Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 8. No 1. Mei 2024 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: https://doi. org/ 10. 32696/ajpkm. v%vi%i. Peluang Dan Tantangan Sumber Daya Manusia Dalam Penyelenggaraan Pelabuhan Cerdas (Smart Por. Nasional Di Masa Revolusi Industri 4. Nicholas Dwinovan1*. Arif Rachman Dillah2. Fakhri Najmuddin3. Kencana Verawati4 Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim. Universitas Negeri Jakarta. DKI Jakarta. Indonesia Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim. Universitas Negeri Jakarta. DKI Jakarta. Indonesia Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim. Universitas Negeri Jakarta. DKI Jakarta. Indonesia Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim. Universitas Negeri Jakarta. DKI Jakarta. Indonesia *Korespondensi : Nicholasdwinovan0@gmail. Abstrak Kegiatan ini bertujuan mengetahui peluang, tantangan, dan solusi untuk Sumber Daya Manusia (SDM) pelabuhan nasional di Indonesia dalam menghadapi Revolusi Industri 4. 0 dan mengembangkan pendidikan yang sudah ada. Permasalahan dan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat kepelabuhanan terletak pada penempatan sumber daya manusia, pembaruan aplikasi teknologi di bidang pelayaran, dan daya saing industri pelayaran. Permasalahan terbesarnya adalah ego sektoral yang masih tinggi, misalnya biaya logistik yang mahal di Indonesia. Adapun, tantangan terbesarnya adalah mengolaborasi pelayanan agar dapat diintegrasikan dan menghilangkan ego sektoral tersebut. Pengembangan teknologi informasi yang menjadi penggerak ekonomi dunia belum sepenuhnya dapat disusul dengan pendidikan saat ini. Penelitian ini merupakan studi literatur yang fokus pada hasil wawancara mendalam . n-depth interview. dengan beberapa narasumber. Hasil penelitian yang berkaitan dengan pelabuhan cerdas . mart por. menunjukkan bahwa penggunaan automasi dan semi-automasi terkait dengan berkembangnya digitalisasi akan menjadi suatu acuan di dalam pelayanan pelabuhan secara nasional. Selain itu, diperlukan pendidikan yang menghasilkan sumber daya manusia dengan kekhasan maritim melalui pendalaman lebih ilmiah, khususnya pada jurusan Nautika. Teknika, dan Tatalaksana, serta pelatihan bersertifikat tingkat diploma. Kata kunci: Revolusi Industri. Pelabuhan Cerdas. Sumber Daya Manusia. Abstract This research was designed to assess the opportunities and challenges for human resources of national ports in Indonesia in the Industrial Revolution 4. 0, provide relevant solutions, and evaluate and improve existing education. The problems and challenges faced by the port society lie in human resources distribution, connectivity, updates on technological applications in shipping, and the shipping industry's Regarding human resources, experts, especially in the port sector, seem limited in Sectoral egotism that, for example, leads to expensive logistics costs, has been reported as the greatest problem, and, accordingly, an integrated collaboration on service provision in this atmosphere poses a significant challenge to human resources in national ports. Moreover, todayAos education has not been able to catch up with the advancement of Information Technology, which is the engine of the world This research employed a literature study focusing on the results of in-depth interviews with several informants. The results showed that in the context of smart ports, automated and semi-automated systems as a result of digitalization would most likely become a reference in port services nationally. education that produces human resources with maritime specialties through in-depth scientific analyses . specially in Nautical. Technical, and Management major. and certified training at the diploma level is highly required. Keywords: Industrial Revolution. Smart Port. Human Resource. Submit: April 2024 Diterima: April 2024 Publis: Mei 2024 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) PENDAHULUAN Perdagangan modern di masa depan tidak lagi sebatas pertukaran antara kedua belah pihak, melainkan perjanjian