JurnalCyberTech Vol. No. September 201x, pp. P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 IMPLEMENTASI IOT (INTERNET OF THINGS) UNTUK KEAMANAN SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN NodeMCU Ranto J. S Situmorang *. Kamil Erwansyah**. Suardi Yakub** * Program Studi Mahasiswa Komputer. STMIK Triguna Dharma ** Program Studi DosenPembimbing. STMIK Triguna Dharma Article Info ABSTRACT Article history: Sepeda motor merupakan salah satu alat transportasi yang sangat banyak digunakan di kehidupan sehari-hari, seiring bertambahnya jumlah sepeda motor maka semakin tinggi pula tingkat kejahatan terhadap sepeda motor. Maka seringlah terjadi kehilangan sepeda motor yang sedang berada di parkiran rumah, tempat bekerja dan di tempat rekreasi. Hal ini terjadi karena kurangnya tingkat keamanan terhadap kunci kontak pada sepeda motor sehingga kunci kontak sangat mudah untuk dibobol. Keyword: Keamanan Sepeda motor. Internet of Things (IoT). NodeMCU. Sebagai solusi dari permasalahan diatas dapat dibuat sebuah sistem untuk meningkatkan sistem keamanan pada kunci kontak dengan memanfaatkan jaringan internet dan smartphone dengan menggunakan teknologi Internet of Things (IoT) berbasis NodeMCU. NodeMCU ini digunakan sebagai sistem kendali utama pada komponen yang lainnya di sistem keamanan kunci kontak pada sepeda motor, contoh komponen yang dimaksud adalah seperti Setelah dilakukan perancangan sistem kemananan kunci kontak pada sepeda motor dengan konsep Internet of Things (IoT) berbasis NodeMCU maka dapat dibangun dan diimplementasikan menggunakan teknologi Internet of Things (IoT) yang berbasis NodeMCU. Dengan adanya sistem keamanan yang telah dibangun ini diharapkan dapat mengatasi masalah kehilangan sepeda motor dan meningkatkan keamanan terhadap kunci kontak pada sepeda motor. Copyright A 201x STMIK Triguna Dharma. All rights reserved. Journal homepage: https://ojs. P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Corresponding Author Nama :Ranto J. S Situmorang Program Studi : Sistem Komputer STMIK Triguna Dharma Email: rantositumorang97@gmail. PENDAHULUAN Sepeda motor adalah kendaraan beroda dua yang digerakkan oleh sebuah mesin. Letak kedua roda sebaris lurus dan pada kecepatan tinggi sepeda motor tetap stabil disebabkan oleh gaya giroskopik. Sedangkan pada kecepatan rendah, kestabilan atau keseimbangan sepeda motor bergantung kepada pengaturan setang oleh pengendara. Kemajuan alat transportasi yang semakin lama semakin maju dan berkembang setiap saat, karena alat transportasi sangat mempunyai peranan penting bagi kehidupan seharihari. Sepeda motor merupakan suatu kendaraan yang banyak diminati di Indonesia, karena selain memiliki harga yang terjangkau dan bahan bakar yang irit, sepeda motor juga dinilai alat tranportasi yang cepat dan efisien waktu. Seiring dengan berkembangnya sepeda motor, maka tingkat kebutuhan manusia juga meningkat. Karena semakin tingginya biaya untuk hidup, maka semakin tinggi juga tingkat kejahatan di lingkungan hidup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Seperti yang terlihat meningkatnya kasus pencurian motor. Pada 2015. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pencurian kendaraan bermotor . terjadi tidak kurang dari 38 ribu kali di seluruh wilayah Indonesia. Angka ini cenderung menurun jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang bisa mencapai lebih dari 40 ribu kasus. Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah kejadian curanmor terbanyak di Indonesia, yaitu 5 ribu kasus pencurian. Selanjutnya Sumatera Utara dengan 4. 