Jurnal informasi dan Komputer Vol: 13 No:2 2025 P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 IMPLEMENTASI SISTEM PRESENSI PEGAWAI BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE AGILE Maulana Fikri Ash-Shidiq1. Rizky Adi Wibawa2. Rizky Febrian3. Bibit Sudarsono4. Andreyestha5 Universitas Bina Sarana Informatika1,2,3,4,5 Jl. Kramat Raya No. RT. 2/RW. Kwitang. Kec. Senen. Kota Jakarta Pusat. DKI Jakarta E-mail : 19210634@bsi. id1, 19210516@bsi. id2 , 19210698@bsi. id3, bibit. bbs@bsi. nex@bsi. ABSTRAK Sistem presensi pegawai di RPTRA Kecamatan Ciracas Jakarta Timur saat ini masih mengandalkan pencatatan manual yang memerlukan kehadiran fisik di kantor, sehingga menghambat efisiensi kerja, terutama bagi pegawai yang sering bertugas di luar lokasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi presensi pegawai berbasis web yang mampu memberikan fleksibilitas dan akurasi dalam pencatatan kehadiran, serta mendukung monitoring real time dan pembuatan laporan terstruktur. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan framework CodeIgniter 4, bahasa pemrograman PHP, dan template SB Admin berbasis Bootstrap 4, serta database MariaDB/MySQL. Dengan menggunakan metode Agile Software Development, kami mengembangkan fitur unggulan validasi lokasi otomatis . dan integrasi jadwal kerja agar dapat mencatat kehadiran pegawai, baik saat berada di kantor maupun di lokasi tugas lapangan. Hasil implementasi pada pilot project di RPTRA Cibubur Berseri menunjukkan bahwa sistem berhasil mempermudah proses rekapitulasi dan menyediakan laporan presensi harian, mingguan, dan bulanan secara otomatis. Uji fungsional menunjukkan seluruh fitur berjalan sesuai kebutuhan, sehingga sistem ini dapat meningkatkan efisiensi, akurasi data, dan mendukung kedisiplinan pegawai. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan sistem serupa di RPTRA lainnya. Kata kunci : Sistem Presensi. Metode Agile. RPTRA. CodeIgniter 4 ABSTRACTS The employee attendance system at the RPTRA in Ciracas District. East Jakarta, still relies on manual record keeping that requires physical presence in the office, thereby hindering work efficiency, especially for staff who are frequently assigned outside the office. This study aims to develop a web-based employee attendance application that offers flexibility and accuracy in recording attendance, while also supporting real-time monitoring and the generation of structured reports. Development was carried out using the CodeIgniter 4 framework. PHP programming language, the SB Admin template based on Bootstrap 4, and a MariaDB/MySQL database. By applying the Agile Software Development methodology, we implemented two key features: automatic location validation . and integration with work schedules, enabling attendance recording both at the office and at field assignment locations. The pilot project at RPTRA Cibubur Berseri demonstrated that the system successfully streamlined the reconciliation process and automatically produced daily, weekly, and monthly attendance reports. Functional testing showed that all features operated according to requirements, indicating that the system can enhance efficiency, improve data accuracy, and promote staff discipline. This research is expected to serve as a reference for developing similar systems in other RPTRA facilities. Keywords: Attendance System. Agile Method. RPTRA. CodeIgniter 87 | L P P M I T B A D i a n C i p t a C e n d i k i a Jurnal informasi dan Komputer Vol: 13 No:2 2025 PENDAHULUAN Sumber daya manusia (SDM) adalah komponen kunci dalam menjalankan operasional suatu organisasi atau lembaga. Kualitas kinerja pencapaian tujuan organisasi, di mana tingkat kehadiran menjadi salah satu indikator penting yang mencerminkan kedisiplinan, komitmen, dan tanggung jawab terhadap pekerjaan . Namun, sistem presensi manual