kerja sama antarmitra yang saling menggantungkan kekritisan usahanya dan dilakukan dalam ruang geografis, zona waktu, serta batasan Terwujudnya perdagangan modern tentu disertai dengan sarana dan prasarana yang modern pula. Salah satunya adalah pembangunan pelabuhan cerdas . mart Smart port berperan sebagai perantara industri yang satu dengan Teknologi berkembang perlahan akan mendisrupsi seluruh lini bisnis termasuk perihal kebutuhan tenaga kerja. Hal ini tentu bergantung pada Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten dalam menjawab tantangan perubahan dan kebutuhan di masa depan. Nanatinya, industri pelabuhan dan pelayaran cenderung membutuhkansumber daya manusia dengan keterampilan tingkat menengah dan tinggi, sedangkan sumber daya manusia yang sifatnya dapat tergantikan oleh sistem automasi Potensi pelabuhan Indonesia dengan jaringan rute pelayaran internasional cukup internasional menggunakan angkutan laut dan 40 persennya melalui Indonesia. Saat ini, terdapat 636 pelabuhan baru di Indonesia. Industri industri-industri cerdas karena diterapkan ke dalam serangkaian teknologi dan organisasi. Industri 4. 0 merupakan integrasi dari Cyber Physical System (CPS) dan Internet of Things and Services (IoT dan IoS) ke dalam proses industri yang meliputi manufaktur, logistik, dan Vol. 8 No. Mei 2024 lainnya . CPS merupakan salah satu aspek Revolusi Industri 4. 0 yang sedang berkembang saat ini. Industri 4. bermanfaat dalam perbaikan kecepatan fleksibilitas produksi dan peningkatan pelayanan pada pelanggan. Manfaat Industri 4. 0 tersebut akan berdampak positif terhadap kondisi perekonomian. Praktisi Digital Communication Technology, menjelaskan mengenai beberapa karakter industri 4. inter Ae operability atau internet of things, . transparency atau block chain, . technical assistance atau saat ini lebih dikenal dengan big data dan . yaitu autonomous . Tujuan dari strategi inisiatif Industri 4. 0 yang berasal dari Jerman manufaktur industri melalui digitalisasi dan eksploitasi potensi teknologi baru . Jerman sangat berkepentingan karena Industri 4. 0 merupakan bagian pembangunannya yang disebut HighTech Strategy 2020. Kebijakan tersebut Jerman agar selalu menjadi yang terdepan dalam dunia manufaktur. Jerman dengan beberapa tantangan yang harus diatasi oleh pabrikan, tetapi penerapan prosedur industri 4. mengamankan masa depan industri Pada revolusi industri 4. khusus pada penciptaan lingkungan pintar dalam sistem produksi dengan prioritas utama adalah perubahan, dalam operasi manufaktur dan teknologi Revolusi industri 4. 0 pada saat ini juga dikenal sebagai Volatility. Uncertainty. Complexity dan Ambiguity atau lazim disebut VUCA. Untuk era dilakukannya penggabungan teknologi otomoatisasi dengan teknologi siber, beberapa pekerjaan di Pelabuhan dilakukan belum sempurna, maka untuk kedepannya sebagai masukan untuk Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 8. No 1. Mei 2024 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: https://doi. org/ 10. 32696/ajpkm. v%vi%i. pembentukan Sumber Daya Manusia yang baik diusulkan menerapkan globalization, technology advances, competitive influences, deregulation. Pada era VUCA saat ini, bahwa pembelajaran perlu mempersiapkan tenaga kerja untuk berjuang dalam ekonomi yang lebih technologically driven dan knowledge based Permasalahan yang dihadapi dalam bidang kepelabuhanan secara umum terletak pada kualitas, kuantitas, dan penempatan sumber daya manusia, konektivitas, integrasi, dan pemerataan saranaprasarana, pembaruan aplikasi teknologi di bidang pelayaran, ratifikasi regulasi internasional di bidang pelayaran, optimalisasi pemanfaatan infrastruktur, serta daya saing industri Dalam manajemen sumber daya manusia, keberadaan tenaga ahli di bidang kepelabuhanan masih terbatas. Pengembangan teknologi informasi sebagai penggerak ekonomi dunia belum sepenuhnya dapat disusul dengan pendidikan saat ini. Penelitian mengetahui peluang dan tantangan serta solusi mengenai kesiapan sumber daya manusia pelabuhan nasional di Indonesia dalam menghadapi Revolusi Industri 4. Permasalahan yang akan dikaji, yaitu pengembangan pendidikan yang sudah ada, pembangunan sumber daya manusia . dengan kekhasan maritim, pengembangan pendidikan kepelabuhanan setingkat Dalam Industri 4. 