Journal of Humanities Community Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat JHCE Vol. 1 No. Desember 2023, hal. 2986-9986 (ISSN Onlin. | 2988-4756 (ISSN Prin. EDUCATIONAL BLOG: TEACHER ASSISTANCE IN CREATING LEARNING MEDIA BLOG EDUKATIF: PENDAMPINGAN GURU DALAM MENCIPTAKAN MEDIA PEMBELAJARAN Guruh Wijaya 1*. Henny Wahyu Sulistyo 2. Zainul Arifin 3 Department of Informatics Engineering. University of Muhammadiyah Jember. Indonesia Email: guruh. wijaya@unmuhjember. id1*, henny. sulistyo@unmuhjember. id2, zainul. arifin@unmuhjember. 1,2,3 *Penulis koresponden NO WhatssApp Aktiv Penulis (Wajib di is. : 08124000039 Recieve: 20 Oktober 2023 Reviewed: 18 Nopember 2023 Accepted: 27 Desember 2023 Abstract: The development of information and communication technology through the Internet has a significant impact on people's lifestyles, including the practice of blogging as an expression of Internet use. Blogging has penetrated into various aspects of life, one of which is in the context of education. In the world of education, blogs have a very important role as a tool to store and disseminate information online. Its use can be personal, such as for teachers who want to share teaching materials, learning reflections, or personal experiences in the teaching process. On the other hand, educational institutions also utilize it as a platform to provide information to students, parents, and the general public. The main advantage of blogs in education is their ability to present information easily and quickly, without being bound by space and time constraints. In essence, blogs open up wide access to knowledge. The purpose of this activity is to introduce students to basic knowledge and skills in creating blogs that support interaction, in accordance with their respective fields of knowledge. One-day blogging training has proven to be quite effective for teaching the technical details of creating a blog as well as how to load material to be interactive and engaging. More than just technical training, it is the first step towards achieving a larger goal in education. A total of 14 participants from teachers and learning staff of SMPN 2 Jember have taken blogging insight tests before and after the training to support their learning process. The test results showed that before the training, knowledge about blogging was still lacking. However, after the training, participants were able to significantly improve their comprehension, as seen from the increase in the number of questions that can be answered and the higher level of accuracy in the post-test session. Thus, future follow-up activities related to the introduction of blogging for teachers and staff will focus on increasing understanding and knowledge of the role of blogging in creating dynamic learning materials for the improvement of education quality. Keyword: Information and Communication Technology. Blogging in Education. Blogging Training. Improving the Quality of Education through Blogs Abstrak. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi melalui Internet berdampak signifikan pada pola hidup masyarakat, termasuk praktik blogging sebagai salah satu ekspresi penggunaan Internet. Blogging telah merasuk ke berbagai aspek kehidupan, salah satunya adalah dalam konteks pendidikan. Dalam dunia pendidikan, blog memiliki peran yang sangat penting sebagai alat untuk menyimpan dan menyebarkan informasi secara daring. Penggunaannya bisa bersifat personal, seperti bagi guru yang ingin berbagi materi ajaran, refleksi pembelajaran, atau pengalaman pribadi dalam proses mengajar. Di sisi lain, institusi pendidikan juga memanfaatkannya sebagai platform untuk menyediakan informasi kepada siswa, orang tua, dan masyarakat umum. Keunggulan