yang masih diterapkan di berbagai organisasi, termasuk Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Kecamatan Ciracas. Jakarta Timur, dinilai kurang efisien karena belum terintegrasi secara digital, rawan kesalahan pencatatan, serta membutuhkan waktu lama dalam proses rekapitulasi . Kondisi ini dapat menghambat efektivitas kerja, terutama bagi pegawai yang sering bertugas di luar lokasi kantor. RPTRA merupakan fasilitas publik yang dibentuk oleh pemerintah daerah untuk menjadi ruang interaksi, edukasi, dan kegiatan sosial bagi anak-anak serta masyarakat umum. wilayah Kecamatan Ciracas, terdapat lima RPTRA, yaitu Cibubur Berseri. Taman Humaniora. Tanah Merdeka. Susukan Ceria, dan Jaya Makmur, yang dikelola oleh lembaga mitra Permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan sistem presensi dalam mendukung pencatatan kehadiran fleksibel. Pegawai yang bekerja di luar lokasi tetap diwajibkan datang ke kantor untuk presensi, sehingga mengurangi efisiensi waktu dan Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem presensi pegawai berbasis web yang dilengkapi validasi lokasi otomatis . untuk memungkinkan pencatatan kehadiran dari lokasi kerja di lapangan. Sistem juga dirancang untuk menghasilkan laporan kehadiran terstruktur secara real time, sehingga memudahkan monitoring dan pengambilan keputusan Pendekatan Agile Software Development pengembangan karena sifatnya yang iteratif, fleksibel, dan responsif terhadap perubahan kebutuhan pengguna . Penelitian ini menghasilkan program berbasis website yang dikembangkan menggunakan framework CodeIgniter 4 dan memanfaatkan MariaDB sebagai basis data. Website adalah P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 sekumpulan halaman web yang tergabung dalam satu domain atau subdomain di jaringan internet (World Wide We. Konten yang disajikan pada situs itulah yang menjadi alasan utama orang Setiap website terdiri dari halaman-halaman yang saling terhubung dan saling terkait melalui berbagai file . CodeIgniter merupakan framework PHP open source yang memudahkan pengembang dalam membuat aplikasi web secara lebih cepat. Framework MVC (Model-ViewControlle. untuk menjaga kerapihan dan keteraturan struktur kode . Sedangkan MariaDB adalah sistem RDBMS yang dikembangkan oleh tim pembuat MySQL, dengan sintaks dan fungsi yang hampir serupa. Basis data ini menggunakan model relasional, di mana tabel saling terhubung melalui relasi . Digunakan Trello sebagai software management Trello adalah aplikasi kolaboratif yang memfasilitasi pengelolaan tugas dan proyek dalam satu platform. Melalui Trello, setiap orang yang terlibat dapat memonitor tugas yang sedang dijalankan, mengetahui pelaksana, dan menilai tingkat penyelesaian. Konsepnya menyerupai papan tulis digital berisi sticky notes yang menggambarkan tugas individu maupun tim, dengan kemampuan melampirkan file atau gambar serta menyediakan kolom komentar untuk pertukaran informasi . Kode editor yang digunakan adalah Visual Studio Code (VSCod. , dikembangkan oleh Microsoft dan tersedia secara gratis untuk sistem operasi macOS, windows dan linux. VSCode dikenal ramah bagi pemula serta dilengkapi berbagai fitur yang mendukung pengembangan aplikasi . Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh . menunjukkan bahwa penerapan sistem presensi digital dengan integrasi teknologi geolocation dapat meningkatkan akurasi data dan mempercepat proses rekapitulasi. Sementara itu, penelitian oleh . membuktikan bahwa sistem tersebut juga mampu memperkuat kedisiplinan Inovasi pada penelitian ini terletak Agile disesuaikan dengan kebutuhan operasional RPTRA, sehingga dapat diadopsi tidak hanya di RPTRA Cibubur Berseri sebagai lokasi uji coba . ilot projec. , tetapi juga di RPTRA lainnya. 