900 kasus curanmor. hal ini dikarenakan meningkatnya pengangguran, kelalaian pemilik motor, serta kurangnya tingkat keamanan sepeda motor. Berbagai cara di lakukan para pelaku pencuri sepeda motor untuk mendapatkan hasil curiannya. Mulai dari menggunakan cairan bahan kimia, membobol kunci, bahkan saat dijalan raya pun pelaku tidak segan-segan untuk merampas dan melukai pemilik motor menggunakan senjata tajam sehingga dapat memakan korban hingga meninggal dunia. Selain itu banyak cara lagi yang dilakukan para pelaku untuk mencuri sepeda motor. METODE PENELITIAN Dalam penelitian sistem keamanan pada kunci kontak sepeda motor ini disertakan metode penelitian yang dapat dilakukan, adapun metode yang digunakan adalah sebagai berikut : Observasi / Peninjauan Langsung Metode observasi dilakukan untuk pengumpulan data yang mengadakan pengamatan secara langsung dilapangan terhadap sistem keamanan kunci kontak pada sepeda motor yang bertujuan untuk mendapatkan informasi-informasi yang dibutuhkan nantinya dalam melanjutkan penelitian. Hasil pada analisa ini nantinya akan dikemukakan pada tahapan algoritma sistem yang akan dibuat. Studi Literatur Pada metode ini pengumpulan data dilakukan dengan cara menyelusuri melalui buku-buku dan jurnaljurnal atau media online untuk mendapatkan informasi yang berkaitan dengan Internet of Things (IoT). Jurnal SAINTIKOM Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal SAINTIKOM P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 NodeMCU dan keamanan kunci kontak pada sepeda motor. Dalam pengumpulan data ini nantinya digunakan untuk sebagai acuan dan referensi untuk membuat dan menyusun penelitian. Eksperimen atau percobaan langsung Dalam metode ini pengumpulan datanya dilakukan dengan cara melakukan uji coba yang bertujuan untuk memperbaiki atau mengevaluasi permasalahan yang terjadi, sehingga nantinya sistem yang akan dibuat dapat bekerja dengan baik yang sesuai dengan apa yang diinginkan. Pada metode ini sudah mengumpulkan dan membuat serta menguji komponen-komponen, baik komponen utama maupun komponen pendukung, perangkat keras . , perangkat lunak . pada pembuatan sistem keamanan kunci kontak pada sepeda motor. Yang dimana hasil pengujian ini nantinya jika tidak sesuai, maka di ulangi dan perbaiki hingga sistemnya berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan. Kerangka Kerja Gambar 1. Kerangka Kerja Berdasarkan gambar diatas maka dapat diuraikan langkah-langkah kerja penelitian sebagai berikut : Mengidentifikasi Masalah Masalah yang diidentifikasi dan dipecahkan dalam penelitian ini adalah bagaimana cara untuk mengamankan dan mengendalikan kunci kontak dari orang tidak dikenal yang berusaha menjebol kunci kontak, yang dimana untuk tahap selanjutnya merancang sebuah prototype untuk proses mengendalikan kunci kontak jarak jauh. Menganalisa Masalah Pada penelitian ini analisa yang dilakukan adalah penentuan platform web yang nantinya sebagai pengendali pada kunci kontak sepeda motor. Menentukan Tujuan Adapun tujuan dari penelitian ini tentunya mengharapkan target yang sesuai dengan apa yang diinginkan dalam implementasi Internet of Things (IoT) pada sistem keamanan kunci kontak sepeda motor. Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Mempelajari Literature Sebagai bahan referensi dalam penelitian ini, tentunya harus mempelajari literatur-literatur yang nantinya akan digunakan. Literature yang digunakan adalah buku, jurnal, informasi secara online melalui internet maupun secara offline yang dimana literatur ini harus berkaitan dengan komponen-komponen yang digunakan, baik perangkat keras . maupun perangkat lunak . Contohnya Internet of Things (IoT), sensor dan lain sebagainya. Menganalisa Data Dengan adanya data yang sudah didapatkan, maka hal yang dilakukan selanjutnya adalah menganalisa data, mulai dari mempelajari bagaimana konsep Internet of Things (IoT), cara kerja kunci kontak pada sepeda motor, bagaimana cara mengendalikan kunci kontak pada sepeda motor dengan jarak jauh, serta bagaimana menganalisa cara kerja dan kemampuan keseluruhan pada sistem kendali dan keamanan Mendesain Sistem