PEMETAAN GEDUNG PEMERINTAHAN TUBAN BERBASIS SIG Irgianti Nur Wibiana 1. Satriana Fitri Mustika Sari 2 Program Studi D4 Teknik Sipil. Fakultas Vokasi. Universitas Negeri Surabaya. Email : irgianti. 19017@mhs. Abstrak Kantor Kelurahan dan Kecamatan merupakan fasilitas yang disediakan Pemerintah Kabupaten Tuban, yang berfungsi untuk meningkatkan pelayanan publik, melaksanakan tugas pemerintahan, dan memberdayakan masyarakat guna mempercepat tercapainya kesejahteraan warga. Oleh karena itu, informasi mengenai pemetaan lokasi dan pola sebaran fasilitas ini dapat disampaikan kepada masyarakat melalui teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG). Dengan demikian, warga yang belum mengetahui lokasi akan lebih mudah menemukan pelayanan yang dibutuhkan. Selain itu, hasil pemetaan dapat menunjukkan pola sebaran fasilitas administrasi tersebut di Kabupaten Tuban dan diharapkan menjadi data acuan bagi pemerintah dalam pemerataan penyebaran Penelitian ini menggunakan metode buffering dengan software ArcGIS 10. 8 untuk menentukan pola sebaran fasilitas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran fasilitas tersebut memiliki pola merata . ispersed patter. dan jangkauan pelayanan dapat dikategorikan tinggi dengan radius sekitar 3 km. Kata Kunci: Kantor Kelurahan. Sistem Informasi Geografis(SIG). ArcGIS, dan Pemetaan. Abstract The Village Office and District Office are facilities provided by the Tuban Regency Government, serving to enhance public services, carry out governmental functions, and empower the community to accelerate the achievement of citizensAo welfare. Therefore, information regarding the mapping of their locations and distribution patterns can be conveyed to the public through Geographic Information System (GIS) technology. This allows residents who are not yet familiar with the locations to more easily access the required services. In addition, the mapping results can reveal the distribution patterns of these administrative facilities in Tuban Regency and are expected to serve as a reference for the government in achieving equitable distribution. This study employs the buffering method using ArcGIS 10. 8 software to determine the distribution patterns of these facilities. The results indicate that the distribution of these facilities follows a dispersed pattern, and the service coverage can be categorized as high within a radius of approximately 3 km. Keywords: Village office. Geographic Information System (GIS). ArcGIS, and Mapping. Kabupaten ini semakin berkembang karena kabupaten ini juga disebut kota wali. Tempat Ae tempat publik, instansi dan perkantoran dengan minimalnya informasi yang ada terkadang masyarakat ataupun visitor merasa asing dan sulit dalam mencari tempat-tempat tersebut. Keberagaman wilayah di Kabupaten Tuban menuntut adanya tata kelola layanan publik yang tepat secara lokasi, khususnya dalam penyediaan serta pemerataan akses menuju kantor kecamatan dan kelurahan/desa yang berperan sebagai ujung tombak administrasi pemerintahan. Oleh karena itu. PENDAHULUAN Kabupaten Tuban merupakan kabupaten yang berbatasan langsung dengan pantai utara Jawa dengan jumlah penduduk sekitar 1,2 juta jiwa dari 20 kecamatan dan ibu kota di kecamatan. Kabupaten Tuban memiliki letak strategis, yaitu di perbatasan provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah (Usman, 2. Kabupaten Tuban merupakan kota yang cukup luas yaitu mencapai 1. 