0, smart port menerapkanIntelligent Transport System (ITS) melalui teknologi . -sea. , menggunakan peralatan bongkar muat yang hemat energi dan ramah lingkungan, serta menggunakan bahan bakar yang rendah sulfur. Namun, terdapat perbedaan pendapat dari beberapa pengamat yang menyatakan bahwa saat ini terjadi selisih yang cukup besar antara kondisi industri biasa dengan kondisi Industri 4. 0 dalam hal Hal ini karena road map mewujudkan Industri 4. 0 belum terarah. Dengan kata lain, rancangan Industri 4. dan keseluruhan aspeknya belum jelas. Pendapat yang sama menyatakan bahwa Industri 4. diprediksi akan membawa dampak negatif terutama dari sudut pandang sosial dan ekonomi. Temuan penting ini menunjukkan bahwa Industri 4. 0 akan mengarah pada penurunan sumber daya keterampilan yang rendah. Kondisi ini berpengaruh pada negara dengan perbedaan tingkat sosial dan ekonomi yang tinggi. Pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan kemaritimian sangat dibutuhkan, khususnya bagi tenaga ahli kelautan dalam memahami aspek keselamatan, keamanan, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama 13 perusahaan lainnya telah mendirikan universitas Pengembangan pendidikan kemaritiman diperlukan untuk mengembangkan kurilukulum atau menambahkan mata kuliah baru, diutamakan yang mengarah pada teknologi smart port. Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa suatu Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) berkelanjutan antara masa lalu, masa sekarang, dan masa depan. Beberapa studi mengenai smart port di dunia digital menyatakan bahwa konsep smart menjadi fitur penting bagi organisasi pelabuhan agar berfungsi sebagai smart hub dalam jaringan transportasi dunia. Kebutuhan SDM berdasarkan prediksi Kemenristek Dikti program studi transportasi laut, sejak 2020 diperlukan 820 orang sampai 2030 diperlukan 2380 orang. Kebutuhan tenaga vokasi pada 2020 diperlukan 151 orang dan sampai 2030 diperlukan sebanyak 438 orang, pada studi vokasi khususnya strata D-I. D-i dan D-IV lebih banyak diperlukan secara Utamanya diperlukan pada manajemen pelabuhan, nautika dan rekayasa transportasi laut. Vol. 8 No. Mei 2024 efisien, cerdas dan dengan biaya yang layak . Khususnya bagi smart port, diperlukan perbaikan produktivitas, mendorong pertumbuhan pendapatan, peningkatan kebutuhan tenaga kerja terampil, peningkatan investasi . Peneliti . menambahkan, bahwa dengan industri memenuhi kebutuhan pelanggan secara keputusan menjadi lebih optimal serta akan mendapatkan model usaha yang Beberapa peluang bagi tenaga transportasi laut, terutama pada jaringan global yang lebih luas, pengembangan dan peluang bisnis pada teknologi digitalisasi, termasuk pada usaha kecil Sedangkan tantangannya, pada perkembangan teknologi smart port akan mendisrupsi seluruh lini bisnis, termasuk dalam kebutuhan tenaga kerja. Perusahaan akan dihadapi pada tingkat loyalitas karyawan yang rendah, kurang memadainya lingkungan dan fasilitas kerja, tenaga kerja muda yang selalu membutuhkan inovasi, permintaan kompetensi yang tinggi, kualitas layanan yang lebih baik, kemampuan berkomunikasi dalam bahasa asing, dan teknologi digital. Sebagai contoh lainnya, pelabuhan Tanjung Priok sebagai international hub port mempunyai kendala seperti ketertinggalan dalam hal infrastruktur operasional pelabuhan, masih tertinggal jika dibandingkan dengan Pelabuhan Singapura. Pelabuhan Tanjung Priok dalam hal ini kurang diminati oleh main line operator . perator utam. dari operator kapal-kapal yang berukuran besar . other vesse. untuk aktifitas bongkar muat dan transshipment. Peneliti kepelabuhanan menyoroti persyaratan utama dan gagasan utama untuk setiap pelabuhan, merasakan solusi dan juga tantangan terkait dengan penginderaan terdistribusi yang terkait dengan peralatan utama yang menyusun pelabuhan terbesar di dunia, seperti