Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 2. Oktober 2023, 127 - 135 https://jurnal. id/index. php/jgt E-ISSN: 2830-182X DOI: https://doi. org/10. 59342/jgt. Pengaruh Media Busy Book Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Anak Di Tk. Aba Sambirejo Binjai Siti Hadijah1. Rabitah Hanum Hasibuan2*. Hadi Gunawan3* Penulis1 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: . Penerapan media busy book terhadap anak di TK ABA Sambirejo, . Kemampuan membaca permulaan anak Di TK ABA Sambirejo Binjai, . Pengaruh busy book terhadap kemampuan membaca permulaan anak di TK ABA Sambirejo Binjai. Penelitan ini merupakan penelitian yang mengarah pada jenis penelitian kuantitatif. penelitian ini peneliti akan menggali informasi mengenai penerapan media busy book dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun di TK ABA Sambirejo. Hasil penelitian ini mengenai kemampuan membaca permulaan anak sebelum menggunakan media pembelajaran busy book masih banyak yang berada pada kategori mulai berkembang dan belum berkembang. Sedangkan kemampuan membaca permulaan setelah penggunaan media pembelajaran busy book menunjukkan berkembang dengan baik, yakni hampir semua anak berada pada kategori berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik. Perbedaan skor kemampuan membaca permulaan anak sebelum dan sesudah diberi perlakuan berupa penggunaan media busy book menunjukkan adanya peningkatan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan media busy book terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak kelompok B di Di TK ABA Sambirejo Binjai. Kata Kunci: Media Busy Book. Anak 5-6Tahun. Membaca Permulaan Abstract This study aims to determine: . The application of busy book media to children in ABA Sambirejo Kindergarten, . Children's initial reading ability in ABA Sambirejo Binjai Kindergarten, . The effect of busy books on children's initial reading ability in ABA Sambirejo Binjai Kindergarten. This research is research that leads to a correlational study with a type of qualitative research. In this study, researchers will explore information regarding the application of paper folding art media in improving fine motor skills of children aged 5-6 years at ABA Sambirejo Kindergarten. The results of this study regarding children's initial reading ability before using busy book learning media are still in the developing and underdeveloped Meanwhile, the ability to read at the beginning after the use of busy book learning media showed good development, that is, almost all children were in the category of developing according to expectations and developing very well. The difference in children's initial reading ability scores before and after being treated in the form of using busy book media STAI Syek H. Abdul Halim Hasan Al-Ishlahiyah Binjai , hadijahsiti581@gmail. Jurnal Generasi Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 2. Oktober 2023 Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 2. Oktober 2023, 127 - 135 https://jurnal. id/index. php/jgt E-ISSN: 2830-182X DOI: https://doi. org/10. 59342/jgt. shows an increase. So it can be concluded that there is an effect of the use of busy book media on the ability to read beginning in group B children in ABA Kindergarten Sambirejo Binjai Keywords: busy book media, children 5-6 years, and start for reading PENDAHULUAN Pendidikan adalah segala sesuatu dalam kehidupan yang mempengaruhi pembentukan berpikir dan bertindak individu. Pendidikan merupakan proses interaksi manusia dengan lingkungannya yang berlangsung secara sadar dan terencana dalam rangka mengembangkan segala potensinya, baik jasmani . esehatan fisi. dan rohani . ikir, rasa, karsa, karya, cipta, dan budi nuran. yang menimbulkan perubahan positif dan kemajuan, baik kognitif, afektif, maupun psikomotorik yang berlangsung secara terus menerus guna mencapai tujuan Salah satu perkembangan yang penting bagi