Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 595-604 DETERMINAN CURAHAN TENAGA KERJA WANITA PADA USAHATANI PADI SAWAH DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI KECAMATAN TALO KABUPATEN SELUMA DETERMINANTS OF THE OUTPOURING OF WOMEN LABOR IN RICE FIELD FARMING AND ITS CONTRIBUTION TO FAMILY INCOME IN TALO DISTRICT SELUMA REGENCY Risa Hardiana*. Edi Efrita. Novitri Kurniati Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Jl Bali,Kp. Bali,Kec. Tlk. Segara. Kota Bengkulu *E-mail: risahardiana90@gmail. (Diterima 24-01-2022. Disetujui 11-04-2. ABSTRAK Fenomena wanita bekerja di sektor pertanian bukanlah merupakan hal yang baru. Wanita tani mencurahkan tenaga kerja pada usahatani padi sawah dapat membantu kepala keluarga dalam memperoleh pendapatan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi curahan tenaga kerja wanita pada usahatani padi sawah serta kontribusinya terhadap pendapatan keluarga petani di Kecamatan Talo Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu. Metode penelitian menggunakan metode survei dan sampel diambil dengan menggunakan metode Simple Random Sampling sebanyak 84 responden wanita tani padi sawah. Teknik analisis data menggunakan Regresi Linier Berganda dan persentase kontribusi pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi curahan tenaga kerja adalah variabel umur, pendapatan keluarga, balita dan pekerjaan pokok suami, sedangkan pendidikan dan tanggungan keluarga tidak berpengaruh nyata. Sementara itu kontribusi pendapatan wanita tani padi sawah terhadap pendapatan keluarga di Kecamatan Talo Kabupaten Seluma hanya sebesar 4 persen yang tergolong dalam kategori rendah. Kata Kunci: Curahan Tenaga Kerja. Wanita Tani. Kontribusi Pendapatan ABSTRACT The phenomenon of female workers in the agricultural sector is not a new thing. Female farmers gave their labors to ricefield farming to support the head of family to get earning income. This research was conducted to determine the factors that influence. This study was conducted to determine the factors that influence the outpouring of female workers in ricefield farming and contribute to the income of farmer families in Talo District. Seluma Regency. This studyapplied Survey method and samples was taken by Simple Random Sampling method with a total sample of 84 female respondents who were ricefield farmers. Data analysis used Multiple Linear Regression analysis and income contribution. The results indicate that the factors that influenced the labor outpouring were age, family income, toddlers, and husband's main job, while education and family responsibilities had no significant effect. The average contribution of female rice farmers to family income in Talo District. Seluma Regency is low at 4 percent. Keywords: Labor Outpouring. Female Farmers. Income Contribution hal yang baru, sejarah menunjukkan PENDAHULUAN Fenomena wanita bekerja di sektor bahwa asal mula pertanian berawal dari pertanian bagi masyarakat bukan sesuatu pembagian kerja antara pria dan wanita. DETERMINAN CURAHAN TENAGA KERJA WANITA PADA USAHATANI PADI SAWAH DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI KECAMATAN TALO KABUPATEN SELUMA Risa Hardiana. Edi Efrita. Novitri Kurniati Wanita tani yang bekerja pada berburu meramu hasil hutan, sedangkan usahatani padi sawah adalah untuk wanita bertani di sekitar rumah dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga. memperoleh pendapatan. Oleh karena itu. Semakin maju masyarakat maka usaha wanita tani terlibat dalam ekonomi pertanian juga dilakukan secara menetap keluarga maka wanita tani memliki peran dan dilakukan oleh pria dan wanita. ganda yakni sebagai ibu rumah tangga Kecamatan Talo penduduk Talo bekerja atas peran