904,70 kmA dan banyaknya kecamatan mencapai 10 kecamatan, 14 kelurahan dan 154 desa (Dhewi & Kuspriyanto. ViTekS / Desember 2025 Vol. 3 No. ketersediaan informasi spasial yang akurat menjadi syarat utama dalam perencanaan, pengawasan, dan peningkatan mutu pelayanan bagi masyarakat Tuban (Augustine, 2. Di sisi regulasi. Indonesia telah menegaskan pentingnya Informasi Geospasial (IG) melalui UU No. 4 Tahun 2011, yang menyatakan IG sebagai alat bantu perumusan kebijakan, pengambilan keputusan, dan pelaksanaan kegiatan yang berkaitan dengan ruang kebumian (Koto. Ketersediaan, keterpaduan, dan keterbaruan data geospasial dasar serta tematik, termasuk lokasi dan atribut kantor pemerintahan yang menjadi fondasi agar kebijakan berbasis bukti . videncebased polic. dapat diterapkan hingga level kabupaten/kecamatan/kelurahan. Lebih jauh. Pemerintah juga mendorong Kebijakan Satu Peta (One Map Polic. agar seluruh pemangku kepentingan menggunakan satu acuan peta yang seragam, mengurangi tumpang tindih pemanfaatan ruang, dan meningkatkan efisiensi koordinasi (Wahyuningsih, 2. Implementasi dan penguatan Geoportal Kebijakan Satu Peta 2. menegaskan urgensi integrasi data spasial lintas sektor, yang relevan untuk menstandarkan dan mempublikasikan data lokasi kantor kecamatan dan kelurahan/desa di Tuban sebagai referensi tunggal layanan publik. Secara administratif. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tuban menyediakan data jumlah desa/kelurahan menurut kecamatan yang terkini. Data statistik terstruktur ini merupakan pijakan untuk menyusun layer tematik SIG . dministrasi, topografi, dan sebaran unit layana. serta untuk menguji kesenjangan akses spasial masyarakat terhadap kantor-kantor pemerintahan. Dengan memadukan tabel BPS dan peta dasar, penelitian SIG dapat menilai pemerataan, jangkauan, serta prioritas peningkatan sarana prasarana menuju kantor kecamatan dan kelurahan/desa (Wahyu Cahyoaji et al. , 2. ArcGIS hadir sebagai salah satu aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) terkemuka yang menyediakan berbagai fitur lengkap untuk kebutuhan pemetaan, analisis spasial, dan pengelolaan data geografis (Ratuluhain et al. , 2. Pemanfaatan teknologi ArcGIS memungkinkan penggabungan data spasial . okasi geografi. dan data atribut . nformasi detail gedun. secara Dengan kemampuan tersebut, proses pemetaan gedung kantor kecamatan dan kantor kelurahan di wilayah Kabupaten Tuban dapat dilakukan dengan lebih akurat, efektif, dan efisien. Integrasi data ini tidak hanya memudahkan visualisasi posisi kantor-kantor pemerintahan tersebut, tetapi juga membuka peluang untuk analisis spasial yang lebih mendalam, yang pada akhirnya akan mendukung manajemen aset dan perencanaan wilayah yang lebih baik. Penggunaan ArcGIS dalam pemetaan di Kabupaten Tuban memungkinkan pemerintah daerah untuk mengelola data aset dan fasilitas publik secara dinamis dan terperinci. Data yang dihasilkan dapat berupa peta interaktif yang informatif dan dapat diakses oleh berbagai pihak untuk mendukung proses pengambilan keputusan, perencanaan pembangunan, serta peningkatan pelayanan publik. Fitur analisis spasial pada ArcGIS juga memungkinkan identifikasi lokasi strategis, distribusi kantor, dan potensi perbaikan infrastruktur (Nur et al. , 2. Selain itu. ArcGIS Online memberi fasilitas yakni menerjemahkan data statis agar menjadi peta yang bernilai dan berguna untuk bisa memenuhi kebutuhan pengguna dalam mengakses informasi tentang pelayanan umum yang ada di kabupaten Tuban melalui media mobile (Febiyanti & Zaliyanti. Dengan teknologi ini masyarakat dapat dengan mudah dan setiap saat dapat mencari informasi berkenaan dengan pelayanan umum di kabupaten Tuban dengan hanya menggunakan Handphone yang terdapat fasilitas internet dimanapun berada dengan cepat. Penerapan Sistem Informasi Geografis berbasis ArcGIS pada pemetaan gedung kantor kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Tuban juga menjadi solusi teknologi yang relevan untuk mempercepat, mempermudah, dan meningkatkan kualitas pengelolaan data spasial demi mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan Masyarakat (Diwanggara, 2. Dari latar belakang inilah, penulis ingin mengambil topik penelitian dengan judul AuSISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN PADA GEDUNG KANTOR KECAMATAN DAN KANTOR KELURAHAN DI WILAYAH KABUPATEN TUBANAy. METODE Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis spasial berbasis SIG (ArcGIS 10. untuk memetakan sebaran fasilitas Kecamatan dan Kelurahan di Kabupaten Tuban. Data diperoleh dari sumber primer . urvei lapangan menggunakan GPS/geolocation, dokumentasi foto, dan wawancara singka. dan sekunder . eta dasar dari BIG dan Bappeda, data administrasi BPS, serta arsip dinas Tahap awal penelitian dilakukan melalui studi literatur mengenai penginderaan jauh, citra satelit, dan SIG sebagai dasar perancangan sistem. Pengumpulan data mencakup titik koordinat, tipologi bangunan, fungsi, ruang, tapak, dan aktivitas ViTekS / Desember 2025 Vol. 3 No. fasilitas dengan metode sensus untuk memastikan Data kemudian diolah melalui analisis fungsi, ruang, struktur, serta studi banding untuk menilai kesesuaian tipologi pelayanan publik. Proses pengolahan dilakukan dengan ArcGIS 10. 8, mulai dari input data CSV, konversi shapefile, hingga visualisasi peta sesuai standar SNI. Tahapan kerja SIG meliputi: . input data, yaitu konversi peta kertas, citra, dan data lapangan ke format digital melalui digitizing atau scanning. manajemen data, pengorganisasian data spasial dan atribut ke dalam basis data. pengolahan dan analisis data, termasuk transformasi, georeferensi, sinkronisasi koordinat, dan pembuatan shapefile batas wilayah dan titik lokasi. luaran data, berupa peta digital dengan skala, arah, judul, legenda, dan elemen pendukung lainnya. Hasil penelitian berupa peta digital sebaran fasilitas Kecamatan dan Kelurahan di Kabupaten Tuban yang dapat digunakan sebagai acuan evaluasi dan pengambilan keputusan pembangunan daerah. Kelurahan/ Kantor Desa Berikut adalah diagram alir penelitian ini Baturetno 112,069687 -6,898572 Doromukti 112,055765 -6,902207 Karangsari 112,051953 -6,887744 Kebonsari 112,06468 -6,9051 Kingking 112,052835 -6,888704 Latsari 112,045337 -6,893301 Mondokan 112,023715 -6,883982 Perbon 112,04496 -6,893059 Ronggomulyo 112,051969 -6,894478 Sendangharjo 112,067798 -6,893898 Sidomulyo 112,058749 -6,893798 Sidorejo 112,050437 -6,902135 Sukolilo 112,075284 -6,896605 Kembangbilo 112,029543 -6,901296 Sugiharjo 112,015812 -6,901744 Sumurgung 112,009694 -6,900892 Kecamatan Semanding Kelurahan/ Kantor Desa 112,06306 -6,921785 Bejagung 112,063778 -6,913996 Bektiharjo 112,049082 -6,941809 Boto 112,001872 -6,916621 Genaharjo 112,084586 -6,96108 Gesing 112,108574 -6,964715 Jadi 111,997075 -6,936683 Kowang 112,085337 -6,944865 Ngino 112,064665 -6,994721 Penambangan Prunggahan Prunggahan 112,060729 -6,944238 112,051791 -6,92356 112,054751 -6,927179 Sambongrejo 112,06087 -6,975296 Semanding 112,062813 -6,923764 Tegalagung 