakat. Dalam melaksanakan kegiatan PKM, penulis menggunakan metode PAR (Partisipatory Action Researc. , yaitu metode penelitian yang dilaksanakan secara partisipatif kepada para masyarakat di kawasan sekitar TPQ Al Munawwaroh. Sebelum melaksanakan kegiatan PKM, penulis melakukan pra-survey dengan menggunakan metode observasi serta metode diskusi dengan pihak TPQ Al Munawwaroh untuk berkoordinasi terkait pendampingan kegiatan di TPQ Al Munawwaroh. Kegiatan PKM ini telah dilaksanakan selama bulan Ramadhan di TPQ Al Munawwaroh dengan lancar. Pelaksanaan pendampingan TPQ dilaksanakan mulai tanggal 14 Maret 2024 sampai 1 April 2024 setiap hari Senin-Jumat dari jam 00 WIB. Kegiatan yang dilaksanakan saat pendampingan TPQ Al Munawwaroh, diantaranya adalah kegiatan pembukaan . afalan-hafalan doa, juz 30, hadis, lalu dzikir bersam. Lalu dilanjutkan dengan kegiatan inti . enyimak bacaan iqraAo, latihan menulis Arab, pemberian materi keislaman, dan praktek shola. , terdapat kegiatan tambahan di akhir pemberian materi, yaitu sharing food atau berbagi makanan ringan kepada anak-anak. Selain itu, terdapat program sekunder, yaitu kegiatan Berbagi Al QurAoan kepada para santri TPQ Al Munawwaroh dan Santunan kepada anak yatim dan dhuafa di kawasan sekitar TPQ Al Munawwaroh. Kata Kunci: Pendampingan. TPQ. Ramadhan. Abstract This service to the public (PKM) is intended to help TPQ Al Munawwaroh and to share the studies of the QurAoan as well as religious studies to the public. In carrying out the activity of PKM, the authors uses the para-based method . articiple action researc. , which is a participle research method applied to communities in the region around TPQ Al Munawwaroh. Before carrying out the PKM activity, the authors conducted a survey using observation methods and discussion methods with TPQ Al Munawwaroh for coordinating activities related to TPQ Al Munawwaroh. This PKM activity was carried out smoothly during the month of Ramadan at TPQ Al Munawwaroh. TPQ assistance will be implemented from March 14 2024 to April 1 2024 every Monday-Friday from 15. 00 WIB. Activities carried out during referral TPQ Al Munawwaroh, among them are the introductory . emorized prayer, juz 30, hadis, and then dzfile Then followed with the core activity . aying attention to iqra 'literature. Arabic writing exercises, keispage materials giving, and prayer practic. , there was additional activities at the end of material giving, sharing food or sharing snacks with children. Additionally, there wasa secondary program, the sharing of the Koran to the santri TPQ al munawwaroh and the providing of orphans and dhuafa in the area around TPQ al munawwaroh. Keywords : Escorts. TPQ. Ramadhan. yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. 2 No. 2 Agustus 2024 . AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 2. Agustus 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 PENDAHULUAN Al QurAoan adalah kalam Allah, merupakan kitab suci yang paling mulia, sumber petunjuk dalam beragama dan pembimbing dalam menjalani kehidupan di dunia dan Di dalam rukun iman yang ketiga terdapat iman kepada kitab Allah, salah satu kitabnya adalah Al QurAoan yang diturunkan kepada Rasulullah ShalallahuAoalaihi wa Firman Allah TaAoala. AE naN a aOCaEa eOA a AE n aaN aE IaA aa aC aOeIa a a s aI eI acA a AcEE aO aI E aiO aE naN aOEa a a nN aO aA a AEA ca aA aIIA a A eO aE a aI e a eI a aE aEa eO aN aI eI ac a nN aO eE aIe Ia Ia eO aIa Ea UcE aIIa a NA