Jurnal Peduli Masyarakat Volume 7 Nomor 4. Juli 2025 e-ISSN 2721-9747. p-ISSN 2715-6524 http://jurnal. com/index. php/JPM APLIKASI MONITORING CAIRAN (SI MONCAR) DALAM UPAYA PENINGKATAN PEMENUHAN KEBUTUHAN CAIRAN TUBUH DAN FUNGSI GINJAL Siti Nafisah*. Dwi Fitriyanti. Ragil Aidil Fitriasari Addini Program Studi S-1 Keperawatan. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Telogorejo Semarang. Jl. Anjasmoro Raya. Tawangmas. Semarang Barat. Semarang. Jawa Tengah 50144. Indonesia *Sitinafisah719@gmail. ABSTRAK Cairan merupakan komponen penting dalam hidup manusia, namun seringkali air putih diabaikan untuk konsumsi sehari-hari. Penyakit ginjal kronik kini telah menjadi persoalan serius bagi kesehatan masyarakat didunia. Peningkatan populasi tersebut tersebut dikarenakan minimnya kesadaran masyarakat akan menjalani gaya hidup sehat serta meningkatnya kejadian penyakit yang menjadi faktor resiko. Tujuan kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengkonsumsi air putih dan dapat melalukan monitoring terkait dengan kecukupan cairan. Metode yang digunakan dalam pelaksaan kegiatan ini dengan cara pemberian edukasi dan simulasi terkait dengan penggunaan aplikasi si moncar yang telah dirancang oleh tim pengabdi. Kegiatan dilakukan pada tanggal 15 Juni 2025 dan 22 Juni 2025 mulai pukul 09. 00 Ae 12. 00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh 15 warga yang bertempat di kelurahan plombokan. Evaluasi akhir kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan proses post test. Hasil dari kegiatan ini menunjukan menunjukkan bahwa sebagain besar peserta adalah perempuan sebanyak 14 orang . ,3%) dan mayoritas peserta berusia 25-59 tahun sebantak 11 orang . ,3%). Selain itu, mayoritas peserta belum pernah mendapatkan informasi tentang pentingnya mengkonsumsi air putih sebanyak 13 orang . ,7%). Pemenuhan kebutuhan asupan cairan responden dinilai didapatkan hasil bahwa sebelum dilakukan penyuluhan mayoritas Masyarakat memiliki kebutuhan asupan cairan yang tidak mencukupi yaitu 17 . ,7%), sedangkan setelah dilakukan penyuluhan mayoritas kebutuhan asupan cairan yang mencukupi yaitu 26 . ,7%). Kata kunci: cairan. FLUID MONITORING APPLICATION (SI MONCAR) AS AN EFFORT TO IMPROVE FLUID INTAKE FULFILLMENT AND KIDNEY FUNCTION ABSTRACT Fluids are an essential component of human life, yet water is often overlooked for daily Chronic kidney disease has now become a serious public health issue worldwide. This population increase is due to the lack of public awareness of living a healthy lifestyle and the increasing incidence of diseases that are risk factors. The purpose of this activity was to increase public awareness of drinking water and to be able to monitor fluid adequacy. The method used in implementing this activity was through providing education and simulations related to the use of the Si Moncar application designed by the community service team. The activity was carried out on June 15, 2025 and June 22, 2025, from 09:00 to 12:00 WIB. This activity was attended by 15 residents from the Plombokan sub-district. The final evaluation of this activity was carried out using a post-test process. The results of this activity showed that the majority of participants were women . 3%), and the majority of participants were aged 25 -59 years . 3%). Furthermore, the majority of participants . had never received information about the importance of drinking water. The results showed that before the education, the majority of respondents' fluid intake was insufficient . 7%), while after the education, the majority . had sufficient fluid intake . 7%). Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 7 No 4. Juli 2025 Global Health Science Group Keywords: education. PENDAHULUAN Kebutuhan cairan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi (Yusuf and Nasution 2. Cairan merupakan komponen tubuh yang berperan dalam proses homeostatis dan memelihara fungsi tubuh. Air menyusun sekitar 60% tubuh manusia dan tersebar baik di dalam sel maupun di luar sel. Air putih merupakan komponen penting dalam hidup manusia, namun seringkali air putih diabaikan untuk konsumsi sehari-hari (Aditya et al. Saat ini banyak masyarakat yang mengkonsumsi minuman-minuman selain air putih, seperti minuman kemasan yang memiliki varian rasa-rasa, minuman yang bersoda, minuman yang mengandung kafein, atau bahkan mengkonsumsi minuman beralkohol yang apabila dikonsumsi secara terus menerus dan menjadi sebuah kebiasaan akan sangat merugikan kesehatan yang berhubungan dengan Ginjal (Wahyuni 2. Penyakit ginjal kronik kini telah menjadi persoalan serius bagi kesehatan masyarakat didunia. Peningkatan populasi tersebut tersebut dikarenakan minimnya kesadaran masyarakat akan menjalani gaya hidup sehat serta meningkatnya kejadian penyakit yang menjadi faktor resiko (Isroin. Y, and Soejono 2. Hal tersebut berhubungan dengan kebiasaan yang buruk dalam minimnya mengkonsumsi cairan yang sehat (Corona. Garcia, and Gelfand 2. Hal ini mengakibatkan kurangnya cairan yang dibutuhkan oleh tubuh, sehingga dampak pada masalah kesehatan yaitu pegal-pegal pada pinggang yang dicurigai karena ginjal bekerja lebih keras untuk memekatkan urin demi mencukupi kebutuhan cairan bagi tubuh. Masyarakat yang kurang sehat dalam mengkonsumsi cairan saat ini lebih memilih untuk meminum minuman berenergi atau bervarian rasa (Arofiati and Sriyati 2. Peneliti telah melakukan penelitian tentang Bahan Tambahan Makanan (BTM), berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 722/MenKes/Per/IX/1988 adalah bahan yang tidak lazim dikonsumsi sebagai makanan dan ditambahkan ke dalam makanan dengan sengaja untuk menghasilkan suatu makanan atau minuman yang lebih baik. Salah satu jenis minuman yang sering ditambahkan BTM adalah minuman berenergi. Jika terjadi gangguan pemenuhan kebutuhan cairan yang lama . ebiasaan minum kurang dari 21 har. dapat menyebabkan keadaan hipovolemi . ekurangan volume cairan tubu. kemudian terjadi hipoperfusi . urangnya oksige. menyebabkan iskemik dan gangguan nutrisi pada ginjal. Selanjutnya akan menyebabkan kerusakan pada tubulus dan glomerulus sehingga terjadi penurunan laju filtrasi glomerulus. Hal diatas dapat menyebabkan kinerja beban ginjal menjadi berat. Peneliti telah melakukan penelitian tentang Bahan Tambahan Makanan (BTM), berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 722/MenKes/Per/IX/1988 adalah bahan yang tidak lazim dikonsumsi sebagai makanan dan ditambahkan ke dalam makanan dengan sengaja untuk menghasilkan suatu makanan atau minuman yang lebih baik. Salah satu jenis minuman yang sering ditambahkan BTM adalah minuman berenergi. Jika terjadi gangguan pemenuhan kebutuhan cairan yang lama . ebiasaan minum kurang dari 21 har. dapat menyebabkan keadaan hipovolemi . ekurangan volume cairan tubu. kemudian terjadi hipoperfusi . urangnya oksige. menyebabkan iskemik dan gangguan nutrisi pada ginjal. Selanjutnya akan menyebabkan kerusakan pada tubulus dan glomerulus sehingga terjadi penurunan laju filtrasi glomerulus. Hal diatas dapat menyebabkan kinerja beban ginjal menjadi berat. Pengembangan Aplikasi monitoring cairan AuSi MonCarAy adalah aplikasi yang dibuat oleh pengabdi untuk sosialisasikan kepada masyarakat dengan pengembangan kalkulator hidrasi. Isi aplikasi ini adalah berisikan tentang monitoring caira dari kebutuhan cairan baik yang harus Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 7 No 4. Juli 2025 Global Health Science Group dikonsumsi dalam sehari. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini dilakukan agar meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan cairan tubuh sesuai kebutuhan individu berdasarkan usia, kondisi kesehatan, dan aktivitas harian dan mengenalkan dan mengimplementasikan aplikasi SI MONCAR (Sistem Monitoring Caira. sebagai alat bantu dalam memantau asupan dan kebutuhan cairan harian masyarakat secara mandiri dan terstruktur. METODE Pengusul bersama mitra bekerja sama menyusun metode pendekatan dalam menyelesaikan prioritas masalah yang telah disepakati. Secara keseluruhan permasalahan yang terjadi pada mitra bersumber pada perubahan perilaku masyarakat dalam mengkonsumsi cairan yang kurang sehat. Saat ini masyarakat mayoritas lebih banyak mengkonsumsi minuman yang mengandung varian rasa, kafein dan beralkohol, hal ini menyebabkan keberlangsungan hidup kurang sehat yang dapat mengakibatkan fungsi dan kesehatan ginjal bermasalah Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini adalah berbentuk penyuluhan dengan metode ceramah, dan Metode ini dipilih untuk menyampaikan konsep-konsep yang penting untuk dimengerti dan dikuasai. Metode ceramah dikombinasikan dengan gambar-gambar yang menarik animasi dan video sehingga materi yang diberikan relatif mudah dipahami. Sebelum kegiatan pengabdian dimulai, pengabdi akan melakukan koordinasi terlebih dahulu bersama dengan mitra terkait dengan persetuan dan pelaksanaan. Pelaksanaan Pelaksanaan kegiatan: Pelaksaan pengabdian masyarakat akan dilakukan secara langsung yang bertempat di kelurahan Plombokan, hal ini bertujuan agar kebermanfaatan dari pengabdian lebih optimal. Bedasarkan skema prioritas masalah yang ada, maka diperlukan suatu metode yang tepat unuk meningkatkan cakupan yang akan dideskripsikan dalam skema berikut ini: Metode Pelaksanaan PERSIAPAN Penyusunan SAP Penyusunan rancangan Aplikasi Luaran yang Diharapkan PELAKSAAN KEGIATAN Penyuluhan dengan metode ceramah, dan diskusi yang akan di akhiri dengan sosialisasi penggunaan aplikasi yang di berikan PELAKSAAN KEGIATAN penyuluhan dengan metode ceramah, dan diskusi yang akan di akhiri dengan sosialisasi penggunaan aplikasi yang di berikan Aplikasi Monitoring Cairan AuSi MonCarAy Masyarakat mengaplikasikan aplikasi Penganggung jawab kegiatan di Terselenggaranya pengabdian masyarakat dalam masyarakat tentang monitoring cairan dan kesehatan fungsi ginjal Penambah sarana dan prasananya penunjang kegiatan Mempermudah informasi bagi EVALUASI KEGIATAN Pengolahan data Pembuatan laporan kegiatan Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 7 No 4. Juli 2025 Global Health Science Group Skema 1 menggambarkan metode penyelesaian masalah yang disepakati bersama mitra dalam menyelesaikan masalah. Metode penyelesaian masalah yang disepakati dengan mitra adalah melakukan peningkatan pengetahuan dan keperdulian masyarakan dalam monitoring cairan yang sehat terhadap kesehatan fungsi ginjal. Pada tahap berikutnya setelah AuSi MonCarAy di berikan dan di aplikasikan, maka kegiatan yang dilakukan adalah pemberian edukasi kepada masyarakan prosedur penggunaan aplikasi, dimana dalam aplikasi tersebut berisikan tentang materi terkait dengan kesehatan ginjal, pentingnya mengkonsumsi cairan dan monitoring cairan, dan cara menghitung input outpu cairan sehingga muncul kesehatan fungsi ginjal. Hal itu bermaksud agar masyarakan dapat dengan mudah mengetahui kesehatan fungsi ginjal dan dapat melalukan monitong cairan yang sehat. Mitra dan pengusul berperan aktif dalam melakukan pembinaan dan pendampingan dalam menjalankan rencana kegiatan. Mitra dalam kegiatan ini adalah kelurahan Kelurahan plombokan sebagai salah satu mitra pengusul berperan aktif dalam kegiatan edukasi dan pendampingan pelayanan kesehatan. Pelaksaan Pengabdian Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 15 Juni 2025 dan 22 Juni 2025 mulai pukul 09. 