112,051677 -6,913812 Tunah 112,099607 -6,940987 Kecamatan Jenu Kelurahan/ Kantor Desa Beji 112,00048 -6,83162 Jenggolo 112,002493 -6,837321 Kaliuntu 112,006681 -6,82771 Karangasem 111,892287 -6,806207 Mentoso 111,983776 -6,79191 Gambar 1. Diagram Alir penelitian HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil pengumpulan data melalui proses survey lokasi diperoleh data jumlah kantor kelurahan dan kantor kecamatan di Kabupaten Tuban sejumlah 178 Kantor Kelurahan dan 10 Kantor Kecamatan. Tabel 1. Titik koordinat kantor kelurahan dan kantor kecamatan di Kabupaten Tuban NAMA KANTOR Kecamatan Tuban LONGITUDE (X) 112,044992 LATTIDUE (Y) -6,89296 111,99584 -6,829835 ViTekS / Desember 2025 Vol. 3 No. Purworejo 111,923309 -6,787356 Ketambul 112,187335 -6,924747 Rawasan 111,978964 -6,796721 Karadenan 112,120515 -6,901977 Remen 111,96326 -6,775157 Leran kulon 112,148874 -6,922098 Sekardadi 112,001847 -6,841093 Leran wetan 112,156885 -6,924602 Socorejo 111,897195 -6,790201 Ngimbang 112,144586 -6,962742 Sugihwaras 112,024316 -6,862504 Palang 112,140798 -6,902165 Sumurgeneng 111,964686 -6,799779 Pliwetan 112,172243 -6,903147 -6,84002 Pucangan 112,141425 -6,920768 -6,772217 Sumurgung 112,107099 -6,908061 -6,792605 Tasikmadu 112,095504 -6,898285 -6,814646 Tegalbang 112,098788 -6,927887 Wangun 112,167222 -6,926982 Suwalan Tasikharjo Temaji Wadung 111,9821 111,936224 111,916699 111,986344 Kecamatan Merakurak Kelurahan/ Kantor Desa 111,984374 -6,87976 Bogorejo 112,016389 -6,880797 Borehbangle 111,972033 -6,869521 Kapu 111,98853 -6,890007 Mandirejo 111,995067 -6,88065 Pongpongan 111,946463 -6,871752 Sambonggede 111,985031 -6,879755 Sembungrejo 111,956866 -6,862771 Sendanghaji 112,001563 -6,875346 Senori 111,960537 -6,871004 Sugihan 111,948937 -6,840336 Sumber 111,984315 -6,860079 Sumberejo 111,956866 -6,862771 Tahulu 111,992294 -6,89537 Tegalrejo 112,005065 -6,903471 Temandang 111,935128 -6,863171 Tlogowaru 111,924274 -6,854376 Tobo 111,933761 -6,838856 Tuwiri kulon 111,971061 -6,873648 Tuwiri wetan 111,981074 -6,877425 Kecamatan Palang Kelurahan/ Kantor Desa 112,15476 -6,899599 Panyuran 112,087989 -6,896668 Cendoro 112,136475 -6,928048 Cepokrejo 112,169305 -6,920012 Dawung 112,113036 -6,929208 Gresikharjo 112,136754 -6,902716 Glodog 112,148088 -6,908565 Karangagung 112,166565 -6,900177 Hasil penelitian ini menghasilkan peta sebaran lokasi Kantor Kecamatan dan Kantor Kelurahan serta peta tetangga terdekat . earest neighbo. di wilayah Kabupaten Tuban. Penyusunan peta dilakukan dengan memanfaatkan perangkat lunak ArcGIS 10. 8 yang mampu mengolah data spasial secara sistematis dan akurat. Adapun berikut disajikan peta lokasi serta peta kedekatan spasial antar Kantor Kelurahan di Kabupaten Tuban. Gambar 2. Tampilan Hasil Layout Peta Lokasi Kantor Kelurahan Di Kabupaten Tuban Untuk menganalisis pola sebaran, penelitian ini menggunakan metode analisis tetangga terdekat . verage nearest neighbo. yang dihitung baik secara manual maupun dengan bantuan perangkat lunak ArcGIS 10. Dasar penerapan metode ini mengacu pada kriteria nilai T menurut Sumaatmaja . alam MutaAoali, 2. , yaitu: 0,00Ae0,70 menunjukkan pola bergerombol . luster patter. , 0,70Ae1,40 menunjukkan pola acak atau tidak merata . , sedangkan 1,40Ae2,1491 menunjukkan pola tersebar merata . ispersed patter. Berdasarkan perhitungan untuk mengetahui pola sebaran Kantor ViTekS / Desember 2025 Vol. 3 No. Kelurahan di Kabupaten Tuban. Adapun parameter yang digunakan dalam metode ini adalah nearestneighbor statistic (T) yang dihitung dengan rumus sebagai berikut: T = Ju/Jh Diketahui : N = 41 A = 87,9 km2 Oc j = 44,73 km Hasil perhitungan dengan analisis tetangga terdekat Kantor Kalurahan di Kabupaten Tuban adalah 1,22 yang dikategorikan sebagai pola yang tersebar merata. Dalam penerapan analisis tetangga terdekat dengan menggunakan ArcGIS 10. 