Melakukan perencanaan prototype perancangan rancang bangun yang akan dibangun nantinya yang menjadi pengendali pada kunci kontak sepeda motor. Menentukan komponen-komponen yang nantinya akan digunakan dalam pembuatan alat, serta pemanfaatan platformblynk yang sebagai pengendali pada sistem ini. 7 Mengimplementasikan Metode Internet of Things (IoT) Metode atau algoritma pada yang digunakan pada pada sistem ini adalah algoritma Internet of Things (IoT), yang dimana algoritma ini berfungsi untuk mengendalikan kunci kontak pada sepeda motor yang memiliki jarak jauh maupun dekat dengan memanfaatkan jaringan sebagai koneksi internet. 8 Pengujian ke dalam prototype Dalam pengujian pada sistem ini maka dirancanglah secara keseluruhan dan terstruktur, agar mengetahui hasil dari penelitian tersebut. Hasil ini lah yang nantinya diharapkan untuk mengatasi masalah yang terjadi pada masalah tersebut. Kemudian hasil ini dapat dikembangkan dan di analisa kembali kedepannya apabila terdapat saran dan masukan. Analisa Hasill Setelah mendapatkan hasil pengujian dan rancangan, maka dianalisa kembali agar mendapatkan tujuan yang diinginkan. Pengambilan keputusan Tahap akhir dari semua kegiatan ini adalah pengambilan keputusan dan kelayakan tentang sistem yang dirancang, sehingga dapat di terapkan kedunia nyata Di dalam proses pengiriman data pada sistem ini dimulai dari NodeMCU sebagai sistem kendali utama, yang dimana NodeMCU sudah dikoneksikan ke jaringan wifi. NodeMCU tersebut dapat diakses oleh client yang sudah terhubung. Contohnya NodeMCU ingin mengirimkan data ke Blynk, dengan karakter Au ON Ay dan AuOFAy maka karakter tersebut harus diubah ke dalam bentuk biner. Tabel 1 Pengamatan Sinyal Karakter Decimal Hexa Biner Jurnal SAINTIKOM Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal SAINTIKOM P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Gambar 2. Pengiriman Sinyal Digital Karakter Au O Ay. Gambar 3. Pengiriman Sinyal Digital Karakter Au N Ay. Selesai melakukan pengiriman data, maka akan dilakukan suatu pengenalan karakter terhadap data tersebut Au OAu dikenal sebagai = 01001111 Au NAu dikenal sebagai = 01001110 Tabel 2 Pengamatan Sinyal Karakter Decimal Hexa Biner Gambar 4. Pengiriman Sinyal Digital Karakter Au OAy. Gambar 5. Pengiriman Sinyal Digital Karakter Au F Ay. Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A Au OAu dikenal sebagai = 01001111 Au NAu dikenal sebagai = 0100011 ANALISA DAN HASIL P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Analisis Permasalahan Banyak upaya yang dilakukan untuk mengamankan sepeda motor, seperti menggembok roda sepeda motor dengan menggunakan rantai, mengunci setang, mengunci cakram . isk loc. Semua upaya tersebut masih kurang keamanannya, karena para pelaku masih merasa sangat mudah untuk membobol keamanannya. Kasus kehilangan sepeda motor yang paling tinggi adalah saat sepeda motor sedang parkir di pinggir jalan, di depan rumah, bahkan didalam rumah sekali pun bisa hilang. Para pelaku pencuri melakukan aksinya dengan cara memaksa kunci kontak (Key Se. sepeda motor menggunakan sebuah alat yang terbuat dari besi yang sama besarnya dengan ukuran kunci dengan bantuan kunci T untuk memutar kunci kontak (Key Se. sepeda motor tersebut, sehingga setelah dapat diputar maka sepeda motor dapat dibawa oleh pencuri. Untuk meningkatkan keamanan sepeda motor, maka dapat dibuatnya suatu alat yang memanfaatkan Internet of Things (IoT) dengan menggunakan nodeMCU. Algoritma Sistem Algoritma sistem adalah suatu langkah atau tahapan secara berurutan yang tujuannya untuk menyelesaikan tugas dan fungsinya. Algoritma sistem ini merupakan bagian dari konfigurasi dan analisis perancangan sistem. Pada penentuan algoritma yang digunakan harus ditentukan penyusunan sistem mulai dari nilai awal dan dilanjutkan dengann proses yang dilakukan oleh sistem