ISSN 2964-0466 DOI: 10. 58705/jpm. Vol. 4 No. 6 Desember 2025, hlm. 1 - 8 PEMBUATAN PUPUK PREMIUM ORGANIK CAIR BERBASIS ECO ENZIM Nur Yaqin Program Studi D3 Analis Kesehatan Akademi Analis Kesehatan Delima Husada nuryaqin13@gmail. Info Artikel Sejarah artikel: Diterima 24, 11, 2025 Direvisi 12, 12, 2025 Diterima 24,12,2025 Kata kunci: Eco Enzim Pupuk Pertumbuhan Tanaman ABSTRAK Penggunaan pupuk kimia berlebihan dapat mengubah struktur tanah, menurunkan kesuburan, dan meningkatkan keasaman. Pupuk kimia dapat larut dalam air tanah dan permukaan, menyebabkan pencemaran dan kerusakan Pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan menjadi prioritas dalam meningkatkan produksi dan kualitas hasil Salah satu upaya untuk mencapai tujuan tersebut adalah penggunaan pupuk organik cair. Pupuk organik cair merupakan alternatif yang ramah lingkungan dan efektif untuk meningkatkan kesuburan tanah serta kualitas hasil Eco-enzyme adalah larutan yang dihasilkan dari proses fermentasi limbah organik, seperti kulit buah atau sayuran yang memiliki maanfaat seperti : Pembersih alami, pupuk tanaman, sekaligus mengurangi jumlah sampah. Eco enzim dapat dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan pupuk premium organic cair mengingat kandungan dan komposisi yang ada dalam eco enzim sangat lengkap untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Dari aplikasi pupuk premium organic cair berbasis eco enzim di beberapa tempat menunjukkan ada pengaruh pertumbuhan yang positif, menguntungkan atau meningkatkan hasil PENDAHULUAN Pencemaran air tanah dan permukaan terjadi ketika zat-zat berbahaya seperti kimia, bakteri, dan virus masuk ke dalam sumber air. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, mengancam kesehatan manusia dan hewan. Penggunaan pupuk kimia berlebihan dapat mengubah struktur tanah, menurunkan kesuburan, dan meningkatkan keasaman. Pupuk kimia dapat larut dalam air tanah dan permukaan, menyebabkan pencemaran dan kerusakan ekosistem akuatik. Pembakaran pupuk kimia dapat menghasilkan gas-gas berbahaya seperti amonia dan nitrogen oksida. Pupuk kimia dapat membunuh mikroorganisme tanah dan mengganggu keseimbangan ekosistem. Masalah pencemaran lingkungan yang dapat diidentifikasi akibat penggunaan pupuk kimia, terutama bila dilakukan secara berlebihan dan dalam jangka panjang. Masalah-masalah tersebut memengaruhi tanah diantaranya: Kerusakan struktur tanah. Penurunan kesuburan jangka panjang. Penurunan pH . engasaman tana. Kematian mikroorganisme tanah. Mencemari air tanah. Akumulasi logam berat. Pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan menjadi prioritas dalam meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian. Salah satu upaya untuk mencapai tujuan tersebut adalah penggunaan pupuk organik cair. Pupuk organik cair merupakan alternatif yang ramah lingkungan dan efektif untuk meningkatkan kesuburan tanah serta kualitas hasil pertanian. Eco-enzyme adalah larutan yang dihasilkan dari proses fermentasi limbah organik, seperti kulit buah atau sayuran, dengan gula dan air. Proses fermentasi ini menghasilkan enzim. Manfaat EcoEnzim : Pembersih alami, pupuk tanaman, membantu memecah limbah organic, mengurangi jumlah sampah dan lain lain. Link jurnal: https://journal. Page 1 METODE Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode eksperimen akan digunakan untuk membuat Pupuk Organik Cair berbasis Eco Enzim dengan variasi bahan dan perbandingan tertentu, sementara pendekatan kualitatif akan digunakan untuk mengukur pertumbuhan tanaman setelah diberikan pupuk berbasis Eco Enzim. HASIL DAN PEMBAHASAN Dari penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil sebagai berikut : Hasil Pemeriksaan Mikroorganisme Eco Enzim Secara Kualitatif : Hasil pemeriksaan bakteriologi pada eco enzim Dari hasil pemeriksaan mikrobiologi dari tanggal 6 Maret 2025 sampai dengan tanggal 14 Maret 2025 yang dilakukan di laboraturium Bakteriologi Akademi Analis Kesehatan delima Husada Gresik teridentifikasi bahwa eco enzim terdapat bakteri Pseudomonas. Uji Penduga Uji Penegasan Gambar. 