anak usia dini adalah perkembangan bahasa. Bahasa (Languag. adalah suatu sistem simbol yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Pada manusia, bahasa ditandai oleh daya cipta yang tidak pernah habis dan adanya sebuah sistem Perkembangan bahasa adalah meningkatnya kemampuan penguasaan alat berkomunikasi, baik alat komunikasi dengan cara lisan, tertulis maupun menggunakan tanda-tanda dan isyarat. Berdasarkan tahap perkembangan membaca, anak usia 5-6 tahun berada pada tahap pengenalan bacaan yang dikenal dengan kemampuan membaca permulaan, membaca permulaan merupakan suatu proses keterampilan dan proses kognitif. Proses keterampilan menunjuk pada pengenalan huruf dan penguasaan lambang-lambang fonem, sedangkan proses kognitif. Membaca permulaan lebih mendapat penekanan pada pengkondisian siswa masuk dan mengenal bacaan. Belum sampai pada pemahaman yang mendalam akan materi bacaan, apalagi dituntut untuk menguasai materi secara menyeluruh, lalu menyampaikan perolehannya dari Hal ini mencakup semua cara untuk berkomunikasi, menyebutkan pikiran, dan perasaan yang dinyatakan dalam bentuk lambang atau simbol untuk mengungkapkan suatu pengertian dengan menggunakan lisan, tulisan, kreatif, isyarat, dan mimik muka. KAJIAN TEORI Suryana . 8: . Membaca merupakan aktivitas kompleks yang memerlukan sejumlah tindakan terpisah-pisah, mencakup pengertian, hayalan, pengamatan, dan ingatan. Membaca pada hakikatnya sudah dapat diajarkan pada balita, namun menurut penelitian Glen lebih efektif diberikan pada usia 4 tahun daripada usia 5 tahun. Bahkan menurutnya, usia tiga tahun lebih mudah dari empat tahun. Jelasnya, makin kecil makin mudah untuk belajar, namun tentu semakin kecil usianya, akan sangat menuntut kesabaran pada orang tua atau guru yang mengajarkannya. Anak usia 6 tahun telah mampu menggunakan kata-kata sebanyak 2600 kata dalam percakapan, memahami lebih dari 20. kata, dan rata-rata menguasai kata-kata baru sebanyak 9 kata sejak berusia satu setengah tahun dengan ancuan sekolah secara formal dan segala sesuatu yang didengarnya, penguasaan kata-kata anak menjadi 80. 000 kata ketika anak siap memasuki sekolah menengah atas (Owens,1. Selanjutnya, papalia dan olds mengemukakan anak usia 5-7 tahun sudah dapat berbicara seperti orang dewasa. Kalimatnya panjang dan kompleks dan telah mengikuti tata bahasa secara formal. Jurnal Generasi Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 2. Oktober 2023 Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 2. Oktober 2023, 127 - 135 https://jurnal. id/index. php/jgt E-ISSN: 2830-182X DOI: https://doi. org/10. 59342/jgt. meskipun masih ada kesalahan, terutama penggunaan tata bahasa dan bahasa ilmiah (I Nyoman Surnan dan olga 2014:. Menurut Santosa dalam K. , tujuan pembelajaran membaca permulaan agar peserta didik mampu memahami dan menyuarakan kalimat sederhana yang di tulis dengan intonasi yang wajar, peserta didik dapat membaca kalimat-kalimat dan kalimat sederhana dengan lancar dan tepat dalam waktu yang relatif singkat (Chow : 1. Beberapa indikator yang berkaitan dengan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun yang merujuk pada peraturan menteri dan kebudayaan terkait dengan standar nasional PAUD 2013 nomor 137 tahun 2014 adalah sebagai berikut: Menyebutkan simbol-simbol huruf yang dikenal . Mengenal suara huruf awal dari nama benda-benda yang ada di sekitarnya . Menyebutkan kelompok gambar yang memiliki bunyi/huruf awal yang sama . Memahami hubungan antara bunyi dan bentuk huruf . Membaca nama sendiri Pada tingkatan membaca permulaan, pembaca belum memiliki keterampian kemampuan membaca yang sesungguhnya, tetapi masih dalam tahap belajar untuk memperoleh keterampilan atau kemampuan membaca. Membaca pada tingkatan ini merupakan kegiatan belajar mengenal bahasa tulis. Melalui tulisan itulah anak dituntut dapat menyuarakan lambang-lambang bunyi bahasa tersebut, untuk memperoleh kemampuan