Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. | 327 Analisis Minat Beli Sepeda Listrik Selis dengan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) di Yogyakarta Arif Sudaryan1. Tarisa Septi Wandari2. Anindita Imam Basri3 1,2,3 Fakultas Bisnis dan Hukum. Universitas PGRI Yogyakarta Email: arifsudaryana13@gmail. com1, tarisasww@gmail. com2, anindita@upy. Abstract This study aims to analyze the interest in buying Selis electric bicycles using the Technology Acceptance Model (TAM) approach in Yogyakarta. This study is a quantitative study using data analysis, namely multiple linear regression analysis processed using the assistance of the IBM SPSS version 26 program calculation. The population of this study is consumers who have purchased or have not purchased Selis electric bicycles in Yogyakarta as many as 100 respondents with a purposive sampling technique. The results of this study indicate that the variables partially perceived usefulness and trust have a positive and significant effect on the purchase interest of Selis electric bicycles in Yogyakarta, while perceived ease of use and perceived security have a positive but insignificant effect on the purchase interest of Selis electric bicycles in Yogyakarta. The results of the F test indicate that the variables of perceived usefulness, perceived ease of use, perceived security, and trust together or simultaneously have a positive and significant effect on the purchase interest of Selis electric bicycles in Yogyakarta. The variables of perceived usefulness, perceived ease of use, perceived security, and trust are able to explain the purchase interest variable by 52. 5%, while the remaining 47. 5% is influenced by other factors not examined in this study. Keywords: perceived usefulness, perceived ease of use, perceived security, trust, purchase Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat beli sepeda listrik Selis dengan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) Di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis data yaitu analisis regresi linier berganda diolah menggunakan bantuan perhitungan program IBM SPSS versi 26. Populasi penelitian ini adalah konsumen yang sudah membeli atau belum sepeda listrik Selis di Yogyakarta sebanyak 100 responden dengan teknik pengambilan sempel purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel secara persial variabel persepsi kegunaan atau manfaat . erceived usefulnes. dan kepercayaan . berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli sepeda listrik Selis di Yogyakarta, sedangkan persepsi kemudahan penggunaan . erceived ease of us. dan persepsi keamanan . erceived securit. berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap minat beli sepeda listrik Selis di Yogyakarta. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel persepsi kegunaan atau manfaat . erceived usefulnes. , persepsi kemudahan penggunaan . erceived ease of us. , persepsi keamanan . erceived securit. , dan kepercayaan . secara bersama - sama atau simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli sepeda listrik Selis di Yogyakarta. Variabel-variabel persepsi kegunaan atau manfaat . erceived usefulnes. , persepsi kemudahan penggunaan . erceived ease of us. , persepsi keamanan . erceived securit. dan kepercayaan . mampu menjelaskan variabel minat beli sebesar 52,5%, sedangkan sisanya 47,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci: persepsi kegunaan atau manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, persepsi keamanan, kepercayaan, minat beli. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 328 | Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. PENDAHULUAN Pesatnya perkembangan teknologi tansportasi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia. Masyarakat modern menemukan dan memanfaatkan sumber energi terbaharukan. Pengaruh besar terhadap kendaraan transportasi yang digunakan oleh manusia sehari-hari. Salah satu inovasi teknologi tersebut adalah sepeda listrik. Emoped . otor pedal atau sepeda listri. adalah kendaraan yang lebih menyerupai sepeda motor atau skuter. Kendaraan ini dilengkapi dengan motor listrik, tuas gas . dan pedal. Pengendara dapat menggunakan tuas gas untuk mengendalikan kecepatan tanpa perlu mengayuh pedal, atau menggunakan pedal sebagai alternatif untuk mobilitas (United. Bike, 2. Berdasarkan data yang diambil dari top brand untuk subkategori "Sepeda Listrik" dari tahun 2020 hingga 2024 sepeda listrik Selis mengalami kenaikan Tiga merek yang dibandingkan adalah Selis . Yahonta Miao . , dan Venus . Pada tahun 2020 data penjualan sebesar 26,70% meningkat menjadi 28,80% pada tahun 2021. Pada tahun 2022 data penjualan menurun sebesar 26,20% pada tahun 2023 mengalami kenaikan sebesar 27,30%, sedangkan pada tahun 2024 menurut data, penjualan meningkat menjadi 41,30%. Sepeda listrik Selis berhasil menduduki peringkat pertama penjualan terbesar pada tahun ini. Sepeda listrik Selis sebagai produk baru. Keberhasilan ini tidak lepas dari reputasi PT Juara Bike yang dikenal sebagai pelopor kendaraan ramah lingkungan berbasis listrik di Indonesia. Kota Yogyakarta memiliki potensi sebagai pasar yang berkembang, didukung oleh meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kendaraan berkelanjutan. Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar dan wisata, sehingga memberikan peluang besar untuk penetrasi produk inovatif seperti sepeda listrik di kalangan masyarakat yang lebih muda dan berpendidikan. Distributor utama yang memasarkan sepeda listrik adalah Selis Center Yogyakarta, yang memfasilitasi konsumen dalam memperoleh produk berkualitas tinggi serta menyediakan layanan purna jual yang profesional. Selis menyediakan penjualan melalui e-commerce, memudahkan masyarakat untuk membeli produk sepeda listrik dengan lebih cepat dan praktis. Adanya platform online, konsumen dapat menjelajahi berbagai pilihan model dan spesifikasi, membandingkan harga, serta melakukan transaksi dengan aman dari mana saja, tanpa harus mengunjungi toko fisik. beberapa platform e-commerce yang digunakan untuk penjualan sepeda listrik Selis seperti Tokopedia. Shopee. Lazada, dan TikTok Shop. Faktor pertama yang mempengaruhi minat beli konsumen adalah persepsi kegunaan atau manfaat . erceived usefulnes. Persepsi kegunaan atau manfaat . erceived usefulnes. didefinisikan sebagai tingkat kepercayaan seseorang bahwa penggunaan sistem sepeda listrik Selis dapat meningkatkan kinerja dalam pekerjaannya. Penggunaan sepeda listrik Selis ditentukan oleh persepsi individu dan sikap yang pada akhirnya akan membentuk perilaku seseorang dalam penggunaan teknologi sepeda listrik Selis. Seseorang percaya bahwa menggunakan kendaraan listrik mampu meningkatkan kinerjanya melalui berbagai manfaat yang diberikan oleh teknologi kendaraan listrik seperti pengurangan konsumsi bahan bakar, ramah lingkungan, hingga peningkatan mobilitas, yang dapat mendorong sikap positif dan minat yang lebih tinggi untuk menggunakan (Anggoro Fajar Gandajati dan Mahyuni, 2. Menurut Agus Santoso dan Hertini, 2. , persepsi kegunaan atau manfaat . erceived usefulnes. tidak mampu berperan dalam mempengaruhi minat beli konsumen terhadap kendaraan listrik. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. | 329 Konsumen yang belum sepenuhnya memahami atau menyadari manfaat dari kendaraan listrik, seperti penghematan biaya operasional atau kontribusi terhadap lingkungan. Faktor yang mempengaruhi minat beli konsumen ialah kemudahan penggunaan. Kemudahan penggunaan . erceived ease of us. mengacu pada sejauh mana seorang pengguna percaya bahwa menggunakan suatu teknologi akan bebas dari usaha karena mudah dipelajari, mudah dipahami, memiliki tampilan yang sederhana dan mudah dalam mengoperasikannya (Sulistyowati & Dio Rizky Pratama, 2. Menurut Agus Santoso & Hartini, . kemudahan penggunaan berarti tanpa kesulitan atau tidak memerlukan usaha yang besar ketika menggunakan teknologi tersebut. Anggoro Fajar Gandajati & Luh Putu Mahyuni . menyatakan kemudahan penggunaan . erceived ease of us. karena tidak dianggap sebagai prioritas utama bagi semua kelompok usia. Generasi dewasa mungkin lebih nyaman dengan teknologi