a a AIa eIa aOA AAO aeA a A eIa a eA aIaEa aacIa aOaEaOeEa eE aIA AuRasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikatmalaikat Nya, para kitab-Nya dan rasul-rasul Nya. (Mereka mengataka. : AuKami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun . engan yang lai. dari rasul-rasul NyaAy, dan mereka mengatakan: AuKami dengar dan kami taat. Ay (Mereka berdo. : AuAmpunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembaliAy (Al-Baqarah : . Setiap muslim harus selalu berinteraksi aktif dengan Al QurAoan, menjadikannya sebagai sumber pemikiran, tindakan, dan inspirasi. Syaikh Badr bin Nashr al-Badr berpendapat bahwa, berinteraksi dengan Al QurAoan diawali dengan membacanya, selanjutnya mentadabburi atau merenungkan dan memahami maknanya sesuai dengan petunjuk salafus shalih, lalu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, dan kemudian mengajarkannya. Selain itu, sangat dianjurkan pula untuk menghafal Al QurAoan dan mempertahankan hafalan tersebut agar tidak terlupakan. Mempertahankan hafalan Al QurAoan adalah bukti nyata bahwa Allah Ta'ala telah berjanji untuk menjaga Al QurAoan tetap murni, dengan tersimpannya di dada para penghapal Al QurAoan. (Rahim et al. , 2. Al QurAoan memiliki banyak sekali manfaat, diantaranya adalah memberi cahaya, memberi ketenangan dan rahmat, obat dari segala penyakit fisik dan hati, serta masih banyak lagi yang lainnya. Salah satu firman Allah TaAoala, tentang manfaat Al QurAoan yang dapat memberikan cahaya. ca A aEOa e a aEa eI aIIa EA A aEaO EIac eO a aA s A a aO IA s s A e n eaN OA a AEaIA a A EOA a AO OaI aa aEA e AN aaO Eac aA AuDialah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang (Al-Qura. yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. 2 No. 2 Agustus 2024 . AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 2. Agustus 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Ay (Al-Hadid : . Belajar agama juga merupakan suatu kewajiban untuk umat muslim, hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad Shallallahu Aoalaihi wa sallam : AEE IEIA a AE EEI AO EOA AuMenuntut ilmu itu wajib atas setiap muslimAy (H. R Ibnu Maja. Belajar agama dapat dimulai dari usia dini yang dimulai dari keluarga, karena keluarga adalah pendidikan pertama dan utama bagi anak-anaknya. (Khairunnisa, 2. Orangtua dapat mulai mengenalkan aqidah kepada anak, mengajarkan sholat, membaca Al QurAoan, mengenalkan kisah-kisah para Nabi dan orang-orang sholeh, serta menghafalkan doa-doa sehari-hari. Orangtua juga dapat memberikan pendidikan yang lebih tentang Al QurAoan kepada anak-anaknya melalui lembaga formal, informal, dan Salah satunya adalah dengan memberikan pendidikan di TPQ (Taman Pendidikan Al QurAoa. Melalui pendidikan di TPQ, anak akan mendapatkan ilmu yang lebih banyak dan luas terkait Al QurAoan. cara membaca, mentadabburi, menghafal, serta mengamalkan Al QurAoan sesuai dengan ajaran Rasulullah ShalallahuAoalaihi wa sallam. Melalui TPQ, anak-anak juga akan diajarkan ilmu-ilmu agama seperti aqidah akhlak, tauhid, shirah/sejarah islam, fiqih, serta ilmu-ilmu diniyah lainnya. Al QurAoan diturunkan melalui malaikat yang paling mulia, yaitu Jibril Aoalaihissalam, kepada nabi yang paling mulia, yaitu nabi Muhammad shalallahuAoalaihi wa sallam, pada bulan yang paling mulia pula, yaitu bulan Ramadhan. Seperti firman Allah TaAoala. AIA s A aO a aOIaA a caAIa EacaO a eI a aE AaO aN eECa e aI NaUO EaEIA a A eN a a aIA a aA aIIa eE aNa O aO eEAa eCA AuBulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan . Al QurAoan sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda . ntara yang haq dan yang bathi. AAy (Al-Baqarah : . Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, keutamaan, dan keistimewaan yang tidak dimiliki oleh bulan-bulan lainnya. Bulan Ramadhan adalah bulan istimewa bagi umat muslim untuk menjalankan ibadah puasa selama sebulan, dan ketika melakukan amal kebaikan di bulan Ramadhan. Allah akan melipatgandakan pahalanya pula. Selain amalan membaca Al QurAoan, amalan-amalan baik lainnya pun akan dilipatgandakan pahalanya. Salah satu amal kebaikan yang dapat dilakukan adalah yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. 2 No. 2 Agustus 2024 . AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 2. Agustus 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 shodaqoh atau berbagi. Shodaqoh atau berbagi ini tidak harus dengan nominal rupiah, bisa dengan sharing food atau berbagi makanan, kegiatan ini dilaksanakan dengan memberikan snack atau takjil untuk buka puasa. Kegiatan sharing food juga dilakukan untuk menanamkan nilai saling berbagi atau peduli sosial kepada para anak, sehingga diharapkan mereka terbiasa untuk berbagi. Memberikan bukaan kepada orang yang berpuasa merupakan kegiatan yang dianjurkan oleh Rasulullah ShalallahuAoalaihi wa sallam, sebagaimana hadis dari Zaid bin Kholid Al-Juhani. ca aA Ay aI eI AA: AacEEa AEO NEE EON OEIA ca ACa aE aaO aEA A eOUA a AA aaIA a , a UI aEIa EaNa aIe aE a ae aNA ca AA aI eI a ae EA a aAO ae aIacNa aE Oa eICA a A aA AuRasulullah sallallahu Aoalaihi wa sallam bersabda: AoBarangsiapa memberi buka . orang yang berpuasa, maka dia . kan mendapatka. pahala seperti orang itu, tanpa mengurangi pahala orang berpuasa sedikit pun jugaAy. (H. Tirmizi no. Ibnu Majah no. Melalui beberapa keistimewaan belajar Al QurAoan dan belajar agama, keistimewaan bulan Ramadhan, serta manfaat berbagi atau sharing food, penulis tertarik untuk melaksanakan kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyaraka. di salah satu TPQ kawasan Cakung. Jakarta Timur, yaitu TPQ Al Munawwaroh. Penulis diizinkan oleh pihak TPQ Al Munawwaroh untuk turut andil membantu mengajar, memberikan ilmu, bertukar cerita, bermain bersama, serta berbagi di TPQ Al Munawwaroh. Sehingga berdasarkan penjelasan yang telah dipaparkan di atas, penulis membuat artikel jurnal pengabdian masyarakat dengan judul AoPendampingan Kegiatan Ramadhan di TPQ Al Munawwaroh Cakung. Jakarta TimurAo. METODE PELAKSANAAN Dalam melaksanakan kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyaraka. , penulis menggunakan metode PAR (Partisipatory Action Researc. , yaitu metode penelitian yang dilaksanakan secara partisipatif kepada masyarakat di kawasan sekitar TPQ Al Munawwaroh. (Fadilia Aktifa et al. , 2. Sebelum melaksanakan kegiatan PKM, penulis melakukan pra survey dengan menggunakan metode observasi untuk mengetahui kondisi di TPQ Al Munawwaroh, serta penulis juga melakukan metode diskusi dengan pihak TPQ Al Munawwaroh untuk berkoordinasi terkait pendampingan kegiatan ramadhan di TPQ Al Munawaroh. yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. 2 No. 2 Agustus 2024 . AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 2. Agustus 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. 