8, data yang dibutuhkan hanyalah titik koordinat yang telah dimasukkan pada tahap pengolahan data. Setelah proses pengolahan koordinat sebaran lokasi dilakukan sesuai prosedur, diperoleh hasil analisis tetangga terdekat yang divisualisasikan pada Gambar Tabel 2. Jarak Tetangga Terdekat Antara Kantor Kelurahan di Kabupaten Tuban Titik awal Kel. Baturetno Kel. Doromukti Kel. Karangsari Kel. Kebonsari Kel. Kingking Titik Tujuan Kel. Doromukti Kel. Karangsari Kel. Kebonsari Kel. Kingking Kel. Latsari Kel. Mondokan Kel. Latsari Kel. Mondokan Kel. Perbon Kel. Ronggomulyo Kel. Sendangharjo Kel. Sidomulyo Kel. Sidorejo Kel. Sukolilo Kel. Kembangbilo Kel. Sugiharjo Kel. Perbon Kel. Ronggomulyo Kel. Sendangharjo Kel. Sidomulyo Kel. Sidorejo Jarak 1,06 Km 2,32 Km 0,75 Km 1,10 Km 0,75 Km 0,60 Km 0,86 Km 0,56 Km 1,68 Km 1,99 Km 1,77 Km Gambar 3. Hasil Average Nearest neighbor 1,36 Km Kel. Sukolilo Kel. Kembangbilo Kel. Sugiharjo Kel. Sumurgung Total 44,73 km Rata-rata 1,22 km 1,50 Km Berdasarkan hasil analisis nearest neighbor dengan menggunakan ArcGIS 10. 8, diperoleh nilai indeks sebesar 1,31. Nilai tersebut menunjukkan bahwa pola sebaran Kantor Kelurahan di Kabupaten Tuban cenderung terdistribusi merata atau berada dalam kategori random pattern. Di wilayah Surabaya Timur terdapat Kantor Kelurahan. Untuk menganalisis jangkauan pelayanan atau radius aksesibilitas setiap kantor, penelitian ini memanfaatkan teknik buffering pada perangkat lunak ArcGIS 10. Analisis tersebut mengacu pada standar radius pelayanan kelurahan yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Tahun 2006, yakni sejauh 3 km. Adapun hasil pemetaan jangkauan pelayanan masing-masing Kantor Kelurahan dapat dilihat pada tabel berikut. 0,87 Km 0,71 Km Dari Tabel Langkah menghitungnya Adalah sebagai berikut: Ditanya : T? Jawab : Ocyc 44,73 = 1,22 km ycA 44,73 ycE = ya = 41 = 0,466 yayc = OcycA = yaEa = = 0,732 2Oo0,466 2Ooycy yayc 1,09 ycE= = 1,22 yaEa 0,732 ViTekS / Desember 2025 Vol. 3 No. Tabel 3. Jangkauan pelayanan kantor kelurahan di Kabupaten Tuban Kantor Kelurahan Jangkauan Pelayanan Tinggi Cukup Rendah Kel. Baturetno Oo Kel. Doromukti Oo Kel. Karangsari Oo Kel. Kebonsari Oo Kel. Kingking Oo Kel. Latsari Oo Kel. Mondokan Oo Kel. Perbon Oo Kel. Ronggomulyo Oo Kel. Sendangharjo Oo Kel. Sidomulyo Oo Kel. Sidorejo Oo Kel. Sukolilo Oo Kel. Kembangbilo Oo Kel. Sugiharjo Oo Oo Kel. Sumurgung Kel. Bejagung Oo Kel. Bektiharjo Oo Kel. Boto Oo Kel. Genaharjo Oo Kel. Gesing Oo Kel. Jadi Oo Kel. Kowang Oo Kel. Ngino Oo Kel. Penambangan Kel. Prunggahan Kel. Prunggahan Kel. Sambongrejo Oo Oo Oo Oo Kel. Semanding Oo Kel. Tegalagung Oo Kel. Tunah Oo Kel. Beji Oo Kel. Jenggolo Oo Kel. Kaliuntu Oo Kel. Karangasem Oo Kel. Mentoso Oo Kel. Purworejo Oo Kel. Rawasan Oo Kel. Remen Oo Kel. Sekardadi Oo Kel. Socorejo Oo Kel. Sugihwaras Oo Kel. Sumurgeneng Oo Kel. Suwalan Oo Kel. Tasikharjo Oo Kel. Temaji Oo Kel. Wadung Oo Kel. Bogorejo Oo Kel. Borehbangle Oo Kel. Kapu Oo Hasil analisis terhadap Kantor Kelurahan di Kabupaten Tuban menunjukkan bahwa rata-rata jarak jangkauan pelayanan mencapai 1,22 km, sehingga sebagian besar wilayah