dan dapat dengan cepat beradaptasi dengan sistem baru, mereka mungkin lebih fokus pada fitur lain seperti performa, harga, atau desain. Generasi yang lebih tua mengalami kesulitan dengan teknologi baru, tetapi mereka mungkin lebih memilih fitur-fitur yang lebih tradisional dan familiar. Faktor selanjutnya yang mempengaruhi minat beli konsumen ialah persepsi keamanan . erceived securit. Pengertian persepsi keamanan . erceived securit. mengacu pada keyakinan individu mengenai sejauh mana suatu produk atau layanan melindungi mereka dari potensi bahaya atau risiko. Menurut Fithry et al. , faktor keamanan masih menjadi penghalang utama. Menurut Ulfa Azizah & Aldi Akbar, . menjelaskan bahwa penjualan sepeda listrik Selis melalui platform e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee menempatkan persepsi keamanan sebagai faktor penting bagi konsumen. Konsumen tidak hanya menginginkan jaminan bahwa sepeda listrik yang mereka beli aman digunakan, dengan komponen yang andal dan tahan lama, tetapi juga memerlukan keamanan dalam hal data pribadi mereka selama proses transaksi. Faktor yang terakhir mempengaruhi minat beli konsumen ialah kepercayaan . Kepercayaan adalah tingkat risiko yang terlibat dalam suatu hubungan untuk mendapatkan hail yang (Tandiono et al. Kepercayaan menggambarkan sesuatu yang diyakini sehingga dapat mempengaruhi tindakan dan perilaku sehari-hari. Konsumen mempertahankan kepercayaan sebagai faktor penting untuk memahami perilaku interpersonal dan pertukaran ekonomi dalam mempengaruhi minat beli terhadap sistem pembayaran elektronik (Tandiono et al. Pembeli tidak bisa mengontrol secara pasti pemenuhan harapannya ketika membeli sesuatu secara online karena mereka tidak bisa melihat secara langsung barang yang akan dibelinya maupun bertemu langsung penjual yang menawarkan produknya (Anwar Arifin 2. RUMUSAN MASALAH Apakah persepsi kegunaan atau manfaat . erceived usefulnes. berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli pada sepeda Listrik (Selis di Yogyakarta? Apakah persepsi kemudahan penggunaan . erceived ease of us. berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli pada sepeda Listrik Selis di Yogyakarta? Apakah persepsi keamanan . erceived securit. berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli pada sepeda Listrik Selis di Yogyakarta? Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 330 | Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. Apakah kepercayaan . berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli pada sepeda Listrik Selis di Yogyakarta? Apakah persepsi kegunaan atau manfaat . erceived usefulnes. , persepsi kemudahan penggunaan . erceived ease of us. , persepsi keamanan . erceived securit. , dan kepercayaan . berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli pada sepeda Listrik Selis di Yogyakarta? TINJAUAN PUSTAKA Technology Acceptance Model (TAM) Technology Acceptance Model (TAM) merupakan suatu model penerimaan sistem informasi yang akan digunakan oleh pemakai (Jogiyanto, 2. Davis . , telah mengembangkan suatu model yang menjelaskan perilaku individu dalam penerimaan teknologi informasi yang dinamakan TAM. TAM ini dikembangkan dari sebuah teori psikologis yang menjelaskan perilaku penggunanya berawal dari Konsep model TAM bertujuan untuk menyelidiki persepsi individu akan memengaruhi niat individu tersebut untuk menggunakan teknologi informasi (Adhi Prakosa & Ahsan Sumantika 2. Model TAM untuk menjelaskan perilaku pengguna dalam menerima dan menggunakan teknologi informasi. Model TAM memiliki kaitan dengan teori psikologis yang menjelaskan bahwa perilaku pengguna berlandaskan kepercayaan, niat, dan hubungan perilaku pengguna. Minat Beli Mnat beli merupakan sikap atau perilaku konsumen yang tertarik dan ingin membeli suatu produk. Menurut Kotler . minat beli konsumen adalah sesuatu yang timbul setelah menerima rangsangan dari produk yang dilihatnya, dari sana timbul ketertarikan untuk mencoba produk tersebut sampai akhirnya timbul keinginan untuk membeli agar dapat memilikinya. Minat beli menurut Menurut Assael . menemukakan