domestik juga berperan dalam pada sektor pertanian. Untuk sektor kegiatan produktif yang membantu suami pertanian penduduk Talo bekerja sebagai memenuhi kebutuhan keluarga (Rahmah petani padi sawah. Pada tahun 2017, luas & Wati, 2. Wanita tani yang bekerja Talo tidak dapat dipisahkan dari curahan 247 ha terdiri atas lahan tenaga kerja yang digunakan. Curahan sawah irigasi maupun non irigasi. Sawah tenaga kerja wanita tani dalam kegiatan irigasi seluas 807 ha sedangkan non yang produktif banyak tergantung pada irigasi 440 ha (BPS Kabupaten Seluma, faktor sosial ekonomi dan keadaan keluarganya (Novita, 2. Peran Kecamatan Tenaga kerja wanita adalah seorang Dalam usahatani tanaman wanita yang mampu melakukan kegiatan pangan, pembagian kerja antara pria dan ataupun pekerjaan baik di dalam maupun wanita sangat lah jelas terlihat. Sering dikatakan pria bekerja untuk kegiatan menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun sedangkan wanita bekerja untuk kegiatan kebutuhan masyarakat (Lianda, 2. Berdasarkan pemaparan tersebut, kerapihan atau yang memakan banyak maka tujuan penelitian ini adalah: . waktu (Ardian et al. , 2. Namun, faktor-faktor dengan seiringnya waktu kegiatan yang dikerjakan oleh wanita tani juga dapat wanita tani padi sawah di Kecamatan dikerjakan oleh tenaga kerja pria ataupun Talo tenaga mesin dikarenakan alat pertanian mengetahui kontribusi pendapatan tenaga yang sekarang terus berkembang. kerja wanita pada usahatani padi sawah Kabuparen Seluma. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 595-604 terhadap pendapatan keluarga petani di Kecamatan Talo Kabupaten Seluma. wiraswastawan, bekerja pada orang lain misalnya sebagai pegawai negeri atau karyawan. Dinyatakan dalam METODE PENELITIAN Lokasi penelitian ditentukan secara rupiah (RP/bula. purposive di Kecamatan Talo Kabupaten Seluma Provinsi tenaga kerja wanita yang berumur O 5 pertimbangan daerah ini salah satu daerah Variabel ini adalah variabel sentra pertanian yang mengembangkan 0 = Ada balita sedangkan 1= Tidak ada balita. Bengkulu Balita adalah anak yang dimiliki Penelitian dilakukan pada bulan April Ae Agustus Jenis Pekerjaan pekerjaan utama suami wanita tani Metode yang digunakan pada variabel dummy. 0 = Bukan petani Variabel dalam penelitian ini meliputi: Variabel sedangkan 1 = Petani. Umur, adalah umur tenaga kerja Curahan tenaga kerja wanita adalah wanita dari lahir sampai pada saat penggunaan tenaga kerja wanita tani penelitian, dinyatakan dalam satuan tahun . Dinyatakan dalam satuan Hari Kerja Pendidikan. Setara Pria (HKSP/M. Metode ditempuh tenaga kerja wanita tani menggunakan metode Simple Random padi, yang dilihat dalam tahun . Sampling, dengan sampel sebanyak 84 Tanggungan keluarga adalah anggota tenaga kerja wanita. Ukuran sampel keluarga yang merupakan tanggungan ditentukan berdasarkan rumus slovin. keluarga wanita tani padi sawah. Jenis data yang digunakan adalah primer Dinyatakan dalam orang . dan sekunder. Data diperoleh dari petani Pendapatan Maupun data yang berasal dari instansi atau lembaga yang berhubungan dengan pendapatan keluarga dari berbagai DETERMINAN CURAHAN TENAGA KERJA WANITA PADA USAHATANI PADI SAWAH DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI KECAMATAN TALO KABUPATEN SELUMA Risa Hardiana. Edi Efrita. Novitri Kurniati penelitian ini serta studi pustaka dari Kontribusi literatur-literatur dengan penelitian. Rancangan analisis Pendapatan tenaga kerja wanita tani padi Pendapatan keluarga y 100% Menurut (Magang et al. , 2. data pada penelitian ini adalah: Analisis Regresi Linier Berganda pendapatan tenaga kerja wanita tani Analisis ini digunakan sebagai ramalan nilai pengaruh terhadap variabel terhadap pendapatan keluarga adalah: terikat (Y) yang dihubungkan lebih dari Apabila kontribusi pendapatan wanita Dimana terhadap pendapatan keluarga berkisar persamaan regresi linear berganda adalah 0-30%, maka besarnya kontribusi sebagai berikut : pendapatan wanita tergolong rendah. (X). Apabila kontribusi pendapatan wanita Y = a b1X1 b2X2 b3X3 b4X4 b5D5 b6D6 e terhadap pendapatan keluarga berkisar Keterangan : >30-60%, maka besarnya kontribusi : Curahan tenaga kerja wanita tani pendapatan wanita tergolong sedang. : Konstanta Apabila kontribusi pendapatan wanita ,b6: Koefisien regresi terhadap pendapatan keluarga berkisar : Umur . >60-100%, maka besarnya kontribusi : Pendidikan . pendapatan wanita tergolong tinggi. : Tanggungan keluarga . : Pendapatan keluarga (Rp/bula. HASIL DAN PEMBAHASAN : Balita : Pekerjaan pokok suami Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Curahan Tenaga Kerja Wanita Tani Padi Sawah : error term Kontribusi Pendapatan Tenaga Untuk faktor-faktor yang memengaruhi curahan tenaga kerja Kerja Untuk wanita pada usahatani padi sawah di Kecamatan Talo Kabupaten Seluma, maka dilakukan analisis regresi linier wanita terhadap pendapatan keluarga Hasil analisa model persamaan petani maka dihitung: regresi linier berganda terlihat pada Tabel Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 595-604 Tabel 1. Hasil Analisis Regresi Linier Berganda Variabel Koefisien Regresi (Constan. 7,362 Umur (X. -0,200 Pendidikan (X. -0,010 Tanggungan keluarga (X. 0,478 Pendapatan keluarga (X. 078E-7 Balita (D. 7,839 Pekerjaan pokok suami (D. 1,500 R Square : 0,641 Fhitung : 22,950 Sumber : Analisis Data Primer . t-hitung Sig 3,157 -5,927** -0,106tn 1,422tn -5,176** 8,317** 2,040* 0,002 0,000 0,916 0,159 0,000 0,000 0,045 Keterangan : (**) : berpengaruh di tingkat signifikansi 99% (*) : berpengaruh di tingkat signifikansi 95% . : tidak signifikan Model peramaan regresi linier berganda Uji F (Uji Secara Simulta. dapat ditulis sebagai berikut : Berdasarkan Tabel 1, hasil F hitung Y = 7,362-0,200X1-0,010X2 0,478X3- diperoleh sebesar 22,950 dengan tingkat 078E-7X4 7,839D5 1,500D6 e signifikansi sebesar 0,000 maka hal ini menunjukkan bahwa variabel independen Koefisien Determinasi (R. Berdasarkan Tabel yang terdiri atas umur (X. , pendidikan (X. , (X. , diketahui bahwa hasil nilai R Square dari pendapatan keluarga (X. , balita (D. , model regresi adalah 0,641 atau 64,1%, dan pekerjaan pokok suami (D. secara hal ini menunjukkan bahwa variabel serentak atau bersama-sama berpengaruh independen dalam model ini, yaitu umur sangat nyata terhadap variabel dependen (X. (Y) yaitu curahan tenaga kerja wanita (X. keluarga (X. , pendapatan keluarga (X. , balita (D. , dan pekerjaan pokok suami Uji t (Uji Secara parsia. (D. Umur (X. variasi dari variabel dependen (Y), yaitu Umur (X. berpengaruh sangat curahan tenaga kerja wanita sebesar nyata terhadap curahan tenaga kerja 64,1%. 35,9% wanita tani. Dari hasil analisis regresi dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak variabel umur (X. memiliki nilai t- dapat dijelaskan dan tidak ada di dalam signifikansi 0,000. Umur tenaga kerja Sedangkan -5,927 wanita mempunyai hubungan negatif terhadap curahan tenaga kerja wanita DETERMINAN CURAHAN TENAGA KERJA WANITA PADA USAHATANI PADI SAWAH DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI KECAMATAN TALO KABUPATEN SELUMA Risa Hardiana. Edi Efrita. Novitri Kurniati tani, artinya semakin bertambahnya umur tenaga kerja wanita tani maka curahan keluarga (X. memiliki nilai t-hitung tenaga kerja akan semakin menurun. sebesar 1,422 dengan nilai signifikansi Dalam teori curahan waktu dikatakan sebesar 0,159. Karena jumlah tanggungan keluarga yang tidak terlalu banyak tidak mempengaruhi keterlibatan wanita dalam membuat