2 No. 2 Agustus 2024 . AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 2. Agustus 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh kelompok satu dari STIT Hidayatunnajah telah dilaksanakan selama bulan Ramadhan di TPQ Al Munawwaroh dengan lancar. TPQ Al Munawwaroh merupakan salah satu lembaga yang berdiri di kecamatan Cakung. Jakarta Timur. Pelaksanaan pendampingan TPQ ini dilaksanakan mulai tanggal 14 Maret 2024 sampai 1 April 2024 setiap hari Senin-Jumat dari jam 15. 00 WIB. Sebelum melaksanakan kegiatam PKM, penulis melakukan pra survey dan mendapatkan informasi bahwa TPQ Al Munawwaroh kekurangan tenaga pengajar, oleh sebab itu kami bekerja sama dengan TPQ Al Munawwaroh untuk melaksanakan pendampingan pengajaran di TPQ Al Munawwaroh. Kegiatan yang dilaksanakan saat pendampingan TPQ Al Munawwaroh, diantaranya adalah menyimak bacaan iqraAo, latihan menulis Arab, pemberian materi keislaman, dan praktek salat. Adapun terdapat kegiatan tambahan di akhir pemberian materi, yaitu sharing food atau berbagi makanan ringan kepada anak-anak TPQ dengan tujuan menerapkan sikap berbagi. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini terdiri dari berbagai tahapan, dimulai dari koordinasi dengan ketua TPQ Al Munawwaroh. Seluruh program kerja yang dilaksanakan di TPQ Al Munawwaroh, diawali dengan izin pelaksanaan kegiatan PKM (Pengabdian Kegaitan Masyaraka. dengan membawa surat izin resmi dari pihak kampus, lalu setelah itu pihak TPQ Al Munawwaroh memberikan izin pelaksanaan kegiatan pendampingan di TPQ Al Munawwaroh. Gambar 1. Surat Izin Kegiatan PKM yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. 2 No. 2 Agustus 2024 . AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 2. Agustus 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 TPQ Al Munawwaroh memiliki total 70 santri, yang dibagi menjadi 3 kelas sesuai umur dan kemampuan dalam membaca Al QurAoan. Kelas junior merupakan santri tingkat iqraAo dari umur 3-7 tahun, kelas ini merupakan santri-santri yang sudah dapat membaca Al QurAoan dari umur 7-9 tahun, sedangkan kelas Al QurAoan senior merupakan santri-santri yang sudah dapat membaca Al QurAoan dari umur 10-15 tahun. Selama bulan Ramadhan. TPQ Al Munawwaroh membagi kelas menjadi 2, yakni kelas IqraAo dan kelas Al QurAoan. Pendampingan yang dilakukan olek PKM kelompok 1 diizinkan membantu mengajar kelas IqraAo, sedangkan kelas Al QurAoan diajar langsung oleh guru TPQ Al Munawwaroh. Pelaksanaan kegiatan belajar di TPQ Al Munawwaroh dimulai dengan kegiatan pembukaan dengan metode klasikal bersama sebelum kelas dipisah sesuai tingkatannya. Kegiatan pembukaan dilaksanakan selama 20 menit, dengan hafalan doAoa sehari-hari, hafalan surat juz 30, hafalan hadis, dan dzikir bersama. Setelah kegiatan pembukaan, santri diarahkan untuk memasuki kelasnya masing-masing untuk melaksanakan kegiatan Kegiatan inti dapat berupa baca tulis QurAoan, hafalan surat dan doa sehari-hari, serta cerita kisah Nabi. Kegiatan inti dimulai dari pemberian tugas latihan menulis Arab sebanyak 7 baris, kemudian mengantri untuk disimak bacaan iqraAo dan hafalan surat Gambar 2. Kegiatan Pembukaan dengan Metode Klasikal Adapun ketika menyimak bacaan iqraAo santri, pendamping wajib memperhatikan bacaanya dengan seksama . akhroj huruf, tajwid, dan sebagainy. Apabila terdapat bacaan yang salah, maka guru ataupun pendamping wajib memberikan contoh bacaan yang benar, agar santri tersebut dapat memperbaiki kesalahannya dan memahami bacaan dengan benar sesuai yang telah diajarkan. Ketika terdapat santri yang bacaannya masih yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. 