bahwa minat beli merupakan kecenderungan konsumen untuk membeli suatu merek atau mengambil tindakan yang berhubungan dengan pembelian yang diukur dengan tingkat kemungkinan konsumen melalukan pembelian. Menurut Cahyani . minat beli dapat diidentifikasi melalui indikator-indikator sebagai berikut: Minat Transaksional Minat Refrensial Minat Preferensial Minat Eksploratif Persepsi Kegunaan Atau Manfaat (Perceived Usefulnes. Davis mendefinisikan persepsi kegunaan . erceived usefulnes. yaitu: Authe degree to which a person believes that using particular system would enhance his or her job performanceAy (Davis, 1. merupakan tingkat keyakinan individu tentang kemampuan teknologi untuk meningkatkan kinerja pekerjaan. Menurut Jogiyanto, . mendefinisikan persepsi kegunaan sebagai sejauh mana individu yakin dengan menggunakan suatu teknologi akan meningkatkan kinerja pekerjaannya. Menurut Zahra dan Artadita . perceived usefulness dapat diukur dengan indikator sebagai berikut: Bekerja Lebih Cepat (Work More Quickl. Meningkatkan Kinerja Pekerjaan (Improve Job Performanc. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. | 331 Meningkatkan Produktivitas (Increase Productivit. Meningkatkan Efektivitas (Enchane Effectivenes. Membuat Pekerjaan Menjadi Lebih Mudah (Makes Job Easie. Bermanfaat (Usefu. Kemudahan Penggunaan (Perceived Ease of Us. Davis mendefinisikan persepsi kemudahan . erceived ease of us. adalah: Authe degree to which a person believes that using a particular system would be free of physical and mental effortsAy (Davis, 1. , sebagai suatu tingkatan dimana seseorang percaya bahwa penggunaan sistem tertentu dapat mengurangi usaha seseorang dalam mengerjakan sesuatu. Menurut Jogiyanto . mengemukakan bahwa persepsi kemudahan merupakan individu yang mempercayai bahwa penggunaan teknologi dapat memberikan kemudahan aktifitasnya. Persepsi kemudahan penggunaan adalah ketika seseorang merasa mudah menggunakan suatu teknologi agar pengguna merasa nyaman dan bersedia mengadopsi layanan (Adhi Prakosa & Ahsan Sumantika 2. Menurut Zahra dan Artadita . perceived ease of use dapat diukur dengan indikator sebagai Mudah Untuk Dipelajari (Easy To Lear. Dapat Dikontrol (Controllabl. Jelas Dan Dapat Dipahami (Clear & Understandabl. Fleksibel (Flexibl. Mudah Untuk Menjadi Terampil (Easy To Become Skillfu. Mudah Untuk Digunakan (Easy To Us. Persepsi Keamanan (Perceived Securit. Persepsi keamanan adalah persepsi pengguna tentang tingkat keamanan teknologi yang digunakan, di mana mereka merasa data pribadi mereka terlindungi dari risiko seperti pencurian atau manipulasi. Seseorang percaya untuk menggunakan teknologi yang sudah terjamin tingkat keamanannya (Kartika, 2. Persepsi keamanan merupakan persepsi yang dapat menunjukkan tingkat keyakinan yang dimiliki seseorang terhadap keamanan teknologi tersebut (Resti Defiantia & Anindita Imam Basri 2. Menurut Anwar dan Afifah, . keamanan dapat diukur menggunakan indikator sebagai berikut: Jaminan Keamanan Kerahasian Data Menurut Cahyani . keamanan dapat diukur menggunakan indikator sebagai Terjaminnya Transaksi Kemudahan Transaksi Melalui Cod (Cash On Deliver. Atau Transfer Bukti Transaksi Melalui Nomor Resi Pengiriman Citra Penjualan Perusahaan Kualitas Produk Kepercayaan (Trus. Jogiyanto . mendefinisikan kepercayaan mewakili struktur-struktur kognitif yang dikembangkan oleh individual setelah mengumpulkan, memproses, dan Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 332 | Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. mensintesis informasi, dan memasukkan penilaian-penilaian individual dari bermacammacam hasil . yang berkaitan. Pertimbangkan seorang ketika melakukan transaksi online ialah konsumen percaya terhadap situs online yang menyediakan fasilitas layanan online shop dan percaya pada perusahaan online (Cahyani, 2. Menurut Kotler dan Keller . dalam Cahyani . kepercayaan konsumen dapat diukur menggunakan indikator sebagai berikut: Kesungguhan / Ketulusan (Benevolenc. Kemampuan (Abilit. Integritas (Integrit. Willingness to Depend METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan bulan Juli tahun 2024 memilih lokasi di Yogyakarta. Populasi penelitian ini adalah konsumen yang mengetahui dan yang berminat untuk membeli sepeda listrik Selis, serta sudah membeli atau belum sepeda listrik Selis di Yogyakarta. Sampel dilakukan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan menggunakan kuisioner sebagai metode pengumpulan datadengan menggunakan 100 responden, dan model perhitungannya dengan skala Adapun cara menguji hasil uji kuisioner yaitu dengan menggunakan aplikasi SPSS 26. Pada penelitian ini penulis akan melakukan pengujian awal menggunakan metode pilot study. Pada pengujian awal penulis akan menggunakan 30 sampel sebagai pengujian awal, untuk mengetahui sejauh mana instrument yang digunakan dapat mengukur secara tepat dan dipercaya. Uji instrument yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah uji validitas dan uji rehabilitas. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Uji Instrumen Tabel 1. Hasil Uji Validitas Item X1. X1. X1. X1. X1. X1. X2. X2. Persepsi Kemudahan X2. (Perceived Ease Of X2. Us. (XCC) X2. X2. X3. Persepsi Keamanan X3. (Perceived Securit. X3. Persepsi Kegunaan (Perceived Usefulnes. (XCA) Pearson Correlation Sig. -taile. Keterangan 0,745 0,802 0,921 0,845 0,702 0,406 0,611 0,720 0,778 0,668 0,638 0,859 0,443 0,678 0,853 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,026 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,014 0,000 0,000 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. | 333 X3. X3. X4. X4. Kepercayaan (Trus. (XCE) X4. X4. Minat Beli (Y) Sumber: Data primer diolah . (XCE) 0,799 0,904 0,852 0,771 0,840 0,715 0,882 0,905 0,822 0,827 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Berdasarkan tabel diatas, maka dapat diketahui bahwa seluruh item pertanyaan dari variabel persepsi kegunaan atau manfaat . erceived usefulnes. (X. , persepsi kemudahan . erceived ease of us. (X. , persepsi keamanan . erceived securit. (X. , kepercayaan . (X. terhadap Minat Beli (Y) menunjukkan nilai signifikan < 0,05. Berdasarkan uji validitas di atas maka dapat disimpulan bahwa setiap item pertanyaan dari kuesioner dapat dikatakan valid. Kuesioner tersebut dianggap layak dan dapat dipergunakan untuk mengukur yang seharusnya diukur dalam sebuah penelitian. Tabel 2. Uji Reabilitas Variabel Persepsi kegunaan atau manfaat (Perceived Usefulnes. (X. Persepsi Kemudahan (Perceived Ease Of Us. (X. Persepsi Keamanan (Perceived Securit. (X. Kepercayaan (Trus. (X. Minat Beli (Y) Sumber: Data primer diolah . Cronbach Alpha 0,836 Keterangan Reliabel 0,792 Reliabel 0,774 Reliabel 0,797 0,880 Reliabel Reliabel Berdasarkan hasil tabel diatas, dapat diketahui bahwa semua variabel persepsi kegunaan atau manfaat . erceived usefulnes. (X. , persepsi kemudahan . erceived ease of us. (X. , persepsi keamanan . erceived securit. (X. , kepercayaan . (X. terhadap minat beli (Y) mempunyai nilai CronbachAos Alpha > 0,60. Berdasarkan uji reliabilitas di atas maka dapat disimpulan bahwa seluruh pertanyaan dalam kuesioner penelitian dikatakan reliabel. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 334 | Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. Analisis Regresi Linier Berganda Tabel 3. Uji Regresi Linier Berganda Variabel Koefisien Regresi (B) 0,681 Standart Error (Constan. 1,626 Persepsi kegunaan atau manfaat 0,269 0,059 (Perceived Usefulnes. (X. Persepsi Kemudahan 0,002 0,086 (Perceived Ease of Us. (X. Persepsi Keamanan 0,166 0,119 (Perceived Securit . (X. Kepercayaan (Trus 0,347 0,122 . (X. Adjusted R Square = 0,525 F Hitung = 28,335 Signifikan F = 0,000 Dependent Variabel = Minat Beli (Y) Sumber: Data primer diolah . t- hitung Sig. Keterangan Hasil 0,419 0,676 4,521 0,000 Signifikan H1: 0,028 0,978 Tidak Signifikan H2: 1,395 0,166 Tidak Signifikan H3: 2,841 0,005 Signifikan H4: Berdasarkan hasil tabel uji regresi linier berganda di atas, dapat diperoleh persamaan regresi linier berganda yaitu sebagai berikut: Y = 0,681 0,269 X1 0,002 X2 0,166 X3 0,347 X4 Pada persamaan diatas sebagai berikut Konstanta . Nilai konstanta pada persamaan