derek dermaga, kendaraan berpemandu otomatis untuk penanganan kontainer dan crane halaman. Untuk menunjang smart port, manfaat industri dapat mewujudkan proses manufaktur yang METODE PELAKSANAAN Kegiatan ini dilakukan dengan wawancara mendalam . n- depth interview. dan proses triangulasi . Teknik yang digunakan ialah dengan mengamati partisipan beserta informan kunci/utama, perwakilan perusahaan milik pemerintah sebagai operator usaha kepelabuhanan, dan/atau organisasi kepelabuhanan. Wawancara tersebut menitikberatkan pada sumber daya manusia di sektor pelabuhan dan Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 8. No 1. Mei 2024 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: https://doi. org/ 10. 32696/ajpkm. v%vi%i. Penelitian ini mengkaji perihal manajemen sumber daya manusia dari segi . peluang dan tantangannya, . kualitas, kuantitas, kebutuhan, penempatan, kelemahan sumber daya manusia, dan . operasional dan mitra kerja. Adapun, perihal teknologi disrupsi atau Revolusi Industri 4. 0 lebih diutamakan pada tren pendukung baru, sistem aplikasi pelayaran nasional, revolusi bisnis . igitalisasi implementasi smart port. lebih rendah dibandingkan Singapura. Malaysia, dan Brunei Darussalam. Berdasarkan data UNDP, ketiga negara tersebut sudah masuk dalam kategori very high human development. Pengembangan kualitas sumber daya manusia nasional dapat dilakukan dengan menerapkan sistem pendidikan yang lebih fokus pada bidang tertentu. Indonesia memiliki peluang untuk mengejar ketinggalan melalui potensi . emographic dividen. yang akan berakhir maksimal 15 tahun ke depan. Indonesia memiliki pasokan tenaga kerja usia produktif dalam jumlah yang besar dengan rasio ketergantungan yang kecil . Berdasarkan wawancara mendalam dengan narasumber dari Asosiasi Kepelabuhanan (ABUPI), leapfrogging digitalisasi dengan sistem siber secara fisik berproses melalui embedded system, smart sensors, smart systems. CPS, dan cyber physical production systems (CPPS) . HASIL DAN PEMBAHASAN Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia memiliki kualitas sumber daya manusia yang relatif sedang. Berdasarkan wawancara mendalam dengan pimpinan utama INSA, tinggi rendahnya kualitas tersebut akan menentukan produktivitas tenaga kerja Indonesia. Saat ini, produktivitas tenaga kerja Indonesia berada pada urutan ke-4 . elatif sedan. di tingkat ASEAN dan urutan ke-11 dari 20 negara anggota Asian Productivity Organization (APO). Adapun, daya saing Indonesia berada pada urutan ke-9 di tingkat ASEAN dan urutan ke-36 dari 137 negara yang tercatat dalam The Global Competitiveness Index 20172018. Indeks pembangunan manusia (IPM atau HDI) Indonesia saat ini bertambah 0,82% menjadi 71,39. Ekonomi Indonesia tahun 2018 mengalami pertumbuhan 5,3% sehingga mampu menciptakan lapangan kerja bagi 2,98 juta orang dan menurunkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) menjadi 5,34%. Kondisi tersebut masih Tantangan Sumber Daya Manusia dalam Revolusi Industri 4. Tantangan di era Revolusi Industri 0 adalah diperlukannya beberapa pembaruan perihal manajemen sumber daya manusia berbasis teknologi serta inovatif dan pembentukan sumber daya manusia yang kompeten di bidangnya . Pengembangan sumber daya manusia menjadi fundamental dalam menjawab Revolusi Industri 4. Alokasi dana untuk pendidikan telah disiapkan pemerintah sebesar 20% dari anggaran negara, utamanya untuk peningkatan sumber daya manusia yang berdaya saing ekonomi. Perkembangan teknologi akan mendisrupsi seluruh lini bisnis, termasuk dalam kebutuhan tenaga kerja yang mengarah pada SDM tantangan perubahan dan kebutuhan di Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) masa depan. Bonus demografi akan berakhir sekitar 15 tahun kedepan. Dalam waktu 20 tahun mendatang, kemungkinan jenis teknologi yang ada sudah kembali berbeda dengan kondisi Beberapa tantangan dari generasi milenial menurut laporan IML dapat dilihat dari empat bagian, yaitu tingkat loyalitas terendah karyawan . enyebab lingkungan pekerjaan yang kurang memada. , penyebab konflik . ilenial