agar memaksimalkan kinerja alat yang dibuat sesuai dengan keinginan. Pairing NodeMCU Mendeteksi Arus Notifikasi ke HP Pengiriman Perintah Pengendalian Mengendalikan Relay Melalui HP Kunci Kontak ON/OFF Gambar 6. AlgoritmaTahapanSistem Jurnal SAINTIKOM Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal SAINTIKOM P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Blok Diagram Sistem Sebelum melakukan perancangan sistematika dibuatlah diagram blok yang digunakan untuk menjelaskan aliran sistem yang dimulai dari input, proses hingga output. Input Proses Output NodeMCU Relay Kunci Kontak Sensor tegangan ESP8266 Platform Blynk Catu daya Gambar 7. Blok Diagram Sistem Pada gambar. 7 diatas dapat diartikan suatu gambaran konfigurasi rancangan sistem alat dengan penerapan Internet of Things (IoT). Untuk penjelasan pada gambar tersebut dapat dilihat dibawah ini : Sensor Tegangan Sensor Tegangan digunakan untuk mendeteksi arus yang masuk pada kunci kontak yang ditampilkan sebagai notifikasi di Platform Blynk, jika seorang client mengaksesnya. Pada sistem ini digunakan 1 sensor pada prototype sistem. NodeMCU ESP8266 Pada sistem ini NodeMCU digunakan sebagai mikrokontroler atau sebagai sistem kendali, yang nantinya NodeMCU ini memproses inputan dari sensor tegangan dan memproses output ke kunci kontak pada sepeda motor untuk tampilan pada Platform Blynk. CatuDaya Catu daya berfungsi sebagai sumber arus yang dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan. Contohnya NodeMCU membutuhkan arus sebesar 3,3 Volt. Relay Relay berfungsi sebagai saklar dari kunci kontak pada sepeda motor, sehingga relay ini sebagai output pada Kunci kontak sepeda motor yang akan dikendalikan melalui Platform Blynk. Kunci kontak Kunci kontak berfungsi sebagai penghubung dan pemutus arus pada sepeda motor. Platform Blynk Platform blynk ini digunakan untuk mengendalikan relay pada kunci kontak sepeda motor dan memberikan notifikasi ketika sensor tegangan mendeteksi arus masuk pada kunci kontak. Flowchart Flowchart merupakan bagian yang menunjukkan alur kerja apa yang sedang dikerjakan dalam sebuah sistem secara menyeluruh. Alur akan menggambarkan dan menjelaskan urutan proses pada simbol-simbol tertentu secara mendetail karena simbol tersebut memiliki intruksi dan fungsi masing-masing. Flowchart akan memberikan gambaran aloran dari setiap input, proses dan output. Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Flowchart dibawah merupakan diagram yang menggambarkan aliran sistem dijalankan hingga pada sistem melakukan proses pendeteksian arus masuk pada kunci kontak. diagram ini dimulai dengan menghubungkan sumber daya sistem ke Baterai untuk mengaktifkan sistem. Setelah sistem dapat berjalan, maka dihubungkan ke koneksi internet agar sistem ini dapat diakses melalui perangkat Smartphon. Ketika arus terdeteksi masuk ke kunci kontak maka notifikasi masuk ke Smartphone, jika ingin menghidupkan atau mematikan kunci kontak, maka client dapat menekan tombol pada aplikasi blynk. kan tombol pada aplikasi blynk. Gambar 8. Flowchart Sistem kendali Keamanan Kunci kontak sepeda motor Pengujian Tujuan dari pengujian sistem ini dilakukan untuk mengetahui fungsi serta kinerja dari keseluruhan sistem yang telah dibuat. Dalam penerapan pengujian di awali dengan melakukan pemeriksaan kerja sistem pada bagian-bagian utama hingga ke bagian keseluruhan sistem. Beberapa pengujian yang dilakukan adalah sebagai berikut : 1 Pengujian Koneksi Jaringan WiFi dengan Sistem Gambar 9. Pengujian Koneksi Jaringan Wifi dengan Sistem Jurnal SAINTIKOM Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal SAINTIKOM P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Pengujian ini dilakukan untuk memulai pairing atau koneksi antara rancang bangun pada sistem dengan jaringan wifi sehingga penerapan konsep Internet of Things dapat di