regresi linier berganda di atas adalah 0,681, artinya apabila variabel independen persepsi kegunaan atau manfaat . erceived usefulnes. (X. , persepsi kemudahan . erceived ease of us. (X. , persepsi keamanan . erceived securit. (X. , kepercayaan . (X. sama dengan nol . , maka besarnya variabel minat beli (Y) sebesar 0,681. Pengaruh Koefisien Regresi Persepsi Kegunaan atau Manfaat terhadap Minat Beli Berdasarkan hasil dari data diatas, nilai koefisien regresi variabel Persepsi kegunaan atau manfaat . erceived usefulnes. adalah sebesar 0,269 dengan nilai positif . Artinya, setiap peningkatan variabel persepsi kegunaan atau manfaat . erceived usefulnes. sebesar satu satua maka akan meningkat minat beli sepeda Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. | 335 listrik Selis sebesar 0,269 dengan asumsi variabel yang lain konstan, namun begitu sebaliknya apabila variabel persepsi kegunaan atau manfaat . erceived usefulnes. mengalami penurunan satu satuan, maka minat beli minat beli sepeda listrik Selis akan mengalami penurunan sebesar 0,269. Pengaruh Koefisien Regresi Persepsi Kemudahan Penggunaan terhadap Minat Beli Berdasarkan hasil dari data diatas, nilai koefisien regresi variabel persepsi kegunaan atau manfaat . erceived ease of us. adalah sebesar 0,002 dengan nilai positif . Artinya, setiap peningkatan variabel persepsi kegunaan atau manfaat . erceived ease of us. sebesar satu satuan maka akan meningkat minat beli sepeda listrik Selis sebesar 0,002 dengan asumsi variabel yang lain konstan, namun begitu sebaliknya apabila variabel persepsi kegunaan atau manfaat . erceived ease of us. mengalami penurunan satu satuan, maka minat beli minat beli sepeda listrik Selis akan mengalami penurunan sebesar 0,002. Pengaruh Koefisien Regresi Persepsi Keamanan terhadap Minat Beli Berdasarkan hasil dari data diatas, nilai koefisien regresi variabel persepsi keamanan . erceived securit. adalah sebesar 0,166 dengan nilai positif . artinya, setiap peningkatan variabel persepsi keamanan . erceived securit. sebesar satu satuan maka akan meningkat minat beli sepeda listrik Selis sebesar 0,166 dengan asumsi variabel yang lain konstan, namun begitu sebaliknya apabila variabel persepsi keamanan . erceived securit. mengalami penurunan satu satuan, maka minat beli minat beli sepeda listrik Selis akan mengalami penurunan sebesar 0,166. Pengaruh Koefisien Regresi Kepercayaan terhadap Minat Beli Berdasarkan hasil dari data diatas, nilai koefisien regresi variabel kepercayaan . adalah sebesar 0,347 dengan nilai positif . artinya, setiap peningkatan kepercayaan . sebesar satu satuan maka akan meningkat minat beli sepeda listrik Selis sebesar 0,347 dengan asumsi variabel yang lain konstan, namun begitu sebaliknya apabila variabel kepercayaan . mengalami penurunan satu satuan, maka minat beli minat beli sepeda listrik Selis akan mengalami penurunan sebesar 0,347. Uji t (Parsia. Berdasarkan hasil uji t tabel 4. dapat dijelaskan bahwa: Analisis Hipotesis Persepsi Kegunaan Atau Manfaat (Perceived Usefulnes. Terhadap Minat Beli Sepeda Listrik Selis Berdasarkan hasil analisis dari tabel diatas dapat diketahui bahwa variabel persepsi kegunaan atau manfaat . erceived usefulnes. menunjukkan bahwa nilai 4,521 lebih besar dari 1,985 atau . ,521 > 1,. dengan nilai signifikasinya lebih kecil dari pada nilai alpha 0,000 < 0,05 maka, variabel di tolak jadi, dapat disimpulkan bahwa variabel persepsi kegunaan atau manfaat . erceived usefulnes. berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Artinya, semakin tinggi persepsi konsumen terhadap manfaat atau kegunaan sepeda listrik Selis . isalnya, efisiensi energi, ramah lingkungan, irit biay. , maka semakin besar pula minat beli konsumen. Ini menunjukkan bahwa produk Selis sudah dinilai cukup relevan dan fungsional dalam memenuhi kebutuhan pengguna. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 336 | Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. Tabel 4. Hasil Uji t Variabel Persepsi Kegunaan atau Manfaat (Perceived Usefulnes. (X. Persepsi Kemudahan (Perceived Ease Of Us. (X. t-hitung t-table 4,521 0,028 1,985 Nilai Sig. Ket Hasil 0,000 0,05 Ha diterima 0,978 0,05 Ha ditolak Ha ditolak Persepsi Keamanan (Perceived Security ) (X. 1,395 0,166 0,05 Kepercayaan (Trus. (X. 2,841 0,045 0,05 Ha diterima Sumber: Data primer diolah . Analisis Hipotesis Persepsi Kemudahan Penggunaan (Perceived Ease Of Us. Terhadap Minat Beli Sepeda Listrik Selis Berdasarkan hasil analisis dari tabel diatas dapat diketahui bahwa variabel persepsi kemudahan . erceived ease of us. menunjukkan bahwa nilai 0,028 lebih kecil dari 1,985 atau . ,028 < 1,. dengan nilai signifikasinya lebih besar dari pada nilai alpha 0,978 > 0,05 maka ditolak jadi, dapat disimpulkan bahwa dikatakan bahwa variabel persepsi kemudahan . erceived ease of us. tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Persepsi tentang kemudahan penggunaan tidak memengaruhi minat beli secara signifikan. Ini bisa berarti bahwa calon pembeli tidak terlalu mempertimbangkan apakah sepeda listrik mudah digunakan atau tidak, atau mereka belum memiliki pengalaman langsung, sehingga belum bisa menilai kemudahannya secara objektif. Analisis Hipotesis Persepsi Keamanan (Perceived Securit. Terhadap Minat Beli Sepeda Listrik Selis Berdasarkan hasil analisis dari tabel diatas dapat diketahui bahwa variabel persepsi keamanan . erceived securit. menunjukkan bahwa nilai 1,395 lebih kecil 1,985 atau . ,395 < 1,. dengan nilai signifikasinya lebih besar dari pada nilai alpha 0,166 > 0,05 maka ditolak jadi, dapat disimpulkan bahwa bahwa variabel persepsi keamanan . erceived securit. tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Persepsi keamanan tidak memengaruhi minat beli secara signifikan. Hal ini mungkin disebabkan oleh anggapan bahwa keamanan sepeda listrik bukan hal yang mendesak untuk dipertimbangkan, atau calon pembeli masih belum memiliki informasi cukup mengenai fitur-fitur keamanannya. Analisis Hipotesis Kepercayaan (Trus. Terhadap Minat Beli Sepeda Listrik Selis Berdasarkan hasil analisis dari tabel diatas dapat diketahui bahwa variabel Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. | 337 menunjukkan bahwa nilai 2,841 lebih besar dari 1,985 atau . ,841 > 1,. dengan nilai signifikasinya lebih kecil dari pada nilai alpha 0,005 < 0,05 maka di tolak di terima jadi, dapat disimpulkan bahwa variabel kepercayaan . berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Kepercayaan konsumen terhadap merek Selis berpengaruh signifikan terhadap minat Ini menunjukkan bahwa reputasi, kredibilitas produsen, serta kualitas layanan purna jual menjadi faktor penting dalam membangun keputusan pembelian Uji F (Simulta. Tabel 5. Hasil Uji F Model Persepsi kegunaan atau manfaat (Perceived Usefulnes. Persepsi Kemudahan (Perceived Ease of Us. Persepsi Keamanan (Perceived Securit. dan Kepercayaan (Trus. Sumber: Data primer diolah . Sig. 28,335 Berdasarkan hasil pengujian tabel Uji F di atas, dapat diketahui dengan nilai F hitung sebesar 28,335 dengan signifikasi karena nilai signifikasi lebih kecil dari 0,05 dan F hitung lebih besar dari F tabel 28,335> 2,309 sehingga variabel persepsi kegunaan atau manfaat . erceived usefulnes. (X. , persepsi kemudahan . erceived ease of us. (X. , persepsi keamanan . erceived securit. (X. , kepercayaan . (X. secara simultan atau bersama-sama berpengaruh terhadap minat beli. Berdasarkan pengujian ini, maka hipotesis kelima yang menyatakan variabel persepsi kegunaan atau manfaat . erceived usefulnes. (X. , persepsi kemudahan . erceived ease of us. (X. , persepsi keamanan . erceived securit. (X. , kepercayaan . (X. secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat beli sepeda listrik Selis. Hasilnya menunjukkan bahwa keempat variabel independen persepsi kegunaan . erceived usefulnes. , persepsi kemudahan penggunaan . erceived ease of us. , persepsi keamanan . erceived securit. , dan kepercayaan . secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli sepeda listrik Selis. Hal ini dapat dipahami karena dalam konteks adopsi teknologi baru seperti sepeda listrik, keputusan pembelian konsumen umumnya tidak hanya dipengaruhi oleh satu faktor tunggal, tetapi merupakan kombinasi dari evaluasi manfaat praktis, kemudahan operasional, rasa aman, dan kepercayaan terhadap merek atau produk. Dengan kata lain, semakin tinggi persepsi masyarakat terhadap manfaat, kemudahan, dan keamanan sepeda listrik, serta semakin besar kepercayaan mereka terhadap produk Selis, maka akan semakin kuat pula minat untuk membeli produk tersebut. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 338 | Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. Kofisien Determinasi (R. Hasil pengujian koefisien determinasi (R. pada penelitian ini ditunjukan sebagai berikut: Tabel 6. Hasil Uji Koefisien Determinasi Variabel Persepsi kegunaan atau manfaat (Perceived Usefulnes. Persepsi Kemudahan (Perceived Ease Of Us. Persepsi Keamanan (Perceived Securit. Kepercayaan (Trus. Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 0,544 0,525 1,707 Sumber: Data primer diolah . Berdasarkan pada tabel uji analisis koefisien determinasi diatas, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara variabel (X) yaitu variabel persepsi kegunaan atau manfaat . erceived usefulnes. (X. , persepsi kemudahan . erceived ease of us. (X. , persepsi keamanan . erceived securit. (X. , kepercayaan . (X. memiliki hubungan yang sedang variabel dependen minat beli (Y) karena nilai R lebih besar dari 0,599 yaitu 0,738 dan nilai Adjusted R Square sebesar 0,525 atau 52,5% sehingga minat beli sepeda listrik Selis di Yogyakarta dapat dijelaskan oleh persepsi kegunaan atau manfaat . erceived usefulnes. (X. , persepsi kemudahan . erceived ease of us. (X. , persepsi keamanan . erceived securit. (X. , kepercayaan . (X. Sisanya sebesar 100% - 52,5% = 47,5% dipengaruhi oleh variabel yang lain diluar penelitian ini. Simpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, maka dapat diambilkesimpulan bahwa berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa secara parsial, variabel persepsi kegunaan atau manfaat . erceived usefulnes. dan kepercayaan . berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli sepeda listrik Selis di Yogyakarta. Hal ini menunjukkan bahwa calon konsumen mempertimbangkan manfaat nyata dari sepeda listrik seperti efisiensi energi, ramah lingkungan, serta kemudahan mobilitas dan juga tingkat kepercayaan mereka terhadap merek atau produk sebagai faktor penting dalam keputusan pembelian. Sebaliknya, meskipun variabel persepsi kemudahan penggunaan . erceived ease of us. dan persepsi keamanan . erceived securit. juga menunjukkan pengaruh positif terhadap minat beli, pengaruh tersebut tidak signifikan secara statistik, yang mengindikasikan bahwa kedua faktor ini belum cukup kuat menjadi penentu utama keputusan membeli sepeda listrik Selis di wilayah tersebut. Secara simultan, keempat variabel tersebut persepsi kegunaan, kemudahan penggunaan, keamanan, dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, sebagaimana dibuktikan dengan nilai F-hitung yang lebih besar dari F-tabel dan tingkat signifikansi Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. | 339 yang memenuhi kriteria (< 0,. Ini menegaskan bahwa secara kolektif, persepsi konsumen terhadap aspek-aspek fungsional dan psikologis dari produk mampu membentuk dorongan pembelian. Sementara itu, hasil pengujian koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R Square sebesar 0,525 atau 52,5%, yang berarti bahwa lebih dari separuh variasi dalam minat beli sepeda listrik Selis dapat dijelaskan oleh keempat variabel tersebut. Adapun sisanya sebesar 47,5% dipengaruhi oleh faktorfaktor lain di luar ruang lingkup penelitian ini, seperti harga, promosi, gaya hidup, atau tren sosial yang mungkin relevan untuk diteliti dalam studi lanjutan. Keseluruhan hasil ini memberikan gambaran bahwa pendekatan strategis dalam membangun persepsi manfaat dan kepercayaan terhadap produk akan menjadi kunci penting dalam meningkatkan minat beli terhadap sepeda listrik Selis, khususnya di pasar potensial seperti Yogyakarta. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 340 | Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. DAFTAR PUSTAKA