88 | L P P M I T B A D i a n C i p t a C e n d i k i a Jurnal informasi dan Komputer Vol: 13 No:2 2025 P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 METODE PENELITIAN Agile Development pengembangan perangkat lunak yang cepat dan adaptif melalui proses bertahap . dan kolaborasi tim, untuk merespons perubahan secara fleksibel dan meningkatkan kepuasan klien . Agile dipilih karena kemampuannya dalam perubahan yang cepat, kolaborasi intensif antar tim, serta iterasi pengembangan yang berfokus pada nilai bisnis dan kebutuhan Pada tahap ini, kode dibuat untuk mengimplementasikan fungsionalitas yang telah Pengembangan dibagi ke dalam iterasi, yaitu periode waktu yang singkat . -2 mingg. , untuk menyelesaikan bagian tertentu dari sistem. Setiap iterasi menghasilkan bagian fungsional yang dapat diuji dan dievaluasi. Pengembangan sangat bergantung pada kolaborasi antar individu dan pengujian berkelanjutan untuk memastikan kualitas dan kesesuaian dengan kebutuhan yang telah Testing Pada tahap ini, digunakan black box testing, yang fokus pada pengujian fungsionalitas Pengujian ini untuk memastikan bahwa sistem memenuhi kebutuhan pengguna, serta uji integrasi untuk memeriksa apakah berbagai komponen berinteraksi dengan baik. Sumber : w. Gambar 2. 1 Tahapan Metode Agile Deployment Berikut ini merupakan proses yang dilakukan pada metode pengembangan perangkat lunak dengan model agile : Tahap berikutnya yaitu deployment, dimana sistem atau aplikasi dipindahkan ke lingkungan produksi dan siap digunakan oleh pengguna. Requirements Review Pada tahap ini, dilakukan observasi dan wawancara serta analisis terhadap kebutuhan sistem yang diperlukan dalam pengembangan aplikasi presensi berbasis web di RPTRA Cibubur Berseri. Tahapan ini bertujuan untuk memahami secara menyeluruh fitur dan spesifikasi teknis yang dibutuhkan oleh sistem, agar proses perancangan dan implementasi aplikasi dapat berjalan dengan baik serta sesuai Tahap terakhir yaitu review, yang berfokus pada evaluasi hasil sistem. Pada tahap ini, dilakukan pertemuan untuk menilai apakah aplikasi telah memenuhi kebutuhan yang ditetapkan dan apakah ada area yang masih perlu diperbaiki atau ditingkatkan. Feedback dari pengguna sangat penting dalam fase ini, karena membantu merencanakan langkah selanjutnya. Design 1 Peran di Sistem Tahap desain mencakup penyusunan rencana teknis untuk sistem yang akan dibangun. Proses ini meliputi pemodelan sistem menggunakan UML, seperti Use Case Diagram. Sequence Diagram. Activity Diagram. Class Diagram. Selain itu, dilakukan pula pemodelan basis data yang mencakup ERD dan LRS, serta perancangan antarmuka pengguna . ser Berikut ini adalah spesifikasi kebutuhan sistem yang dikembangkan : Development HASIL DAN PEMBAHASAN Super Admin Bertanggung jawab atas manajemen data Adminisrator (Admi. Bertanggung jawab atas manajemen data pegawai serta laporan kehadiran pegawai. Pegawai (Pengelola RPTRA) 89 | L P P M I T B A D i a n C i p t a C e n d i k i a Jurnal informasi dan Komputer Vol: 13 No:2 2025 Pengguna sistem yang melakukan presensi, melihat informasi terkait riwayat kehadiran, dan jadwal kerja mereka. 2 Use Case Diagram Use case diagram merupakan diagram UML yang digunakan untuk menggambarkan interaksi antara aktor dan sistem. Diagram ini memodelkan bentuk hubungan pengguna dengan sistem yang dikembangkan . Gambar 3. 1 Use Case Diagram Presensi Pegawai P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 memvisualisasikan alur aktivitas atau proses bisnis dalam sebuah sistem. Diagram ini membantu pengembang perangkat lunak dalam memodelkan jalannya proses atau workflow sistem secara lebih terstruktur dan sistematis . Super Admin Kelola Data Admin Gambar 3. 1 Activity Diagram Super Admin Kelola Data Admin . Admin kelola Pegawai Gambar 3. 2 Use Case Diagram Super Admin Pada Gambar 3. 