utama blog dalam pendidikan Blog Edukatif: Pendampingan Guru Dalam Menciptakan Media Pembelajaran adalah kemampuannya menyajikan informasi secara mudah dan cepat, tanpa terikat oleh batasan ruang dan waktu. Pada intinya, blog membuka akses yang luas terhadap pengetahuan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan mahasiswa dengan pengetahuan dasar serta keterampilan dalam membuat blog yang mendukung interaksi, sesuai dengan bidang ilmunya masing-masing. Pelatihan blogging dalam satu hari telah terbukti cukup efektif untuk mengajarkan detail teknis pembuatan blog serta cara memuat materi agar menjadi interaktif dan menarik. Lebih dari sekadar pelatihan teknis, ini adalah langkah awal menuju pencapaian tujuan yang lebih besar dalam dunia Sebanyak 14 peserta dari guru dan staf pembelajaran SMPN 2 Jember telah mengikuti tes wawasan blogging sebelum dan sesudah pelatihan untuk mendukung proses pembelajaran mereka. Hasil tes menunjukkan bahwa sebelum pelatihan, pengetahuan tentang blogging masih kurang. Namun, setelah pelatihan, peserta mampu meningkatkan pemahaman mereka secara signifikan, seperti yang terlihat dari peningkatan jumlah soal yang dapat dijawab dan tingkat akurasi yang lebih tinggi pada sesi post-test. Dengan demikian, kegiatan tindak lanjut di masa depan terkait pengenalan blogging bagi guru dan staf akan fokus pada peningkatan pemahaman dan pengetahuan tentang peran blogging dalam menciptakan materi pembelajaran yang dinamis untuk peningkatan kualitas pendidikan. Keyword: Teknologi Informasi dan Komunikasi. Blogging dalam Pendidikan. Pelatihan Blogging. Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Blog Copyright A 2023. Penulis Guruh Wijaya. Henny Wahyu Sulistyo. Zainul Arifin 32528/jhce. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. PENDAHULUAN Teknologi informasi dan komunikasi, khususnya Internet, telah memberikan dampak signifikan pada berbagai aspek kehidupan, termasuk praktik blogging (Ginting, 2. Blogging telah menjadi alat yang amat populer dalam memanfaatkan ruang digital (Saefullah, 2. Salah satu sektor yang semakin merangkul blogging adalah pendidikan, baik dalam skala personal maupun institusional. Blog tidak hanya menjadi media penyimpanan informasi online, melainkan juga platform yang memfasilitasi akses tak terbatas bagi siapa pun, di mana pun, dan kapan pun (Sulistiyowati, 2. Dalam konteks pendidikan, blog memiliki peran penting sebagai media penyimpanan dan penyebaran informasi secara online (Subianto, 2. Blog digunakan oleh para pendidik untuk berbagi materi pembelajaran, refleksi pengajaran, serta pengalaman dalam proses belajar mengajar. Tak hanya itu, lembaga pendidikan juga memanfaatkan blog sebagai alat komunikasi dengan siswa, orang tua, dan masyarakat. Keunggulan utama blog terletak pada kemampuannya memberikan akses mudah dan cepat terhadap informasi, tanpa terikat oleh batasan ruang dan waktu (Permana, 2. Hal ini memberikan fleksibilitas yang besar dalam proses pembelajaran, memungkinkan akses materi pembelajaran, tugas, atau informasi lainnya di mana pun dan kapan pun dibutuhkan. Selain sebagai media penyimpan informasi, blog juga memfasilitasi komunikasi antara guru, siswa, dan orang tua (Ginting, 2. Inilah yang membuka peluang untuk terbentuknya komunitas belajar yang aktif dan Melalui blog, para pelaku pendidikan dapat berbagi informasi, pengalaman, dan pemikiran, memperluas jaringan sosial, serta memperkaya pengalaman belajar. Secara keseluruhan, blog menjadi alat yang amat berharga dalam mendukung proses pembelajaran dan pengajaran di era digital ini, menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis, inklusif, dan inovatif (Nabila, 2. Blogging, pada intinya, merupakan catatan pribadi yang