dapat dikategorikan memiliki tingkat keterjangkauan yang tinggi. Kondisi ini mengindikasikan bahwa masyarakat relatif mudah dalam mengakses layanan administrasi di kantor kelurahan terdekat. Namun demikian, terdapat beberapa kelurahan seperti Doromukti. Sendangharjo, dan Sidorejo yang memiliki jangkauan pelayanan pada kategori cukup. Hal ini berarti aksesibilitas masih dapat dijangkau, tetapi dengan jarak tempuh yang lebih jauh dibandingkan kelurahan lainnya. Analisis keterjangkauan ini mengacu pada Permendagri Nomor 31 Tahun 2006 tentang Kelurahan, yang menekankan pentingnya standar pelayanan, termasuk aspek jarak dan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan publik. KESIMPULAN Berdasarkan dilakukan pada Kantor Kelurahan dan Kantor Kecamatan di Kabupaten Tuban, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Kantor Kelurahan di Kabupaten Tuban berjumlah 168 titik lokasi yaitu, sebagai berikut: Kecamatan Tuban terdapat 16 Kantor Kelurahan. Kecamatan Semanding terdapat 15 Kantor Kelurahan. Kecamatan Jenu terdapat 16 Kantor Kelurahan Kecamatan Merakurak terdapat 19 Kantor Kelurahan. Kecamatan Palang terdapat 19 Kantor Kelurahan. Kecamatan Tambakboyo terdapat 18 Kantor Kelurahan. Kecamatan Bancar terdapat 22 Kantor Kelurahan. Kecamatan Kerek terdapat 13 Kantor Kelurahan. Kecamatan Plumpang terdapat 18 Kantor Kelurahan. Kecamatan Widang terdapat 12 Kantor Kelurahan. ViTekS / Desember 2025 Vol. 3 No. Dari kedua hasil perhitungan dari ArcGIS 10. maupun perhitungan manual dapat disimpulkan bawa pola sebaran Kantor Kecamatan dan Kantor Kelurahan di Kabupaten Tuban dikategorikan sebagai pola sebaran yang merata . ispered patter. Fauzi. et al. , 2022. PERBANDINGAN ARCGIS DENGAN GOOGLE MY MAPS DALAM MEMBANTU PEMBELAJARAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 10. , 186196. https://ejournal. id/index. php/JJP G/article/download/46378/23051 Febiyanti, & Zaliyanti. Meningkatkan Aksesibilitas dan Navigasiwisatawan melalui Aplikasi Mobile dan Web Berbasis Gis di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung. Koto. Pelatihan Dasar-Dasar Pemetaan bagi Staf Desa Se-Kecamatan Botumoito Kab. Boalemo. PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL, 1. Kecamatan Semarang Timur, 2023. SARANA PRASARANA PEMERINTAHAN. [Onlin. Available At: Https://Kecsmgtimur. Semarangkota. Go. Id/S aranaprasaranapemer intahan [Accessed 8 Juli 2. PELATIHAN PEMBUATAN PETA DIGITAL BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI DESA REJOSO. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4. , 51Ae https://doi. org/10. 36257/apts. Ratuluhain. Noya. Kalay. Rijoly, , & Rumlus. Menggunakan Software Arcgis. BALOBE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4. , 27Ae32. Setyawan. Laila Nugraha. , & Sudarsono. ANALISIS POTENSI DESA BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (Studi Kasus: Kelurahan Sumurboto. Kecamatan Banyumanik. Kabupaten Semaran. Jurnal Geodesi Undip Oktober, 7. , 1Ae7. Usman. Pemetaan Pemasaran Produk Olahan Jagung Marning di Kecamatan Jatirogo Tuban. Jurnal Agribisnis, 25. , 203Ae212. Utami. , & Rahayu. PERANCANGAN PUSAT PERBELANJAAN MODERN PELAYANAN PUBLIK DI WONOGIRI JAWA TENGAH. Seminar Nasional Komunitas Dan Kota Berkelanjutan, 2. , 668Ae679. http://proceeding. id/index. php/se Wahyu Cahyoaji. Muhammad Imam Ghozali, & Wibowo Harry Sugiharto. Sistem Informasi Geografis Pemetaan Kepemilikan Tanah (Studi Kasus di RT 05 RW 03 Desa Klalin. JUMINTAL: Jurnal Manajemen REFERENSI