selalu membutuhkan inovasi dan berpotensi terlibat dalam konflik dengan generasi tu. , kebebasan berpendapat . ilenial akan menjadi generasi cerdas sehingga diperlukan pemimpin yang bijaksan. , dan kompetensi serta . erbedaan kompetensi antara generasi milenial dan generasi tu. Vol. 8 No. Mei 2024 dengan tantangan, seperti perubahan keterbatasan sumber daya, keharusan penerapan teknologi ramah Menurut World Maritime University. Transport 2040 . , implementasi sistem automasi bertujuan untuk mengoptimasi transportasi yang dampaknya pada pekerja. Dampak tersebut, seperti pergeseran . ukan penguranga. tenaga kerja pada pekerjaan dengan keterampilan rendah, menciptakan permintaan untuk jenis pekerjaan baru, dan permintaan tenaga kerja tidak akan dihilangkan tetapi keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan individu akan berubah. Saat ini. Kementerian Pendidikan Tinggi, telah membuat serangkaian ilmu pendidikan transportasi laut. Secara operasional. Indonesia memerlukan pengembangan pendidikan khususnya dalam bidang kepelabuhanan, yaitu manajemen pelabuhan, manajemen lalu lintas kapal, dan bidang logistik maritim . anajemen termina. Kemampuan yang disebut sebagai kecerdasan sosial Menurut Tanumihardja, salah satu fokusnya adalah perihal kepemimpinan dan membangun hubungan yang saat ini sedang diterapkan di Bank Central Asia. Revolusi Industri 4. 0 berasal dari Eropa. permasalahan mengenai ketidakpastian karena menerapkan labor-saving. Pada transportasi berteknologi, pertumbuhan tenaga kerja bukan merupakan kendala dikarenakan pertambahan penduduk Hal ini tidak menimbulkan permasalahan bagi Serikat Pekerja di Di Indonesia, permasalahan dengan Serikat Pekerja menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. Terjadi . antara efisiensi dengan Industri 4. 0 di masa ekonomi terbuka saat ini menerapkan operasi siber pada kontainerisasi. Dari operasi tersebut, diketahui masih banyak kapasitas bongkar muat yang Oleh karena itu, efisiensi dan tanggung jawab sosial harus dibenahi. Strategi Menurut pimpinan INSA, cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki adalah dengan mengadakan kursus dan pelatihan vokasi yang menjadi suatu keharusan bagi calon pekerja untuk memenuhi kebutuhan pekerjaan di masa depan. Hal tersebut menjadi strategi yang sebaiknya dilakukan Indonesia dan disertai dengan melakukan perubahan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan. Strategi lainnya dapat belajar dari pelabuhan di Rotterdam Peneliti lainnya menyatakan bahwa ketika suatu negara menerapkan Industri 4. 0, maka akan berhadapan Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 8. No 1. Mei 2024 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: https://doi. org/ 10. 32696/ajpkm. v%vi%i. yang melakukan perbaikan dan strategi melalui . pelabuhan masa depan, yaitu menawarkan solusi digital dengan automasi proses dan memperhatikan aspek transparansi, kecepatan, efisiensi, dan keamanan rantai logistik, . memberikan gambaran tentang rute koneksi yang paling efisien serta mencakup direktori bisnis dengan mitra kerja pelabuhan Rotterdam, serta . keberangkatan dan kedatangan kapal, yaitu aplikasi berbasis data kapal yang lengkap dan dapat menunjuk secara langsung target pencapaian di pasar pelabuhan Rotterdam. dedicated terminals dan operator terminal sebagai model bisnis (Gambar . Menurut IPC Surabaya, ancaman dari Revolusi Industri 4. 0 ialah kemungkinan hilangnya sekitar 1-1,5 miliar pekerjaan sepanjang tahun 20152025 karena tergantikannya posisi manusia dengan mesin otomatis. masa yang akan datang, diprediksi 65% murid sekolah dasar di dunia akan bekerja pada pekerjaan yang belum pernah ada di saat ini (U. Department of Labo. Adapun, peluangnya adalah era digitalisasi berpotensi memberikan peningkatan net tenaga kerja hingga 2,1 juta pekerjaan baru pada tahun 2025 (World Economic Foru. Revolusi Industri 4. 