1 Bakteri Pseudomonas Hasil pemeriksaan jamur pada eco enzim Dari hasil pemeriksaan mikrobiologi dari tanggal 17 Maret 2025 sampai dengan tanggal 21 Maret 2025 yang dilakukan di laboraturium Mikologi Akademi Analis Kesehatan delima Husada Gresik teridentifikasi bahwa eco enzim terdapat Jamur Aspergillus SP Penanamann dalam Plate Pengamatan dengan dari Mikroskop Gambar. 2 Jamur Aspergillus SP Link jurnal: https://journal. Page 2 c. Hasil Pemeriksaan Kandungan Kimia Pupuk Premium Organik Cair Berbasis Eco Enzim Hasil Aplikasi Pupuk Premium Organik Cair Bebasis Eco Enzim Pada Tanaman Dari hasil aplikasi pupuk premium organic cair dengan menggunakan Indikator pertumbuhan tanaman didapatkan data sebagai berikut : Tabel : 4. Indikator Yang di lihat Hasil Keterangan Positif Tanaman bertambah tinggi Positif Positif Jumlah daun dan lebar daun bertambah lebar Akar bertambah banyak dan kuat Positif Warna daun lebih hijau Positif Buah lebih berisi dan sehat . Indikator Fisik Pertumbuhan tinggi tanaman yang optimal. Peningkatan jumlah daun dan ukuran daun. Perkembangan akar yang kuat dan sehat. Warna daun yang hijau dan Bentuk buah yang normal dan Link jurnal: https://journal. Page 3 Indikator Hasil Positif Peningkatan hasil panen. Positif Kualitas buah yang baik. Positif Ukuran buah yang optimal. Positif Jumlah buah yang meningkat. Positif Bobot buah yang meningkat. Indikator Kesehatan Tanaman Tidak Tanaman bebas dari hama dan Positif Tanaman memiliki ketahanan terhadap stres lingkungan. Positif Tanaman memiliki kemampuan absorbsi nutrisi yang baik. Positif Tanaman memiliki sistem imun yang kuat. Indikator Kimia Positif Kadar nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K) yang optimal. Positif Kadar pH tanah yang stabil. Kadar nutrisi mikro yang cukup. Positif Positif Kadar bahan organik yang Indikator Tambahan Positif Pengurangan dampak Positif Peningkatan keberlanjutan usaha RDEE Positif Pengurangan polusi tanah dan Positif Peningkatan kualitas tanah. Sumber Indikator: Kementerian Pertanian RI. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Jurnal Ilmiah Pertanian. Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) Padi lebih banyak anakannya Cabe lebih berisi / keras Cabe ukuran lebih besar Cabe lebih banyak Cabe lebih berat Tidak ada wabah penyakit Tanaman terlihat tetap hijau dan Ditandai warna daun lebih hijau dan daun lebih lebar Tidak terserang hama (Padi dan Dilihat dari pertumbuhan tanaman lebih cepat dan hijau Stabil Kalsium cukup Tanah lebih gembur Tanah lebih gembur Pemanfaatan produk Eco Enzim Menurunya penggunaan pupuk Kimia Warna terlihat lebih tua dan lembab Pada bagian ini dijelaskan hasil penelitian dan sekaligus diberikan pembahasan yang Hasil dapat disajikan dalam bentuk gambar, grafik, tabel dan lain-lain yang pembaca mudah memahami. Pembahasan dapat dilakukan dalam beberapa sub-bab. Pembahasan Kandungan Mikroorganisme Pupuk Premium Organik Cair Berbasis Eco Enzim Dilihat dari hasil pemeriksaan secara laboratorium, kandungan Mikroorganisme yang ada dalam bahan dasar pembuatan pupuk premium organic cair bebasis eco enzim semuanya bermanfaat bagi tanaman dan lingkungan diantaranya bakteri pseudomonas dan jamur aspergillus sp hal inilah yang menjadi keunggulan dari pupuk premium organic cair berbasis eco enzim. Link jurnal: https://journal. Page 4 b. Bakteri pseudomonas Bakteri Pseudomonas adalah genus bakteri yang terdiri dari lebih dari 100 spesies. Bakteri ini dapat ditemukan di berbagai lingkungan, termasuk tanah, air, dan udara. Berikut manfaat Bakteri Pseudomonas : Pengendalian hama: Beberapa spesies Pseudomonas dapat digunakan sebagai agen pengendalian hama alami, seperti Pseudomonas fluorescens yang dapat mengendalikan populasi hama tanaman. Pengurai polutan: Pseudomonas dapat menguraikan polutan seperti minyak, pestisida, dan logam berat, sehingga membantu membersihkan lingkungan. Produksi antibiotik: Beberapa spesies Pseudomonas