1 Use Case Diagram Presensi Pegawai, menampilkan interaksi antara dua aktor utama, yaitu Admin dan Pegawai dengan Diagram ini secara keseluruhan memberikan gambaran menyeluruh mengenai fitur-fitur utama yang tersedia serta cara masing-masing aktor berinteraksi dengan Sementara itu, pada Gambar 3. 2 Use Case Diagram Super Admin, digambarkan interaksi antara Super Admin terhadap sistem. 3 Activity Diagram Activity Diagram merupakan salah satu jenis diagram dalam UML yang berfungsi untuk Gambar 3. 2 Activity Diagram Admin Kelola Pegawai . Pegawai Presensi Masuk 90 | L P P M I T B A D i a n C i p t a C e n d i k i a Jurnal informasi dan Komputer Vol: 13 No:2 2025 Gambar 3. 3 Activity Diagram Pegawai Presensi Masuk P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 Gambar 3. 1 Sequence Diagram Super Admin Kelola Data Admin . Pegawai Presensi Keluar Gambar 3. 4 Activity Diagram Pegawai Presensi Keluar Gambar 3. 2 Sequence Diagram Admin Kelola Data Pegawai 4 Sequence Diagram Sequence Diagram merupakan diagram yang memodelkan urutan interaksi antar objek dalam suatu use case, dengan menampilkan waktu dipertukarkan di antara objek tersebut . 91 | L P P M I T B A D i a n C i p t a C e n d i k i a Jurnal informasi dan Komputer Vol: 13 No:2 2025 P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 Logical Record Structure (LRS) adalah gambaran logis mengenai bagaimana record disusun dalam tabel-tabel yang terbentuk dari relasi antar entitas. LRS berperan dalam menentukan kardinalitas, jumlah tabel, serta Foreign Key (FK) yang digunakan . LRS ini disusun berdasarkan rancangan ERD yang telah dibuat sebelumnya, dan pengembangannya ditunjukkan sebagai berikut: Gambar 3. 3 Sequence Diagram Admin Kelola Jadwal Kerja Gambar 3. 1 Logical Record Structure 5 ERD 7 Class Diagram Entity Relationship Diagram (ERD) adalah metode pemodelan data pada tahap perancangan menggambarkan entitas, atribut, dan hubungan antar entitas secara konseptual. ERD memudahkan pemetaan kebutuhan data secara akurat dan konsisten, sekaligus memberikan representasi visual struktur data yang jelas . Pada sistem presensi pegawai RPTRA terdapat 7 entitas antara lain attendance, employee, schedule, shift, departmet, user account, dan user role. Class Diagram merupakan representasi visual struktur sistem perangkat lunak yang menampilkan kelas-kelas beserta relasinya, lengkap dengan atribut dan metode di setiap menyeluruh tentang entitas dan fungsionalitas sistem . Diagram ini digunakan untuk memvisualisasikan struktur sistem secara lebih Pengembangannya ditampilkan sebagai berikut : Gambar 3. 1 Class Diagram 8 Desain User Interface Gambar 3. 1 Entity Relationship Diagram Halaman Login 6 LRS 92 | L P P M I T B A D i a n C i p t a C e n d i k i a Jurnal informasi dan Komputer Vol: 13 No:2 2025 P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 dan status kehadiran sebagai Hadir, serta informasi bahwa pegawai belum dapat melakukan presensi pulang karena masih dalam jam kerja. Halaman Presensi Keluar Gambar 3. 1 Halaman Login Super Admin. Admin dan Pegawai Halaman login pada Sistem Presensi Pegawai RPTRA Cibubur Berseri digunakan oleh pengguna untuk memasukkan kredensial berupa username dan password sesuai perannya. Jika terjadi lupa password, proses pemulihan dapat dilakukan melalui administrator . Halaman Presensi Masuk Gambar 3. 4 Halaman Presensi Keluar Halaman ini digunakan saat pegawai akan menyelesaikan shift kerja. Sistem menampilkan informasi shift dan lokasi terkini. Setelah mengaktifkan lokasi, akan muncul tombol keluar yang dapat diklik pegawai untuk melakukan absen pulang. Halaman Berhasil Presensi Keluar Gambar 3. 2 Halaman Presensi Masuk Halaman ini digunakan oleh pegawai untuk mengisi kehadiran berdasarkan shift kerja yang Setelah lokasi diaktifkan, pegawai dapat menekan tombol masuk agar tercatat Awalnya, status akan menampilkan Tidak Hadir, dan akan berubah menjadi Hadir setelah tombol diklik. Halaman Berhasil Presensi Masuk Gambar 3. 