0 di Pelindo i telah diterapkan pada pemetaan kompetensi soft & hard karyawan, peningkatan kemampuan sumber daya manusia melalui literasi digital dan program teknologi baru, serta manusia dengan program beasiswa. Pelindo i mengembangkan sistem automasi untuk proses operasional. Sebagai pilot project-nya adalah Pelabuhan Teluk Lamong yang Automated Stacking Crane (ASC). Container Terminal Tractor (CTT), dan Auto Gate System (AGS). Pelabuhan juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pada keamanan dan akurasi, stimulasi pengembangan produksi industri lokal. Gambar 1. Pelabuhan sebagai Trade Facilitator Beberapa strategi pembangunan sumber daya manusia transportasi laut menurut akademisi dari ITS Surabaya, antara lain dibutuhkannya pola pikir kemaritiman melalui pendidikan yang dapat menimbulkan kecintaan pada laut dan pendidikan tinggi di bidang maritim . endidikan terapan, pelatihan, sertifikasi sesuai bidang, dan upaya lainnya untuk membangun kompetensi lulusan sesuai jenjang kari. Dengan demikian, pelabuhan akan menjadi fasilitator perdagangan yang saling terkait dengan landlord atau line Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. Mei 2024 jarak jauh, kapal tak berawak, dan kapal di lautan tanpa awak Cikarang Dry-Port menerapkan Intelligent Transport System (ITS) dalam teknologi mengunci kargo dari dry-port menuju pelabuhan. Dengan alat ini, kargo yang diangkut dengan kereta api atau truk kontainer dapat Apabila segel yang diperiksa oleh petugas Bea Cukai dibuka, maka secara otomatis mengirimkan peringatan kepada petugas di ruang kontrol Cikarang Dry-Port. Pengirman informasi elektronik tersebut didukung oleh GPS. Beberapa inovasi lainnya yang telah dilakukan di Indonesia, antara lain pengaturan lampu lalu lintas menggunakan Sistem Kendali Lalu Lintas Kendaraan atau Area Traffic Control System (ATCS) melalui CCTV. Secara keseluruhan, sumber daya manusia di bidang teknologi informasi yang menjadi penggerak ekonomi dunia belum sepenuhnya dapat disusul dengan pendidikan saat Oleh karena itu. Pendidikan Ahli Kepelabuhanan yang berwawasan Penyediaan sumber daya efektivitas kinerja UPT dan Unit Kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut struktur organisasi . ugas dan fungsi disesuaikan dengan perkembanga. Saat ini cukup banyak capaian program pendidikan dan pelatihan Matra Laut tahun 2015-2018. Namun demikian, masih dibutuhkan 22. Aparatur sipil negara (ASN) dari Peluang Berdasarkan narasumber lainnya. Industri 4. berimplikasi pada dunia transportasi perencanaan sumber daya, sistem manajemen transprotasi, sistem transportasi cerdas, dan keamanan Sebagai smart port. Pelabuhan Teluk Lamong akan meningkatkan fasilitas terminal pada peralatan kontainer di area dermaga kontainer, terutama di bagian bagian domestik dan dermaganya, serta di area dermaga dry bulk. Tercatat kapasitas dermaga per tahun 800 Teus pada kontainer internasional dan 455. 544 Teus pada kontainer domestik . Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelabuhan Teluk Lamong di Jawa Timur yang berkonsep green port memerlukan jalan khusus menuju Teluk Lamong agar tidak Pengembangan manusia yang diusulkan pada penelitian tahun 2019 di sekitar Pelabuhan Teluk Lamong adalah masyarakat dapat dibina melalui pengembangan ekosistem mangrove sebagai tempat wisata. Revolusi maritim direncanakan dengan mengembangkan MASS (Maritime Autonomous Surface Shi. global pada tahun 2020-2035. Konsep kapal masa depan ialah penggantian anak buah kapal dengan komputerisasi, seperti kapal pesisir tanpa kendali yang dikendalikan Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 8. No 1. Mei 2024 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: https://doi. org/ 10. 