00 Ae 12. 00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh 15 warga yang bertempat di kelurahan plombokan Kegiatan ini diawali oleh pre test, kemudian dilanjutkan materi edukasi terkait pentinnya mengkonsumsi air putih yang diberikan selama 45 menit dengan menggunakan media PPT. Setelah diberikan edukasi kemudian dilanjutkan dengan pengenalan aplikasi si Evaluasi Evaluasi dilakukan dengan melakukan penilaian menggunakan lembar kuesioner pre dan post-test yang diberikan kepada peserta kegiatan. HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 1. Karakteristik Peserta Kegiatan Berdasarkan Usia. Jenis Kelamin, dan Informasi pentingnya mengkonsumsi air putih Variabel Jenis kelamin Laki-laki Perempuan Usia 15 Ae 24 tahun 25 Ae 59 tahun Informasi Tidak Tabel 1 menunjukkan bahwa sebagain besar peserta adalah perempuan sebanyak 14 orang . ,3%) dan mayoritas peserta berusia 25-59 tahun sebantak 11 orang . ,3%). Selain itu, mayoritas peserta belum pernah mendapatkan informasi tentang pentingnya mengkonsumsi air putih sebanyak 13 orang . ,7%). Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 7 No 4. Juli 2025 Global Health Science Group Tabel 2. Hasil distribusi pemenuhan kebutuhan asuhan cairan Pemenuhan Kebutuhan Asupan Cairan Mencukupi Tidak Mencukupi Total Frekuensi . Pre Presentase (%) 43,3% 56,7% Frekuensi . Post Presentase (%) 86,7% 13,3% Tabel 2 Distribusi pemenuhan kebutuhan asupan cairan responden dinilai didapatkan hasil bahwa sebelum dilakukan penyuluhan mayoritas Masyarakat memiliki kebutuhan asupan cairan yang tidak mencukupi yaitu 17 . ,7%), sedangkan setelah dilakukan penyuluhan mayoritas kebutuhan asupan cairan yang mencukupi yaitu 26 . ,7%). Kagiatan Sosialisasi terkait dengan pentingnya kebutuhan cairan tubuh dan Kesehatan Ginjal dan penggunaan aplikasi Monitoring Cairan (Si MonCa. dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2025 di Aula Kantor Kelurahan Plombokan. Sosialisasi dibuka oleh MC (Rez. dan diawali dengan doa Selanjutnya kepala kelurahan Plombokan memberikan sambutan untuk mengawali kegiatan selanjutnya. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program edukasi kesehatan bagi masyarakat khususnya terkait dengan kebutuhan cairan dan kesehatan ginjal, mengingat masalah kesehatan yang palin banyak adalah DM dan hipertensi dimana penyakit tersebut beresiko tinggi terjadinya kerusakan ginjal jika tidak dijaga dengan baik. Acara selanjutnya adalah pemberian edukasi terkait dengan pentingnya konsumsi air putih untuk kesehatan ginjal yang dilakukan oleh Ns. Siti Nafisah. Kep dan Ns. Dwi Fitriyanti. Kep. Dalam kegiatan tersebut, narasumber menjelaskan terkait dengan kebutuhan cairan tubuh manusia sebagai upaya pencegahan penyakit ginjal. Berikut foto dokumentasi pada kegiatan tahap sosialisasi kegiatan pengabdian masyarakat : Gambar 1. Pemaparan Materi dan Simulasi Penggunaan Aplikasi Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 7 No 4. Juli 2025 Global Health Science Group Setelah kegiatan edukasi pentingnya mengkonsumsi air putih yang cukup dan cara menggunakan aplikasi monoroting cairan, evaluasi dilakukan dengan mengukur status hidrasi Masyarakat di kelurahan plombokan. Dalam penelitian yang dilakukan oleh (Andayani, 2. diketahui bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan asupan cairan berhubungan negatif dengan status hidrasi dengan nilai r =-0,319 dan p = 0,006 yang artinya semakin tinggi konsumsi cairan, maka nilai berat