5 Halaman Berhasil Presensi Keluar Halaman ini muncul setelah pegawai berhasil Sistem menampilkan status Sudah Keluar sebagai tanda bahwa proses presensi telah berhasil dilakukan. Halaman Dashbord Admin Gambar 3. 3 Pegawai Berhasil Presensi Masuk Gambar 3. 6 Halaman Dashboard Admin Halaman ini muncul setelah pegawai berhasil melakukan presensi masuk. Sistem akan menampilkan shift kerja yang sedang berjalan Halaman Dashboard Admin menampilkan waktu real time dan nama user, empat ringkasan card Departments. Shift Kerja. Pegawai, dan Active Users, serta dua tabel Department Pegawai dan 93 | L P P M I T B A D i a n C i p t a C e n d i k i a Jurnal informasi dan Komputer Vol: 13 No:2 2025 Daftar Shift. Admin dapat mengakses menu sidebar untuk mengelola master data atau mengakses laporan kehadiran. P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 Halaman Manajemen Riwayat Kehadiran . Halaman Manajemen Data Pegawai Gambar 3. 7 Halaman Manajamen Data Pegawai Halaman ini menampilkan data pegawai seperti ID. Nama. Jenis Kelamin. Foto, dan Tanggal Lahir. Admin dapat melihat biodata, menambah, mengedit, serta menghapus data pegawai melalui tombol yang tersedia. Tersedia juga fitur Tambah Pegawai untuk menambahkan data pegawai baru. Gambar 3. 9 Halaman Manajemen Riwayat Halaman ini menampilkan data kehadiran pegawai dalam bentuk kalender berdasarkan bulan dan tahun yang dipilih. Admin dapat melihat status kehadiran seperti hadir, tidak hadir, cuti, atau libur, serta mengedit status Tersedia fitur cetak laporan dalam format PDF dan Excel. Halaman Manajemen Jadwal Kerja . Halaman Manajemen Data Admin Gambar 3. 8 Halaman Manajemen Data Admin Daftar seluruh Admin yang terdaftar dalam sistem ditampilkan pada halaman ini dalam bentuk tabel berisi ID Admin, nama, dan informasi lain yang relevan. Melalui tabel tersebut. Super Admin dapat melakukan pengelolaan data, mulai dari penambahan, pembaruan, hingga penghapusan Admin dengan memanfaatkan tombol aksi yang tersedia di tiap Gambar 3. 10 Halaman Manajemen Jadwal Kerja Halaman ini menampilkan jadwal kerja pegawai berdasarkan bulan dan tahun yang dipilih. Admin dapat melihat, menambah, atau mengedit jadwal kerja setiap hari, serta mencetak jadwal dalam format PDF atau Excel. Terdapat juga keterangan ikon dan warna untuk memudahkan identifikasi status jadwal seperti shift kerja, cuti, dan libur. Halaman Laporan Kehadiran 94 | L P P M I T B A D i a n C i p t a C e n d i k i a Jurnal informasi dan Komputer Vol: 13 No:2 2025 P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 Skenario Pengujian Gambar 3. 11 Halaman Laporan Kehadiran Halaman ini digunakan untuk menampilkan laporan kehadiran pegawai berdasarkan rentang tanggal dan departemen yang dipilih. Jika data tidak sesuai kriteria atau tidak ditemukan, sistem akan menampilkan informasi bahwa data tidak tersedia. 9 Development Pada tahap ini dilakukan pengembangan dari desain yang sudah dibuat, kami menggunakan Trello sebagai software management project. Kemudian digunakan framework CodeIgniter 4 untuk development program. Gambar 3. 1 Trello 10 Black Box Testing Metode Black Box Testing merupakan teknik memerlukan pemahaman mengenai struktur internal atau kode program dari sistem yang diuji . Berikut hasil pengujian menggunakan black box testing : Tabel 3. 1 Pengujian Presensi Pegawai Melakukan . alam 15 menit dari waktu shift Melakukan menit dari waktu shift Pegawai tidak dapat waktu shift Pegawai tidak dapat waktu shift Pegawai masuk saat waktu shift Hasil yang Diharapka Hasil Penguji Kesi Pesan "Presensi "Tepat Waktu". Pesan "Presensi "Terlambat Pesan : "Shift Sesuai Valid Sesuai Valid Sesuai Valid Pesan AuPresensi dibuka jika waktu shift Ay. Pesan Auberhasil masukAy Sesuai Valid Sesuai 95 | L P P M I T B A D i a n C i p t a C e n d i k i a Jurnal informasi dan Komputer Vol: 13 No:2 2025 Pegawai masuk dan sudah tiba. Menguji . atitude benar saat Menguji . atitude benar saat Pesan "Berhasil Sesuai Lokasi check-in check-in Sesuai Lokasi check-out check-out Sesuai Valid Menambah kan Jadwal kerja baru an!Ay Memperba rui jadwal kerja yg sudah ada Jadwal dan pesan "Jadwal Sesuai Valid Mencetak . berupa file PDF/Excel Sistem n serta h jadwal bentuk file PDF/Excel Sesuai Valid Valid Valid Tabel 3. 