membaca diperlukan tiga syarat, yaitu kemampuan membunyikan . lambang-lambang tulis, . penguasaan kosakata untuk memberi arti . memasukkan makna dalam kemahiran bahasa. Menurut Suprihatingrum Media merupakan pengantar atau perantara, yaitu sebagai pengantar pesan dari pengirim kepada penerima (Hasnidah, 2015: . Media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang dapat menyampaikan atau menyalurkan pesan dari suatu sumber belajar secara terencana, sehingga terjadi lingkungan belajar yang mendukung dimana penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efisien dan efektif (Kuncahyono dan Sudarmiatin, 2018: Media pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam pendidikan (Asyhar. Rayandra, 2018: . Media pembelajaran sangat bermanfaat untuk memperlancar proses pembelajaran dan belajar siswa didalam kelas. Media pembelajaran merupakan suatu bagian yang integral dari suatu proses pendidikan di sekolah (Ahmadi, 2016: . Secara harfiah media pembelajaran merupakan wadah dari pesan yang disampaikan oleh sumber atau penyalurnya yaitu guru pada sasaran atau penerima pesan yakni siswa kanak-kanak yang sedang melakukan pendidikan (Mursid, 2017: . Salah satu media pembelajaran yang berkembang saat ini adalah busy book yang dipopulerkan Tresita Diana yaitu buku kain yang terdiri dari halamanhalaman yang berisi berbagai macam kegiatan yang dikemas dalam bentuk buku (Juliana: 2. Menurut Mufliharsi Aumenyatakan bahwa busy book adalah buku yang terbuat dari kain berisi aktivitas permainan sederhana yang didesain kreatif sebagai alat peragaAy (Juliana: 2. Busy book merupakan alat permainan dalam bentuk buku berbahan kain flanel yang dirancang untuk mengembangkan kognitif Busy book atau biasa disebut Quit Book adalah buku yang biasanya terbuat dari kain flanel dan didalamnya berisi berbagai macam bentuk yang nantinya dapat Jurnal Generasi Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 2. Oktober 2023 Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 2. Oktober 2023, 127 - 135 https://jurnal. id/index. php/jgt E-ISSN: 2830-182X DOI: https://doi. org/10. 59342/jgt. /meningkatkan daya imajinasi dan kreatifitas anak-anak, mendorong kemampuan motorik dan sensoriknya serta dapat mencegah si kecil dari rasa bosan (Riafinola: Secara harfiah busy book berarti buku sibuk. Pada prinsipnya busy book akan membuat anak menjadi sibuk dengan aktivitas menyenangkan melalui busy Busy book sering juga disebut Quiet book, soft book, atau cloth book. Banyak nama dengan ide yang serupa. Busy book sudah umum digunakan. Busy book adalah mainan edukatif untuk anak guna melatih motorik kasar dan motorik halus dan komunikasi verbal anak dan fungsi-fungsi lain pada anak. Busy book adalah rangkaian halaman dari kain flanel, katun, atau kertas tebal yang berisi aktivitas untuk menghibur anak-anak. Di Setiap halaman, anak akan menjumpai aktivitas menyenangkan seperti mencocokkan warna, menyesuaikan bentuk, mencocokkan angka, huruf, dan lain-lain (Ahmad: 2. Busy book merupakan sebuah buku yang biasanya terbuat dari kain flanel yang berisi gambar-gambar yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan membaca anak. Media busy book dapat merangsang rasa ingin tahu anak dengan cara menghibur, mendorong kemampuan motorik, keterampilan mental dan emosi anak (Kreasiumy: 2. Adapun alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan busy book yaitu: kain flanel dengan beraneka warna, karton , kertas HVS, pita, lem tembak, penggaris, pensil, pena, gunting, benang, jarum jahit, mesin jahit dan velcro . ntuk tempel buk. (Rahma: 2. Berdasarkan penjelasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa media busy book adalah media pembelajaran kreatif dan inovatif yang terbuat dari kain flanel yang berisi permainan yang dapat mengembangkan segala aspek perkembangan anak usia dini. METODE PENELITIAN Desain penelitia ini menggunakan penelitian jenis Quasi Eksperimen