jenis urin akan semakin rendah yang menunjukkan status hidrasi baik. Keseimbangan air dalam tubuh dapat seimbang apabila volume antara asupan air sama dengan Volume minimal air minum merupakan air minum yang masuk dalam keadaan basal . uhu badan dan lingkungan normal serta dalam istiraha. kurang lebih 400 mL agar dapat menjaga keseimbangan air. Fungsi air putih sangat penting bagi tubuh dimana memiliki beberapa komponen penting didalamnya. Komponen utama sel, kecuali sel lemak, adalah air, yaitu 70-85 Air berperan penting dalam pembentukan berbagai cairan tubuh, seperti darah, cairan lambung, hormon, enzim dan sebagainya. Selain itu air juga terdapat dalam otot dan berguna menjaga tonus otot sehingga otot mampu berkontraksi. Konsumsi air putih pada akhirnya akan resap oleh ginjal yang menunjukan fungsi dari ginjal. Air putih yang dikonsumsi akan di sekresi oleh ginjal dalam bentuk urine. Urin terdiri dari air dengan bahan terlarut berupa sisa metabolisme . eperti urea ), garam terlarut, dan materi organik. Fungsi utama urin adalah untuk membuang zat sisa seperti racun atau obat-obatan dari dalam tubuh. Evaluasi dan terminasi kegiatan pelaksanaan PKM dilaksanakan di Aula kelurahan Plombokan. Evaluasi tersebut dihadiri oleh kepala kelurahan plombokan dan kader. Dalam kegiatan tersebut kepala kelurahan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat kepada masyarakat dalam lebih baik lagi dalam menjaga kesehatan ginjalnya dengan mengkonsumsi air putih yang cukup dalam kegiatan pengabdian masyarakat : Gambar 2. Evaluasi pelaksaan PKM Evaluasi dari penggunaan aplikasi ini memberikan dampat positif bagi Masyarakat khususnya di Masyarakat plombokan, dimana Masyarakat yang awalnya belum mengetahui pentingnya mengkonsumsi air putih menjadi lebih paham bahwa mengkonsumsi air putih sangat penting, dan di permudah dengan adanya aplikasi yang dapat membantu Masyarakat untuk mengetahui intake cairan yang di konsumsi, aplikasi liquid intake juga dapat memberikan informasi kebutuhan cairan harian yang harus dipenuhi oleh tubuh dalam menjaga fungsi ginjal dengan ditunjukan melalui status hidrasi. Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 7 No 4. Juli 2025 Global Health Science Group SIMPULAN Secara keseluruhan pelaksanaan PKM dengan tema Ay Aplikasi Monitoring Cairan (Si MonCa. dalam upaya peningkatan pemenuhan kebutuhan cairan tubuh dan Fungsi ginjalAy yang dilaksanakan di kelurahan plombokan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana. Keterlibatan tim kelurahan, karang taruna, dan kader dalam program ini dapat meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya mengkonsumsi air putih dalam upayapemenuhan kebutuhan cairan tubuh dan fungsi ginjal, hal ini dibuktikan dengan hasil yang diperoleh dari status pemenuhan cairan sebelum dilakukan pengabdian didapatkan asupan cairan tercukupi sebanyak 13 orang . ,3%) dan setelah dilakukan pengabdian didapatkan asupan cairan tercukupi sebanyak 26 orang . ,7%). Rencana tindak lanjut dari kegiatan PKM ini adalah melalukan screening terkait dengan fungsi ginjal secara berkala yang bekerjasama dengan kepala kelurahan, karang taruna, kader dan bekerjamasama dengan pelayanan kesehatan setempat. UCAPAN TERIMAKASIH Tim Pengabdi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini. Terima kasih kepada STIKES Telogorejo Semarang atas dukungan dan kerja samanya, serta kepada masyarakat kelurahan plombokan yang telah menerima dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Tidak lupa, kami sampaikan apresiasi kepada tim pelaksana dan seluruh pihak yang turut membantu kelancaran kegiatan ini dari awal hingga akhir. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. DAFTAR PUSTAKA