32696/ajpkm. v%vi%i. lulusan sekolah BPSDM melalui pola pembibitan atau ikatan dinas pada tahun 2018- 2022. Berdasarkan Institut Teknologi Surabaya, kebutuhan sumber daya manusia bidang transportasi laut dapat diproyeksikan dari muatan kargo dan peraturan global (IMO. UNCTAD. MEA) Kebutuhan program studi yang menghasilkan sumber daya manusia dibagi menjadi jalur kompetensi ke arah jenjang karir dan jumlah Kebutuhan sumber daya manusia pelabuhan pada 2020-2030 diproyeksikan sebesar 750-2. Kajian mengenai sumber daya manusia ini bukan untuk membuka pendidikan baru tetapi diarahkan memperdalam pendidikan sudah ada dengan lebih spesifik lagi. Saat ini, pendidikan kemaritiman hanya terbatas pada tiga jurusan utama, yaitu Nautika. Teknika, dan Tatalaksana. Dengan demikian, diperlukan jurusan yang lebih spesifik atau jurusan yang diarahkan pelabuhan cerdas . mart por. Pendidikan vokasi strata D-I. D-i, dan D-IV lebih banyak diperlukan secara operasional, khususnya pada manajemen pelabuhan, nautika, dan rekayasa transportasi laut. Sebagai gambaran umum, setelah melakukan pelayaran, pekerja lulusan jurusan nautika akan bekerja sebagai port captain atau mooring master yang ilmunya hanya diperoleh dari Pengembangan tersebut masih perlu disertai kajian-kajian ilmiah dengan pendidikan atau menambah mata kuliah baru. Sebagai ilustrasi, pada lima tahun terakhir, pihak lembaga pendidikan kemaritiman di Inggris Sertifikat Diploma untuk Harbour Master selama 12 bulan atau maksmimal tiga semester. Sertifikat Diploma ini, apabila diterapkan di Indonesia, maka akan keselamatan serta keamanan kapal ketika sedang berlayar. Dalam pengembangannya dapat diarahkan stabilitas rencana penyimpanan . towage pla. dan pengawasan benda-benda Pengembangan pembelajaran untuk vokasi D-i pada bidang manajemen terminal dan memiliki perbandingan praktek dengan teori sebesar 70:30. Adapun, untuk vokasi D-IV pada manajemen pelayaran, perbandingan praktek dengan teorinya adalah 60:40. Penerapan Industri 4. 0 yang masih terbatas dalam perusahaan disebabkan oleh keraguan terhadap Sebagian penelitian ini mendukung pendapat Seorang peneliti di Italia menyatakan bahwa Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Pelabuhan Salerno konseptualisasinya sebagai sistem memperkaya literatur mengenai rantai pasokan pelabuhan sekaligus mendukung para operator pelabuhan. Adapun, implementasi smart port di Pelabuhan Belawan. Indonesia, . perencanaan pelabuhan yang diatur dalam rencana induk pelabuhan adalah pedoman dan dasar untuk pelabuhan, . peraturan tata ruang dan zonasi sangat penting dalam pelabuhan, . fasilitas dan kriteria yang diperlukan model global hub port belum terpenuhi. Pelabuhan Belawan ini berpotensi untuk sepenuhnya dikembangkan sebagai pelabuhan hub regional yang dapat pelabuhanpelabuhan utama negara tetangga. Hasil penelitian ini mendukung kajian pelabuhan di Korea Selatan. Kota Busan sebagai pelabuhan perdagangan dan industry logistic nomor satu di negara tersebut memainkan peran penting dalam industri regional secara keseluruhan. Berbagai usaha dilakukan untuk pelabuhan yang perlu disertai dengan pengembangan berbagai kebijakan dan teknologi yang terkait dengan Industri 4. Peneliti lainnya menyatakan bahwa pelabuhan di Barcelona. Spanyol, memiliki daya saing yang tinggi dalam karakteristik inovasi teknologi dari Industri 4. Secara umum, pelabuhan di Barcelona Vol. 8 No. Mei 2024 melalui program Portic atau program lain yang berada di bawah sistem keamanan siber. Tingkat automasi di pelabuhan di Barcelona ternyata membaik walaupun terdapat tekanan internal dari serikat pekerja yang berasal dari buruh pelabuhan . Kajian yang sama juga dilakukan di Pelabuhan Las Palmas. Spanyol. Diharapkan akademisi dapat meningkatkan kerja sama dengan industri manufaktur. Jumlah penelitian setiap tahunnya menjadi bukti bahwa para akademisi penelitiannya pada Industri 4. Pendapat lainnya menyatakan bahwa industri smart port memiliki dampak besar pada penyediaan sumber daya Keterbatasan sumber daya manusia merupakan tantangan untuk negara yang akan menerapkan Industri 4. Dothy. Terminal Teluk Lamong yang merupakan anak perusahaan Pelindo i, menambahkan bahwa dalam menerapkan konsep terminal ramah lingkungan . reen port termina. terdapat beberapa inovasi yang Inovasi tersebut adalah penggunaan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan, seperti truk berbahan bakar gas, peralatan angkat listrik, lampu jalan tenaga matahari . olar cel. , dan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG). Konsep Terminal Teluk Lamong berpeluang besar untuk menjadikan terminal tersebut sebagai terminal paling Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 8. No 1. Mei 2024 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: https://doi. org/ 10. 