implementasikan pada sistem keamanan sepeda motor pada kunci kontak. Dengan adanya koneksi ini, maka alat akan bisa diperintah melalui HP dengan jarak jauh. 2 Pengujian Relay Untuk Kunci kontak Gambar 10. Pengujian relay untuk kunci kontak Pengujian relay untuk kunci kontak ini dilakukan agar mengetahui apakah kinerja relay untuk kunci kontak sudah terhubung dan bekerja dengan baik sesuai dengan apa yang kita inginkan. Pengujian yang dilakukan adalah dengan cara menekan tombol Push Button pada platform Blynk, yang dimana ketika tombol ON maka koneksi relay terhubung dan kunci kontak hidup, begitu pula sebaliknya ketika tombol OFF maka koneksi relay terputus dan kunci kontak mati. 3 Pengujian Relay Untuk Kendali motor Gambar 11 pengujian relay untuk kendali motor Pengujian relay untuk kendali motor dilakukan sama halnya seperti pengujian pada kunci kontak yang tujuannya agar mengetahui apakah kinerja relay untuk kendali motor terhubung dan bekerja dengan baik sesuai dengan apa yang kita inginkan. Pengujian yang dilakukan adalah dengan cara menekan tombol Push Button pada platform Blynk, yang dimana ketika tombol ON maka koneksi relay terhubung dan motor akan Kelebihan Dan Kelemahan Sistem Dalam pembuatan serta perancangan sistem pada suatu alat tentunya ada kelemahan serta kelebihan alat tersebut. Dengan adanya kelemahan dan kelebihan di dalam sistem ini maka dengan itu lah akan ada suatu pembaharuan yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan hasil data yang sudah didapat dari kelemahan dan kelebihan sistem tersebut. Adapun beberapa kelemahaan serta kelebihan pada sistem adalah sebagai berikut : 1 Kelebihan Sistem 1 Menggunakan biaya yang sedikit untuk pembuatan alat pada sistem. Penggunaan alatnya mudah dan cepat. alat ini dapat membantu pemilik kendaraan untuk meningkatkan sistem keamanaan pada kunci kontak sepeda motor. Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 2 Kelemahan Sistem Sistem tidak akan bisa berjalan apabila tidak terhubung dengan jaringan internet. Sistem ini dibangun masih secara prototype. alat ini hanya akan memberikan notifikasi pada saat menghidupkan kunci kontak secara manual, tidak dengan perubahan atau berupa sentuhan pada sepeda motor. KESIMPULAN Adapun kesimpulan yang dapat diambil dari implementasi IoT (Internet of Thing. untuk sistem keamanan sepeda motor adalah sebagai berikut : Untuk membangun perancangan sistem keamanan pada sepeda motor menggunakan NodeMCU, maka hal yang pertama yang harus dilakukan adalah design sistemnya terlebih dahulu kedalam bentuk 3D atau prototype. Tujuan daripada kegiatan ini adalah untuk menentukan konsep, letak dan cara kerja alat sistem keamanan pada sepeda motor yang diinginkan dan yang akan dibangun nantinya. Setelah design telah selesai, maka langkah selanjutnya adalah menentukan komponen-komponen elektonika yang akan digunakan. Kemudian komponen tersebut disatukan menjadi suatu bentuk rangkaian ke dalam sebuah papan pcb yang nantinya rangkaian yang telah dibuat tersebut dapat mempermudah dalam menghubungkan suatu komponen ke komponen lainnya. Tahap selanjutnya yaitu memasukkan program ke dalam NodeMCU. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui apakah rangkaian yang sudah dibuat berjalan sesuai dengan kode yang telah dimasukkan sesuai apa yang kita inginkan. Menguji sistem secara keseluruhan dengan melakukan simulasi pengendalian keamanan pada kunci kontak secara berlangsung dan rancang bangun prototype. Setelah menguji perancangan sistem keamanan pada sepeda motor dengan memanfaatkan Internet of Things (IoT) menggunakan NodeMCU secara keseluruhan pada prototype, diharapkan sistem ini dapat diterapkan secara langsung sehingga nantinya dapat membantu untuk meningkatkan sistem keamanan pada sepeda motor dan dapat mengurangi tingkat kejahatan terhadap hilangnya sepeda motor. REFERENSI