responden untuk tidak bekerja. kegiatan ekonomi adalah faktor umur. Hal ini disebabkan sedikit atau tidaknya Pada mulanya semakin bertambah usia seseorang akan semakin tinggi waktu keluarga yang belum bekerja akan tetap Namun, pada usia tertentu menyebabkan responden untuk tetap ikut waktu kerjanya akan semakin menurun sejalan dengan kekuatan fisik yang Pendapatan keluarga (X. semakin menurun pula (Novita, 2. Variabel pendidikan (X. tidak Pendapatan Pendidikan (X. (X. curahan tenaga kerja wanita tani. Hasil tenaga kerja wanita tani. Hasil analisis keluarga (X. memiliki nilai t-hitung (X. sebesar -5,176 dengan nilai signifikansi memiliki nilai t-hitung sebesar -0,106 0,000. Pendapatan keluarga tenaga kerja dengan nilai signifikasi 0,916. Karena wanita mempunyai hubungan negatif pekerjaan yang mereka lakukan sebagai terhadap curahan tenaga kerja wanita petani ataupun buruh tani usahatani padi sawah yang tidak membutuhkan tingkat pendidikan yang tinggi, yang terpenting tenaga kerja akan semakin menurun. Hal bagi pekerjaan mereka adalah keuletan, ini sesuai dengan teori dari Bellante dan dan kemampuan dalam bekerja atau Jackson dalam (Retnowati et al. , 2. tenaga kerja fisik yang kuat (Dahri et al. pendapatan keluarga yang semakin tinggi Tanggungan keluarga (X. maka keadaan ekonomi menjadi lebih Tanggungan keluarga (X. tidak baik, keadaan ini mendorong seseorang untuk menikmati waktu luangnya dan tenaga kerja wanita tani. Menurut hasil mengurangi alokasi waktu kerjanya. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 595-604 Balita (D. hubungan positif terhadap curahan tenaga Balita (D. berpengaruh sangat kerja wanita tani. Hal ini menunjukkan nyata terhadap curahan tenaga kerja jika pekerjaan pokok suami wanita tani padi adalah petani maka cenderung variabel dummy, dimana D1 adalah tidak memiliki curahan tenaga kerja yang ada balita sedangkan D0 adalah ada balita. tinggi, karena wanita tani akan membantu Menurut hasil analisis regresi variabel sehingga curahan tenaga kerja akan (D. Variabel t-hitung sebesar 8,317 dengan nilai signifikansi 0,000. Variabel Kontribusi Pendapatan Tenaga Kerja Wanita Tani Padi Sawah Terhadap Pendapatan Keluarga hubungan positif terhadap curahan tenaga kerja wanita tani. Hal ini mencerminkan Kontribusi curahan tenaga kerja jika wanita tani tidak memiliki balita wanita tani adalah sumbangan yang maka cenderung memiliki curahan tenaga didapat dari kerja lebih tinggi dibandingkan dengan wanita tani yang memiliki balita. Karena usahatani padi sawah sehingga dapat balita maka curahan tenaga kerja wanita tani padi akan berkurang. pada Tabel 2. Tabel 2. Rata-Rata Pendapatan Wanita Tani Padi Sawah Rata-rata Uraian (Rp/MT) 1 Pendapatan wanita tani padi 2 Pendapatan keluarga 3 Kontribusi (%) Sumber: Analisis Data Primer . Variabel dummy, dimana D1 petani sedangkan D0 adalah bukan petani. Hasil analisis regresi variabel pekerjaan pokok suami (D. Tabel memiliki nilai t-hitung sebesar 2,040 dengan nilai signifikansi 0,045. Variabel tani dalam pendapatan keluarga disajikan (D. pekerjaan pokok suami adalah variabel Kontribusi curahan tenaga kerja wanita Pekerjaan pokok suami (D. didapat ketika bekerja di setiap kegiatan mengurus rumah tangga, dengan adanya wanita tani berasal dari pendapatan yang pembagian waktu antara bekerja dan dihitung dalam persen (%). Pendapatan adanya anak balita akan mempengaruhi Pekerjaan pendapatan wanita tani terhadap pendapatan keluarga adalah sebesar 4% artinya kontribusi pendapatan DETERMINAN CURAHAN TENAGA KERJA WANITA PADA USAHATANI PADI SAWAH DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI KECAMATAN TALO KABUPATEN SELUMA Risa Hardiana. Edi Efrita. Novitri Kurniati wanita tani padi sawah tergolong