3 Pengujian Manajemen Pegawai Hasil yang Diharapka Hasil Penguji Kesi Menambah input yang Pesan "Berhasil Sesuai Valid Menambah email yang Pesan "Email Sesuai Valid Skenario Pengujian Tabel 3. 2 Pengujian Manajemen Jadwal Kerja Skenario Pengujian P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 Hasil yang Diharapka Hasil Penguji Kesi Jadwal kerja baru an, pesan muncul:AyJa dwal kerja Sesuai Valid 96 | L P P M I T B A D i a n C i p t a C e n d i k i a Jurnal informasi dan Komputer Vol: 13 No:2 2025 Menambah Pesan untuk field data tidak Sesuai Menambah kan dan email yang tidak valid isal tanpa "@") Pesan error:"Em ail tidak Sesuai Menambah kan dan yang tidak . isal Pesan "Format file tidak jpg/png/jpe g!Ay Sesuai Valid Mengedit input yang Data Sesuai Valid Valid Valid P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 Mengedit . isal Data Sesuai Valid Menghapu s pegawai yang ada Pesan "Berhasil Sesuai Valid 11 Deployment Setelah setiap iterasi selesai pada tahap pengembangan . dan pengujian, tim kami menyiapkan file aplikasi kemudian mengunggahnya secara manual ke akun hosting InfinityFree melalui file manager, termasuk melakukan konfigurasi serta migrasi basis data. com merupakan layanan website hosting gratis yang digunakan menempatkan aplikasi secara online. Dengan ini, stakeholder dapat langsung mengakses versi terbaru dari aplikasi dan memberikan feedback yang dibutuhkan. Gambar 3. 1 Deployment Diagram Deployment Diagram yaitu salah satu diagram UML menunjukkan bagaimana perangkat lunak ditempatkan pada perangkat keras. Diagram ini membantu memvisualisasikan hubungan antara software dan hardware, serta menjelaskan di mana dan bagaimana bagian-bagian dari perangkat lunak dijalankan di perangkat keras . 97 | L P P M I T B A D i a n C i p t a C e n d i k i a Jurnal informasi dan Komputer Vol: 13 No:2 2025 P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 12 Review Pada akhir setiap iterasi, dilakukan Review yang melibatkan tim pengembang, dan stakeholder untuk melakukan demonstrasi terhadap fiturfitur yang telah berhasil dideploy. Dalam kegiatan ini, stakeholder mengevaluasi apakah hasil pengembangan telah sesuai dengan kebutuhan, serta memberikan feedback atau masukan yang akan berikutnya. untuk penyempurnaan dan penyusunan prioritas backlog pada iterasi. KESIMPULAN DAN SARAN 1 Kesimpulan Berdasarkan hasil implementasi dan pengujian, sistem presensi pegawai berbasis web yang dikembangkan berhasil menjawab permasalahan presensi manual di RPTRA Kecamatan Ciracas Jakarta Timur. Sistem ini memberikan fleksibilitas bagi pegawai, terutama yang menjalankan tugas di luar lokasi, untuk melakukan presensi secara tepat waktu dan Fitur-fitur utama seperti presensi masuk dan keluar, manajemen data pegawai, shift, jadwal kerja, serta laporan kehadiran telah berfungsi sesuai kebutuhan pengguna. Hasil pengujian menggunakan metode Black Box membuktikan bahwa semua fungsi sistem beroperasi dengan baik dan sesuai dengan skenario yang telah dirancang. 2 Saran Untuk saran pengembangan sistem dapat mempertimbangkan beberapa hal, antara lain: menyesuaikan hak akses pengguna agar pemilihan shift hanya dapat dilakukan oleh admin untuk menjaga konsistensi jadwal beralih ke layanan hosting berbayar agar performa lebih optimal. menambahkan notifikasi otomatis kepada pegawai apabila tidak melakukan presensi pada jam kerja sebagai bentuk pengingat dan pemantauan untuk mendukung DAFTAR PUSTAKA