dapat memproduksi antibiotik, seperti Pseudomonas aeruginosa yang dapat memproduksi antibiotik seperti pyocyanin sehingga dapat menekan pertumbuhan bahketri patgogen yang mengganggu dalam pertanian. Pengembangan bioteknologi: Pseudomonas telah digunakan dalam pengembangan bioteknologi, seperti produksi enzim, asam amino, dan lain-lain termasuk dalam pertanian untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman. Jamur aspergillus sp Jamur Aspergillus sp adalah jenis jamur yang memiliki beberapa manfaat dan dampak. Berikut adalah beberapa di antaranya: Pembuatan Antibiotik: Aspergillus sp dapat digunakan untuk memproduksi antibiotik, seperti penicillin yang berguna untuk menekan pertumbuhan bakteri dan jamur yang merugikan. Pembuatan Enzim: Aspergillus sp dapat digunakan untuk memproduksi enzim, seperti amilase, glukosa oksidase, dan lipase. Dalam hal ini Enzim akan mempercepat penguraian bahan bahan yang ada didalam tanah menjadi unsure unsure yang dibutuhkan oleh oeleh tanaman. Pengolahan Limbah: Aspergillus sp dapat digunakan untuk mengolah limbah organik dan mengurangi polusi lingkungan. Pembuatan Makanan: Aspergillus sp dapat digunakan untuk memproduksi makanan, seperti kecap dan sake. Kandungan Kimia Pupuk Premium Organik Cair Dilihat dari hasil pemeriksaan kandungan kimia yang terkandung dalam pupuk premium organic cair bebasis Eco Enzim sangat bermanfaat bagi tanaman dan lingkungan diantaranya nitrogen sebesar . 14%), phospor sebesar . 01%), kalium . 83 %) dan unsur kalsium . 5,1pp. Nitrogen Nitrogen bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan vegetatif tanaman, memproduksi klorofil untuk fotosintesis, membentuk protein dan asam amino, serta meningkatkan kualitas dan hasil panen. Selain itu, nitrogen juga berperan dalam pembentukan batang, daun, dan akar yang sehat serta meningkatkan daya tahan tanaman terhadap hama dan Manfaat utama nitrogen bagi tanaman : Pertumbuhan vegetatif: Mempercepat pertumbuhan batang, daun, dan akar secara Fotosintesis: Merupakan komponen kunci dalam pembentukan klorofil, pigmen hijau yang menyerap cahaya matahari untuk fotosintesis. Sintesis protein: Berperan penting sebagai bahan dasar pembentukan asam amino dan protein, yang vital untuk sel dan pertumbuhan tanaman. Produksi hasil panen: Meningkatkan kualitas, ukuran, dan jumlah buah atau hasil panen lainnya. Daya tahan tanaman: Membantu meningkatkan kekebalan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit. Kesehatan akar: Mendukung pertumbuhan sistem perakaran yang sehat sehingga penyerapan air dan nutrisi lebih efisien. Link jurnal: https://journal. Page 5 e. Phospor Fosfor sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman karena berperan dalam proses vital seperti fotosintesis dan respirasi, membantu pembentukan akar dan bunga, memperkuat batang, serta meningkatkan kualitas dan kematangan hasil panen. Fosfor juga merupakan komponen penting untuk sintesis protein, asam nukleat (DNA/RNA), dan membran sel, sehingga mendukung kesehatan keseluruhan tanaman dan ketahanan terhadap penyakit. Manfaat Fosfor pada tanaman: Mendukung fungsi metabolisme: Fosfor merupakan bagian dari ATP (Adenosin Trifosfa. , molekul energi utama sel. ATP dibutuhkan untuk menjalankan proses fotosintesis dan respirasi, yang menghasilkan energi untuk pertumbuhan Menguatkan sistem perakaran: Fosfor merangsang perkembangan akar yang kuat, memungkinkan tanaman menyerap nutrisi dan air dari tanah secara lebih efisien, serta membuatnya lebih tahan kekeringan. Mendorong pembungaan dan pembentukan buah: Fosfor berperan penting dalam pembentukan bunga, buah, dan biji, yang dapat meningkatkan hasil dan kualitas Memperkuat batang dan tangkai: Unsur ini membantu memperkuat batang dan tangkai, membuat tanaman lebih kokoh dan tidak mudah rebah. Meningkatkan kualitas hasil panen: Dengan pertumbuhan yang optimal, fosfor berkontribusi pada kematangan tanaman yang lebih seragam dan awal, serta meningkatkan kualitas tanaman secara keseluruhan. Mendukung struktur