32696/ajpkm. v%vi%i. modern di Indonesia, bahkan di Asia. Didukung oleh sistem transaksi online selama 24 jam nonstop, pengguna jasa akan semakin mudah dan cepat dalam bertransaksi dengan Terminal Teluk Lamong. Konsep ramah lingkungan dan automasi memberikan nilai tambah terhadap efisiensi biaya logistik. Berdasarkan kajian informasi dari berbagai narasumber pengguna jasa transportasi laut dan pendapat dari peneliti sebelumnya, maka kebutuhan sumber daya manusia yang berkompeten di era Revolusi Industri 4. 0 ini sangat diperlukan pelabuhan di Indonesia menjadi pelabuhan cerdas . mart por. Hal ini memerlukan penyusunan strategi untuk menyongsong pasar kerja global yang semakin kompetitif karena sangat penting bagi industri kemaritiman Indonesia. port dan sumber daya manusia merupakan pembahasan yang belum pernah dilakukan sebelumnya dan menjadi suatu penelitian yang baru. REFERENSI Achmadi. Challenges and Opportunities Human Resources Shipping in the Industrial Revolution Era 4. *National Marine Seminar*. Arnita. Tanjung Priok Port Strategy as an International Hub Port: Comparative Study with the Port of Singapore. Bogor Institute of Agriculture. Indonesia. Balasingham. Industry 4. Securing the Future for German Manufacturing Companies. University of Twente. Bonekamp. , & Sure. Consequences of Industry 4. 0 on *Journal of Business Media Psychology, 6*, 33-40. Botti. Monda. Pellicano. , & Torre. The ReConceptualization of the Port Supply Chain as a Smart Port Service System: The Case of the Port of Salerno. *Systems, 5*. Creswell. *Research Design: Pendekatan Kualitatif. Kuantitatif. Mixed*. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Crnjac. Vea. , & Banduka. From concept to the introduction of industry 4. *International Journal of Industrial Engineering and Management, 8*. Directorate General Sea Transportation. Challenges and Opportunities for Human Resources Shipping in the KESIMPULAN Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kesiapan dalam penggunaan teknologi masih sangat Selain perlunya pelatihan . dan penyempurnaan sistem informasi harus terintegrasi dengan instansi terkait. Hasil penggunaan automasi dan semiautomasi berkembangnya digitalisasi yang akan menjadi suatu acuan di dalam Kajian Revolusi Industri 0 ini, yang dikaitkan dengan smart Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Industrial Revolution Era 4. *Marine National Seminar*. Dobrolubsky. Ieksarova. , & Yeksarov. Smart port Odessa: embodiment of Vitruvius theories of beauty. *Vitruvius Journal of Architecture and Technology and Sustainability, 1*. , 1-12. Dothy. Empowering Human Talent The Main Key To Face Industrial Revolution 4. *National Marine Seminar*. Drath. , & Horch. Industrie 0: Hit or hype? *Ie Industrial Electronics Magazine, 8*. , 5658. Hartoto. Challenges and Opportunities Human Resources Shipping in the Industrial Revolution Era 4. *National Marine Seminar*. Hartoto. Indonesia has the potential of Indonesia to catch up. In *National Marine Seminar*. Heng. Industry 4. 0: Upgrading GermanyAos Industrial Capabilities on the Horizon. Hermann. Pentek. , & Otto. Design principles for 0 scenarios. In *49th Hawaii International Conference on System Sciences (HICSS)* . Herry. Getting to Know Dothy, the Woman Behind the Success of the Lamong Bay Terminal. *beritakapal. Retrieved May 28, 2019, from beritakapal. Indonesia Millenial Report. Millennials Character Industrial Revolution 4. In *National Marine Seminar*. Jun. Lee. , & Choi. Impact of the smart port industry on the Korean national input-output Transportation Research Vol. 8 No. Mei 2024 Part A: Policy and Practice, 118. Jun. Lee. , & Choi. Impact of the smart port industry on the Korean national input-output *Transportation Research Part A: Policy and Practice, 118*. Kagermann. Lukas. , & Wahlster. Final report: Recommendations