rendah. Tabel 3. Rata-Rata Pendapatan Keluarga Uraian Rata-rata (R. 1 Usahatani padi 2 Usahatani sawit 3 Usahatani karet 4 PNS 5 Honorer 6 Wiraswasta 7 Buruh bangunan 8 Dagang Sumber: Analisis Data Primer . Hal ini selaras dengan dengan penelitian yang dilakukan Awaludin Ridwan. Retna Dwi Lestari dan Ahmad Fanani . , wanita tani padi terhadap pendapatan keluarga di desa Duwel dan desa Dari Tabel 3, dapat diketahui Tloagung masih tergolong rendah yaitu bahwa rata-rata pendapatan usahatani 7,6% dan 8,1%. padi sawah memiliki pendapatan rata-rata Periode usahatani padi sawah pada paling rendah yaitu Rp 666. 765 dari pada daerah penelitian yaitu Kecamatan Talo usahatani lain. Sedangkan pendapatan dilakukan sebanyak dua kali dalam satu usahatani sawit lebih tinggi dari usahatani Kegiatan tenaga kerja wanita tani lainnya yaitu sebesar Rp 1. 857 dapat pada usahatani padi sawah meliputi dilihat pendapatan usahatani sawit lebih dominan dari pendapatan usahatani lain dan pemanenan. Kegiatan ini tidak sehingga dapat dikatakan usahatani yang dikerjakan oleh tenaga kerja wanita saja tetapi dilakukan tenaga kerja laki-laki usahatani padi sawah saja tetapi juga mana dulu hanya dilakukan oleh tenaga kerja wanita tani saja dikarenakan alat hanya digunakan oleh tenaga kerja wanita saja, tetapi dengan alat yang dipakai berdagang, menjadi pegawai negeri sipil yang digunakan dalam pemanenan biasa penelitian juga tidak hanya bekerja pada seperti pada kegiatan pemanenan yang Sedangkan wanita tani di daerah yang juga membantu dalam pekerjaan ini. Sehingga pendapatan tenaga kerja wanita tani padi sawah terhadap pendapatan keluarganya. dikerjakan oleh tenaga kerja laki-laki. Sedangkan rata-rata pendapatan keluarga KESIMPULAN DAN SARAN dari usahatani maupun non usahatani di Kesimpulan daerah penelitian dapat dilihat pada Tabel Secara serentak variabel umur (X. , (X. , keluarga (X. , pendapatan keluarga Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 595-604 Anggun. Wildayana. , & Yunita. Kontribusi Pendapatan Wanita Tani Pada Usahatani Karet (Hevea Brasiliensi. Terhadap Peningkatan Pendapatan Keluarga Di Desa Jemenang Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim. Sriwijaya University. Ardian. Sudarta. , & Rantau. Perbandingan Pendapatan Usahatani Cabai Rawit Dengan Menggunakan Pupuk Anorganik Dan Pupuk Campuran (Organik. Dan Anorgani. (Studi Kasus Di Subak Kudungan. Desa Bontihing. Kecamatan Kubutambahan. Kabupaten Bulelen. Journal Of Agribusiness And Agritourism. Badan Pusat Statistik. Kecamatan Talo Dalam Angka 2020. Seluma. Badan Pusat Statistik Dahri. Hutagaol. Siregar. , & Simatupang. Dampak Kredit Program KKPE Dalam Pengembangan Usaha Ternak Sapi Di Tingkat Peternak Di Jawa Tengah. Jurnal Manajemen & Agribisnis, 12. , 115. Kurniati. Analisis Partisipasi Tenaga Kerja Wanita Dan Kontribusi Pendapatan (Studi Kasus Agroindustri Patin Desa Koto Mesjid Kabupaten Kampar. Provinsi Ria. Dinamika Pertanian, 32. , 57Ae64. Lianda. Analisis FaktorFaktor Yang Mempengaruhi Keputusan Wanita Bekerja Sebagai Buruh Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi Pada Buruh Wanita Di Pengasinan Ikan Desa Tarahan. Lampung Selata. UIN Raden Intan Lampung. (X. , balita (D. , dan pekerjaan pokok suami (D. memiliki pengaruh variabel curahan tenaga kerja wanita (Y). Sedangkan secara parsial (X. (X. (D. berpengaruh sangat nyata, variabel (D. berpengaruh nyata terhadap curahan tenaga kerja wanita tani (Y). Kontribusi pendapatan wanita tani rendah yaitu sebesar 4%. Saran Untuk peneliti selanjutnya diharapkan variabel-variabel independen yang belum digunakan atau dikaji dalam penelitian ini. Curahan tenaga kerja wanita tani hendaknya dapat ditingkatkan dalam kesejahteraan keluarganya. DAFTAR PUSTAKA