sel dan genetik: Fosfor adalah komponen vital dalam penyusunan asam nukleat (DNA dan RNA) dan fosfolipid yang menjadi bagian dari membran sel, penting untuk transfer informasi genetik dan komunikasi antar Meningkatkan ketahanan terhadap penyakit: Kebutuhan fosfor yang tercukupi akan meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit. Kalium Kalium penting untuk tanaman karena berfungsi mengatur pembukaan dan penutupan stomata, membantu proses fotosintesis dan pembentukan pati serta protein, meningkatkan penyerapan air, dan memperkuat struktur tanaman. Manfaat utamanya adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen, serta meningkatkan daya tahan tanaman terhadap kekeringan, penyakit, dan hama. Fungsi utama kalium pada tanaman: Mengatur Transpirasi dan Fotosintesis: Kalium mengontrol pembukaan dan penutupan stomata, yang penting untuk pertukaran gas (CO2 dan H2O) serta laju Membentuk Gula. Pati, dan Protein: Kalium terlibat aktif dalam sintesis pati dan protein, serta membantu transportasi karbohidrat dari daun ke organ lain seperti buah dan umbi. Meningkatkan Ketahanan Tanaman: Membantu tanaman lebih tahan terhadap penyakit, hama, kekeringan, dan suhu rendah karena berperan dalam mengatur status air dan meningkatkan konsentrasi gula dalam sel. Memperkuat Struktur Tanaman: Berkontribusi pada pembentukan selulosa dan lignin, yang menghasilkan batang dan tangkai yang lebih kuat, mengurangi risiko rebah. Meningkatkan Kualitas Hasil Panen: Memengaruhi pembentukan bunga, buah, dan biji, sehingga dapat menghasilkan buah yang lebih manis, besar, dan berat. Membantu Aktivasi Enzim: Kalium mengaktifkan berbagai enzim penting dalam proses metabolisme dan fisiologis tanaman. Link jurnal: https://journal. Page 6 g. Kalsium Manfaat utama kalsium pada tanaman adalah untuk pembentukan dinding sel yang kuat, meningkatkan transportasi air dan nutrisi, serta memperkuat batang dan akar. Unsur ini juga meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit dan stres lingkungan, membantu menetralkan asam di dalam tanah, dan penting untuk aktivitas enzim serta pembentukan biji dan buah. Manfaat kalsium bagi tanaman: Pembentukan dinding sel yang kokoh: Kalsium berperan sebagai komponen struktural utama dalam dinding sel, menjadikannya kuat, kaku, dan tahan terhadap kerusakan fisik. Peningkatan daya tahan: Dinding sel dan membran yang kuat membantu tanaman menahan serangan penyakit dan kerusakan akibat stres lingkungan. Transportasi nutrisi dan air: Kalsium membantu mengangkut air dan nutrisi lain dari akar ke seluruh bagian tanaman dengan efisien. Pertumbuhan akar dan batang: Kalsium mendorong pertumbuhan akar yang lebih awal dan mempercepat pertumbuhan batang yang lebih cepat. Penetralkan asam: Kalsium membantu menetralkan asam-asam organik yang bisa meracuni tanaman, khususnya pada tanah yang cenderung asam. Pembentukan biji dan buah: Unsur ini penting untuk proses pembentukan biji dan buah. Peningkatan kualitas hasil panen: Tanaman yang cukup kalsium akan menghasilkan buah berkualitas, lebih tahan selama pengangkutan, dan memiliki masa simpan yang lebih lama. Aktivitas enzim: Kalsium diperlukan agar banyak enzim dalam tanaman dapat berfungsi dengan baik, yang krusial untuk proses metabolisme. KESIMPULAN Berdasarkan latar belakang, tujuan dan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan sebagai berikut : Eco enzim dapat dijadikan sebagai bahan daras pembuatan pupuk premium organic cair mengingat kandungan dan komposisi yang ada dalam eco enzim sangat baik untuk dijadikan bahan dasar pembuatan pupuk yang dapat pembentu pertumbuhan tanaman dengan kelebihan dari mikrobiologi yang terkandung dalam eco enzim yaitu bakteri Pseudomonas dan jamur aspergilus SP. Pupuk premium organic cair dapat diaplikasikan dalam tanaman dan dan tidak mengalami gannguan pada tanaman. Dari aplikasi pupuk premium organic cair di beberapa tempat menunjukkan ada pengaruh pertumbuhan yang lebih baik, menguntungkan atau meningkatkan hasil panen. REFERENSI