tersedia secara online, yang diperbarui secara berkala oleh penggunanya. Meskipun memiliki kemiripan dengan buku harian, blog memiliki keunggulan karena dapat diakses oleh siapa pun. Postingan blog dapat menyoroti berbagai bidang informasi, mulai dari politik, budaya, teknologi, olahraga, hingga pendidikan (Kartini et al. , 2. Bahkan, blog juga bisa berfungsi sebagai catatan harian pribadi yang memungkinkan pengguna untuk berbagi pengalaman, pemikiran, dan perasaan mereka dalam kehidupan sehari-hari (Faradilla, 2. Salah satu keunggulan utama blog adalah fleksibilitasnya dalam hal konten (Patria, 2. Seorang penulis blog dapat memilih untuk fokus pada satu topik tertentu, seperti politik, teknologi, atau resep masakan, 117 | JHCE Vol. 1 No. Desember 2023, hal. 2986-9986 (ISSN Onlin. | 2988-4756 (ISSN Prin. Faozen. Edhi Siswanto. Ageng Soeharno atau mengangkat berbagai topik yang berbeda sesuai dengan minat dan pengalaman pribadi mereka. Ini menjadikan blog sebagai sumber informasi yang beragam dan bermanfaat bagi berbagai jenis audiens. Selain itu, blog juga dapat berfungsi sebagai jurnal pribadi yang memungkinkan pembaca untuk terhubung secara emosional dengan penulisnya. Dalam konteks pendidikan, penting bagi para pendidik untuk memahami dan memanfaatkan potensi blog dalam mendukung pembelajaran (Muttaqien, 2. Oleh karena itu, pelatihan blog menjadi hal yang perlu Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan dasar dalam membuat blog yang mendukung pembelajaran interaktif sesuai dengan bidang ilmunya. Dengan demikian, diharapkan minat dan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi internet dalam proses pembelajaran akan terus meningkat, memberikan dampak positif bagi seluruh pihak yang terlibat dalam Dengan berkembangnya teknologi digital, pendidikan mengalami transformasi yang signifikan. Salah satu alat yang dapat memperluas akses pendidikan adalah blog. Blog tidak hanya menjadi platform untuk menyebarkan informasi, tetapi juga memungkinkan interaksi dua arah antara pengajar dan pembelajar. Dengan memanfaatkan blog, kita dapat menciptakan akses pendidikan yang lebih terbuka dan inklusif bagi semua kalangan masyarakat. Blog juga memungkinkan terciptanya kolaborasi yang lebih baik antara guru dan siswa. Melalui fitur komentar dan diskusi, siswa dapat berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, bertukar pendapat, dan mendiskusikan materi pelajaran dengan guru dan sesama siswa. Hal ini tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar mereka. Dalam lingkungan belajar yang didukung oleh blog, proses pembelajaran menjadi lebih dinamis dan Guru dapat memanfaatkan berbagai media seperti gambar, video, dan audio untuk menjelaskan konsep-konsep yang kompleks dengan lebih baik. Siswa juga dapat mengakses materi pembelajaran kapan saja dan di mana saja sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga memungkinkan pembelajaran yang lebih Bagi para pendidik, penting untuk terus memperdalam pemahaman dan keterampilan dalam memanfaatkan blog sebagai alat pendukung pembelajaran di era digital ini. Pelatihan dan workshop tentang penggunaan blog dalam pendidikan dapat membantu guru meningkatkan kompetensi mereka dalam memanfaatkan teknologi secara efektif dalam proses pembelajaran. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk membekali mahasiswa dan guru dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menggunakan blog sebagai alat pendukung pembelajaran. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan minat guru dalam mempelajari teknologi internet akan terus tumbuh, sehingga mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih inovatif dan inklusif. METODE Salah satu manfaat utama dari pelatihan blogging adalah untuk menyiapkan tenaga kerja, khususnya para guru, dalam menghasilkan materi ajar berkualitas dan mengunggahnya ke dalam blog sebagai penunjang pembelajaran di kelas. Pelatihan blogging dalam satu hari sudah cukup untuk memberikan pemahaman mendalam tentang teknis pembuatan blog serta cara memuat materi agar menjadi interaktif dan menarik bagi Pelatihan ini bukan sekadar pembelajaran teknis blogging, melainkan langkah awal dalam mencapai tujuan yang lebih besar, yaitu meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas melalui pemanfaatan blog sebagai alat yang efektif. Untuk mencapai hal ini, diperlukan komitmen jangka panjang dari para guru untuk terus mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam hal blogging dan penggunaan teknologi dalam proses pendidikan. Dengan pelatihan yang sesuai dan berkelanjutan, diharapkan para guru dapat meningkatkan efektivitas dalam menyampaikan materi pembelajaran dan memperbaiki keterlibatan serta prestasi belajar siswa. Kegiatan pelatihan pembuatan blog bagi guru bidang studi SMPN 2 dilaksanakan pada tanggal 23 November 2023, dengan jadwal dan materi sebagai berikut: 118 | JHCE Vol. 1 No. Desember 2023, hal. 2986-9986 (ISSN Onlin. | 2988-4756 (ISSN Prin. Blog Edukatif: Pendampingan Guru Dalam Menciptakan Media Pembelajaran Tanggal 23 Nopember 2023 23 Nopember 2023 Waktu 00 - 09. 30 - 12. Tabel 1 jadwal kegiatan Materi Pre Test Persiapan Membuat Blog 00 Ae 15. 15 - 15. Panduan Membuat Blog dan Tutorial Membuat Blog dengan Wordpress Post-test Penyaji TIM TIM TIM TIM Sasaran kegiatan ini adalah para guru dan pegawai SMPN 2 Jember. Pemberian materi pelatihan berupa workshop dengan menggunakan alat multimedia berupa laptop. LCD, bahan ajar, post-test dan pre-test. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk membekali guru dan staf SMPN 2 Jember dengan pengetahuan dan keterampilan pada bidang tertentu. Metode workshop dengan menggunakan alat multimedia seperti laptop. LCD, alat peraga, post-test dan pre-test merupakan pendekatan yang sangat efektif untuk menyampaikan konten secara interaktif dan menarik. Berikut adalah beberapa hal yang bisa dipertimbangkan dalam merancang kegiatan pelatihan ini: Pemilihan Materi yang Relevan: Pastikan materi pelatihan yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan dan minat para peserta. Identifikasi topik yang paling penting dan relevan untuk guru dan pegawai SMPN 2 Jember, serta sesuaikan dengan tujuan pelatihan mereka. Desain Workshop yang Interaktif: Buatlah workshop yang melibatkan peserta secara aktif dalam Gunakan pendekatan kolaboratif, seperti diskusi kelompok, studi kasus, atau permainan peran, untuk mempromosikan partisipasi dan keterlibatan peserta. Pemanfaatan Multimedia dengan Bijak: Manfaatkan alat bantu multimedia seperti laptop. LCD, dan alat peraga dengan bijak untuk mendukung penyampaian materi. Gunakan visualisasi yang menarik dan relevan, seperti gambar, diagram, atau video, untuk memperjelas konsep dan memperkuat pemahaman Evaluasi Sebelum dan Sesudah Pelatihan: Lakukan pre-test sebelum pelatihan untuk menilai pemahaman awal peserta tentang materi yang akan disampaikan. Setelah pelatihan selesai, berikan post-test untuk mengevaluasi pemahaman dan penguasaan peserta terhadap materi pelatihan tersebut. Fasilitasi Diskusi dan Pertanyaan: Berikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya dan berdiskusi tentang materi pelatihan. Fasilitasi sesi tanya jawab dengan baik, dan berikan penjelasan tambahan atau contoh jika diperlukan untuk memperjelas konsep yang sulit dipahami. Dengan merancang kegiatan pelatihan ini dengan baik dan memanfaatkan teknik workshop serta alat bantu multimedia secara efektif, diharapkan para guru dan pegawai SMPN 2 Jember dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat mereka terapkan dalam lingkungan kerja mereka sehari-hari. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Evaluasi terhadap kegiatan pelatihan ini dapat di lihat pada tabel di bawah ini. Hasil Test Komponen Pre-test Post-test Jumlah Jumlah Konsep blogging Benar 10 Benar 10 untuk mendukung Benar 9 Benar 9 Benar 8 Benar 8 Benar 7 Benar 7 Benar 6 Benar 6 Benar 5 Benar 5 119 | JHCE Vol. 1 No. Desember 2023, hal. 2986-9986 (ISSN Onlin. | 2988-4756 (ISSN Prin. Faozen. Edhi Siswanto. Ageng Soeharno Benar 4 Benar 4 Pembahasan Sebanyak 14 peserta, yang terdiri dari guru dan staf pembelajaran SMPN 2 Jember, mengikuti tes wawasan tentang blogging sebelum dan sesudah tes pengetahuan untuk mendukung pembelajaran mereka. Berdasarkan hasil tes tersebut, perkembangan pengetahuan peserta terhadap materi blog dapat diamati. Pada sesi pre-test, peserta tes mampu menjawab maksimal 9 soal dengan tingkat akurasi sebesar 16%. Sedangkan pada sesi post-test, peserta mampu menjawab 10 soal secara keseluruhan dengan tingkat akurasi mencapai Hal ini mengindikasikan bahwa sebelum adanya pelatihan, pengetahuan tentang blogging masih tergolong kurang. Gambar 1 pemaparan materi Setelah menyelesaikan pelatihan blogging, terlihat peningkatan pengetahuan mereka secara signifikan. Ditemukan bahwa rata-rata mereka memperoleh pemahaman tambahan yang memadai tentang topik yang dibahas dan mampu menjawab hampir semua pertanyaan dengan baik. Gambar 2 Kegiatan peserta selama pendampingan Oleh karena itu, diharapkan peserta pelatihan dapat memanfaatkan pengetahuan tersebut untuk lebih mengoptimalkan bahan ajar yang telah mereka buat selama ini dan mentransformasikannya menjadi materi interaktif yang lebih mudah dipahami oleh siswa 120 | JHCE Vol. 1 No. Desember 2023, hal. 2986-9986 (ISSN Onlin. | 2988-4756 (ISSN Prin. Blog Edukatif: Pendampingan Guru Dalam Menciptakan Media Pembelajaran Gambar 3 Contoh hasil selama pendampingan blog KESIMPULAN Dalam upaya untuk memperbarui pendekatan pembelajaran di SMPN 2, pengenalan terhadap teknologi blogging telah menjadi fokus utama. Dengan melihat hasil kegiatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan beberapa hal yang penting: Peningkatan Pengetahuan Guru dan Staf Sebelum pelatihan diadakan, pengetahuan mengenai teknik blogging di kalangan guru dan staf SMPN 2 masih tergolong kurang memadai. Hal ini tercermin dari hasil pre-test yang dilakukan sebelumnya. Namun, melalui sesi pelatihan yang diadakan, terjadi peningkatan yang signifikan dalam pemahaman mereka tentang esensi blogging. Dorongan Kreativitas dalam Pembuatan Materi Interaktif Mengajar peserta pelatihan tentang blogging tidak hanya meningkatkan pengetahuan mereka, tetapi juga menjadi insentif bagi guru dan staf untuk lebih kreatif dalam pembuatan materi pembelajaran. Mereka menjadi lebih bersemangat untuk menciptakan konten yang interaktif dan mudah diakses oleh siswa. Implikasi Masa Depan Seiring dengan berkembangnya penggunaan teknologi blogging, langkah-langkah berikutnya terkait pengenalan blogging bagi guru dan staf di SMPN 2 akan mencakup: Peningkatan Wawasan tentang Peran Blogging dalam Pembelajaran Kegiatan ini akan lebih menekankan pada pemahaman akan peran penting blogging dalam menciptakan materi pembelajaran yang dinamis dan interaktif. Dengan demikian, diharapkan guru dan staf akan semakin mampu menciptakan materi yang relevan dengan kebutuhan siswa. Diskusi Lanjutan tentang Pembuatan Materi Dinamis Sesi pelatihan selanjutnya akan fokus pada diskusi dan praktik pembuatan materi pembelajaran yang Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dan staf dalam menghasilkan konten yang menarik dan dapat diunggah secara efektif. DAFTAR PUSTAKA