2 No. 2 Agustus 2024 . AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 2. Agustus 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 belum lancar, mereka akan berikan kesempatan untuk mengulang bacaannya di hari esok. Setelah kegiatan inti selesai dilaksanakan, para santri akan diajak untuk mengakhiri kegiatan belajar dengan tebak-tebakan seputar keislaman, kemudian dilanjutkan dengan pembagian snack . haring foo. , dan ditutup dengan doa bersama. Gambar 3. Kegiatan Inti Gambar 4. Kegiatan Penutup dan Sharing Food Selain itu, terdapat program sekunder yang penulis lakukan setelah melakukan pendampingan pada kegiatan belajar dilakukan, yaitu Berbagi Al QurAoan dan Santunan. yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. 2 No. 2 Agustus 2024 . AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 2. Agustus 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Kegiatan sekunder ini dilaksanakan pada waktu yang berbeda. Untuk kegiatan Berbagi Al QurAoan, dilaksanakan pada tanggal 21 Maret 2024 dengan membagikan Al QurAoan kepada para santri TPQ Al Munawwaroh. Adapun untuk kegiatan Santunan, dilaksanakan pada tanggal 1 April 2024 dengan membagikan sembako kepada anak yatim dan dhuafa di kawasan sekitar TPQ Al Munawwaroh. Gambar 5. Kegiatan Santunan Anak Yatim dan DhuafaAo Gambar 6. Kegiatan Berbagi Al QurAoan KESIMPULAN Belajar agama dapat dimulai dari usia dini dengan mengenalkan aqidah kepada anak, mengajarkan sholat, membaca Al QurAoan, mengenalkan siroh nabi, serta menghafalkan doa sehari-hari. Orangtua juga dapat memberikan pendidikan yang lebih tentang Al QurAoan kepada anak-anaknya melalui lembaga formal, informal, dan Salah satunya adalah dengan memberikan pendidikan di TPQ (Taman Pendidikan Al QurAoa. Melalui pendidikan di TPQ, anak akan mendapatkan ilmu yang lebih banyak dan luas terkait Al QurAoan. cara membaca, mentadabburi, menghafal, serta yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. 2 No. 2 Agustus 2024 . AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 2. Agustus 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 mengamalkan Al QurAoan sesuai dengan ajaran Rasulullah ShalallahuAoalaihi wa sallam. Melalui TPQ, anak-anak juga akan diajarkan ilmu-ilmu agama seperti aqidah akhlak, tauhid, shirah/sejarah islam, fiqih, serta ilmu-ilmu diniyah lainnya. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh penulis dari STIT Hidayatunnajah telah dilaksanakan selama bulan Ramadhan di TPQ Al Munawwaroh dengan lancar. Pelaksanaan pendampingan TPQ dilaksanakan mulai tanggal 14 Maret 2024 sampai 1 April 2024 setiap hari Senin-Jumat dari jam 15. 00 WIB. Kegiatan yang dilaksanakan saat pendampingan TPQ Al Munawwaroh, diantaranya adalah kegiatan pembukaan . afalan-hafalan doa, juz 30, hadis, lalu dzikir bersam. Lalu dilanjutkan dengan kegiatan inti . enyimak bacaan iqraAo, latihan menulis Arab, pemberian materi keislaman, dan praktek shola. , terdapat kegiatan tambahan di akhir pemberian materi, yaitu sharing food atau berbagi makanan ringan kepada anak-anak. Selain itu, terdapat program sekunder, yaitu kegiatan Berbagi Al QurAoan kepada para santri TPQ Al Munawwaroh dan Santunan kepada anak yatim dan dhuafa di kawasan sekitar TPQ Al Munawwaroh. yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. 2 No. 2 Agustus 2024 . AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 2. Agustus 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 DAFTAR PUSTAKA