Design dengan tipe Non Equivalent Control Group Design. Penelitian ini terdiri dari dua kelas yakni kelas ekperimen dan kelas kontrol serta diberikan perlakuan yang pada kelas eksperimen menggunakan media busy book dalam kegiatan pembelajaran sedangkan untuk kelas control menggunakan media boneka jari. Desain peneltian ini dapat dapat dilihat pada table di bawah ini: Desain Eksperimen dan Kontrol Kelas Pre Test Treatment Pos Test Eksperimen Kontrol : Pre-test kelas eksperimen : post-test kelas eksperimen : Kelas eksperimen yang telah diberikan perlakuan menggunakan Busy Book Jurnal Generasi Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 2. Oktober 2023 Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 2. Oktober 2023, 127 - 135 https://jurnal. id/index. php/jgt E-ISSN: 2830-182X DOI: https://doi. org/10. 59342/jgt. : pre-test kelas eksperimen : post-test kelas eksperimen HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Observasi Kelas Eksperimen Berikut ini hasil observasi pengaruh media busy book terhadap kemampuan membaca permulaan di TK. ABA Sambirejo Binjai. Nilai hasil observasi pengaruh media busy book terhadap kemampuan membaca permulaan di TK. ABA Sambirejo Binjai (Eksperime. Kelompok Eksperimen Kelompok Eksperimen Pre Test (Y. Post Test (X. A01 A02 A03 A04 A05 A06 A07 A08 A09 A10 A11 A12 Jumlah Rata-rata 62,29167 68,125 61,25 68,75 Modus Median Dari tabel di atas, diketahui bahwa hasil observasi pengaruh busy book terhadap kemampuan membaca permulaan pre test di kelompok eksperimen dengan memperoleh nilai rata-rata 25,4 dengan nilai terendah 20 dan nilai tertinggi 30, modusnya____, dan mediannya 26,5. Kemudian hasil observasi dengan menggunakan boneka jari serta tes soal post test di kelompok eksperimen dengan memperoleh rata-rata 27,2 dengan nilai terendah 22 dan nilai tertinggi 33, modusnya ___ dan mediannya 27,5. Hasil Observasi Kelas Kontrol Jurnal Generasi Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 2. Oktober 2023 Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 2. Oktober 2023, 127 - 135 https://jurnal. id/index. php/jgt E-ISSN: 2830-182X DOI: https://doi. org/10. 59342/jgt. Berikut hasil observasi. pengaruh media busy book membaca permulaan di TK. ABA Sambirejo Binjai. terhadap kemampuan Nilai hasil observasi perkembangan media boneka jari terhadap kemampuan membaca permulaan di TK. ABA Sambirejo Binjai (Kontro. Kelompok Kontrol Kelompok Kontrol Pre Test (Y. Post Test (X. B01 B02 B03 B04 B05 B06 B07 B08 B09 B10 B11 B12 Jumlah Rata-rata 56,25 63,33333 63,75 Modus Median Dari tabel di atas, diketahui bahwa hasil observasi pengaruh media boneka jari terhadap kemampuan membaca permulaan di TK. ABA Sambirejo Binjai pada kelas kontrol pre test diperoleh dengan nilai rata-rata 22,5 dengan nilai terendah 19 dan nilai tertinggi 26, modusnya ___ dan mediannya 22,5. Kemudian post test pada kelas kontrol dengan menggunakan model pembelajaran kelompok diperoleh dengan nilai rata-rata 25,3 dengan nilai terendah 20 dan nilai tertinggi 30, modusnya __ dan mediannya 25,5. Berdasarkan tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan busy book terhadap kemampuan membaca permulaan anak di TK. ABA Sambirejo, maka dilakukan penelitian sebanyak 4 kali pertemuan sebelum dan sesudah perlakuan . re test dan post tes. dilakukan dengan observasi dengan menggunakan tes gambar pada anak, serta mengumpulkan data penelitian dengan instrumen yang telah disediakan. Setelah diberikan perlakuan pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol tersebut maka diperoleh nilai rata-rata dari kelompok eksperimen menggunakan busy book dan kelompok kontrol menggunakan boneka jari. Jadi, dapat dilihat bahwa kemampuan membaca permulaan di kelompok eksperimen lebih tinggi dari rata-rata di kelompok kontrol. Berdasarkan data nilai post test anak ditemukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan busy book terhadap kemampuan Jurnal Generasi Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 2. Oktober 2023 Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 2. Oktober 2023, 127 - 135 https://jurnal. id/index. php/jgt E-ISSN: 2830-182X DOI: https://doi. org/10. 59342/jgt. membaca permulaan anak. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata sosial emosional anak sebelum dan sesudah diberikan perlakuan adalah 120,59 menjadi 89,01 Hal ini juga dibuktikan dari hasil pengujian hipotesis dimana thitung>ttabel yaitu 16,38 > 2,228. Hal ini sejalan dengan Sejalan dengan pendapat Amstrong perkembangan keecerdasan verbal-linguistik anak berkembang sangat pesat di masa anak-anak dan akan bertahan samapai usia lanjut. Berbagai kegiatan buadaya seprti mendongeng sebelum tidur, pembawa cerita, dan permainan bahasa dapat mendorong kecerdasan ini. Teori di atas tersebut sejalan dengan kondisi lapangan, ketika melaksanakan kegiatan pembelajaran menggunakan media busy book, anak akan menayamakan pengalaman dengan sajian pembelajaraan berupa cerita menggunakan media boenka jari, dengan media tersebut membantu anak lebih mudah memahami pembahasan ceita yang tak hanya berbentuk penjelasan saja, melainkan berbantuan media. Sehingga kemampuan berbahasa anak yang semakin berkembang. Maka daritu guru tetap mengamati setiap perkembangan yang terjadi secara terus-menerus. Dalam hal tertentu anak masih membutuhkan bantuan guru untuk meneguhkan apa yang Hal tersebut di atas, akan mendukung anak dalam mengaktualisasikan dirinya serta melakukan sesuatu secara mandiri. Maka dari pembahasan tersebut dapat diketahui bahwa pembelajaran menggunakan busy book memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan membaca permulaan anak di TK. ABA Sambirejo. KESIMPULAN Berdasarkan data yang telah diperoleh pada saat melakukan penelitian, dapat disimpulkan bahwa: . Gambaran kemampuan membaca permulaan anak sebelum menggunakan media pembelajaran busy book masih banyak yang berada pada kategori mulai berkembang dan belum berkembang. Sedangkan kemampuanmembaca permulaan setelah penggunaan media pembelajaran busy book menunjukkan berkembang dengan baik, yakni hampir semua anak berada pada kategori berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik. Perbedaan skor kemampuan membaca permulaan anak sebelum dan sesudah diberi perlakuan berupa penggunaan media busy book menunjukkan adanya Sehingga dapat disimpulkan bahwa adapengaruh penggunaan media busy book terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak kelompok B di Di TK ABA Sambirejo Binjai SARAN Penelitian ini dapat memberikan beberapa saran dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, antara lain : Disarankan kepada guru khususnya pada pembelajaran membaca permulaan agar menggunakan media busy book dalam proses belajar Hal ini bertujuan agar anak dapat lebih muda dalam mengenal huruf, kata dan gambar yang terkait dengan kata. Mempermudah dalam pencapaian kompetensi dasar diharapkan kepada guru untuk lebih mengoptimalkan penggunaan media pembelajaran dan memilih media pembelajaran yang relevan dengan pembahasan materi pembelajaran. Jurnal Generasi Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 2. Oktober 2023 Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 2. Oktober 2023, 127 - 135 https://jurnal. id/index. php/jgt E-ISSN: 2830-182X DOI: https://doi. org/10. 59342/jgt. Bagi peneliti yang berminat melakukan penelitian lebih lanjut, diharapkan mencermati keterbatasan penelitian ini sehingga penelitian selanjutnya dapat menyempurnakan hasil penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA Ahmad. Busy Book Untuk Penunjang Aktifitas Anak, (Onlin. http://w. com/2017/11 busy book untuk penunjang aktivitas html/m =1, diakses 16 november 2011 Ahmadi. Pengantar Pendidikan. Arruz Media. Jogjakarta, 2016, hal 76 Asyhar. Rayandra. Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. (Jakarta: Referensi.